基于问题的学习模型实践提高21世纪学生的运动能力能力

Febri Yanto, Enjoni Enjoni
{"title":"基于问题的学习模型实践提高21世纪学生的运动能力能力","authors":"Febri Yanto, Enjoni Enjoni","doi":"10.20527/jipf.v6i3.5330","DOIUrl":null,"url":null,"abstract":"Peran kreativitas dalam pembelajaran paling sering dikaitkan dengan aktivitas pemecahan masalah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan kepraktisan dari model yang dikembangkan yaitu model Pembelajaran Berbasis Masalah (PBM). Penelitian ini adalah research and development (R&D). Model pengembangan yang digunakan adalah ADDIE yang meliputi tahap analisis, perancangan, pengembangan, implementasi dan evaluasi. Teknik pengumpulan menggunakan angket yang diberikan kepada guru dan siswa, sampel yang digunakan sebanyak 30 orang siswa dan 3 orang guru. Data pada instrumen angket uji kepraktisan yang telah diisi kemudian dianalisis secara kuantitatif dengan melakukan perhitungan skor total untuk seluruh indikator yang kemudian dianalisis dengan rumus untuk menganalisis nilai kepraktisannya. Berdasarkan hasil uji kepraktisan dapat diketahui bahwa model pembelajaran yang dikembangkan termasuk dalam kategori sangat praktis yaitu dengan keterlaksanaan model  3,73; praktikalitas model menurut guru 0,82; sedangkan menurut siswa  dengan nilai 0,93. Berdasarkan analisis data diperoleh bahwa model PBM memenuhi kriteria sangat praktis baik dari aspek keterlaksanaan model maupun dari respon guru dan siswa. Implikasi dari penelitian ini adalah dengan model pembelajaran ini memberi kesempatan kepada siswa untuk terlibat aktif dalam menemukan cara yang produktif untuk beradaptasi, memodifikasi dan membangun pengetahuan pokok serta keterampilan pemecahan masalah. Siswa menggambarkan masalah spesifik, lalu mencoba untuk menyelesaikannya dengan katalain siswa dapat memahami dan menyimpulkan sebuah masalah atau menemukan pola lain untuk menyelesaikan masalah. The role of creativity in learning is most often associated with problem-solving activities. This study aims to describe the practicality of the developed model, namely the problem-based learning model. This research is research and development (R&D). The development model used is ADDIE which includes the stages of analysis, design, development, implementation and evaluation. The collection technique used a questionnaire given to teachers and students, and the samples used were 30 students and three teachers. The data on the completed practicality test questionnaire instrument was then analyzed quantitatively by calculating the total score for all indicators, which was then analyzed using a formula to determine the practicality value. Based on the results of the practicality test, it can be seen that the learning model developed is included in the very practical category, namely the Implementation Model 3.73; the practicality of the model, according to the teacher, is 0.82 while according to the students it is 0.93. Based on the analysis above, the problem-based learning model meets the very practical criteria, both from the implementation aspect of the model and from the teacher and student responses. This research implies that this learning model provides opportunities for students to be actively involved in finding productive ways to adapt, modify and build basic knowledge and problem-solving skills. Students describe a specific problem and then try to solve it; in other words, students can understand and conclude a problem or find other patterns to solve the problem.","PeriodicalId":31460,"journal":{"name":"Jurnal Ilmiah Pendidikan Fisika AlBiruni","volume":"28 1","pages":""},"PeriodicalIF":0.0000,"publicationDate":"2022-11-18","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":"0","resultStr":"{\"title\":\"Praktikalitas Model Pembelajaran Berbasis Masalah dalam Peningkatan Kompetensi Abad 21 Siswa pada Materi Dinamika Gerak\",\"authors\":\"Febri Yanto, Enjoni Enjoni\",\"doi\":\"10.20527/jipf.v6i3.5330\",\"DOIUrl\":null,\"url\":null,\"abstract\":\"Peran kreativitas dalam pembelajaran paling sering dikaitkan dengan aktivitas pemecahan masalah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan kepraktisan dari model yang dikembangkan yaitu model Pembelajaran Berbasis Masalah (PBM). Penelitian ini adalah research and development (R&D). Model pengembangan yang digunakan adalah ADDIE yang meliputi tahap analisis, perancangan, pengembangan, implementasi dan evaluasi. Teknik pengumpulan menggunakan angket yang diberikan kepada guru dan siswa, sampel yang digunakan sebanyak 30 orang siswa dan 3 orang guru. Data pada instrumen angket uji kepraktisan yang telah diisi kemudian dianalisis secara kuantitatif dengan melakukan perhitungan skor total untuk seluruh indikator yang kemudian dianalisis dengan rumus untuk menganalisis nilai kepraktisannya. Berdasarkan hasil uji kepraktisan dapat diketahui bahwa model pembelajaran yang dikembangkan termasuk dalam kategori sangat praktis yaitu dengan keterlaksanaan model  3,73; praktikalitas model menurut guru 0,82; sedangkan menurut siswa  dengan nilai 0,93. Berdasarkan analisis data diperoleh bahwa model PBM memenuhi kriteria sangat praktis baik dari aspek keterlaksanaan model maupun dari respon guru dan siswa. Implikasi dari penelitian ini adalah dengan model pembelajaran ini memberi kesempatan kepada siswa untuk terlibat aktif dalam menemukan cara yang produktif untuk beradaptasi, memodifikasi dan membangun pengetahuan pokok serta keterampilan pemecahan masalah. Siswa menggambarkan masalah spesifik, lalu mencoba untuk menyelesaikannya dengan katalain siswa dapat memahami dan menyimpulkan sebuah masalah atau menemukan pola lain untuk menyelesaikan masalah. The role of creativity in learning is most often associated with problem-solving activities. This study aims to describe the practicality of the developed model, namely the problem-based learning model. This research is research and development (R&D). The development model used is ADDIE which includes the stages of analysis, design, development, implementation and evaluation. The collection technique used a questionnaire given to teachers and students, and the samples used were 30 students and three teachers. The data on the completed practicality test questionnaire instrument was then analyzed quantitatively by calculating the total score for all indicators, which was then analyzed using a formula to determine the practicality value. Based on the results of the practicality test, it can be seen that the learning model developed is included in the very practical category, namely the Implementation Model 3.73; the practicality of the model, according to the teacher, is 0.82 while according to the students it is 0.93. Based on the analysis above, the problem-based learning model meets the very practical criteria, both from the implementation aspect of the model and from the teacher and student responses. This research implies that this learning model provides opportunities for students to be actively involved in finding productive ways to adapt, modify and build basic knowledge and problem-solving skills. Students describe a specific problem and then try to solve it; in other words, students can understand and conclude a problem or find other patterns to solve the problem.\",\"PeriodicalId\":31460,\"journal\":{\"name\":\"Jurnal Ilmiah Pendidikan Fisika AlBiruni\",\"volume\":\"28 1\",\"pages\":\"\"},\"PeriodicalIF\":0.0000,\"publicationDate\":\"2022-11-18\",\"publicationTypes\":\"Journal Article\",\"fieldsOfStudy\":null,\"isOpenAccess\":false,\"openAccessPdf\":\"\",\"citationCount\":\"0\",\"resultStr\":null,\"platform\":\"Semanticscholar\",\"paperid\":null,\"PeriodicalName\":\"Jurnal Ilmiah Pendidikan Fisika AlBiruni\",\"FirstCategoryId\":\"1085\",\"ListUrlMain\":\"https://doi.org/10.20527/jipf.v6i3.5330\",\"RegionNum\":0,\"RegionCategory\":null,\"ArticlePicture\":[],\"TitleCN\":null,\"AbstractTextCN\":null,\"PMCID\":null,\"EPubDate\":\"\",\"PubModel\":\"\",\"JCR\":\"\",\"JCRName\":\"\",\"Score\":null,\"Total\":0}","platform":"Semanticscholar","paperid":null,"PeriodicalName":"Jurnal Ilmiah Pendidikan Fisika AlBiruni","FirstCategoryId":"1085","ListUrlMain":"https://doi.org/10.20527/jipf.v6i3.5330","RegionNum":0,"RegionCategory":null,"ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":null,"EPubDate":"","PubModel":"","JCR":"","JCRName":"","Score":null,"Total":0}
引用次数: 0

摘要

创造力在学习中的作用最常与问题解决活动联系在一起。本研究的目的是描述基于问题的学习模式(PBM)发展起来的实际情况。这是研究与发展(R&D)。所使用的开发模型包括分析、设计、开发、实现和评估阶段。采用福利发放给教师和学生的收集技术,样本使用30名学生和3名教师。已填满的实际测试仪器上的数据通过对所有指标的总分数进行量化分析,然后用公式分析分析其实际值。根据实际测试的结果,可以知道所开发的学习模式属于一个非常实际的类别,即其效用3.73;模特实习,根据老师0.82;而学生说93。根据数据分析,PBM模型在实践方面以及教师和学生的反应方面都非常实用。这项研究的含义是,这种学习模式为学生提供了积极参与寻找一种有效的方法来适应、修改和建立问题的基本知识和解决技能。学生描述了一个具体的问题,然后试图用其他方法来解决它,学生可以理解和推断一个问题或找到解决问题的其他模式。学习中的creativity角色主要是由不同的行为组成的。这项研究旨在描述开发模型的实践,namely是一个成熟的学习模型。这项研究就是研发。开发模式所使用的ADDIE包括分析、设计、开发、实现和评估的阶段。收集技术从一个问题转向教师和学生,样本被用于30名学生和3名教师。关于完整实践测试问题问题的数据然后通过计算所有指标的总得分进行分析,然后用一个公式来分析实践值。基于实际试验的结果,可以看到学习模型的发展包括在非常实际的类别中,而实现模型3.73;模型的实践,根据老师,是0.82,而对学生来说是0.93。基于上述分析,基于学习模式会议的非常现实的批评,以及模型和教师和学生责任的实施。这项研究意味着,这种学习模式为学生提供了寻找现有、修改和构建基本知识知识和解决技能的机会。学生描述一个具体的问题,然后试图解决它;另一方面,学生们可以理解并总结一个问题,或者寻找其他解决问题的方法。
本文章由计算机程序翻译,如有差异,请以英文原文为准。
查看原文
分享 分享
微信好友 朋友圈 QQ好友 复制链接
本刊更多论文
Praktikalitas Model Pembelajaran Berbasis Masalah dalam Peningkatan Kompetensi Abad 21 Siswa pada Materi Dinamika Gerak
Peran kreativitas dalam pembelajaran paling sering dikaitkan dengan aktivitas pemecahan masalah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan kepraktisan dari model yang dikembangkan yaitu model Pembelajaran Berbasis Masalah (PBM). Penelitian ini adalah research and development (R&D). Model pengembangan yang digunakan adalah ADDIE yang meliputi tahap analisis, perancangan, pengembangan, implementasi dan evaluasi. Teknik pengumpulan menggunakan angket yang diberikan kepada guru dan siswa, sampel yang digunakan sebanyak 30 orang siswa dan 3 orang guru. Data pada instrumen angket uji kepraktisan yang telah diisi kemudian dianalisis secara kuantitatif dengan melakukan perhitungan skor total untuk seluruh indikator yang kemudian dianalisis dengan rumus untuk menganalisis nilai kepraktisannya. Berdasarkan hasil uji kepraktisan dapat diketahui bahwa model pembelajaran yang dikembangkan termasuk dalam kategori sangat praktis yaitu dengan keterlaksanaan model  3,73; praktikalitas model menurut guru 0,82; sedangkan menurut siswa  dengan nilai 0,93. Berdasarkan analisis data diperoleh bahwa model PBM memenuhi kriteria sangat praktis baik dari aspek keterlaksanaan model maupun dari respon guru dan siswa. Implikasi dari penelitian ini adalah dengan model pembelajaran ini memberi kesempatan kepada siswa untuk terlibat aktif dalam menemukan cara yang produktif untuk beradaptasi, memodifikasi dan membangun pengetahuan pokok serta keterampilan pemecahan masalah. Siswa menggambarkan masalah spesifik, lalu mencoba untuk menyelesaikannya dengan katalain siswa dapat memahami dan menyimpulkan sebuah masalah atau menemukan pola lain untuk menyelesaikan masalah. The role of creativity in learning is most often associated with problem-solving activities. This study aims to describe the practicality of the developed model, namely the problem-based learning model. This research is research and development (R&D). The development model used is ADDIE which includes the stages of analysis, design, development, implementation and evaluation. The collection technique used a questionnaire given to teachers and students, and the samples used were 30 students and three teachers. The data on the completed practicality test questionnaire instrument was then analyzed quantitatively by calculating the total score for all indicators, which was then analyzed using a formula to determine the practicality value. Based on the results of the practicality test, it can be seen that the learning model developed is included in the very practical category, namely the Implementation Model 3.73; the practicality of the model, according to the teacher, is 0.82 while according to the students it is 0.93. Based on the analysis above, the problem-based learning model meets the very practical criteria, both from the implementation aspect of the model and from the teacher and student responses. This research implies that this learning model provides opportunities for students to be actively involved in finding productive ways to adapt, modify and build basic knowledge and problem-solving skills. Students describe a specific problem and then try to solve it; in other words, students can understand and conclude a problem or find other patterns to solve the problem.
求助全文
通过发布文献求助,成功后即可免费获取论文全文。 去求助
来源期刊
自引率
0.00%
发文量
12
审稿时长
4 weeks
期刊最新文献
Exploration of Increasing Students’ Critical Thinking in the Guided Discovery Learning Model on Light Waves An Analysis of Learning Styles on Renewable Energy Material in Independent Curriculum for Differentiation Learning REACT Learning on the Topic of Elasticity to Enhance Students' Analytical Abilities The Effect of Ethnoscience-Based Science Environment Technology Society (SETS) Learning Model in Learning Physics and Biology Is 21st Century Learning Need STEM Approach built into Physics Comics?
×
引用
GB/T 7714-2015
复制
MLA
复制
APA
复制
导出至
BibTeX EndNote RefMan NoteFirst NoteExpress
×
×
提示
您的信息不完整,为了账户安全,请先补充。
现在去补充
×
提示
您因"违规操作"
具体请查看互助需知
我知道了
×
提示
现在去查看 取消
×
提示
确定
0
微信
客服QQ
Book学术公众号 扫码关注我们
反馈
×
意见反馈
请填写您的意见或建议
请填写您的手机或邮箱
已复制链接
已复制链接
快去分享给好友吧!
我知道了
×
扫码分享
扫码分享
Book学术官方微信
Book学术文献互助
Book学术文献互助群
群 号:481959085
Book学术
文献互助 智能选刊 最新文献 互助须知 联系我们:info@booksci.cn
Book学术提供免费学术资源搜索服务,方便国内外学者检索中英文文献。致力于提供最便捷和优质的服务体验。
Copyright © 2023 Book学术 All rights reserved.
ghs 京公网安备 11010802042870号 京ICP备2023020795号-1