{"title":"PENGARUH KOMPENSASI, KEPUASAN KERJA DAN KOMITMEN ORGANISASI TERHADAP KEINGINAN UNTUK PINDAH KERJA PADA PT. SURYA SUMBER DAYA ENERGI SURABAYA","authors":"Sulastri Irbayuni","doi":"10.21107/NBS.V6I1.555","DOIUrl":null,"url":null,"abstract":"Masalah tenaga kerja merupakan salah satu masalah yang serius untuk mendapatkan perhatian. Karena keberhasilan suatu perusahaan tergantung pada baik buruknya tenaga kerja dalam melakukan pekerjaannya. Agar suatu perusahaan dapat berkembang sesuai dengan tujuan perusahaan maka kontinuitas kerja karyawan harus selalu dapat dipertahankan. Topik penelitian ini adalah pengaruh kompensasi, kepuasan kerja dan komitmen organisasi terhadap keinginan untuk pindah kerja pada PT. Surya Sumber Daya Energi Surabaya. Perusahaan mengalami penurunan kinerja yang dilihat dari pendapatan perusahaan yang menurun, sehingga perusahaan dalam keadaan kurang baik dalam pencapaian tujuannya yaitu dalam meningkatkan laba perusahaan. Menurunnya hasil penjualan dan laba bersih perusahaan disebabkan banyaknya karyawan yang keluar selama tahun 2007-2010 yang sangat mengganggu pencapaian tujuan perusahaan. Hal ini menunjukkan bahwa jika jumlah karyawan yang keluar tidak konsisten dan cenderung mengalami peningkatan maka dapat dikatakan terjadi masalah tingginya keinginan untuk berhenti bekerja. Variabel yang digunakan dalam penelitian ini adalah kompensasi (X1), kepuasan kerja (X2) dan komitmen organisasi (X3) serta keinginan untuk pindah kerja (Y). Dalam penelitian ini sumber datanya diperoleh dari data primer dan teknik sampling yang digunakan adalah simple random sampling. Pengujian hipotesis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis multivariate dengan Structural Equation Modeling (SEM). Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa kompensasi dan kepuasan kerja tidak mempunyai kontribusi terhadap keinginan untuk pindah kerja, sedangkan komitmen organisasi mempunyai kontribusi terhadap keinginan untuk pindah kerja.","PeriodicalId":30938,"journal":{"name":"NeoBis","volume":"6 1","pages":"76-87"},"PeriodicalIF":0.0000,"publicationDate":"2012-01-01","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":"12","resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":null,"PeriodicalName":"NeoBis","FirstCategoryId":"1085","ListUrlMain":"https://doi.org/10.21107/NBS.V6I1.555","RegionNum":0,"RegionCategory":null,"ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":null,"EPubDate":"","PubModel":"","JCR":"","JCRName":"","Score":null,"Total":0}
引用次数: 12
Abstract
Masalah tenaga kerja merupakan salah satu masalah yang serius untuk mendapatkan perhatian. Karena keberhasilan suatu perusahaan tergantung pada baik buruknya tenaga kerja dalam melakukan pekerjaannya. Agar suatu perusahaan dapat berkembang sesuai dengan tujuan perusahaan maka kontinuitas kerja karyawan harus selalu dapat dipertahankan. Topik penelitian ini adalah pengaruh kompensasi, kepuasan kerja dan komitmen organisasi terhadap keinginan untuk pindah kerja pada PT. Surya Sumber Daya Energi Surabaya. Perusahaan mengalami penurunan kinerja yang dilihat dari pendapatan perusahaan yang menurun, sehingga perusahaan dalam keadaan kurang baik dalam pencapaian tujuannya yaitu dalam meningkatkan laba perusahaan. Menurunnya hasil penjualan dan laba bersih perusahaan disebabkan banyaknya karyawan yang keluar selama tahun 2007-2010 yang sangat mengganggu pencapaian tujuan perusahaan. Hal ini menunjukkan bahwa jika jumlah karyawan yang keluar tidak konsisten dan cenderung mengalami peningkatan maka dapat dikatakan terjadi masalah tingginya keinginan untuk berhenti bekerja. Variabel yang digunakan dalam penelitian ini adalah kompensasi (X1), kepuasan kerja (X2) dan komitmen organisasi (X3) serta keinginan untuk pindah kerja (Y). Dalam penelitian ini sumber datanya diperoleh dari data primer dan teknik sampling yang digunakan adalah simple random sampling. Pengujian hipotesis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis multivariate dengan Structural Equation Modeling (SEM). Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa kompensasi dan kepuasan kerja tidak mempunyai kontribusi terhadap keinginan untuk pindah kerja, sedangkan komitmen organisasi mempunyai kontribusi terhadap keinginan untuk pindah kerja.