{"title":"Hijrah在社交媒体上的兴趣现象(以下关注@Xbank.印度尼西亚的案例研究)","authors":"Mikke Setiawati","doi":"10.30998/g.v3i1.1852","DOIUrl":null,"url":null,"abstract":"Jurnal ini mengangkat fenomena minat hijrah yang terjadi melalui media sosial Instagram, dengan melakukan studi kasus terhadap para followers akun @XBANK.INDONESIA. Penelitian ini bertujuan untuk memahami motivasi dan faktor-faktor minat hijrah di kalangan individu, dengan fokus pada followers akun @XBANK.INDONESIA. Penelitian ini menggunakan teori fenomenologi Alfred Schutz melalui pendekatan kualitatif, informan yang dalam penelitian ini sepuluh orang yaitu pengurus inti, followers akun @Xbank.indonesia sebagai informan pendukung dan analisis konten dari postingan Instagram untuk mendapatkan pemahaman yang mendalam tentang pengalaman dan pandangan individu tersebut. Hasil penelitian ini memberikan informasi bahwa konten @XBANK.INDONESIA memiliki peran penting dalam menciptakan kesadaran dan minat hijrah di kalangan followers-nya. Selain itu, penelitian ini juga mengungkapkan berbagai faktor seperti prospek ekonomi, jaringan sosial, dan aspirasi pribadi yang berkontribusi terhadap minat hijrah pengguna Instagram. Dalam penelitian ini, terdapat dua jenis motif yang diidentifikasi, yaitu motif yang berkaitan dengan masa lalu dan motif yang berkaitan dengan masa depan. Penelitian ini juga mengklasifikasikan pengikut Xbank.Indonesia menjadi tiga kelompok berbeda, yaitu pengikut yang sudah mengundurkan diri dari lembaga keuangan konvensional, pengikut yang masih aktif bekerja di lembaga tersebut, juga di luar lembaga keuangan konvensional.","PeriodicalId":301512,"journal":{"name":"GANDIWA Jurnal Komunikasi","volume":"53 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0000,"publicationDate":"2023-06-30","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":"0","resultStr":"{\"title\":\"Fenomena Minat Hijrah Melalui Media Sosial Instagram (Studi Kasus Pada Followers @Xbank.Indonesia)\",\"authors\":\"Mikke Setiawati\",\"doi\":\"10.30998/g.v3i1.1852\",\"DOIUrl\":null,\"url\":null,\"abstract\":\"Jurnal ini mengangkat fenomena minat hijrah yang terjadi melalui media sosial Instagram, dengan melakukan studi kasus terhadap para followers akun @XBANK.INDONESIA. Penelitian ini bertujuan untuk memahami motivasi dan faktor-faktor minat hijrah di kalangan individu, dengan fokus pada followers akun @XBANK.INDONESIA. Penelitian ini menggunakan teori fenomenologi Alfred Schutz melalui pendekatan kualitatif, informan yang dalam penelitian ini sepuluh orang yaitu pengurus inti, followers akun @Xbank.indonesia sebagai informan pendukung dan analisis konten dari postingan Instagram untuk mendapatkan pemahaman yang mendalam tentang pengalaman dan pandangan individu tersebut. Hasil penelitian ini memberikan informasi bahwa konten @XBANK.INDONESIA memiliki peran penting dalam menciptakan kesadaran dan minat hijrah di kalangan followers-nya. Selain itu, penelitian ini juga mengungkapkan berbagai faktor seperti prospek ekonomi, jaringan sosial, dan aspirasi pribadi yang berkontribusi terhadap minat hijrah pengguna Instagram. Dalam penelitian ini, terdapat dua jenis motif yang diidentifikasi, yaitu motif yang berkaitan dengan masa lalu dan motif yang berkaitan dengan masa depan. Penelitian ini juga mengklasifikasikan pengikut Xbank.Indonesia menjadi tiga kelompok berbeda, yaitu pengikut yang sudah mengundurkan diri dari lembaga keuangan konvensional, pengikut yang masih aktif bekerja di lembaga tersebut, juga di luar lembaga keuangan konvensional.\",\"PeriodicalId\":301512,\"journal\":{\"name\":\"GANDIWA Jurnal Komunikasi\",\"volume\":\"53 1\",\"pages\":\"0\"},\"PeriodicalIF\":0.0000,\"publicationDate\":\"2023-06-30\",\"publicationTypes\":\"Journal Article\",\"fieldsOfStudy\":null,\"isOpenAccess\":false,\"openAccessPdf\":\"\",\"citationCount\":\"0\",\"resultStr\":null,\"platform\":\"Semanticscholar\",\"paperid\":null,\"PeriodicalName\":\"GANDIWA Jurnal Komunikasi\",\"FirstCategoryId\":\"1085\",\"ListUrlMain\":\"https://doi.org/10.30998/g.v3i1.1852\",\"RegionNum\":0,\"RegionCategory\":null,\"ArticlePicture\":[],\"TitleCN\":null,\"AbstractTextCN\":null,\"PMCID\":null,\"EPubDate\":\"\",\"PubModel\":\"\",\"JCR\":\"\",\"JCRName\":\"\",\"Score\":null,\"Total\":0}","platform":"Semanticscholar","paperid":null,"PeriodicalName":"GANDIWA Jurnal Komunikasi","FirstCategoryId":"1085","ListUrlMain":"https://doi.org/10.30998/g.v3i1.1852","RegionNum":0,"RegionCategory":null,"ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":null,"EPubDate":"","PubModel":"","JCR":"","JCRName":"","Score":null,"Total":0}
Fenomena Minat Hijrah Melalui Media Sosial Instagram (Studi Kasus Pada Followers @Xbank.Indonesia)
Jurnal ini mengangkat fenomena minat hijrah yang terjadi melalui media sosial Instagram, dengan melakukan studi kasus terhadap para followers akun @XBANK.INDONESIA. Penelitian ini bertujuan untuk memahami motivasi dan faktor-faktor minat hijrah di kalangan individu, dengan fokus pada followers akun @XBANK.INDONESIA. Penelitian ini menggunakan teori fenomenologi Alfred Schutz melalui pendekatan kualitatif, informan yang dalam penelitian ini sepuluh orang yaitu pengurus inti, followers akun @Xbank.indonesia sebagai informan pendukung dan analisis konten dari postingan Instagram untuk mendapatkan pemahaman yang mendalam tentang pengalaman dan pandangan individu tersebut. Hasil penelitian ini memberikan informasi bahwa konten @XBANK.INDONESIA memiliki peran penting dalam menciptakan kesadaran dan minat hijrah di kalangan followers-nya. Selain itu, penelitian ini juga mengungkapkan berbagai faktor seperti prospek ekonomi, jaringan sosial, dan aspirasi pribadi yang berkontribusi terhadap minat hijrah pengguna Instagram. Dalam penelitian ini, terdapat dua jenis motif yang diidentifikasi, yaitu motif yang berkaitan dengan masa lalu dan motif yang berkaitan dengan masa depan. Penelitian ini juga mengklasifikasikan pengikut Xbank.Indonesia menjadi tiga kelompok berbeda, yaitu pengikut yang sudah mengundurkan diri dari lembaga keuangan konvensional, pengikut yang masih aktif bekerja di lembaga tersebut, juga di luar lembaga keuangan konvensional.