Pub Date : 2024-02-17DOI: 10.62603/konteks.v1i6.116
I. Made, Kusuma Wiranata, Nengah Sinarta
Berdasarkan tinjauan lapangan yang dilakukan pada pembangunan jalan tol ruas Binjai – Brandan, terdapat longsoran yang terjadi sepanjang STA 47+525 s/d STA 47+700. Hal ini terjadi karena tanah dasar (subgrade) ini merupakan tanah lempung lunak yang terlihat dari data borehole BH-2 dengan kadar air yang tinggi sebesar 136.94%, dengan Index Plastis 12.65% dan Nilai Indeks Pemampatan (Cc) sebesar 1.362 dan Indeks Pengembangan (Cs) sebesar 0.157. Peneliti mencoba untuk mencari alternatif metode perbaikan tanah dasarnya. Metode yang dilakukan untuk stabilitasi tanah lunak pada kasus ini yaitu dengan penggunaan Prefabricated Vertical Drain (PVD). Analisis dilakukan dengan pemodelan numerik aplikasi Plaxis. Hasil dari analisis menunjukkan bahwa metode Prefabricated Vertical Drain (PVD) cukup baik dalam meningkatkan daya dukung tanah. Metode Prefabricated Vertical Drain (PVD) memiliki nilai angka aman (safety factor) di akhir masa konstruksi sebesar 1.409 dan masa operasional dengan penambahan beban 15 kPa selama 30 hari, nilai angka aman menjadi sebesar 1.341 dengan masa konsolidasi selama 89 hari.
{"title":"ANALISIS KONSOLIDASI DAN NILAI ANGKA AMAN PADA USAHA STABILISASI TANAH LEMPUNG LUNAK DENGAN PREFABRICATED VERTICAL DRAIN (PVD)","authors":"I. Made, Kusuma Wiranata, Nengah Sinarta","doi":"10.62603/konteks.v1i6.116","DOIUrl":"https://doi.org/10.62603/konteks.v1i6.116","url":null,"abstract":"Berdasarkan tinjauan lapangan yang dilakukan pada pembangunan jalan tol ruas Binjai – Brandan, \u0000terdapat longsoran yang terjadi sepanjang STA 47+525 s/d STA 47+700. Hal ini terjadi karena tanah \u0000dasar (subgrade) ini merupakan tanah lempung lunak yang terlihat dari data borehole BH-2 dengan \u0000kadar air yang tinggi sebesar 136.94%, dengan Index Plastis 12.65% dan Nilai Indeks Pemampatan (Cc) \u0000sebesar 1.362 dan Indeks Pengembangan (Cs) sebesar 0.157. Peneliti mencoba untuk mencari alternatif \u0000metode perbaikan tanah dasarnya. Metode yang dilakukan untuk stabilitasi tanah lunak pada kasus ini \u0000yaitu dengan penggunaan Prefabricated Vertical Drain (PVD). Analisis dilakukan dengan pemodelan \u0000numerik aplikasi Plaxis. Hasil dari analisis menunjukkan bahwa metode Prefabricated Vertical Drain \u0000(PVD) cukup baik dalam meningkatkan daya dukung tanah. Metode Prefabricated Vertical Drain \u0000(PVD) memiliki nilai angka aman (safety factor) di akhir masa konstruksi sebesar 1.409 dan masa \u0000operasional dengan penambahan beban 15 kPa selama 30 hari, nilai angka aman menjadi sebesar 1.341 \u0000dengan masa konsolidasi selama 89 hari.","PeriodicalId":518711,"journal":{"name":"Konferensi Nasional Teknik Sipil (KoNTekS)","volume":"142 2","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2024-02-17","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"140527690","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Pub Date : 2024-02-17DOI: 10.62603/konteks.v1i6.110
Laura Elvirandra
Jalan merupakan prasarana yang penting untuk menunjang kehidupan berbangsa dan bernegara, karena dapat digunakan untuk mobilisasi bagi kemakmuran rakyat, memperlancar pembangunan suatu daerah, serta meningkatkan daya guna dan kegunaan distribusi barang untuk menunjang kehidupan masyarakat. ekonomi. Hingga tahun 2020, menurut Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), diperkirakan 20 juta hektar atau 10% dari total luas daratan Indonesia merupakan tanah lunak. Sebagian besar tanah di Kabupaten Demak akan menjadi keras dan retak pada musim kemarau, namun sangat rapat dan volumenya membesar pada musim hujan. Jenis tanah ini juga menjadi salah satu penyebab seringnya terjadi penurunan muka tanah di Demak (Perbup Demak No. 12 Tahun 2016). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui daya dukung tanah dan penurunan tanah lunak jika menggunakan tiang pancang bambu dan tanpa menggunakan tiang pancang bambu pada pembangunan jalan di Demak. Untuk variasi digunakan jarak tiang bambu d dan 3d. Dari hasil pengujian didapatkan peningkatan daya dukung tanah batas hingga 2,2 dibandingkan tanpa pondasi bambu dan penurunan tanah pada tanah lunak di Demak semakin kecil, serta diperoleh SF sebesar 2,1.
道路是支持民族和国家生活的重要基础设施,因为道路可用于动员人民实现繁荣、促进地区发展、提高商品流通的可用性和实用性以支持经济生活。根据公共工程和公共住房部(PUPR)的数据,到 2020 年,估计有 2,000 万公顷(占印尼土地总面积的 10%)的土地为软土。德马克区的大部分土壤在旱季会变得坚硬开裂,但在雨季会变得非常致密,体积也会扩大。这种类型的土壤也是德马克经常出现土地沉降的原因之一(德马克县县长条例 2016 年第 12 号)。本研究旨在确定德马克道路建设中使用竹桩和不使用竹桩时的土壤承载力和软土沉降。试验采用了 d 和 3d 竹桩间距。试验结果表明,与不使用竹地基相比,边界土壤的承载力提高了 2.2,德马克软土的土壤沉降也变小了,SF 值为 2.1。
{"title":"PENGARUH PENGGUNAAN TIANG BAMBU ADA KONSTRUKSI JALAN DENGAN TANAH LUNAK DI DEMAK","authors":"Laura Elvirandra","doi":"10.62603/konteks.v1i6.110","DOIUrl":"https://doi.org/10.62603/konteks.v1i6.110","url":null,"abstract":"Jalan merupakan prasarana yang penting untuk menunjang kehidupan berbangsa dan bernegara, karena \u0000dapat digunakan untuk mobilisasi bagi kemakmuran rakyat, memperlancar pembangunan suatu daerah, \u0000serta meningkatkan daya guna dan kegunaan distribusi barang untuk menunjang kehidupan masyarakat. \u0000ekonomi. Hingga tahun 2020, menurut Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), \u0000diperkirakan 20 juta hektar atau 10% dari total luas daratan Indonesia merupakan tanah lunak. Sebagian \u0000besar tanah di Kabupaten Demak akan menjadi keras dan retak pada musim kemarau, namun sangat \u0000rapat dan volumenya membesar pada musim hujan. Jenis tanah ini juga menjadi salah satu penyebab \u0000seringnya terjadi penurunan muka tanah di Demak (Perbup Demak No. 12 Tahun 2016). Tujuan dari \u0000penelitian ini adalah untuk mengetahui daya dukung tanah dan penurunan tanah lunak jika \u0000menggunakan tiang pancang bambu dan tanpa menggunakan tiang pancang bambu pada pembangunan \u0000jalan di Demak. Untuk variasi digunakan jarak tiang bambu d dan 3d. Dari hasil pengujian didapatkan \u0000peningkatan daya dukung tanah batas hingga 2,2 dibandingkan tanpa pondasi bambu dan penurunan \u0000tanah pada tanah lunak di Demak semakin kecil, serta diperoleh SF sebesar 2,1.","PeriodicalId":518711,"journal":{"name":"Konferensi Nasional Teknik Sipil (KoNTekS)","volume":"86 ","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2024-02-17","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"140527692","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Pub Date : 2024-02-17DOI: 10.62603/konteks.v1i6.108
Hendra Setiawan, Martini
Pada 28 September 2018 pukul 17.02 WIB gempa mengguncang kota Palu, Sigi dan Donggala. Dengan kekuatan 7,4 SR Magnitude dengan kedalaman 10 km, gempa tersebut mengakibatkan terjadinya tsunami, tanah bergerak dan likuefaksi. Likuefaksi terjadi di wilayah tertentu dengan luasan yang berbeda-beda, wilayah dengan dampak terbesar akibat likuefaksi terjadi di kelurahan Petobo, Balaroa, Sibalaya dan desa Jono Oge. Fenomena likuefaksi pada suatu daerah bisa dianalisis potensinya serta dapat dilakukan mitigasi untuk meminimalisir dampak dari likuefaksi tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik sifat fisik tanah pada sampel pasir Desa Jono Oge Kec. Sigi Biromaru, dan pengaruh penggunaan geotekstil dan kerikil sebagai bahan perkuatan terhadap besarnya penurunan dan daya dukung tanah. Penelitian ini dilakukan dengan membuat variasi pemodelan likuefaksi skala laboratorium sebanyak tujuh model variasi dengan pemodelan gempa menggunakan meja getar dengan percepatan gempa ≥ 0,5 g selama 30 detik, dan kerapatan relatif tanah (Dr) 40 %. Klasifikasi tanah dari Jono Oge menurut USCS termasuk SC yaitu pasir berlempung, campuran pasir – lempung dan termasuk kriteria potensi likuefaksi sedang. Hasil pemodelan likuefaksi, penggunaan perkuatan geotekstil dan kerikil dapat mengurangi penurunan pada tanah pasir. Pemodelan yang efektif adalah pemodelan dengan tebal timbunan yang tipis jika kerapatan relatif (Dr) pasir terlikuefaksi sama dengan timbunan. Sedangkan hasil analisa daya dukung menunjukkan bahwa jika muka air tanah sejajar dengan dasar pondasi maka nilai daya dukung yang dihasilkan akan tetap sama, tetapi jika muka air tanah semakin jauh dari dasar pondasi maka nilai daya dukung yang dihasilkan akan semakin besar.
{"title":"STUDI PEMODELAN PERKUATAN TANAH PASIR TERHADAP LIKUEFAKSI DENGAN GEOTEKSTIL DAN KERIKIL UNTUK PONDASI DANGKAL","authors":"Hendra Setiawan, Martini","doi":"10.62603/konteks.v1i6.108","DOIUrl":"https://doi.org/10.62603/konteks.v1i6.108","url":null,"abstract":"Pada 28 September 2018 pukul 17.02 WIB gempa mengguncang kota Palu, Sigi dan Donggala. Dengan \u0000kekuatan 7,4 SR Magnitude dengan kedalaman 10 km, gempa tersebut mengakibatkan terjadinya \u0000tsunami, tanah bergerak dan likuefaksi. Likuefaksi terjadi di wilayah tertentu dengan luasan yang \u0000berbeda-beda, wilayah dengan dampak terbesar akibat likuefaksi terjadi di kelurahan Petobo, Balaroa, \u0000Sibalaya dan desa Jono Oge. Fenomena likuefaksi pada suatu daerah bisa dianalisis potensinya serta \u0000dapat dilakukan mitigasi untuk meminimalisir dampak dari likuefaksi tersebut. Penelitian ini bertujuan \u0000untuk mengetahui karakteristik sifat fisik tanah pada sampel pasir Desa Jono Oge Kec. Sigi Biromaru, \u0000dan pengaruh penggunaan geotekstil dan kerikil sebagai bahan perkuatan terhadap besarnya penurunan \u0000dan daya dukung tanah. Penelitian ini dilakukan dengan membuat variasi pemodelan likuefaksi skala \u0000laboratorium sebanyak tujuh model variasi dengan pemodelan gempa menggunakan meja getar dengan \u0000percepatan gempa ≥ 0,5 g selama 30 detik, dan kerapatan relatif tanah (Dr) 40 %. Klasifikasi tanah dari \u0000Jono Oge menurut USCS termasuk SC yaitu pasir berlempung, campuran pasir – lempung dan termasuk \u0000kriteria potensi likuefaksi sedang. Hasil pemodelan likuefaksi, penggunaan perkuatan geotekstil dan \u0000kerikil dapat mengurangi penurunan pada tanah pasir. Pemodelan yang efektif adalah pemodelan \u0000dengan tebal timbunan yang tipis jika kerapatan relatif (Dr) pasir terlikuefaksi sama dengan timbunan. \u0000Sedangkan hasil analisa daya dukung menunjukkan bahwa jika muka air tanah sejajar dengan dasar \u0000pondasi maka nilai daya dukung yang dihasilkan akan tetap sama, tetapi jika muka air tanah semakin \u0000jauh dari dasar pondasi maka nilai daya dukung yang dihasilkan akan semakin besar.","PeriodicalId":518711,"journal":{"name":"Konferensi Nasional Teknik Sipil (KoNTekS)","volume":"57 10","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2024-02-17","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"140527925","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Pub Date : 2024-02-16DOI: 10.62603/konteks.v1i5.86
D. K. Sudarsana, Anak Agung Ayu Istri Prima Dewi, Igrey Azany Haloho
Pada perencanaan durasi penyelesaian pekerjaan struktur Bangunan Inna Bali Beach Garden, masing- masing pekerjaan memiliki durasi. Ada faktor ketidakpastian yang dapat menyebabkan waktu pelaksanaan proyek terlambat dari jadwal yang direncanakan. Ketidakpastian merupakan hal yang tidak dapat dihindari dalam proyek konstruksi, sehingga memengaruhi perencanaan durasi pekerjaan proyek konstruksi. Upaya meminimalkan ketidakpastian durasi penyelesaian proyek perlu dilakukan analisis risiko jadwal secara kuantitatif menggunakan metode probabilistic yaitu metode Monte Carlo. Penelitian ini bertujuan agar estimasi kemungkinan berhasilnya penyelesaian durasi total pekerjaan struktur dapat diperhitungkan pada proyek Inna Bali Beach Garden. Metode simulasi penyelesaian durasi proyek menggunakan metode Monte Carlo dan alat bantu software Crystall Ball. Hasil simulasi Monte Carlo mendapatkan penyelesaian proyek tercepat 201 hari, rata-rata 218 hari, dan terlama 237 hari. Total durasi yang direncanakan oleh kontraktor selama 211 hari berada antara waktu tercepat dan rata-rata.
{"title":"ANALISIS RISIKO DURASI PENYELESAIAN PROYEK DENGAN METODE KUANTITATIF PADA PROYEK BANGUNAN INNA BALI BEACH GARDEN","authors":"D. K. Sudarsana, Anak Agung Ayu Istri Prima Dewi, Igrey Azany Haloho","doi":"10.62603/konteks.v1i5.86","DOIUrl":"https://doi.org/10.62603/konteks.v1i5.86","url":null,"abstract":"Pada perencanaan durasi penyelesaian pekerjaan struktur Bangunan Inna Bali Beach Garden, masing-\u0000masing pekerjaan memiliki durasi. Ada faktor ketidakpastian yang dapat menyebabkan waktu\u0000pelaksanaan proyek terlambat dari jadwal yang direncanakan. Ketidakpastian merupakan hal yang tidak\u0000dapat dihindari dalam proyek konstruksi, sehingga memengaruhi perencanaan durasi pekerjaan proyek\u0000konstruksi. Upaya meminimalkan ketidakpastian durasi penyelesaian proyek perlu dilakukan analisis\u0000risiko jadwal secara kuantitatif menggunakan metode probabilistic yaitu metode Monte Carlo.\u0000Penelitian ini bertujuan agar estimasi kemungkinan berhasilnya penyelesaian durasi total pekerjaan\u0000struktur dapat diperhitungkan pada proyek Inna Bali Beach Garden. Metode simulasi penyelesaian\u0000durasi proyek menggunakan metode Monte Carlo dan alat bantu software Crystall Ball. Hasil simulasi\u0000Monte Carlo mendapatkan penyelesaian proyek tercepat 201 hari, rata-rata 218 hari, dan terlama 237\u0000hari. Total durasi yang direncanakan oleh kontraktor selama 211 hari berada antara waktu tercepat dan\u0000rata-rata.","PeriodicalId":518711,"journal":{"name":"Konferensi Nasional Teknik Sipil (KoNTekS)","volume":"386 4","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2024-02-16","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"140527940","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}