{"title":"应用 DTS 治疗工程技术降低高度焦虑水平","authors":"M. I. Erlangga, Tukino Tukino, Deden Kuswanda","doi":"10.31595/rehsos.v4i2.712","DOIUrl":null,"url":null,"abstract":"Kecemasan yang dialami lanjut usia harus diatasi, karena berpotensi buruk terhadap fisik, psikologis, maupun perilaku. Jika hal tersebut berlangsung intensif dalam jangka waktu yang lama dapat mengakibatkan kelelahan bahkan kematian. Salah satu upaya untukmengatasinya adalah melalui terapi. Lanjut usia memerlukan bentuk terapi yang sesuai dengan kebutuhan mereka. Oleh karena itu,perlu dikembangkan secara khusus metode terapi yang nyaman, efektif, serta mudah dilakukan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil penerapan DTS Therapy terhadap tingkat kecemasan lansia. Desain penelitian menggunakan Single Subject Research (SSR) dengan desain reversal A-B-A. Alat pengumpulan data menggunakan Hamilton Anxiety Rating Scale (HARS) dan instrumen observasi perilaku target yang disusun peneliti berdasarkan skala HARS. Jenis terapi yang digunakan adalah DTS Therapy yang memadukan tiga teknik terapi yaitu Napas Dalam (Deep Breathing), Penghentian Pikiran (Thought Stopping) dan Terapi Spiritual (Spiritual Therapy). Subjek penelitian adalah lansia yang tinggal di Kelurahan Harapan Jaya, Kabupaten Bogor. Perilaku sasaran yang diamati adalah napas pendek, suara meninggi, dan mudah terkejut. Hasil penelitian menunjukkan tingkat kecemasan lansia mengalami penurunan setelah mendapatkan DTS Therapy. Implementasi DTS Therapy menunjukkan bahwa DTS Therapy merupakan terapi yang cukup mudah dipahami dan dapat dilakukan secara mandiri oleh lanjut usia. DTS Therapy direkomendasikan menjadi salah satu terapi untuk mengatasi kecemasan pada lanjut usia. ","PeriodicalId":404475,"journal":{"name":"Jurnal Ilmiah Rehabilitasi Sosial (Rehsos)","volume":"27 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0000,"publicationDate":"2022-12-31","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":"0","resultStr":"{\"title\":\"PENERAPAN REKAYASA TEKNOLOGI DTS THERAPY UNTUK MENURUNKAN TINGKAT KECEMASAN LANJUT\",\"authors\":\"M. I. Erlangga, Tukino Tukino, Deden Kuswanda\",\"doi\":\"10.31595/rehsos.v4i2.712\",\"DOIUrl\":null,\"url\":null,\"abstract\":\"Kecemasan yang dialami lanjut usia harus diatasi, karena berpotensi buruk terhadap fisik, psikologis, maupun perilaku. Jika hal tersebut berlangsung intensif dalam jangka waktu yang lama dapat mengakibatkan kelelahan bahkan kematian. Salah satu upaya untukmengatasinya adalah melalui terapi. Lanjut usia memerlukan bentuk terapi yang sesuai dengan kebutuhan mereka. Oleh karena itu,perlu dikembangkan secara khusus metode terapi yang nyaman, efektif, serta mudah dilakukan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil penerapan DTS Therapy terhadap tingkat kecemasan lansia. Desain penelitian menggunakan Single Subject Research (SSR) dengan desain reversal A-B-A. Alat pengumpulan data menggunakan Hamilton Anxiety Rating Scale (HARS) dan instrumen observasi perilaku target yang disusun peneliti berdasarkan skala HARS. Jenis terapi yang digunakan adalah DTS Therapy yang memadukan tiga teknik terapi yaitu Napas Dalam (Deep Breathing), Penghentian Pikiran (Thought Stopping) dan Terapi Spiritual (Spiritual Therapy). Subjek penelitian adalah lansia yang tinggal di Kelurahan Harapan Jaya, Kabupaten Bogor. Perilaku sasaran yang diamati adalah napas pendek, suara meninggi, dan mudah terkejut. Hasil penelitian menunjukkan tingkat kecemasan lansia mengalami penurunan setelah mendapatkan DTS Therapy. Implementasi DTS Therapy menunjukkan bahwa DTS Therapy merupakan terapi yang cukup mudah dipahami dan dapat dilakukan secara mandiri oleh lanjut usia. DTS Therapy direkomendasikan menjadi salah satu terapi untuk mengatasi kecemasan pada lanjut usia. \",\"PeriodicalId\":404475,\"journal\":{\"name\":\"Jurnal Ilmiah Rehabilitasi Sosial (Rehsos)\",\"volume\":\"27 1\",\"pages\":\"0\"},\"PeriodicalIF\":0.0000,\"publicationDate\":\"2022-12-31\",\"publicationTypes\":\"Journal Article\",\"fieldsOfStudy\":null,\"isOpenAccess\":false,\"openAccessPdf\":\"\",\"citationCount\":\"0\",\"resultStr\":null,\"platform\":\"Semanticscholar\",\"paperid\":null,\"PeriodicalName\":\"Jurnal Ilmiah Rehabilitasi Sosial (Rehsos)\",\"FirstCategoryId\":\"1085\",\"ListUrlMain\":\"https://doi.org/10.31595/rehsos.v4i2.712\",\"RegionNum\":0,\"RegionCategory\":null,\"ArticlePicture\":[],\"TitleCN\":null,\"AbstractTextCN\":null,\"PMCID\":null,\"EPubDate\":\"\",\"PubModel\":\"\",\"JCR\":\"\",\"JCRName\":\"\",\"Score\":null,\"Total\":0}","platform":"Semanticscholar","paperid":null,"PeriodicalName":"Jurnal Ilmiah Rehabilitasi Sosial (Rehsos)","FirstCategoryId":"1085","ListUrlMain":"https://doi.org/10.31595/rehsos.v4i2.712","RegionNum":0,"RegionCategory":null,"ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":null,"EPubDate":"","PubModel":"","JCR":"","JCRName":"","Score":null,"Total":0}
PENERAPAN REKAYASA TEKNOLOGI DTS THERAPY UNTUK MENURUNKAN TINGKAT KECEMASAN LANJUT
Kecemasan yang dialami lanjut usia harus diatasi, karena berpotensi buruk terhadap fisik, psikologis, maupun perilaku. Jika hal tersebut berlangsung intensif dalam jangka waktu yang lama dapat mengakibatkan kelelahan bahkan kematian. Salah satu upaya untukmengatasinya adalah melalui terapi. Lanjut usia memerlukan bentuk terapi yang sesuai dengan kebutuhan mereka. Oleh karena itu,perlu dikembangkan secara khusus metode terapi yang nyaman, efektif, serta mudah dilakukan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil penerapan DTS Therapy terhadap tingkat kecemasan lansia. Desain penelitian menggunakan Single Subject Research (SSR) dengan desain reversal A-B-A. Alat pengumpulan data menggunakan Hamilton Anxiety Rating Scale (HARS) dan instrumen observasi perilaku target yang disusun peneliti berdasarkan skala HARS. Jenis terapi yang digunakan adalah DTS Therapy yang memadukan tiga teknik terapi yaitu Napas Dalam (Deep Breathing), Penghentian Pikiran (Thought Stopping) dan Terapi Spiritual (Spiritual Therapy). Subjek penelitian adalah lansia yang tinggal di Kelurahan Harapan Jaya, Kabupaten Bogor. Perilaku sasaran yang diamati adalah napas pendek, suara meninggi, dan mudah terkejut. Hasil penelitian menunjukkan tingkat kecemasan lansia mengalami penurunan setelah mendapatkan DTS Therapy. Implementasi DTS Therapy menunjukkan bahwa DTS Therapy merupakan terapi yang cukup mudah dipahami dan dapat dilakukan secara mandiri oleh lanjut usia. DTS Therapy direkomendasikan menjadi salah satu terapi untuk mengatasi kecemasan pada lanjut usia.