DAMPAK SATURASI OKSIGEN DAN KETIDAKNYAMANAN DALAM PENGGUNAAN MASKER

Nurlita Safna Septianti, Hadisono Hadisono
{"title":"DAMPAK SATURASI OKSIGEN DAN KETIDAKNYAMANAN DALAM PENGGUNAAN MASKER","authors":"Nurlita Safna Septianti, Hadisono Hadisono","doi":"10.31004/jkt.v4i2.16119","DOIUrl":null,"url":null,"abstract":"Coronavirus Disease (COVID-19) merupakan penyakit infeksi virus SARS-CoV 2 yang menyebar melalui inhalasi saat berbicara, batuk, dan bersin. Salah satu tindakan untuk mencegah penularan penyakit infeksi virus SARS-CoV 2 adalah dengan menggunakan masker. Masker digunakan dalam kehidupan sehari-hari selama berinteraksi dengan orang dan beraktifitas diluar rumah. Penggunaan masker banyak dikeluhkan oleh masyarakat karena terasa tidaknyaman dan sesak. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif observasional yang menilai saturasi oksigen dan ketidaknyamanan dalam penggunaan masker selama beraktivitas di kampus pada Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara. Hasil karakteristik durasi penggunaan masker pada penelitian ini, terdapat 17 orang (13,8%) menggunakan masker selama 30-100 menit dan 106 orang (86,2%) selama >100 menit. Hasil saturasi oksigen didapatkan 3 orang dengan saturasi oksigen 94%, 1 orang dengan saturasi oksigen 95%, 6 orang dengan saturasi oksigen 96%, 21 orang dengan saturasi oksigen 97%, 37 orang dengan saturasi oksigen 98%, 37 orang dengan saturasi oksigen 99%, dan 18 orang dengan saturasi oksigen 100%. Prevalensi ketidaknyamanan dengan kategori sangat terasa (skala >7) terbanyak adalah terasa panas sebanyak 37 orang (30,1%), kesulitan bernafas sebanyak 28 orang (22,8%), dan rasa sesak sebanyak 24 orang (19,5%). Dari 123 mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara, hasil ketidaknyamanan secara keseluruhan didapatkan kategori nyaman sebanyak 52 orang (42,3%), kategori tidaknyaman sebanyak 55 orang (44,7%), dan kategori sangat tidak nyaman sebanyak 16 orang (13%).","PeriodicalId":380921,"journal":{"name":"Jurnal Kesehatan Tambusai","volume":"1 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0000,"publicationDate":"2023-06-30","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":"0","resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":null,"PeriodicalName":"Jurnal Kesehatan Tambusai","FirstCategoryId":"1085","ListUrlMain":"https://doi.org/10.31004/jkt.v4i2.16119","RegionNum":0,"RegionCategory":null,"ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":null,"EPubDate":"","PubModel":"","JCR":"","JCRName":"","Score":null,"Total":0}
引用次数: 0

Abstract

Coronavirus Disease (COVID-19) merupakan penyakit infeksi virus SARS-CoV 2 yang menyebar melalui inhalasi saat berbicara, batuk, dan bersin. Salah satu tindakan untuk mencegah penularan penyakit infeksi virus SARS-CoV 2 adalah dengan menggunakan masker. Masker digunakan dalam kehidupan sehari-hari selama berinteraksi dengan orang dan beraktifitas diluar rumah. Penggunaan masker banyak dikeluhkan oleh masyarakat karena terasa tidaknyaman dan sesak. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif observasional yang menilai saturasi oksigen dan ketidaknyamanan dalam penggunaan masker selama beraktivitas di kampus pada Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara. Hasil karakteristik durasi penggunaan masker pada penelitian ini, terdapat 17 orang (13,8%) menggunakan masker selama 30-100 menit dan 106 orang (86,2%) selama >100 menit. Hasil saturasi oksigen didapatkan 3 orang dengan saturasi oksigen 94%, 1 orang dengan saturasi oksigen 95%, 6 orang dengan saturasi oksigen 96%, 21 orang dengan saturasi oksigen 97%, 37 orang dengan saturasi oksigen 98%, 37 orang dengan saturasi oksigen 99%, dan 18 orang dengan saturasi oksigen 100%. Prevalensi ketidaknyamanan dengan kategori sangat terasa (skala >7) terbanyak adalah terasa panas sebanyak 37 orang (30,1%), kesulitan bernafas sebanyak 28 orang (22,8%), dan rasa sesak sebanyak 24 orang (19,5%). Dari 123 mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara, hasil ketidaknyamanan secara keseluruhan didapatkan kategori nyaman sebanyak 52 orang (42,3%), kategori tidaknyaman sebanyak 55 orang (44,7%), dan kategori sangat tidak nyaman sebanyak 16 orang (13%).
查看原文
分享 分享
微信好友 朋友圈 QQ好友 复制链接
本刊更多论文
氧气饱和度的影响和使用口罩的不适
冠状动脉病毒(COVID-19)是萨尔- cov 2病毒感染的一种疾病,它在说话、咳嗽和打喷嚏时通过吸入传播。SARS-CoV - 2病毒感染的预防措施之一是使用口罩。口罩在日常生活中与人交流和户外活动中使用。公众对面具的使用常常感到不舒服和窒息。本研究是一项观察性描述性研究,旨在评估塔鲁马纳加拉大学医科学生校园活动中氧气饱和和戴口罩的不适。在这项研究中使用口罩持续时间最长的结果是17人(13.8%)在30分钟内使用口罩30分钟,106人(86.2%)在>100分钟内使用口罩。氧饱和度为3人,1人氧饱和度为95%,6人氧饱和度为96%,21人氧饱和度为97%,37人氧饱和度为99%,18人100%。强烈不适(按>7分)最常见的情况是37人(301%)、28人呼吸困难(22.8%)和24人拥挤(19.5%)。在塔鲁马纳加拉大学医学院的123名学生中,总体上的不适属于52人(42.3%)、55人不舒服(44.7%)以及16人(13%)的不适。
本文章由计算机程序翻译,如有差异,请以英文原文为准。
求助全文
约1分钟内获得全文 去求助
来源期刊
自引率
0.00%
发文量
0
期刊最新文献
STRATEGI EFISIENSI RUMAH SAKIT DI ERA JKN: LITERATURE REVIEW ANALISIS FAKTOR DISTRESS PADA PETUGAS PEMADAM KEBAKARAN : SISTEMATIK REVIEW DAMPAK SATURASI OKSIGEN DAN KETIDAKNYAMANAN DALAM PENGGUNAAN MASKER IDENTIFIKASI FAKTOR RISIKO DISTRESS DAN PROGRAM PENANGGULANGAN PENYAKIT KARDIOVASKULAR DI TEMPAT KERJA HUBUNGAN FAKTOR PEKERJAAN DENGAN KELELAHAN KERJA PADA PERAWAT PUSKESMAS DI KABUPATEN SAMBAS TAHUN TAHUN 2023
×
引用
GB/T 7714-2015
复制
MLA
复制
APA
复制
导出至
BibTeX EndNote RefMan NoteFirst NoteExpress
×
×
提示
您的信息不完整,为了账户安全,请先补充。
现在去补充
×
提示
您因"违规操作"
具体请查看互助需知
我知道了
×
提示
现在去查看 取消
×
提示
确定
0
微信
客服QQ
Book学术公众号 扫码关注我们
反馈
×
意见反馈
请填写您的意见或建议
请填写您的手机或邮箱
已复制链接
已复制链接
快去分享给好友吧!
我知道了
×
扫码分享
扫码分享
Book学术官方微信
Book学术文献互助
Book学术文献互助群
群 号:481959085
Book学术
文献互助 智能选刊 最新文献 互助须知 联系我们:info@booksci.cn
Book学术提供免费学术资源搜索服务,方便国内外学者检索中英文文献。致力于提供最便捷和优质的服务体验。
Copyright © 2023 Book学术 All rights reserved.
ghs 京公网安备 11010802042870号 京ICP备2023020795号-1