Pada saat pelaksanaan Asesmen Kompetensi Minimum tahun 2021 siswa masih mengalami kebingungan, dikarenakan siswa baru mengenali soal literasi serta numerasi. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan analisis kemampuan literasi dan numerasi dalam menyelesaikan soal Asesmen Kompetensi Minimum (AKM) siswa di SDN 3 Jabalsari. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kualitatif. Data pada penelitian ini diperoleh dari hasil tes, observasi, serta wawancara. Hasil tes akan dikelompokkan menjadi tiga yaitu, tingkat tinggi, tingkat sedang, serta tingkat rendah. Berdasarkan dari hasil tes, observasi serta wawancara diperoleh hasil bahwa dari keseluruhan 12 siswa kemampuan literasi tertinggi terdapat pada indikator menilai format penyajian dalam teks informasi serta pada indikator membandingkan hal-hal utama yang terdapat pada teks fiksi. Sedangkan kemampuan terendah terdapat pada indikator memahami teks secara literal serta menyusun inferensi pada teks fiksi. Sementara itu, hasil kemampuan numerasi dari keseluruhan 12 siswa kemampuan tertinggi terdapat pada indikator bilangan serta pada indikator data dan ketidakpastian, sedangkan kemampuan terendah terdapat pada indikator geometri dan pengukuran. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa kemampuan literasi dalam menyelesaikan soal AKM siswa kelas V dari jumlah keseluruhan rata-rata memiliki kemampuan tingkat sedang dengan presentase 75%. Sedangkan pada kemampuan numerasi, siswa memiliki kemampuan tingkat sedang dengan presentase 58,33%.
{"title":"Analisis Kemampuan Literasi dan Numerasi dalam Menyelesaikan Soal Asesmen Kompetensi Minimum (AKM) Siswa Kelas V","authors":"Eka Novia Klarita, Rohmatus Syafi’ah","doi":"10.32832/jpg.v3i4.8122","DOIUrl":"https://doi.org/10.32832/jpg.v3i4.8122","url":null,"abstract":"Pada saat pelaksanaan Asesmen Kompetensi Minimum tahun 2021 siswa masih mengalami kebingungan, dikarenakan siswa baru mengenali soal literasi serta numerasi. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan analisis kemampuan literasi dan numerasi dalam menyelesaikan soal Asesmen Kompetensi Minimum (AKM) siswa di SDN 3 Jabalsari. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kualitatif. Data pada penelitian ini diperoleh dari hasil tes, observasi, serta wawancara. Hasil tes akan dikelompokkan menjadi tiga yaitu, tingkat tinggi, tingkat sedang, serta tingkat rendah. Berdasarkan dari hasil tes, observasi serta wawancara diperoleh hasil bahwa dari keseluruhan 12 siswa kemampuan literasi tertinggi terdapat pada indikator menilai format penyajian dalam teks informasi serta pada indikator membandingkan hal-hal utama yang terdapat pada teks fiksi. Sedangkan kemampuan terendah terdapat pada indikator memahami teks secara literal serta menyusun inferensi pada teks fiksi. Sementara itu, hasil kemampuan numerasi dari keseluruhan 12 siswa kemampuan tertinggi terdapat pada indikator bilangan serta pada indikator data dan ketidakpastian, sedangkan kemampuan terendah terdapat pada indikator geometri dan pengukuran. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa kemampuan literasi dalam menyelesaikan soal AKM siswa kelas V dari jumlah keseluruhan rata-rata memiliki kemampuan tingkat sedang dengan presentase 75%. Sedangkan pada kemampuan numerasi, siswa memiliki kemampuan tingkat sedang dengan presentase 58,33%.","PeriodicalId":303408,"journal":{"name":"JPG: Jurnal Pendidikan Guru","volume":"57 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2022-11-05","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"131771947","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Fauziah Mulia Fitriyani, Agisni Maulina Solihin, Anti Damayanti Kosasih, Hisny Fajrussalam, Desta Tiara Rahmawan, Diffa Alfia Azzahra
Penelitian ini untuk mengetahui transaksi Shopee PayLater dalam perspektif hukum islam, peneliti melakukan penelitian ini menggunakan jenis penelitian lapangan (field research) yang di mana peneliti akan terjun langsung ke lapangan untuk pengumpulan data yang akan diteliti. Shopee PayLater adalah salah satu metode pembayaran kredit yang ada di marketplace shopee, dimana perusahaan tersebut akan memberikan pinjaman kepada penggunanya untuk membeli barang yang mereka butuhkan. Hasil penelitian yang peneliti dapatkan menunjukan bahwa, apakah Shopee PayLater ini termasuk kedalam pembayaran berbasis utang (qard).
{"title":"Analisis Transaksi Shopee PayLater dalam Perspektif Hukum Islam","authors":"Fauziah Mulia Fitriyani, Agisni Maulina Solihin, Anti Damayanti Kosasih, Hisny Fajrussalam, Desta Tiara Rahmawan, Diffa Alfia Azzahra","doi":"10.32832/jpg.v3i4.7468","DOIUrl":"https://doi.org/10.32832/jpg.v3i4.7468","url":null,"abstract":"Penelitian ini untuk mengetahui transaksi Shopee PayLater dalam perspektif hukum islam, peneliti melakukan penelitian ini menggunakan jenis penelitian lapangan (field research) yang di mana peneliti akan terjun langsung ke lapangan untuk pengumpulan data yang akan diteliti. Shopee PayLater adalah salah satu metode pembayaran kredit yang ada di marketplace shopee, dimana perusahaan tersebut akan memberikan pinjaman kepada penggunanya untuk membeli barang yang mereka butuhkan. Hasil penelitian yang peneliti dapatkan menunjukan bahwa, apakah Shopee PayLater ini termasuk kedalam pembayaran berbasis utang (qard).","PeriodicalId":303408,"journal":{"name":"JPG: Jurnal Pendidikan Guru","volume":"62 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2022-11-05","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"116969713","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Annisa Aprilliyani, Hisny Fajrussalam, Alya Dewi Aprianti, Fariza Nur Aulia, Lusvinaningtyas Lusvinaningtyas
Partai politik merupakan wadah organisasi, mereka bisa menyatukan orang-orang yang mempunyai pemikiran yang sama sehingga pemikiran dan orientasi mereka bisa dikonsolidasikan, sedangkan secara umum partai politik dapat dikatakan adalah suatu kelompok terorganisir yang anggotanya mempunyai orientasi, nilai, dan cita-cita yang sama. Fungsi partai politik sebagai penghubung antara rakyat dan penguasa. Partai politik Islam merupakan faktor yang perlu diperhitungkan dalam proses politik karena partai politik Islam lahir dari mayoritas masyarakat Indonesia beragama Islam. Rumusan masalah-nya adalah bagaimana sikap masyarakat terhadap partai Islam? Tujuannya adalah untuk mengetahui Mengetahui sikap masyarakat mendukung atau memihak (favorable) maupun tidak mendukung atau tidak memihak (unfavorable) terhadap partai Islam. Dalam sebuah data ditemukan bahwa Sikap masyarakat dari jumlah sampel 85 responden dihasilkan masyarakat yang bersikap positif terhadap partai politik Islam sebesar 48%, masyarakat yang bersikap biasa sebesar 36%, sedangkan yang bersikap negatif terhadap partai politik Islam sebesar 15% yang tersebar dalam 4 dimensi yang diujikan antara lain dimensi tokoh/kader, ideologi/platfrom, program kerja, dan citra partai.
{"title":"Tingkat Kepercayaan Masyarakat Muslim Terhadap Partai Politik","authors":"Annisa Aprilliyani, Hisny Fajrussalam, Alya Dewi Aprianti, Fariza Nur Aulia, Lusvinaningtyas Lusvinaningtyas","doi":"10.32832/jpg.v3i4.7374","DOIUrl":"https://doi.org/10.32832/jpg.v3i4.7374","url":null,"abstract":"Partai politik merupakan wadah organisasi, mereka bisa menyatukan orang-orang yang mempunyai pemikiran yang sama sehingga pemikiran dan orientasi mereka bisa dikonsolidasikan, sedangkan secara umum partai politik dapat dikatakan adalah suatu kelompok terorganisir yang anggotanya mempunyai orientasi, nilai, dan cita-cita yang sama. Fungsi partai politik sebagai penghubung antara rakyat dan penguasa. Partai politik Islam merupakan faktor yang perlu diperhitungkan dalam proses politik karena partai politik Islam lahir dari mayoritas masyarakat Indonesia beragama Islam. Rumusan masalah-nya adalah bagaimana sikap masyarakat terhadap partai Islam? Tujuannya adalah untuk mengetahui Mengetahui sikap masyarakat mendukung atau memihak (favorable) maupun tidak mendukung atau tidak memihak (unfavorable) terhadap partai Islam. Dalam sebuah data ditemukan bahwa Sikap masyarakat dari jumlah sampel 85 responden dihasilkan masyarakat yang bersikap positif terhadap partai politik Islam sebesar 48%, masyarakat yang bersikap biasa sebesar 36%, sedangkan yang bersikap negatif terhadap partai politik Islam sebesar 15% yang tersebar dalam 4 dimensi yang diujikan antara lain dimensi tokoh/kader, ideologi/platfrom, program kerja, dan citra partai.","PeriodicalId":303408,"journal":{"name":"JPG: Jurnal Pendidikan Guru","volume":"19 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2022-11-05","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"129446298","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Penelitian ini dilakukan bertujuan untuk: pertama, untuk mengetahui bagaimana penerapan metode pembelajaran tilawati pada siswa SMPIT As-Salam Karanggan Bogor. Kedua, untuk mengetahui bagaimana kemampuan membaca Al-Qur’an pada siswa SMPIT As-Salam Karanggan Bogor. Ketiga untuk mengetahui adakah pengaruh metode pembelajaran tilawati terhadap kemampuan membaca Al-Qur’an pada siswa SMPIT As-Salam Kranggan Bogor. Jenis penelitian ini adalah penelitian Ex-Post Facto, penelitian ini dilakukan sejak bulan Oktober 2021 sampai dengan bulan Agustus 2022, Populasi dalam penelitian ini adalah siswa-siswi SMPIT As-Salam Karanggan Bogor dan sampal pada penelitian ini adalah berjumlah 62 sampel. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan SPSS versi 23.0. Berdasarkan dari hasil pengujian hasil uji “t” Metode Pembelajaran Tilawati (X) t-hitung sebesar 2,557 > nilai t-tabel 1,67. Dengan nilai signifikansi sebesar 0,013 < 0,05 nilai signifikansi yang lebih kecil dari 0,05 menunjukkan bahwa pada taraf signifikansi 5% maka hipotesis HO ditolak dan Ha diterima. Artinya terdapat pengaruh yang signifikan antara Metode Pembelajaran Tilawati (X) terhadap kemampuan membaca Al-Qur’an (Y). Hal ini menunjukan bahwa diterapkannya Metode Tilawati mempengaruhi kemampuan membaca Al-Qur’an pada siswa hal ini diketahui dari data hasil skor yang di peroleh peneliti dari setiap siswa dengan nilai rata-rata sebesar 90,12 lalu dari hasil test kemampuan membaca Al-Qur’an yang dilakukan oleh guru kepada siswa memperoleh nilai rata-rata sebesar 86,29. Saran dalam penelitian ini yaitu: Berhubung metode tilawati dapat meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur’an siswa, peneliti menyarankan bahwa metode tilawati ini dapat terus digunakan sebagai salah satu strategi alternatif untuk meningkatkan hasil belajar siswa ( membaca Al-Qur’an).
{"title":"PENGARUH METODE PEMBELAJARAN TILAWATI TERHADAP KEMAMPUAN MEMBACA AL-QUR’AN PADA SISWA SMPIT AS-SALAM KARANGGAN BOGOR","authors":"Mochammad Fardan Adib Masyruhan, Santi Lisnawati","doi":"10.32832/jpg.v3i4.8567","DOIUrl":"https://doi.org/10.32832/jpg.v3i4.8567","url":null,"abstract":"Penelitian ini dilakukan bertujuan untuk: pertama, untuk mengetahui bagaimana penerapan metode pembelajaran tilawati pada siswa SMPIT As-Salam Karanggan Bogor. Kedua, untuk mengetahui bagaimana kemampuan membaca Al-Qur’an pada siswa SMPIT As-Salam Karanggan Bogor. Ketiga untuk mengetahui adakah pengaruh metode pembelajaran tilawati terhadap kemampuan membaca Al-Qur’an pada siswa SMPIT As-Salam Kranggan Bogor. Jenis penelitian ini adalah penelitian Ex-Post Facto, penelitian ini dilakukan sejak bulan Oktober 2021 sampai dengan bulan Agustus 2022, Populasi dalam penelitian ini adalah siswa-siswi SMPIT As-Salam Karanggan Bogor dan sampal pada penelitian ini adalah berjumlah 62 sampel. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan SPSS versi 23.0. Berdasarkan dari hasil pengujian hasil uji “t” Metode Pembelajaran Tilawati (X) t-hitung sebesar 2,557 > nilai t-tabel 1,67. Dengan nilai signifikansi sebesar 0,013 < 0,05 nilai signifikansi yang lebih kecil dari 0,05 menunjukkan bahwa pada taraf signifikansi 5% maka hipotesis HO ditolak dan Ha diterima. Artinya terdapat pengaruh yang signifikan antara Metode Pembelajaran Tilawati (X) terhadap kemampuan membaca Al-Qur’an (Y). Hal ini menunjukan bahwa diterapkannya Metode Tilawati mempengaruhi kemampuan membaca Al-Qur’an pada siswa hal ini diketahui dari data hasil skor yang di peroleh peneliti dari setiap siswa dengan nilai rata-rata sebesar 90,12 lalu dari hasil test kemampuan membaca Al-Qur’an yang dilakukan oleh guru kepada siswa memperoleh nilai rata-rata sebesar 86,29. Saran dalam penelitian ini yaitu: Berhubung metode tilawati dapat meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur’an siswa, peneliti menyarankan bahwa metode tilawati ini dapat terus digunakan sebagai salah satu strategi alternatif untuk meningkatkan hasil belajar siswa ( membaca Al-Qur’an).","PeriodicalId":303408,"journal":{"name":"JPG: Jurnal Pendidikan Guru","volume":"29 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2022-11-05","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"127856880","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Sebagian besar siswa menganggap matematika sebagai mata pelajaran yang sulit dimengerti dan dipahami, mengakibatkan rendahnya hasil belajar matematika, guru harus kreatif dalam memilih model pembelajaran yang tepat memberi pemahaman konsep matematika pada siswa. Banyak sekali model pembelajaran yang dapat digunakan salah satunya adalah model pembelajaran SAVI (Somatic, Auditory, Visual, Intellectual). SAVI adalah model pembelajaran yang melibatkan gerakan fisik, berbicara, mendengarkan, mengamati, dan menggunakan kemampuan intelektual untuk berpikir, melalui model pembelajaran SAVI siswa diajak aktif dalam proses pembelajaran. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui ada atau tidak ada pengaruh yang signifikan model pembelajaran SAVI (Somatic, Auditory, Visual, Intellectual) terhadap hasil belajar materi Luas dan Keliling Bangun Datar siswa kelas IV SDN 1 Wonorejo. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode tes. Penelitian ini menggunakan populasi sebanyak 34dengan semua populasi dijadikan sampel. Desain yang digunakan pada penelitian ini adalah one group pretest-posttest design. Hasil analisis data yaitu nilai pretest 54,411 < nilai posttest 80,588 dan thitung 7,357 > ttabel 1,996. Kesimpulannya adalah terdapat pengaruh yang signifikan model pembelajaran SAVI (Somatic, Auditory, Visual, dan Intellectual) terhadap hasil belajar materi luas dan keliling bangun datar siswa kelas IV SDN 1 Wonorejo.
{"title":"Pengaruh Model Pembelajaran SAVI terhadap Hasil Belajar Luas dan Keliling Bangun Datar Siswa Kelas IV SDN 1 Wonorejo","authors":"Belgista Ringga Firdany","doi":"10.32832/jpg.v3i4.8165","DOIUrl":"https://doi.org/10.32832/jpg.v3i4.8165","url":null,"abstract":"Sebagian besar siswa menganggap matematika sebagai mata pelajaran yang sulit dimengerti dan dipahami, mengakibatkan rendahnya hasil belajar matematika, guru harus kreatif dalam memilih model pembelajaran yang tepat memberi pemahaman konsep matematika pada siswa. Banyak sekali model pembelajaran yang dapat digunakan salah satunya adalah model pembelajaran SAVI (Somatic, Auditory, Visual, Intellectual). SAVI adalah model pembelajaran yang melibatkan gerakan fisik, berbicara, mendengarkan, mengamati, dan menggunakan kemampuan intelektual untuk berpikir, melalui model pembelajaran SAVI siswa diajak aktif dalam proses pembelajaran. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui ada atau tidak ada pengaruh yang signifikan model pembelajaran SAVI (Somatic, Auditory, Visual, Intellectual) terhadap hasil belajar materi Luas dan Keliling Bangun Datar siswa kelas IV SDN 1 Wonorejo. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode tes. Penelitian ini menggunakan populasi sebanyak 34dengan semua populasi dijadikan sampel. Desain yang digunakan pada penelitian ini adalah one group pretest-posttest design. Hasil analisis data yaitu nilai pretest 54,411 < nilai posttest 80,588 dan thitung 7,357 > ttabel 1,996. Kesimpulannya adalah terdapat pengaruh yang signifikan model pembelajaran SAVI (Somatic, Auditory, Visual, dan Intellectual) terhadap hasil belajar materi luas dan keliling bangun datar siswa kelas IV SDN 1 Wonorejo.","PeriodicalId":303408,"journal":{"name":"JPG: Jurnal Pendidikan Guru","volume":"10 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2022-11-05","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"131309572","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar IPS pada siswa kelas V Sekolah Dasar melalui Penelitian Tindakan Kelas dengan menerapkan model pembelajaran Active Learning Tipe Index Card Match (LCM). Setelah melalui dua siklus yang masing-masing dua tindakan, hasi belajar siswa pada prasiklus, siklus 1 dan 2, menunjukkan adanya kenaikan nilai rata-rata dan persentase hasil belajar siswa yang signifikan yaitu dimulai dari prasiklus dengan nilai rata-rata 70 dan ketuntasan hasil belajar siswa 33,33%. Sedangkan siklus 1, nilai rata-rata 76,67 dan ketuntasan hasil belajar siswa 70%. Adapun siklus 2, nilai rata-rata 84 dan ketuntasan hasil belajar siswa 100%. Dengan demikian penerapan model Active Learning Tipe Index Card Match (LCM) dapat meningkatkan hasil belajar IPS.
{"title":"PENERAPAN MODEL ACTIVE LEARNING TIPE INDEX CARD MATCH (LCM) UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN IPS TENTANG MATERI MENGIDENTIFIKASI KARAKTERISTIK GEOGRAFIS INDONESIA DI KELAS V SDN SEMPLAK 1 KOTA BOGOR","authors":"Yanti Muliawati","doi":"10.32832/jpg.v3i4.8566","DOIUrl":"https://doi.org/10.32832/jpg.v3i4.8566","url":null,"abstract":"Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar IPS pada siswa kelas V Sekolah Dasar melalui Penelitian Tindakan Kelas dengan menerapkan model pembelajaran Active Learning Tipe Index Card Match (LCM). Setelah melalui dua siklus yang masing-masing dua tindakan, hasi belajar siswa pada prasiklus, siklus 1 dan 2, menunjukkan adanya kenaikan nilai rata-rata dan persentase hasil belajar siswa yang signifikan yaitu dimulai dari prasiklus dengan nilai rata-rata 70 dan ketuntasan hasil belajar siswa 33,33%. Sedangkan siklus 1, nilai rata-rata 76,67 dan ketuntasan hasil belajar siswa 70%. Adapun siklus 2, nilai rata-rata 84 dan ketuntasan hasil belajar siswa 100%. Dengan demikian penerapan model Active Learning Tipe Index Card Match (LCM) dapat meningkatkan hasil belajar IPS.","PeriodicalId":303408,"journal":{"name":"JPG: Jurnal Pendidikan Guru","volume":"14 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2022-11-05","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"134604203","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Motivasi ialah daya pendorong atau penggerak dalam melaksanakan kegiatan pembelajaran guna mendapatkan hasil belajar yang optimal.Hal ini lah yang menjadi daya tarik penulis untuk membuktikan apakah ada hubungan antara hasil belajar pada mata pelajaran PAI kelas V di SDN Lemahluhur.Oleh karena itu tujuan penelitian ini adalah untuk melihat apakah ada hubungan antara motivasi belajar dengan hasil belajar pada mata pelajaran PAI kelas V di SDN Lemahluhur.Metode yang digunakan pada penelitian ini ialah kuantitatif.Teknik pengumpulan data pada penelitian ini ialah angkat dan dokumentasi .Sampel pada penelitian ini ialah 36 siswa kelas V SDN Lemahluhur .Pada penelitiaj ini peneliti menemukan motivasi belajar siswa pada mata pelajaran pendidikan agama Islam kelas V di SDN Lemahluhur tergolong sedang serta Hasil belajar siswa pada mata pelajaran pendidikan agama Islam Hasil belajar siswa pada mata pelajaran pendidikan agama Islam kelas V di SDN Lemahluhur tergolong baik. Serta nilai kolerasi (r) 0,671 positif yang berarti terdapat hubungan searah serta tergolong kuat.
{"title":"Hubungan Motivasi Belajar dengan Hasil Belajar Siswa pada Pelajaran PAI","authors":"M. Abi, Rusdi Kasman, P. Angelia","doi":"10.32832/jpg.v3i4.7745","DOIUrl":"https://doi.org/10.32832/jpg.v3i4.7745","url":null,"abstract":"Motivasi ialah daya pendorong atau penggerak dalam melaksanakan kegiatan pembelajaran guna mendapatkan hasil belajar yang optimal.Hal ini lah yang menjadi daya tarik penulis untuk membuktikan apakah ada hubungan antara hasil belajar pada mata pelajaran PAI kelas V di SDN Lemahluhur.Oleh karena itu tujuan penelitian ini adalah untuk melihat apakah ada hubungan antara motivasi belajar dengan hasil belajar pada mata pelajaran PAI kelas V di SDN Lemahluhur.Metode yang digunakan pada penelitian ini ialah kuantitatif.Teknik pengumpulan data pada penelitian ini ialah angkat dan dokumentasi .Sampel pada penelitian ini ialah 36 siswa kelas V SDN Lemahluhur .Pada penelitiaj ini peneliti menemukan motivasi belajar siswa pada mata pelajaran pendidikan agama Islam kelas V di SDN Lemahluhur tergolong sedang serta Hasil belajar siswa pada mata pelajaran pendidikan agama Islam Hasil belajar siswa pada mata pelajaran pendidikan agama Islam kelas V di SDN Lemahluhur tergolong baik. Serta nilai kolerasi (r) 0,671 positif yang berarti terdapat hubungan searah serta tergolong kuat.","PeriodicalId":303408,"journal":{"name":"JPG: Jurnal Pendidikan Guru","volume":"5 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2022-11-05","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"120998897","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Orang dewasa dalam belajar mempunyai karakteristik berbeda-beda berlandaskan konsep diri dan pengetahuan hidupnya. Pelatihan tata rias untuk ibu rumah tangga di daerah Bukit Mekar Wangi Bogor berlangsung dengan efektif dan efisien sesuai tahapan pelatihan adanya perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi. Proses pembelajaranya menerapkan prinsip-prinsip pembelajaran orang dewasa yaitu: orang dewasa memiliki konsep diri, adanya hubunganya dengan pengalaman peserta didik, pendidikan orang dewasa memiliki rencana yang lebih fleksibel, kesiapan untuk belajar, serta menginginkan dapat segera memanfaatkan hasil belajaranya. Tujuan dari Penerapan andragogi dalam pelatihan agar tercapainya usaha memajukan taraf hidup, selain itu untuk melaksanakan kenaikan partisipasinya dalam aktivitas sosial, selain tujuan penerapan prinsip andragogi beranjak mengutamakan pada menuntun dan menolong orang dewasa dalam mendapatkan pengetahuan. Metode yang digunakan dalam pelatihan adalah ceramah, demonstrasi, dan praktek. Hasil analisis bahwa penerapan prinsip andragogi dalam pelatihan tata rias dengan menggunakan analisis kualitatif menunjukan bahwa berjalan efektif dan efisien. Dengan prinsip andragogi membuat fasilitator maupun peserta didik nyaman dalam proses pembelajaran dan dapat memberikan transisi positif dengan menuju kepada aktivitas yang mandiri dan lebih kereatif bagi peserta didik.
{"title":"Penerapan Prinsip Andragogi Dalam Pelatihan Tata Rias Ibu Rumah Tangga Di Bukit Mekar Wangi","authors":"Ulfa Zamilah, Rahmi Alendra Yusiyaka","doi":"10.32832/jpg.v3i4.7805","DOIUrl":"https://doi.org/10.32832/jpg.v3i4.7805","url":null,"abstract":"Orang dewasa dalam belajar mempunyai karakteristik berbeda-beda berlandaskan konsep diri dan pengetahuan hidupnya. Pelatihan tata rias untuk ibu rumah tangga di daerah Bukit Mekar Wangi Bogor berlangsung dengan efektif dan efisien sesuai tahapan pelatihan adanya perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi. Proses pembelajaranya menerapkan prinsip-prinsip pembelajaran orang dewasa yaitu: orang dewasa memiliki konsep diri, adanya hubunganya dengan pengalaman peserta didik, pendidikan orang dewasa memiliki rencana yang lebih fleksibel, kesiapan untuk belajar, serta menginginkan dapat segera memanfaatkan hasil belajaranya. Tujuan dari Penerapan andragogi dalam pelatihan agar tercapainya usaha memajukan taraf hidup, selain itu untuk melaksanakan kenaikan partisipasinya dalam aktivitas sosial, selain tujuan penerapan prinsip andragogi beranjak mengutamakan pada menuntun dan menolong orang dewasa dalam mendapatkan pengetahuan. Metode yang digunakan dalam pelatihan adalah ceramah, demonstrasi, dan praktek. Hasil analisis bahwa penerapan prinsip andragogi dalam pelatihan tata rias dengan menggunakan analisis kualitatif menunjukan bahwa berjalan efektif dan efisien. Dengan prinsip andragogi membuat fasilitator maupun peserta didik nyaman dalam proses pembelajaran dan dapat memberikan transisi positif dengan menuju kepada aktivitas yang mandiri dan lebih kereatif bagi peserta didik.","PeriodicalId":303408,"journal":{"name":"JPG: Jurnal Pendidikan Guru","volume":"24 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2022-11-05","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"134644454","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Shilmi Kaaffah, Hisny Fajrussalam, Aisy Rahmania, J. Ningsih, Maria Khofifah Rhamadan, Pina Mulyanti
Negara Indonesia merupakan negara yang memiliki berbagai macam keanekaragaman suku, ras, budaya, bahasa dan agama. Dalam hal agama Indonesia mengakui memiliki beberapa banyak agama yaitu Islam, Kristen, Katolik, Protestan, Hindu dan Budha. Agama-agama tersebut memiliki prinsip-prinsip dan keyakinan yang berbeda sehingga apabila perbedaan tersebut tidak dikelola dengan baik maka akan menimbulkan persengketaan atau permasalahan antar agama yang akan menghambat nilai-nilai perdamaian. Dengan menyikapi perbedaan-perbedaan tersebut oleh karena itu adanya semboyan negara Republik Indonesia Yaitu Bhineka Tunggal Ika Yang hendaknya selalu terpatri dalam semangat hidup berbangsa, nilai-nilai persatuan dalam Sumpah Pemuda menjadi kekuatan untuk membangun rasa nasionalisme serta nilai-nilai luhur yang terkandung dalam Pancasila dapat menjadi jati diri bagi bangsa Indonesia dalam kehidupan sehari-hari. Dengan adanya toleransi maka perbedaan yang terjadi di Indonesia akan terselesaikan Oleh karena itu seluruh bangsa Indonesia baik anak-anak hingga orang dewasa harus mempunyai rasa toleransi dalam diri mereka masing-masing. Dalam ajaran agama Islam toleransi dijunjung sangat tinggi dari setiap ayat di dalam Al-Quran sangat jelas tentang toleransi antar agama. Menumbuhkan sikap toleransi pada anak-anak di lingkungan yang multikultural atau kita sebut dengan negara yang memiliki keberagaman sangatlah penting dikarenakan jika kita dilihat dalam peristiwa-peristiwa yang terjadi di negara kita tentang toleransi bagi anak-anak perlu diajarkan untuk memiliki sikap toleransi.
{"title":"MENUMBUHKAN SIKAP TOLERANSI ANTAR AGAMA DI LINGKUNGAN MULTIKULTURAL KEPADA ANAK SESUAI AJARAN AGAMA ISLAM","authors":"Shilmi Kaaffah, Hisny Fajrussalam, Aisy Rahmania, J. Ningsih, Maria Khofifah Rhamadan, Pina Mulyanti","doi":"10.32832/jpg.v3i4.7395","DOIUrl":"https://doi.org/10.32832/jpg.v3i4.7395","url":null,"abstract":"Negara Indonesia merupakan negara yang memiliki berbagai macam keanekaragaman suku, ras, budaya, bahasa dan agama. Dalam hal agama Indonesia mengakui memiliki beberapa banyak agama yaitu Islam, Kristen, Katolik, Protestan, Hindu dan Budha. Agama-agama tersebut memiliki prinsip-prinsip dan keyakinan yang berbeda sehingga apabila perbedaan tersebut tidak dikelola dengan baik maka akan menimbulkan persengketaan atau permasalahan antar agama yang akan menghambat nilai-nilai perdamaian. Dengan menyikapi perbedaan-perbedaan tersebut oleh karena itu adanya semboyan negara Republik Indonesia Yaitu Bhineka Tunggal Ika Yang hendaknya selalu terpatri dalam semangat hidup berbangsa, nilai-nilai persatuan dalam Sumpah Pemuda menjadi kekuatan untuk membangun rasa nasionalisme serta nilai-nilai luhur yang terkandung dalam Pancasila dapat menjadi jati diri bagi bangsa Indonesia dalam kehidupan sehari-hari. Dengan adanya toleransi maka perbedaan yang terjadi di Indonesia akan terselesaikan Oleh karena itu seluruh bangsa Indonesia baik anak-anak hingga orang dewasa harus mempunyai rasa toleransi dalam diri mereka masing-masing. Dalam ajaran agama Islam toleransi dijunjung sangat tinggi dari setiap ayat di dalam Al-Quran sangat jelas tentang toleransi antar agama. Menumbuhkan sikap toleransi pada anak-anak di lingkungan yang multikultural atau kita sebut dengan negara yang memiliki keberagaman sangatlah penting dikarenakan jika kita dilihat dalam peristiwa-peristiwa yang terjadi di negara kita tentang toleransi bagi anak-anak perlu diajarkan untuk memiliki sikap toleransi.","PeriodicalId":303408,"journal":{"name":"JPG: Jurnal Pendidikan Guru","volume":"85 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2022-11-05","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"122307779","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Akhlak berasal dari bahasa Arab dari kata khuluq yang berarti tingkah laku, tabiat atau perangai. Secara istilah, akhlak yaitu sifat yang dimiliki seseorang, telah melekat dan biasanya akan tercermin dari perilaku orang tersebut. Sifat itu dapat berupa perbuatan baik, yang disebut akhlak mulia, atau perbuatan buruk yang disebut akhlak tercela sesuai dengan pembinaannya. Kantin kejujuran sekolah adalah kantin yang menjual makanan kecil dan minuman yang berada di sekolah. Kantin kejujuran tidak memiliki penjual dan tidak dijaga. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi pendidikan karakter melalui Kantin Kejujuran di Sekolah Dasar. Penelitian ini menggunakan metode Studi Literatur dengan pengumpulan data-data dengan mencari referensi referensi yang relevan dan fakta dari buku, jurnal ilmiah, kamus maupun bahan-bahan yang terpercaya dari website yang telah diteliti sebelumnya dan metode Kualitatif menggunakan wawancara. Hasil dari penelitian ini adalah Penerapan karakter siswa yang taat kepada pengasuh, santun, rajin beribadah dan bekerja, aktif, menjaga kebersihan, jujur dan bertanggung jawab, Implementasi kantin kejujuran dalam membentuk karakter siswa melalui kantin kejujuran yaitu siswa membeli makanan dan minuman di kantin secara jujur, Faktor pendukung dan penghambat penerapan kantin kejujuran dalam membentuk karakter siswa.
{"title":"IMPLEMENTASI KANTIN KEJUJURAN DALAM MENINGKATKAN SIKAP AMANAH DAN AKHLAKUL KARIMAH BAGI SISWA SEKOLAH DASAR","authors":"Azeera Azeera, Dinah Ashari Wardini, Isni Putri Anggraeni N, Septiana Sulistyorini","doi":"10.32832/jpg.v3i3.7381","DOIUrl":"https://doi.org/10.32832/jpg.v3i3.7381","url":null,"abstract":"Akhlak berasal dari bahasa Arab dari kata khuluq yang berarti tingkah laku, tabiat atau perangai. Secara istilah, akhlak yaitu sifat yang dimiliki seseorang, telah melekat dan biasanya akan tercermin dari perilaku orang tersebut. Sifat itu dapat berupa perbuatan baik, yang disebut akhlak mulia, atau perbuatan buruk yang disebut akhlak tercela sesuai dengan pembinaannya. Kantin kejujuran sekolah adalah kantin yang menjual makanan kecil dan minuman yang berada di sekolah. Kantin kejujuran tidak memiliki penjual dan tidak dijaga. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi pendidikan karakter melalui Kantin Kejujuran di Sekolah Dasar. Penelitian ini menggunakan metode Studi Literatur dengan pengumpulan data-data dengan mencari referensi referensi yang relevan dan fakta dari buku, jurnal ilmiah, kamus maupun bahan-bahan yang terpercaya dari website yang telah diteliti sebelumnya dan metode Kualitatif menggunakan wawancara. Hasil dari penelitian ini adalah Penerapan karakter siswa yang taat kepada pengasuh, santun, rajin beribadah dan bekerja, aktif, menjaga kebersihan, jujur dan bertanggung jawab, Implementasi kantin kejujuran dalam membentuk karakter siswa melalui kantin kejujuran yaitu siswa membeli makanan dan minuman di kantin secara jujur, Faktor pendukung dan penghambat penerapan kantin kejujuran dalam membentuk karakter siswa.","PeriodicalId":303408,"journal":{"name":"JPG: Jurnal Pendidikan Guru","volume":"10 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2022-07-28","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"115339690","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}