{"title":"Pneumotoraks Katamenial: Patofisiologi, Diagnosis, dan Tata Laksana","authors":"Angelina Patricia Chandra, Reynardi Larope Sutanto, Averiell Larope Sutanto","doi":"10.55175/cdk.v51i8.1125","DOIUrl":null,"url":null,"abstract":"Pneumotoraks katamenial adalah kondisi langka yang termasuk dalam spektrum thoracic endometriosis syndrome (TES), yaitu wanita usia reproduksi mengalami episode pneumotoraks spontan yang terjadi sekitar saat menstruasi. Meskipun jarang, perlu dicurigai pada kasus pneumotoraks berulang disertai riwayat operasi panggul, nyeri haid, dan infertilitas. Diagnosis mencakup anamnesis lengkap, pemeriksaan radiologis, serta video laparoskopi sebagai metode diagnostik definitif. Tata laksana melibatkan manajemen simtomatis drainase pleura, diikuti terapi operatif minimal invasif dan terapi hormonal selama 6-12 bulan setelah manajemen awal. Rekurensi pneumotoraks katamenial tetap menjadi masalah, dan prognosis serta dampaknya belum sepenuhnya dipahami.","PeriodicalId":295318,"journal":{"name":"Cermin Dunia Kedokteran","volume":"19 10","pages":""},"PeriodicalIF":0.0000,"publicationDate":"2024-08-08","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":"0","resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":null,"PeriodicalName":"Cermin Dunia Kedokteran","FirstCategoryId":"1085","ListUrlMain":"https://doi.org/10.55175/cdk.v51i8.1125","RegionNum":0,"RegionCategory":null,"ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":null,"EPubDate":"","PubModel":"","JCR":"","JCRName":"","Score":null,"Total":0}
引用次数: 0
Abstract
Pneumotoraks katamenial adalah kondisi langka yang termasuk dalam spektrum thoracic endometriosis syndrome (TES), yaitu wanita usia reproduksi mengalami episode pneumotoraks spontan yang terjadi sekitar saat menstruasi. Meskipun jarang, perlu dicurigai pada kasus pneumotoraks berulang disertai riwayat operasi panggul, nyeri haid, dan infertilitas. Diagnosis mencakup anamnesis lengkap, pemeriksaan radiologis, serta video laparoskopi sebagai metode diagnostik definitif. Tata laksana melibatkan manajemen simtomatis drainase pleura, diikuti terapi operatif minimal invasif dan terapi hormonal selama 6-12 bulan setelah manajemen awal. Rekurensi pneumotoraks katamenial tetap menjadi masalah, dan prognosis serta dampaknya belum sepenuhnya dipahami.