F. Fitri, Anindya Dwi Risdhayanti, D. Permatasari, Galih Putra Riatma
{"title":"Pengaruh Sudut Propeller Jenis Pelton terhadap Performa Pembangkit Listrik Nano Hidro Portabel dalam Kegiatan Luar Ruangan","authors":"F. Fitri, Anindya Dwi Risdhayanti, D. Permatasari, Galih Putra Riatma","doi":"10.33795/elkolind.v10i2.3061","DOIUrl":null,"url":null,"abstract":"Ada banyak hal yang dapat dilakukan oleh masyarakat di luar atau di alam. Salah satu hal yang paling penting untuk kegiatan ini adalah perangkat pengisian daya fleksibel dan portabel, seperti bank daya. Tetapi untuk kebutuhan pengisian daya jangka panjang dan berkelanjutan, pembangkit listrik skala kecil diperlukan yang dapat menggunakan sumber daya alam di daerah tersebut, seperti aliran air. Jadi, pembangkit listrik mini telah dibuat yang menggunakan energi kinetik aliran air untuk menggerakkan mesin dan menghasilkan listrik, terdapat kendala yaitu listrik yang dibangkitkan hanya kecil sekitar 8-10V. Dari hal tersebut, maka penelitian ini merancang jenis dan bentuk propeller menggunakan jenis Pelton untuk mendapatkan tingkat output yang diinginkan. Untuk mendapatkan tingkat output yang diinginkan, jenis dan bentuk propeller yang tepat dipilih, dan sudut kemiringan pada sendok propeller diubah. Penelitian ini juga melibatkan tes waktu nyata, di mana kemiringan sudu dibuat 3 variasi yaitu 100, 150 dan 200. Dari hasil tes ini, data menunjukkan bahwa kemiringan 200 adalah cara yang paling efektif untuk menghasilkan energi. Hasil generator ini kemudian akan ditingkatkan dengan menggunakan konverter dengan kisaran tegangan antara 0.4 dan 13.7 V dan kecepatan rotasi antara 55.7 dan 544.2 rpm, sehingga tingkat tegangan yang dibutuhkan oleh modul pengisian baterai dapat dicapai. Dengan pengetahuan tentang dua faktor penting ini, alat ini harus memudahkan orang untuk mengisi daya perangkat elektronik mereka di luar. Ada banyak hal yang dapat dilakukan oleh masyarakat di luar atau di alam. Salah satu hal yang paling penting untuk kegiatan ini adalah perangkat pengisian daya fleksibel dan portabel, seperti bank daya. Tetapi untuk kebutuhan pengisian daya jangka panjang dan berkelanjutan, pembangkit listrik skala kecil diperlukan yang dapat menggunakan sumber daya alam di daerah tersebut, seperti aliran air. Jadi, pembangkit listrik mini telah dibuat yang menggunakan energi kinetik aliran air untuk menggerakkan mesin dan menghasilkan listrik. Untuk mendapatkan tingkat output yang diinginkan, jenis dan bentuk propeller yang tepat dipilih, dan sudut kemiringan pada sendok propeller diubah. Penelitian ini juga melibatkan tes waktu nyata, di mana kemiringan sudu dibuat 3 variasi yaitu 100, 150 dan 200. Dari hasil tes ini, data menunjukkan bahwa kemiringan 200 adalah cara yang paling efektif untuk menghasilkan energi. Hasil generator ini kemudian akan ditingkatkan dengan menggunakan konverter dengan kisaran tegangan antara 0.4 dan 13.7 V dan kecepatan rotasi antara 55.7 dan 544.2 rpm, sehingga tingkat tegangan yang dibutuhkan oleh modul pengisian baterai dapat dicapai. Dengan pengetahuan tentang dua faktor penting ini, alat ini harus memudahkan orang untuk mengisi daya perangkat elektronik mereka di luar.","PeriodicalId":345935,"journal":{"name":"Jurnal Elektronika dan Otomasi Industri","volume":"14 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0000,"publicationDate":"2023-07-31","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":"0","resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":null,"PeriodicalName":"Jurnal Elektronika dan Otomasi Industri","FirstCategoryId":"1085","ListUrlMain":"https://doi.org/10.33795/elkolind.v10i2.3061","RegionNum":0,"RegionCategory":null,"ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":null,"EPubDate":"","PubModel":"","JCR":"","JCRName":"","Score":null,"Total":0}
引用次数: 0
Abstract
Ada banyak hal yang dapat dilakukan oleh masyarakat di luar atau di alam. Salah satu hal yang paling penting untuk kegiatan ini adalah perangkat pengisian daya fleksibel dan portabel, seperti bank daya. Tetapi untuk kebutuhan pengisian daya jangka panjang dan berkelanjutan, pembangkit listrik skala kecil diperlukan yang dapat menggunakan sumber daya alam di daerah tersebut, seperti aliran air. Jadi, pembangkit listrik mini telah dibuat yang menggunakan energi kinetik aliran air untuk menggerakkan mesin dan menghasilkan listrik, terdapat kendala yaitu listrik yang dibangkitkan hanya kecil sekitar 8-10V. Dari hal tersebut, maka penelitian ini merancang jenis dan bentuk propeller menggunakan jenis Pelton untuk mendapatkan tingkat output yang diinginkan. Untuk mendapatkan tingkat output yang diinginkan, jenis dan bentuk propeller yang tepat dipilih, dan sudut kemiringan pada sendok propeller diubah. Penelitian ini juga melibatkan tes waktu nyata, di mana kemiringan sudu dibuat 3 variasi yaitu 100, 150 dan 200. Dari hasil tes ini, data menunjukkan bahwa kemiringan 200 adalah cara yang paling efektif untuk menghasilkan energi. Hasil generator ini kemudian akan ditingkatkan dengan menggunakan konverter dengan kisaran tegangan antara 0.4 dan 13.7 V dan kecepatan rotasi antara 55.7 dan 544.2 rpm, sehingga tingkat tegangan yang dibutuhkan oleh modul pengisian baterai dapat dicapai. Dengan pengetahuan tentang dua faktor penting ini, alat ini harus memudahkan orang untuk mengisi daya perangkat elektronik mereka di luar. Ada banyak hal yang dapat dilakukan oleh masyarakat di luar atau di alam. Salah satu hal yang paling penting untuk kegiatan ini adalah perangkat pengisian daya fleksibel dan portabel, seperti bank daya. Tetapi untuk kebutuhan pengisian daya jangka panjang dan berkelanjutan, pembangkit listrik skala kecil diperlukan yang dapat menggunakan sumber daya alam di daerah tersebut, seperti aliran air. Jadi, pembangkit listrik mini telah dibuat yang menggunakan energi kinetik aliran air untuk menggerakkan mesin dan menghasilkan listrik. Untuk mendapatkan tingkat output yang diinginkan, jenis dan bentuk propeller yang tepat dipilih, dan sudut kemiringan pada sendok propeller diubah. Penelitian ini juga melibatkan tes waktu nyata, di mana kemiringan sudu dibuat 3 variasi yaitu 100, 150 dan 200. Dari hasil tes ini, data menunjukkan bahwa kemiringan 200 adalah cara yang paling efektif untuk menghasilkan energi. Hasil generator ini kemudian akan ditingkatkan dengan menggunakan konverter dengan kisaran tegangan antara 0.4 dan 13.7 V dan kecepatan rotasi antara 55.7 dan 544.2 rpm, sehingga tingkat tegangan yang dibutuhkan oleh modul pengisian baterai dapat dicapai. Dengan pengetahuan tentang dua faktor penting ini, alat ini harus memudahkan orang untuk mengisi daya perangkat elektronik mereka di luar.