{"title":"GAMBARAN ANALISIS PEMBANGUNAN KESEHATAN DI INDONESIA PADA MASA PANDEMI COVID-19","authors":"Alvian Dicky Irawan","doi":"10.31004/jkt.v3i3.6103","DOIUrl":null,"url":null,"abstract":"Pembangunan nasional secara optimal dapat tercapai apabila pembangunan kesehatan dapat terwujud. Hubungan keduanya sangat jelas dalam pelaksanaan pembangunan nasional karena masyarakat yang sehat dapat memiliki pendidikan yang lebih baik, produktivitas tenaga kerja yang lebih tinggi, pendapatan dan tabungan yang lebih baik, perilaku dan kondisi hidup yang lebih sehat, serta stabilitas sosial yang lebih stabil. Pembangunan kesehatan di Indonesia harus menjadi prioritas agar pembangunan nasional berhasil. Pembangunan nasional yang tidak memperhatikan pembangunan kesehatan, memiliki tingkat keberhasilan yang lebih rendah dibandingkan dengan pembangunan nasional yang memperhatikan kesehatan. Dalam pelaksanaannya, pembangunan kesehatan di Indonesia yang dimuat dalam RPJMN 2020-2024 menghadapi berbagai tantangan yang dapat mengancam kondisi kesehatan masyarakat, terlebih lagi saat masa pandemi Covid-19. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran pembangunan kesehatan di Indonesia dalam RPJMN 2020-2024 pada masa pandemi Covid-19. Manuskrip ini disusun dengan menggunakan metode penelitian studi literatur (literature review) dengan mengumpulkan data dari berbagai artikel jurnal, textbook, website dan regulasi terkait pembangunan kesehatan di Indonesia selama masa pandemi Covid-19. Situasi pandemi COVID-19 telah berdampak parah pada semua bidang kehidupan, salah satunya bidang kesehatan. Kehadiran pandemi Covid-19 meningkatkan risiko masalah kesehatan yang ada, sebab tertundanya pelaksanaan pencapaian target dalam pembangunan kesehatan di Indonesia seperti masalah kesehatan ibu dan anak, masalah gizi masyarakat, pencegahan dan pengendalian penyakit, serta penguatan sistem kesehatan. Oleh karena itu, diperlukan rencana pendukung agar RPJMN 2020-2024 dapat berjalan sesuai dengan tujuan yang direncanakan.","PeriodicalId":380921,"journal":{"name":"Jurnal Kesehatan Tambusai","volume":"18 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0000,"publicationDate":"2022-08-25","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":"2","resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":null,"PeriodicalName":"Jurnal Kesehatan Tambusai","FirstCategoryId":"1085","ListUrlMain":"https://doi.org/10.31004/jkt.v3i3.6103","RegionNum":0,"RegionCategory":null,"ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":null,"EPubDate":"","PubModel":"","JCR":"","JCRName":"","Score":null,"Total":0}
引用次数: 2
Abstract
Pembangunan nasional secara optimal dapat tercapai apabila pembangunan kesehatan dapat terwujud. Hubungan keduanya sangat jelas dalam pelaksanaan pembangunan nasional karena masyarakat yang sehat dapat memiliki pendidikan yang lebih baik, produktivitas tenaga kerja yang lebih tinggi, pendapatan dan tabungan yang lebih baik, perilaku dan kondisi hidup yang lebih sehat, serta stabilitas sosial yang lebih stabil. Pembangunan kesehatan di Indonesia harus menjadi prioritas agar pembangunan nasional berhasil. Pembangunan nasional yang tidak memperhatikan pembangunan kesehatan, memiliki tingkat keberhasilan yang lebih rendah dibandingkan dengan pembangunan nasional yang memperhatikan kesehatan. Dalam pelaksanaannya, pembangunan kesehatan di Indonesia yang dimuat dalam RPJMN 2020-2024 menghadapi berbagai tantangan yang dapat mengancam kondisi kesehatan masyarakat, terlebih lagi saat masa pandemi Covid-19. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran pembangunan kesehatan di Indonesia dalam RPJMN 2020-2024 pada masa pandemi Covid-19. Manuskrip ini disusun dengan menggunakan metode penelitian studi literatur (literature review) dengan mengumpulkan data dari berbagai artikel jurnal, textbook, website dan regulasi terkait pembangunan kesehatan di Indonesia selama masa pandemi Covid-19. Situasi pandemi COVID-19 telah berdampak parah pada semua bidang kehidupan, salah satunya bidang kesehatan. Kehadiran pandemi Covid-19 meningkatkan risiko masalah kesehatan yang ada, sebab tertundanya pelaksanaan pencapaian target dalam pembangunan kesehatan di Indonesia seperti masalah kesehatan ibu dan anak, masalah gizi masyarakat, pencegahan dan pengendalian penyakit, serta penguatan sistem kesehatan. Oleh karena itu, diperlukan rencana pendukung agar RPJMN 2020-2024 dapat berjalan sesuai dengan tujuan yang direncanakan.