STRES KERJA (OCCUPATIONAL STRES) YANG MEMPENGARUHI KINERJA INDIVIDU PADA DINAS KESEHATAN BIDANG PENCEGAHAN PEMBERANTASAN PENYAKIT DAN PENYEHATAN LINGKUNGAN (P2P-PL) DI KABUPATEN BANGKALAN

NeoBis Pub Date : 2013-01-01 DOI:10.21107/nbs.v7i2.525.g493
Nurleila Jum’ati, Himmayatul Wuswa
{"title":"STRES KERJA (OCCUPATIONAL STRES) YANG MEMPENGARUHI KINERJA INDIVIDU PADA DINAS KESEHATAN BIDANG PENCEGAHAN PEMBERANTASAN PENYAKIT DAN PENYEHATAN LINGKUNGAN (P2P-PL) DI KABUPATEN BANGKALAN","authors":"Nurleila Jum’ati, Himmayatul Wuswa","doi":"10.21107/nbs.v7i2.525.g493","DOIUrl":null,"url":null,"abstract":"Stres merupakan suatu respons adaptif terhadap suatu situasi yang dirasakan menantang atau mengancam kesehatan individu, yang merupakan salah satu dampak dari kehidupan modern. Individu dapat merasa stres karena terlalu banyak pekerjaan, ketidakpahaman terhadap pekerjaan, beban informasi yang terlalu berat atau karena mengikuti perkembangan zaman. Penelitian ini bertujuan melihat faktor stres kerja/occupational stres (individu dan organisasi) dalam mempengaruhi kinerja individu, sekaligus mengetahui stresor yang lebih dominan serta gambaran persepsi staf di Dinas Kesehatan Bidang Pencegahan Pemberantasan Penyakit dan Penyehatan Lingkungan di Kabupaten Bangkalan. Penelitian ini menggunakan metode sensus yaitu seluruh staf sebanyak 38 orang. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah kuesioner dengan skala likert. Data dianalisis menggunakan regresi linear berganda dengan program software SPSS 16.0 for windows. Berdasarkan hasil analisis diperoleh persamaan regresi linier berganda Y=1,007 + 0,340 X1.1+ 0,407 X1.2, sehingga hasil dari penelitian ini menunjukkan 48,8% variabel kinerja (Y) dipengaruhi oleh variabel bebasnya, yaitu Stresor Individu (X1.1) dan  Stresor Organisasi (X1.2). Sedangkan sisanya 51,2 % variabel kinerja  dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak dibahas dalam penelitian ini. Faktor yang dominan berpengaruh adalah stresor organisasi yaitu sebesar 40,7 %.","PeriodicalId":30938,"journal":{"name":"NeoBis","volume":"7 1","pages":"195-211"},"PeriodicalIF":0.0000,"publicationDate":"2013-01-01","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":"6","resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":null,"PeriodicalName":"NeoBis","FirstCategoryId":"1085","ListUrlMain":"https://doi.org/10.21107/nbs.v7i2.525.g493","RegionNum":0,"RegionCategory":null,"ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":null,"EPubDate":"","PubModel":"","JCR":"","JCRName":"","Score":null,"Total":0}
引用次数: 6

Abstract

Stres merupakan suatu respons adaptif terhadap suatu situasi yang dirasakan menantang atau mengancam kesehatan individu, yang merupakan salah satu dampak dari kehidupan modern. Individu dapat merasa stres karena terlalu banyak pekerjaan, ketidakpahaman terhadap pekerjaan, beban informasi yang terlalu berat atau karena mengikuti perkembangan zaman. Penelitian ini bertujuan melihat faktor stres kerja/occupational stres (individu dan organisasi) dalam mempengaruhi kinerja individu, sekaligus mengetahui stresor yang lebih dominan serta gambaran persepsi staf di Dinas Kesehatan Bidang Pencegahan Pemberantasan Penyakit dan Penyehatan Lingkungan di Kabupaten Bangkalan. Penelitian ini menggunakan metode sensus yaitu seluruh staf sebanyak 38 orang. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah kuesioner dengan skala likert. Data dianalisis menggunakan regresi linear berganda dengan program software SPSS 16.0 for windows. Berdasarkan hasil analisis diperoleh persamaan regresi linier berganda Y=1,007 + 0,340 X1.1+ 0,407 X1.2, sehingga hasil dari penelitian ini menunjukkan 48,8% variabel kinerja (Y) dipengaruhi oleh variabel bebasnya, yaitu Stresor Individu (X1.1) dan  Stresor Organisasi (X1.2). Sedangkan sisanya 51,2 % variabel kinerja  dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak dibahas dalam penelitian ini. Faktor yang dominan berpengaruh adalah stresor organisasi yaitu sebesar 40,7 %.
查看原文
分享 分享
微信好友 朋友圈 QQ好友 复制链接
本刊更多论文
工作压力(occusion)影响邦加地区卫生保健和环境防治服务(P2P-PL)的个人表现
压力是对一种具有挑战性或威胁个人健康的情况的一种适应性反应,这是现代生活的影响之一。个人可能会因为工作太多、工作不足、信息负担过重或跟上时代的发展而感到压力。本研究旨在探讨工作压力(个体和组织)影响个人表现的压力因素,同时了解更占主导地位的stresor以及孟加拉摄政卫生保健和环境健康服务人员的看法。这项研究采用了38名工作人员的人口普查方法。所使用的数据收集方法是likert规模的问卷调查。数据利用SPSS软件程序SPSS 16.0对windows的线性双层回归进行分析。根据分析结果,获得了Y的线性回归方程= 1.007 + 0.340 + 1+ 0.407 x1.2,该研究表明48.8%的性能变量受到自由变量、个体Stresor (x1.1)和组织Stresor (x1.2)的影响。而51.2 %的性能变量则受到本研究中没有讨论的其他变量的影响。占主导地位的因素是组织压力率为40.7%。
本文章由计算机程序翻译,如有差异,请以英文原文为准。
求助全文
约1分钟内获得全文 去求助
来源期刊
自引率
0.00%
发文量
0
审稿时长
24 weeks
期刊最新文献
APAKAH METODE KASUS EFEKTIF SEBAGAI ALAT PEMBELAJARAN PERPAJAKAN PENGARUH STRES KERJA, EMPLOYEE ENGAGMENT, DAN KEDISIPLINAN TERHADAP KINERJA DENGAN KEPUASAN KERJA SEBAGAI VARIABEL INTERVENING PADA KARYAWAN CV. KARYA MANUNGGAL SEMARANG PENGARUH NILAI PERUSAHAAN, PERTUMBUHAN PERUSAHAAN DAN REPUTASI AUDITOR TERHADAP PERATAAN LABA DI SEKTOR PERBANKAN STRATEGI PENGEMBANGAN DESA WISATA DI KECAMATAN KARANGPLOSO KABUPATEN MALANG Does protection policy actually produce equality among labours? A tentative rules approach to the answers protective problems migrant labour : case migrant labours from East Java, Indonesia
×
引用
GB/T 7714-2015
复制
MLA
复制
APA
复制
导出至
BibTeX EndNote RefMan NoteFirst NoteExpress
×
×
提示
您的信息不完整,为了账户安全,请先补充。
现在去补充
×
提示
您因"违规操作"
具体请查看互助需知
我知道了
×
提示
现在去查看 取消
×
提示
确定
0
微信
客服QQ
Book学术公众号 扫码关注我们
反馈
×
意见反馈
请填写您的意见或建议
请填写您的手机或邮箱
已复制链接
已复制链接
快去分享给好友吧!
我知道了
×
扫码分享
扫码分享
Book学术官方微信
Book学术文献互助
Book学术文献互助群
群 号:481959085
Book学术
文献互助 智能选刊 最新文献 互助须知 联系我们:info@booksci.cn
Book学术提供免费学术资源搜索服务,方便国内外学者检索中英文文献。致力于提供最便捷和优质的服务体验。
Copyright © 2023 Book学术 All rights reserved.
ghs 京公网安备 11010802042870号 京ICP备2023020795号-1