{"title":"印尼穆斯林多元文化辩证法:从《可兰经》的观点来看,宗教冲突与和谐","authors":"Muhaemin .","doi":"10.33086/jic.v3i2.2389","DOIUrl":null,"url":null,"abstract":"The multicultural life of the Indonesian Muslim community potential for conflict. To prevent and minimize the emergence of conflict, the Quran as a holy book offers a solution in maintaining harmony. This article aims to analyze the conflicts and their motives that occur in the Quran as well as offer solution to conflicts that occur in society based on the verses of harmony. The method used in this research is qualitative-thematic with content analysis theory. This theory is useful for analyzing the words in the verse of the Quran that explain conflict and harmony, so that the meaning and moral message of the verse can be reached. The results of the study are verses of the Quran in respecting differences and diversity and accepting social reality as an unavoidable fact. This is explained in QS. al-Hujurat verse 13, QS. Hud verse 118-119, QS. Asy-Syura verse 8 dan QS. Yunus verse t 99. \nKehidupan multikultural masyarakat muslim Indonesia berpotensi menimbulkan konflik. Untuk mencegah dan meminimalisir munculnya konflik, Alquran sebagai kitab suci menawarkan solusi dalam memelihara kerukunan. Artikel ini bertujuan menganalisis konflik dan motifnya yang terjadi dalam Alquran, serta menawarkan solusi atas konflik yang terjadi di masyarakat berdasarkan ayat-ayat kerukunan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif-tematik dengan teori analisis konten. Teori ini berguna untuk menganalisis kata pada ayat Alquran yang menjelaskan konflik dan kerukunan, sehingga maksud dan pesan moral dari ayat tersebut dapat dipahami. Hasil dari penelitian adalah ayat Alquran dalam menghargai perbedaan dan keragaman serta menerima realitas sosial sebagai fakta yang tidak dapat dihindarkan. Hal ini dijelaskan dalam QS. al-Hujurat ayat 13, QS. Hud ayat 118-119, QS. Asy-Syura ayat 8 dan QS. Yunus ayat 99.","PeriodicalId":34249,"journal":{"name":"Sunan Kalijaga International Journal of Islamic Civilization","volume":"1014 1","pages":""},"PeriodicalIF":0.0000,"publicationDate":"2021-12-07","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":"0","resultStr":"{\"title\":\"Dialektika Multikultural Muslim Indonesia: Konflik dan Kerukunan Beragama dalam Perspektif Alquran\",\"authors\":\"Muhaemin .\",\"doi\":\"10.33086/jic.v3i2.2389\",\"DOIUrl\":null,\"url\":null,\"abstract\":\"The multicultural life of the Indonesian Muslim community potential for conflict. To prevent and minimize the emergence of conflict, the Quran as a holy book offers a solution in maintaining harmony. This article aims to analyze the conflicts and their motives that occur in the Quran as well as offer solution to conflicts that occur in society based on the verses of harmony. The method used in this research is qualitative-thematic with content analysis theory. This theory is useful for analyzing the words in the verse of the Quran that explain conflict and harmony, so that the meaning and moral message of the verse can be reached. The results of the study are verses of the Quran in respecting differences and diversity and accepting social reality as an unavoidable fact. This is explained in QS. al-Hujurat verse 13, QS. Hud verse 118-119, QS. Asy-Syura verse 8 dan QS. Yunus verse t 99. \\nKehidupan multikultural masyarakat muslim Indonesia berpotensi menimbulkan konflik. Untuk mencegah dan meminimalisir munculnya konflik, Alquran sebagai kitab suci menawarkan solusi dalam memelihara kerukunan. Artikel ini bertujuan menganalisis konflik dan motifnya yang terjadi dalam Alquran, serta menawarkan solusi atas konflik yang terjadi di masyarakat berdasarkan ayat-ayat kerukunan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif-tematik dengan teori analisis konten. Teori ini berguna untuk menganalisis kata pada ayat Alquran yang menjelaskan konflik dan kerukunan, sehingga maksud dan pesan moral dari ayat tersebut dapat dipahami. Hasil dari penelitian adalah ayat Alquran dalam menghargai perbedaan dan keragaman serta menerima realitas sosial sebagai fakta yang tidak dapat dihindarkan. Hal ini dijelaskan dalam QS. al-Hujurat ayat 13, QS. Hud ayat 118-119, QS. Asy-Syura ayat 8 dan QS. Yunus ayat 99.\",\"PeriodicalId\":34249,\"journal\":{\"name\":\"Sunan Kalijaga International Journal of Islamic Civilization\",\"volume\":\"1014 1\",\"pages\":\"\"},\"PeriodicalIF\":0.0000,\"publicationDate\":\"2021-12-07\",\"publicationTypes\":\"Journal Article\",\"fieldsOfStudy\":null,\"isOpenAccess\":false,\"openAccessPdf\":\"\",\"citationCount\":\"0\",\"resultStr\":null,\"platform\":\"Semanticscholar\",\"paperid\":null,\"PeriodicalName\":\"Sunan Kalijaga International Journal of Islamic Civilization\",\"FirstCategoryId\":\"1085\",\"ListUrlMain\":\"https://doi.org/10.33086/jic.v3i2.2389\",\"RegionNum\":0,\"RegionCategory\":null,\"ArticlePicture\":[],\"TitleCN\":null,\"AbstractTextCN\":null,\"PMCID\":null,\"EPubDate\":\"\",\"PubModel\":\"\",\"JCR\":\"\",\"JCRName\":\"\",\"Score\":null,\"Total\":0}","platform":"Semanticscholar","paperid":null,"PeriodicalName":"Sunan Kalijaga International Journal of Islamic Civilization","FirstCategoryId":"1085","ListUrlMain":"https://doi.org/10.33086/jic.v3i2.2389","RegionNum":0,"RegionCategory":null,"ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":null,"EPubDate":"","PubModel":"","JCR":"","JCRName":"","Score":null,"Total":0}
引用次数: 0
摘要
印尼穆斯林社区的多元文化生活有发生冲突的可能。为了防止和减少冲突的出现,古兰经作为一本圣书提供了维持和谐的解决方案。本文旨在分析《古兰经》中出现的冲突及其动机,并基于和谐的经文提出解决社会中出现的冲突的方法。本研究采用定性-主题结合内容分析理论的方法。这一理论有助于分析古兰经经文中解释冲突与和谐的词语,从而达到经文的意义和道德信息。研究的结果是古兰经的经文尊重差异和多样性,并接受社会现实作为一个不可避免的事实。这在QS中有解释。al-Hujurat第13节,QS。Hud第118-119节,QS。西叙拉第8节。尤努斯第99节。Kehidupan多元文化masyarakat穆斯林印度尼西亚berpotensi menimbulkan konflik。Untuk menegah dan minimalisir munculnya konflik, Alquran sebagai kitab sui menawarkan solusi dalam memelihara kerukunan。在此基础上,我想说的是,我想说的是,我想说的是,我想说的是,我想说的是,我想说的是,我想说的是,我想说的是,我想说的是,我想说的是,我想说的是,我想说的是。[m] [m] [m] [m] [m] [m] [m]。这句话的意思是:“我是说,我是说,我是说,我是说,我是说,我是说,我是说,我是说,我是说,我是说,我是说,我是说,我是说,我是说,我是说,我是说,我是说。”这句话的意思是:“我是说,我是说,我是说,我是说,我是说,我是说,我是说,我是说,我是说,我是说,我是说,我是说,我是说,我是说,我是说,我是说。”Hal ini dijelaskan dalam QS。al-Hujurat ayat 13, QS。Hud ayat 118-119, QS。Asy-Syura ayat 8 dan QS。尤努斯99岁。
Dialektika Multikultural Muslim Indonesia: Konflik dan Kerukunan Beragama dalam Perspektif Alquran
The multicultural life of the Indonesian Muslim community potential for conflict. To prevent and minimize the emergence of conflict, the Quran as a holy book offers a solution in maintaining harmony. This article aims to analyze the conflicts and their motives that occur in the Quran as well as offer solution to conflicts that occur in society based on the verses of harmony. The method used in this research is qualitative-thematic with content analysis theory. This theory is useful for analyzing the words in the verse of the Quran that explain conflict and harmony, so that the meaning and moral message of the verse can be reached. The results of the study are verses of the Quran in respecting differences and diversity and accepting social reality as an unavoidable fact. This is explained in QS. al-Hujurat verse 13, QS. Hud verse 118-119, QS. Asy-Syura verse 8 dan QS. Yunus verse t 99.
Kehidupan multikultural masyarakat muslim Indonesia berpotensi menimbulkan konflik. Untuk mencegah dan meminimalisir munculnya konflik, Alquran sebagai kitab suci menawarkan solusi dalam memelihara kerukunan. Artikel ini bertujuan menganalisis konflik dan motifnya yang terjadi dalam Alquran, serta menawarkan solusi atas konflik yang terjadi di masyarakat berdasarkan ayat-ayat kerukunan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif-tematik dengan teori analisis konten. Teori ini berguna untuk menganalisis kata pada ayat Alquran yang menjelaskan konflik dan kerukunan, sehingga maksud dan pesan moral dari ayat tersebut dapat dipahami. Hasil dari penelitian adalah ayat Alquran dalam menghargai perbedaan dan keragaman serta menerima realitas sosial sebagai fakta yang tidak dapat dihindarkan. Hal ini dijelaskan dalam QS. al-Hujurat ayat 13, QS. Hud ayat 118-119, QS. Asy-Syura ayat 8 dan QS. Yunus ayat 99.