{"title":"水样和TTW对Singkawang市中学生表现能力的影响","authors":"Sari Sari, Nurul Husna","doi":"10.33394/mpm.v9i2.4238","DOIUrl":null,"url":null,"abstract":"Abstract: Model pembelajaran adalah kerangka kerja yang memberikan gambaran sistematis untuk melaksanakan pembelajaran agar membantu belajar siswa dalam tujuan tertentu yang ingin dicapai. Dua diantara model pembelajaran yang dapat digunakan yaitu model pembelajaran Auditory IntellectuallyRepetition (AIR) dan model pembelajaran Think Talk Write (TTW). Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan perbandingan pengaruh antara model AIR dan TTW terhadap kemampuan representasi siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kota Singkawang.Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif dengan desainquasi-eksperimental menggunakan rancangan non-equivalent posttest-only control group design. Penelitian ini dilakukan di SMP Negeri 13 Singkawang, yaitu pada siswa kelas VIII C sebagai kelas ekperimen 1 (menggunakan Model AIR) yang berjumlah 21 siswa dan VIII D yang sebagai kelas ekperimen 2 (menggunakan Model TTW) yang berjumlah 25 siswa, yang dipilih dari 4 kelas dengan purposive sampling.Instrumen yang digunakan yaitu soal kemampuan representasi matematis dan lembar onservasi aktivitas belajar siswa. Analisis data menggunakan pengujian Effect-Sizedan hipotesis komparasi dua sampel independent. Hasil dari penelitian ini adalah (1) model pembelajaran pembelajaran AIR memberikan pengaruh yang lebih baik dari pada model TTW terhadap kemampuan representasi matematis dengan besar pengaruh 0,98 (kategori besar); (2) Aktivitas belajar selama menggunakan model pembelajaran AIR lebih baik dari pada model pembelajaran TTW.","PeriodicalId":109037,"journal":{"name":"Media Pendidikan Matematika","volume":"1 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0000,"publicationDate":"2021-12-20","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":"0","resultStr":"{\"title\":\"Pengaruh model AIR dan TTW terhadap kemampuan representasi siswa SMP di Kota Singkawang\",\"authors\":\"Sari Sari, Nurul Husna\",\"doi\":\"10.33394/mpm.v9i2.4238\",\"DOIUrl\":null,\"url\":null,\"abstract\":\"Abstract: Model pembelajaran adalah kerangka kerja yang memberikan gambaran sistematis untuk melaksanakan pembelajaran agar membantu belajar siswa dalam tujuan tertentu yang ingin dicapai. Dua diantara model pembelajaran yang dapat digunakan yaitu model pembelajaran Auditory IntellectuallyRepetition (AIR) dan model pembelajaran Think Talk Write (TTW). Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan perbandingan pengaruh antara model AIR dan TTW terhadap kemampuan representasi siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kota Singkawang.Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif dengan desainquasi-eksperimental menggunakan rancangan non-equivalent posttest-only control group design. Penelitian ini dilakukan di SMP Negeri 13 Singkawang, yaitu pada siswa kelas VIII C sebagai kelas ekperimen 1 (menggunakan Model AIR) yang berjumlah 21 siswa dan VIII D yang sebagai kelas ekperimen 2 (menggunakan Model TTW) yang berjumlah 25 siswa, yang dipilih dari 4 kelas dengan purposive sampling.Instrumen yang digunakan yaitu soal kemampuan representasi matematis dan lembar onservasi aktivitas belajar siswa. Analisis data menggunakan pengujian Effect-Sizedan hipotesis komparasi dua sampel independent. Hasil dari penelitian ini adalah (1) model pembelajaran pembelajaran AIR memberikan pengaruh yang lebih baik dari pada model TTW terhadap kemampuan representasi matematis dengan besar pengaruh 0,98 (kategori besar); (2) Aktivitas belajar selama menggunakan model pembelajaran AIR lebih baik dari pada model pembelajaran TTW.\",\"PeriodicalId\":109037,\"journal\":{\"name\":\"Media Pendidikan Matematika\",\"volume\":\"1 1\",\"pages\":\"0\"},\"PeriodicalIF\":0.0000,\"publicationDate\":\"2021-12-20\",\"publicationTypes\":\"Journal Article\",\"fieldsOfStudy\":null,\"isOpenAccess\":false,\"openAccessPdf\":\"\",\"citationCount\":\"0\",\"resultStr\":null,\"platform\":\"Semanticscholar\",\"paperid\":null,\"PeriodicalName\":\"Media Pendidikan Matematika\",\"FirstCategoryId\":\"1085\",\"ListUrlMain\":\"https://doi.org/10.33394/mpm.v9i2.4238\",\"RegionNum\":0,\"RegionCategory\":null,\"ArticlePicture\":[],\"TitleCN\":null,\"AbstractTextCN\":null,\"PMCID\":null,\"EPubDate\":\"\",\"PubModel\":\"\",\"JCR\":\"\",\"JCRName\":\"\",\"Score\":null,\"Total\":0}","platform":"Semanticscholar","paperid":null,"PeriodicalName":"Media Pendidikan Matematika","FirstCategoryId":"1085","ListUrlMain":"https://doi.org/10.33394/mpm.v9i2.4238","RegionNum":0,"RegionCategory":null,"ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":null,"EPubDate":"","PubModel":"","JCR":"","JCRName":"","Score":null,"Total":0}
引用次数: 0
摘要
抽象:学习模式是一个框架,为实现学习提供系统的描述,以帮助学生在他们想要实现的特定目标。可使用的学习模式有两种,一种是听觉知识表达学习模式,另一种是思想写作学习模式。本研究旨在描述水模型与TTW对新市中学生表现能力的影响。本研究采用的研究类型为定量,采用非equivalent post -only control group设计。这项研究是在SMP Negeri 13 Singkawang进行的,在VIII C班作为试验班1(使用水模型)和VIII D作为试验班2(使用TTW模式)进行的,其中25名学生来自4个有抽样目标的班级。使用的工具是关于数学表达能力和学生学习活动的观察表。利用对两个独立样本样本的对偶假设进行数据分析。本研究的结果是(1)水学学习模式对数学表现能力产生了比TTW模型更好的影响,影响为0.98(大类别);(2)水学模型的学习活动比TTW学习模式更好。
Pengaruh model AIR dan TTW terhadap kemampuan representasi siswa SMP di Kota Singkawang
Abstract: Model pembelajaran adalah kerangka kerja yang memberikan gambaran sistematis untuk melaksanakan pembelajaran agar membantu belajar siswa dalam tujuan tertentu yang ingin dicapai. Dua diantara model pembelajaran yang dapat digunakan yaitu model pembelajaran Auditory IntellectuallyRepetition (AIR) dan model pembelajaran Think Talk Write (TTW). Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan perbandingan pengaruh antara model AIR dan TTW terhadap kemampuan representasi siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kota Singkawang.Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif dengan desainquasi-eksperimental menggunakan rancangan non-equivalent posttest-only control group design. Penelitian ini dilakukan di SMP Negeri 13 Singkawang, yaitu pada siswa kelas VIII C sebagai kelas ekperimen 1 (menggunakan Model AIR) yang berjumlah 21 siswa dan VIII D yang sebagai kelas ekperimen 2 (menggunakan Model TTW) yang berjumlah 25 siswa, yang dipilih dari 4 kelas dengan purposive sampling.Instrumen yang digunakan yaitu soal kemampuan representasi matematis dan lembar onservasi aktivitas belajar siswa. Analisis data menggunakan pengujian Effect-Sizedan hipotesis komparasi dua sampel independent. Hasil dari penelitian ini adalah (1) model pembelajaran pembelajaran AIR memberikan pengaruh yang lebih baik dari pada model TTW terhadap kemampuan representasi matematis dengan besar pengaruh 0,98 (kategori besar); (2) Aktivitas belajar selama menggunakan model pembelajaran AIR lebih baik dari pada model pembelajaran TTW.