Ima Kumalasari, Laily Akbariah, Catherine Eugene Natasha, Durratun Nashihah
{"title":"MENGUKUR SENTIMEN ASN: TINJAUAN KEPUASAN ASN TERHADAP PERENCANAAN STRATEGIS DALAM PEMBANGUNAN INFRASTRUKTUR PEMERINTAH DAERAH DI KABUPATEN PAMEKASAN","authors":"Ima Kumalasari, Laily Akbariah, Catherine Eugene Natasha, Durratun Nashihah","doi":"10.54783/jser.v5i2.134","DOIUrl":null,"url":null,"abstract":"Sumber daya aparatur pemerintah menempati posisi strategis menentukan arah kemana suatu daerah akan dibawa. Sehingga pengembangan infrastruktur sebagai prioritas utama pemerintah daerah menghadapi sejumlah tantangan, termasuk keterbatasan anggaran, kekurangan sumber daya, penundaan proyek, dan dampak investasi infrastruktur. Penelitian ini menganalisis kesesuaian RENSTRA Pemerintah Daerah dengan kebutuhan infrastruktur dan dukungan terhadap inovasi, terutama teknologi. Metode penelitian kualitatif deskriptif dengan wawancara ASN mengungkap bahwa sebagian besar ASN mendukung pelaksanaan proyek sesuai RENSTRA, mencerminkan implementasi rencana strategis pemerintah daerah. Masih ada keprihatinan terkait dana pemeliharaan infrastruktur yang memerlukan alokasi yang memadai untuk jangka panjang. Pengaturan pagu di RENSTRA perlu disesuaikan dengan kebutuhan OPD. Evaluasi berkala dan penyesuaian dengan perkembangan kebutuhan menjadi kunci dalam keberhasilan pembangunan sesuai RENSTRA. Di Kabupaten Pamekasan, perlu fokus pada pengembangan infrastruktur jalan untuk mendukung pariwisata dan ekonomi. Partisipasi aktif masyarakat dalam perencanaan dan pelaksanaan proyek diimbangi dengan peran strategis BAPPEDA dalam mengkoordinasikan perencanaan infrastruktur dan alokasi anggaran. Pemantauan dan evaluasi yang terus menerus terhadap alokasi dana pemeliharaan infrastruktur menjadi penting untuk memastikan keberlanjutan proyek sesuai RENSTRA. Demikian, pembangunan infrastruktur yang sesuai dengan rencana strategis berdampak positif pada pertumbuhan ekonomi, kualitas hidup masyarakat, dan kesejahteraan komunitas. Upaya untuk perencanaan yang bijaksana, partisipasi masyarakat, dan alokasi dana yang memadai adalah langkah penting dalam mencapai tujuan ini.","PeriodicalId":423751,"journal":{"name":"Journal of Social and Economics Research","volume":"24 4","pages":""},"PeriodicalIF":0.0000,"publicationDate":"2023-12-07","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":"0","resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":null,"PeriodicalName":"Journal of Social and Economics Research","FirstCategoryId":"1085","ListUrlMain":"https://doi.org/10.54783/jser.v5i2.134","RegionNum":0,"RegionCategory":null,"ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":null,"EPubDate":"","PubModel":"","JCR":"","JCRName":"","Score":null,"Total":0}
引用次数: 0
Abstract
Sumber daya aparatur pemerintah menempati posisi strategis menentukan arah kemana suatu daerah akan dibawa. Sehingga pengembangan infrastruktur sebagai prioritas utama pemerintah daerah menghadapi sejumlah tantangan, termasuk keterbatasan anggaran, kekurangan sumber daya, penundaan proyek, dan dampak investasi infrastruktur. Penelitian ini menganalisis kesesuaian RENSTRA Pemerintah Daerah dengan kebutuhan infrastruktur dan dukungan terhadap inovasi, terutama teknologi. Metode penelitian kualitatif deskriptif dengan wawancara ASN mengungkap bahwa sebagian besar ASN mendukung pelaksanaan proyek sesuai RENSTRA, mencerminkan implementasi rencana strategis pemerintah daerah. Masih ada keprihatinan terkait dana pemeliharaan infrastruktur yang memerlukan alokasi yang memadai untuk jangka panjang. Pengaturan pagu di RENSTRA perlu disesuaikan dengan kebutuhan OPD. Evaluasi berkala dan penyesuaian dengan perkembangan kebutuhan menjadi kunci dalam keberhasilan pembangunan sesuai RENSTRA. Di Kabupaten Pamekasan, perlu fokus pada pengembangan infrastruktur jalan untuk mendukung pariwisata dan ekonomi. Partisipasi aktif masyarakat dalam perencanaan dan pelaksanaan proyek diimbangi dengan peran strategis BAPPEDA dalam mengkoordinasikan perencanaan infrastruktur dan alokasi anggaran. Pemantauan dan evaluasi yang terus menerus terhadap alokasi dana pemeliharaan infrastruktur menjadi penting untuk memastikan keberlanjutan proyek sesuai RENSTRA. Demikian, pembangunan infrastruktur yang sesuai dengan rencana strategis berdampak positif pada pertumbuhan ekonomi, kualitas hidup masyarakat, dan kesejahteraan komunitas. Upaya untuk perencanaan yang bijaksana, partisipasi masyarakat, dan alokasi dana yang memadai adalah langkah penting dalam mencapai tujuan ini.