首页 > 最新文献

Indonesian Journal Of Aquaculture Medium最新文献

英文 中文
KANDUNGAN LOGAM BERAT PADA ANGGUR LAUT (Caulerpa lentilifera) BUDIDAYA DAN ALAM 一种栽培的海酒(Caulerpa lentilifera)的重金属含量
Pub Date : 2023-05-29 DOI: 10.29303/mediaakuakultur.v3i2.2451
Aura Ramadhanti Purenji, K. L. Antara, Made Dwipa Kusuma Maharani
Komoditas rumput laut adalah salah satu produk pada sektor perikanan dan kelautan yang sangat potensial untuk dikembangkan. Salah satu jenisnya adalah anggur laut atau yang biasa dikenal dengan Caulerna lentillifera yang sangat banyak tersebar di perairan seluruh Indonesia. Air sebagai media hidup anggur laut tidak lepas dengan adanya bahan-nahan tercemar dan salah satu yang membahayakan biota budidaya adalah logam berat (pb). Keberadaan logam berat tentunya dapat mengganggu kehidupan anggur laut yang dibudidayakan, sehingga perlu mengetahui kadar logam berat yang terkandung dalam anggur laut supaya tidak mempengaruhi kehidupan anggur laut di alam dan yang dibudidayakan serta tidak membahayakan manusia yang menjadi konsumen.   Metode penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif, penelitian ini dilakukan bertujuan untuk mengetahui kandungan logam berat pada anggur laut alam dan anggur laut budidaya. Prosedur penelitian yang dilakukan terdiri dari proses pra penelitian hingga pengamatan dan pengecekan kandungan logam berat. Hasil penelitian kadar logam berat anggur laut budidaya mendapatkan hasil yang baik, sedangkan untuk alam terdapat kadar logam berat Pb sehingga bisa dikatakan tidak terlalu baik. Hasil pengukuran panjang ramuli minggu pertama adalah 3,3 cm, minggu kedua 4,4 cm kemudian bertambah panjang diminggu ketiga menjadi 5,8 cm, dan berakhir diminggu keempat dengan bertambah panjang 6,9 cm. Hasil perhitungan jumlah ramuli minggu 1 menujukkan hasil penghitungan rata - rata ramuli adalah 12 ramuli, penghitungan ramuli di minggu pertama mengalami pertambahan rata – rata ramuli menjadi 14 pada minggu kedua dan bertambah ramuli di minggu ketiga menjadi 17 kemudian  berakhir diminggu keempat dengan rata-rata 19 ramuli. Kualitas air yang digunakan dalam budidaya Anggur laut di Desa Musi dan anggur laut alam masih dalam status normal.
海带是渔业和海洋领域的产品之一,这些产品有很大的发展潜力。一种是海产,也就是著名的海产Caulerna lentillifera,它在印尼各地的水域非常广泛。作为一种海洋葡萄酒的活的媒介,它不受污染的污染,对栽培生物的一种有害于重金属。重金属的存在当然会干扰栽培的海酒的生活,因此有必要知道海酒中所含的重金属的含量,以防止它影响天然和栽培的海酒的生活,从而不伤害作为消费者的人类。本研究的方法是一种定量描述性的研究,其目的是确定天然海洋葡萄酒和栽培海洋葡萄酒的重金属含量。进行研究的过程包括观察和检测重金属含量的过程。研究表明,酿酒的重金属含量很高,对自然界来说,铅含量很高,这使得铅含量不太好。拉姆萨里第一周的测量结果为3.3厘米,第二周为4.4厘米,然后第三周的长度增加为5.8厘米,第四周的长度增加了6.9厘米。药剂1周的计算结果证实了ramuli的平均计数是12 ramuli,而ramuli的平均计数在第一周增加——在第二周ramuli的平均计数增加到14周,在第三周则增加到17周,然后在第4周结束,平均是19 cruli。在木西村和天然海酒种植中使用的水质仍处于正常状态。
{"title":"KANDUNGAN LOGAM BERAT PADA ANGGUR LAUT (Caulerpa lentilifera) BUDIDAYA DAN ALAM","authors":"Aura Ramadhanti Purenji, K. L. Antara, Made Dwipa Kusuma Maharani","doi":"10.29303/mediaakuakultur.v3i2.2451","DOIUrl":"https://doi.org/10.29303/mediaakuakultur.v3i2.2451","url":null,"abstract":"Komoditas rumput laut adalah salah satu produk pada sektor perikanan dan kelautan yang sangat potensial untuk dikembangkan. Salah satu jenisnya adalah anggur laut atau yang biasa dikenal dengan Caulerna lentillifera yang sangat banyak tersebar di perairan seluruh Indonesia. Air sebagai media hidup anggur laut tidak lepas dengan adanya bahan-nahan tercemar dan salah satu yang membahayakan biota budidaya adalah logam berat (pb). Keberadaan logam berat tentunya dapat mengganggu kehidupan anggur laut yang dibudidayakan, sehingga perlu mengetahui kadar logam berat yang terkandung dalam anggur laut supaya tidak mempengaruhi kehidupan anggur laut di alam dan yang dibudidayakan serta tidak membahayakan manusia yang menjadi konsumen.   Metode penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif, penelitian ini dilakukan bertujuan untuk mengetahui kandungan logam berat pada anggur laut alam dan anggur laut budidaya. Prosedur penelitian yang dilakukan terdiri dari proses pra penelitian hingga pengamatan dan pengecekan kandungan logam berat. Hasil penelitian kadar logam berat anggur laut budidaya mendapatkan hasil yang baik, sedangkan untuk alam terdapat kadar logam berat Pb sehingga bisa dikatakan tidak terlalu baik. Hasil pengukuran panjang ramuli minggu pertama adalah 3,3 cm, minggu kedua 4,4 cm kemudian bertambah panjang diminggu ketiga menjadi 5,8 cm, dan berakhir diminggu keempat dengan bertambah panjang 6,9 cm. Hasil perhitungan jumlah ramuli minggu 1 menujukkan hasil penghitungan rata - rata ramuli adalah 12 ramuli, penghitungan ramuli di minggu pertama mengalami pertambahan rata – rata ramuli menjadi 14 pada minggu kedua dan bertambah ramuli di minggu ketiga menjadi 17 kemudian  berakhir diminggu keempat dengan rata-rata 19 ramuli. Kualitas air yang digunakan dalam budidaya Anggur laut di Desa Musi dan anggur laut alam masih dalam status normal.","PeriodicalId":238996,"journal":{"name":"Indonesian Journal Of Aquaculture Medium","volume":"29 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-05-29","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"131487720","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
引用次数: 0
PENGARUH LIMBAH BUDIDAYA IKAN LELE (Clarias sp.) TERHADAP PERTUMBUHAN CACING SUTRA (Tubifex sp.) 鲶鱼养殖场的排泄物对蚕(cbfix sp)的影响。
Pub Date : 2023-05-29 DOI: 10.29303/mediaakuakultur.v3i2.2646
Fachrurizal Amri Maulana, Nunik Cokrowati, Andre Rachmat Scabra
Cacing sutra sebagai pakan alami memiliki peranan yang penting karena mampu memacu pertumbuhan ikan lebih cepat. Namun, cacing sutra di alam tidak selalu tersedia sepanjang tahun, sehingga perlu dilakukan budidaya cacing sutra. Untuk pertumbuhannya, cacing sutra membutuhkan media yang mengandung bahan organik dan bahan anorganik. Air limbah budidaya ikan lele mengandung banyak bahan organik. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh limbah budidaya ikan lele (Clarias sp.) terhadap pertumbuhan cacing sutra (Tubifex sp.) pada biomassa awal yang berbeda. Penelitian ini menggunakan metode eksperimental Rancangan Acak Lengkap dengan 4 perlakuan dan 3 kali ulangan. Perlakuan yang digunakan yaitu P1 = 15 gram cacing sutra; P2 = 20 gram cacing sutra; P3 = 25 gram cacing sutra; dan P4 = 30 gram cacing sutra. Analisis data menggunakan ANOVA dengan tingkat kepercayaan 95% dan uji Beda Nyata Terkecil atau Lower Significance Diferent pada SPSS. Hasil penelitian menunjukkan Pemberian limbah budidaya ikan lele memberikan pengaruh nyata terhadap pertumbuhan cacing sutra. Bobot mutlak dan biomassa cacing sutra tertinggi terjadi pada perlakuan 4 yaitu 195,33 g dan 0,112 g. Oleh karena itu limbah budidaya ikan lele mempunyai potensi untuk dimanfaatkan sebagai bahan baku pakan cacing sutra.
蚕丝是一种天然的饲料,能够推动鱼的生长。然而,自然界的蚕并不是全年都有,所以有必要培育蚕。为了生长,蚕需要含有有机和无机材料的介质。鲶鱼养殖场的废水含有大量的有机物。本研究旨在评估影响污水养殖鲶鱼(Clarias sp .)对正在生长的丝绸虫(Tubifex sp)不同的生物量早期。这项研究使用随机实验设计方法,配有4和3次申命记待遇。治疗方法为P1 = 15克丝虫;P2 = 20克丝虫;丝绸虫P3 = 25克;和P4 = 30克丝虫。数据分析使用ANOVA测试95%的信任水平和不同或遗迹”Diferent下城在SPSS最小的真实。研究结果显示收下礼物养殖废弃物鲶鱼丝绸虫真的对增长的影响。最高重量绝对和蠕虫生物量的丝绸遭遇4即195.33 g和g 1,0 .待遇。因此污水养殖鲶鱼虫有潜力用作饲料原料的丝绸。
{"title":"PENGARUH LIMBAH BUDIDAYA IKAN LELE (Clarias sp.) TERHADAP PERTUMBUHAN CACING SUTRA (Tubifex sp.)","authors":"Fachrurizal Amri Maulana, Nunik Cokrowati, Andre Rachmat Scabra","doi":"10.29303/mediaakuakultur.v3i2.2646","DOIUrl":"https://doi.org/10.29303/mediaakuakultur.v3i2.2646","url":null,"abstract":"Cacing sutra sebagai pakan alami memiliki peranan yang penting karena mampu memacu pertumbuhan ikan lebih cepat. Namun, cacing sutra di alam tidak selalu tersedia sepanjang tahun, sehingga perlu dilakukan budidaya cacing sutra. Untuk pertumbuhannya, cacing sutra membutuhkan media yang mengandung bahan organik dan bahan anorganik. Air limbah budidaya ikan lele mengandung banyak bahan organik. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh limbah budidaya ikan lele (Clarias sp.) terhadap pertumbuhan cacing sutra (Tubifex sp.) pada biomassa awal yang berbeda. Penelitian ini menggunakan metode eksperimental Rancangan Acak Lengkap dengan 4 perlakuan dan 3 kali ulangan. Perlakuan yang digunakan yaitu P1 = 15 gram cacing sutra; P2 = 20 gram cacing sutra; P3 = 25 gram cacing sutra; dan P4 = 30 gram cacing sutra. Analisis data menggunakan ANOVA dengan tingkat kepercayaan 95% dan uji Beda Nyata Terkecil atau Lower Significance Diferent pada SPSS. Hasil penelitian menunjukkan Pemberian limbah budidaya ikan lele memberikan pengaruh nyata terhadap pertumbuhan cacing sutra. Bobot mutlak dan biomassa cacing sutra tertinggi terjadi pada perlakuan 4 yaitu 195,33 g dan 0,112 g. Oleh karena itu limbah budidaya ikan lele mempunyai potensi untuk dimanfaatkan sebagai bahan baku pakan cacing sutra.","PeriodicalId":238996,"journal":{"name":"Indonesian Journal Of Aquaculture Medium","volume":"146 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-05-29","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"116462757","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
引用次数: 0
DESCRIPTION AND LEVEL OF DEGRADATION OF SEA SEA BASED ECOSYSTEMS IN THE COASTAL AREA OF UWEDIKAN VILLAGE, EAST LUWUK DISTRICT, BANGGAI DISTRICT banggai区东luwuk区uwedikan村沿海海基生态系统退化的描述和程度
Pub Date : 2023-05-29 DOI: 10.29303/mediaakuakultur.v3i2.2574
Oktavianingsi A. H. Yantu, R. Utina, Ilyas H. Husain
The seagrass ecosystem is an ecosystem that is very important to support the sustainability of the biota that take shelter in it. The seagrass ecosystem is known as one of the areas that is vulnerable to damage. Various human activities, such as fishing and industrial activities can trigger this damage. This study aims to provide information regarding the description and level of degradation of the seagrass meadow ecosystem in Uwedikan Village. The method used is random sampling method. The results showed that there were 5 species of seagrass found, namely Enhalus acoroides, Thalassia hemprichii, Cymodocea Serullata, Cymodocea rotundata and Halophila ovalis. Seagrass cover averaged 40.60% at Tanjung Balean and 33.1% at the Tambatan Perahu. This is included in the moderate/less rich category. The highest seagrass cover was for Thalassia hemprichii with a total of 2,169 individuals at Tanjung Balean and 1,453 at the Boat Mooring. The relationship of water parameters, namely temperature, degree of acidity (pH) and brightness greatly affect the growth of seagrass ecosystems. In particular, the temperature at the two locations obtained different values, namely 29--30.5°C at Tanjung Balean and 30--35.3°C at the Tambatan Perahu.
海草生态系统是一种非常重要的生态系统,它支持栖息在其中的生物群的可持续性。海草生态系统被认为是最容易受到破坏的地区之一。各种人类活动,如捕鱼和工业活动都可能引发这种损害。本研究旨在提供乌维地坎村海草草甸生态系统退化的描述和程度信息。采用随机抽样方法。结果表明,共发现5种海草,分别为:Enhalus acoroides、Thalassia hemprichii、Cymodocea Serullata、Cymodocea rotundata和Halophila ovalis。Tanjung Balean的海草覆盖率平均为40.60%,Tambatan Perahu的海草覆盖率为33.1%。这属于中等/较不富裕的类别。海草覆盖面积最大的海草为大海草,在Tanjung Balean有2169个个体,在Boat Mooring有1453个个体。水温、酸度(pH)和亮度等水体参数的关系对海草生态系统的生长影响很大。特别是,两个地点的温度值不同,即Tanjung Balean的温度为29- 30.5°C, Tambatan Perahu的温度为30- 35.3°C。
{"title":"DESCRIPTION AND LEVEL OF DEGRADATION OF SEA SEA BASED ECOSYSTEMS IN THE COASTAL AREA OF UWEDIKAN VILLAGE, EAST LUWUK DISTRICT, BANGGAI DISTRICT","authors":"Oktavianingsi A. H. Yantu, R. Utina, Ilyas H. Husain","doi":"10.29303/mediaakuakultur.v3i2.2574","DOIUrl":"https://doi.org/10.29303/mediaakuakultur.v3i2.2574","url":null,"abstract":"The seagrass ecosystem is an ecosystem that is very important to support the sustainability of the biota that take shelter in it. The seagrass ecosystem is known as one of the areas that is vulnerable to damage. Various human activities, such as fishing and industrial activities can trigger this damage. This study aims to provide information regarding the description and level of degradation of the seagrass meadow ecosystem in Uwedikan Village. The method used is random sampling method. The results showed that there were 5 species of seagrass found, namely Enhalus acoroides, Thalassia hemprichii, Cymodocea Serullata, Cymodocea rotundata and Halophila ovalis. Seagrass cover averaged 40.60% at Tanjung Balean and 33.1% at the Tambatan Perahu. This is included in the moderate/less rich category. The highest seagrass cover was for Thalassia hemprichii with a total of 2,169 individuals at Tanjung Balean and 1,453 at the Boat Mooring. The relationship of water parameters, namely temperature, degree of acidity (pH) and brightness greatly affect the growth of seagrass ecosystems. In particular, the temperature at the two locations obtained different values, namely 29--30.5°C at Tanjung Balean and 30--35.3°C at the Tambatan Perahu.","PeriodicalId":238996,"journal":{"name":"Indonesian Journal Of Aquaculture Medium","volume":"15 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-05-29","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"115471597","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
引用次数: 0
ANALISIS KELAYAKAN USAHA PEMBENIHAN IKAN KOI (CYPRINUS CARPIO) DI BALAI BENIH IKAN (BBI) BATU KUMBUNG, KECAMATAN LINGSAR
Pub Date : 2023-05-29 DOI: 10.29303/mediaakuakultur.v3i2.2638
Sahrul Alim, Nuri Muahiddah
Koi fish (Cyprinus carpio) is one of the potential freshwater ornamental fish commodities that can be cultivated. This freshwater ornamental fish has several advantages, including easy maintenance, ability to survive in low oxygen water, and ability to produce high-quality eggs. The purpose of this research is to assess the feasibility of the breeding activities conducted at BBI Batu Kumbung through economic analysis. The research method used in this study is "Descriptive Comparative Method". Based on the research findings the economic analysis conducted includes assumptions, Total Costs Rp. 39.304.000, Sales Revenue Per Cycle Rp. 64.200.000, Income Per Cycle Rp. 24.896.000, R/C Ratio 1.63, Break-Even Point Price Rp. 1.224 per fish, Break-Even Point Production 19.652 and Payback Period 6.3 months. Based on the business analysis, the production of koi fish seeds at BBI Batu Kumbung can be considered feasible and has the potential for development, as it can provide good profits with a good Return on Investment (ROI).
锦鲤(Cyprinus carpio)是一种极具养殖潜力的淡水观赏鱼商品。这种淡水观赏鱼有几个优点,包括易于维护,能够在低氧水中生存,能够生产高质量的卵。本研究的目的是通过经济分析来评估在BBI Batu Kumbung进行育种活动的可行性。本研究采用的研究方法是“描述性比较法”。根据研究结果进行的经济分析包括以下假设:总成本为39.304.000卢比,每周期销售收入为64.200.000卢比,每周期收入为24.896.000卢比,R/C比率为1.63,盈亏平衡点价格为每条鱼1.224卢比,盈亏平衡点产量为19.652卢比,投资回收期为6.3个月。根据商业分析,在BBI Batu Kumbung生产锦鲤鱼种是可行的,具有发展潜力,因为它可以提供良好的利润和良好的投资回报率(ROI)。
{"title":"ANALISIS KELAYAKAN USAHA PEMBENIHAN IKAN KOI (CYPRINUS CARPIO) DI BALAI BENIH IKAN (BBI) BATU KUMBUNG, KECAMATAN LINGSAR","authors":"Sahrul Alim, Nuri Muahiddah","doi":"10.29303/mediaakuakultur.v3i2.2638","DOIUrl":"https://doi.org/10.29303/mediaakuakultur.v3i2.2638","url":null,"abstract":"Koi fish (Cyprinus carpio) is one of the potential freshwater ornamental fish commodities that can be cultivated. This freshwater ornamental fish has several advantages, including easy maintenance, ability to survive in low oxygen water, and ability to produce high-quality eggs. The purpose of this research is to assess the feasibility of the breeding activities conducted at BBI Batu Kumbung through economic analysis. The research method used in this study is \"Descriptive Comparative Method\". Based on the research findings the economic analysis conducted includes assumptions, Total Costs Rp. 39.304.000, Sales Revenue Per Cycle Rp. 64.200.000, Income Per Cycle Rp. 24.896.000, R/C Ratio 1.63, Break-Even Point Price Rp. 1.224 per fish, Break-Even Point Production 19.652 and Payback Period 6.3 months. Based on the business analysis, the production of koi fish seeds at BBI Batu Kumbung can be considered feasible and has the potential for development, as it can provide good profits with a good Return on Investment (ROI).","PeriodicalId":238996,"journal":{"name":"Indonesian Journal Of Aquaculture Medium","volume":"224 2","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-05-29","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"113953430","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
引用次数: 0
ANALYSIS OF CAROTENOID CONTENT IN SEA GRAPE (CAULERPA LENTILIFERA) CULTIVATED WITH LOW PLANT STANDING DIFFERE 低立地栽培海葡萄类胡萝卜素含量分析
Pub Date : 2023-05-08 DOI: 10.29303/mediaakuakultur.v3i1.2357
Neny Arisqia, S. Amir, Ibadur Rahman
Rumput laut merupakan salah satu jenis komoditas perikanan yang banyak dimanfaatkan baik sebagai bahan baku makanan, industri, obat-obatan, dan kosmetik. Hal ini menyebabkan nilai ekonomi rumput laut dapat membantu perekonomian masyarakat dan dapat menambah devisa negara. Rumput laut merupakan salah satu penghasil karotenoid terbesar karena rumput laut hijau secara umum mengandung senyawa klorofil a dan b serta senyawa karoten yang dapat berfungsi sebagai antioksidan. Faktor yang mempengaruhi kandungan karotenoid yaitu jarak tanam bibit rumput laut. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh jarak tanam pada sistem patok dasar terhadap kandungan karotenoid Caulerpa lentilifera serta mengetahui jarak tanam ideal yang memberikan pengaruh optimal pada kandungan karotenoid Caulerpa lentilifera. Penelitian ini menggunakan metode eksperimental dengan pola Rancanagan Acak Lengkap (RAL) dengan 6 perlakuan dan 3 kali ulangan dengan perlakuan yaitu Kontrol (jarak tanam 25 cm), P1 (jarak tanam 20 cm), P2 (jarak tanam 30 cm), P3 (jarak tanam 35 cm), P4 (jarak tanam 40 cm), P5 (jarak tanam 45 cm). Data yang didapatkan kemudian dianalisis menggunakan sidik ragam (ANOVA) dengan taraf kepercayaan 95% dan untuk mengetahui pertumbuhan terbaik dilakukan uji lanjut menggunakan uji BNT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jarak tanam yang diterapkan pada sistem patok dasar tidak memberikan pengaruh terhadap kandungan karotenoid pada Caulerpa lentilifera, namum berpengaruh terhadap pertumbuhan mutlak dan laju pertumbuhan spesifik. Jarak tanam 30 cm merupakan jarak terbaik untuk pertumbuhan Caulerpa lentilifera dengan pertumbuhan mutlak 128,917 g dan laju pertumbuhan spesifik 4,965%, namun perbedaan jarak tanam tidak berpengaruh terhadap kandungan karotenoid. Kesimpulan dari penelitian ini adalah perbedaan jarak tanam sistem patok dasar tidak memberikan pengaruh terhadap kandungan karotenoid pada C. lentilifera, namum berpengaruh terhadap pertumbuhan mutlak dan laju pertumbuhan spesifik. Tidak ditemukan jarak tanam ideal untuk meningkatkan kandungan karotenoid pada C. lentilifera, karena setiap perlakuan cenderung memiliki kandungan karotenoid yang relatif sama.
海藻是渔业的一种商品,被广泛用作食品、工业、药品和化妆品的原料。这使得海草的经济价值可以帮助社会经济,增加国家外汇。海藻是类胡萝卜素最大的来源之一,因为它通常含有叶绿素a和b,以及具有抗氧化剂作用的胡萝卜素。影响海藻含量的因素是海藻种子的生长距离。本研究的目的是确定作物距离对小胡萝卜素含量lentilifera的基本草本系统的影响,并确定对小胡萝卜素产能产生最佳影响的理想种植距离。这项研究使用实验方法与随机Rancanagan完整模式(财富)6和3次申命记控制(待遇待遇距离种植25厘米),P1(距离20厘米(8种),P2(距离种植30厘米(12英寸),P3种植35厘米)的距离,P4(距离种植40厘米(16),P5(距离种植45厘米)。然后用95%的准确率分析了数据,并通过BNT测试确定了最佳增长。研究结果表明,生长距离应用于基本啄木鸟系统,不会影响扁豆豆瓣的胡萝卜素含量,但对绝对生长和特定生长速度有影响。30厘米的种植距离是卷心菜lentilifera的最佳生长距离,其绝对生长速度为128.917 g,生长速度为4965%,但生长距离不影响任何胡萝卜素的含量。这项研究的结论是,植根于根茎系统的距离不影响C. lentilifera的胡萝卜素含量,namum对其绝对生长速度和特定生长速度的影响。在lentilifera中没有找到理想的生长距离来增加类胡萝卜素含量,因为每一种治疗方法都有相对相同的胡萝卜素含量。
{"title":"ANALYSIS OF CAROTENOID CONTENT IN SEA GRAPE (CAULERPA LENTILIFERA) CULTIVATED WITH LOW PLANT STANDING DIFFERE","authors":"Neny Arisqia, S. Amir, Ibadur Rahman","doi":"10.29303/mediaakuakultur.v3i1.2357","DOIUrl":"https://doi.org/10.29303/mediaakuakultur.v3i1.2357","url":null,"abstract":"Rumput laut merupakan salah satu jenis komoditas perikanan yang banyak dimanfaatkan baik sebagai bahan baku makanan, industri, obat-obatan, dan kosmetik. Hal ini menyebabkan nilai ekonomi rumput laut dapat membantu perekonomian masyarakat dan dapat menambah devisa negara. Rumput laut merupakan salah satu penghasil karotenoid terbesar karena rumput laut hijau secara umum mengandung senyawa klorofil a dan b serta senyawa karoten yang dapat berfungsi sebagai antioksidan. Faktor yang mempengaruhi kandungan karotenoid yaitu jarak tanam bibit rumput laut. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh jarak tanam pada sistem patok dasar terhadap kandungan karotenoid Caulerpa lentilifera serta mengetahui jarak tanam ideal yang memberikan pengaruh optimal pada kandungan karotenoid Caulerpa lentilifera. Penelitian ini menggunakan metode eksperimental dengan pola Rancanagan Acak Lengkap (RAL) dengan 6 perlakuan dan 3 kali ulangan dengan perlakuan yaitu Kontrol (jarak tanam 25 cm), P1 (jarak tanam 20 cm), P2 (jarak tanam 30 cm), P3 (jarak tanam 35 cm), P4 (jarak tanam 40 cm), P5 (jarak tanam 45 cm). Data yang didapatkan kemudian dianalisis menggunakan sidik ragam (ANOVA) dengan taraf kepercayaan 95% dan untuk mengetahui pertumbuhan terbaik dilakukan uji lanjut menggunakan uji BNT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jarak tanam yang diterapkan pada sistem patok dasar tidak memberikan pengaruh terhadap kandungan karotenoid pada Caulerpa lentilifera, namum berpengaruh terhadap pertumbuhan mutlak dan laju pertumbuhan spesifik. Jarak tanam 30 cm merupakan jarak terbaik untuk pertumbuhan Caulerpa lentilifera dengan pertumbuhan mutlak 128,917 g dan laju pertumbuhan spesifik 4,965%, namun perbedaan jarak tanam tidak berpengaruh terhadap kandungan karotenoid. Kesimpulan dari penelitian ini adalah perbedaan jarak tanam sistem patok dasar tidak memberikan pengaruh terhadap kandungan karotenoid pada C. lentilifera, namum berpengaruh terhadap pertumbuhan mutlak dan laju pertumbuhan spesifik. Tidak ditemukan jarak tanam ideal untuk meningkatkan kandungan karotenoid pada C. lentilifera, karena setiap perlakuan cenderung memiliki kandungan karotenoid yang relatif sama.","PeriodicalId":238996,"journal":{"name":"Indonesian Journal Of Aquaculture Medium","volume":"16 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-05-08","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"126003951","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
引用次数: 0
FEEDING MANAGEMENT OF SUPER INTENSIVE TILAPIA FISH (OREOCHROMIS NILOTICUS) CULTURE 超集约化罗非鱼养殖的饲养管理
Pub Date : 2023-05-01 DOI: 10.29303/mediaakuakultur.v3i1.2348
Muhammad Rifki Alhijrah, Andre Rachmat Scabra
Ikan nila adalah satu komoditas yang mempunyai nilai ekonomis yang tinggi. Permintaan akan ikan nila berdasarkan tahun ke tahun terus mengalami peningkatan, lantaran ikan ini digemari dan dianggap pula menjadi aquatic chicken bahkan ini sudah dikenal menjadi aquatic turkey. Kegiatan ilmiah ini bertujuan untuk mengetahui Manajemen Pemberian Pakan Benih Ikan Nila Nirwana (Oreochromis niloticus) Super Intensif Di Tambak Desa Teratak, Kecamatan Batukliang Utara, Kabupaten Lombok Tengah. Metode pengumpulan data yang  digunakan yaitu partisipasi aktif, observasi, dan wawancara. Data yang diperoleh selama kegiatan dianalisis secara deskriptif. Kegiatan ini dimulai dari persiapan kolam, persiapan media, persiapan benih, pengaplikasian bahan steroid, herbal dan probiotik, serta pengelolaan kualitas air. Manajemen pakan benih ikan nila nirwana diberikan sebanyak 3 kali sehari dengan pakan sebanyak 412 gram selama 21 hari dengan pakan yang dicampurkan dengan bahan steroid untuk maskuinisasi atau pengarahan kelamin ikan nila dari betina ke jantan. Setelah melewati 21 hari benih ikan diberikan pakan campuran probiotik dan herbal sebanyak 1,5 kg pakan untuk 11 petak kolam benih. Padat tebar per petak kolam benih yaitu 140.000 ekor, dari jumlah padat tebar tersebut jumlah ikan yang berhasil sampai pendederan atau pembesaran yaitu sebanyak 110.000 ekor. Panjang ikan nila dari awal pemeliharaan sampai 1 bulan pemeliharaan yaitu 2-3,5 cm. Pengelolaan kualitas dilakukan dengan penambahan probiotik, herbal dan molase sebanyak 3 kali sehari sesuai dengan keadaan cuaca.
罗非鱼是一种具有高度经济价值的商品。多年来,人们对罗勒鱼的需求一直在增加,因为这条鱼是最受欢迎的,也被认为是水族鸡,甚至这只被称为水族火鸡的鸡。这项科学活动的目的是确定龙目岛中区北岩岩区Teratak村养鱼场的超级集中管理。积极参与、观察和采访等数据收集方法。通过描述性分析从活动中获得的数据。这些活动从池塘的准备、媒体的准备、种子的准备、类固醇的使用、草药和益生菌的使用以及水的质量管理开始。涅槃凤尾鱼的饲料管理每天进行3次,共21天,配以412克的饲料,配以类固醇为主导性或性别方向的饲料。经过21天的观察,这些鱼的种子由益生菌和草药混合而成,为11片种子池提供1.5公斤的饲料。种子池中滴实的种子数量为14万条,其中最大的鱼被浓缩成11万条或放大的数量。罗非鱼从最初的维护到一个月的维护时间为2- 3.5厘米。根据天气情况,每天服用三次益生菌、草药和糖蜜进行质量管理。
{"title":"FEEDING MANAGEMENT OF SUPER INTENSIVE TILAPIA FISH (OREOCHROMIS NILOTICUS) CULTURE","authors":"Muhammad Rifki Alhijrah, Andre Rachmat Scabra","doi":"10.29303/mediaakuakultur.v3i1.2348","DOIUrl":"https://doi.org/10.29303/mediaakuakultur.v3i1.2348","url":null,"abstract":"Ikan nila adalah satu komoditas yang mempunyai nilai ekonomis yang tinggi. Permintaan akan ikan nila berdasarkan tahun ke tahun terus mengalami peningkatan, lantaran ikan ini digemari dan dianggap pula menjadi aquatic chicken bahkan ini sudah dikenal menjadi aquatic turkey. Kegiatan ilmiah ini bertujuan untuk mengetahui Manajemen Pemberian Pakan Benih Ikan Nila Nirwana (Oreochromis niloticus) Super Intensif Di Tambak Desa Teratak, Kecamatan Batukliang Utara, Kabupaten Lombok Tengah. Metode pengumpulan data yang  digunakan yaitu partisipasi aktif, observasi, dan wawancara. Data yang diperoleh selama kegiatan dianalisis secara deskriptif. Kegiatan ini dimulai dari persiapan kolam, persiapan media, persiapan benih, pengaplikasian bahan steroid, herbal dan probiotik, serta pengelolaan kualitas air. Manajemen pakan benih ikan nila nirwana diberikan sebanyak 3 kali sehari dengan pakan sebanyak 412 gram selama 21 hari dengan pakan yang dicampurkan dengan bahan steroid untuk maskuinisasi atau pengarahan kelamin ikan nila dari betina ke jantan. Setelah melewati 21 hari benih ikan diberikan pakan campuran probiotik dan herbal sebanyak 1,5 kg pakan untuk 11 petak kolam benih. Padat tebar per petak kolam benih yaitu 140.000 ekor, dari jumlah padat tebar tersebut jumlah ikan yang berhasil sampai pendederan atau pembesaran yaitu sebanyak 110.000 ekor. Panjang ikan nila dari awal pemeliharaan sampai 1 bulan pemeliharaan yaitu 2-3,5 cm. Pengelolaan kualitas dilakukan dengan penambahan probiotik, herbal dan molase sebanyak 3 kali sehari sesuai dengan keadaan cuaca.","PeriodicalId":238996,"journal":{"name":"Indonesian Journal Of Aquaculture Medium","volume":"125 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-05-01","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"133225648","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
引用次数: 0
The Effect of Tobacco Extract (Nicotiana Tobacum) As a Anesthetic Material Against Hematological Conditions Gold Fish (Cyprinus Corpio) With Method Dry Transport 干燥运输法研究烟草提取物对鲫鱼血液病的麻醉作用
Pub Date : 2023-02-27 DOI: 10.29303/mediaakuakultur.v3i1.1428
Rabiatun Abi Adamiah, N. Cokrowati, A. Mukhlis
Kebutuhan ikan mas (Cyprinus carpio) dari tahun ketahun terus meningkat dengan bertambahnya jumlah penduduk. Permintaan konsumen terhadap ikan konsumsi sudah mengalami pergeseran, dari ikan segar (beku) menjadi ikan hidup. Kendala yang sering dihadapi oleh pembudidaya adalah kematian sebelum ikan sampai di tempat tujuan, penyebab kematian ikan diakibatkan stres dan kerusakan fisik karena kesalahan penanganan. Untuk menghindari tingginya tingkat kematian ikan mas saat proses transportasi, pengusaha ikan mulai mengembangkan sistem transportasi kering, yaitu sistem pengangkutan ikan hidup dengan media pengangkutan yang bukan air. Pada transportasi ikan hidup tanpa media air, ikan dibuat dalam kondisi tenang atau pemingsangan. Anastesi dapat dilakukan dengan pemberian bahan bius dimana ikan menjadi tidak sadar pada saat proses transportasi berlangsung. Keuntungan dari pemingsangan ikan ini adalah memudahkan untuk melakukan proses pengangkutan tanpa media air, membuat ikan tidak banyak bergerak selama proses transportasi serta memperkecil resiko ikan terluka sehingga memungkinkan waktu transportasi yang lebih lama. Salah satu bahan alami yang dapat digunakan untuk anestesi yaitu tembakau (Nicotiana tabacum). Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pemberian anastesi ekstrak tembakau (N. tobacum) terhadap kondisi hematologi ikan mas (C. carpio) dengan metode transportasi kering. Perlakuan yang diuji cobakan yaitu perendaman ekstrak tembakau sebagai bahan anestesi ikan sebelum transportasi dengan konsentrasi yang berbeda yaitu, pada perlakuan 1 (P1) tanpa perendaman ekstrak tembakau, perlakuan 2 (P2) perendaman ekstrak tembakau 1 ml, perlakuan 3 (P3) perendaman ekstrak tembakau 2 ml, perlakuan (P4), perendaman ekstrak 3 ml. Hasil dari penelitian ini bahwa penggunaan ekstrak daun tembakau sebagai bahan anastesi pada sistem transportasi kering menyebabkan kadar hematologi mengalami peningkatan dan penurunan namun masih dalam kadar yang normal, dosis ekstrak tembakau yang terbaik yaitu 1ml/L dengan kecepatan pemingsangan 917 menit, waktu pulih sadar 239 menit serta memiliki nilai SR sebesar 76 %. 
每年金鱼(carpio)的需求继续增加,人口也在增加。消费者对鱼的消费需求已经从新鲜鱼转变成活鱼。种植者经常面临的障碍是鱼在到达目的地之前死亡,造成鱼死亡的原因是处理不当造成的压力和物理损伤。为了避免运输过程中金鱼的高死亡率,鱼商开始开发一种干燥的运输系统,一种由非水运输媒介驱动的活的运输系统。在没有水质的鱼类运输中,鱼被制成一种平静或贫瘠的环境。麻醉可以通过麻醉来进行,在运输过程中鱼会失去知觉。pemingsangan鱼,它的好处是便于进行运输过程,媒体没有水,让鱼不怎么动风险和减少运输过程中受伤使运输的时间更长的鱼。烟草(Nicotiana tabacum)是麻醉药的天然成分之一。本研究的目的是研究烟草提取物(N. tobacum)对金鱼血液学(C. carpio)使用干燥运输方法的影响。浸没试验测试的待遇,即运输烟草提取物作为一种麻醉之前鱼不同的浓度,在待遇1 (P1)没有浸泡烟草提取物,浸没2 (P2)烟草提取物1 ml待遇,待遇3 (P3) 2毫升,浸泡烟草提取物(P4),待遇浸泡提取3毫升。这项研究的结果,使用烟草叶提取物作为麻醉材料运输系统干燥导致血液学水平增长并降低剂量,但仍然在正常的水平,最好的烟草提取物917 100毫升/ L(时速pemingsangan,恢复时间意识到239分钟和SR高达76 %很有价值。
{"title":"The Effect of Tobacco Extract (Nicotiana Tobacum) As a Anesthetic Material Against Hematological Conditions Gold Fish (Cyprinus Corpio) With Method Dry Transport","authors":"Rabiatun Abi Adamiah, N. Cokrowati, A. Mukhlis","doi":"10.29303/mediaakuakultur.v3i1.1428","DOIUrl":"https://doi.org/10.29303/mediaakuakultur.v3i1.1428","url":null,"abstract":"Kebutuhan ikan mas (Cyprinus carpio) dari tahun ketahun terus meningkat dengan bertambahnya jumlah penduduk. Permintaan konsumen terhadap ikan konsumsi sudah mengalami pergeseran, dari ikan segar (beku) menjadi ikan hidup. Kendala yang sering dihadapi oleh pembudidaya adalah kematian sebelum ikan sampai di tempat tujuan, penyebab kematian ikan diakibatkan stres dan kerusakan fisik karena kesalahan penanganan. Untuk menghindari tingginya tingkat kematian ikan mas saat proses transportasi, pengusaha ikan mulai mengembangkan sistem transportasi kering, yaitu sistem pengangkutan ikan hidup dengan media pengangkutan yang bukan air. Pada transportasi ikan hidup tanpa media air, ikan dibuat dalam kondisi tenang atau pemingsangan. Anastesi dapat dilakukan dengan pemberian bahan bius dimana ikan menjadi tidak sadar pada saat proses transportasi berlangsung. Keuntungan dari pemingsangan ikan ini adalah memudahkan untuk melakukan proses pengangkutan tanpa media air, membuat ikan tidak banyak bergerak selama proses transportasi serta memperkecil resiko ikan terluka sehingga memungkinkan waktu transportasi yang lebih lama. Salah satu bahan alami yang dapat digunakan untuk anestesi yaitu tembakau (Nicotiana tabacum). Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pemberian anastesi ekstrak tembakau (N. tobacum) terhadap kondisi hematologi ikan mas (C. carpio) dengan metode transportasi kering. Perlakuan yang diuji cobakan yaitu perendaman ekstrak tembakau sebagai bahan anestesi ikan sebelum transportasi dengan konsentrasi yang berbeda yaitu, pada perlakuan 1 (P1) tanpa perendaman ekstrak tembakau, perlakuan 2 (P2) perendaman ekstrak tembakau 1 ml, perlakuan 3 (P3) perendaman ekstrak tembakau 2 ml, perlakuan (P4), perendaman ekstrak 3 ml. Hasil dari penelitian ini bahwa penggunaan ekstrak daun tembakau sebagai bahan anastesi pada sistem transportasi kering menyebabkan kadar hematologi mengalami peningkatan dan penurunan namun masih dalam kadar yang normal, dosis ekstrak tembakau yang terbaik yaitu 1ml/L dengan kecepatan pemingsangan 917 menit, waktu pulih sadar 239 menit serta memiliki nilai SR sebesar 76 %. ","PeriodicalId":238996,"journal":{"name":"Indonesian Journal Of Aquaculture Medium","volume":"65 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-02-27","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"121213797","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
引用次数: 0
PENGARUH UMUR BUDIDAYA TERHADAP KANDUNGAN KARAGINAN RUMPUT LAUT (Kappaphycus alvarezii) di PERAIRAN TELUK EKAS KABUPATEN LOMBOK TIMUR
Pub Date : 2023-02-27 DOI: 10.29303/mediaakuakultur.v3i1.2319
Rifaid Rifaid, Nunik Cokrowati, Andre Rachmat Scabra
Provinsi Nusa Tenggara Barat memiliki sumberdaya rumput laut yang potensial. Provinsi Nusa Tenggara Barat memiliki areal untuk budidaya rumput laut seluas 25.206,6 ha. Areal tersebut tersebar pada daerah Kabupaten Lombok Timur, Lombok Barat, Lombok Tengah, Sumbawa, Dompu, Bima, Kota Mataram, Kota Bima, Sumbawa Barat, dan Lombok Utara. Rumput laut merupakan tumbuhan berklorofil dan digolongkan sebagai tanaman tingkat rendah yang tidak memiliki akar, batang maupun daun sejati, melainkan hanya menyerupai batang yang disebut thallus. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa rendemen karaginan pada umur budidaya yang berbeda. Penelitian ini dilaksanakan di Teluk Ekas Desa Ekas Buana Kecamatan Jerowaru Lombok Timur Nusa Tenggara Barat. Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan yaitu: P1: 15 hari, P2: 25 hari, P3: 35 hari, P4: 45 hari. Rendemen karaginan K. alvarezii yang diperoleh nilai paling tinggi pada perlakuan (P4) yaitu sebesar 53,4%. Kandungan klorofil terhadap rumput laut K. alvarezii diperoleh nilai paling tinggi pada perlakuan (P4) yaitu 5,1 mg/L. Berdasarkan hasil analisis data penelitian diperoleh bahwa umur budidaya Kappaphycus alvarezii yang berbeda memberikan pengaruh nyata terhadap pertumbuhan mutlak, pertumbuhan spesifik dan pengaruh tidak nyata terhadap kandungan karaginan. Pada penelitian ini, perlakuan P4 (45 hari) didapatkan pertumbuhan mutlak yaitu 149 g, pertumbuhan spesifik sebesar 5,46 %, dan kandungan karaginan sebesar 53,4 %, serta nilai kandungan klorofil terbaik adalah 5,1 mg/L. Kesimpulan penelitian ini adalah pemeliharaan terbaik dalam penelitian ini yaitu perlakuan P4 (45 hari) didapatkan pertumbuhan mutlak yaitu 149 gram, pertumbuhan spesifik sebesar 5,46 %, dan kandungan karaginan sebesar 53,4 % ,serta nilai kandungan klorofil terbaik adalah 5,1 mg/L.
西努萨省拥有可能的海带资源。西努萨省拥有一个占地25,206.6公顷(2.2英亩)的海草种植区。该区域分布在东龙目岛、西龙目岛、中龙目岛、松巴丹、多普塔、比马、马塔兰市、比玛、西桑巴和北龙目岛。海草是一种多叶绿素植物,被归类为一种没有根、茎或真叶的低等植物,但与一种叫做thallus的茎相似。这项研究的目的是分析不同时代的修正案。这项研究是在东努萨市龙目岛东部的埃卡斯湾村进行的。本研究采用完全随机设计(RAL),采用4种治疗方法:P1: 15天,P2: 25天,P3: 35天,P4: 45天。阿尔瓦罗我国最受重视的行为准则(P4)为53.4%。在治疗过程中(P4)获得的叶绿素含量最高(P4)为5.1 mg/L。根据所取得的数据研究得出的结论,不同的Kappaphycus alvarezii栽培年龄对绝对的、特定的生长和不明显的钙含量产生了明显的影响。在这项研究中,P4治疗(45天)的绝对增长为149克,具体增长为5.46 %,盐酸含量为53.4%,最好的叶绿素含量为5.1毫克/L。结论是,这项研究得出的结论是,P4治疗(45天)的绝对增长为149克,具体增长为5.46 %,盐酸含量为53.4%,最好的叶绿素含量为5.1毫克/L。
{"title":"PENGARUH UMUR BUDIDAYA TERHADAP KANDUNGAN KARAGINAN RUMPUT LAUT (Kappaphycus alvarezii) di PERAIRAN TELUK EKAS KABUPATEN LOMBOK TIMUR","authors":"Rifaid Rifaid, Nunik Cokrowati, Andre Rachmat Scabra","doi":"10.29303/mediaakuakultur.v3i1.2319","DOIUrl":"https://doi.org/10.29303/mediaakuakultur.v3i1.2319","url":null,"abstract":"Provinsi Nusa Tenggara Barat memiliki sumberdaya rumput laut yang potensial. Provinsi Nusa Tenggara Barat memiliki areal untuk budidaya rumput laut seluas 25.206,6 ha. Areal tersebut tersebar pada daerah Kabupaten Lombok Timur, Lombok Barat, Lombok Tengah, Sumbawa, Dompu, Bima, Kota Mataram, Kota Bima, Sumbawa Barat, dan Lombok Utara. Rumput laut merupakan tumbuhan berklorofil dan digolongkan sebagai tanaman tingkat rendah yang tidak memiliki akar, batang maupun daun sejati, melainkan hanya menyerupai batang yang disebut thallus. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa rendemen karaginan pada umur budidaya yang berbeda. Penelitian ini dilaksanakan di Teluk Ekas Desa Ekas Buana Kecamatan Jerowaru Lombok Timur Nusa Tenggara Barat. Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan yaitu: P1: 15 hari, P2: 25 hari, P3: 35 hari, P4: 45 hari. Rendemen karaginan K. alvarezii yang diperoleh nilai paling tinggi pada perlakuan (P4) yaitu sebesar 53,4%. Kandungan klorofil terhadap rumput laut K. alvarezii diperoleh nilai paling tinggi pada perlakuan (P4) yaitu 5,1 mg/L. Berdasarkan hasil analisis data penelitian diperoleh bahwa umur budidaya Kappaphycus alvarezii yang berbeda memberikan pengaruh nyata terhadap pertumbuhan mutlak, pertumbuhan spesifik dan pengaruh tidak nyata terhadap kandungan karaginan. Pada penelitian ini, perlakuan P4 (45 hari) didapatkan pertumbuhan mutlak yaitu 149 g, pertumbuhan spesifik sebesar 5,46 %, dan kandungan karaginan sebesar 53,4 %, serta nilai kandungan klorofil terbaik adalah 5,1 mg/L. Kesimpulan penelitian ini adalah pemeliharaan terbaik dalam penelitian ini yaitu perlakuan P4 (45 hari) didapatkan pertumbuhan mutlak yaitu 149 gram, pertumbuhan spesifik sebesar 5,46 %, dan kandungan karaginan sebesar 53,4 % ,serta nilai kandungan klorofil terbaik adalah 5,1 mg/L.","PeriodicalId":238996,"journal":{"name":"Indonesian Journal Of Aquaculture Medium","volume":"27 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-02-27","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"129434324","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
引用次数: 0
STUDI KELIMPAHAN FITOPLANKTON DI PERAIRAN DESA BARUTA ANALALAKI KECAMATAN SANGIA WAMBULU KABUPATEN BUTON TENGAH
Pub Date : 2023-02-14 DOI: 10.29303/mediaakuakultur.v3i1.2104
Abdul Hadi Bone, Ismail Failu, L. J. Sirza
Fitoplankton adalah salah satu mikroorganisme autotrof yang perperan penting dalam mengubah bahan anorganik menjadi bahan organik yang hidup melayang di permukaan perairan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelimpahan, keanekaragaman, keseragaman, dan dominansi fitoplankton di Perairan Desa Baruta Analalaki, Kecamatan Sangia Wambulu Kabupaten Buton Tengah. Penelitian dilaksanakan mulai bulan Oktober sampai dengan November 2022. Alat yang digunakan yaitu Seichidisk, Termometer, Refraktometer, dan Planktonnet. Bahan yang digunakan dalam penelitian adalah sampel air yang diambil dari lokasi dan sudah ditentukan pada saat pagi, siang, dan sore hari. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode purposive random sampling, yaitu Metode yang digunakan untuk memudahkan peneliti dalam menentukan lokasi sampling sesuai dengan kriteria yang diinginkan oleh peneliti (Hadi, 2004). Hasil penelitian Menunjukkan bahwa ditemukan tiga kelas fitoplankton yaitu dari kelas Bacillariophyceae, Chlorophyceae, dan Dinophyceae. Dari ketiga kelas tersebut yang paling banyak ditemukan dari kelas Bacillariophyceae. Tingkat kelimpahan fitoplankton tergolong cukup subur yakni terjadi pada siang hari pada jam 12.00-14.00 ditemukan 968-1120 jenis, sedangkan pada pagi dan sore hari justru kelimpahan fitoplankton tergolong sedang. Indeks keanekaragaman rata-rata masuk kategori sedang, namun pada jam 14.00 ditemukan indeks keanekaragaman tinggi yaitu 3,05. Selanjutnya indeks keseragaman menunjukkan kategori rendah. Hal ini disebabkan karena adanya persaingan ruang dan makanan antar jenis fitoplankton. Dominansi pun tergolong rendah artinya tidak ada spesies yang mendominasi. Uji korelasi Pearson antara kelimpahan fitoplankton dan parameter kualitas air memiliki kaitan yang sangat kuat dengan nilai r = 0,715 (kecerahan), dan r = 0,526 (suhu). Analisis regresi memiliki persamaan Y = 1761+183X1+126X2. Hasil tersebut menunjukkan koefisien perbandingan kecerahan dan suhu bernilai positif yang artinya jika terjadi peningkatan sebesar 1 cm maka tingkat kelimpahan fitoplankton akan naik sebesar 183 atau 126 dengan asumsi parameter lainnya konstan. Berdasarkan hasil tersebut, nilai kecerahan dan suhu yang tinggi menunjukkan kelimpahan fitoplankton juga tinggi di Perairan Desa Baruta Analalaki.
浮游植物是一种自动机微生物,它在把无机物变成漂浮在水面上的有机物方面发挥着重要作用。这项研究的目的是了解巴卢塔阿纳拉基村(Baruta analalla village)中部布顿区(Buton village)水域的丰富、多样性、多样性和浮游植物的控制。研究开始于2022年10月至11月。用于筒子架、温度计、浮游生物和浮游生物。研究中使用的材料是在早上、中午和下午指定的地点采集的水样。本研究采用的方法是随机抽样方法,这是一种让研究人员根据研究人员想要的标准确定抽样地点的方法(Hadi, 2004)。研究表明,在杆菌、叶绿素和二磷酸二乙酸等类中发现了三类浮游植物。这三个类中最常见的是巴西ariopceae类。浮游植物的数量被认为是在中午12点14分的时候,发现了968到1120种,而在上午和下午,浮游植物的数量被认为是中等的。平均多样性指数属于中等类别,但在下午2点发现了高多样性指数3.05。下面的“均匀指数”表示低类别。这是因为浮游植物之间存在着相互竞争的空间和食物。占主导地位的是占主导地位的物种。皮尔森对浮游植物数量和水质参数之间的关系具有很强的相关性,其价值为r = 0.715(亮度),而r = 0.526(温度)。回归分析有一个方程= 1761+183X1+126X2。这一结果显示了亮度和温度系数的正负比较,这意味着如果浮游植物的储量增加1厘米,那么其肥胖率将增加183或126英寸,假设其他参数是恒定的。根据这些结果,亮度和温度的高表明,巴鲁塔阿纳拉基村水域的浮游植物含量也很高。
{"title":"STUDI KELIMPAHAN FITOPLANKTON DI PERAIRAN DESA BARUTA ANALALAKI KECAMATAN SANGIA WAMBULU KABUPATEN BUTON TENGAH","authors":"Abdul Hadi Bone, Ismail Failu, L. J. Sirza","doi":"10.29303/mediaakuakultur.v3i1.2104","DOIUrl":"https://doi.org/10.29303/mediaakuakultur.v3i1.2104","url":null,"abstract":"Fitoplankton adalah salah satu mikroorganisme autotrof yang perperan penting dalam mengubah bahan anorganik menjadi bahan organik yang hidup melayang di permukaan perairan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelimpahan, keanekaragaman, keseragaman, dan dominansi fitoplankton di Perairan Desa Baruta Analalaki, Kecamatan Sangia Wambulu Kabupaten Buton Tengah. Penelitian dilaksanakan mulai bulan Oktober sampai dengan November 2022. Alat yang digunakan yaitu Seichidisk, Termometer, Refraktometer, dan Planktonnet. Bahan yang digunakan dalam penelitian adalah sampel air yang diambil dari lokasi dan sudah ditentukan pada saat pagi, siang, dan sore hari. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode purposive random sampling, yaitu Metode yang digunakan untuk memudahkan peneliti dalam menentukan lokasi sampling sesuai dengan kriteria yang diinginkan oleh peneliti (Hadi, 2004). Hasil penelitian Menunjukkan bahwa ditemukan tiga kelas fitoplankton yaitu dari kelas Bacillariophyceae, Chlorophyceae, dan Dinophyceae. Dari ketiga kelas tersebut yang paling banyak ditemukan dari kelas Bacillariophyceae. Tingkat kelimpahan fitoplankton tergolong cukup subur yakni terjadi pada siang hari pada jam 12.00-14.00 ditemukan 968-1120 jenis, sedangkan pada pagi dan sore hari justru kelimpahan fitoplankton tergolong sedang. Indeks keanekaragaman rata-rata masuk kategori sedang, namun pada jam 14.00 ditemukan indeks keanekaragaman tinggi yaitu 3,05. Selanjutnya indeks keseragaman menunjukkan kategori rendah. Hal ini disebabkan karena adanya persaingan ruang dan makanan antar jenis fitoplankton. Dominansi pun tergolong rendah artinya tidak ada spesies yang mendominasi. Uji korelasi Pearson antara kelimpahan fitoplankton dan parameter kualitas air memiliki kaitan yang sangat kuat dengan nilai r = 0,715 (kecerahan), dan r = 0,526 (suhu). Analisis regresi memiliki persamaan Y = 1761+183X1+126X2. Hasil tersebut menunjukkan koefisien perbandingan kecerahan dan suhu bernilai positif yang artinya jika terjadi peningkatan sebesar 1 cm maka tingkat kelimpahan fitoplankton akan naik sebesar 183 atau 126 dengan asumsi parameter lainnya konstan. Berdasarkan hasil tersebut, nilai kecerahan dan suhu yang tinggi menunjukkan kelimpahan fitoplankton juga tinggi di Perairan Desa Baruta Analalaki.","PeriodicalId":238996,"journal":{"name":"Indonesian Journal Of Aquaculture Medium","volume":"93 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-02-14","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"133461553","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
引用次数: 0
ANALISA FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENGGUNAAN INDUKAN IKAN LELE BERSERTIFIKAT PADA PEMBENIH IKAN LELE DI KABUPATEN TEGAL
Pub Date : 2022-12-31 DOI: 10.29303/mediaakuakultur.v2i2.1739
Yusuf Wijanarko, Imam Santoso, Slamet Priyono
Masih ditemukannya pembenih ikan lele di Kabupaten Tegal yang menggunakan indukan yang berasal dari hasil pembesaran benih sebar (jonggolan), bukan ikan lele yang khusus untuk indukan yang bersertifikat. Penggunaan jonggolan sebagai indukan dikhawatirkan akan terjadi penurunan kualitas benih ikan lele karena terjadinya perkawinan sekerabat atau inbreeding. Penelitian ini diharapkan dapat mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi penggunaan indukan ikan lele bersertifikat sehingga dapat dilakukan pencegahan untuk menghindari kerugian pada pembudidaya pembesaran ikan lele dan perbaikan langkah-langkah yang perlu diputuskan dalam mengambil kebijakan pada instansi terkait. Penelitian ini menggunakan metode analisa statistik deskriptif korelasional. Data diambil dari seluruh pembenih ikan lele yang ada di Kabupaten Tegal dengan jumlah 100 responden kemudian data diolah dengan software SPSS 24 tahun 2022. Variabel usia, pendidikan terakhir, pelatihan atau sosialisasi tentang perikanan yang pernah diikuti, dan asal indukan yang digunakan memiliki nilai Signifikansi lebih besar dari 0.05. maka tidak terdapat korelasi (Hubungan) yang signifikan terhadap variabel strain indukan yang digunakan. Variabel Estimasi Modal memiliki nilai Signifikansi lebih kecil dari 0.05 (Sig. 0.000). maka terdapat korelasi (Hubungan) yang signifikan terhadap variabel strain indukan yang digunakan. Nilai korelasi spearman sebesar 0,351 menunjukkan bahwa arah korelasi positif dengan kekuatan korelasi yang lemah. Faktor Usia, pendidikan terakhir,pelatihan atau sosialisasi oleh Dinas Perikanan yang pernah diikuti, asal indukan (bantuan pemerintah,pembelian mandiri atau jonggolan) ternyata tidak mempengaruhi dalam penggunaan indukan lele bersertifikat. Faktor Modal yang dimiliki yang mempengaruhi keputusan pembenih dalam menggunakan indukan ikan lele yang bersertifikat.
在特加尔县发现的鲶鱼种植者使用的是单麦芽养殖而不是经过认证的鲶鱼。人们担心,由于近亲或近亲结婚,鲶鱼的种子质量会下降。本研究预计可以确定影响鲶鱼捕捞使用的因素,以便预防鲶鱼养殖场损失的损失,并确定采取相关政策的必要步骤。本研究采用相关的描述性统计分析方法。数据来自特加尔县所有现有的鲶鱼养殖场,共有100名受访者,然后与SPSS软件系统一起进行数据处理。过去渔业的年龄、教育、培训或社会化,以及使用的工业起源,其重要性超过0.05。那么就没有明显的相关性与所使用的父系菌株变量相关。资本估计变量的平均重要性小于0.05 (Sig 10,000)。然后对所使用的父系菌株变量有显著的关联。spearman相关值为0.351,表示正相关方向与关系强度较弱。过去渔业服务的年龄、最后的教育、培训或社会化,其根源(政府援助、自力更生购买或宗保)对注册鲶鱼的使用没有影响。资本因素影响了持证鲶鱼捕捞过程中的播种决定。
{"title":"ANALISA FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENGGUNAAN INDUKAN IKAN LELE BERSERTIFIKAT PADA PEMBENIH IKAN LELE DI KABUPATEN TEGAL","authors":"Yusuf Wijanarko, Imam Santoso, Slamet Priyono","doi":"10.29303/mediaakuakultur.v2i2.1739","DOIUrl":"https://doi.org/10.29303/mediaakuakultur.v2i2.1739","url":null,"abstract":"Masih ditemukannya pembenih ikan lele di Kabupaten Tegal yang menggunakan indukan yang berasal dari hasil pembesaran benih sebar (jonggolan), bukan ikan lele yang khusus untuk indukan yang bersertifikat. Penggunaan jonggolan sebagai indukan dikhawatirkan akan terjadi penurunan kualitas benih ikan lele karena terjadinya perkawinan sekerabat atau inbreeding. Penelitian ini diharapkan dapat mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi penggunaan indukan ikan lele bersertifikat sehingga dapat dilakukan pencegahan untuk menghindari kerugian pada pembudidaya pembesaran ikan lele dan perbaikan langkah-langkah yang perlu diputuskan dalam mengambil kebijakan pada instansi terkait. \u0000Penelitian ini menggunakan metode analisa statistik deskriptif korelasional. Data diambil dari seluruh pembenih ikan lele yang ada di Kabupaten Tegal dengan jumlah 100 responden kemudian data diolah dengan software SPSS 24 tahun 2022. \u0000Variabel usia, pendidikan terakhir, pelatihan atau sosialisasi tentang perikanan yang pernah diikuti, dan asal indukan yang digunakan memiliki nilai Signifikansi lebih besar dari 0.05. maka tidak terdapat korelasi (Hubungan) yang signifikan terhadap variabel strain indukan yang digunakan. Variabel Estimasi Modal memiliki nilai Signifikansi lebih kecil dari 0.05 (Sig. 0.000). maka terdapat korelasi (Hubungan) yang signifikan terhadap variabel strain indukan yang digunakan. Nilai korelasi spearman sebesar 0,351 menunjukkan bahwa arah korelasi positif dengan kekuatan korelasi yang lemah. \u0000Faktor Usia, pendidikan terakhir,pelatihan atau sosialisasi oleh Dinas Perikanan yang pernah diikuti, asal indukan (bantuan pemerintah,pembelian mandiri atau jonggolan) ternyata tidak mempengaruhi dalam penggunaan indukan lele bersertifikat. Faktor Modal yang dimiliki yang mempengaruhi keputusan pembenih dalam menggunakan indukan ikan lele yang bersertifikat.","PeriodicalId":238996,"journal":{"name":"Indonesian Journal Of Aquaculture Medium","volume":"33 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2022-12-31","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"115748689","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
引用次数: 0
期刊
Indonesian Journal Of Aquaculture Medium
全部 Acc. Chem. Res. ACS Applied Bio Materials ACS Appl. Electron. Mater. ACS Appl. Energy Mater. ACS Appl. Mater. Interfaces ACS Appl. Nano Mater. ACS Appl. Polym. Mater. ACS BIOMATER-SCI ENG ACS Catal. ACS Cent. Sci. ACS Chem. Biol. ACS Chemical Health & Safety ACS Chem. Neurosci. ACS Comb. Sci. ACS Earth Space Chem. ACS Energy Lett. ACS Infect. Dis. ACS Macro Lett. ACS Mater. Lett. ACS Med. Chem. Lett. ACS Nano ACS Omega ACS Photonics ACS Sens. ACS Sustainable Chem. Eng. ACS Synth. Biol. Anal. Chem. BIOCHEMISTRY-US Bioconjugate Chem. BIOMACROMOLECULES Chem. Res. Toxicol. Chem. Rev. Chem. Mater. CRYST GROWTH DES ENERG FUEL Environ. Sci. Technol. Environ. Sci. Technol. Lett. Eur. J. Inorg. Chem. IND ENG CHEM RES Inorg. Chem. J. Agric. Food. Chem. J. Chem. Eng. Data J. Chem. Educ. J. Chem. Inf. Model. J. Chem. Theory Comput. J. Med. Chem. J. Nat. Prod. J PROTEOME RES J. Am. Chem. Soc. LANGMUIR MACROMOLECULES Mol. Pharmaceutics Nano Lett. Org. Lett. ORG PROCESS RES DEV ORGANOMETALLICS J. Org. Chem. J. Phys. Chem. J. Phys. Chem. A J. Phys. Chem. B J. Phys. Chem. C J. Phys. Chem. Lett. Analyst Anal. Methods Biomater. Sci. Catal. Sci. Technol. Chem. Commun. Chem. Soc. Rev. CHEM EDUC RES PRACT CRYSTENGCOMM Dalton Trans. Energy Environ. Sci. ENVIRON SCI-NANO ENVIRON SCI-PROC IMP ENVIRON SCI-WAT RES Faraday Discuss. Food Funct. Green Chem. Inorg. Chem. Front. Integr. Biol. J. Anal. At. Spectrom. J. Mater. Chem. A J. Mater. Chem. B J. Mater. Chem. C Lab Chip Mater. Chem. Front. Mater. Horiz. MEDCHEMCOMM Metallomics Mol. Biosyst. Mol. Syst. Des. Eng. Nanoscale Nanoscale Horiz. Nat. Prod. Rep. New J. Chem. Org. Biomol. Chem. Org. Chem. Front. PHOTOCH PHOTOBIO SCI PCCP Polym. Chem.
×
引用
GB/T 7714-2015
复制
MLA
复制
APA
复制
导出至
BibTeX EndNote RefMan NoteFirst NoteExpress
×
0
微信
客服QQ
Book学术公众号 扫码关注我们
反馈
×
意见反馈
请填写您的意见或建议
请填写您的手机或邮箱
×
提示
您的信息不完整,为了账户安全,请先补充。
现在去补充
×
提示
您因"违规操作"
具体请查看互助需知
我知道了
×
提示
现在去查看 取消
×
提示
确定
Book学术官方微信
Book学术文献互助
Book学术文献互助群
群 号:604180095
Book学术
文献互助 智能选刊 最新文献 互助须知 联系我们:info@booksci.cn
Book学术提供免费学术资源搜索服务,方便国内外学者检索中英文文献。致力于提供最便捷和优质的服务体验。
Copyright © 2023 Book学术 All rights reserved.
ghs 京公网安备 11010802042870号 京ICP备2023020795号-1