首页 > 最新文献

Jurnal Kebidanan Khatulistiwa最新文献

英文 中文
PREDIKTOR BERAT BADAN LAHIR BAYI DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS GANG SEHAT 健康健身团伙PUSKESMAS地区婴儿出生预测因子
Pub Date : 2022-08-25 DOI: 10.30602/jkk.v8i2.984
Nurmala Sari, Afifah Maryam, Lydia Febri Kurniatin, W. Astuti
Latar Belakang: Kehamilan merupakan masa paling penting dalam kehidupan manusia dan harus dipersiapkan sejak dini agar lahir generasi unggul di masa depan. Sejak di dalam kandungan, janin harus selalu dipantau pertumbuhan dan perkembangannya. Bayi dikatakan sehat jika memiliki berat badan lahir normal.  Tujuan: Menganalisis prediktor berat badan lahir bayi di wilayah kerja Puskesmas Gang Sehat Kota Pontianak Tahun 2020. Metode: Studi observasional analitik dengan 200 sampel. Data sekunder terdiri dari paritas, kenaikan berat badan ibu selama hamil, kadar Hb, LILA, BB lahir pada rekam medik atau kohort ibu di wilayah kerja Puskesmas Gang Sehat Januari-Desember 2020. Hasil: Analisis Spearman didapatkan hasil paritas (p-value=0,034), LILA (p-value=0,0012), kenaikan berat badan ibu selama hamil (p-value=0,000), kadar Hb (p-value=0,548). Analisis multivariat menunjukkan kenaikan berat badan ibu selama hamil dan LILA merupakan prediktor dari berat badan lahir bayi. Simpulan: Paritas, LILA dan kenaikan berat badan selama hamil menunjukkan adanya korelasi bermakna. Kadar Hb menunjukkan korelasi tidak bermakna. Kenaikan berat badan selama hamil dan LILA merupakan prediktor berat badan lahir bayi
背景:怀孕是人类生命中最重要的时期,必须提前为下一代的出生做好准备。在子宫内,胎儿必须时刻受到生长和发育的监控。据说婴儿出生时体重正常是健康的。目标:2020年,在健康的庞蒂克市健身健身中心地区,分析婴儿出生体重预测师。方法:用200个样本进行分析观察研究。次要数据包括paritas、孕妇体重增加、Hb水平、LILA、BB等。结果:Spearman分析发现了公物(p-value= 034)、LILA (p-value= 0012)、孕期母亲体重增加(p-value= 80,000)、Hb水平(p-value= 0.548)。多变量分析表明怀孕期间母亲的体重增加,而莱拉是婴儿出生体重的预测者。总结:Paritas, LILA,和怀孕期间的体重增加表明了相关性。Hb水平表明相关性是没有意义的。怀孕期间体重增加和婴儿莱拉是婴儿出生体重的预测者
{"title":"PREDIKTOR BERAT BADAN LAHIR BAYI DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS GANG SEHAT","authors":"Nurmala Sari, Afifah Maryam, Lydia Febri Kurniatin, W. Astuti","doi":"10.30602/jkk.v8i2.984","DOIUrl":"https://doi.org/10.30602/jkk.v8i2.984","url":null,"abstract":"Latar Belakang: Kehamilan merupakan masa paling penting dalam kehidupan manusia dan harus dipersiapkan sejak dini agar lahir generasi unggul di masa depan. Sejak di dalam kandungan, janin harus selalu dipantau pertumbuhan dan perkembangannya. Bayi dikatakan sehat jika memiliki berat badan lahir normal.  Tujuan: Menganalisis prediktor berat badan lahir bayi di wilayah kerja Puskesmas Gang Sehat Kota Pontianak Tahun 2020. Metode: Studi observasional analitik dengan 200 sampel. Data sekunder terdiri dari paritas, kenaikan berat badan ibu selama hamil, kadar Hb, LILA, BB lahir pada rekam medik atau kohort ibu di wilayah kerja Puskesmas Gang Sehat Januari-Desember 2020. Hasil: Analisis Spearman didapatkan hasil paritas (p-value=0,034), LILA (p-value=0,0012), kenaikan berat badan ibu selama hamil (p-value=0,000), kadar Hb (p-value=0,548). Analisis multivariat menunjukkan kenaikan berat badan ibu selama hamil dan LILA merupakan prediktor dari berat badan lahir bayi. Simpulan: Paritas, LILA dan kenaikan berat badan selama hamil menunjukkan adanya korelasi bermakna. Kadar Hb menunjukkan korelasi tidak bermakna. Kenaikan berat badan selama hamil dan LILA merupakan prediktor berat badan lahir bayi","PeriodicalId":316231,"journal":{"name":"Jurnal Kebidanan Khatulistiwa","volume":"49 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2022-08-25","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"133224208","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
引用次数: 0
GAMBARAN NILAI KEPERAWANAN DAN PERILAKU SEKSUAL PADA REMAJA : SYSTEMATIC LITERATURE REVIEW 童贞和性行为的表现:sys主题文学评论
Pub Date : 2022-08-25 DOI: 10.30602/jkk.v8i2.893
Wanda Okta Savira, R. Amalia, Nur Ainy Fardhana, A. .
Latar Belakang : Perilaku seksual merupakan bagian dari perilaku yang normal, namun dapat menjadi hal negatif apabila perilaku seksual tersebut dilakukan terlalu dini atau tanpa memperhatikan risikonya. Sebagian besar remaja di Asia hidup dalam keterikatan norma yang kental dan pandangan mengenai perilaku seksual yang masih terus tabu. Konstruksi sosial berupa menjaga keperawanan perempuan hingga mereka menikah masih memiliki nilai tinggi di beberapa negara Asia. Meskipun negara Asia memiliki konstruksi sosial terhadap nilai keperawanan yang harus dijaga, namun induced abortions di Asia masih cukup tinggi. Metode : Penelitian ini merupakan systematic literature review. Pertanyaan penelitian disusun dengan ketentuan PICO. Sebanyak 1.468 literatur dalam 10 tahun terakhir didapat dari database Scopus, ProQuest, Springer, PubMed, dan Google Schoolar. Penyaringan literatur dilakukan sesuai kriteria inklusi dan eksklusi yang sudah ditetapkan. Hasil : 5 literatur yang telah direview memiliki total partisipan sebanyak 16.798 dengan persebaran 8.093 laki-laki dan 8.701 partisipan perempuan. Sebaran wilayah lokasi penelitian berada di Asia Tenggara dan Asia Barat. 5 literatur menunjukkan bahwa Sebagian besar partisipan memiliki sikap positif terhadap nilai keperawanan. Kesimpulan : Terdapat 14.082 remaja yang memiliki sikap positif terhadap nilai keperawanan. Gambaran perilaku seksual remaja dari 5 literatur meliputi perilaku seksual tidak berisiko dan berisiko. Remaja yang memiliki sikap negatif terhadap keperawanan 3,6 kali lebih tinggi untuk memiliki perilaku seksual berisiko
背景:性行为是正常行为的一部分,但如果过早或不考虑风险,它可能是消极的。在亚洲,大多数年轻人都生活在对性行为的强烈要求和观点上,而这些观念仍然是禁忌的。在一些亚洲国家,保持女性贞操的社会结构仍然很有价值。虽然亚洲国家对贞洁的价值有社会结构,但亚洲的堕胎收费仍然很高。方法:本研究是系统著作评论。研究问题是根据PICO的条款提出的。在过去的10年里,我们从Scopus、ProQuest、施普林格、公社和谷歌Schoolar数据库中获得了1,468份文献。筛选文献是根据既定的纳入标准和排他性标准进行的。结果:经审查的5家文献共有16798家,共有8093名男性和8701名女性参与者。研究区域的分散在东南亚和西亚。文献表明,大多数参与者对贞洁的价值有积极的态度。结论:有14082名青少年对贞洁的价值有积极的态度。青少年的性行为概述了五篇文献中关于性行为的内容,其中包括无风险和危险的性行为。对贞洁持消极态度的青少年患危险性行为的可能性是患童贞的3.6倍
{"title":"GAMBARAN NILAI KEPERAWANAN DAN PERILAKU SEKSUAL PADA REMAJA : SYSTEMATIC LITERATURE REVIEW","authors":"Wanda Okta Savira, R. Amalia, Nur Ainy Fardhana, A. .","doi":"10.30602/jkk.v8i2.893","DOIUrl":"https://doi.org/10.30602/jkk.v8i2.893","url":null,"abstract":"Latar Belakang : Perilaku seksual merupakan bagian dari perilaku yang normal, namun dapat menjadi hal negatif apabila perilaku seksual tersebut dilakukan terlalu dini atau tanpa memperhatikan risikonya. Sebagian besar remaja di Asia hidup dalam keterikatan norma yang kental dan pandangan mengenai perilaku seksual yang masih terus tabu. Konstruksi sosial berupa menjaga keperawanan perempuan hingga mereka menikah masih memiliki nilai tinggi di beberapa negara Asia. Meskipun negara Asia memiliki konstruksi sosial terhadap nilai keperawanan yang harus dijaga, namun induced abortions di Asia masih cukup tinggi. Metode : Penelitian ini merupakan systematic literature review. Pertanyaan penelitian disusun dengan ketentuan PICO. Sebanyak 1.468 literatur dalam 10 tahun terakhir didapat dari database Scopus, ProQuest, Springer, PubMed, dan Google Schoolar. Penyaringan literatur dilakukan sesuai kriteria inklusi dan eksklusi yang sudah ditetapkan. Hasil : 5 literatur yang telah direview memiliki total partisipan sebanyak 16.798 dengan persebaran 8.093 laki-laki dan 8.701 partisipan perempuan. Sebaran wilayah lokasi penelitian berada di Asia Tenggara dan Asia Barat. 5 literatur menunjukkan bahwa Sebagian besar partisipan memiliki sikap positif terhadap nilai keperawanan. Kesimpulan : Terdapat 14.082 remaja yang memiliki sikap positif terhadap nilai keperawanan. Gambaran perilaku seksual remaja dari 5 literatur meliputi perilaku seksual tidak berisiko dan berisiko. Remaja yang memiliki sikap negatif terhadap keperawanan 3,6 kali lebih tinggi untuk memiliki perilaku seksual berisiko","PeriodicalId":316231,"journal":{"name":"Jurnal Kebidanan Khatulistiwa","volume":"17 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2022-08-25","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"122181095","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
引用次数: 0
HUBUNGAN PENGETAHUAN IBU TENTANG STUNTING DENGAN POLA ASUH PEMBERIAN MAKAN PADA BALITA DI DESA SUI BEMBAN 母亲关于隋班村幼儿发育不良的知识关系
Pub Date : 2022-08-25 DOI: 10.30602/jkk.v8i2.971
N. Nurhasanah, K. -
Latar Belakang: Indonesia merupakan salah satu negara dengan prevalensi stunting yang cukup tinggi dibandingkan dengan negara berpendapatan menengah lainnya. Balita yang mengalami stunting  memiliki tingkat kecerdasan tidak maksimal, menjadikan anak menjadi lebih rentan terhadap penyakit. Tujuan: Mengetahui Pengetahuan Ibu tentang Stunting dan Pola Tindakan Asuh  terhadap pemberian makan pada Balita. Metode: Penelitian korelasi dengan pendekatan cross-sectional. Sampel penelitian ibu yang mempunyai anak balita. Teknik pengambilan sampel menggunakaan total sampling yaitu keseluruhan dari semua jumlah populasi yaitu 35 orang yang mempunyai balita. Analisis data dengan uji Chi-square dengan tingkat kepercayaan (0,05) dan confidence interval (CI=95%). Hasil : Berdasarkan hasil uji statistik menggunakan uji Chi-square didapatkan p = 0,431 (p >0,05) tidak ada hubungan antara pengetahuan responden tentang stunting terhadap pola asuh pemberian makan pada balita. Kesimpulan: Pengetahuan tentang stunting pada balita Sebagian besar dikategorikan kurang dengan jumlah 21  (60%) dibandingkan yang mempunyai pengetahuan baik yang berjumlah 14 (40%).Tindakan tentang pola asuh pemberian makan pada balita Sebagian besar mendukung dengan jumlah 27 responden (77,1%) dibandingkan dengan yang mempunyai Tindakan tidak mendukung yang berjumlah 8 (22,9%) Tidak adanya hubungan pengetahuan responden tentang stunting dengan Tindakan pola asuh pemberian makan balita dengan  p Value 0,431 ( p > 0,05)
背景:印度尼西亚是一个比其他中等收入国家高得多的特技流行国家之一。发育不良的幼儿智力不高,更容易生病。目的:了解母亲对幼儿喂养的了解和教养。方法:研究与分段方法的关系。母亲有一个蹒跚学步的孩子的研究样本。抽样技术是35个有幼儿的人口的总和抽样。用信誉测试(0.05)和信任间隔(CI=95%)进行数据分析。结果:根据使用chi square测试获得的p = 431 (p > 0.05)的统计结果,受访者关于发育不良的幼儿饮食模式的知识没有联系。结论:幼儿发育迟缓的知识在很大程度上低于拥有14(40%)良好知识的儿童数量21(60%)。幼儿喂养模式的行为主要支持27名受访者(77.1%),而非8名不支持的受访者(22.9%)与调查人员不支持的基于p价值0.431 (p > 0.05)的幼儿喂养模式不相关的知识
{"title":"HUBUNGAN PENGETAHUAN IBU TENTANG STUNTING DENGAN POLA ASUH PEMBERIAN MAKAN PADA BALITA DI DESA SUI BEMBAN","authors":"N. Nurhasanah, K. -","doi":"10.30602/jkk.v8i2.971","DOIUrl":"https://doi.org/10.30602/jkk.v8i2.971","url":null,"abstract":"Latar Belakang: Indonesia merupakan salah satu negara dengan prevalensi stunting yang cukup tinggi dibandingkan dengan negara berpendapatan menengah lainnya. Balita yang mengalami stunting  memiliki tingkat kecerdasan tidak maksimal, menjadikan anak menjadi lebih rentan terhadap penyakit. Tujuan: Mengetahui Pengetahuan Ibu tentang Stunting dan Pola Tindakan Asuh  terhadap pemberian makan pada Balita. Metode: Penelitian korelasi dengan pendekatan cross-sectional. Sampel penelitian ibu yang mempunyai anak balita. Teknik pengambilan sampel menggunakaan total sampling yaitu keseluruhan dari semua jumlah populasi yaitu 35 orang yang mempunyai balita. Analisis data dengan uji Chi-square dengan tingkat kepercayaan (0,05) dan confidence interval (CI=95%). Hasil : Berdasarkan hasil uji statistik menggunakan uji Chi-square didapatkan p = 0,431 (p >0,05) tidak ada hubungan antara pengetahuan responden tentang stunting terhadap pola asuh pemberian makan pada balita. Kesimpulan: Pengetahuan tentang stunting pada balita Sebagian besar dikategorikan kurang dengan jumlah 21  (60%) dibandingkan yang mempunyai pengetahuan baik yang berjumlah 14 (40%).Tindakan tentang pola asuh pemberian makan pada balita Sebagian besar mendukung dengan jumlah 27 responden (77,1%) dibandingkan dengan yang mempunyai Tindakan tidak mendukung yang berjumlah 8 (22,9%) Tidak adanya hubungan pengetahuan responden tentang stunting dengan Tindakan pola asuh pemberian makan balita dengan  p Value 0,431 ( p > 0,05)","PeriodicalId":316231,"journal":{"name":"Jurnal Kebidanan Khatulistiwa","volume":"368 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2022-08-25","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"115904256","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
引用次数: 0
HUBUNGAN INDEKS MASSA TUBUH (IMT) REMAJA DENGAN DISMENOREA 青少年和痛经关系
Pub Date : 2022-08-25 DOI: 10.30602/jkk.v8i2.970
Dwi Khalisa Putri, Eliyana Lulianthy
Latar belakang: Kejadian dismenorea di Indonesia saat ini belum dapat diketahui secara pasti. Dismenorea primer tanpa adanya patologis pelvis yang dialami oleh sekitar 50% wanita serta mengalami nyeri hebat sehingga menyebabkan ketidakmampuan wanita untuk beraktivitas selama 1 sampai 3 hari setiap bulannya. Faktor resiko dari dismenorea pada remaja sering berhubungan dengan menarche usia dini, riwayat keluarga dengan keluhan dismenore, dan indeks masa tubuh (IMT) yang tidak normal. Wanita dengan IMT kurang dari berat normal dapat menjadi salah satu faktor konstitusi yang dapat disebabkan oleh kurangnya daya tahan tubuh terhadap rasa nyeri sehingga dapat terjadi dismenorea. Tujuan: untuk mengetahui hubungan Indeks Masa Tubuh Massa Tubuh (IMT) Remaja dengan Dismenorea. Metode: penelitian kuantitatif dengan menggunakan pendekatan cross sectional. Teknik pengambilan Total Sampling dengan jumlah 55 responden. Intrumen penelitian kuantitatif dengan kuesioner. Analisis data kuantitatif menggunakan chi-square. Hasil: didapatkan sebagian besar responden mengalami intensitas nyeri dengan kategori ringan yaitu sebesar 29 (52,7%). sebagian besar responden memiliki indeks massa tubuh yang normal yaitu sebesar 38 (69,1%). Kesimpulan: tidak terdapat hubungan antara IMT dengan kejadian dismenorea pada remaja. Penelitian selanjutnya disarankan mengkombinasikan variabel-variabel lainnya yang dapat dinilai dan berhubungan dengan faktor penyebab terjadinya dismimore dengan responden yang lebih luas agar dapat menilai secara keseluruhan.
背景:印度尼西亚目前的痛经事件还不确定。原发性痛经约占50%,并经历严重疼痛,导致女性无法每月进行1到3天的活动。青少年痛经的危险因素经常与早衰症、家庭病史、痛经投诉和不正常的妊娠指数(IMT)有关。拥有异常体重IMT的妇女可能是宪法上的一个因素,该因素可能是身体对疼痛缺乏足够的抵抗力,从而导致痛经。目的:确定青少年和痛经的质量质量指数(IMT)之间的关系。方法:通过跨部门方法进行定量研究。采样技术,总数为55人。定量研究指南及问卷调查。定量数据分析使用chi平方。结果:大多数受访者采用轻分级的疼痛强度为29(52.7%)。大多数受访者的体重指数为38(69.1%)。结论:IMT与青少年痛经事件之间没有联系。进一步的研究建议将其他可评估的、与分化因素相关的变量与更广泛的受访者结合起来进行全面评估。
{"title":"HUBUNGAN INDEKS MASSA TUBUH (IMT) REMAJA DENGAN DISMENOREA","authors":"Dwi Khalisa Putri, Eliyana Lulianthy","doi":"10.30602/jkk.v8i2.970","DOIUrl":"https://doi.org/10.30602/jkk.v8i2.970","url":null,"abstract":"Latar belakang: Kejadian dismenorea di Indonesia saat ini belum dapat diketahui secara pasti. Dismenorea primer tanpa adanya patologis pelvis yang dialami oleh sekitar 50% wanita serta mengalami nyeri hebat sehingga menyebabkan ketidakmampuan wanita untuk beraktivitas selama 1 sampai 3 hari setiap bulannya. Faktor resiko dari dismenorea pada remaja sering berhubungan dengan menarche usia dini, riwayat keluarga dengan keluhan dismenore, dan indeks masa tubuh (IMT) yang tidak normal. Wanita dengan IMT kurang dari berat normal dapat menjadi salah satu faktor konstitusi yang dapat disebabkan oleh kurangnya daya tahan tubuh terhadap rasa nyeri sehingga dapat terjadi dismenorea. Tujuan: untuk mengetahui hubungan Indeks Masa Tubuh Massa Tubuh (IMT) Remaja dengan Dismenorea. Metode: penelitian kuantitatif dengan menggunakan pendekatan cross sectional. Teknik pengambilan Total Sampling dengan jumlah 55 responden. Intrumen penelitian kuantitatif dengan kuesioner. Analisis data kuantitatif menggunakan chi-square. Hasil: didapatkan sebagian besar responden mengalami intensitas nyeri dengan kategori ringan yaitu sebesar 29 (52,7%). sebagian besar responden memiliki indeks massa tubuh yang normal yaitu sebesar 38 (69,1%). Kesimpulan: tidak terdapat hubungan antara IMT dengan kejadian dismenorea pada remaja. Penelitian selanjutnya disarankan mengkombinasikan variabel-variabel lainnya yang dapat dinilai dan berhubungan dengan faktor penyebab terjadinya dismimore dengan responden yang lebih luas agar dapat menilai secara keseluruhan.","PeriodicalId":316231,"journal":{"name":"Jurnal Kebidanan Khatulistiwa","volume":"100 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2022-08-25","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"127640051","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
引用次数: 0
HUBUNGAN BERAT BADAN LAHIR TERHADAP STUNTING DI PUSKESMAS SYAMTALIRA ARON KABUPATEN ACEH UTARA 北亚齐县 syamtalira aron 卫生中心出生体重与发育迟缓之间的关系
Pub Date : 2022-07-31 DOI: 10.30602/jkk.v8i1.910
L. ., E. ., Rayana Iswani
Stunting merupakan masalah yang umum terjadi di Indonesia, termasuk juga di Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh. Pravalensi stunting di Aceh yang berusia di bawah 2 Tahun (baduta) sebanyak 37,9%. prevalensi stunting bayi berusia dibawah lima tahun di Indonesia pada tahun 2018 sebesar 30,8%, yang mana berada di atas standar WHO 20%. Pada penelitian ini dicari hubungan antara berat badan lahir terhadap stunting. Berat badan lahir dikategorikan menjadi beresiko dan tidak, dengan batasan 2500 gram, dimana terdapat berat badan lahir beresiko sebesar 42%. Jenis penelitian analitik kuantitatif dengan desain cross sectional. Sampel berjumlah 38 orang balita,dari Puskesmas Syamtalira Aron dan dilakukan analisis data secara univariat dan bivariat. Dari penelitian didapatkan bahwa ada hubungan antara berat badan lahir dengan stunting, dimana 23,7% stunting terjadi pada berat badan lahir beresiko, dibanding dengan 7,9 % pada berat badan lahir tidak beresiko
替身在印度尼西亚是一个常见的问题,包括在亚齐省的北部地区。两岁以下亚齐地区的骑行率为37.9%。2018年,印尼5岁以下儿童发育迟缓的流行率为308%,超过世界卫生组织标准20%。在这项研究中,人们认为出生体重和发育迟缓之间有联系。出生体重为风险,不超过2500克,而出生体重为42%。交叉设计的定量分析研究类型。来自阿伦Puskesmas Syamtalira的38个5岁的样本进行了单变量和bivariat的数据分析。研究发现,出生体重与发育迟缓之间存在联系,这为体重增加提供了237%的发育风险,而出生体重为7.9%并不具有风险
{"title":"HUBUNGAN BERAT BADAN LAHIR TERHADAP STUNTING DI PUSKESMAS SYAMTALIRA ARON KABUPATEN ACEH UTARA","authors":"L. ., E. ., Rayana Iswani","doi":"10.30602/jkk.v8i1.910","DOIUrl":"https://doi.org/10.30602/jkk.v8i1.910","url":null,"abstract":"Stunting merupakan masalah yang umum terjadi di Indonesia, termasuk juga di Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh. Pravalensi stunting di Aceh yang berusia di bawah 2 Tahun (baduta) sebanyak 37,9%. prevalensi stunting bayi berusia dibawah lima tahun di Indonesia pada tahun 2018 sebesar 30,8%, yang mana berada di atas standar WHO 20%. Pada penelitian ini dicari hubungan antara berat badan lahir terhadap stunting. Berat badan lahir dikategorikan menjadi beresiko dan tidak, dengan batasan 2500 gram, dimana terdapat berat badan lahir beresiko sebesar 42%. Jenis penelitian analitik kuantitatif dengan desain cross sectional. Sampel berjumlah 38 orang balita,dari Puskesmas Syamtalira Aron dan dilakukan analisis data secara univariat dan bivariat. Dari penelitian didapatkan bahwa ada hubungan antara berat badan lahir dengan stunting, dimana 23,7% stunting terjadi pada berat badan lahir beresiko, dibanding dengan 7,9 % pada berat badan lahir tidak beresiko","PeriodicalId":316231,"journal":{"name":"Jurnal Kebidanan Khatulistiwa","volume":"36 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2022-07-31","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"134521979","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
引用次数: 0
PENGARUH ASI EKSKLUSIF DAN MORBIDITAS BAYI TERHADAP STATUS GIZI BAYI DI DUSUN PAJALAU, KABUPATEN GOWA SULAWESI SELATAN
Pub Date : 2022-07-31 DOI: 10.30602/jkk.v8i1.839
Irfan Arifin
Latar belakang: Rendahnya status gizi jelas berdampak pada kualitas sumber daya manusia. Di negara berkembang anak-anak umur 0-5 tahun merupakan golongan yang paling rawan terhadap gizi. Anak-anak biasanya menderita bermacam-macam infeksi serta berada dalam status gizi rendah. Tujuan: untuk mengetahui pengaruh ASI eksklusif dan morbiditas dengan status gizi bayi di Dusun Pajalau Desa, Sulawesi Selatan Tahun 2020. Metode: Jenis penelitian ini adalah Survey analytic dengan pendekatan cross sectional study. Populasi dan sampel adalah semua bayi usia 7 -12 bulan yang datang ke Posyandu pada bulan Maret s/d Agustus tahun 2020 dengan teknik accidental sampling yang kemudian dianalisa dengan menggunakan chi-square. Hasil: tidak ada pengaruh yang signifikan antara ASI eksklusif (ρ = 0.102 dengan OR: 4.5) dan ada pengaruh yang signifikan antara morbiditas bayi (ρ = 0,00 dengan OR: 20.0) terhadap status gizi bayi. Sehingga perlu pemahaman pada ibu yang memiliki bayi agar tetap menjaga pola hidup sehat, menjaga sanitasi lingkungan agar terhindar dari penyakit infeksi serta tidak lupa untuk tetap memberikan ASI eksklusif pada bayi untuk menjamin asupan zat gizinya
背景:低营养状况显然影响了人力资源质量。在发展中国家,5岁以上的儿童是最容易营养不良的群体。儿童通常患有多种感染,营养水平较低。目标:2020年在南苏拉威西省的帕贾劳村,了解母乳的独家和婴儿营养状况的发病率。方法:这类研究是跨部门研究方法的分析调查。种群和样本都是2020年3月至12个月来到Posyandu的7 -12个月大的婴儿,他们使用的是chi-square进行了采样技术的分析。结果:全母乳之间没有显著影响(ρ= 0.102还是:4 . 5)和疾病之间存在着显著的影响(ρ= 0,00的宝宝还是对婴儿的营养状况:20 . 0)。因此,我们必须了解有了婴儿的母亲,以保持健康的生活方式,保持环境卫生,避免感染,并确保婴儿得到营养
{"title":"PENGARUH ASI EKSKLUSIF DAN MORBIDITAS BAYI TERHADAP STATUS GIZI BAYI DI DUSUN PAJALAU, KABUPATEN GOWA SULAWESI SELATAN","authors":"Irfan Arifin","doi":"10.30602/jkk.v8i1.839","DOIUrl":"https://doi.org/10.30602/jkk.v8i1.839","url":null,"abstract":"Latar belakang: Rendahnya status gizi jelas berdampak pada kualitas sumber daya manusia. Di negara berkembang anak-anak umur 0-5 tahun merupakan golongan yang paling rawan terhadap gizi. Anak-anak biasanya menderita bermacam-macam infeksi serta berada dalam status gizi rendah. Tujuan: untuk mengetahui pengaruh ASI eksklusif dan morbiditas dengan status gizi bayi di Dusun Pajalau Desa, Sulawesi Selatan Tahun 2020. Metode: Jenis penelitian ini adalah Survey analytic dengan pendekatan cross sectional study. Populasi dan sampel adalah semua bayi usia 7 -12 bulan yang datang ke Posyandu pada bulan Maret s/d Agustus tahun 2020 dengan teknik accidental sampling yang kemudian dianalisa dengan menggunakan chi-square. Hasil: tidak ada pengaruh yang signifikan antara ASI eksklusif (ρ = 0.102 dengan OR: 4.5) dan ada pengaruh yang signifikan antara morbiditas bayi (ρ = 0,00 dengan OR: 20.0) terhadap status gizi bayi. Sehingga perlu pemahaman pada ibu yang memiliki bayi agar tetap menjaga pola hidup sehat, menjaga sanitasi lingkungan agar terhindar dari penyakit infeksi serta tidak lupa untuk tetap memberikan ASI eksklusif pada bayi untuk menjamin asupan zat gizinya","PeriodicalId":316231,"journal":{"name":"Jurnal Kebidanan Khatulistiwa","volume":"5 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2022-07-31","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"124580125","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
引用次数: 0
PENGARUH YOGA TERHADAP NYERI MENSTRUASI PADA REMAJA : STUDI LITERATUR 瑜伽对青少年痛经的影响:文学研究
Pub Date : 2022-07-31 DOI: 10.30602/jkk.v8i1.1003
Nisa Shabrinafi Amalia, Erni Dwi Widyana, Susanti Pratamaningtyas
Latar Belakang: Gangguan menstruasi yang sering terjadi pada remaja adalah nyeri menstruasi atau disminore. Remaja yang mengalami nyeri menstruasi akan merasakan kram pada abdomen bawah dan biasanya disertai gejala tambahan yang mengakibatkan terganggunya aktivitas sehari- hari. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk menguranginya adalah memberikan terapi nonfarmakologis yaitu yoga. Studi ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh yoga terhadap nyeri menstruasi pada remaja. Metode: Desain studi dalam penelitian ini adalah literature review. Pencarian literatur dilakukan dengan menggunakan keyword (yoga AND menstrual cramp OR adolescent, teenager). Selanjutnya, dilakukan seleksi terhadap 403.128 artikel berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi. Jumlah artikel yang terseleksi sebanyak 13 artikel. Artikel diambil dari data base bereputasi maupun terakreditasi. Artikel diambil dari database PubMed, DOAJ Research Gate, dan Google Schoolar. Penyeleksian diambil dengan memerhatikan PICOS dan selanjutnya dianalisis. Teknik analisis yang digunakan oleh peneliti adalah Compare, Contrast, dan Synthesize. Hasil: Terdapat 14 jurnal yang menyebutkan adanya pengaruh pemberian yoga terhadap penurunan nyeri menstruasi pada remaja. Skala nyeri menstruasi yang paling banyak dialami remaja adalah skala nyeri sedang. Kesimpulan: Pemberian yoga bisa diberikan sebagai terapi nonfarmakologi yang efektif untuk menurunkan nyeri menstruasi terhadap remaja. Hal ini dikarenakan yoga dapat memberikan efek relaksasi, sehingga tubuh dapat memproduksi hormon endorfin yang berguna sebagai obat analgesik alami.
背景:青少年最常见的月经疾病是月经疼痛或痛经。经期疼痛的青少年腹部有经痛,通常伴有额外的症状,会干扰日常活动。减少瑜伽的一个方法是采用一种超越药物治疗的方法。这项研究是为了确定瑜伽对青少年月经疼痛的影响。方法:本研究的研究设计为文学评论。文献搜索是通过键盘进行的。然后根据纳入和排泄标准对403.128篇文章进行选择。选择的文章有13篇。文章来自信誉良好的数据库和认证数据库。这篇文章来自公共数据库、DOAJ研究门和谷歌Schoolar。筛查是通过观察PICOS并随后对其进行分析。研究人员使用的分析技术是Compare, Contrast和Synthesize。结果:有14份期刊提到瑜伽对青少年月经疼痛减轻的影响。青少年最常见的月经疼痛量表是中度疼痛量表。结论:瑜伽可以作为一种有效的非药理学治疗青少年痛经。这是因为瑜伽可以提供放松的效果,这样身体就可以产生一种有用的内啡肽作为一种天然镇痛药。
{"title":"PENGARUH YOGA TERHADAP NYERI MENSTRUASI PADA REMAJA : STUDI LITERATUR","authors":"Nisa Shabrinafi Amalia, Erni Dwi Widyana, Susanti Pratamaningtyas","doi":"10.30602/jkk.v8i1.1003","DOIUrl":"https://doi.org/10.30602/jkk.v8i1.1003","url":null,"abstract":"Latar Belakang: Gangguan menstruasi yang sering terjadi pada remaja adalah nyeri menstruasi atau disminore. Remaja yang mengalami nyeri menstruasi akan merasakan kram pada abdomen bawah dan biasanya disertai gejala tambahan yang mengakibatkan terganggunya aktivitas sehari- hari. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk menguranginya adalah memberikan terapi nonfarmakologis yaitu yoga. Studi ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh yoga terhadap nyeri menstruasi pada remaja. Metode: Desain studi dalam penelitian ini adalah literature review. Pencarian literatur dilakukan dengan menggunakan keyword (yoga AND menstrual cramp OR adolescent, teenager). Selanjutnya, dilakukan seleksi terhadap 403.128 artikel berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi. Jumlah artikel yang terseleksi sebanyak 13 artikel. Artikel diambil dari data base bereputasi maupun terakreditasi. Artikel diambil dari database PubMed, DOAJ Research Gate, dan Google Schoolar. Penyeleksian diambil dengan memerhatikan PICOS dan selanjutnya dianalisis. Teknik analisis yang digunakan oleh peneliti adalah Compare, Contrast, dan Synthesize. Hasil: Terdapat 14 jurnal yang menyebutkan adanya pengaruh pemberian yoga terhadap penurunan nyeri menstruasi pada remaja. Skala nyeri menstruasi yang paling banyak dialami remaja adalah skala nyeri sedang. Kesimpulan: Pemberian yoga bisa diberikan sebagai terapi nonfarmakologi yang efektif untuk menurunkan nyeri menstruasi terhadap remaja. Hal ini dikarenakan yoga dapat memberikan efek relaksasi, sehingga tubuh dapat memproduksi hormon endorfin yang berguna sebagai obat analgesik alami.","PeriodicalId":316231,"journal":{"name":"Jurnal Kebidanan Khatulistiwa","volume":"39 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2022-07-31","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"123221251","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
引用次数: 0
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PERAN KADER POSYANDU DALAM UPAYA PENCEGAHAN STUNTING DI WILAYAH PUSKESMAS SUNGAI MELAYU KABUPATEN KETAPANG
Pub Date : 2022-07-31 DOI: 10.30602/jkk.v8i1.894
D. Damayanti, Eny Aprianti, Oon Fatonah, Rini Sulistiawati
Latar Belakang : Stunting adalah masalah kurang gizi kronis yang disebabkan oleh kurangnya asupan gizi dalam waktu yang cukup lama, sehingga mengakibatkan gangguan pertumbuhan pada anak yakni tinggi badan anak lebih rendah atau pendek (kerdil) dari standar usianya. Kader posyandu merupakan penggerak utama seluruh kegiatan yang dilakukan di posyandu. Kader diharapkan berperan aktif dalam kegiatan promotif dan preventif serta mampu menjadi pendorong, motivator dan penyuluh masyarakat terutama tentang stunting, dalam hal ini pengetahuan, lama bekerja, pelatihan/penyegaran dan keterampilan merupakan beberapa faktor yang sangat penting bagi seorang kader dalam upaya pencegahan stunting. Tujuan : Penelitian ini untuk menganalisis faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi peran kader posyandu dalam upaya pencegahan stunting di wilayah puskesmas Sungai Melayu Kabupaten Ketapang. Metode : survey analitik observasional dengan desain penelitian menggunakan cross-sectional. Hasil : Terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan (p= 0.013), pelatihan kader (p= 0.004), lama bekerja (p= 0.000) dan keterampilan (p= 0.031) terhadap upaya pencegahan stunting di wilayah Puskesmas Sungai Melayu Kabupaten Ketapang. Kesimpulan : Terdapat hubungan antara faktor pengetahuan, lama bekerja, keterampilan dan pelatihan terhadap peran kader posyandu dalam upaya pencegahan stunting di wilayah Puskesmas Sungai Melayu Kabupaten Ketapang
背景:发育不良是一种长期营养不良引起的慢性营养不良问题,导致发育不良的儿童比正常年龄水平低或矮。posyandu Kader posyandu是posyandu所有活动的主要驱动力。卡德被期望在促进和预防活动中发挥积极作用,并能够成为社会主要的推动力、激励和激励,特别是在特技方面,在知识、长期工作、培训/恢复和技能方面,是一个重要的因素,为防止特技。目的:本研究旨在分析卡德·波尚杜在马来贝隆区puskesmas地区对特技作用的影响。方法:利用分段进行研究设计的观察分析调查。结果:知识(p= 013)、kader培训(p= 0004)、长期工作(p= 000)和技能(p= 031)与马来贝加尔湖贝加尔湖地区防止发育的努力之间有着显著的联系。结论:技能、长期工作、技能和培训与卡德·波尚杜在马来贝隆区Puskesmas地区的作用之间存在联系
{"title":"FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PERAN KADER POSYANDU DALAM UPAYA PENCEGAHAN STUNTING DI WILAYAH PUSKESMAS SUNGAI MELAYU KABUPATEN KETAPANG","authors":"D. Damayanti, Eny Aprianti, Oon Fatonah, Rini Sulistiawati","doi":"10.30602/jkk.v8i1.894","DOIUrl":"https://doi.org/10.30602/jkk.v8i1.894","url":null,"abstract":"Latar Belakang : Stunting adalah masalah kurang gizi kronis yang disebabkan oleh kurangnya asupan gizi dalam waktu yang cukup lama, sehingga mengakibatkan gangguan pertumbuhan pada anak yakni tinggi badan anak lebih rendah atau pendek (kerdil) dari standar usianya. Kader posyandu merupakan penggerak utama seluruh kegiatan yang dilakukan di posyandu. Kader diharapkan berperan aktif dalam kegiatan promotif dan preventif serta mampu menjadi pendorong, motivator dan penyuluh masyarakat terutama tentang stunting, dalam hal ini pengetahuan, lama bekerja, pelatihan/penyegaran dan keterampilan merupakan beberapa faktor yang sangat penting bagi seorang kader dalam upaya pencegahan stunting. Tujuan : Penelitian ini untuk menganalisis faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi peran kader posyandu dalam upaya pencegahan stunting di wilayah puskesmas Sungai Melayu Kabupaten Ketapang. Metode : survey analitik observasional dengan desain penelitian menggunakan cross-sectional. Hasil : Terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan (p= 0.013), pelatihan kader (p= 0.004), lama bekerja (p= 0.000) dan keterampilan (p= 0.031) terhadap upaya pencegahan stunting di wilayah Puskesmas Sungai Melayu Kabupaten Ketapang. Kesimpulan : Terdapat hubungan antara faktor pengetahuan, lama bekerja, keterampilan dan pelatihan terhadap peran kader posyandu dalam upaya pencegahan stunting di wilayah Puskesmas Sungai Melayu Kabupaten Ketapang","PeriodicalId":316231,"journal":{"name":"Jurnal Kebidanan Khatulistiwa","volume":"207 ","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2022-07-31","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"113987227","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
引用次数: 1
EFEKTIVITAS AROMATERAPI MAWAR, MASSAGE EFFLEURAGE DAN KOMBINASI AROMATERAPI MAWAR DAN MASSAGE EFFLEURAGE TERHADAP NYERI PERSALINAN KALA I FASE AKTIF PADA IBU BERSALIN DI PUSKESMAS SEBANGKAU KABUPATEN SAMBAS
Pub Date : 2022-07-31 DOI: 10.30602/jkk.v8i1.917
Rohuna Husin, Elma Marsita, N. Sitorus
Latar Belakang : Salah satu hal yang dikhawatirkan oleh seorang ibu yang akan mengalami persalinan adalah rasa nyeri. Nyeri persalinan merupakan suatu kondisi fisiologi yang secara umum akan dialami semua ibu bersalin yang disebabkan oleh ketegangan, emosional, tekanan pada ujung saraf, regangan pada jaringan dan persendian, serta hipoksia otot uterus. Nyeri menyebabkan penderitaan dan stress yang jika tidak mereda dapat mengakibatkan respons terhadap nyeri berikutnya. Penanganan rasa nyeri dapat dilakukan salah satunya dengan menggunakan teknik relaksasi dan massage. Tujuan : Menganalisis efektivitas aromaterapi mawar, massage effleurage dan kombinasi terhadap nyeri persalinan kala I fase aktif ibu bersalin di Puskesmas Sebangkau Kabupaten Sambas Tahun 2021. Metode: Penelitian ini menggunakan desain penelitian quasy experiment dengan rancangan Non equivalen pretest-posttest comparison group design. Hasil: Ada perubahan intensitas nyeri ibu bersalin kala I fase aktif sebelum dan sesudah diberikan aromaterapi mawar didapatkan p-value = 0.004, ada perubahan intensitas nyeri ibu bersalin kala I fase aktif sebelum dan sesudah diberikan Massage Effleurage didapatkan p-value = 0.003, ada perubahan intensitas nyeri ibu bersalin kala I fase aktif sebelum dan sesudah diberikan kombinasi di Puskesmas Sebangkau Kabupaten Sambas Tahun 2021 didapatkan p-value = 0.000, Kesimpulan : Terapi kombinasi aromaterapi mawar dan massage effleurage merupakan intervensi yang paling efektif terhadap perubahan skala nyeri ibu bersalin kala I fase aktif
背景:母亲担心即将分娩的一件事是疼痛。分娩疼痛是由紧张、情感、神经末梢压力、组织和关节放松以及子宫肌肉缺氧引起的一般生理学疾病。疼痛会导致痛苦和压力,如果没有缓解,可能会导致对未来疼痛的反应。治疗疼痛的方法包括放松和按摩。目的:分析玫瑰芳香疗法、按摩治疗和分娩疼痛的有效性,以及2021年产妇分娩活跃阶段的作用。方法:本研究采用采用前期非equivalen前期设计的研究设计。结果:有妈妈分娩疼痛的强度变化前后的当时我活跃阶段给玫瑰香薰得到p-value = 0.004,有一个妈妈分娩疼痛的强度变化前后的当时我活跃阶段给按摩外溢获得p-value = 0.003,有一个妈妈分娩疼痛的强度变化前后的当时我活跃阶段给予Puskesmas Sebangkau县组合Sambas p-value = 000, 2021年得到结论:玫瑰芳香疗法和按摩疗法的结合是对母亲分娩时疼痛规模变化最有效的干预措施
{"title":"EFEKTIVITAS AROMATERAPI MAWAR, MASSAGE EFFLEURAGE DAN KOMBINASI AROMATERAPI MAWAR DAN MASSAGE EFFLEURAGE TERHADAP NYERI PERSALINAN KALA I FASE AKTIF PADA IBU BERSALIN DI PUSKESMAS SEBANGKAU KABUPATEN SAMBAS","authors":"Rohuna Husin, Elma Marsita, N. Sitorus","doi":"10.30602/jkk.v8i1.917","DOIUrl":"https://doi.org/10.30602/jkk.v8i1.917","url":null,"abstract":"Latar Belakang : Salah satu hal yang dikhawatirkan oleh seorang ibu yang akan mengalami persalinan adalah rasa nyeri. Nyeri persalinan merupakan suatu kondisi fisiologi yang secara umum akan dialami semua ibu bersalin yang disebabkan oleh ketegangan, emosional, tekanan pada ujung saraf, regangan pada jaringan dan persendian, serta hipoksia otot uterus. Nyeri menyebabkan penderitaan dan stress yang jika tidak mereda dapat mengakibatkan respons terhadap nyeri berikutnya. Penanganan rasa nyeri dapat dilakukan salah satunya dengan menggunakan teknik relaksasi dan massage. Tujuan : Menganalisis efektivitas aromaterapi mawar, massage effleurage dan kombinasi terhadap nyeri persalinan kala I fase aktif ibu bersalin di Puskesmas Sebangkau Kabupaten Sambas Tahun 2021. Metode: Penelitian ini menggunakan desain penelitian quasy experiment dengan rancangan Non equivalen pretest-posttest comparison group design. Hasil: Ada perubahan intensitas nyeri ibu bersalin kala I fase aktif sebelum dan sesudah diberikan aromaterapi mawar didapatkan p-value = 0.004, ada perubahan intensitas nyeri ibu bersalin kala I fase aktif sebelum dan sesudah diberikan Massage Effleurage didapatkan p-value = 0.003, ada perubahan intensitas nyeri ibu bersalin kala I fase aktif sebelum dan sesudah diberikan kombinasi di Puskesmas Sebangkau Kabupaten Sambas Tahun 2021 didapatkan p-value = 0.000, Kesimpulan : Terapi kombinasi aromaterapi mawar dan massage effleurage merupakan intervensi yang paling efektif terhadap perubahan skala nyeri ibu bersalin kala I fase aktif","PeriodicalId":316231,"journal":{"name":"Jurnal Kebidanan Khatulistiwa","volume":"7 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2022-07-31","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"121766633","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
引用次数: 1
EFEKTIFITAS PIJAT OKSITOSIN DAN AYAH ASI PADA GIZI SPESIFIK BAYI USIA 0–6 BULAN STUNTING DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS SEIGON 催产素按摩和母乳喂养的父亲在西贡PUSKESMAS工作区域的0 - 6个月婴儿特定营养不良的有效性
Pub Date : 2022-07-31 DOI: 10.30602/jkk.v8i1.711
Utin Siti Candra Sari, Emy Yulianti, M. Salim
Latar Belakang: Provinsi Kalimantan Barat menduduki peringkat 8 terendah dalam cakupan ASI eksklusif yakni 22,9%. Oleh karena itu tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah ada Efektifitas Pijat Oksitosin dan ayah ASI pada Gizi Spesifik Bayi Usia 0 – 6  Bulan Stunting Di Wilayah Kerja Puskesmas Saigon Kota Pontianak Metode: Metode penelitian adalah quasy eksperimental dengan rancangan two group pretest-posttest design. Populasi dalam penelitian ini yaitu ibu dengan pijat Oksitosin dan Ayah ASI. Sampel dalam penelitian ini adalah 40 responden yang dipilih secara proposive sampling. Hasil: Perbandingan Kejadian Stunting Bayi Baru Lahir dan Kejadian sesudah Pijat Oxitoksin, terdapat 1 responden dengan Kejadian Stunting Bayi Baru Lahir dengan hasil kejadian setelah perlakuan Pijat Oksitosin lebih tinggi dari pada setelah perlakuan, 5 responden tetap, dan 14 responden mengalami Kejadian Stunting dari sebelum dilakukan perlakuan Pijat Oksitosin, Hasil uji Wilcoxon diperoleh nilai significancy 0.001 (p < 0,05). Sedangkan 6 responden tetap dan 14 responden mengalami stunting dari sebelum dilakukan perlakuan Ayah ASI, Hasil uji Wilcoxon diperoleh nilai significancy 0.000 (p < 0,05). Kesimpulan: Terdapat perbedaan yang bermakna kejadian stunting bayi baru lahir dengan kejadian stunting sesudah diberi perlakuan pijat oksitosin dan ayah asi gizi spesifik pemberian asi pada usia 0 – 6 bulan di wilayah kerja puskesmas saigon kota pontianak dengan nilai significancy 0.000 (p < 0,05)
背景:西加里曼丹省排值为22.9%,排名最低。因此,本研究的目的是确定一种催产素按摩和母乳喂养的父亲在西贡市西贡诊所工作区域的0 - 6个月的发育是否有效:这项研究方法是一个两组前期设计的试验性研究方法。这项研究的人群是进行催产素按摩和母乳喂养的母亲。本研究的样本是40名有条件采样的受访者。结果:比较发育事件和事件之后按摩Oxitoksin新生儿发育,有1受访者和《创世纪》事件的结果,新生儿后按摩催产素待遇更高的待遇,5的受访者和14的受访者仍然发育经历从之前做按摩催产素,待遇Wilcoxon试验结果significancy价值冰河世纪(p < 0。05)。然而,6名受访者和14名受访者在ASI父亲的治疗之前就已经停止工作,而Wilcoxon测试的结果获得了次元价值(p < 0.05)。结论:初生婴儿发育不良的发生率存在显著差异,原因是新生儿在接受催产素按摩和父亲在西贡西贡的西贡工作区域进行6个月的母乳喂养后出现发育不良。
{"title":"EFEKTIFITAS PIJAT OKSITOSIN DAN AYAH ASI PADA GIZI SPESIFIK BAYI USIA 0–6 BULAN STUNTING DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS SEIGON","authors":"Utin Siti Candra Sari, Emy Yulianti, M. Salim","doi":"10.30602/jkk.v8i1.711","DOIUrl":"https://doi.org/10.30602/jkk.v8i1.711","url":null,"abstract":"Latar Belakang: Provinsi Kalimantan Barat menduduki peringkat 8 terendah dalam cakupan ASI eksklusif yakni 22,9%. Oleh karena itu tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah ada Efektifitas Pijat Oksitosin dan ayah ASI pada Gizi Spesifik Bayi Usia 0 – 6  Bulan Stunting Di Wilayah Kerja Puskesmas Saigon Kota Pontianak Metode: Metode penelitian adalah quasy eksperimental dengan rancangan two group pretest-posttest design. Populasi dalam penelitian ini yaitu ibu dengan pijat Oksitosin dan Ayah ASI. Sampel dalam penelitian ini adalah 40 responden yang dipilih secara proposive sampling. Hasil: Perbandingan Kejadian Stunting Bayi Baru Lahir dan Kejadian sesudah Pijat Oxitoksin, terdapat 1 responden dengan Kejadian Stunting Bayi Baru Lahir dengan hasil kejadian setelah perlakuan Pijat Oksitosin lebih tinggi dari pada setelah perlakuan, 5 responden tetap, dan 14 responden mengalami Kejadian Stunting dari sebelum dilakukan perlakuan Pijat Oksitosin, Hasil uji Wilcoxon diperoleh nilai significancy 0.001 (p < 0,05). Sedangkan 6 responden tetap dan 14 responden mengalami stunting dari sebelum dilakukan perlakuan Ayah ASI, Hasil uji Wilcoxon diperoleh nilai significancy 0.000 (p < 0,05). Kesimpulan: Terdapat perbedaan yang bermakna kejadian stunting bayi baru lahir dengan kejadian stunting sesudah diberi perlakuan pijat oksitosin dan ayah asi gizi spesifik pemberian asi pada usia 0 – 6 bulan di wilayah kerja puskesmas saigon kota pontianak dengan nilai significancy 0.000 (p < 0,05)","PeriodicalId":316231,"journal":{"name":"Jurnal Kebidanan Khatulistiwa","volume":"28 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2022-07-31","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"129512412","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
引用次数: 0
期刊
Jurnal Kebidanan Khatulistiwa
全部 Acc. Chem. Res. ACS Applied Bio Materials ACS Appl. Electron. Mater. ACS Appl. Energy Mater. ACS Appl. Mater. Interfaces ACS Appl. Nano Mater. ACS Appl. Polym. Mater. ACS BIOMATER-SCI ENG ACS Catal. ACS Cent. Sci. ACS Chem. Biol. ACS Chemical Health & Safety ACS Chem. Neurosci. ACS Comb. Sci. ACS Earth Space Chem. ACS Energy Lett. ACS Infect. Dis. ACS Macro Lett. ACS Mater. Lett. ACS Med. Chem. Lett. ACS Nano ACS Omega ACS Photonics ACS Sens. ACS Sustainable Chem. Eng. ACS Synth. Biol. Anal. Chem. BIOCHEMISTRY-US Bioconjugate Chem. BIOMACROMOLECULES Chem. Res. Toxicol. Chem. Rev. Chem. Mater. CRYST GROWTH DES ENERG FUEL Environ. Sci. Technol. Environ. Sci. Technol. Lett. Eur. J. Inorg. Chem. IND ENG CHEM RES Inorg. Chem. J. Agric. Food. Chem. J. Chem. Eng. Data J. Chem. Educ. J. Chem. Inf. Model. J. Chem. Theory Comput. J. Med. Chem. J. Nat. Prod. J PROTEOME RES J. Am. Chem. Soc. LANGMUIR MACROMOLECULES Mol. Pharmaceutics Nano Lett. Org. Lett. ORG PROCESS RES DEV ORGANOMETALLICS J. Org. Chem. J. Phys. Chem. J. Phys. Chem. A J. Phys. Chem. B J. Phys. Chem. C J. Phys. Chem. Lett. Analyst Anal. Methods Biomater. Sci. Catal. Sci. Technol. Chem. Commun. Chem. Soc. Rev. CHEM EDUC RES PRACT CRYSTENGCOMM Dalton Trans. Energy Environ. Sci. ENVIRON SCI-NANO ENVIRON SCI-PROC IMP ENVIRON SCI-WAT RES Faraday Discuss. Food Funct. Green Chem. Inorg. Chem. Front. Integr. Biol. J. Anal. At. Spectrom. J. Mater. Chem. A J. Mater. Chem. B J. Mater. Chem. C Lab Chip Mater. Chem. Front. Mater. Horiz. MEDCHEMCOMM Metallomics Mol. Biosyst. Mol. Syst. Des. Eng. Nanoscale Nanoscale Horiz. Nat. Prod. Rep. New J. Chem. Org. Biomol. Chem. Org. Chem. Front. PHOTOCH PHOTOBIO SCI PCCP Polym. Chem.
×
引用
GB/T 7714-2015
复制
MLA
复制
APA
复制
导出至
BibTeX EndNote RefMan NoteFirst NoteExpress
×
0
微信
客服QQ
Book学术公众号 扫码关注我们
反馈
×
意见反馈
请填写您的意见或建议
请填写您的手机或邮箱
×
提示
您的信息不完整,为了账户安全,请先补充。
现在去补充
×
提示
您因"违规操作"
具体请查看互助需知
我知道了
×
提示
现在去查看 取消
×
提示
确定
Book学术官方微信
Book学术文献互助
Book学术文献互助群
群 号:604180095
Book学术
文献互助 智能选刊 最新文献 互助须知 联系我们:info@booksci.cn
Book学术提供免费学术资源搜索服务,方便国内外学者检索中英文文献。致力于提供最便捷和优质的服务体验。
Copyright © 2023 Book学术 All rights reserved.
ghs 京公网安备 11010802042870号 京ICP备2023020795号-1