Faktor pergerakan indeks global sering dijadikan indikator oleh investor dalam mengambil keputusan bertransaksi di pasar modal Indonesia. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh indeks pasar saham global khususnya DJIA, FTSE 100, SSEC, dan Indeks Straits Times terhadap Indeks Harga Saham Gabungan (ICI) di Bursa Efek Indonesia. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan data sekunder berupa time series harga penutupan akhir bulan dari setiap indeks pasar saham pada bulan Oktober 2016 sampai dengan September 2021. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam jangka panjang, FTSE 100 dan Straits Times Indeks berpengaruh signifikan terhadap ICI. Sedangkan DJIA dan SSEC tidak berpengaruh signifikan terhadap ICI. Selain itu secara simultan, DJIA, FTSE 100, SSEC, dan Straits Times Index berpengaruh signifikan terhadap ICI dalam jangka pendek. Dengan demikian, disimpulkan bahwa pergerakan indeks pasar saham global dapat mempengaruhi pergerakan ICI. Dimana investor domestik menjadikan faktor ini sebagai perilaku pengambilan keputusan dalam transaksi saham yang tepat untuk memaksimalkan keuntungannya. The factor of the movement of the global index is often used as an indicator by investors in making transaction decisions in the Indonesian capital market. The purpose of this research is to determine the effect of global stock market indices, particularly the DJIA, FTSE 100, SSEC, and Straits Times Index to Indonesia Composite Index (ICI) on the Indonesia Stock Exchange. This research was quantitative research using secondary data in the form of time series of closing prices at the end of the month from each stock market index from October 2016 to September 2021. The results showed that in the long term, the FTSE 100 and Straits Times Index had a significant effect on the ICI. While the DJIA and SSEC has no significant effect on the ICI. Also simultaneously, the DJIA, FTSE 100, SSEC, and Straits Times Index have a significant effect on the ICI in the short term. It was concluded that the movement of the global stock market index could affect the movement of the ICI. Which domestic investors who make this factor as a decision-making behavior in stock transactions are correct in order to maximize their profit.
{"title":"THE EFFECT OF THE GLOBAL STOCK EXCHANGE INDEX ON THE INDONESIA COMPOSITE INDEX (ICI) IN THE INDONESIA STOCK EXCHANGE FOR 2016-2021 PERIOD","authors":"Kevin Santoso, Tannia Tannia, Elkunny Dovir Siratan, Anastasia Erdina Renaganis, Jessie Jessie, Handoko Handoko","doi":"10.24912/jmieb.v7i1.22807","DOIUrl":"https://doi.org/10.24912/jmieb.v7i1.22807","url":null,"abstract":"Faktor pergerakan indeks global sering dijadikan indikator oleh investor dalam mengambil keputusan bertransaksi di pasar modal Indonesia. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh indeks pasar saham global khususnya DJIA, FTSE 100, SSEC, dan Indeks Straits Times terhadap Indeks Harga Saham Gabungan (ICI) di Bursa Efek Indonesia. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan data sekunder berupa time series harga penutupan akhir bulan dari setiap indeks pasar saham pada bulan Oktober 2016 sampai dengan September 2021. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam jangka panjang, FTSE 100 dan Straits Times Indeks berpengaruh signifikan terhadap ICI. Sedangkan DJIA dan SSEC tidak berpengaruh signifikan terhadap ICI. Selain itu secara simultan, DJIA, FTSE 100, SSEC, dan Straits Times Index berpengaruh signifikan terhadap ICI dalam jangka pendek. Dengan demikian, disimpulkan bahwa pergerakan indeks pasar saham global dapat mempengaruhi pergerakan ICI. Dimana investor domestik menjadikan faktor ini sebagai perilaku pengambilan keputusan dalam transaksi saham yang tepat untuk memaksimalkan keuntungannya.\u0000 \u0000The factor of the movement of the global index is often used as an indicator by investors in making transaction decisions in the Indonesian capital market. The purpose of this research is to determine the effect of global stock market indices, particularly the DJIA, FTSE 100, SSEC, and Straits Times Index to Indonesia Composite Index (ICI) on the Indonesia Stock Exchange. This research was quantitative research using secondary data in the form of time series of closing prices at the end of the month from each stock market index from October 2016 to September 2021. The results showed that in the long term, the FTSE 100 and Straits Times Index had a significant effect on the ICI. While the DJIA and SSEC has no significant effect on the ICI. Also simultaneously, the DJIA, FTSE 100, SSEC, and Straits Times Index have a significant effect on the ICI in the short term. It was concluded that the movement of the global stock market index could affect the movement of the ICI. Which domestic investors who make this factor as a decision-making behavior in stock transactions are correct in order to maximize their profit.","PeriodicalId":102855,"journal":{"name":"Jurnal Muara Ilmu Ekonomi dan Bisnis","volume":"11 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-04-30","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"126952840","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Pub Date : 2023-04-30DOI: 10.24912/jmieb.v7i1.22937
Michelle Britney Attan, Khairina Natsir
Globalisasi telah membuat interaksi antar bangsa-bangsa didunia menjadi begitu terbuka seolah tanpa batas. Korean wave merupakan suatu sebutan yang sering digunakan untuk bertransmisinya secara luas kultur populer Korea yang sering dimanifestasikan dalam berbagai bentuk produk seperti musik, drama, makanan, fashion, dan lain-lain. Satu dari sekian produk dari Korean Wave yang saat ini sangat digemari oleh masyarakat Indonesia adalah apa yang disebut dengan K-pop. Perkembangan K-pop pun telah membuat membentuk perilaku sendiri pada penggemarnya. Perilaku tersebut tampak dari peningkatan pada permintaan terhadap produk-produk asal Korea. Maksud dari studi ini yaitu untuk menganalisis pengaruh income, financial literacy dan self control kepada consumptive behavior pada kolektor merchandise K-Pop. Rancangan penelitian menggunakan rancangan penelitian deskriptif kuantitatif. Objek keseluruhan dari riset ini adalah para kolektor merchandise K-Pop di Jabodetabek. Pengumpulan dan pemilihan data dilakukan dengan teknik non-probability sampling dengan mendistribusikan kuesioner dalam format google form kepada para responden melalui media sosial. Sampel yang terkumpul dan memenuhi syarat adalah sebanyak 160 responden. Analisis menggunakan model SEM (Structural Equation Model) dilakukan dengan dukungan aplikasi Smart-PLS. Temuan dari penelitian ini memperlihatkan bahwa financial literacy berpengaruh negatif terhadap consumptive behavior, self control berdampak positif dan secara nyata terhadap consumptive behavior, sementara income tidak secara nyata dalam memengaruhi consumptive behavior para kolektor merchandise K-Pop. Globalization has made interaction between nations in the world so open as if it were borderless. The Korean wave is a term that is often used for the widespread transmission of Korean popular culture which is often manifested in various forms of products such as music, drama, food, fashion, and so on. One of the many products from the Korean Wave that is currently very famous among Indonesian people is better known as K-pop term. The growth of K-pop has also shaped its own behavior towards its fans. This behavior is reflected from the increase in demand for products from Korea. The aims of this study is to analyze the impact of income, financial literacy, and self-control toward the consumptive behavior among K-Pop merchandise collectors. The design of the research uses a quantitative descriptive design. The overall object of this study is the collectors of K-Pop merchandise in Jabodetabek. Data collection and selection was conducted out using a nonprobability sampling technique by send-out questionnaires in Google form format to respondents via social media. The samples collected and fulfilled the requirements were 160 respondents. Analysis using the SEM (Structural Equation Model) model was done by implementing the Smart-PLS application. The findings from this study indicate that financial literacy has a negative influence
{"title":"STUDI TENTANG FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI CONSUMPTIVE BEHAVIOR PADA KOLEKTOR MERCHANDISE K-POP","authors":"Michelle Britney Attan, Khairina Natsir","doi":"10.24912/jmieb.v7i1.22937","DOIUrl":"https://doi.org/10.24912/jmieb.v7i1.22937","url":null,"abstract":"Globalisasi telah membuat interaksi antar bangsa-bangsa didunia menjadi begitu terbuka seolah tanpa batas. Korean wave merupakan suatu sebutan yang sering digunakan untuk bertransmisinya secara luas kultur populer Korea yang sering dimanifestasikan dalam berbagai bentuk produk seperti musik, drama, makanan, fashion, dan lain-lain. Satu dari sekian produk dari Korean Wave yang saat ini sangat digemari oleh masyarakat Indonesia adalah apa yang disebut dengan K-pop. Perkembangan K-pop pun telah membuat membentuk perilaku sendiri pada penggemarnya. Perilaku tersebut tampak dari peningkatan pada permintaan terhadap produk-produk asal Korea. Maksud dari studi ini yaitu untuk menganalisis pengaruh income, financial literacy dan self control kepada consumptive behavior pada kolektor merchandise K-Pop. Rancangan penelitian menggunakan rancangan penelitian deskriptif kuantitatif. Objek keseluruhan dari riset ini adalah para kolektor merchandise K-Pop di Jabodetabek. Pengumpulan dan pemilihan data dilakukan dengan teknik non-probability sampling dengan mendistribusikan kuesioner dalam format google form kepada para responden melalui media sosial. Sampel yang terkumpul dan memenuhi syarat adalah sebanyak 160 responden. Analisis menggunakan model SEM (Structural Equation Model) dilakukan dengan dukungan aplikasi Smart-PLS. Temuan dari penelitian ini memperlihatkan bahwa financial literacy berpengaruh negatif terhadap consumptive behavior, self control berdampak positif dan secara nyata terhadap consumptive behavior, sementara income tidak secara nyata dalam memengaruhi consumptive behavior para kolektor merchandise K-Pop.\u0000 \u0000Globalization has made interaction between nations in the world so open as if it were borderless. The Korean wave is a term that is often used for the widespread transmission of Korean popular culture which is often manifested in various forms of products such as music, drama, food, fashion, and so on. One of the many products from the Korean Wave that is currently very famous among Indonesian people is better known as K-pop term. The growth of K-pop has also shaped its own behavior towards its fans. This behavior is reflected from the increase in demand for products from Korea. The aims of this study is to analyze the impact of income, financial literacy, and self-control toward the consumptive behavior among K-Pop merchandise collectors. The design of the research uses a quantitative descriptive design. The overall object of this study is the collectors of K-Pop merchandise in Jabodetabek. Data collection and selection was conducted out using a nonprobability sampling technique by send-out questionnaires in Google form format to respondents via social media. The samples collected and fulfilled the requirements were 160 respondents. Analysis using the SEM (Structural Equation Model) model was done by implementing the Smart-PLS application. The findings from this study indicate that financial literacy has a negative influence ","PeriodicalId":102855,"journal":{"name":"Jurnal Muara Ilmu Ekonomi dan Bisnis","volume":"44 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-04-30","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"124811545","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Pub Date : 2023-04-30DOI: 10.24912/jmieb.v7i1.23663
Francis Kristiawan Budihardjo, Cokki Cokki
Berdasarkan data Riset Kesehatan Dasar atau Riskesdas yang dilaksanakan oleh Kementrian Kesehatan Republik Indonesia pada tahun 2018, diketahui bahwa angka obesitas di Indonesia meningkat pada setiap tahunnya. Untuk mengatasi obesitas, banyak alternatif solusi yang tersedia, namun demikian, ada suatu metode tanpa resiko yang juga dapat menjadi pilihan, yakni hipnoterapi yang bertujuan untuk mencapai berat badan yang ideal, yang disebut sebagai hypno-slimming. Maksud dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi peran kepercayaan dan sikap pengguna jasa sebagai mediator pada edukasi yang dilakukan oleh terapis hypno-slimming, terhadap niat untuk menggunakan metode hypno-slimming. Metode pengumpulan data adalah purposive sampling dengan menggunakan kuesioner online kepada 106 klien/pengguna jasa terapi hypno-slimming dari seluruh Indonesia melalui komunitas hipnoterapis nasional yang tergabung dalam PKHI (Perkumpulan Komunitas Hipnotis Indonesia), lalu dianalisis dengan menggunakan PLS-SEM melalui SmartPLS. Hasil uji hipotesis dari 6 hipotesis efek langsung, diketahui bahwa 3 hipotesis didukung. Sedangkan untuk hasil uji 3 hipotesis efek tidak langsung menunjukkan bahwa hanya 1 hipotesis yang didukung Hal ini membuktikan bahwa edukasi yang diberikan oleh terapis hypno-slimming tidak serta merta akan langsung menimbulkan niat untuk menggunakan jasa terapi hypno-slimming tanpa dimediasi oleh kepercayaan dan sikap yang positif dari calon pengguna terapi terhadap terapis hypno-slimming. Based on the Basic Health Research or Riskesdas data collected in 2018 by the Ministry of Health of the Republic of Indonesia, it is known that the prevalence of obesity in Indonesia continues to rise each year. There are a variety of options available to combat obesity. Hypno-slimming, however, is a risk-free alternative that may be considered. This study aims to identify the role of user trust and attitude as mediators in the education provided by hypno-slimming therapists on the intention to use the hypno-slimming method. The data collection method employed purposive sampling by administering an online questionnaire to 106 clients/users of hypno-slimming therapy from all over Indonesia via the national hypnotherapist community affiliated with PKHI (Indonesia Hypnosis Community Association), and then analyzing the data using PLS-SEM via SmartPLS. The results of the hypothesis testing for the six direct effect hypotheses indicated that three were supported. In the meantime, the results of evaluating the three indirect effect hypotheses, revealed that only one was supported. This demonstrates that the education provided by hypno-slimming therapists does not directly influence the intention to use hypno-slimming therapy without the positive trust and attitude of prospective therapy users towards hypno-slimming therapists.
{"title":"PERAN KEPERCAYAAN DAN SIKAP SEBAGAI MEDIATOR ANTARA EDUKASI DAN NIAT PENGGUNAAN HYPNO-SLIMMING","authors":"Francis Kristiawan Budihardjo, Cokki Cokki","doi":"10.24912/jmieb.v7i1.23663","DOIUrl":"https://doi.org/10.24912/jmieb.v7i1.23663","url":null,"abstract":"Berdasarkan data Riset Kesehatan Dasar atau Riskesdas yang dilaksanakan oleh Kementrian Kesehatan Republik Indonesia pada tahun 2018, diketahui bahwa angka obesitas di Indonesia meningkat pada setiap tahunnya. Untuk mengatasi obesitas, banyak alternatif solusi yang tersedia, namun demikian, ada suatu metode tanpa resiko yang juga dapat menjadi pilihan, yakni hipnoterapi yang bertujuan untuk mencapai berat badan yang ideal, yang disebut sebagai hypno-slimming. Maksud dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi peran kepercayaan dan sikap pengguna jasa sebagai mediator pada edukasi yang dilakukan oleh terapis hypno-slimming, terhadap niat untuk menggunakan metode hypno-slimming. Metode pengumpulan data adalah purposive sampling dengan menggunakan kuesioner online kepada 106 klien/pengguna jasa terapi hypno-slimming dari seluruh Indonesia melalui komunitas hipnoterapis nasional yang tergabung dalam PKHI (Perkumpulan Komunitas Hipnotis Indonesia), lalu dianalisis dengan menggunakan PLS-SEM melalui SmartPLS. Hasil uji hipotesis dari 6 hipotesis efek langsung, diketahui bahwa 3 hipotesis didukung. Sedangkan untuk hasil uji 3 hipotesis efek tidak langsung menunjukkan bahwa hanya 1 hipotesis yang didukung Hal ini membuktikan bahwa edukasi yang diberikan oleh terapis hypno-slimming tidak serta merta akan langsung menimbulkan niat untuk menggunakan jasa terapi hypno-slimming tanpa dimediasi oleh kepercayaan dan sikap yang positif dari calon pengguna terapi terhadap terapis hypno-slimming.\u0000 \u0000Based on the Basic Health Research or Riskesdas data collected in 2018 by the Ministry of Health of the Republic of Indonesia, it is known that the prevalence of obesity in Indonesia continues to rise each year. There are a variety of options available to combat obesity. Hypno-slimming, however, is a risk-free alternative that may be considered. This study aims to identify the role of user trust and attitude as mediators in the education provided by hypno-slimming therapists on the intention to use the hypno-slimming method. The data collection method employed purposive sampling by administering an online questionnaire to 106 clients/users of hypno-slimming therapy from all over Indonesia via the national hypnotherapist community affiliated with PKHI (Indonesia Hypnosis Community Association), and then analyzing the data using PLS-SEM via SmartPLS. The results of the hypothesis testing for the six direct effect hypotheses indicated that three were supported. In the meantime, the results of evaluating the three indirect effect hypotheses, revealed that only one was supported. This demonstrates that the education provided by hypno-slimming therapists does not directly influence the intention to use hypno-slimming therapy without the positive trust and attitude of prospective therapy users towards hypno-slimming therapists.","PeriodicalId":102855,"journal":{"name":"Jurnal Muara Ilmu Ekonomi dan Bisnis","volume":"104 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-04-30","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"122538209","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Pub Date : 2023-04-30DOI: 10.24912/jmieb.v7i1.21978
Verson Yunardi, Mei Ie
Sumber daya manusia dapat dikatakan sebagai suatu bagian terpenting dan dapat menjadi kunci kesuksesan bagi organisasi dalam bidang apapun. Apabila sumber daya manusia dalam perusahaan merasa puas dalam menjalankan pekerjaannya, maka hal tersebut dapat sangat mempengaruhi kinerja perusahaan. Kepuasan kerja karyawan sering dikaitkan dengan motivasi kerja, stres kerja, serta perilaku kewargaan organisasional. Dengan rendahnya kepuasan kerja karyawan dalam perusahaan maka akan berisiko munculnya stres kerja yang dialami oleh pegawai, sehingga dapat membuat pegawai tidak termotivasi saat bekerja. Penelitian ini ditujukan agar dapat memahami dampak motivasi kerja, stres kerja, serta perilaku kewargaan organisasional terhadap kepuasan kerja pegawai PT XYZ. Peneliti menggunakan data primer dengan menyebarkan survei kepada seluruh pekerja di industri dengan masa kerja selama satu tahun. Sampel yang didapatkan terdapat 55 responden dengan menggunakan penerapan purposive sampling. Proses analisis data dikerjakan secara kuantitatif dengan implementasi Structural Equation Modeling, pengolahan data dilakukan dengan program aplikasi SmartPLS versi 3.3.3. Analisis ini memperlihatkan motivasi kerja serta perilaku kewargaan organisasional memiliki pengaruh positive dengan berdampak substansial pada kepuasan kerja pekerja di PT XYZ, stres kerja memiliki pengaruh negative dengan tidak berdampak substansial pada kepuasan kerja. Hasil penelitian ini diharapkan bisa menghasilkan manfaat nyata dengan memberikan masukan kepada perusahaan PT XYZ untuk memperhatikan Human resources can be said to be an important part and can be the key to success for organizations in any field. If human resources in the company are satisfied in carrying out their work, then it can greatly affect the company's performance. Employee job satisfaction is often associated with work motivation, job stress, as well as organizational citizenship behavior. With low employee job satisfaction in the company, it will be at risk of work stress experienced by employees, so that it can make employees unmotivated while working. This research aims to understand the impact of job motivation, job stress and organizational citizenship behavior on PT XYZ employee job satisfaction. Researchers collect primary data by distributing surveys to all workers in the industry with at least one year of service. The samples obtained were from 55 respondents using purposive sampling. The data analysis process was carried out quantitatively with the implementation of Structural Equation Modeling, data processing was carried out using the SmartPLS version 3.3.3 application program. This analysis shows that job motivation and organizational citizenship behavior have a positive effect with a substantial impact on the job satisfaction of workers at PT XYZ, job stress has a negative effect with no substantial impact on job satisfaction. It is hoped that the results of this study will generate real benefits by providing input
{"title":"PENGARUH MOTIVASI KERJA, STRES KERJA DAN PERILAKU KEWARGAAN ORGANISASIONAL TERHADAP KEPUASAN KERJA KARYAWAN PADA SALAH SATU PERUSAHAAN","authors":"Verson Yunardi, Mei Ie","doi":"10.24912/jmieb.v7i1.21978","DOIUrl":"https://doi.org/10.24912/jmieb.v7i1.21978","url":null,"abstract":"Sumber daya manusia dapat dikatakan sebagai suatu bagian terpenting dan dapat menjadi kunci kesuksesan bagi organisasi dalam bidang apapun. Apabila sumber daya manusia dalam perusahaan merasa puas dalam menjalankan pekerjaannya, maka hal tersebut dapat sangat mempengaruhi kinerja perusahaan. Kepuasan kerja karyawan sering dikaitkan dengan motivasi kerja, stres kerja, serta perilaku kewargaan organisasional. Dengan rendahnya kepuasan kerja karyawan dalam perusahaan maka akan berisiko munculnya stres kerja yang dialami oleh pegawai, sehingga dapat membuat pegawai tidak termotivasi saat bekerja. Penelitian ini ditujukan agar dapat memahami dampak motivasi kerja, stres kerja, serta perilaku kewargaan organisasional terhadap kepuasan kerja pegawai PT XYZ. Peneliti menggunakan data primer dengan menyebarkan survei kepada seluruh pekerja di industri dengan masa kerja selama satu tahun. Sampel yang didapatkan terdapat 55 responden dengan menggunakan penerapan purposive sampling. Proses analisis data dikerjakan secara kuantitatif dengan implementasi Structural Equation Modeling, pengolahan data dilakukan dengan program aplikasi SmartPLS versi 3.3.3. Analisis ini memperlihatkan motivasi kerja serta perilaku kewargaan organisasional memiliki pengaruh positive dengan berdampak substansial pada kepuasan kerja pekerja di PT XYZ, stres kerja memiliki pengaruh negative dengan tidak berdampak substansial pada kepuasan kerja. Hasil penelitian ini diharapkan bisa menghasilkan manfaat nyata dengan memberikan masukan kepada perusahaan PT XYZ untuk memperhatikan\u0000 \u0000Human resources can be said to be an important part and can be the key to success for organizations in any field. If human resources in the company are satisfied in carrying out their work, then it can greatly affect the company's performance. Employee job satisfaction is often associated with work motivation, job stress, as well as organizational citizenship behavior. With low employee job satisfaction in the company, it will be at risk of work stress experienced by employees, so that it can make employees unmotivated while working. This research aims to understand the impact of job motivation, job stress and organizational citizenship behavior on PT XYZ employee job satisfaction. Researchers collect primary data by distributing surveys to all workers in the industry with at least one year of service. The samples obtained were from 55 respondents using purposive sampling. The data analysis process was carried out quantitatively with the implementation of Structural Equation Modeling, data processing was carried out using the SmartPLS version 3.3.3 application program. This analysis shows that job motivation and organizational citizenship behavior have a positive effect with a substantial impact on the job satisfaction of workers at PT XYZ, job stress has a negative effect with no substantial impact on job satisfaction. It is hoped that the results of this study will generate real benefits by providing input","PeriodicalId":102855,"journal":{"name":"Jurnal Muara Ilmu Ekonomi dan Bisnis","volume":"27 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-04-30","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"114125540","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Pub Date : 2023-04-30DOI: 10.24912/jmieb.v7i1.22751
Andreas Wijaya, S. Susilo, Lelly Christin, Valencia Valencia, Steven Jonathan Salim, Maria Angeline, Catherine Vondrea
Mewabahnya pandemi COVID-19 menjadi kendala utama yang perlu ditanggulangi untuk dapat bertahan hidup, hampir semua negara di dunia kesulitasn mengatasi situasi tersebut. Tantangan baru pada masa ini adalah bekerja dengan generasi senior dalam mengadopsi teknologi baru, oleh karena itu para pemimpin digital harus melek teknologi dan membawa tenaga kerja bersama mereka. Dalam penelitian kepemimpinan baik di perusahaan manufaktur maupun jasa hanya mengangkat fenomena pasca krisis yang terjadi pada tahun 2008, sedangkan pembahasan kepemimpinan pada era bekerja secara virtual saat krisis masih belum memiliki hasil penelitian yang memiliki validitas tinggi. Kesenjangan pertama yang ditemukan dalam penelitian ini membahas penggunaan gaya kepemimpinan dalam tim virtual, penelitian sebelumnya telah memperdebatkan masalah kepemimpinan transformasional dan transaksional, hasilnya menunjukkan bahwa kepemimpinan transformasional lebih mengarahkan karyawan untuk mencapai tujuan daripada kepemimpinan transaksional yang berpengaruh negatif pada tim maya. Kedua, masih ada beberapa pertanyaan yang menarik untuk dijawab dalam penelitian sebelumnya, antara lain: Bagaimana gaya kepemimpinan memfasilitasi proses afektif dan motivasi individu dan kolaborasi tim secara virtual. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis gaya kepemimpinan yang efektif bagi pemimpin digital dalam membina kekompakan tim dengan teori IPO, metode pengumpulan data kuantitatif diambil dengan teknik purposive untuk mendapatkan sampel yang sesuai. Subjek penelitian meliputi karyawan dengan posisi manajemen (staf) yang lebih rendah yang bekerja di lingkungan kerja virtual. Sampel dalam penelitian ini 100 karyawan kemudian akan diuji menggunakan SMART PLS untuk analisis data. Penelitian ini menyimpulkan bahwa model kepemimpinan transformasional dapat mempengaruhi motivasi kerja, serta motivasi kerja memiliki pengaruh terhadap kekompakan karyawan The outbreak of the COVID-19 pandemic has become the main hinderance that needs to be tackle for survival, almost all countries in the world are overwhelmed to overcome the situation. the new challenge is working with the senior generation in adopting new technology, therefore digital leaders must be tech savvy and bring the workforce with them. in leadership research both in manufacturing and services only raised the phenomenon after the crisis that occurred in 2008, while the discussion of leadership who worked virtually during the crisis still did not have research results that have high validity. The first gap found in this study discusses the use of leadership styles in virtual teams, previous research have debated issue of transformational and transactional leadership, the results show that transformational leadership is more directing employees to achieve goals than transactional leadership which has a negative effect on virtual teams. Second, there are still some interesting questions to be answered in previous research, including: How leadersh
COVID-19大流行成为生存的主要障碍,几乎所有自然世界国家都在应对这种情况。今天的新挑战是与老一辈人合作采用新技术,因此数字领导人必须精通技术,并带来劳动力。在制造业和服务业的领导研究中,它们只消除了2008年危机后出现的现象,而在危机期间,对工作时代的领导力的讨论实际上还没有得到高有效性的研究结果。在本研究中发现的第一个缺口是讨论虚拟团队中领导风格的使用,之前的研究表明,变革型领导比虚拟团队中对变革型领导的负面影响更能引导员工实现目标。其次,在之前的研究中仍然有一些有趣的问题需要回答,包括:领导力的风格如何促进个人的情感和动力过程,以及团队合作。该研究旨在分析数字领导者在促进团队与IPO理论的凝聚力方面的有效领导风格。IPO理论是一种定量数据收集方法,采用了一种客观的方法来获得合适的样本。研究对象包括在虚拟工作环境中工作的管理职位较低的员工。本研究的样本100名员工将使用智能数据分析进行测试。这项研究得出结论,变革型领导模型可以影响有影响的工作,工作动力和动力COVID-19流行疫情》已经成为员工的凝聚力的玩hinderance那需要成为对付生存,几乎所有发达国家在《世界是overwhelmed to overcome战况。新的挑战是与新收养技术的老一辈人一起工作的,因此,数字领导人必须精通技术,并将工作力量随身携带。在2008年爆发的危机之后,只有在制造和服务方面的领导研究才产生了这种现象,而在危机中,那些真正发挥作用的领导人的讨论却没有得到具有高有效性的研究结果。《用第一找到gap in this study discusses of leadership风格在虚拟小队,previous研究有debated问题transformational transactional leadership著作百科全书》,《results秀那transformational leadership是指导employees to为目标比transactional leadership哪有a小队的虚拟上的消极效应。第二,有些还是一些有趣问题to be answered in previous research,在内:如何领导个人情感和风格facilitate motivational processes和虚拟团队collaboration。这个研究aims to analyze有效领导风格的领袖在fostering cohesiveness团队与数字理论quantitative IPO数据和purposive收藏方法在某种程度techniques为了得到appropriate样本。研究对象包括在虚拟环境中工作的底层管理人员的工作人员。本研究中的飞行员将测试100个样本,然后使用智能数据分析。这种变革性领导的研究结果可能会影响工作动机,而工作动机可能会影响工作成本
{"title":"DIGITAL LEADERSHIP STYLE ON EMPLOYEE COHESIVENESS IN SERVICE SECTOR AT PANDEMIC ERA","authors":"Andreas Wijaya, S. Susilo, Lelly Christin, Valencia Valencia, Steven Jonathan Salim, Maria Angeline, Catherine Vondrea","doi":"10.24912/jmieb.v7i1.22751","DOIUrl":"https://doi.org/10.24912/jmieb.v7i1.22751","url":null,"abstract":"Mewabahnya pandemi COVID-19 menjadi kendala utama yang perlu ditanggulangi untuk dapat bertahan hidup, hampir semua negara di dunia kesulitasn mengatasi situasi tersebut. Tantangan baru pada masa ini adalah bekerja dengan generasi senior dalam mengadopsi teknologi baru, oleh karena itu para pemimpin digital harus melek teknologi dan membawa tenaga kerja bersama mereka. Dalam penelitian kepemimpinan baik di perusahaan manufaktur maupun jasa hanya mengangkat fenomena pasca krisis yang terjadi pada tahun 2008, sedangkan pembahasan kepemimpinan pada era bekerja secara virtual saat krisis masih belum memiliki hasil penelitian yang memiliki validitas tinggi. Kesenjangan pertama yang ditemukan dalam penelitian ini membahas penggunaan gaya kepemimpinan dalam tim virtual, penelitian sebelumnya telah memperdebatkan masalah kepemimpinan transformasional dan transaksional, hasilnya menunjukkan bahwa kepemimpinan transformasional lebih mengarahkan karyawan untuk mencapai tujuan daripada kepemimpinan transaksional yang berpengaruh negatif pada tim maya. Kedua, masih ada beberapa pertanyaan yang menarik untuk dijawab dalam penelitian sebelumnya, antara lain: Bagaimana gaya kepemimpinan memfasilitasi proses afektif dan motivasi individu dan kolaborasi tim secara virtual. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis gaya kepemimpinan yang efektif bagi pemimpin digital dalam membina kekompakan tim dengan teori IPO, metode pengumpulan data kuantitatif diambil dengan teknik purposive untuk mendapatkan sampel yang sesuai. Subjek penelitian meliputi karyawan dengan posisi manajemen (staf) yang lebih rendah yang bekerja di lingkungan kerja virtual. Sampel dalam penelitian ini 100 karyawan kemudian akan diuji menggunakan SMART PLS untuk analisis data. Penelitian ini menyimpulkan bahwa model kepemimpinan transformasional dapat mempengaruhi motivasi kerja, serta motivasi kerja memiliki pengaruh terhadap kekompakan karyawan\u0000 \u0000The outbreak of the COVID-19 pandemic has become the main hinderance that needs to be tackle for survival, almost all countries in the world are overwhelmed to overcome the situation. the new challenge is working with the senior generation in adopting new technology, therefore digital leaders must be tech savvy and bring the workforce with them. in leadership research both in manufacturing and services only raised the phenomenon after the crisis that occurred in 2008, while the discussion of leadership who worked virtually during the crisis still did not have research results that have high validity. The first gap found in this study discusses the use of leadership styles in virtual teams, previous research have debated issue of transformational and transactional leadership, the results show that transformational leadership is more directing employees to achieve goals than transactional leadership which has a negative effect on virtual teams. Second, there are still some interesting questions to be answered in previous research, including: How leadersh","PeriodicalId":102855,"journal":{"name":"Jurnal Muara Ilmu Ekonomi dan Bisnis","volume":"38 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-04-30","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"121823945","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Pub Date : 2023-04-30DOI: 10.24912/jmieb.v7i1.23228
Zoelyn W, Mei Ie
Orientasi pasar diartikan sebagai kemampuan individu dalam memahami pelanggan dan menghadapi pesaing. Orientasi kewirausahaan merupakan kemampuan individu dalam berinovasi, bertindak proaktif dan mengambil risiko. Kapasitas absorptif merupakan kemampuan individu dalam mengidentifikasi hal baru dan menerapkan ke dalam usaha. Kinerja UKM merupakan kualitas layanan yang diberikan usaha untuk mencapai keunggulan kompetitif. Penelitian ini diadakan dengan tujuan agar mengetahui kontribusi pada orientasi pasar dan orientasi kewirausahaan terhadap kinerja UKM dan efek mediasi kapasitas absorptif. Penyebaran kuesioner dilakukan oleh peneliti secara online kepada 100 anggota yang berperan menjadi pelaku UKM bidang kuliner di Jakarta Barat. Teknik mengambil sampel menggunakan non-probability sampling yang berpendekatan purposive sampling. PLS-SEM menjadi metode yang dipakai untuk melakukan analisis data yang menggunakan software SmartPLS versi 3.3.9 untuk mengukur tingkat signifikansinya. Penelitian ini menghasilkan orientasi pasar berpengaruh positif namun tidak signifikan terhadap kinerja UKM. Orientasi kewirausahaan memberikan pengaruh yang positif dan signifikan kepada kinerja UKM. Kapasitas absorptif memberikan dampak positif secara signifikan kepada kinerja UKM. Kapasitas absorptif memediasi dengan positif secara signifikan dampak orientasi pasar kepada kinerja UKM. Kapasitas absorptif memediasi dengan positif secara signifikan dampak orientasi kewirausahaan kepada kinerja UKM. Orientasi pasar berpengaruh positif dan signifikan terhadap kapasitas absorptif. Orientasi kewirausahaan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kapasitas absorptif. Market orientation is defined as an individual's ability to understand customers and face competitors. Entrepreneurial orientation is an individual's ability to innovate, act proactively and take risks. Absorption capacity is an individual's ability to identify new things and implement them into business. SME performance is the quality of services provided by businesses to achieve competitive advantage. This research was conducted with the aim of knowing the contribution of market orientation and entrepreneurial orientation to the performance of SMEs and the mediating effect of absorptive capacity. Questionnaires were distributed by researchers online to 100 members who played the role of culinary SMEs in West Jakarta. The sampling technique uses non-probability sampling with a purposive sampling approach. PLS-SEM is the method used to perform data analysis using SmartPLS version 3.3.9 software to measure its significance level. This research resulted in market orientation having a positive but not significant effect on the performance of SMEs. Entrepreneurial orientation has a positive and significant influence on the performance of SMEs. Absorption capacity has a significant positive impact on SME performance. Absorption capacity mediates a significantly positive impact of market orientation on SME perform
{"title":"PERAN ORIENTASI PASAR DAN ORIENTASI KEWIRAUSAHAAN DALAM MEMPREDIKSI KINERJA DENGAN DIMEDIASI KAPASITAS ABSORPTIF","authors":"Zoelyn W, Mei Ie","doi":"10.24912/jmieb.v7i1.23228","DOIUrl":"https://doi.org/10.24912/jmieb.v7i1.23228","url":null,"abstract":"Orientasi pasar diartikan sebagai kemampuan individu dalam memahami pelanggan dan menghadapi pesaing. Orientasi kewirausahaan merupakan kemampuan individu dalam berinovasi, bertindak proaktif dan mengambil risiko. Kapasitas absorptif merupakan kemampuan individu dalam mengidentifikasi hal baru dan menerapkan ke dalam usaha. Kinerja UKM merupakan kualitas layanan yang diberikan usaha untuk mencapai keunggulan kompetitif. Penelitian ini diadakan dengan tujuan agar mengetahui kontribusi pada orientasi pasar dan orientasi kewirausahaan terhadap kinerja UKM dan efek mediasi kapasitas absorptif. Penyebaran kuesioner dilakukan oleh peneliti secara online kepada 100 anggota yang berperan menjadi pelaku UKM bidang kuliner di Jakarta Barat. Teknik mengambil sampel menggunakan non-probability sampling yang berpendekatan purposive sampling. PLS-SEM menjadi metode yang dipakai untuk melakukan analisis data yang menggunakan software SmartPLS versi 3.3.9 untuk mengukur tingkat signifikansinya. Penelitian ini menghasilkan orientasi pasar berpengaruh positif namun tidak signifikan terhadap kinerja UKM. Orientasi kewirausahaan memberikan pengaruh yang positif dan signifikan kepada kinerja UKM. Kapasitas absorptif memberikan dampak positif secara signifikan kepada kinerja UKM. Kapasitas absorptif memediasi dengan positif secara signifikan dampak orientasi pasar kepada kinerja UKM. Kapasitas absorptif memediasi dengan positif secara signifikan dampak orientasi kewirausahaan kepada kinerja UKM. Orientasi pasar berpengaruh positif dan signifikan terhadap kapasitas absorptif. Orientasi kewirausahaan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kapasitas absorptif.\u0000 \u0000Market orientation is defined as an individual's ability to understand customers and face competitors. Entrepreneurial orientation is an individual's ability to innovate, act proactively and take risks. Absorption capacity is an individual's ability to identify new things and implement them into business. SME performance is the quality of services provided by businesses to achieve competitive advantage. This research was conducted with the aim of knowing the contribution of market orientation and entrepreneurial orientation to the performance of SMEs and the mediating effect of absorptive capacity. Questionnaires were distributed by researchers online to 100 members who played the role of culinary SMEs in West Jakarta. The sampling technique uses non-probability sampling with a purposive sampling approach. PLS-SEM is the method used to perform data analysis using SmartPLS version 3.3.9 software to measure its significance level. This research resulted in market orientation having a positive but not significant effect on the performance of SMEs. Entrepreneurial orientation has a positive and significant influence on the performance of SMEs. Absorption capacity has a significant positive impact on SME performance. Absorption capacity mediates a significantly positive impact of market orientation on SME perform","PeriodicalId":102855,"journal":{"name":"Jurnal Muara Ilmu Ekonomi dan Bisnis","volume":"1 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-04-30","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"127358864","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Pub Date : 2023-04-30DOI: 10.24912/jmieb.v7i1.23253
Muji Gunarto, Imam Al Haddy
Berlandaskan informasi dari Scimago Journal & Country Rank tahun 2022, Indonesia terletak di urutan 40 dunia serta 9 Asia dalam pemublikasian karya ilmiah. Salah satu aspek yang bisa mempengaruhi jumlah pemublikasian karya ilmiah ialah pemberian insentif. Tujuan riset ini ialah dalam rangka menganalisa pengaruh dari insentif kepada peningkatan publikasi karya ilmiah serta dampaknya pada pengembangan karier Dosen. Simple random sampling dipakai sebagai cara pengumpulan sampel pada riset ini. Informasi riset diolah memakai aplikasi SmartPLS 3.0. Hasil riset yang diperoleh membuktikan kalau insentif berakibat positif serta signifikan kepada peningkatan publikasi karya ilmiah, peningkatan publikasi karya ilmiah berakibat positif serta signifikan kepada pengembangan karier Dosen, insentif berakibat positif serta signifikan kepada pengembangan karier Dosen, serta insentif berakibat positif serta signifikan kepada pengembangan karier Dosen dengan melalui publikasi karya ilmiah. Based on data from Scimago Journal & Country Rank in 2022, Indonesia is ranked 40th in the world, and ranked 9th in Asia in terms of publication of scientific papers. One of the factors that can be behind the number of publications of scientific papers is the provision of incentives. The purpose of this study is to analyze the effect of incentives on increasing the publication of scientific papers and their impact on the career development of lecturers. Simple random sampling was used as a sampling technique in this study. The research data was processed using the SmartPLS 3.0 application. The results of the research obtained show that incentives have a positive and significant effect on the publication of scientific papers, the publication of scientific papers has a positive and significant effect on the career development of lecturers, incentives have a positive and significant effect on the career development of lecturers, and incentives have a
基于2022年《Scimago Journal & Country Rank》(Scimago Journal & Country Rank)提供的信息,印度尼西亚被认为是世界排名第40位,在科学工作领域排名第9位。影响科学作品出版数量的一个方面是激励。这项研究的目的是分析科学著作出版激励的影响及其对讲师职业发展的影响。一个简单的随机抽样来收集研究中的样本。智能智能3.0应用程序编写的研究信息。激励的研究结果证明导致积极和显著的科学出版物的增加,增加了科学性质的导致积极和显著的出版物向激励讲师,导致职业发展积极和显著的激励讲师,以及职业发展是积极和显著向职业讲师通过出版物科学性质的发展。基于2022年的Scimago Journal和Country Rank的数据,印度尼西亚在世界上排名40,在亚洲以科学纸业出版的方式排名9。唯一能隐藏在科学报纸出版数字背后的因素是激励机制。这项研究的目的是分析其影响,即增加科学论文的出版和对lecturers职业发展的影响。在这项研究中,简单的随机抽样被用作样本。这项研究使用的是3.0款应用程序。results》研究获得表演这奖励有一个积极和浓厚效应》出版的科学出版的报纸,报纸出版》科学有一个积极和浓厚效应》职业发展奖励lecturers,祝你们积极和浓厚的效应在lecturers之职业发展,奖励和祝
{"title":"PENGARUH INSENTIF TERHADAP PENINGKATAN PUBLIKASI KARYA ILMIAH DAN DAMPAKNYA PADA PENGEMBANGAN KARIER DOSEN","authors":"Muji Gunarto, Imam Al Haddy","doi":"10.24912/jmieb.v7i1.23253","DOIUrl":"https://doi.org/10.24912/jmieb.v7i1.23253","url":null,"abstract":"Berlandaskan informasi dari Scimago Journal & Country Rank tahun 2022, Indonesia terletak di urutan 40 dunia serta 9 Asia dalam pemublikasian karya ilmiah. Salah satu aspek yang bisa mempengaruhi jumlah pemublikasian karya ilmiah ialah pemberian insentif. Tujuan riset ini ialah dalam rangka menganalisa pengaruh dari insentif kepada peningkatan publikasi karya ilmiah serta dampaknya pada pengembangan karier Dosen. Simple random sampling dipakai sebagai cara pengumpulan sampel pada riset ini. Informasi riset diolah memakai aplikasi SmartPLS 3.0. Hasil riset yang diperoleh membuktikan kalau insentif berakibat positif serta signifikan kepada peningkatan publikasi karya ilmiah, peningkatan publikasi karya ilmiah berakibat positif serta signifikan kepada pengembangan karier Dosen, insentif berakibat positif serta signifikan kepada pengembangan karier Dosen, serta insentif berakibat positif serta signifikan kepada pengembangan karier Dosen dengan melalui publikasi karya ilmiah.\u0000 \u0000Based on data from Scimago Journal & Country Rank in 2022, Indonesia is ranked 40th in the world, and ranked 9th in Asia in terms of publication of scientific papers. One of the factors that can be behind the number of publications of scientific papers is the provision of incentives. The purpose of this study is to analyze the effect of incentives on increasing the publication of scientific papers and their impact on the career development of lecturers. Simple random sampling was used as a sampling technique in this study. The research data was processed using the SmartPLS 3.0 application. The results of the research obtained show that incentives have a positive and significant effect on the publication of scientific papers, the publication of scientific papers has a positive and significant effect on the career development of lecturers, incentives have a positive and significant effect on the career development of lecturers, and incentives have a","PeriodicalId":102855,"journal":{"name":"Jurnal Muara Ilmu Ekonomi dan Bisnis","volume":"19 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-04-30","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"131811165","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Pub Date : 2023-04-30DOI: 10.24912/jmieb.v7i1.22804
W. Sari, Septia Winduwati
Tren media sosial memunculkan beragam dampak di berbagai ranah kehidupan. Berbagai manfaat yang disuguhkan oleh media sosial ini dimanfaatkan oleh para pemengaruh atau yang kerap disapa influencer. Pemengaruh mikro dan makro pun dianggap paling efektif dalam kegiatan komunikasi promosi produk dan merek, karena jumlah pengikut mereka yang tidak terlalu besar sehingga semua unggahan dapat diterima dan dipahami oleh khalayak. Tingkat kepercayaan terhadap mereka juga tinggi sebab mereka tampak seperti "orang biasa", bukan selebriti, serta memiliki target yang segmented dan interaksi dengan pengikutnya lebih intens. Dalam penelitian ini, peneliti bertujuan untuk menganalisis dan mendeskripsikan komunikasi promosi yang dilakukan oleh pemengaruh makro di media sosial, serta mengekspolarasi dan mendeskripsikan pemetaan engagement media sosial yang dimiliki oleh pemengaruh makro. Peneliti menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode social network analysis dengan menggunakan bantuan dari perangkat lunak social media analytics yaitu analisa.io. Subjek penelitian ini adalah akun media sosial pemengaruh @fellexandro pada media sosial Instagram. Objek penelitian ini adalah komunikasi promosi pemengaruh di media sosial Instagram. Penelitian ini menemukan bahwa pemengaruh makro @fellexandro efektif dalam melakukan komunikasi promosi produk, di mana unggahannya memperoleh engagement yang tinggi karena mengandung storytelling yang relevansinya besar dengan audiens. Kemudian juga ditemukan bahwa tidak hanya promosi atas sebuah produk atau merek, konten dengan relevansi yang tinggi dengan audiens juga secara nyata efektif "mempromosikan" sebuah gagasan atau nilai tertentu. Social media trends have had a variety of effects in all facets of life. Influencers, or those who are frequently referred to as influencers, make use of the different advantages that social media offers. The public can accept and understand all uploads since micro and macro influences are seen to be the most effective in product and brand promotion communication efforts due to their followers' numbers. They have segmented audiences, more extensive connections with their followers, and they appear to be "regular people," not celebrities, all of which contribute to their high level of trustworthiness. In this study, the researcher seeks to examine and describe the mapping of social media engagement owned by macro influencers, as well as evaluate and describe promotional communications made by macro influencers on social media. The social network analysis method was employed by researchers in a quantitative manner with the aid of the social media analytics tool Anali.io. The Instagram social media influencer account @fellexandro is the focus of this study. This study's focus is on Instagram social media influence promotion communication. This study discovered that the macro influencer @fellexandro was successful at promoting products, as seen by the strong interaction his uploads received due
{"title":"ANALISA MEDIA SOSIAL DAN KOMUNIKASI PROMOSI PADA PEMENGARUH MAKRO DI MEDIA SOSIAL","authors":"W. Sari, Septia Winduwati","doi":"10.24912/jmieb.v7i1.22804","DOIUrl":"https://doi.org/10.24912/jmieb.v7i1.22804","url":null,"abstract":"Tren media sosial memunculkan beragam dampak di berbagai ranah kehidupan. Berbagai manfaat yang disuguhkan oleh media sosial ini dimanfaatkan oleh para pemengaruh atau yang kerap disapa influencer. Pemengaruh mikro dan makro pun dianggap paling efektif dalam kegiatan komunikasi promosi produk dan merek, karena jumlah pengikut mereka yang tidak terlalu besar sehingga semua unggahan dapat diterima dan dipahami oleh khalayak. Tingkat kepercayaan terhadap mereka juga tinggi sebab mereka tampak seperti \"orang biasa\", bukan selebriti, serta memiliki target yang segmented dan interaksi dengan pengikutnya lebih intens. Dalam penelitian ini, peneliti bertujuan untuk menganalisis dan mendeskripsikan komunikasi promosi yang dilakukan oleh pemengaruh makro di media sosial, serta mengekspolarasi dan mendeskripsikan pemetaan engagement media sosial yang dimiliki oleh pemengaruh makro. Peneliti menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode social network analysis dengan menggunakan bantuan dari perangkat lunak social media analytics yaitu analisa.io. Subjek penelitian ini adalah akun media sosial pemengaruh @fellexandro pada media sosial Instagram. Objek penelitian ini adalah komunikasi promosi pemengaruh di media sosial Instagram. Penelitian ini menemukan bahwa pemengaruh makro @fellexandro efektif dalam melakukan komunikasi promosi produk, di mana unggahannya memperoleh engagement yang tinggi karena mengandung storytelling yang relevansinya besar dengan audiens. Kemudian juga ditemukan bahwa tidak hanya promosi atas sebuah produk atau merek, konten dengan relevansi yang tinggi dengan audiens juga secara nyata efektif \"mempromosikan\" sebuah gagasan atau nilai tertentu.\u0000 \u0000Social media trends have had a variety of effects in all facets of life. Influencers, or those who are frequently referred to as influencers, make use of the different advantages that social media offers. The public can accept and understand all uploads since micro and macro influences are seen to be the most effective in product and brand promotion communication efforts due to their followers' numbers. They have segmented audiences, more extensive connections with their followers, and they appear to be \"regular people,\" not celebrities, all of which contribute to their high level of trustworthiness. In this study, the researcher seeks to examine and describe the mapping of social media engagement owned by macro influencers, as well as evaluate and describe promotional communications made by macro influencers on social media. The social network analysis method was employed by researchers in a quantitative manner with the aid of the social media analytics tool Anali.io. The Instagram social media influencer account @fellexandro is the focus of this study. This study's focus is on Instagram social media influence promotion communication. This study discovered that the macro influencer @fellexandro was successful at promoting products, as seen by the strong interaction his uploads received due","PeriodicalId":102855,"journal":{"name":"Jurnal Muara Ilmu Ekonomi dan Bisnis","volume":"22 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-04-30","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"124706616","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Pub Date : 2023-04-30DOI: 10.24912/jmieb.v7i1.22789
Jeffry Sakya Wijaya, Lydiawati Soelaiman
Keberadaan Sentra Kuliner Pasar Lama Tangerang yang mewadahi ratusan UMKM di bidang kuliner perlu diperhatikan. Loyalitas dari konsumen akan mendukung keberlanjutan usaha dari para UMKM yang berada di Sentra Kuliner. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dari cita rasa, harga, nilai kesehatan, dan emosional terhadap minat konsumen untuk berkunjung kembali ke sentra kuliner Pasar Lama Tangerang. Penelitian dilakukan dengan metode survey menggunakan metode convenience sampling melalui penyebaran kuesioner secara langsung di lokasi penelitian. Penelitian ini melibatkan 100 responden yang merupakan konsumen yang sedang berkunjung ke sentra kuliner Pasar Lama Tangerang. Data penelitian diolah menggunakan pendekatan PLS-SEM. Hasil dari penelitian menyatakan bahwa cita rasa, nilai kesehatan, dan emosional memiliki pengaruh terhadap minat berkunjung kembali ke Sentra Kuliner Pasar Lama Tangerang. Tetapi tidak demikian halnya dengan harga yang tidak memiliki pengaruh yang signifikan terhadap minat untuk berkunjung kembali. Penelitian ini diharapkan agar para UMKM yang berada di Sentra Kuliner Pasar Lama Tangerang dapat memperhatikan faktor-faktor tersebut agar selalu dipadati oleh pengunjung. The Pasar Lama Tangerang Culinary Center, which accommodates hundreds of MSMEs in the culinary sector must be considered. Customer loyalty will contribute to the sustainability of MSMEs in the Culinary Center. This purpose of this study is to determine the effect of taste, price, health value, and emotional on consumer intention to revisit to Pasar Lama Tangerang culinary center. The research was conducted using a survey method using convenience sampling method through distributing questionnaires directly at the research location. This study involved 100 respondents who were consumers who were visitors to the Pasar Lama Tangerang culinary center. The PLS-SEM method was used to process the research data. The results of the study state that taste, health value, and emotional have an influence on the intention to revisit the Pasar Lama Tangerang Culinary Center. However, price has no significant influence on the intention to revisit. According to the findings of this study, MSMEs in Pasar Lama Tangerang Culinary Center should pay attention to these factors so that it is always crowded with visitors.
在烹饪领域有一个拥有数百种UMKM的古老市场烹饪艺术的存在是值得注意的。消费者的忠诚度将支撑在烹饪艺术中心的UMKM继续的努力。本研究旨在探讨顾客回访过去唐朗市场烹饪中心的兴趣所产生的品味、价格、健康价值和情感影响。研究是采用采样法进行的,方法是通过直接在研究地点进行调查。这项研究涉及100名消费者,他们是前往唐唐巨市场烹饪中心的游客。使用plms处理研究数据。研究结果表明,味觉、健康价值和情感价值对重返烹饪市场的兴趣产生了影响。但并非如此的价格没有影响重大的兴趣来回访。这项研究预计,在古塔朗朗市场烹饪中心的UMKM人能够发现这些因素,并将其集中在游客身上。旧市场的库里尼朗丘,据估计有100个来自偏远地区的MSMEs。客户忠诚度将会受惠于Culinary中心的MSMEs的sustainability。这项研究的目的是确定消费者意图对古叙利亚冲突中心回流市场的影响。该研究采用了研究地点直接提出问题的调查方法。这项研究吸引了100名涉案人员,他们是参观者,曾参观过古德里唐朗市场。plss - sem method曾经用于继续数据研究。这种味道、健康价值和情感价值的研究结果影响了旧市场回流库利略中心。悬疑,价格没有严重影响其复兴意图。根据这项研究的最终结果,来自旧市场的MSMEs Culinary中心应该对这些因素给予关注,这样它总是挤满了来访者。
{"title":"MENINGKATKAN MINAT PENGUNJUNG UNTUK BERKUNJUNG KEMBALI KE SENTRA KULINER PASAR LAMA TANGERANG SEBAGAI DUKUNGAN TERHADAP PEREKONOMIAN UMKM","authors":"Jeffry Sakya Wijaya, Lydiawati Soelaiman","doi":"10.24912/jmieb.v7i1.22789","DOIUrl":"https://doi.org/10.24912/jmieb.v7i1.22789","url":null,"abstract":"Keberadaan Sentra Kuliner Pasar Lama Tangerang yang mewadahi ratusan UMKM di bidang kuliner perlu diperhatikan. Loyalitas dari konsumen akan mendukung keberlanjutan usaha dari para UMKM yang berada di Sentra Kuliner. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dari cita rasa, harga, nilai kesehatan, dan emosional terhadap minat konsumen untuk berkunjung kembali ke sentra kuliner Pasar Lama Tangerang. Penelitian dilakukan dengan metode survey menggunakan metode convenience sampling melalui penyebaran kuesioner secara langsung di lokasi penelitian. Penelitian ini melibatkan 100 responden yang merupakan konsumen yang sedang berkunjung ke sentra kuliner Pasar Lama Tangerang. Data penelitian diolah menggunakan pendekatan PLS-SEM. Hasil dari penelitian menyatakan bahwa cita rasa, nilai kesehatan, dan emosional memiliki pengaruh terhadap minat berkunjung kembali ke Sentra Kuliner Pasar Lama Tangerang. Tetapi tidak demikian halnya dengan harga yang tidak memiliki pengaruh yang signifikan terhadap minat untuk berkunjung kembali. Penelitian ini diharapkan agar para UMKM yang berada di Sentra Kuliner Pasar Lama Tangerang dapat memperhatikan faktor-faktor tersebut agar selalu dipadati oleh pengunjung.\u0000 \u0000The Pasar Lama Tangerang Culinary Center, which accommodates hundreds of MSMEs in the culinary sector must be considered. Customer loyalty will contribute to the sustainability of MSMEs in the Culinary Center. This purpose of this study is to determine the effect of taste, price, health value, and emotional on consumer intention to revisit to Pasar Lama Tangerang culinary center. The research was conducted using a survey method using convenience sampling method through distributing questionnaires directly at the research location. This study involved 100 respondents who were consumers who were visitors to the Pasar Lama Tangerang culinary center. The PLS-SEM method was used to process the research data. The results of the study state that taste, health value, and emotional have an influence on the intention to revisit the Pasar Lama Tangerang Culinary Center. However, price has no significant influence on the intention to revisit. According to the findings of this study, MSMEs in Pasar Lama Tangerang Culinary Center should pay attention to these factors so that it is always crowded with visitors.","PeriodicalId":102855,"journal":{"name":"Jurnal Muara Ilmu Ekonomi dan Bisnis","volume":"23 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-04-30","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"131123824","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Pub Date : 2023-04-30DOI: 10.24912/jmieb.v7i1.20654
S. Purba, Dyona Christy
Situasi pandemi yang berpengaruh terhadap berbagai dimensi kehidupan turut pula mempengaruhi situasi pembelajaran di berbagai sekolah. Riset ini dilakukan terhadap sejumlah guru SD wanita di Jakarta Timur, Jakarta Pusat, Jakarta Utara, Bekasi dan Bogor untuk menganalisis pengaruh iklim kerja dan kesejahteraan subjektif terhadap kinerja ketika proses belajar mengajar dilakukan secara daring. Sebanyak 87 guru SD wanita yang menjadi responden penelitian masih memiliki kinerja yang relatif baik dimasa pandemi. Metode sampel purposive dilakukan mempertimbangkan guru wanita yang sudah menikah memiliki peran ganda akan lebih terdampak bila bekerja dari rumah (WFH). Penelitian ini mengolah data menggunakan analisis SEM dengan smartPLS, dan hasil uji membuktikan iklim kerja berpengaruh signifikan terhadap kinerja, begitu pula terhadap kesejahteraan subjektif. Di sisi lain kesejahteraan subjektif sangat kuat dan signifikan berpengaruh terhadap kinerja serta signifikan memediasi pengaruh iklim kerja terhadap kinerja, meskipun pengaruh langsungnya lebih kuat. The pandemi situation that affects various dimensions of life also affects the learning situation n various schools. This research was conducted on a number of female elementary school teachers in East Jakarta, Central Jakarta, North Jakarta, Bekasi and Bogor to analyze the effect of work climate and subjective well-being on performance when the teaching and learning process is conducted online. A total of 87 female elementary school teachers who became research respondents still had relatively good performance during the pandemi. The purposive sampling method was carried out considering that married female teachers who had multiple roles would be more affected when working from home (WFH). This study processes data using SEM analysis with smartPLS, and the test results prove that the work climate has a significant effect on performance, as well as on subjective well-being. On the other hand, subjective well-being is very strong and has a significant effect on performance and significantly mediates the effect of work climate on performance, although the direct effect is stronger.
{"title":"EFEK WORK CLIMATE DAN SUBJECTIVE WELL BEING PADA JOB PERFORMANCE GURU SD WANITA SAAT WFH","authors":"S. Purba, Dyona Christy","doi":"10.24912/jmieb.v7i1.20654","DOIUrl":"https://doi.org/10.24912/jmieb.v7i1.20654","url":null,"abstract":"Situasi pandemi yang berpengaruh terhadap berbagai dimensi kehidupan turut pula mempengaruhi situasi pembelajaran di berbagai sekolah. Riset ini dilakukan terhadap sejumlah guru SD wanita di Jakarta Timur, Jakarta Pusat, Jakarta Utara, Bekasi dan Bogor untuk menganalisis pengaruh iklim kerja dan kesejahteraan subjektif terhadap kinerja ketika proses belajar mengajar dilakukan secara daring. Sebanyak 87 guru SD wanita yang menjadi responden penelitian masih memiliki kinerja yang relatif baik dimasa pandemi. Metode sampel purposive dilakukan mempertimbangkan guru wanita yang sudah menikah memiliki peran ganda akan lebih terdampak bila bekerja dari rumah (WFH). Penelitian ini mengolah data menggunakan analisis SEM dengan smartPLS, dan hasil uji membuktikan iklim kerja berpengaruh signifikan terhadap kinerja, begitu pula terhadap kesejahteraan subjektif. Di sisi lain kesejahteraan subjektif sangat kuat dan signifikan berpengaruh terhadap kinerja serta signifikan memediasi pengaruh iklim kerja terhadap kinerja, meskipun pengaruh langsungnya lebih kuat.\u0000 \u0000The pandemi situation that affects various dimensions of life also affects the learning situation n various schools. This research was conducted on a number of female elementary school teachers in East Jakarta, Central Jakarta, North Jakarta, Bekasi and Bogor to analyze the effect of work climate and subjective well-being on performance when the teaching and learning process is conducted online. A total of 87 female elementary school teachers who became research respondents still had relatively good performance during the pandemi. The purposive sampling method was carried out considering that married female teachers who had multiple roles would be more affected when working from home (WFH). This study processes data using SEM analysis with smartPLS, and the test results prove that the work climate has a significant effect on performance, as well as on subjective well-being. On the other hand, subjective well-being is very strong and has a significant effect on performance and significantly mediates the effect of work climate on performance, although the direct effect is stronger.","PeriodicalId":102855,"journal":{"name":"Jurnal Muara Ilmu Ekonomi dan Bisnis","volume":"20 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-04-30","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"114931662","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}