Penelitian tindakan kelas ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan siswa dalam memahami materi ungkapan perintah melalui penerapan model pembelajaran bercerita berpasangan di kelas I SD Negeri Tunas Mulya semester ganjil tahun pelajaran 2021/2022. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan kemampuan siswa dalam memahami materi ungkapan perintah dapat dilakukan dengan menerapkan model pembelajaran bercerita berpasangan. Hal ini terbukti dengan adanya peningkatan prestasi belajar siswa dari siklus 1 ke siklus 2. Hasil test siklus 1 nilai rata-rata mencapai 68,00 pada kategori cukup dengan prosentase kelulusan 60,00% dan hasil test pada siklus 2 nilai rata-rata meningkat menjadi 82,50 pada kategori baik dengan tingkat prosentase kelulusan 90,00%. Jadi prestasi belajar siswa mengalami peningkatan sebesar 14,50 dari siklus 1 ke siklus 2.
{"title":"PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN BERCERITA BERPASANGAN DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN SISWA DALAM MEMAHAMI MATERI UNGKAPAN PERINTAH","authors":"Ade Herlaeni","doi":"10.35569/jpg.v6i1.1635","DOIUrl":"https://doi.org/10.35569/jpg.v6i1.1635","url":null,"abstract":"Penelitian tindakan kelas ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan siswa dalam memahami materi ungkapan perintah melalui penerapan model pembelajaran bercerita berpasangan di kelas I SD Negeri Tunas Mulya semester ganjil tahun pelajaran 2021/2022. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan kemampuan siswa dalam memahami materi ungkapan perintah dapat dilakukan dengan menerapkan model pembelajaran bercerita berpasangan. Hal ini terbukti dengan adanya peningkatan prestasi belajar siswa dari siklus 1 ke siklus 2. Hasil test siklus 1 nilai rata-rata mencapai 68,00 pada kategori cukup dengan prosentase kelulusan 60,00% dan hasil test pada siklus 2 nilai rata-rata meningkat menjadi 82,50 pada kategori baik dengan tingkat prosentase kelulusan 90,00%. Jadi prestasi belajar siswa mengalami peningkatan sebesar 14,50 dari siklus 1 ke siklus 2.","PeriodicalId":328283,"journal":{"name":"JPG: JURNAL PENELITIAN GURU FKIP UNIVERSITAS SUBANG","volume":"208 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-03-31","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"125386548","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada materi Alat Ukur Satuan Panjang melalui penerapan Model Pembelajaran Metode Demontrasi dan Pemberian Tugas pada siswa kelas II SD Negeri Tunas Mulya Kecamatan Sagalaherang Kabupaten Subang semester Genap tahun pelajaran 2018/2019. Subyek penelitian terdiri dari 22 orang siswa yang heterogen. Penelitian ini dilaksanakan dalam 2 siklus sertiap siklus terdiri dari 3 kali pertemuan , pada pertemuan ke 1 dan ke 2 tentang pembahaasan materi pelajaran, sedangkan pertemuan ke 3 dilaksanakan tes formatif. Rata- rata hasil tes formatif siklus 1 adalah 69,75 dan rata- rata hasil tes formatif siklus 2 adalah 81,91. Hasil penelitian ini menunjukan adanya peningkatan nilai rata- rata sebesar 12,24 (17,55%). Dengan demikian pembelajaran Matematika dengan Model Pembelajaran Metode Demontrasi dan Pemberian Tugas dapat meningkatkan motivasi dan hasil belajar siswa.
{"title":"MENINGKATKAN KEMAMPUAN SISWA SISWA PADA MATERI POKOK ALAT UKUR SATUAN PANJANG MELALUI PENERAPAN METODE DEMONTRASI DAN PEMBERIAN TUGAS","authors":"Ema Narumanah","doi":"10.35569/jpg.v6i1.1631","DOIUrl":"https://doi.org/10.35569/jpg.v6i1.1631","url":null,"abstract":"Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada materi Alat Ukur Satuan Panjang melalui penerapan Model Pembelajaran Metode Demontrasi dan Pemberian Tugas pada siswa kelas II SD Negeri Tunas Mulya Kecamatan Sagalaherang Kabupaten Subang semester Genap tahun pelajaran 2018/2019. Subyek penelitian terdiri dari 22 orang siswa yang heterogen. Penelitian ini dilaksanakan dalam 2 siklus sertiap siklus terdiri dari 3 kali pertemuan , pada pertemuan ke 1 dan ke 2 tentang pembahaasan materi pelajaran, sedangkan pertemuan ke 3 dilaksanakan tes formatif. Rata- rata hasil tes formatif siklus 1 adalah 69,75 dan rata- rata hasil tes formatif siklus 2 adalah 81,91. Hasil penelitian ini menunjukan adanya peningkatan nilai rata- rata sebesar 12,24 (17,55%). Dengan demikian pembelajaran Matematika dengan Model Pembelajaran Metode Demontrasi dan Pemberian Tugas dapat meningkatkan motivasi dan hasil belajar siswa.","PeriodicalId":328283,"journal":{"name":"JPG: JURNAL PENELITIAN GURU FKIP UNIVERSITAS SUBANG","volume":"1 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-03-31","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"129093220","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan siswa dalam Menulis Teks Prosedur di kelas VII K SPF SMP Negeri 1 Jalancagak melalui penerapan model pembelajaran Discoevry Learning. Indikator keberhasilan dari penelitian tindakan kelas ini adalah meningkatnya hasil belajar siswa dalam setiap siklusnya dengan KKM sebesar 75. Model PTK yang digunakan dalam penelitian ini adalah model Stephen Kemmis dan Robin Mc. Taggart. Penelitian ini berlangsung dalam dua siklus dengan tiga pertemuan dalam setiap siklusnya. Subyek dalam penelitian ini adalah siswa kelas VII K SPF SMP Negeri 1 Jalancagak pada semester ganjil tahun pelajaran 2022/2023 yang berjumlah 34 siswa. Berdasarkan hasil tes evaluasi pada siklus I nilai rata-rata kelas adalah 72,65 dengan 18 siswa yang tuntas KKM (52,94%) dan nilai rata-rata tes evaluasi pada siklus II adalah 84,26 dengan 31 siswa yang tuntas KKM (91,18%). Hasil penelitian ini menunjukkan adanya peningkatan nilai rata-rata sebesar 11,62. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pembelajaran melalui penerapan model pembelajaran Discovery Learning dapat meningkatkan keterampilan siswa dalam Menulis Teks Prosedur di kelas VII K SPF SMP Negeri 1 Jalancagak
本研究旨在通过应用智能学习模式的应用,提高学生在美国国家第一街道七K SPF SMP grade VII sf上编写过程文本的技能。本课行动研究的成功指标是学生在每个周期中学习成绩的增加,每圈学习成绩为75公里。这项研究使用的PTK模型是Stephen Kemmis和Robin mctaggart的模型。这项研究以两个周期进行,每个周期有三个会议。本研究的题目是七年级SPF SMP Negeri 1 class的七年级学生,奇怪的学期是2022/2023,共有34名学生。根据I循环评估测试结果,平均成绩为72.65名,18名完成KKM(52.94%)的学生,而II周期的评估测试平均成绩为84.26,31名完成KKM(91.18%)的学生。研究结果显示,平均成绩为11.62分。根据研究结果,可以得出结论,通过应用探索学习模式的学习,可以提高学生在美国国家第一街道7 K SPF SMP Negeri 1 street的VII K SPF课堂上写过程文本的技能
{"title":"MENINGKATKAN KETERAMPILAN SISWA DALAM MENULIS TEKS PROSEDUR MELALUI PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN DISCOVERY LEARNING DI KELAS VII K SPF SMP NEGERI 1 JALANCAGAK","authors":"Yani Yusmayani","doi":"10.35569/jpg.v6i1.1633","DOIUrl":"https://doi.org/10.35569/jpg.v6i1.1633","url":null,"abstract":"Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan siswa dalam Menulis Teks Prosedur di kelas VII K SPF SMP Negeri 1 Jalancagak melalui penerapan model pembelajaran Discoevry Learning. Indikator keberhasilan dari penelitian tindakan kelas ini adalah meningkatnya hasil belajar siswa dalam setiap siklusnya dengan KKM sebesar 75. Model PTK yang digunakan dalam penelitian ini adalah model Stephen Kemmis dan Robin Mc. Taggart. Penelitian ini berlangsung dalam dua siklus dengan tiga pertemuan dalam setiap siklusnya. Subyek dalam penelitian ini adalah siswa kelas VII K SPF SMP Negeri 1 Jalancagak pada semester ganjil tahun pelajaran 2022/2023 yang berjumlah 34 siswa. Berdasarkan hasil tes evaluasi pada siklus I nilai rata-rata kelas adalah 72,65 dengan 18 siswa yang tuntas KKM (52,94%) dan nilai rata-rata tes evaluasi pada siklus II adalah 84,26 dengan 31 siswa yang tuntas KKM (91,18%). Hasil penelitian ini menunjukkan adanya peningkatan nilai rata-rata sebesar 11,62. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pembelajaran melalui penerapan model pembelajaran Discovery Learning dapat meningkatkan keterampilan siswa dalam Menulis Teks Prosedur di kelas VII K SPF SMP Negeri 1 Jalancagak","PeriodicalId":328283,"journal":{"name":"JPG: JURNAL PENELITIAN GURU FKIP UNIVERSITAS SUBANG","volume":"68 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-03-31","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"116976563","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Penelitian tindakan kelas ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan siswa dalam memahami sub tema lingkungan sekitar rumahku melalui penerapan Model Pembelajaran Cooperative Script di kelas I SD Negeri Cijengkol semester genap tahun pelajaran 2021/2022. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan kemampuan siswa dalam memahami sub tema lingkungan sekitar rumahku dapat dilakukan dengan menerapkan Model Pembelajaran Cooperative Script. Hal ini terbukti dengan adanya peningkatan prestasi belajar siswa dari siklus 1 ke siklus 2. Hasil test siklus 1 nilai rata-rata mencapai 68,95 pada kategori cukup dengan prosentase kelulusan 55,00% dan hasil test pada siklus 2 dengan nilai rata-rata meningkat menjadi 83,13 pada kategori baik dengan tingkat prosentase kelulusan 91,67%. Jadi prestasi belajar siswa mengalami peningkatan sebesar 14,16 dari siklus 1 ke siklus 2.
{"title":"MENINGKATKAN KEMAMPUAN SISWA MEMAHAMI SUB TEMA LINGKUNGAN SEKITAR RUMAHKU MELALUI MODEL PEMBELAJARAN COOPERATIVE SCRIPT","authors":"Enen Herawati","doi":"10.35569/jpg.v6i1.1636","DOIUrl":"https://doi.org/10.35569/jpg.v6i1.1636","url":null,"abstract":"Penelitian tindakan kelas ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan siswa dalam memahami sub tema lingkungan sekitar rumahku melalui penerapan Model Pembelajaran Cooperative Script di kelas I SD Negeri Cijengkol semester genap tahun pelajaran 2021/2022. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan kemampuan siswa dalam memahami sub tema lingkungan sekitar rumahku dapat dilakukan dengan menerapkan Model Pembelajaran Cooperative Script. Hal ini terbukti dengan adanya peningkatan prestasi belajar siswa dari siklus 1 ke siklus 2. Hasil test siklus 1 nilai rata-rata mencapai 68,95 pada kategori cukup dengan prosentase kelulusan 55,00% dan hasil test pada siklus 2 dengan nilai rata-rata meningkat menjadi 83,13 pada kategori baik dengan tingkat prosentase kelulusan 91,67%. Jadi prestasi belajar siswa mengalami peningkatan sebesar 14,16 dari siklus 1 ke siklus 2.","PeriodicalId":328283,"journal":{"name":"JPG: JURNAL PENELITIAN GURU FKIP UNIVERSITAS SUBANG","volume":"1 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-03-31","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"131247099","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Prestasi belajar siswa Kelas IV SD Negeri Mekarlaksana dalam materi Sumber Energi ternyata jauh dari yang diharapkan. Dari hasil ulangan harian pada materi tersebut masih rendah, ternyata hanya 6 siswa (28,57%) dari 21 siswa yang dinyatakan lulus, dan 15 siswa lainnya (71,43%) dinyatakan belum lulus KKM sekolah sebesar 70, karena siswa belum bisa memahami peranannya dalam organisasi. Rumusan permasalahan pada penelitian ini adalah kemampuan siswa Kelas IV dalam memahami materi Sumber Energi masih rendah. Dengan demikian : “Bagaimanakah penerapan model pembelajaran Problem- Base Learning (PBL) dapat meningkatkan keterampilan siswa Kelas IV SD Negeri Mekarlaksana semester Ganjil tahun pelajaran 2019/2020 dalam memahami materi Sumber Energi?”. Penelitian tindakan kelas ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan siswa Kelas IV SD Negeri Mekarlaksana semester Ganjil tahun pelajaran 2019/2020 dalam memahami materi Sumber Energi melalui penerapan model pembelajaran Problem- Base Learning (PBL). Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan kemampuan siswa dalam memahami materi Sumber Energi dapat dilakukan dengan menerapkan model pembelajaran Problem- Base Learning (PBL). Hal ini terbukti dengan adanya peningkatan hasil post test siswa dari siklus 1 ke siklus 2. Hasil post test siswa pada siklus 1 mencapai nilai rata-rata sebesar 69,00 pada kategori cukup dengan prosentase kelulusan 52,52% dan pada siklus 2 meningkat menjadi 83,33 pada kategori baik dengan tingkat prosentase kelulusan 90,48%. Jadi nilai post test siswa mengalami peningkatan sebesar 14,33
{"title":"MENINGKATKAN KEMAMPUAN SISWA MEMAHAMI MATERI SUMBER ENERGI MELALUI PENERAPAN PROBLEM BASED LEARNING (PBL)","authors":"Cahdi Heryanto","doi":"10.35569/jpg.v6i1.1632","DOIUrl":"https://doi.org/10.35569/jpg.v6i1.1632","url":null,"abstract":"Prestasi belajar siswa Kelas IV SD Negeri Mekarlaksana dalam materi Sumber Energi ternyata jauh dari yang diharapkan. Dari hasil ulangan harian pada materi tersebut masih rendah, ternyata hanya 6 siswa (28,57%) dari 21 siswa yang dinyatakan lulus, dan 15 siswa lainnya (71,43%) dinyatakan belum lulus KKM sekolah sebesar 70, karena siswa belum bisa memahami peranannya dalam organisasi. Rumusan permasalahan pada penelitian ini adalah kemampuan siswa Kelas IV dalam memahami materi Sumber Energi masih rendah. Dengan demikian : “Bagaimanakah penerapan model pembelajaran Problem- Base Learning (PBL) dapat meningkatkan keterampilan siswa Kelas IV SD Negeri Mekarlaksana semester Ganjil tahun pelajaran 2019/2020 dalam memahami materi Sumber Energi?”. Penelitian tindakan kelas ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan siswa Kelas IV SD Negeri Mekarlaksana semester Ganjil tahun pelajaran 2019/2020 dalam memahami materi Sumber Energi melalui penerapan model pembelajaran Problem- Base Learning (PBL). Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan kemampuan siswa dalam memahami materi Sumber Energi dapat dilakukan dengan menerapkan model pembelajaran Problem- Base Learning (PBL). Hal ini terbukti dengan adanya peningkatan hasil post test siswa dari siklus 1 ke siklus 2. Hasil post test siswa pada siklus 1 mencapai nilai rata-rata sebesar 69,00 pada kategori cukup dengan prosentase kelulusan 52,52% dan pada siklus 2 meningkat menjadi 83,33 pada kategori baik dengan tingkat prosentase kelulusan 90,48%. Jadi nilai post test siswa mengalami peningkatan sebesar 14,33","PeriodicalId":328283,"journal":{"name":"JPG: JURNAL PENELITIAN GURU FKIP UNIVERSITAS SUBANG","volume":"48 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-03-31","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"127022160","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Penelitian tindakan kelas ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan siswa kelas V SD Negeri Cipancar semester genap tahun pelajaran 2021/2022 dalam memahami materi peran serta siswa dalam organisasi melalui penerapan model pembelajaran jigsaw. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan kemampuan siswa dalam memahami materi peran serta siswa dalam organisasi dapat dilakukan dengan menerapkan model pembelajaran jigsaw. Hal ini terbukti dengan adanya peningkatan hasil post test siswa dari siklus 1 ke siklus 2. Hasil post test siswa pada siklus 1 mencapai nilai rata-rata sebesar 69,69 pada kategori cukup dengan prosentase kelulusan 43,75% dan pada siklus 2 meningkat menjadi 83,75 pada kategori baik dengan tingkat prosentase kelulusan 93,75%. Jadi nilai post test siswa mengalami peningkatan sebesar 14,06.
{"title":"MENINGKATKAN KEMAMPUAN SISWA MEMAHAMI MATERI PERAN SERTA SISWA DALAM ORGANISASI MELALUI PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN JIGSAW","authors":"A. Adang","doi":"10.35569/jpg.v6i1.1634","DOIUrl":"https://doi.org/10.35569/jpg.v6i1.1634","url":null,"abstract":"Penelitian tindakan kelas ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan siswa kelas V SD Negeri Cipancar semester genap tahun pelajaran 2021/2022 dalam memahami materi peran serta siswa dalam organisasi melalui penerapan model pembelajaran jigsaw. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan kemampuan siswa dalam memahami materi peran serta siswa dalam organisasi dapat dilakukan dengan menerapkan model pembelajaran jigsaw. Hal ini terbukti dengan adanya peningkatan hasil post test siswa dari siklus 1 ke siklus 2. Hasil post test siswa pada siklus 1 mencapai nilai rata-rata sebesar 69,69 pada kategori cukup dengan prosentase kelulusan 43,75% dan pada siklus 2 meningkat menjadi 83,75 pada kategori baik dengan tingkat prosentase kelulusan 93,75%. Jadi nilai post test siswa mengalami peningkatan sebesar 14,06.","PeriodicalId":328283,"journal":{"name":"JPG: JURNAL PENELITIAN GURU FKIP UNIVERSITAS SUBANG","volume":"05 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-03-31","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"127195348","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah penggunaan metode pembelajaran Role Play dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas IX-J pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi pekerti di SMP Negeri 1 Ciparay Kabupaten Bandung. Metode penelitian yang digunakan adalah metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan mengacu pada desain penelitian tindakan kelas model Kemmis dan Mc. Taggart yang terdiri dari dua siklus dan setiap siklus terdiri dari empat tahapan, yaitu 1) perencanaan, 2) pelaksanaan, 3) observasi dan 4) refleksi. Penelitian ini dilaksanakan di SMP Negeri 1 Ciparay Kabupaten Bandung. Subjek dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IX-J yang berjumlah 40 orang dan terdaftar pada tahun pelajaran 2022/2023. Penelitian ini dilaksanakan selama dua kali tindakan (siklus). Setiap tindakan meliputi perencanaan, pelaksanaan, pengamatan dan refleksi. Teknik pengumpulan data melalui observasi dan tes hasil belajar. Dari hasil penelitian menunjukan adanya peningkatan hasil belajar siswa melalui penggunaan metode Role play pada pembelajaran Pendidikan Agama Islam. Pada siklus I, perolehan ketuntasan belajar klasikal sebesar 52% meningkat pada siklus II menjadi 82% dengan besar peningkatan 30%. Sedang untuk daya serap klasikal pada siklus I sebesar 57,2% meningkat pada siklus II 76,8% dengan besar peningkatan 19,6%. Berdasarkan hasil pelaksanaan tindakan yang mengalami peningkatan setiap pelaksanaan siklus, maka dapat simpulkan bahwa penggunaan metode Role play dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada pembelajaran Pendidikan Agama Islam di Kelas IX-j SMP Negeri 1 Ciparay Kabupaten Bandung.
{"title":"MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATA PELAJARAN PAI DAN BP MELALUI METODE ROLE PLAY PADA SISWA KELAS IX-J DI SMP NEGERI 1 CIPARAY TAHUN PELAJARAN 2022-2023","authors":"M. A. Munandar","doi":"10.35569/jpg.v6i1.1627","DOIUrl":"https://doi.org/10.35569/jpg.v6i1.1627","url":null,"abstract":"Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah penggunaan metode pembelajaran Role Play dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas IX-J pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi pekerti di SMP Negeri 1 Ciparay Kabupaten Bandung. Metode penelitian yang digunakan adalah metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan mengacu pada desain penelitian tindakan kelas model Kemmis dan Mc. Taggart yang terdiri dari dua siklus dan setiap siklus terdiri dari empat tahapan, yaitu 1) perencanaan, 2) pelaksanaan, 3) observasi dan 4) refleksi. Penelitian ini dilaksanakan di SMP Negeri 1 Ciparay Kabupaten Bandung. Subjek dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IX-J yang berjumlah 40 orang dan terdaftar pada tahun pelajaran 2022/2023. Penelitian ini dilaksanakan selama dua kali tindakan (siklus). Setiap tindakan meliputi perencanaan, pelaksanaan, pengamatan dan refleksi. Teknik pengumpulan data melalui observasi dan tes hasil belajar. Dari hasil penelitian menunjukan adanya peningkatan hasil belajar siswa melalui penggunaan metode Role play pada pembelajaran Pendidikan Agama Islam. Pada siklus I, perolehan ketuntasan belajar klasikal sebesar 52% meningkat pada siklus II menjadi 82% dengan besar peningkatan 30%. Sedang untuk daya serap klasikal pada siklus I sebesar 57,2% meningkat pada siklus II 76,8% dengan besar peningkatan 19,6%. Berdasarkan hasil pelaksanaan tindakan yang mengalami peningkatan setiap pelaksanaan siklus, maka dapat simpulkan bahwa penggunaan metode Role play dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada pembelajaran Pendidikan Agama Islam di Kelas IX-j SMP Negeri 1 Ciparay Kabupaten Bandung.","PeriodicalId":328283,"journal":{"name":"JPG: JURNAL PENELITIAN GURU FKIP UNIVERSITAS SUBANG","volume":"1 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-03-25","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"130954842","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Tujuan penelitian ini adalah perbaikan pembelajaran kimia materi sifat koligatif larutan dengan penerapan model pembelajaran CTL (Contextual Teaching and Learning), dan meningkatkan keaktifan siswa dalam pembelajaran kimia materi sifat koligatif larutan dengan penerapan model pembelajaran CTl, serta meningkatkan hasil belajar siswa dalam pembelajaran kimia materi sifat koligatif larutan dengan penerapan model pembelajaran CTL. Penelitian Tindakan Kelas yang dilaksanakan dalam 2 siklus ini menggunakan pendekatan deskriptif dan diklasifikasikan menjadi dua kelompok data, yaitu kuantitatif dan kualitatif. Penelitian ini dilaksanakan di Madrasah Aliyah Negeri Purwakarta pada mata pelajaran kimia kelas XII MIA 1, dengan subjek penelitian adalah siswa kelas XII MIA 1 36 siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, tes, dan dokumentasi dengan validasi data triangulasi sumber dan metode. Analisis data dilakukan secara deskriptif, yaitu data kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran CTL dapat meningkatkan proses pembelajaran. Hal tersebut dibuktikan bahwa pembelajaran siswa menjadi lebih efektif, kreatif termotivasi dan siswa sangat antusias mengikuti pembelajaran dengan menggunakan model pembelajaran CTL. Penerapan model pembelajaran CTL dapat meningkatkan aktivitas siswa pada kegiatan pembelajaran yang dibuktikan keaktifan belajar mengalami peningkatan dari kondisi awal sebanyak 8 siswa atau 22,22%, siklus I ada 21 siswa atau 58,33%, dan pada siklus II ada 33 siswa atau 91,67%. Hasil belajar siswa pada studi awal hanya 60,00 menjadi 72,22 dan 89,44 pada siklus kedua, tingkat ketuntasan belajar sebanyak 7 siswa atau 19,44%, siklus I ada 26 siswa atau 72,22%, dan pada siklus II ada 32 siswa atau 88,89%, dan ada 4 siswa (11,11%) yang belum tuntas namun kriteria keberhasilan proses pembelajaran telah tercapai. Penulis merekomendasikan model pembelajaran CTL diterapkan di kelas, guru mengoptimalkan dan sekolah mendukungnya.
{"title":"MENINGKATKAN KEAKTIFAN DAN HASIL BELAJAR KIMIA PADA MATERI SIFAT KOLIGATIF LARUTAN DENGAN MODEL PEMBELAJARAN CTL (CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING)","authors":"Eni Nurhasanah","doi":"10.35569/jpg.v6i1.1628","DOIUrl":"https://doi.org/10.35569/jpg.v6i1.1628","url":null,"abstract":"Tujuan penelitian ini adalah perbaikan pembelajaran kimia materi sifat koligatif larutan dengan penerapan model pembelajaran CTL (Contextual Teaching and Learning), dan meningkatkan keaktifan siswa dalam pembelajaran kimia materi sifat koligatif larutan dengan penerapan model pembelajaran CTl, serta meningkatkan hasil belajar siswa dalam pembelajaran kimia materi sifat koligatif larutan dengan penerapan model pembelajaran CTL. Penelitian Tindakan Kelas yang dilaksanakan dalam 2 siklus ini menggunakan pendekatan deskriptif dan diklasifikasikan menjadi dua kelompok data, yaitu kuantitatif dan kualitatif. Penelitian ini dilaksanakan di Madrasah Aliyah Negeri Purwakarta pada mata pelajaran kimia kelas XII MIA 1, dengan subjek penelitian adalah siswa kelas XII MIA 1 36 siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, tes, dan dokumentasi dengan validasi data triangulasi sumber dan metode. Analisis data dilakukan secara deskriptif, yaitu data kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran CTL dapat meningkatkan proses pembelajaran. Hal tersebut dibuktikan bahwa pembelajaran siswa menjadi lebih efektif, kreatif termotivasi dan siswa sangat antusias mengikuti pembelajaran dengan menggunakan model pembelajaran CTL. Penerapan model pembelajaran CTL dapat meningkatkan aktivitas siswa pada kegiatan pembelajaran yang dibuktikan keaktifan belajar mengalami peningkatan dari kondisi awal sebanyak 8 siswa atau 22,22%, siklus I ada 21 siswa atau 58,33%, dan pada siklus II ada 33 siswa atau 91,67%. Hasil belajar siswa pada studi awal hanya 60,00 menjadi 72,22 dan 89,44 pada siklus kedua, tingkat ketuntasan belajar sebanyak 7 siswa atau 19,44%, siklus I ada 26 siswa atau 72,22%, dan pada siklus II ada 32 siswa atau 88,89%, dan ada 4 siswa (11,11%) yang belum tuntas namun kriteria keberhasilan proses pembelajaran telah tercapai. Penulis merekomendasikan model pembelajaran CTL diterapkan di kelas, guru mengoptimalkan dan sekolah mendukungnya.","PeriodicalId":328283,"journal":{"name":"JPG: JURNAL PENELITIAN GURU FKIP UNIVERSITAS SUBANG","volume":"164 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-03-25","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"117081118","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Guru profesional senantiasa akan mengaktualisasi kompetensinya untuk melakukan inovasi dalam manajemen pembelajaran dan pendidikan, yang akan merubah paradigma pendidikan lama menjadi pendidikan yang reformartif dan lebih demokratis. Konsekuensi logis dari inovasi tersebut adalah peningkatkan mutu proses dan hasil belajar siswa. Proses dan hasil belajar harus menjadi bahan kajian guru lebih lanjut, guna mendapatkan tindakan yang mengarah kepada perbaikan dan peningkatan mutu. Dalam hal ini inovasi bermaksud memperkenalkan sesuatu yang baru yang bersifat pembaruan, yang berbeda dari yang sudah ada atau yang sudah dilaksanakan sebelumnya. Setiap penemuan yang menunjukkan ketidaksesuaian dengan pelaksanaan kegiatan belajar mengajar yang diharapkan, maka diadakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Kegiatan PTK timbul dari permasalahan praktis yang secara langsung dirasakan guru dalam menjalankan tugas profesinya sehari-hari, yakni sebagai pengelola program pembelajaran di kelas. Guru sebagai pelaku utama dalam manajemen pembelajaran di sekolah secara praktis akan mengetahui berbagai permasalahan yang dihadapi dikelasnya, yang berkaitan dengan permasalahan pengajaran. PTK cukup potensial untuk membantu memecahkan masalah guru dalam menjalankan profesinya sekaligus guna meningkatkan kinerjanya. Oleh karena itu PTK menjadi bagian yang penting dari pekerjaan guru karena mereka terbiasa menemukan masalah-masalah dalam pembelajaran yang dilaksanakan
{"title":"AKTUALISASI KOMPETENSI GURU DALAM PEMBELAJARAN SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN MUTU PROSES DAN HASIL BELAJAR SISWA MELALUI PENELITIAN TINDAKAN KELAS (PTK) DI SMP NEGERI 2 BOJONGSOANG KABUPATEN BANDUNG","authors":"Achmad Fadillah","doi":"10.35569/jpg.v6i1.1629","DOIUrl":"https://doi.org/10.35569/jpg.v6i1.1629","url":null,"abstract":"Guru profesional senantiasa akan mengaktualisasi kompetensinya untuk melakukan inovasi dalam manajemen pembelajaran dan pendidikan, yang akan merubah paradigma pendidikan lama menjadi pendidikan yang reformartif dan lebih demokratis. Konsekuensi logis dari inovasi tersebut adalah peningkatkan mutu proses dan hasil belajar siswa. Proses dan hasil belajar harus menjadi bahan kajian guru lebih lanjut, guna mendapatkan tindakan yang mengarah kepada perbaikan dan peningkatan mutu. Dalam hal ini inovasi bermaksud memperkenalkan sesuatu yang baru yang bersifat pembaruan, yang berbeda dari yang sudah ada atau yang sudah dilaksanakan sebelumnya. Setiap penemuan yang menunjukkan ketidaksesuaian dengan pelaksanaan kegiatan belajar mengajar yang diharapkan, maka diadakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Kegiatan PTK timbul dari permasalahan praktis yang secara langsung dirasakan guru dalam menjalankan tugas profesinya sehari-hari, yakni sebagai pengelola program pembelajaran di kelas. Guru sebagai pelaku utama dalam manajemen pembelajaran di sekolah secara praktis akan mengetahui berbagai permasalahan yang dihadapi dikelasnya, yang berkaitan dengan permasalahan pengajaran. PTK cukup potensial untuk membantu memecahkan masalah guru dalam menjalankan profesinya sekaligus guna meningkatkan kinerjanya. Oleh karena itu PTK menjadi bagian yang penting dari pekerjaan guru karena mereka terbiasa menemukan masalah-masalah dalam pembelajaran yang dilaksanakan","PeriodicalId":328283,"journal":{"name":"JPG: JURNAL PENELITIAN GURU FKIP UNIVERSITAS SUBANG","volume":"24 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-03-25","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"123405234","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Tujuan penelitian ini adalah untuk memperoleh informasi mengenai hasil belajar, aktivitas dan tanggapan peserta didik melalui pembuatan cerita bergambar dengan pembelajaran berbasis Inkuiri di kelas IX C SMPN 1 Pangalengan pada materi Sistem Reproduksi Pada Manusia. Penelitian Tindakan Kelas (PTK) ini terdiri dari 2 siklus dengan subyek penelitian adalah peserta didik kelas IX-C SMP Negeri 1 Pangalengan Kabupaten Bandung yang berjumlah 39 peserta didik. Kelas ini dipilih karena terdapat lebih banyak peserta didik yang mengalami kesulitan belajar. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini yaitu data aktivitas peserta didik dalam pembelajaran dan data hasil belajar siswa. Sedangkan Teknik pengolahan data dalampenelitian ini dimulai dari menganalisis data aktivitas peserta didik; menganalisis data respon peserta didik; dan menganalisis data nilai tes hasil belajar. Peningkatan hasil belajar siswa ini dapat dilihat dari nilai rata – rata siswa lewat tes tertulis mengalami peningkatan dari rata-rata 70,20 pada pra siklus (kondisi awal) menjadi 73,02 pada siklus pertama dan mengalami peningkatan menjadi 80,02 pada siklus kedua. Prosentase siswa yang mampu mencapai Kriteria Ketuntasan Minimal atau memiliki ketuntasan belajar meningkat dari 64,11 % pada tahap pra siklus (kondisi awal) menjadi 64,71 % pada siklus pertama dan meningkat menjadi 79,48 % pada siklus kedua. Sedangkan Aktifitas keaktifan siswa selama mengikuti pembelajaran memperlihatkan partisipasi aktif dari siswa. Hal ini terlihat dari persentase keaktifan siswa baik pada pembelajaran siklus pertama ataupun pembelajaran siklus kedua. Peningkatan keaktifan siswa untuk setiap tahapan pembelajaran yaitu pada tahap orientasi dengan persentase 7,35%, tahap merumuskan masalah dengan persentase 5,88%, tahap menyusun hipotesis dengan persentase 2,94%, tahap mengumpulkan data dengan persentase 14,70%, tahap menguji hipotesis dengan persentase 29,42% dan tahapan merumuskan kesimpulan dengan persentase 2,94. Respon yang diberikan oleh siswa terhadap pembelajaran dengan menggunakan pembelajaran berbasis inkuiri melalui pembuatan cerita bergambar secara berkelompok baik pada pembelajaran siklus pertama maupun siklus kedua memperlihatkan respon positif yaitu dapat meningkatkan motivasi siswa untuk mempelajari materi dan memudahkan siswa dalam mempelajari materi.
本研究的目的是通过IX C SMPN 1 Pangalengan在人体生殖系统材料上的模拟故事构建,学习者的活动和反应。这个班行动研究(PTK)由2个周期组成,研究对象是国家1潘加丹地区IX-C班的学习者,共有39名学习者。选择这门课是因为有更多的学习者有学习障碍。本研究的数据收集技术是学习者在学习和学习成绩数据中的活动。而研究中的数据处理技术是从分析学习者的活动数据开始的;分析学习者的反应数据;分析学生成绩测试数据。学生学习成绩的提高可以从平均成绩上看出来——笔试学生的平均成绩从第一个周期的70.20分增加到第一个周期的73.02分增加到第二个周期的80.02分。能够达到最小或有屈服标准的学生中,学习能力从前期的64.11 %增加到第一个周期的64.71 %,第二周期的学生中增加到79.48 %。而学生在学习期间的活动表现出学生的积极参与。这可以从学生在第一个周期学习和第二次周期学习中的活跃程度看出。学生在学习的每一个阶段的活动水平都增加了7.35%,计算百分比为5.88%,计算百分比为2.94%,计算百分比为2.92%,计算百分比为29.42%,计算百分比为2.94。学习的学生提供的反应用好集体学习基于inkuiri通过图画书故事制作在第一和第二循环周期的学习表现出积极的反应,即物质可以提高学生学习动机和促进学生的学习材料。
{"title":"MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPA PADA MATERI SISTEM REPRODUKSI MANUSIA MELALUI PEMBELAJARAN IPA BERBASIS INKUIRI BERBANTUAN PEMBUATAN CERITA BERGAMBAR SISWA DI KELAS IX-C SMP NEGERI 1 PANGALENGAN KABUPATEN BANDUNG","authors":"Ika Rostika","doi":"10.35569/jpg.v6i1.1630","DOIUrl":"https://doi.org/10.35569/jpg.v6i1.1630","url":null,"abstract":"Tujuan penelitian ini adalah untuk memperoleh informasi mengenai hasil belajar, aktivitas dan tanggapan peserta didik melalui pembuatan cerita bergambar dengan pembelajaran berbasis Inkuiri di kelas IX C SMPN 1 Pangalengan pada materi Sistem Reproduksi Pada Manusia. Penelitian Tindakan Kelas (PTK) ini terdiri dari 2 siklus dengan subyek penelitian adalah peserta didik kelas IX-C SMP Negeri 1 Pangalengan Kabupaten Bandung yang berjumlah 39 peserta didik. Kelas ini dipilih karena terdapat lebih banyak peserta didik yang mengalami kesulitan belajar. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini yaitu data aktivitas peserta didik dalam pembelajaran dan data hasil belajar siswa. Sedangkan Teknik pengolahan data dalampenelitian ini dimulai dari menganalisis data aktivitas peserta didik; menganalisis data respon peserta didik; dan menganalisis data nilai tes hasil belajar. Peningkatan hasil belajar siswa ini dapat dilihat dari nilai rata – rata siswa lewat tes tertulis mengalami peningkatan dari rata-rata 70,20 pada pra siklus (kondisi awal) menjadi 73,02 pada siklus pertama dan mengalami peningkatan menjadi 80,02 pada siklus kedua. Prosentase siswa yang mampu mencapai Kriteria Ketuntasan Minimal atau memiliki ketuntasan belajar meningkat dari 64,11 % pada tahap pra siklus (kondisi awal) menjadi 64,71 % pada siklus pertama dan meningkat menjadi 79,48 % pada siklus kedua. Sedangkan Aktifitas keaktifan siswa selama mengikuti pembelajaran memperlihatkan partisipasi aktif dari siswa. Hal ini terlihat dari persentase keaktifan siswa baik pada pembelajaran siklus pertama ataupun pembelajaran siklus kedua. Peningkatan keaktifan siswa untuk setiap tahapan pembelajaran yaitu pada tahap orientasi dengan persentase 7,35%, tahap merumuskan masalah dengan persentase 5,88%, tahap menyusun hipotesis dengan persentase 2,94%, tahap mengumpulkan data dengan persentase 14,70%, tahap menguji hipotesis dengan persentase 29,42% dan tahapan merumuskan kesimpulan dengan persentase 2,94. Respon yang diberikan oleh siswa terhadap pembelajaran dengan menggunakan pembelajaran berbasis inkuiri melalui pembuatan cerita bergambar secara berkelompok baik pada pembelajaran siklus pertama maupun siklus kedua memperlihatkan respon positif yaitu dapat meningkatkan motivasi siswa untuk mempelajari materi dan memudahkan siswa dalam mempelajari materi.","PeriodicalId":328283,"journal":{"name":"JPG: JURNAL PENELITIAN GURU FKIP UNIVERSITAS SUBANG","volume":"13 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-03-25","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"117075709","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}