ANALISIS RELEVANSI TEORI ILMU DAN KEPENTINGAN JURGEN HABERMAS DENGAN KAJIAN AL-QUR’AN

M. Z. Al-Ayyubi
{"title":"ANALISIS RELEVANSI TEORI ILMU DAN KEPENTINGAN JURGEN HABERMAS DENGAN KAJIAN AL-QUR’AN","authors":"M. Z. Al-Ayyubi","doi":"10.20414/el-umdah.v4i1.2546","DOIUrl":null,"url":null,"abstract":"Abstract: This paper discusses the thoughts of a modern philosopher named Jurgen Habermas, a German philosopher. Philosophy itself has developed in such a way. This development cannot be separated from the criticism of thought and theory offered by previous philosophers. As a result, it cannot be denied that with these criticisms, scientific development seems to be more extensive and comprehensive. Habermas himself, who is one of the leading philosophers of this century, cannot be separated from the intellectual world of criticism. One of his criticisms is that aimed at modern positivism in social science, which he calls knowledge and human interest (the relationship between science and interests). From the theory he offered, it can then be relevant to the study of the Qur'an today. The relevance of Habermas's theory of the relationship between science and interests and the study of the Qur'an is that the Qur'an (mushaf and text) is positioned in an objective world that has technical importance. Meanwhile, the study of the Al-Qur'an which is in the subjective world is the study of one's interpretation. As for the study of Al-Qur'an in the intersubjective world, it is the product of the mazab as a result of the istidlal of the Qur'anic verse which is then followed by its followers. \nKeywords: Knowledge and Human Interest, Jurgen Habermas, Al-Qur’an. \n  \nAbstrak Tulisan ini membahas pemikiran salah seorang filosof modern yang bernama Jurgen Habermas, seorang filosof Jerman. Filsafat sendiri mengalami perkembangan yang sedemikian rupa. Perkembangan tersebut tidak lepas dari kritik pemikiran maupun teori yang ditawarkan oleh para filosof terdahulu. Alhasil, tidak dapat dipungkiri dengan adanya kritik-kritik tersebut perkembangan keilmuan dapat dikatakan semakin luas dan komprehensif. Habermas sendiri yang merupakan salah satu tokoh filosof terkemuka pada abad ini, tidak lepas dari dunia intelektual kritik-mengkritik. Salah satu kritikannya adalah yang ditujukan pada positivisme modern dalam ilmu sosial, yang ia sebut sebagai knowledge and human interest (hubungan ilmu dan kepentingan). Dari teori yang ditawarkannya, kemudian dapat direlevansikan dengan kajian Al-Qur’an masa kini. Adapun relevansi antara teori Habermas tentang hubungan ilmu dan kepentingan dengan kajian Al-Qur’an adalah bahwasanya Al-Qur’an (mushaf dan teks) diposisikan pada dunia objektif yang memiliki kepentingan teknis. Sedangkan kajian Al-Qur’an yang berada di dunia subjektif adalah kajian tafsir atau penafsiran seseorang. Adapun kajian Al-Qur’an di dunia intersubjektif adalah produk mazhab hasil dari istidlal ayat Al-Qur’an yang kemudian diikuti oleh pengikutnya. \nKata Kunci: Ilmu dan Kepentingan, Jurgen Habermas, Al-Qur’an.","PeriodicalId":239970,"journal":{"name":"el-'Umdah","volume":"21 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0000,"publicationDate":"2021-07-01","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":"0","resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":null,"PeriodicalName":"el-'Umdah","FirstCategoryId":"1085","ListUrlMain":"https://doi.org/10.20414/el-umdah.v4i1.2546","RegionNum":0,"RegionCategory":null,"ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":null,"EPubDate":"","PubModel":"","JCR":"","JCRName":"","Score":null,"Total":0}
引用次数: 0

Abstract

Abstract: This paper discusses the thoughts of a modern philosopher named Jurgen Habermas, a German philosopher. Philosophy itself has developed in such a way. This development cannot be separated from the criticism of thought and theory offered by previous philosophers. As a result, it cannot be denied that with these criticisms, scientific development seems to be more extensive and comprehensive. Habermas himself, who is one of the leading philosophers of this century, cannot be separated from the intellectual world of criticism. One of his criticisms is that aimed at modern positivism in social science, which he calls knowledge and human interest (the relationship between science and interests). From the theory he offered, it can then be relevant to the study of the Qur'an today. The relevance of Habermas's theory of the relationship between science and interests and the study of the Qur'an is that the Qur'an (mushaf and text) is positioned in an objective world that has technical importance. Meanwhile, the study of the Al-Qur'an which is in the subjective world is the study of one's interpretation. As for the study of Al-Qur'an in the intersubjective world, it is the product of the mazab as a result of the istidlal of the Qur'anic verse which is then followed by its followers. Keywords: Knowledge and Human Interest, Jurgen Habermas, Al-Qur’an.   Abstrak Tulisan ini membahas pemikiran salah seorang filosof modern yang bernama Jurgen Habermas, seorang filosof Jerman. Filsafat sendiri mengalami perkembangan yang sedemikian rupa. Perkembangan tersebut tidak lepas dari kritik pemikiran maupun teori yang ditawarkan oleh para filosof terdahulu. Alhasil, tidak dapat dipungkiri dengan adanya kritik-kritik tersebut perkembangan keilmuan dapat dikatakan semakin luas dan komprehensif. Habermas sendiri yang merupakan salah satu tokoh filosof terkemuka pada abad ini, tidak lepas dari dunia intelektual kritik-mengkritik. Salah satu kritikannya adalah yang ditujukan pada positivisme modern dalam ilmu sosial, yang ia sebut sebagai knowledge and human interest (hubungan ilmu dan kepentingan). Dari teori yang ditawarkannya, kemudian dapat direlevansikan dengan kajian Al-Qur’an masa kini. Adapun relevansi antara teori Habermas tentang hubungan ilmu dan kepentingan dengan kajian Al-Qur’an adalah bahwasanya Al-Qur’an (mushaf dan teks) diposisikan pada dunia objektif yang memiliki kepentingan teknis. Sedangkan kajian Al-Qur’an yang berada di dunia subjektif adalah kajian tafsir atau penafsiran seseorang. Adapun kajian Al-Qur’an di dunia intersubjektif adalah produk mazhab hasil dari istidlal ayat Al-Qur’an yang kemudian diikuti oleh pengikutnya. Kata Kunci: Ilmu dan Kepentingan, Jurgen Habermas, Al-Qur’an.
查看原文
分享 分享
微信好友 朋友圈 QQ好友 复制链接
本刊更多论文
将于尔根·哈伯马斯的科学理论与重要性与可兰经进行比较
摘要:本文论述了近代德国哲学家尤尔根·哈贝马斯的思想。哲学本身就是这样发展的。这种发展与以前哲学家对思想和理论的批判是分不开的。因此,不可否认的是,有了这些批评,科学发展似乎更加广泛和全面。哈贝马斯是本世纪最重要的哲学家之一,他本人也离不开批判的知识界。他的批评之一是针对现代实证主义的社会科学,他称之为知识和人类利益(科学与利益之间的关系)。从他提供的理论来看,它可以与今天的《古兰经》研究相关。哈贝马斯关于科学与利益关系的理论与《古兰经》研究的相关性在于,《古兰经》(mushaf和文本)处于一个具有技术重要性的客观世界中。同时,对主观世界中的《古兰经》的研究是对自己解释的研究。至于在主体间世界中对《古兰经》的研究,它是马扎布的产物,作为《古兰经》经文的宗教信仰的结果,然后被追随者所遵循。关键词:知识与人文关怀,尤尔根·哈贝马斯,古兰经【摘要】图里萨尼的成员有佩米基兰·萨拉赫·哈贝马斯的近代史,哈贝马斯的近代史。Filsafat sendiri mengalami perkembangan yang sedemikian rupa。Perkembangan tersebut tidak lepas dari kritik pemikiran maupun teori yang ditawarkan oleh para filosof terdahulu。Alhasil, tidak dapat dipungkiri dengan adanya kritik-kritik tersebut perkembangan keilmuan dapat dikatakan semakin luas dan comprehensive。Habermas sendiri yang merupakan salah satu tokoh fils of terkemuka pada abad ini, tiak lepas dari dunia知识分子批判-mengkritik。Salah satu kritikannya adalah yang ditujukan pada实证主义现代dalam ilmu社会,yang ia sebut sebagai知识和人类利益(hubungan ilmu dan kepentingan)。《古兰经》,《古兰经》,《古兰经》翻译为:Adapun relansi antara teori Habermas tentang hubungan ilmu dan kepentingan and dengan kajian al - quuran adalah bahwasanya al - quuran (mushaf dan teks) diposisikan pada dunii object (dijektif yang memoriliki kepentingan and teknis)。Sedangkan kajian al - quan yang berada di dunii subject . adalah kajian tafsir . atau penafsiran seseorang。《古兰经》的翻译结果:《古兰经》的翻译结果:《古兰经》的翻译结果:Kata Kunci: Ilmu dan Kepentingan, Jurgen Habermas,《古兰经》。
本文章由计算机程序翻译,如有差异,请以英文原文为准。
求助全文
约1分钟内获得全文 去求助
来源期刊
自引率
0.00%
发文量
0
期刊最新文献
ANALISIS RELEVANSI TEORI ILMU DAN KEPENTINGAN JURGEN HABERMAS DENGAN KAJIAN AL-QUR’AN TELAAH ASBĀB AL-KHATĀ’ FI AL-TAFSĪR (Sebab-sebab Kesalahan dalam Tafsir) KARAKTERISTIK PENAFSIRAN AL-QUR’AN DALAM TAFSIR AN-NUR DAN AL-AZHAR LESBIAN, GAY, BISEKSUAL, TRANSGENDER PERSPEKTIF AL-QUR’AN DAN HAK ASASI MANUSIA KAJIAN KRITIS ATAS KITAB AL-TAFSIR AL-TAUHIDI KARYA HASAN AL-TURABI
×
引用
GB/T 7714-2015
复制
MLA
复制
APA
复制
导出至
BibTeX EndNote RefMan NoteFirst NoteExpress
×
×
提示
您的信息不完整,为了账户安全,请先补充。
现在去补充
×
提示
您因"违规操作"
具体请查看互助需知
我知道了
×
提示
现在去查看 取消
×
提示
确定
0
微信
客服QQ
Book学术公众号 扫码关注我们
反馈
×
意见反馈
请填写您的意见或建议
请填写您的手机或邮箱
已复制链接
已复制链接
快去分享给好友吧!
我知道了
×
扫码分享
扫码分享
Book学术官方微信
Book学术文献互助
Book学术文献互助群
群 号:481959085
Book学术
文献互助 智能选刊 最新文献 互助须知 联系我们:info@booksci.cn
Book学术提供免费学术资源搜索服务,方便国内外学者检索中英文文献。致力于提供最便捷和优质的服务体验。
Copyright © 2023 Book学术 All rights reserved.
ghs 京公网安备 11010802042870号 京ICP备2023020795号-1