Nazmia Kurniawati, Henry Candra, Yuli Kurnia Ningsih, Alfredo Pakpahan, Tri Swasono Adi
{"title":"TPA ZIYAADATUL HASANAH的虚拟学习应用训练","authors":"Nazmia Kurniawati, Henry Candra, Yuli Kurnia Ningsih, Alfredo Pakpahan, Tri Swasono Adi","doi":"10.24912/jbmi.v4i1.17390","DOIUrl":null,"url":null,"abstract":"Since the outbreak of the Corona Virus Disease (Covid-19) case in March 2020, the government issued a policy to conduct distance learning. Conditions that require learning activities to be carried out online caused the children to to use applications to carry out learning activities. One of the obstacles in implementing distance learning activities is the lack of technology mastery by parents and children. This causes children to have difficulty in learning the material provided by the school. In this activity, training was conducted to use virtual learning applications as learning media with the target of active parents and students in TPA Ziyaadatul Hasanah, Duren Sawit. With this training, it is hoped that parents and students can use virtual learning applications. So that parents can guide their sons and daughters in conducting distance learning activity and students are not left behind due to internet connection problems. From the results of the questionnaire given to participants to measure understanding of the training, participants gained increased knowledge about virtual learning applications as proofed by the increase in scores obtained from the pre-test and post-test results. In the pre-test the average score obtained by the participants was 8.3 while in the post-test the average score was 9.45 out of a scale of 10. In terms of satisfaction, the average score given by the participants was in the range of 4.1 to 4.75 and belongs to the very good range. Based on the results of discussions with participants, participants expected that there would be further activities related to their problems to be provided by the community service team.ABSTRAKSejak merebaknya kasus Corona Virus Disease (Covid-19) pada bulan Maret 2020, pemerintah mengeluarkan kebijakan untuk melakukan pembelajaran secara jarak jauh (PJJ). Kondisi yang mengharuskan kegiatan pembelajaran dilakukan secara daring menyebabkan anak-anak harus menggunakan aplikasi untuk melakukan kegiatan pembelajaran. Salah satu kendala dalam pelaksanaan kegiatan PJJ adalah kurangnya penguasaan teknologi oleh orang tua dan anak. Hal tersebut menyebabkan anak-anak kesulitan dalam mempelajari materi yang diberikan. Pada kegiatan ini dilakukan pelatihan penggunaan aplikasi virtual learning sebagai media pembelajaran dengan sasaran orang tua dan siswa yang aktif di TPA Ziyaadatul Hasanah, Duren Sawit. Dengan adanya pelatihan ini diharapkan orang tua dan siswa dapat menggunakan aplikasi virtual learning. Sehingga orang tua dapat membimbing putra putrinya dalam PJJ dan siswa tidak tertinggal materi karena masalah koneksi internet. Dari hasil kuesioner yang diberikan kepada peserta untuk mengukur pemahaman terhadap pelatihan yang diberikan, peserta mendapatkan peningkatan pengetahuan mengenai aplikasi virtual learning yang dibuktikan dengan peningkatan nilai yang didapatkan dari hasil pre-test dan post-test. Pada pre-test nilai rata-rata yang didapatkan peserta adalah 8.3 sedangkan pada post-test rata-rata nilainya adalah 9.45 dari skala 10. Sementara dari sisi kepuasan, rata-rata skor yang diberikan oleh peserta berada pada rentang 4.1 hingga 4.75 dan termasuk ke dalam rentang sangat baik. Berdasarkan hasil diskusi dengan peserta, warga mengharapkan adanya kegiatan lanjutan dari pelatihan virtual learning yang dilakukan pada periode PkM ini.","PeriodicalId":127539,"journal":{"name":"Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia","volume":"9 27 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0000,"publicationDate":"2022-06-07","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":"0","resultStr":"{\"title\":\"PELATIHAN PENGGUNAAN APLIKASI VIRTUAL LEARNING DI TPA ZIYAADATUL HASANAH\",\"authors\":\"Nazmia Kurniawati, Henry Candra, Yuli Kurnia Ningsih, Alfredo Pakpahan, Tri Swasono Adi\",\"doi\":\"10.24912/jbmi.v4i1.17390\",\"DOIUrl\":null,\"url\":null,\"abstract\":\"Since the outbreak of the Corona Virus Disease (Covid-19) case in March 2020, the government issued a policy to conduct distance learning. Conditions that require learning activities to be carried out online caused the children to to use applications to carry out learning activities. One of the obstacles in implementing distance learning activities is the lack of technology mastery by parents and children. This causes children to have difficulty in learning the material provided by the school. In this activity, training was conducted to use virtual learning applications as learning media with the target of active parents and students in TPA Ziyaadatul Hasanah, Duren Sawit. With this training, it is hoped that parents and students can use virtual learning applications. So that parents can guide their sons and daughters in conducting distance learning activity and students are not left behind due to internet connection problems. From the results of the questionnaire given to participants to measure understanding of the training, participants gained increased knowledge about virtual learning applications as proofed by the increase in scores obtained from the pre-test and post-test results. In the pre-test the average score obtained by the participants was 8.3 while in the post-test the average score was 9.45 out of a scale of 10. In terms of satisfaction, the average score given by the participants was in the range of 4.1 to 4.75 and belongs to the very good range. Based on the results of discussions with participants, participants expected that there would be further activities related to their problems to be provided by the community service team.ABSTRAKSejak merebaknya kasus Corona Virus Disease (Covid-19) pada bulan Maret 2020, pemerintah mengeluarkan kebijakan untuk melakukan pembelajaran secara jarak jauh (PJJ). Kondisi yang mengharuskan kegiatan pembelajaran dilakukan secara daring menyebabkan anak-anak harus menggunakan aplikasi untuk melakukan kegiatan pembelajaran. Salah satu kendala dalam pelaksanaan kegiatan PJJ adalah kurangnya penguasaan teknologi oleh orang tua dan anak. Hal tersebut menyebabkan anak-anak kesulitan dalam mempelajari materi yang diberikan. Pada kegiatan ini dilakukan pelatihan penggunaan aplikasi virtual learning sebagai media pembelajaran dengan sasaran orang tua dan siswa yang aktif di TPA Ziyaadatul Hasanah, Duren Sawit. Dengan adanya pelatihan ini diharapkan orang tua dan siswa dapat menggunakan aplikasi virtual learning. Sehingga orang tua dapat membimbing putra putrinya dalam PJJ dan siswa tidak tertinggal materi karena masalah koneksi internet. Dari hasil kuesioner yang diberikan kepada peserta untuk mengukur pemahaman terhadap pelatihan yang diberikan, peserta mendapatkan peningkatan pengetahuan mengenai aplikasi virtual learning yang dibuktikan dengan peningkatan nilai yang didapatkan dari hasil pre-test dan post-test. Pada pre-test nilai rata-rata yang didapatkan peserta adalah 8.3 sedangkan pada post-test rata-rata nilainya adalah 9.45 dari skala 10. Sementara dari sisi kepuasan, rata-rata skor yang diberikan oleh peserta berada pada rentang 4.1 hingga 4.75 dan termasuk ke dalam rentang sangat baik. Berdasarkan hasil diskusi dengan peserta, warga mengharapkan adanya kegiatan lanjutan dari pelatihan virtual learning yang dilakukan pada periode PkM ini.\",\"PeriodicalId\":127539,\"journal\":{\"name\":\"Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia\",\"volume\":\"9 27 1\",\"pages\":\"0\"},\"PeriodicalIF\":0.0000,\"publicationDate\":\"2022-06-07\",\"publicationTypes\":\"Journal Article\",\"fieldsOfStudy\":null,\"isOpenAccess\":false,\"openAccessPdf\":\"\",\"citationCount\":\"0\",\"resultStr\":null,\"platform\":\"Semanticscholar\",\"paperid\":null,\"PeriodicalName\":\"Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia\",\"FirstCategoryId\":\"1085\",\"ListUrlMain\":\"https://doi.org/10.24912/jbmi.v4i1.17390\",\"RegionNum\":0,\"RegionCategory\":null,\"ArticlePicture\":[],\"TitleCN\":null,\"AbstractTextCN\":null,\"PMCID\":null,\"EPubDate\":\"\",\"PubModel\":\"\",\"JCR\":\"\",\"JCRName\":\"\",\"Score\":null,\"Total\":0}","platform":"Semanticscholar","paperid":null,"PeriodicalName":"Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia","FirstCategoryId":"1085","ListUrlMain":"https://doi.org/10.24912/jbmi.v4i1.17390","RegionNum":0,"RegionCategory":null,"ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":null,"EPubDate":"","PubModel":"","JCR":"","JCRName":"","Score":null,"Total":0}
引用次数: 0
摘要
自2020年3月新型冠状病毒病(Covid-19)疫情爆发以来,政府出台了远程教育政策。要求在线进行学习活动的条件导致孩子们使用应用程序进行学习活动。实施远程学习活动的障碍之一是家长和儿童对技术缺乏掌握。这导致孩子们在学习学校提供的材料方面有困难。在本次活动中,针对TPA Ziyaadatul Hasanah, Duren Sawit的活跃家长和学生进行了使用虚拟学习应用程序作为学习媒体的培训。通过这次培训,希望家长和学生能够使用虚拟学习应用。使家长能够引导子女进行远程学习活动,使学生不会因为网络连接问题而掉队。从发给参与者的调查问卷的结果来衡量对培训的理解,参与者获得了更多关于虚拟学习应用的知识,从测试前和测试后的结果中获得的分数的增加证明了这一点。在前测中,参与者的平均得分为8.3分,而在后测中,参与者的平均得分为9.45分(满分为10分)。在满意度方面,参与者给出的平均分数在4.1到4.75之间,属于非常好的范围。根据与与会者讨论的结果,与会者期望社区服务队会提供更多与他们的问题有关的活动。摘要/ abstract摘要:2019冠状病毒病(Covid-19)是一种新型冠状病毒病(PJJ),是一种新型冠状病毒病(PJJ)。我的意思是,我的意思是我的意思是我的意思是我的意思是我的意思是我的意思是我的意思是我的意思是我的意思是我的意思。这是一种企鹅技术,是一种企鹅技术,是一种企鹅技术。Hal tersebut menyebabkan anak-anak kesulitan dalam mempelajari materi yang diberikan。pdagiatan ini dilakukan pelatihan penggunaan应用虚拟学习sebagai媒体pembelajaran dengan sasaran orang akitf . dpa Ziyaadatul Hasanah, Duren Sawit。虚拟学习的应用。sehinga orang tua dapat成员putra putrinya dalam PJJ dan siswa ttingingdata材料karena masalah koneksi互联网。虚拟学习,虚拟学习,虚拟学习,虚拟学习,虚拟学习,虚拟学习,虚拟学习,虚拟学习,虚拟学习,虚拟学习Pada预测试nilai rata-rata yang didapatkan peserta adalah 8.3 sedangkan Pada后测试rata-rata nilainya adalah 9.45 dari skala 10。Sementara dari sisi kepuasan, rata-rata skor yang diberikan oleh peserada pada rentang 4.1 ingga 4.75 dan termasuk ke dalam rentang sangat baik。虚拟学习,虚拟学习,虚拟学习,虚拟学习,虚拟学习
PELATIHAN PENGGUNAAN APLIKASI VIRTUAL LEARNING DI TPA ZIYAADATUL HASANAH
Since the outbreak of the Corona Virus Disease (Covid-19) case in March 2020, the government issued a policy to conduct distance learning. Conditions that require learning activities to be carried out online caused the children to to use applications to carry out learning activities. One of the obstacles in implementing distance learning activities is the lack of technology mastery by parents and children. This causes children to have difficulty in learning the material provided by the school. In this activity, training was conducted to use virtual learning applications as learning media with the target of active parents and students in TPA Ziyaadatul Hasanah, Duren Sawit. With this training, it is hoped that parents and students can use virtual learning applications. So that parents can guide their sons and daughters in conducting distance learning activity and students are not left behind due to internet connection problems. From the results of the questionnaire given to participants to measure understanding of the training, participants gained increased knowledge about virtual learning applications as proofed by the increase in scores obtained from the pre-test and post-test results. In the pre-test the average score obtained by the participants was 8.3 while in the post-test the average score was 9.45 out of a scale of 10. In terms of satisfaction, the average score given by the participants was in the range of 4.1 to 4.75 and belongs to the very good range. Based on the results of discussions with participants, participants expected that there would be further activities related to their problems to be provided by the community service team.ABSTRAKSejak merebaknya kasus Corona Virus Disease (Covid-19) pada bulan Maret 2020, pemerintah mengeluarkan kebijakan untuk melakukan pembelajaran secara jarak jauh (PJJ). Kondisi yang mengharuskan kegiatan pembelajaran dilakukan secara daring menyebabkan anak-anak harus menggunakan aplikasi untuk melakukan kegiatan pembelajaran. Salah satu kendala dalam pelaksanaan kegiatan PJJ adalah kurangnya penguasaan teknologi oleh orang tua dan anak. Hal tersebut menyebabkan anak-anak kesulitan dalam mempelajari materi yang diberikan. Pada kegiatan ini dilakukan pelatihan penggunaan aplikasi virtual learning sebagai media pembelajaran dengan sasaran orang tua dan siswa yang aktif di TPA Ziyaadatul Hasanah, Duren Sawit. Dengan adanya pelatihan ini diharapkan orang tua dan siswa dapat menggunakan aplikasi virtual learning. Sehingga orang tua dapat membimbing putra putrinya dalam PJJ dan siswa tidak tertinggal materi karena masalah koneksi internet. Dari hasil kuesioner yang diberikan kepada peserta untuk mengukur pemahaman terhadap pelatihan yang diberikan, peserta mendapatkan peningkatan pengetahuan mengenai aplikasi virtual learning yang dibuktikan dengan peningkatan nilai yang didapatkan dari hasil pre-test dan post-test. Pada pre-test nilai rata-rata yang didapatkan peserta adalah 8.3 sedangkan pada post-test rata-rata nilainya adalah 9.45 dari skala 10. Sementara dari sisi kepuasan, rata-rata skor yang diberikan oleh peserta berada pada rentang 4.1 hingga 4.75 dan termasuk ke dalam rentang sangat baik. Berdasarkan hasil diskusi dengan peserta, warga mengharapkan adanya kegiatan lanjutan dari pelatihan virtual learning yang dilakukan pada periode PkM ini.