{"title":"Review Artikel : Aktivitas Antimikroba Genus Ipomoea","authors":"Fransiska Ria Oktasari Putri Utami, Henna Rya Abdurachim, Widyaningrum Utami","doi":"10.14710/genres.v3i1.17361","DOIUrl":null,"url":null,"abstract":"Banyaknya kasus resistensi obat antimikroba mendorong para peneliti untuk mencari dan menemukan senyawa lainnya yang berpotensi dapat diformulasikan menjadi obat antimikroba. Diketahui ekstrak dari beberapa spesies tumbuhan genus Ipomoea menunjukan adanya aktivitas antimikroba. Artikel ini bertujuan untuk mengetahui macam-macam kandungan senyawa metabolit sekunder pada genus Ipomoea yang berfungsi sebagai antimikroba serta mengetahui mekanisme aktivitas antimikrobanya. Pencarian literatur menggunakan database Science Direct dan PubMed dengan kata kunci “Antimicrobial” AND “Activity” AND “Ipomoea”. Data menunjukan bahwa senyawa metabolit sekunder pada genus Ipomoea yang berfungsi sebagai antimikroba yaitu linalool, β-pinene, kumarin, asam p-hidroksibenzoat, serta alkaloid. Genus Ipomoea yang terbukti dapat dijadikan sebagai agen antimikroba yaitu spesies I. pes-caprae, I. procumbens Mart. & Choisy, I. tuba, I. alba, I. bolusiana Schinz, dan I. batatas L. Sedangkan I. carnea Jacq. dan I. crossipes menunjukan hasil yang negatif. Ekstrak herba Ipomoea batatas L. menunjukan aktivitas antimikroba paling kuat terhadap bakteri gram positif maupun bakteri gram negatif berdasarkan metode uji difusi maupun dilusi.","PeriodicalId":362285,"journal":{"name":"Generics: Journal of Research in Pharmacy","volume":"281 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0000,"publicationDate":"2023-04-02","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":"0","resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":null,"PeriodicalName":"Generics: Journal of Research in Pharmacy","FirstCategoryId":"1085","ListUrlMain":"https://doi.org/10.14710/genres.v3i1.17361","RegionNum":0,"RegionCategory":null,"ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":null,"EPubDate":"","PubModel":"","JCR":"","JCRName":"","Score":null,"Total":0}
引用次数: 0
Abstract
Banyaknya kasus resistensi obat antimikroba mendorong para peneliti untuk mencari dan menemukan senyawa lainnya yang berpotensi dapat diformulasikan menjadi obat antimikroba. Diketahui ekstrak dari beberapa spesies tumbuhan genus Ipomoea menunjukan adanya aktivitas antimikroba. Artikel ini bertujuan untuk mengetahui macam-macam kandungan senyawa metabolit sekunder pada genus Ipomoea yang berfungsi sebagai antimikroba serta mengetahui mekanisme aktivitas antimikrobanya. Pencarian literatur menggunakan database Science Direct dan PubMed dengan kata kunci “Antimicrobial” AND “Activity” AND “Ipomoea”. Data menunjukan bahwa senyawa metabolit sekunder pada genus Ipomoea yang berfungsi sebagai antimikroba yaitu linalool, β-pinene, kumarin, asam p-hidroksibenzoat, serta alkaloid. Genus Ipomoea yang terbukti dapat dijadikan sebagai agen antimikroba yaitu spesies I. pes-caprae, I. procumbens Mart. & Choisy, I. tuba, I. alba, I. bolusiana Schinz, dan I. batatas L. Sedangkan I. carnea Jacq. dan I. crossipes menunjukan hasil yang negatif. Ekstrak herba Ipomoea batatas L. menunjukan aktivitas antimikroba paling kuat terhadap bakteri gram positif maupun bakteri gram negatif berdasarkan metode uji difusi maupun dilusi.
抗菌素耐药性的大量病例促使研究人员寻找并找到其他潜在的抗菌素药物。据知,来自Ipomoea属植物的几种植物的提取物表明存在抗菌素活性。本文旨在了解作为抗菌素属的Ipomoea属的次级代谢化合物含量,并了解抗微生物活动的机制。使用科学直接数据库和公共搜索与关键词“反微比亚”、“Activity”和“ipod moea”等关键词进行文学搜索。数据显示,次生代谢物质作为抗菌素的Ipomoea属,即linaloolβ-pinene香豆素,p-hidroksibenzoat,酸以及生物碱。ipod属被证明是一种抗菌素制剂,即I. pes-caprae, I. procumbens Mart。Choisy, I. tuba, I. alba, I. boglaana Schinz和I. batatas and I. I. carnea Jacq。crossipes的结果是阴性的。根据扩散和扩散试验的方法,Ipomoea batatas草药提取物对正克和负克细菌表现出最强的抗菌素活性。