{"title":"Agama Djawa Sunda(广告)宗教运动","authors":"Didin Komarudin","doi":"10.18860/el.v19i1.3683","DOIUrl":null,"url":null,"abstract":"The study explains that the principles and purposes of the Agama Djawa Sunda - ADS is to serve by the Lord’s command and humanity. ADS believers view religion is not just as a belief, but rather as a measure of life. They also interpret religion as humans rule (rule of man in the act). They call the Lord the Lord as the Gusti Pengeran Si Kang Sawiji-wiji (the One and Only God), the way they pray to their God is not bound by time and place, it can be done anytime and anywhere because the important point is always rembering God. ADS has titis tulis verse called as “pikukuh tilu” (three powers) that becomes a guideline in everyday life, in relation with God and others. Penelitian memberikan penjelasan bahwa asas dan tujuan Agama Djawa Sunda adalah mengabdi kepada perintah Tuhan dan kepada perikemanusiaan. Penganut ADS memandang agama bukan hanya sebagai kepercayaan saja, melainkan lebih sebagai ukuran hidup, mereka juga memaknai agama sebagai aturan gawe manusai (aturan manusia dalam berperilaku). Mereka menyebut Tuhannya dengan sebutan Gusti Pengeran Si Kang Sawiji-wiji, cara mereka menyembah Tuhannya tidak terikat oleh waktu dan tempat, bisa dilakukan kapanpun dan dimanapun karena yang penting adalah intinya yaitu selalu mengingat Tuhan. ADS memiliki ayat titis tulis yang disebut pikukuh tilu yang menjadi pedoman dan penduan dalam kehidupan sehari-hari, dalam berketuhanan dan bereperikemanusiaan.","PeriodicalId":31198,"journal":{"name":"El Harakah","volume":"19 1","pages":"95-114"},"PeriodicalIF":0.0000,"publicationDate":"2017-05-15","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":"5","resultStr":"{\"title\":\"Agama Djawa Sunda (Ads) Religious Movement\",\"authors\":\"Didin Komarudin\",\"doi\":\"10.18860/el.v19i1.3683\",\"DOIUrl\":null,\"url\":null,\"abstract\":\"The study explains that the principles and purposes of the Agama Djawa Sunda - ADS is to serve by the Lord’s command and humanity. ADS believers view religion is not just as a belief, but rather as a measure of life. They also interpret religion as humans rule (rule of man in the act). They call the Lord the Lord as the Gusti Pengeran Si Kang Sawiji-wiji (the One and Only God), the way they pray to their God is not bound by time and place, it can be done anytime and anywhere because the important point is always rembering God. ADS has titis tulis verse called as “pikukuh tilu” (three powers) that becomes a guideline in everyday life, in relation with God and others. Penelitian memberikan penjelasan bahwa asas dan tujuan Agama Djawa Sunda adalah mengabdi kepada perintah Tuhan dan kepada perikemanusiaan. Penganut ADS memandang agama bukan hanya sebagai kepercayaan saja, melainkan lebih sebagai ukuran hidup, mereka juga memaknai agama sebagai aturan gawe manusai (aturan manusia dalam berperilaku). Mereka menyebut Tuhannya dengan sebutan Gusti Pengeran Si Kang Sawiji-wiji, cara mereka menyembah Tuhannya tidak terikat oleh waktu dan tempat, bisa dilakukan kapanpun dan dimanapun karena yang penting adalah intinya yaitu selalu mengingat Tuhan. ADS memiliki ayat titis tulis yang disebut pikukuh tilu yang menjadi pedoman dan penduan dalam kehidupan sehari-hari, dalam berketuhanan dan bereperikemanusiaan.\",\"PeriodicalId\":31198,\"journal\":{\"name\":\"El Harakah\",\"volume\":\"19 1\",\"pages\":\"95-114\"},\"PeriodicalIF\":0.0000,\"publicationDate\":\"2017-05-15\",\"publicationTypes\":\"Journal Article\",\"fieldsOfStudy\":null,\"isOpenAccess\":false,\"openAccessPdf\":\"\",\"citationCount\":\"5\",\"resultStr\":null,\"platform\":\"Semanticscholar\",\"paperid\":null,\"PeriodicalName\":\"El Harakah\",\"FirstCategoryId\":\"1085\",\"ListUrlMain\":\"https://doi.org/10.18860/el.v19i1.3683\",\"RegionNum\":0,\"RegionCategory\":null,\"ArticlePicture\":[],\"TitleCN\":null,\"AbstractTextCN\":null,\"PMCID\":null,\"EPubDate\":\"\",\"PubModel\":\"\",\"JCR\":\"\",\"JCRName\":\"\",\"Score\":null,\"Total\":0}","platform":"Semanticscholar","paperid":null,"PeriodicalName":"El Harakah","FirstCategoryId":"1085","ListUrlMain":"https://doi.org/10.18860/el.v19i1.3683","RegionNum":0,"RegionCategory":null,"ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":null,"EPubDate":"","PubModel":"","JCR":"","JCRName":"","Score":null,"Total":0}
引用次数: 5
摘要
该研究解释说,阿加玛·贾瓦·桑达-ADS的原则和目的是按照上帝的命令和人性服务。ADS信徒认为宗教不仅仅是一种信仰,而是一种对生活的衡量。他们还将宗教解释为人的统治(行为中的人的统治)。他们称主为Gusti Pengeran Si Kang Sawiji wiji(唯一的上帝),他们向上帝祈祷的方式不受时间和地点的限制,可以随时随地进行,因为重要的是永远记住上帝。ADS有一首名为“pikukuh tilu”(三种力量)的titis tulis诗句,它成为日常生活中与上帝和他人相关的准则。研究表明,神圣信仰的基础和目的是服务于上帝和人类的命令。ADS信徒不仅将宗教视为信仰,而且将其视为衡量生活的尺度,他们还将宗教视作为人类的规则。他们以康王的名义呼唤他们的主,他们崇拜他们的主的方式不受时间和地点的限制,可以在任何时间和地点进行,因为重要的是对上帝的纪念。ADS有一首名为“我的大腿”的诗歌,它在日常生活中成为恋童癖者和居民,无论是在现实中还是在人类中。
The study explains that the principles and purposes of the Agama Djawa Sunda - ADS is to serve by the Lord’s command and humanity. ADS believers view religion is not just as a belief, but rather as a measure of life. They also interpret religion as humans rule (rule of man in the act). They call the Lord the Lord as the Gusti Pengeran Si Kang Sawiji-wiji (the One and Only God), the way they pray to their God is not bound by time and place, it can be done anytime and anywhere because the important point is always rembering God. ADS has titis tulis verse called as “pikukuh tilu” (three powers) that becomes a guideline in everyday life, in relation with God and others. Penelitian memberikan penjelasan bahwa asas dan tujuan Agama Djawa Sunda adalah mengabdi kepada perintah Tuhan dan kepada perikemanusiaan. Penganut ADS memandang agama bukan hanya sebagai kepercayaan saja, melainkan lebih sebagai ukuran hidup, mereka juga memaknai agama sebagai aturan gawe manusai (aturan manusia dalam berperilaku). Mereka menyebut Tuhannya dengan sebutan Gusti Pengeran Si Kang Sawiji-wiji, cara mereka menyembah Tuhannya tidak terikat oleh waktu dan tempat, bisa dilakukan kapanpun dan dimanapun karena yang penting adalah intinya yaitu selalu mengingat Tuhan. ADS memiliki ayat titis tulis yang disebut pikukuh tilu yang menjadi pedoman dan penduan dalam kehidupan sehari-hari, dalam berketuhanan dan bereperikemanusiaan.