Penerapan Intervensi Berdasarkan Evidence Based Nursing: Breathing Exercise (PLB, Deep Breathing, Diaphragm Breathing) terhadap Sesak pada Pasien Pneumonia
{"title":"Penerapan Intervensi Berdasarkan Evidence Based Nursing: Breathing Exercise (PLB, Deep Breathing, Diaphragm Breathing) terhadap Sesak pada Pasien Pneumonia","authors":"Fransiskus Muda Tukang, S. Santoso, Wanto Paju","doi":"10.31965/jks.v2i1.1286","DOIUrl":null,"url":null,"abstract":"Pneumonia merupakan suatu penyakit yang menginfeksi bagian saluran pernapasan, dimana disertai gejala batuk dan pilek serta sesak napas, pada penderita pneumonia, jika tidak ditangani dengan maksimal mungkin bisa menyebabkan komplikasi seperti dehidrasi dan kesulitan bernapas ringan sampai berat bahkan sampai kematian. Untuk menangani masalah tersebut ada beberapa solusi yang dapat menurunkan sesak napas seperti latihan pernapasan (PLB) pursed lips breathing dan (DBE) deep \nbreathingexercise\n. Tujuan: menggambarkan asuhan keperawatan medikal bedah pada pasien pneumonia dalam pemenuhan kebutuhan oksigenasi. Metode: kombinasi studi literatur dan studi kasus. Data based yang digunakan adalah google scholar dengan kata kunci pursed lips breathing, deep breathing exercise, diaphragm breathing, pneumonia. Jumlah pasien 1 responden dalam studi kasus, dengan kriteria pasien pneumonia, kesadaran compos mentis, mengalami sesak napas ringan dan tidak mengalami komplikasi yang berat, dilakukan asuhan keperawatan dan intervensi latihan pernapasan (PLB) pursed lips breathing dan (DBE) deep breathing exercise selama 3 hari. Hasil: Terdapat 9 artikel dengan metode penelitian langsung yang didapatkan sebagai studi literatur. Dan setelah dilakukan proses asuhan keperawatan selama 3 hari pasien merasa nyaman dan tidak mengeluh sesak napas. Kesimpulan: pemberian PLB dan DBE mengurangi sesak napas pada pasien pneumonia, Perawat dapat memberikan intervensi (PLB) pursed lips breathing dan (DBE) deep breathing exercise dan juga berkolaborasi dengan dokter tentang pemberian terapi lainnya.","PeriodicalId":270312,"journal":{"name":"Jurnal Keperawatan Sumba (JKS)","volume":"102 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0000,"publicationDate":"2023-07-31","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":"0","resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":null,"PeriodicalName":"Jurnal Keperawatan Sumba (JKS)","FirstCategoryId":"1085","ListUrlMain":"https://doi.org/10.31965/jks.v2i1.1286","RegionNum":0,"RegionCategory":null,"ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":null,"EPubDate":"","PubModel":"","JCR":"","JCRName":"","Score":null,"Total":0}
引用次数: 0
Abstract
Pneumonia merupakan suatu penyakit yang menginfeksi bagian saluran pernapasan, dimana disertai gejala batuk dan pilek serta sesak napas, pada penderita pneumonia, jika tidak ditangani dengan maksimal mungkin bisa menyebabkan komplikasi seperti dehidrasi dan kesulitan bernapas ringan sampai berat bahkan sampai kematian. Untuk menangani masalah tersebut ada beberapa solusi yang dapat menurunkan sesak napas seperti latihan pernapasan (PLB) pursed lips breathing dan (DBE) deep
breathingexercise
. Tujuan: menggambarkan asuhan keperawatan medikal bedah pada pasien pneumonia dalam pemenuhan kebutuhan oksigenasi. Metode: kombinasi studi literatur dan studi kasus. Data based yang digunakan adalah google scholar dengan kata kunci pursed lips breathing, deep breathing exercise, diaphragm breathing, pneumonia. Jumlah pasien 1 responden dalam studi kasus, dengan kriteria pasien pneumonia, kesadaran compos mentis, mengalami sesak napas ringan dan tidak mengalami komplikasi yang berat, dilakukan asuhan keperawatan dan intervensi latihan pernapasan (PLB) pursed lips breathing dan (DBE) deep breathing exercise selama 3 hari. Hasil: Terdapat 9 artikel dengan metode penelitian langsung yang didapatkan sebagai studi literatur. Dan setelah dilakukan proses asuhan keperawatan selama 3 hari pasien merasa nyaman dan tidak mengeluh sesak napas. Kesimpulan: pemberian PLB dan DBE mengurangi sesak napas pada pasien pneumonia, Perawat dapat memberikan intervensi (PLB) pursed lips breathing dan (DBE) deep breathing exercise dan juga berkolaborasi dengan dokter tentang pemberian terapi lainnya.