Mohammad Kamil Firdaus, Budhy Setiawan, Agus Pracoyo
{"title":"偏航控制和扩展双体船的帆","authors":"Mohammad Kamil Firdaus, Budhy Setiawan, Agus Pracoyo","doi":"10.33795/elk.v9i1.337","DOIUrl":null,"url":null,"abstract":"Perahu layar sudah lama menjadi kendaraan para nelayan. Seiring kemajuan teknologi mulai digunakan energi listrik sebagai sumber energi penggerak tambahan pada perahu layar, utamanya ketika tenaga angin kurang mencukupi. Supaya lebih praktis dalam penerapannya perlu dipasang kontroler yang secara otomatis dapat membuka atau menutup layar dan menghadapkan layar ke sumber angin. Untuk menguji ide otomasi layar tersebut, dibuatkan kapal model katamaran dengan layar berbentuk segi empat sebagai pendorong utama kapal. Sistem layar digerakkan menggunakan tali dan motor DC yang dikontrol menggunakan Arduino Mega. Layar terbuka jika ada angin dan menutup ketika tidak ada angin atau sedang terjadinya badai. Sensor kecepatan angin dipasang untuk mendeteksi ada tidaknya angin, jika sensor kecepatan membaca kecepatan angin antara 1-10m/s maka dianggap ada angin. Adapun untuk menandai membuka atau menutupnya layar dipasang 2 buah sensor proximity berupa infrared. Untuk mendeteksi arah angin digunakan sensor kompas yang dipasang pada ekor windshock. Berdasarkan hasil uji coba terhadap kapal/layar didapatkan hasil bahwa Arduino dapat memerintah motor penggulung (rolling) layar dan motor penghadap(yaw) layar secara otomatis sesuai yang direncanakan. Layar dapat membuka dan menutup karena adanya sensor proximity dengan error 0 dan layar dapat menghadap ke arah angin dengan error 1.9 % meskipun error pembacaan kecepatan angin 0.9 %.","PeriodicalId":345935,"journal":{"name":"Jurnal Elektronika dan Otomasi Industri","volume":"1 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0000,"publicationDate":"2022-06-01","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":"0","resultStr":"{\"title\":\"Kontrol Yaw dan Rolling Layar pada Kapal Model Katamaran\",\"authors\":\"Mohammad Kamil Firdaus, Budhy Setiawan, Agus Pracoyo\",\"doi\":\"10.33795/elk.v9i1.337\",\"DOIUrl\":null,\"url\":null,\"abstract\":\"Perahu layar sudah lama menjadi kendaraan para nelayan. Seiring kemajuan teknologi mulai digunakan energi listrik sebagai sumber energi penggerak tambahan pada perahu layar, utamanya ketika tenaga angin kurang mencukupi. Supaya lebih praktis dalam penerapannya perlu dipasang kontroler yang secara otomatis dapat membuka atau menutup layar dan menghadapkan layar ke sumber angin. Untuk menguji ide otomasi layar tersebut, dibuatkan kapal model katamaran dengan layar berbentuk segi empat sebagai pendorong utama kapal. Sistem layar digerakkan menggunakan tali dan motor DC yang dikontrol menggunakan Arduino Mega. Layar terbuka jika ada angin dan menutup ketika tidak ada angin atau sedang terjadinya badai. Sensor kecepatan angin dipasang untuk mendeteksi ada tidaknya angin, jika sensor kecepatan membaca kecepatan angin antara 1-10m/s maka dianggap ada angin. Adapun untuk menandai membuka atau menutupnya layar dipasang 2 buah sensor proximity berupa infrared. Untuk mendeteksi arah angin digunakan sensor kompas yang dipasang pada ekor windshock. Berdasarkan hasil uji coba terhadap kapal/layar didapatkan hasil bahwa Arduino dapat memerintah motor penggulung (rolling) layar dan motor penghadap(yaw) layar secara otomatis sesuai yang direncanakan. Layar dapat membuka dan menutup karena adanya sensor proximity dengan error 0 dan layar dapat menghadap ke arah angin dengan error 1.9 % meskipun error pembacaan kecepatan angin 0.9 %.\",\"PeriodicalId\":345935,\"journal\":{\"name\":\"Jurnal Elektronika dan Otomasi Industri\",\"volume\":\"1 1\",\"pages\":\"0\"},\"PeriodicalIF\":0.0000,\"publicationDate\":\"2022-06-01\",\"publicationTypes\":\"Journal Article\",\"fieldsOfStudy\":null,\"isOpenAccess\":false,\"openAccessPdf\":\"\",\"citationCount\":\"0\",\"resultStr\":null,\"platform\":\"Semanticscholar\",\"paperid\":null,\"PeriodicalName\":\"Jurnal Elektronika dan Otomasi Industri\",\"FirstCategoryId\":\"1085\",\"ListUrlMain\":\"https://doi.org/10.33795/elk.v9i1.337\",\"RegionNum\":0,\"RegionCategory\":null,\"ArticlePicture\":[],\"TitleCN\":null,\"AbstractTextCN\":null,\"PMCID\":null,\"EPubDate\":\"\",\"PubModel\":\"\",\"JCR\":\"\",\"JCRName\":\"\",\"Score\":null,\"Total\":0}","platform":"Semanticscholar","paperid":null,"PeriodicalName":"Jurnal Elektronika dan Otomasi Industri","FirstCategoryId":"1085","ListUrlMain":"https://doi.org/10.33795/elk.v9i1.337","RegionNum":0,"RegionCategory":null,"ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":null,"EPubDate":"","PubModel":"","JCR":"","JCRName":"","Score":null,"Total":0}
Kontrol Yaw dan Rolling Layar pada Kapal Model Katamaran
Perahu layar sudah lama menjadi kendaraan para nelayan. Seiring kemajuan teknologi mulai digunakan energi listrik sebagai sumber energi penggerak tambahan pada perahu layar, utamanya ketika tenaga angin kurang mencukupi. Supaya lebih praktis dalam penerapannya perlu dipasang kontroler yang secara otomatis dapat membuka atau menutup layar dan menghadapkan layar ke sumber angin. Untuk menguji ide otomasi layar tersebut, dibuatkan kapal model katamaran dengan layar berbentuk segi empat sebagai pendorong utama kapal. Sistem layar digerakkan menggunakan tali dan motor DC yang dikontrol menggunakan Arduino Mega. Layar terbuka jika ada angin dan menutup ketika tidak ada angin atau sedang terjadinya badai. Sensor kecepatan angin dipasang untuk mendeteksi ada tidaknya angin, jika sensor kecepatan membaca kecepatan angin antara 1-10m/s maka dianggap ada angin. Adapun untuk menandai membuka atau menutupnya layar dipasang 2 buah sensor proximity berupa infrared. Untuk mendeteksi arah angin digunakan sensor kompas yang dipasang pada ekor windshock. Berdasarkan hasil uji coba terhadap kapal/layar didapatkan hasil bahwa Arduino dapat memerintah motor penggulung (rolling) layar dan motor penghadap(yaw) layar secara otomatis sesuai yang direncanakan. Layar dapat membuka dan menutup karena adanya sensor proximity dengan error 0 dan layar dapat menghadap ke arah angin dengan error 1.9 % meskipun error pembacaan kecepatan angin 0.9 %.