HUBUNGAN KEBIASAAN MEROKOK DENGAN KEJADIAN TB PARU

Fitrya Ayu Nur Aini Ar, Setiawan, Pratiwi Hermiyanti
{"title":"HUBUNGAN KEBIASAAN MEROKOK DENGAN KEJADIAN TB PARU","authors":"Fitrya Ayu Nur Aini Ar, Setiawan, Pratiwi Hermiyanti","doi":"10.36568/kesling.v19i2.1534","DOIUrl":null,"url":null,"abstract":"TB ditularkan melalui media udara ketika seseorang yang sakit TB batuk, bersin, berbicara atau meludah. Data Litbangkes, perokok mempunyai risiko menderita TB 3 kali lebih tinggi dibandingkan dengan mereka yang tidak merokok. Penyakit TB Paru setiap tahunnya masuk kedalam 10 besar penyakit yang sering terjadi di masyarakat mengingat penyebaran penyakit TB Paru juga sangat cepat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kebiasaan merokok dari penderita TB Paru.Penelitian ini menggunakan metode studi literatur. Variabel yang diteliti adalah variabel bebas yaitu kebiasaan merokok dan variabel terikat yaitu kejadian TB Paru. Analisa data dilakukan dengan membandingkan beberapa literatur untuk dapat ditarik sebuah kesimpulan yang disajikan dalam bentuk tabel.Hasil studi literatur dapat dijelaskan bahwa kebiasaan merokok berpengaruh terhadap kejadian TB Paru. Menurut studi literatur, responden penderita TB Paru tidak bisa meninggalkan kebiasaan merokok, bahkan ada beberapa responden yang mengaku mengalami kegagalan dalam pengobatan TB Paru yang sudah dijalani selama berbulan-bulan karena tidak bisa berhenti merokok. Uji statistik dari 5 artikel yang menjadi bahan studi literatur menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara kebiasaan merokok dengan kejadian TB Paru.Kesimpulan dari studi literatur, terdapat hubungan antara kebiasaan merokok dengan kejadian TB Paru. Saran yang dapat diberikan kepada petugas kesehatan adalah intensif melakukan penyuluhan terhadap masyarakat tentang efek dari kebiasaan merokok terhadap penyakit TB Paru","PeriodicalId":197363,"journal":{"name":"GEMA LINGKUNGAN KESEHATAN","volume":"16 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0000,"publicationDate":"2021-07-31","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":"0","resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":null,"PeriodicalName":"GEMA LINGKUNGAN KESEHATAN","FirstCategoryId":"1085","ListUrlMain":"https://doi.org/10.36568/kesling.v19i2.1534","RegionNum":0,"RegionCategory":null,"ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":null,"EPubDate":"","PubModel":"","JCR":"","JCRName":"","Score":null,"Total":0}
引用次数: 0

Abstract

TB ditularkan melalui media udara ketika seseorang yang sakit TB batuk, bersin, berbicara atau meludah. Data Litbangkes, perokok mempunyai risiko menderita TB 3 kali lebih tinggi dibandingkan dengan mereka yang tidak merokok. Penyakit TB Paru setiap tahunnya masuk kedalam 10 besar penyakit yang sering terjadi di masyarakat mengingat penyebaran penyakit TB Paru juga sangat cepat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kebiasaan merokok dari penderita TB Paru.Penelitian ini menggunakan metode studi literatur. Variabel yang diteliti adalah variabel bebas yaitu kebiasaan merokok dan variabel terikat yaitu kejadian TB Paru. Analisa data dilakukan dengan membandingkan beberapa literatur untuk dapat ditarik sebuah kesimpulan yang disajikan dalam bentuk tabel.Hasil studi literatur dapat dijelaskan bahwa kebiasaan merokok berpengaruh terhadap kejadian TB Paru. Menurut studi literatur, responden penderita TB Paru tidak bisa meninggalkan kebiasaan merokok, bahkan ada beberapa responden yang mengaku mengalami kegagalan dalam pengobatan TB Paru yang sudah dijalani selama berbulan-bulan karena tidak bisa berhenti merokok. Uji statistik dari 5 artikel yang menjadi bahan studi literatur menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara kebiasaan merokok dengan kejadian TB Paru.Kesimpulan dari studi literatur, terdapat hubungan antara kebiasaan merokok dengan kejadian TB Paru. Saran yang dapat diberikan kepada petugas kesehatan adalah intensif melakukan penyuluhan terhadap masyarakat tentang efek dari kebiasaan merokok terhadap penyakit TB Paru
查看原文
分享 分享
微信好友 朋友圈 QQ好友 复制链接
本刊更多论文
吸烟习惯与肺结核事件的关系
当某人咳嗽、打喷嚏、说话或吐痰时,结核病就通过空气传播。研究人员发现,与不吸烟的人相比,吸烟者患结核病的风险是吸烟者的三倍。考虑到结核病的传播速度也非常快,每年结核病已成为社会上十大最常见疾病之一。本研究旨在了解肺癌患者的吸烟习惯。本研究采用了文学研究方法。研究的变量是吸烟习惯的自由变量,也包括肺结核事件。数据分析是通过比较文献来进行的,以从中得出图表形式提出的结论。研究表明,吸烟的习惯影响肺部结核病。根据一项文献研究,患有肺结核的受访者甚至不能放弃吸烟习惯,一些人甚至声称他们因为不能戒烟而接受了数月的结核病治疗失败。对构成该文献研究的五篇文章的统计数据进行分析,发现吸烟习惯与肺结核事件之间存在联系。研究表明,吸烟习惯与肺病有关。对卫生工作者的建议是对吸烟习惯对肺病的影响进行广泛的教育
本文章由计算机程序翻译,如有差异,请以英文原文为准。
求助全文
约1分钟内获得全文 去求助
来源期刊
自引率
0.00%
发文量
0
期刊最新文献
Knowledge, Attitude, Actions on the Use of Personal Protective Equipment (PPE), and PPE Facilities and Infrastructure for Infectious Waste Management Workers at Siti Khodijah Hospital, Sepanjang, Sidoarjo Analisis Pengelolaan Sanitasi Linen di Rumah Sakit TNI AU Soemitro Surabaya Analisis Kualiatas Mikrobiologi Air Sumur Sekitar Kandang Ternak Ayam (Studi di Desa Bleber Kecamatan Kras Kabupaten Kediri Tahun 2022) Analisis Spasial Demam Berdarah Dengue Berdasarkan Kepadatan Penduduk di Kecamatan Tanjungpinang Timur Kota Tanjungpnang Provinsi Kepulauan Riau Pengaruh Lingkungan Fisik Rumah Dan Perilaku Terhadap Kejadian Penyakit Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA)
×
引用
GB/T 7714-2015
复制
MLA
复制
APA
复制
导出至
BibTeX EndNote RefMan NoteFirst NoteExpress
×
×
提示
您的信息不完整,为了账户安全,请先补充。
现在去补充
×
提示
您因"违规操作"
具体请查看互助需知
我知道了
×
提示
现在去查看 取消
×
提示
确定
0
微信
客服QQ
Book学术公众号 扫码关注我们
反馈
×
意见反馈
请填写您的意见或建议
请填写您的手机或邮箱
已复制链接
已复制链接
快去分享给好友吧!
我知道了
×
扫码分享
扫码分享
Book学术官方微信
Book学术文献互助
Book学术文献互助群
群 号:604180095
Book学术
文献互助 智能选刊 最新文献 互助须知 联系我们:info@booksci.cn
Book学术提供免费学术资源搜索服务,方便国内外学者检索中英文文献。致力于提供最便捷和优质的服务体验。
Copyright © 2023 Book学术 All rights reserved.
ghs 京公网安备 11010802042870号 京ICP备2023020795号-1