{"title":"生育年龄妇女与植入避孕的知识和态度的关系","authors":"Adelia Nopriyarti, Eliyana Eliyana","doi":"10.31004/jkt.v3i3.6559","DOIUrl":null,"url":null,"abstract":"Keluarga Berencana (KB) adalah usaha untuk mengukur jumlah dan jarak anak yang diinginkan. Agar dapat mencapai hal tersebut, maka dibuatlah beberapa cara atau alternatif untuk mencegah ataupun menunda kehamilan. Cara-cara tersebut termasuk kontrasepsi atau pencegahan kehamilan dan perencanaan keluarga. Salah satu Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP) adalah implant. Implant merupakan kontrasepsi berupa susuk karet silikon yang mengandung hormon progesteron yang jangka waktu pemakaiannya 3-5 tahun. Cara kerja implant adalah implant yang dipasang di bawah kulit akan mulai mengeluarkan progesteron Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan pengetahuan dan sikap Wanita Usia Subur (WUS) dengan penggunaan alat kontrasepsi implant di Puskesmas Rantau Panjang Kiri Kabupaten Rokan Hilir tahun 2021 Jenis penelitian ini adalah kuantitatif analitik dengan pendekatan cross sectional study. Sampel pada penelitian ini adalah WUS yang menggunakan kontrasepsi yang terdata pada bulan Agustus 2021 di Puskesmas Rantau Panjang Kiri Kabupaten Rokan Hilir sebanyak 50 orang. Alat pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan kuesioner. Analisa data yang digunakan adalah analisa univariat dan bivariat. Hasil penelitian didapatkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan dengan penggunaan implant (p value 0,000) dan terdapat hubungan yang signifikan antara sikap dengan penggunaan implant (p value 0,003). Diharapkan petugas kesehatan terutama bidan agar lebih aktif menyebarluaskan informasi melalui penyuluhan mengenai kontrasepsi implant.","PeriodicalId":380921,"journal":{"name":"Jurnal Kesehatan Tambusai","volume":"85 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0000,"publicationDate":"2022-09-07","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":"0","resultStr":"{\"title\":\"HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN SIKAP WANITA USIA SUBUR (WUS) DENGAN PENGGUNAAN ALAT KONTRASEPSI IMPLANT\",\"authors\":\"Adelia Nopriyarti, Eliyana Eliyana\",\"doi\":\"10.31004/jkt.v3i3.6559\",\"DOIUrl\":null,\"url\":null,\"abstract\":\"Keluarga Berencana (KB) adalah usaha untuk mengukur jumlah dan jarak anak yang diinginkan. Agar dapat mencapai hal tersebut, maka dibuatlah beberapa cara atau alternatif untuk mencegah ataupun menunda kehamilan. Cara-cara tersebut termasuk kontrasepsi atau pencegahan kehamilan dan perencanaan keluarga. Salah satu Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP) adalah implant. Implant merupakan kontrasepsi berupa susuk karet silikon yang mengandung hormon progesteron yang jangka waktu pemakaiannya 3-5 tahun. Cara kerja implant adalah implant yang dipasang di bawah kulit akan mulai mengeluarkan progesteron Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan pengetahuan dan sikap Wanita Usia Subur (WUS) dengan penggunaan alat kontrasepsi implant di Puskesmas Rantau Panjang Kiri Kabupaten Rokan Hilir tahun 2021 Jenis penelitian ini adalah kuantitatif analitik dengan pendekatan cross sectional study. Sampel pada penelitian ini adalah WUS yang menggunakan kontrasepsi yang terdata pada bulan Agustus 2021 di Puskesmas Rantau Panjang Kiri Kabupaten Rokan Hilir sebanyak 50 orang. Alat pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan kuesioner. Analisa data yang digunakan adalah analisa univariat dan bivariat. Hasil penelitian didapatkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan dengan penggunaan implant (p value 0,000) dan terdapat hubungan yang signifikan antara sikap dengan penggunaan implant (p value 0,003). Diharapkan petugas kesehatan terutama bidan agar lebih aktif menyebarluaskan informasi melalui penyuluhan mengenai kontrasepsi implant.\",\"PeriodicalId\":380921,\"journal\":{\"name\":\"Jurnal Kesehatan Tambusai\",\"volume\":\"85 1\",\"pages\":\"0\"},\"PeriodicalIF\":0.0000,\"publicationDate\":\"2022-09-07\",\"publicationTypes\":\"Journal Article\",\"fieldsOfStudy\":null,\"isOpenAccess\":false,\"openAccessPdf\":\"\",\"citationCount\":\"0\",\"resultStr\":null,\"platform\":\"Semanticscholar\",\"paperid\":null,\"PeriodicalName\":\"Jurnal Kesehatan Tambusai\",\"FirstCategoryId\":\"1085\",\"ListUrlMain\":\"https://doi.org/10.31004/jkt.v3i3.6559\",\"RegionNum\":0,\"RegionCategory\":null,\"ArticlePicture\":[],\"TitleCN\":null,\"AbstractTextCN\":null,\"PMCID\":null,\"EPubDate\":\"\",\"PubModel\":\"\",\"JCR\":\"\",\"JCRName\":\"\",\"Score\":null,\"Total\":0}","platform":"Semanticscholar","paperid":null,"PeriodicalName":"Jurnal Kesehatan Tambusai","FirstCategoryId":"1085","ListUrlMain":"https://doi.org/10.31004/jkt.v3i3.6559","RegionNum":0,"RegionCategory":null,"ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":null,"EPubDate":"","PubModel":"","JCR":"","JCRName":"","Score":null,"Total":0}
HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN SIKAP WANITA USIA SUBUR (WUS) DENGAN PENGGUNAAN ALAT KONTRASEPSI IMPLANT
Keluarga Berencana (KB) adalah usaha untuk mengukur jumlah dan jarak anak yang diinginkan. Agar dapat mencapai hal tersebut, maka dibuatlah beberapa cara atau alternatif untuk mencegah ataupun menunda kehamilan. Cara-cara tersebut termasuk kontrasepsi atau pencegahan kehamilan dan perencanaan keluarga. Salah satu Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP) adalah implant. Implant merupakan kontrasepsi berupa susuk karet silikon yang mengandung hormon progesteron yang jangka waktu pemakaiannya 3-5 tahun. Cara kerja implant adalah implant yang dipasang di bawah kulit akan mulai mengeluarkan progesteron Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan pengetahuan dan sikap Wanita Usia Subur (WUS) dengan penggunaan alat kontrasepsi implant di Puskesmas Rantau Panjang Kiri Kabupaten Rokan Hilir tahun 2021 Jenis penelitian ini adalah kuantitatif analitik dengan pendekatan cross sectional study. Sampel pada penelitian ini adalah WUS yang menggunakan kontrasepsi yang terdata pada bulan Agustus 2021 di Puskesmas Rantau Panjang Kiri Kabupaten Rokan Hilir sebanyak 50 orang. Alat pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan kuesioner. Analisa data yang digunakan adalah analisa univariat dan bivariat. Hasil penelitian didapatkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan dengan penggunaan implant (p value 0,000) dan terdapat hubungan yang signifikan antara sikap dengan penggunaan implant (p value 0,003). Diharapkan petugas kesehatan terutama bidan agar lebih aktif menyebarluaskan informasi melalui penyuluhan mengenai kontrasepsi implant.