{"title":"PENINGKATAN KEMAMPUAN KEPALA SEKOLAH DALAM PENYUSUNAN PROGRAM SUPERVISI MELALUI PEMBINAAN BERKELANJUTAN","authors":"Kumala Ganti","doi":"10.17977/um025v3i22019p069","DOIUrl":null,"url":null,"abstract":"Abstract : The low ability of principals in the preparation of supervision programs is due to ignorance and lack of information about the procedures and preparation of good and correct supervision programs. To overcome these problems, school action research activities are carried out through continuous coaching activities with the aim of increasing the ability of principals in the preparation of supervision programs. The subjects in the study were 3 principals in Silangkitang Sub-district. Data collection techniques used are observation and documentation analysis. The data analysis used is the source and method triangulation technique. The results obtained from the initial conditions as many as 3 principals were declared unable to arrange well or 0% with an average value of 43.33, increasing to 1 principal or 33.33% in the first cycle with an average value of 62.50 and 100% in the second cycle with an average value of 89.17. The conclusion is that the continuous coaching carried out on 3 principals in Silangkitang Sub-district was stated to have succeeded in increasing the ability of principals in the preparation of supervision program. Abstrak: Rendahnya kemampuan kepala sekolah dalam penyusunan program supervisi disebabkan karena ketidaktahuan dan kurangnya informasi tentang tata cara dan penyusunan program supervisi yang baik dan benar. Untuk mengatasi permasalahan tersebut maka dilaksanakan kegiatan penelitian tindakan sekolah melalui kegiatan pembinaan berkelanjutan dengan tujuan untuk meningkatkan kemampuan kepala sekolah dalam penyusunan program supervisi. Subyek dalam penelitian adalah 3 orang kepala sekolah di Kecamatan Silangkitang. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi serta analisis dokumentasi. Analisis data yang digunakan adalah teknik triangulasi sumber dan metode. Hasil yang diperoleh dari kondisi awal sebanyak 3 kepala sekolah dinyatakan belum mampu menyusun dengan baik atau 0% dengan nilai rata-rata 43,33, meningkat menjadi 1 kepala sekolah atau 33,33% pada siklus pertama dengan nilai rata-rata sebesar 62,50 serta 100% pada siklus kedua dengan nilai rata-rata sebesar 89,17. Kesimpulannya adalah pembinaan berkelanjutan yang dilakukan terhadap 3 orang kepala sekolah di Kecamatan Silangkitang dinyatakan berhasil meningkatkan kemampuan kepala sekolah dalam penyusunan program supervisi.","PeriodicalId":32218,"journal":{"name":"JMSP Jurnal Manajemen dan Supervisi Pendidikan","volume":"35 1","pages":""},"PeriodicalIF":0.0000,"publicationDate":"2019-04-05","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":"0","resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":null,"PeriodicalName":"JMSP Jurnal Manajemen dan Supervisi Pendidikan","FirstCategoryId":"1085","ListUrlMain":"https://doi.org/10.17977/um025v3i22019p069","RegionNum":0,"RegionCategory":null,"ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":null,"EPubDate":"","PubModel":"","JCR":"","JCRName":"","Score":null,"Total":0}
引用次数: 0
Abstract
Abstract : The low ability of principals in the preparation of supervision programs is due to ignorance and lack of information about the procedures and preparation of good and correct supervision programs. To overcome these problems, school action research activities are carried out through continuous coaching activities with the aim of increasing the ability of principals in the preparation of supervision programs. The subjects in the study were 3 principals in Silangkitang Sub-district. Data collection techniques used are observation and documentation analysis. The data analysis used is the source and method triangulation technique. The results obtained from the initial conditions as many as 3 principals were declared unable to arrange well or 0% with an average value of 43.33, increasing to 1 principal or 33.33% in the first cycle with an average value of 62.50 and 100% in the second cycle with an average value of 89.17. The conclusion is that the continuous coaching carried out on 3 principals in Silangkitang Sub-district was stated to have succeeded in increasing the ability of principals in the preparation of supervision program. Abstrak: Rendahnya kemampuan kepala sekolah dalam penyusunan program supervisi disebabkan karena ketidaktahuan dan kurangnya informasi tentang tata cara dan penyusunan program supervisi yang baik dan benar. Untuk mengatasi permasalahan tersebut maka dilaksanakan kegiatan penelitian tindakan sekolah melalui kegiatan pembinaan berkelanjutan dengan tujuan untuk meningkatkan kemampuan kepala sekolah dalam penyusunan program supervisi. Subyek dalam penelitian adalah 3 orang kepala sekolah di Kecamatan Silangkitang. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi serta analisis dokumentasi. Analisis data yang digunakan adalah teknik triangulasi sumber dan metode. Hasil yang diperoleh dari kondisi awal sebanyak 3 kepala sekolah dinyatakan belum mampu menyusun dengan baik atau 0% dengan nilai rata-rata 43,33, meningkat menjadi 1 kepala sekolah atau 33,33% pada siklus pertama dengan nilai rata-rata sebesar 62,50 serta 100% pada siklus kedua dengan nilai rata-rata sebesar 89,17. Kesimpulannya adalah pembinaan berkelanjutan yang dilakukan terhadap 3 orang kepala sekolah di Kecamatan Silangkitang dinyatakan berhasil meningkatkan kemampuan kepala sekolah dalam penyusunan program supervisi.
摘要:校长在制定监督方案方面的能力低下,主要是由于对制定好的、正确的监督方案的程序和过程不了解和缺乏相关信息。为了克服这些问题,学校通过持续的辅导活动开展行动研究活动,目的是提高校长准备监督方案的能力。研究对象为三郎基塘街道3名校长。使用的数据收集技术是观察和文件分析。数据分析采用的是来源和方法三角测量技术。在初始条件下,有3位或0%的委托人不能很好地安排,平均值为43.33;在第一个周期中,有1位或33.33%的委托人不能很好地安排,平均值为62.50;在第二个周期中,100%的委托人不能很好地安排,平均值为89.17。结论是,对Silangkitang街道的3名校长进行的持续培训成功地提高了校长准备监督方案的能力。摘要:Rendahnya kemampuan kepala sekolah dalam penyusunan节目监督disebabkan karena ketidaktahuan dan kurangnya informasi tentang tata cara dan penyusunan节目监督yang baik dan benar。Untuk mengatasi permasalahan tersebut maka dilaksanakan kegiatan penelitian tindakan sekolan melalui kegiatan pembinaan berkelanjutan dengan tujuan Untuk meningkatkan kemampuan kepala sekolah dalam penyusunan项目监督。Subyek dalam penelitian adalah 3 orang kepala sekolah di Kecamatan Silangkitang。数据来源:北京气象台,北京气象台,北京气象台。分析数据用三角法进行数值分析。Hasil yang diperoleh dari kondisi awal sebanyak 3 kepala sekolah dinyatakan belum mampu menyusun dengan baik atau 0% dengan nilai rata-rata 43,33, mengkat menjadi 1 kepala sekolah atau 33,33,33% pada siklus perama dengan nilai rata-rata sebesar 62,50, 100% pada siklus kedua dengan nilai rata-rata sebesar 89,17。3 .行政主管,行政主管,行政主管,行政主管,行政主管,行政主管