{"title":"巴扬卡拉登巴萨医院怀孕发生率高的危险因素","authors":"Febyan Febyan, Ida Bagus Rumbawa Pemaron","doi":"10.24198/OBGYNIA/V3N1.177","DOIUrl":null,"url":null,"abstract":"Tujuan : Kejadian hipertensi dalam kehamilan dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor, yaitu; Primigravida, nulliparitas, usia ibu ( 35 tahun), dan Indeks Massa Tubuh, yang merupakan bagian dari faktor risiko terjadinya penyakit hipertensi dalam kehamilan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor risiko yang berhubungan dengan hipertensi dalam kehamilan di departemen Obstetri dan Ginekologi Rumah Sakit Bhayangkara Denpasar, Periode Oktober – Desember 2018. Metode : Penelitian ini merupakan studi observasional dengan metode potong lintang, variabel yang digunakan berupa usia maternal, graviditas, indeks massa tubuh terhadap kejadian hipertensi dalam kehamilan. Sampel penelitian ini adalah ibu hamil yang datang ke Poli Rawat Jalan Departemen Obstetri dan Ginekologi Rumah Sakit Bhayangkara, Denpasar, pada bulan Oktober – Desember 2018. Sampel didapatkan dengan teknik total sampling, sebanyak 43 orang dari 531 ibu mengalami hipertensi dalam kehamilan. Hasil : Berdasarkan hasil penelitian ini, didapatkan bahwa tidak ada hubungan antara variabel graviditas dengan kejadian hipertensi dalam kehamilan (p=0,077), selanjutnya variabel indeks massa tubuh (OR = 2,602; p = 0,005) dan variabel usia maternal (OR=2,774; p =0,004) menunjukkan bahwa ada hubungan yang signifikan dengan kejadian hipertensi dalam kehamilan. Hasil analisis multivariate menunjukan bahwa, variabel usia maternal merupakan faktor risiko paling besar (p=0,003) terjadinya hipertensi dalam kehamilan. Simpulan : Terdapat hubungan antara indeks massa tubuh, dan usia maternal dengan kejadian hipertensi dalam kehamilan, dan tidak ada hubungan yang bermakna, antara graviditas dengan kejadian hipertensi dalam kehamilan. Abstract Objective : To review some risk factors of the recurrence of hypertension in pregnancy disorder. The incidence of hypertension in pregnancy can be affected by several factors: Primigravida, nulliparitas, maternal age and increased body mass index are the risk factors for hypertension in pregnancy. Methods : This study was an observational study with cross-sectional the variable used were maternal age, gravidity and body mass index (BMI) on the incidence of hypertension in pregnancy. The samples were pregnant women who came to Clinic of Obstetrics and Gynecology Departement, Bhayangkara Hospital Denpasar during October to December 2018. Statistical test used was chi square factor exact tes. Result : The most important risk factors for hypertension in pregnancy such as, body mass index (OR 2,60 95% CI 1,36-4,95 p = 0,005) and maternal age (OR 2,74 95% CI 1,41-5,43 p =0,004) mean while gravidity (OR 1,58 95% CI 0,70-3,57 p=0,077) is not a significant risk factor. Conclusion : There is a correlation between maternal age and body mass index with hypertension in pregnancy and no correlation between gravidity with hypertension in pregnancy.","PeriodicalId":210732,"journal":{"name":"Indonesian Journal of Obstetrics & Gynecology Science","volume":"148 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0000,"publicationDate":"2020-03-29","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":"0","resultStr":"{\"title\":\"Faktor Risiko Kejadian Hipertensi dalam Kehamilan di Rumah Sakit Bhayangkara Denpasar\",\"authors\":\"Febyan Febyan, Ida Bagus Rumbawa Pemaron\",\"doi\":\"10.24198/OBGYNIA/V3N1.177\",\"DOIUrl\":null,\"url\":null,\"abstract\":\"Tujuan : Kejadian hipertensi dalam kehamilan dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor, yaitu; Primigravida, nulliparitas, usia ibu ( 35 tahun), dan Indeks Massa Tubuh, yang merupakan bagian dari faktor risiko terjadinya penyakit hipertensi dalam kehamilan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor risiko yang berhubungan dengan hipertensi dalam kehamilan di departemen Obstetri dan Ginekologi Rumah Sakit Bhayangkara Denpasar, Periode Oktober – Desember 2018. Metode : Penelitian ini merupakan studi observasional dengan metode potong lintang, variabel yang digunakan berupa usia maternal, graviditas, indeks massa tubuh terhadap kejadian hipertensi dalam kehamilan. Sampel penelitian ini adalah ibu hamil yang datang ke Poli Rawat Jalan Departemen Obstetri dan Ginekologi Rumah Sakit Bhayangkara, Denpasar, pada bulan Oktober – Desember 2018. Sampel didapatkan dengan teknik total sampling, sebanyak 43 orang dari 531 ibu mengalami hipertensi dalam kehamilan. Hasil : Berdasarkan hasil penelitian ini, didapatkan bahwa tidak ada hubungan antara variabel graviditas dengan kejadian hipertensi dalam kehamilan (p=0,077), selanjutnya variabel indeks massa tubuh (OR = 2,602; p = 0,005) dan variabel usia maternal (OR=2,774; p =0,004) menunjukkan bahwa ada hubungan yang signifikan dengan kejadian hipertensi dalam kehamilan. Hasil analisis multivariate menunjukan bahwa, variabel usia maternal merupakan faktor risiko paling besar (p=0,003) terjadinya hipertensi dalam kehamilan. Simpulan : Terdapat hubungan antara indeks massa tubuh, dan usia maternal dengan kejadian hipertensi dalam kehamilan, dan tidak ada hubungan yang bermakna, antara graviditas dengan kejadian hipertensi dalam kehamilan. Abstract Objective : To review some risk factors of the recurrence of hypertension in pregnancy disorder. The incidence of hypertension in pregnancy can be affected by several factors: Primigravida, nulliparitas, maternal age and increased body mass index are the risk factors for hypertension in pregnancy. Methods : This study was an observational study with cross-sectional the variable used were maternal age, gravidity and body mass index (BMI) on the incidence of hypertension in pregnancy. The samples were pregnant women who came to Clinic of Obstetrics and Gynecology Departement, Bhayangkara Hospital Denpasar during October to December 2018. Statistical test used was chi square factor exact tes. Result : The most important risk factors for hypertension in pregnancy such as, body mass index (OR 2,60 95% CI 1,36-4,95 p = 0,005) and maternal age (OR 2,74 95% CI 1,41-5,43 p =0,004) mean while gravidity (OR 1,58 95% CI 0,70-3,57 p=0,077) is not a significant risk factor. Conclusion : There is a correlation between maternal age and body mass index with hypertension in pregnancy and no correlation between gravidity with hypertension in pregnancy.\",\"PeriodicalId\":210732,\"journal\":{\"name\":\"Indonesian Journal of Obstetrics & Gynecology Science\",\"volume\":\"148 1\",\"pages\":\"0\"},\"PeriodicalIF\":0.0000,\"publicationDate\":\"2020-03-29\",\"publicationTypes\":\"Journal Article\",\"fieldsOfStudy\":null,\"isOpenAccess\":false,\"openAccessPdf\":\"\",\"citationCount\":\"0\",\"resultStr\":null,\"platform\":\"Semanticscholar\",\"paperid\":null,\"PeriodicalName\":\"Indonesian Journal of Obstetrics & Gynecology Science\",\"FirstCategoryId\":\"1085\",\"ListUrlMain\":\"https://doi.org/10.24198/OBGYNIA/V3N1.177\",\"RegionNum\":0,\"RegionCategory\":null,\"ArticlePicture\":[],\"TitleCN\":null,\"AbstractTextCN\":null,\"PMCID\":null,\"EPubDate\":\"\",\"PubModel\":\"\",\"JCR\":\"\",\"JCRName\":\"\",\"Score\":null,\"Total\":0}","platform":"Semanticscholar","paperid":null,"PeriodicalName":"Indonesian Journal of Obstetrics & Gynecology Science","FirstCategoryId":"1085","ListUrlMain":"https://doi.org/10.24198/OBGYNIA/V3N1.177","RegionNum":0,"RegionCategory":null,"ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":null,"EPubDate":"","PubModel":"","JCR":"","JCRName":"","Score":null,"Total":0}
Faktor Risiko Kejadian Hipertensi dalam Kehamilan di Rumah Sakit Bhayangkara Denpasar
Tujuan : Kejadian hipertensi dalam kehamilan dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor, yaitu; Primigravida, nulliparitas, usia ibu ( 35 tahun), dan Indeks Massa Tubuh, yang merupakan bagian dari faktor risiko terjadinya penyakit hipertensi dalam kehamilan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor risiko yang berhubungan dengan hipertensi dalam kehamilan di departemen Obstetri dan Ginekologi Rumah Sakit Bhayangkara Denpasar, Periode Oktober – Desember 2018. Metode : Penelitian ini merupakan studi observasional dengan metode potong lintang, variabel yang digunakan berupa usia maternal, graviditas, indeks massa tubuh terhadap kejadian hipertensi dalam kehamilan. Sampel penelitian ini adalah ibu hamil yang datang ke Poli Rawat Jalan Departemen Obstetri dan Ginekologi Rumah Sakit Bhayangkara, Denpasar, pada bulan Oktober – Desember 2018. Sampel didapatkan dengan teknik total sampling, sebanyak 43 orang dari 531 ibu mengalami hipertensi dalam kehamilan. Hasil : Berdasarkan hasil penelitian ini, didapatkan bahwa tidak ada hubungan antara variabel graviditas dengan kejadian hipertensi dalam kehamilan (p=0,077), selanjutnya variabel indeks massa tubuh (OR = 2,602; p = 0,005) dan variabel usia maternal (OR=2,774; p =0,004) menunjukkan bahwa ada hubungan yang signifikan dengan kejadian hipertensi dalam kehamilan. Hasil analisis multivariate menunjukan bahwa, variabel usia maternal merupakan faktor risiko paling besar (p=0,003) terjadinya hipertensi dalam kehamilan. Simpulan : Terdapat hubungan antara indeks massa tubuh, dan usia maternal dengan kejadian hipertensi dalam kehamilan, dan tidak ada hubungan yang bermakna, antara graviditas dengan kejadian hipertensi dalam kehamilan. Abstract Objective : To review some risk factors of the recurrence of hypertension in pregnancy disorder. The incidence of hypertension in pregnancy can be affected by several factors: Primigravida, nulliparitas, maternal age and increased body mass index are the risk factors for hypertension in pregnancy. Methods : This study was an observational study with cross-sectional the variable used were maternal age, gravidity and body mass index (BMI) on the incidence of hypertension in pregnancy. The samples were pregnant women who came to Clinic of Obstetrics and Gynecology Departement, Bhayangkara Hospital Denpasar during October to December 2018. Statistical test used was chi square factor exact tes. Result : The most important risk factors for hypertension in pregnancy such as, body mass index (OR 2,60 95% CI 1,36-4,95 p = 0,005) and maternal age (OR 2,74 95% CI 1,41-5,43 p =0,004) mean while gravidity (OR 1,58 95% CI 0,70-3,57 p=0,077) is not a significant risk factor. Conclusion : There is a correlation between maternal age and body mass index with hypertension in pregnancy and no correlation between gravidity with hypertension in pregnancy.