{"title":"潜伏期宗教研究与道德的在线学习策略","authors":"Ni Putu Sinta","doi":"10.25078/sa.v2i1.3236","DOIUrl":null,"url":null,"abstract":"Kebjiakan pembelajaran Daring adalah salah satu dilematis yang dihadapi oleh peserta didik dan pendidik. Berbagai hambatan dan rintangan, tentunya membuat pembelajaran daring memiliki dampak positif dan negative. Di luar dampak tersebut, Pendidik musti beradaptasi dengan learning management system, dan menerapkan strategi pembelajaran yang tepat kepada peserta didik. Hal ini juga dialami oleh Guru Agama Hindu kelas X yang mengalami beberapa kesulitan ketika memberlakukan strategi pembelajaran yang tepat kepada siswanya. Guru kemudian menemukan strategi pembelajaran inkuiri yang dirasa membuat pembelajaran Agama Hindu dan Budi Pekerti lebih bermakna dan sesuai dengan prinsip 4c yaitu communication, collaboration, creative, dan critical thinking. Penyusunan artikel jurnal ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan studi kasus dengan teknik pengumpulan data berupa observasi dan studi dokumen. Teknik analisis data Miles dan Huberman digunakan dalam penyusunan artikel ini yaitu data reduction, data display, dan conclusion. Teori belajar konstruktivistik yang dikembangkan oleh Jean Piaget dan teori koneksionisme Thorndike digunakan sebagai pisau dan sudut pandang interaktif yang mengalir pada sub pembahasan. Penyusunan artikel ini bertujuan untuk mengetahui alasan, proses, serta implikasi dari penerapan strategi pembelajaran inkuiri pada pembelajaran Agama Hindu dan Budi Pekerti kelas X SMA Negeri 2 Denpasar.","PeriodicalId":256526,"journal":{"name":"Sang Acharya : Jurnal Profesi Guru","volume":"30 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0000,"publicationDate":"2021-05-01","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":"0","resultStr":"{\"title\":\"STRATEGI PEMBELAJARAN INKUIRI PADA PEMBELAJARAN DARING PENDIDIKAN AGAMA HINDU DAN BUDI PEKERTI\",\"authors\":\"Ni Putu Sinta\",\"doi\":\"10.25078/sa.v2i1.3236\",\"DOIUrl\":null,\"url\":null,\"abstract\":\"Kebjiakan pembelajaran Daring adalah salah satu dilematis yang dihadapi oleh peserta didik dan pendidik. Berbagai hambatan dan rintangan, tentunya membuat pembelajaran daring memiliki dampak positif dan negative. Di luar dampak tersebut, Pendidik musti beradaptasi dengan learning management system, dan menerapkan strategi pembelajaran yang tepat kepada peserta didik. Hal ini juga dialami oleh Guru Agama Hindu kelas X yang mengalami beberapa kesulitan ketika memberlakukan strategi pembelajaran yang tepat kepada siswanya. Guru kemudian menemukan strategi pembelajaran inkuiri yang dirasa membuat pembelajaran Agama Hindu dan Budi Pekerti lebih bermakna dan sesuai dengan prinsip 4c yaitu communication, collaboration, creative, dan critical thinking. Penyusunan artikel jurnal ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan studi kasus dengan teknik pengumpulan data berupa observasi dan studi dokumen. Teknik analisis data Miles dan Huberman digunakan dalam penyusunan artikel ini yaitu data reduction, data display, dan conclusion. Teori belajar konstruktivistik yang dikembangkan oleh Jean Piaget dan teori koneksionisme Thorndike digunakan sebagai pisau dan sudut pandang interaktif yang mengalir pada sub pembahasan. Penyusunan artikel ini bertujuan untuk mengetahui alasan, proses, serta implikasi dari penerapan strategi pembelajaran inkuiri pada pembelajaran Agama Hindu dan Budi Pekerti kelas X SMA Negeri 2 Denpasar.\",\"PeriodicalId\":256526,\"journal\":{\"name\":\"Sang Acharya : Jurnal Profesi Guru\",\"volume\":\"30 1\",\"pages\":\"0\"},\"PeriodicalIF\":0.0000,\"publicationDate\":\"2021-05-01\",\"publicationTypes\":\"Journal Article\",\"fieldsOfStudy\":null,\"isOpenAccess\":false,\"openAccessPdf\":\"\",\"citationCount\":\"0\",\"resultStr\":null,\"platform\":\"Semanticscholar\",\"paperid\":null,\"PeriodicalName\":\"Sang Acharya : Jurnal Profesi Guru\",\"FirstCategoryId\":\"1085\",\"ListUrlMain\":\"https://doi.org/10.25078/sa.v2i1.3236\",\"RegionNum\":0,\"RegionCategory\":null,\"ArticlePicture\":[],\"TitleCN\":null,\"AbstractTextCN\":null,\"PMCID\":null,\"EPubDate\":\"\",\"PubModel\":\"\",\"JCR\":\"\",\"JCRName\":\"\",\"Score\":null,\"Total\":0}","platform":"Semanticscholar","paperid":null,"PeriodicalName":"Sang Acharya : Jurnal Profesi Guru","FirstCategoryId":"1085","ListUrlMain":"https://doi.org/10.25078/sa.v2i1.3236","RegionNum":0,"RegionCategory":null,"ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":null,"EPubDate":"","PubModel":"","JCR":"","JCRName":"","Score":null,"Total":0}
STRATEGI PEMBELAJARAN INKUIRI PADA PEMBELAJARAN DARING PENDIDIKAN AGAMA HINDU DAN BUDI PEKERTI
Kebjiakan pembelajaran Daring adalah salah satu dilematis yang dihadapi oleh peserta didik dan pendidik. Berbagai hambatan dan rintangan, tentunya membuat pembelajaran daring memiliki dampak positif dan negative. Di luar dampak tersebut, Pendidik musti beradaptasi dengan learning management system, dan menerapkan strategi pembelajaran yang tepat kepada peserta didik. Hal ini juga dialami oleh Guru Agama Hindu kelas X yang mengalami beberapa kesulitan ketika memberlakukan strategi pembelajaran yang tepat kepada siswanya. Guru kemudian menemukan strategi pembelajaran inkuiri yang dirasa membuat pembelajaran Agama Hindu dan Budi Pekerti lebih bermakna dan sesuai dengan prinsip 4c yaitu communication, collaboration, creative, dan critical thinking. Penyusunan artikel jurnal ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan studi kasus dengan teknik pengumpulan data berupa observasi dan studi dokumen. Teknik analisis data Miles dan Huberman digunakan dalam penyusunan artikel ini yaitu data reduction, data display, dan conclusion. Teori belajar konstruktivistik yang dikembangkan oleh Jean Piaget dan teori koneksionisme Thorndike digunakan sebagai pisau dan sudut pandang interaktif yang mengalir pada sub pembahasan. Penyusunan artikel ini bertujuan untuk mengetahui alasan, proses, serta implikasi dari penerapan strategi pembelajaran inkuiri pada pembelajaran Agama Hindu dan Budi Pekerti kelas X SMA Negeri 2 Denpasar.