Dashboard merupakan suatu bentuk laporan yang menarik dan mudah dipahami yang di dalamnya terdapat informasi penting yang dapat disampaikan kepada pemangku kepentingan serta dapat digunakan oleh manajemen untuk mengambil sebuah keputusan. Informasi pada dashboard merupakan infomasi ringkasan yang sudah diolah sedemikian rupa dari suatu sistem. Dengan adanya industri 4.0, teknologi informasi berkembang sangat cepat, canggih dan serba digital, namun saat ini rekaman suhu dan kelembaban di laboratorium masih ditulis tangan secara manual dan belum menerapkan dashboard. Maka dari itu perlu diterapkan dashboard suhu dan kelembaban di laboratorium menggunakan Google Spreadsheet sebagai media input data dan Google Data Studio sebagai pengolah data agar menjadi dashboard yang sesuai dengan kebutuhan. Metode penelitian menggunakan observasi, wawancara, perancangan konsep dan implementasi sistem di laboratorium. Dengan dashboard suhu dan kelembaban petugas laboratorium dapat memperoleh informasi secara cepat dan tepat untuk mengambil sebuah tindakan atau sebuah keputusan secara efektif dan efisien mengenai kondisi suhu dan kelembaban di laboratorium secara online. Kata Kunci: Dashboard, Google Data Studio, Google Spreadsheet, Informasi, Laboratorium.
{"title":"PEMANFAATAN GOOGLE SPREADSHEET DAN GOOGLE DATA STUDIO SEBAGAI DASHBOARD SUHU DAN KELEMBABAN DI LABORATORIUM","authors":"Heri Purnadi","doi":"10.55101/ppsdk.v1i1.639","DOIUrl":"https://doi.org/10.55101/ppsdk.v1i1.639","url":null,"abstract":"Dashboard merupakan suatu bentuk laporan yang menarik dan mudah dipahami yang di dalamnya terdapat informasi penting yang dapat disampaikan kepada pemangku kepentingan serta dapat digunakan oleh manajemen untuk mengambil sebuah keputusan. Informasi pada dashboard merupakan infomasi ringkasan yang sudah diolah sedemikian rupa dari suatu sistem. Dengan adanya industri 4.0, teknologi informasi berkembang sangat cepat, canggih dan serba digital, namun saat ini rekaman suhu dan kelembaban di laboratorium masih ditulis tangan secara manual dan belum menerapkan dashboard. Maka dari itu perlu diterapkan dashboard suhu dan kelembaban di laboratorium menggunakan Google Spreadsheet sebagai media input data dan Google Data Studio sebagai pengolah data agar menjadi dashboard yang sesuai dengan kebutuhan. Metode penelitian menggunakan observasi, wawancara, perancangan konsep dan implementasi sistem di laboratorium. Dengan dashboard suhu dan kelembaban petugas laboratorium dapat memperoleh informasi secara cepat dan tepat untuk mengambil sebuah tindakan atau sebuah keputusan secara efektif dan efisien mengenai kondisi suhu dan kelembaban di laboratorium secara online. \u0000Kata Kunci: Dashboard, Google Data Studio, Google Spreadsheet, Informasi, Laboratorium.","PeriodicalId":148919,"journal":{"name":"Insan Metrologi PPSDK","volume":"421 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2021-12-31","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"126710945","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Setiap Unit Metrologi Legal diwajibkan melakukan jaminan kesesuaian hasil pengukuran yang merupakan bagian dari pengelolaan Standar Ukuran yang diamanatkan dalam Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 52 tahun 2019 tentang Standar Ukuran Metrologi Legal. Unit Metrologi Legal melakukan jaminan hasil pengukuran melalui pengecekan antara, interkomparasi dan replika pengujian. Control chart sebagai output dari pengecekan antara dan replika pengujian diharapkan selalui dalam rentang batas yang telah ditetapkan. Akan tetapi apabila control chart yang dihasilkan keluar dari rentang batas, Unit Metrologi Legal harus melakukan analisa penyebab dan tindaklanjut untuk mengatasinya. Peraturan Menteri tersebut belum mengatur tentang tata cara evaluasi control chart, oleh karena itu artikel ini diharapkan dapat memberikan gambaran bagi Unit Metrologi Legal dalam melakukan evaluasi control chart yang dihasilkan dalam pengecekan antara dan replika pengujian, termasuk melakukan analisa penyebabnya dan tindaklanjut yang dapat diambil sehingga permasalahan yang muncul teratasi dan tidak terulang kembali.
{"title":"ANALISIS CONTROL CHART DALAM PROGRAM JAMINAN KESESUAIAN HASIL PENGUKURAN","authors":"Arif Nurjaya","doi":"10.55101/ppsdk.v1i1.575","DOIUrl":"https://doi.org/10.55101/ppsdk.v1i1.575","url":null,"abstract":"Setiap Unit Metrologi Legal diwajibkan melakukan jaminan kesesuaian hasil pengukuran yang merupakan bagian dari pengelolaan Standar Ukuran yang diamanatkan dalam Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 52 tahun 2019 tentang Standar Ukuran Metrologi Legal. Unit Metrologi Legal melakukan jaminan hasil pengukuran melalui pengecekan antara, interkomparasi dan replika pengujian. Control chart sebagai output dari pengecekan antara dan replika pengujian diharapkan selalui dalam rentang batas yang telah ditetapkan. Akan tetapi apabila control chart yang dihasilkan keluar dari rentang batas, Unit Metrologi Legal harus melakukan analisa penyebab dan tindaklanjut untuk mengatasinya. Peraturan Menteri tersebut belum mengatur tentang tata cara evaluasi control chart, oleh karena itu artikel ini diharapkan dapat memberikan gambaran bagi Unit Metrologi Legal dalam melakukan evaluasi control chart yang dihasilkan dalam pengecekan antara dan replika pengujian, termasuk melakukan analisa penyebabnya dan tindaklanjut yang dapat diambil sehingga permasalahan yang muncul teratasi dan tidak terulang kembali. \u0000","PeriodicalId":148919,"journal":{"name":"Insan Metrologi PPSDK","volume":"95 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2021-12-27","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"124631952","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Dalam metrologi legal, laboratorium memegang fungsi yang sangat vital. Laboratorium harus dikelola dengan baik karena sangat berhubungan dengan hasil kalibrasi yang dilakukan. Pelaksanaan verifikasi, kalibrasi, atau pengujian memerlukan tempat atau lingkungan yang dipersyaratkan pada kondisi tertentu. Begitu juga dengan standar ukuran dan peralatan lainnya, memerlukan tempat penyimpanan dan pengelolaan dengan kondisi dan cara tertentu. Dokumentasi dan rekaman data dari kondisi laboratorium merupakan hal penting yang harus dikelola dengan baik untuk menjaga mutu hasil kalibrasi maupun pemeliharaan standar. Alat ukur LUTRON HT-3015 merupakan alat ukur yang dapat mengukur suhu dan kelembaban udara sekaligus pada satu alat. Alat ini juga dapat berfungsi sebagai perekam data (data logger) sehingga dapat digunakan untuk membuat rekaman data suhu dan kelembaban udara harian pada suatu laboratorium. Akan tetapi alat ini tidak dilengkap dengan perangkat lunak akuisisi data sehingga perlu dirancang suatu perangkat lunak untuk mengambil data yang tersimpan pada data logger LUTRON HT-3015.
{"title":"PERANCANGAN PERANGKAT LUNAK AKUISISI DATA SUHU DAN KELEMBABAN UDARA PADA ALAT UKUR LUTRON HT-3015","authors":"Agus Dani Yudianto","doi":"10.55101/ppsdk.v1i1.636","DOIUrl":"https://doi.org/10.55101/ppsdk.v1i1.636","url":null,"abstract":"Dalam metrologi legal, laboratorium memegang fungsi yang sangat vital. Laboratorium harus dikelola dengan baik karena sangat berhubungan dengan hasil kalibrasi yang dilakukan. Pelaksanaan verifikasi, kalibrasi, atau pengujian memerlukan tempat atau lingkungan yang dipersyaratkan pada kondisi tertentu. Begitu juga dengan standar ukuran dan peralatan lainnya, memerlukan tempat penyimpanan dan pengelolaan dengan kondisi dan cara tertentu. Dokumentasi dan rekaman data dari kondisi laboratorium merupakan hal penting yang harus dikelola dengan baik untuk menjaga mutu hasil kalibrasi maupun pemeliharaan standar. Alat ukur LUTRON HT-3015 merupakan alat ukur yang dapat mengukur suhu dan kelembaban udara sekaligus pada satu alat. Alat ini juga dapat berfungsi sebagai perekam data (data logger) sehingga dapat digunakan untuk membuat rekaman data suhu dan kelembaban udara harian pada suatu laboratorium. Akan tetapi alat ini tidak dilengkap dengan perangkat lunak akuisisi data sehingga perlu dirancang suatu perangkat lunak untuk mengambil data yang tersimpan pada data logger LUTRON HT-3015.","PeriodicalId":148919,"journal":{"name":"Insan Metrologi PPSDK","volume":"49 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2021-12-23","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"124774100","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Dalam rangka mendukung proses pembelajaran pada pelatihan fungsional penera, pengembangan media pembelajaran diperlukan sebagai alternatif untuk praktikum. Banyak peserta pelatihan fungsional penera yang belum memiliki Unit Metrologi Legal (UML) sehingga kurang memiliki akses untuk melakukan latihan pada timbangan yang sesungguhnya setelah mengikuti pelatihan fungsional. Hal ini menjadi kendala karena peserta pelatihan diharuskan untuk mengikuti ujian kompetensi setelah lulus dari pelatihan fungsional. Adanya media pembelajaran edukasi ini diharapkan dapat meningkatkan kemampuan untuk melakukan peneraan timbangan bukan otomatis elektronik dalam persiapan menghadapi ujian kompetensi. Metodologi yang digunakan dalam penelitian ini mengacu pada referensi Luther dengan Multimedia Development Life Cycle (MDLC). Aplikasi yang digunakan untuk membuat media pembelajaran ini adalah construct 2. Penerapan media pembelajaran ini diharapkan dapat memfasilitasi peserta pelatihan setelah mengikuti pelatihan fungsional penera. Peserta pelatihan yang tidak memiliki akses alat praktikum di tempat asal peserta pelatihan tetap dapat berlatih kembali untuk menghadapi ujian kompetensi. Untuk penelitian lebih lanjut, media pembelajaran ini diharapkan dapat dikembangkan lagi dalam hal animasi, desain, fitur, serta peningkatan dari 2 Dimensi menjadi 3 Dimensi agar peserta pelatihan mendapatkan simulasi praktikum yang lebih baik. Metodologi yang digunakan dalam penelitian ini mengacu pada referensi Luther dengan Multimedia Development Life Cycle (MDLC). Aplikasi yang digunakan untuk membuat media pembelajaran ini adalah construct 2. Penerapan media pembelajaran ini diharapkan dapat memfasilitasi peserta pelatihan setelah mengikuti pelatihan fungsional penera. Peserta pelatihan yang tidak memiliki akses alat praktikum di tempat asal peserta pelatihan tetap dapat berlatih kembali untuk menghadapi ujian kompetensi. Untuk penelitian lebih lanjut, media pembelajaran ini diharapkan dapat dikembangkan lagi dalam hal animasi, desain, fitur, serta peningkatan dari 2 Dimensi menjadi 3 Dimensi agar peserta pelatihan mendapatkan simulasi praktikum yang lebih baik.
{"title":"PERANCANGAN GAME TIMBANGAN BUKAN OTOMATIS ELEKTRONIK INTERVAL TUNGGAL SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN","authors":"Rifyan Nasution","doi":"10.55101/ppsdk.v1i1.549","DOIUrl":"https://doi.org/10.55101/ppsdk.v1i1.549","url":null,"abstract":"Dalam rangka mendukung proses pembelajaran pada pelatihan fungsional penera, pengembangan media pembelajaran diperlukan sebagai alternatif untuk praktikum. Banyak peserta pelatihan fungsional penera yang belum memiliki Unit Metrologi Legal (UML) sehingga kurang memiliki akses untuk melakukan latihan pada timbangan yang sesungguhnya setelah mengikuti pelatihan fungsional. Hal ini menjadi kendala karena peserta pelatihan diharuskan untuk mengikuti ujian kompetensi setelah lulus dari pelatihan fungsional. Adanya media pembelajaran edukasi ini diharapkan dapat meningkatkan kemampuan untuk melakukan peneraan timbangan bukan otomatis elektronik dalam persiapan menghadapi ujian kompetensi. Metodologi yang digunakan dalam penelitian ini mengacu pada referensi Luther dengan Multimedia Development Life Cycle (MDLC). Aplikasi yang digunakan untuk membuat media pembelajaran ini adalah construct 2. Penerapan media pembelajaran ini diharapkan dapat memfasilitasi peserta pelatihan setelah mengikuti pelatihan fungsional penera. Peserta pelatihan yang tidak memiliki akses alat praktikum di tempat asal peserta pelatihan tetap dapat berlatih kembali untuk menghadapi ujian kompetensi. Untuk penelitian lebih lanjut, media pembelajaran ini diharapkan dapat dikembangkan lagi dalam hal animasi, desain, fitur, serta peningkatan dari 2 Dimensi menjadi 3 Dimensi agar peserta pelatihan mendapatkan simulasi praktikum yang lebih baik. Metodologi yang digunakan dalam penelitian ini mengacu pada referensi Luther dengan Multimedia Development Life Cycle (MDLC). Aplikasi yang digunakan untuk membuat media pembelajaran ini adalah construct 2. Penerapan media pembelajaran ini diharapkan dapat memfasilitasi peserta pelatihan setelah mengikuti pelatihan fungsional penera. Peserta pelatihan yang tidak memiliki akses alat praktikum di tempat asal peserta pelatihan tetap dapat berlatih kembali untuk menghadapi ujian kompetensi. Untuk penelitian lebih lanjut, media pembelajaran ini diharapkan dapat dikembangkan lagi dalam hal animasi, desain, fitur, serta peningkatan dari 2 Dimensi menjadi 3 Dimensi agar peserta pelatihan mendapatkan simulasi praktikum yang lebih baik. \u0000 \u0000 \u0000 \u0000 \u0000 \u0000 \u0000 \u0000","PeriodicalId":148919,"journal":{"name":"Insan Metrologi PPSDK","volume":"7 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2021-12-23","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"125711362","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Pompa ukur bahan bakar minyak (PUBBM) merupakan salah satu alat ukur wajib tera dan tera ulang, Tera dan tera ulang dilakukan dengan jangka waktu 1 tahun. Untuk melindungi penggunaan pompa ukur BBM dari kecurangan, maka bagian-bagian pompa ukur yang berhubungan langsung dengan pengukuran dilindungi dengan menggunakan segel. Dalam penggunaan pompa ukur BBM di lapangan (SPBU) sering kali ditemui berbagai kecurangan, dengan cara mengurangi takaran (volume) yang dikeluarkan oleh pompa ukur BBM. Untuk mengatasi kecurangan pompa ukur BBM di lapangan, selama ini dilakukan pengawasan pompa ukur BBM. Dalam penelitian ini, akan diajukan metode alternatif pengawasan pompa ukur BBM dengan melakukan monitoring terhadap sinyal pulser pompa ukur BBM. Pada penelitian ini telah berhasil dibuat monitoring pulser dispenser pada debit 1 - 3 liter/menit dan aplikasi android pembaca pulsa. Kemudian, pada proses monitoring pulser telah berhasil ditransmisikan pulsa dari dispenser ke perangkat android, kemudian mengkonversinya menjadi volume.
{"title":"MONITORING PULSER POMPA UKUR BAHAN BAKAR MINYAK BERBASIS ANDROID SEBAGAI METODE ALTERNATIF PENGAWASAN KEMETROLOGIAN","authors":"Irwan Setiawan","doi":"10.55101/ppsdk.v1i1.540","DOIUrl":"https://doi.org/10.55101/ppsdk.v1i1.540","url":null,"abstract":"\u0000Pompa ukur bahan bakar minyak (PUBBM) merupakan salah satu alat ukur wajib tera dan tera ulang, Tera dan tera ulang dilakukan dengan jangka waktu 1 tahun. Untuk melindungi penggunaan pompa ukur BBM dari kecurangan, maka bagian-bagian pompa ukur yang berhubungan langsung dengan pengukuran dilindungi dengan menggunakan segel. Dalam penggunaan pompa ukur BBM di lapangan (SPBU) sering kali ditemui berbagai kecurangan, dengan cara mengurangi takaran (volume) yang dikeluarkan oleh pompa ukur BBM. Untuk mengatasi kecurangan pompa ukur BBM di lapangan, selama ini dilakukan pengawasan pompa ukur BBM. Dalam penelitian ini, akan diajukan metode alternatif pengawasan pompa ukur BBM dengan melakukan monitoring terhadap sinyal pulser pompa ukur BBM. Pada penelitian ini telah berhasil dibuat monitoring pulser dispenser pada debit 1 - 3 liter/menit dan aplikasi android pembaca pulsa. Kemudian, pada proses monitoring pulser telah berhasil ditransmisikan pulsa dari dispenser ke perangkat android, kemudian mengkonversinya menjadi volume. \u0000 \u0000","PeriodicalId":148919,"journal":{"name":"Insan Metrologi PPSDK","volume":"22 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2021-12-23","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"124089324","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}