Rapat Piter Sony Hutauruk, Rika Surianto Zalukhu, Daniel Collyn, S. Jayanti, Sri Winda Hardiyanti Damanik
{"title":"财务管理行为在提高棉兰市中小微企业财务绩效中的中介作用","authors":"Rapat Piter Sony Hutauruk, Rika Surianto Zalukhu, Daniel Collyn, S. Jayanti, Sri Winda Hardiyanti Damanik","doi":"10.29210/020243356","DOIUrl":null,"url":null,"abstract":"Sebagian besar UMKM di Indonesia saat ini menghadapi masalah mendasar terkait praktik pengelolaan keuangan UMKM yang tidak mematuhi standar akuntansi, kurangnya keterampilan menyusun laporan keuangan, dan rendahnya literasi keuangan sehingga menghambat pengembangan dan kinerja keuangan UMKM itu sendiri. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh kemampuan menyusun laporan keuangan, literasi keuangan, dan inklusi keuangan terhadap kinerja keuangan UMKM, baik pengaruh langsung maupun pengaruh tidak langsung melalui perilaku pengelolaan keuangan. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif. Penelitian dilakukan kepada 100 orang pelaku UMKM di kota Medan. Teknik penarikan sampel menggunakan teknik simple random sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner. Data dianalisis menggunakan metode analisis jalur (path analisys). Hasil analisis menunjukkan bahwa kemampuan menyusun laporan keuangan, literasi keuangan, dan inklusi keuangan secara parsial berpengaruh positif dan signifikan terhadap perilaku pengelolaan keuangan UMKM. Kemampuan menyusun laporan keuangan dan literasi keuangan secara parsial berpengaruh positif tidak signifikan terhadap kinerja keuangan UMKM. Sementara itu, inklusi keuangan dan perilaku pengelolaan keuangan secara parsial berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja keuangan UMKM. Temuan menarik lainnya adalah perilaku pengelolaan keuangan memediasi pengaruh kemampuan menyusun laporan keuangan terhadap kinerja keuangan UMKM. Perilaku pengelolaan keuangan juga memediasi pengaruh literasi keuangan terhadap kinerja keuangan UMKM. Sementara itu, perilaku pengelolaan keuangan tidak memediasi pengaruh inklusi keuangan terhadap kinerja keuangan UMKM. Implikasi pada penelitian ini mendorong pengembangan strategi dan kebijakan yang dapat meningkatkan literasi keuangan, mengoptimalkan inklusi keuangan, dan memperbaiki perilaku pengelolaan keuangan UMKM, yang pada akhirnya akan meningkatkan kesejahteraan dan pertumbuhan berkelanjutan sektor UMKM.","PeriodicalId":510476,"journal":{"name":"JPPI (Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia)","volume":"167 ","pages":""},"PeriodicalIF":0.0000,"publicationDate":"2024-02-10","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":"0","resultStr":"{\"title\":\"Peran perilaku pengelolaan keuangan sebagai mediator dalam meningkatkan kinerja keuangan UMKM di Kota Medan\",\"authors\":\"Rapat Piter Sony Hutauruk, Rika Surianto Zalukhu, Daniel Collyn, S. Jayanti, Sri Winda Hardiyanti Damanik\",\"doi\":\"10.29210/020243356\",\"DOIUrl\":null,\"url\":null,\"abstract\":\"Sebagian besar UMKM di Indonesia saat ini menghadapi masalah mendasar terkait praktik pengelolaan keuangan UMKM yang tidak mematuhi standar akuntansi, kurangnya keterampilan menyusun laporan keuangan, dan rendahnya literasi keuangan sehingga menghambat pengembangan dan kinerja keuangan UMKM itu sendiri. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh kemampuan menyusun laporan keuangan, literasi keuangan, dan inklusi keuangan terhadap kinerja keuangan UMKM, baik pengaruh langsung maupun pengaruh tidak langsung melalui perilaku pengelolaan keuangan. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif. Penelitian dilakukan kepada 100 orang pelaku UMKM di kota Medan. Teknik penarikan sampel menggunakan teknik simple random sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner. Data dianalisis menggunakan metode analisis jalur (path analisys). Hasil analisis menunjukkan bahwa kemampuan menyusun laporan keuangan, literasi keuangan, dan inklusi keuangan secara parsial berpengaruh positif dan signifikan terhadap perilaku pengelolaan keuangan UMKM. Kemampuan menyusun laporan keuangan dan literasi keuangan secara parsial berpengaruh positif tidak signifikan terhadap kinerja keuangan UMKM. Sementara itu, inklusi keuangan dan perilaku pengelolaan keuangan secara parsial berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja keuangan UMKM. Temuan menarik lainnya adalah perilaku pengelolaan keuangan memediasi pengaruh kemampuan menyusun laporan keuangan terhadap kinerja keuangan UMKM. Perilaku pengelolaan keuangan juga memediasi pengaruh literasi keuangan terhadap kinerja keuangan UMKM. Sementara itu, perilaku pengelolaan keuangan tidak memediasi pengaruh inklusi keuangan terhadap kinerja keuangan UMKM. Implikasi pada penelitian ini mendorong pengembangan strategi dan kebijakan yang dapat meningkatkan literasi keuangan, mengoptimalkan inklusi keuangan, dan memperbaiki perilaku pengelolaan keuangan UMKM, yang pada akhirnya akan meningkatkan kesejahteraan dan pertumbuhan berkelanjutan sektor UMKM.\",\"PeriodicalId\":510476,\"journal\":{\"name\":\"JPPI (Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia)\",\"volume\":\"167 \",\"pages\":\"\"},\"PeriodicalIF\":0.0000,\"publicationDate\":\"2024-02-10\",\"publicationTypes\":\"Journal Article\",\"fieldsOfStudy\":null,\"isOpenAccess\":false,\"openAccessPdf\":\"\",\"citationCount\":\"0\",\"resultStr\":null,\"platform\":\"Semanticscholar\",\"paperid\":null,\"PeriodicalName\":\"JPPI (Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia)\",\"FirstCategoryId\":\"1085\",\"ListUrlMain\":\"https://doi.org/10.29210/020243356\",\"RegionNum\":0,\"RegionCategory\":null,\"ArticlePicture\":[],\"TitleCN\":null,\"AbstractTextCN\":null,\"PMCID\":null,\"EPubDate\":\"\",\"PubModel\":\"\",\"JCR\":\"\",\"JCRName\":\"\",\"Score\":null,\"Total\":0}","platform":"Semanticscholar","paperid":null,"PeriodicalName":"JPPI (Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia)","FirstCategoryId":"1085","ListUrlMain":"https://doi.org/10.29210/020243356","RegionNum":0,"RegionCategory":null,"ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":null,"EPubDate":"","PubModel":"","JCR":"","JCRName":"","Score":null,"Total":0}
Peran perilaku pengelolaan keuangan sebagai mediator dalam meningkatkan kinerja keuangan UMKM di Kota Medan
Sebagian besar UMKM di Indonesia saat ini menghadapi masalah mendasar terkait praktik pengelolaan keuangan UMKM yang tidak mematuhi standar akuntansi, kurangnya keterampilan menyusun laporan keuangan, dan rendahnya literasi keuangan sehingga menghambat pengembangan dan kinerja keuangan UMKM itu sendiri. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh kemampuan menyusun laporan keuangan, literasi keuangan, dan inklusi keuangan terhadap kinerja keuangan UMKM, baik pengaruh langsung maupun pengaruh tidak langsung melalui perilaku pengelolaan keuangan. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif. Penelitian dilakukan kepada 100 orang pelaku UMKM di kota Medan. Teknik penarikan sampel menggunakan teknik simple random sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner. Data dianalisis menggunakan metode analisis jalur (path analisys). Hasil analisis menunjukkan bahwa kemampuan menyusun laporan keuangan, literasi keuangan, dan inklusi keuangan secara parsial berpengaruh positif dan signifikan terhadap perilaku pengelolaan keuangan UMKM. Kemampuan menyusun laporan keuangan dan literasi keuangan secara parsial berpengaruh positif tidak signifikan terhadap kinerja keuangan UMKM. Sementara itu, inklusi keuangan dan perilaku pengelolaan keuangan secara parsial berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja keuangan UMKM. Temuan menarik lainnya adalah perilaku pengelolaan keuangan memediasi pengaruh kemampuan menyusun laporan keuangan terhadap kinerja keuangan UMKM. Perilaku pengelolaan keuangan juga memediasi pengaruh literasi keuangan terhadap kinerja keuangan UMKM. Sementara itu, perilaku pengelolaan keuangan tidak memediasi pengaruh inklusi keuangan terhadap kinerja keuangan UMKM. Implikasi pada penelitian ini mendorong pengembangan strategi dan kebijakan yang dapat meningkatkan literasi keuangan, mengoptimalkan inklusi keuangan, dan memperbaiki perilaku pengelolaan keuangan UMKM, yang pada akhirnya akan meningkatkan kesejahteraan dan pertumbuhan berkelanjutan sektor UMKM.