首页 > 最新文献

Jurnal Arsitektur Kolaborasi最新文献

英文 中文
PERANCANGAN ART CENTER DENGAN PENDEKATAN OLAH DESAIN ARSITEKTUR PUSAKA DI KAWASAN BERSEJARAH KOTA MEDAN 艺术中心设计与在MEDAN地区的传统建筑设计方法
Pub Date : 2023-04-01 DOI: 10.54325/kolaborasi.v3i1.40
Najli Eka Rahmi, Wahyu Utami
Kota Medan mempunyai beberapa kawasan yang mampu menceritakan perkembangan fisik kotanya, salah satunya Kawasan Kesawan dengan deretan bangunan lama.  Daya tarik yang tidak bisa dilepaskan dari gaya arsitektur bangunan kolonialnya serta letak startegis di pusat kota. Namun beberapa bangunan tidak optimal dikelola dan dimanfaatkan, salah satunya adalah bangunan yang dulunya merupakan Gedung Warenhuis.  Setidaknya sampai tahun 2021, kerusakan masih banyak terlihat dari bentukan fisiknya. Bangunan tersebut mempunyai gaya dan detail yang menarik, lokasi bangunan berada disudut mempunyai keuntungan untuk fungsi yang mempunyai nilai sosial budaya dan ekonomis, mengingat Kota Medan mempunyai nilai sejarah yang tinggi serta terkenal dengan kekayaan seninya. Berdasarkan potensi serta kajian teoritis tentang pelestarian, dibutuhkan olah desain tapak dan bangunan eks Warenhuis dan Borsumij untuk adaptasi bangunan agar menjadi optimal dalam pengelolaan dan penggunaannya. Tujuan dari perancangan Art Center untuk menyediakan ruang bagi masyarakat dalam mempelajari dan mempertunjukkan bidang kesenian yang dimiliki Kota Medan, serta melestarikan bangunan cagar budaya sebagai identitas kawasan. Metode yang digunakan pada olah desain gedung Warenhuis adalah EBD (evidence-based design). EBD dilaksanakan dengan membandingkan data yang ada serta praktik desain lapangan, lalu dianalisis kembali agar mengumpulkan bukti ilmiah yang kemudian digunakan dalam desain. Pada tulisan ini lebih difokuskan pada tahapan pengkajian potensi bangunan serta deskripsi awal penzoningan berdasarkan kegiatan.
棉兰市有几个地区可以描述这座城市的物理发展,其中一个地区与一排旧建筑相交。它对殖民建筑风格和城市中心的startegis有着不可抗拒的吸引力。但是有些建筑并没有得到最佳的管理和利用,其中之一就是以前的Warenhuis建筑。至少到2021年,从他的身体形态来看,伤害是显而易见的。这座建筑有着有趣的风格和细节,可以利用它具有社会文化和经济价值的功能,因为它具有高度的历史价值,以其艺术的丰富而闻名。基于保护的潜力和理论研究,需要设计方案和前仓库和工作坊,以适应建筑的最佳管理和使用。设计艺术中心的目的是为市民提供了解和展示棉兰城市的艺术领域,以及保护保护区建筑作为该区域的身份。Warenhuis建筑设计的方法是EBD。EBD是通过比较现有数据和现场设计实践来进行的,然后重新分析以收集科学证据并用于设计。这篇文章更关注的是对潜在建筑的研究阶段以及基于活动的初步分区描述。
{"title":"PERANCANGAN ART CENTER DENGAN PENDEKATAN OLAH DESAIN ARSITEKTUR PUSAKA DI KAWASAN BERSEJARAH KOTA MEDAN","authors":"Najli Eka Rahmi, Wahyu Utami","doi":"10.54325/kolaborasi.v3i1.40","DOIUrl":"https://doi.org/10.54325/kolaborasi.v3i1.40","url":null,"abstract":"Kota Medan mempunyai beberapa kawasan yang mampu menceritakan perkembangan fisik kotanya, salah satunya Kawasan Kesawan dengan deretan bangunan lama.  Daya tarik yang tidak bisa dilepaskan dari gaya arsitektur bangunan kolonialnya serta letak startegis di pusat kota. Namun beberapa bangunan tidak optimal dikelola dan dimanfaatkan, salah satunya adalah bangunan yang dulunya merupakan Gedung Warenhuis.  Setidaknya sampai tahun 2021, kerusakan masih banyak terlihat dari bentukan fisiknya. Bangunan tersebut mempunyai gaya dan detail yang menarik, lokasi bangunan berada disudut mempunyai keuntungan untuk fungsi yang mempunyai nilai sosial budaya dan ekonomis, mengingat Kota Medan mempunyai nilai sejarah yang tinggi serta terkenal dengan kekayaan seninya. Berdasarkan potensi serta kajian teoritis tentang pelestarian, dibutuhkan olah desain tapak dan bangunan eks Warenhuis dan Borsumij untuk adaptasi bangunan agar menjadi optimal dalam pengelolaan dan penggunaannya. Tujuan dari perancangan Art Center untuk menyediakan ruang bagi masyarakat dalam mempelajari dan mempertunjukkan bidang kesenian yang dimiliki Kota Medan, serta melestarikan bangunan cagar budaya sebagai identitas kawasan. Metode yang digunakan pada olah desain gedung Warenhuis adalah EBD (evidence-based design). EBD dilaksanakan dengan membandingkan data yang ada serta praktik desain lapangan, lalu dianalisis kembali agar mengumpulkan bukti ilmiah yang kemudian digunakan dalam desain. Pada tulisan ini lebih difokuskan pada tahapan pengkajian potensi bangunan serta deskripsi awal penzoningan berdasarkan kegiatan.","PeriodicalId":333312,"journal":{"name":"Jurnal Arsitektur Kolaborasi","volume":"5 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-04-01","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"128714415","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
引用次数: 0
STRUKTUR ATAP GREEN DENGAN TEKNOLOGI RAMAH LINGKUNGAN 绿色屋顶结构与绿色技术
Pub Date : 2023-04-01 DOI: 10.54325/kolaborasi.v3i1.35
Yolla Kawuwung, LMF. Purwanto
Struktur atap green menunjukkan bahwa hubungan manusia dengan lingkungan sangat erat sekali. Bangunan yang berkembang saat ini lebih memilih atap dengan bahan material yang mudah di dapat. Harga terjangkau dan akibatnya kondisi lingkungan terasa panas dan semakin jauh dari rasa nyaman. Atap green mulai di terapkan di beberapa kota, menunjukkan bahwa banyak manfaat yang akan diperoleh. Atap yang dijadikan taman, membantu penyerapan air dimana prosesnya harus memakai teknologi yang berkembang saat ini, untuk itu dalam penelitian penulisan secara metode deskriptif kualitatif dipilih untuk melihat pengalaman-pengalaman pembangunan dengan menggunakan atap green yang menjadi contoh bahwa lingkungan akan terasa sehat apabila mulai memakai atap green dengan melihat strukturnya yang ramah akan lingkungan.
绿色屋顶结构表明,人类与环境的关系是密切的。屋顶的建筑发展目前宁愿在可以用简单的材料。经济实惠,因此环境环境很热,让人感到越来越不舒服。绿色屋顶开始在一些城市应用,这表明它有很多好处。屋顶改为公园,帮助吸收的水,这个过程需要在目前采用的技术发展,为此,在写作研究描述性方法定性地选中格林看到屋顶建设经验,用的是一个例子,说明环境会变得健康开始穿着绿色屋顶看见结构会友好的环境。
{"title":"STRUKTUR ATAP GREEN DENGAN TEKNOLOGI RAMAH LINGKUNGAN","authors":"Yolla Kawuwung, LMF. Purwanto","doi":"10.54325/kolaborasi.v3i1.35","DOIUrl":"https://doi.org/10.54325/kolaborasi.v3i1.35","url":null,"abstract":"Struktur atap green menunjukkan bahwa hubungan manusia dengan lingkungan sangat erat sekali. Bangunan yang berkembang saat ini lebih memilih atap dengan bahan material yang mudah di dapat. Harga terjangkau dan akibatnya kondisi lingkungan terasa panas dan semakin jauh dari rasa nyaman. Atap green mulai di terapkan di beberapa kota, menunjukkan bahwa banyak manfaat yang akan diperoleh. Atap yang dijadikan taman, membantu penyerapan air dimana prosesnya harus memakai teknologi yang berkembang saat ini, untuk itu dalam penelitian penulisan secara metode deskriptif kualitatif dipilih untuk melihat pengalaman-pengalaman pembangunan dengan menggunakan atap green yang menjadi contoh bahwa lingkungan akan terasa sehat apabila mulai memakai atap green dengan melihat strukturnya yang ramah akan lingkungan.","PeriodicalId":333312,"journal":{"name":"Jurnal Arsitektur Kolaborasi","volume":"13 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-04-01","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"124999657","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
引用次数: 0
ASPEK MONUMENTAL GEREJA BLENDUK DI KOTA SEMARANG 三宝垄这座教堂的纪念性方面
Pub Date : 2023-04-01 DOI: 10.54325/kolaborasi.v3i1.39
Choirul Amin, Adi Sasmito
Gereja Blenduk merupakan suatu salah satu bangunan tua yang cukup ikonik di Kota lama Semarang, dimana keberadaannya tidak lepas dari perkembangan Kota Semarang, yakni keterkaitan dengan periode waktu pembangunannya pada waktu pendudukan Belanda di Indonesia, serta fungsinya sebagai sebuah bangunan peribadatan umat kristiani, dan juga letaknya yang stategis di jantung Kota lama Semarang. Aspek Monumentalitas sebuah bangunan dapat ditinjau dari beberapa aspek yang dapat dikategorikan untuk memperkuat kedalaman makna filosofis bangunan tersebut, seperti Kekhasan Arsitektur, Sejarah, Asimilasi Budaya, Fungsi Bangunan, Landmark Kawasan, Kesan Lingkungan, Lokasi, Image di masyarakat dan Hirarki bangunan terhadap kawasan sekitar. Tujuan dan maksud dari penelitian ini adalah membuktikan seberapa dalam aspek monumentalitas sebuah bangunan Gereja Blenduk. Ruang lingkup dari obyek material penelitian ini adalah bangunan Gereja Blenduk di kawasan Kota Lama Semarang, sedangkan pada ruang lingkup formal dalam penelitian ini adalah pembuktian seberapa dalam aspek monumentalitas bangunan Gereja Blenduk pada kawasan lingkungan Kota Lama Semarang. Hasil yang diharapkan dari adanya penelitian ini adalah mendapatkan bukti kedalaman atas aspek monumentalitas pada bangunan Gereja Blenduk di kawasan lingkungan Kota Lama Semarang.
Blenduk教会是一种足够的老城里的标志性建筑之一,久垄,三宝垄的下落不脱离城市的发展和建设时期,即联系荷兰在印度尼西亚占领时期,和作为一个基督徒崇拜的建筑功能,也是三宝垄的长期位于市中心的两党合作的有力。建筑的纪念性方面可以从一些可以为加强建筑的哲学意义而进行的分类,如建筑的构造、历史、文化同化、建筑功能、区域地标、环境、位置、社会和建筑等级形象等。这项研究的目的和目的是证明布伦达克教堂建筑的纪念性方面有多深。本研究材料的范围是在旧三宝垄的混合教堂建筑,而本研究的正式范围证明了在旧三宝垄的环境中混合教堂建筑的严重程度。这项研究的预期结果是在老三宝垄附近发现了布伦南教堂建筑的深刻的证据。
{"title":"ASPEK MONUMENTAL GEREJA BLENDUK DI KOTA SEMARANG","authors":"Choirul Amin, Adi Sasmito","doi":"10.54325/kolaborasi.v3i1.39","DOIUrl":"https://doi.org/10.54325/kolaborasi.v3i1.39","url":null,"abstract":"Gereja Blenduk merupakan suatu salah satu bangunan tua yang cukup ikonik di Kota lama Semarang, dimana keberadaannya tidak lepas dari perkembangan Kota Semarang, yakni keterkaitan dengan periode waktu pembangunannya pada waktu pendudukan Belanda di Indonesia, serta fungsinya sebagai sebuah bangunan peribadatan umat kristiani, dan juga letaknya yang stategis di jantung Kota lama Semarang. Aspek Monumentalitas sebuah bangunan dapat ditinjau dari beberapa aspek yang dapat dikategorikan untuk memperkuat kedalaman makna filosofis bangunan tersebut, seperti Kekhasan Arsitektur, Sejarah, Asimilasi Budaya, Fungsi Bangunan, Landmark Kawasan, Kesan Lingkungan, Lokasi, Image di masyarakat dan Hirarki bangunan terhadap kawasan sekitar. Tujuan dan maksud dari penelitian ini adalah membuktikan seberapa dalam aspek monumentalitas sebuah bangunan Gereja Blenduk. Ruang lingkup dari obyek material penelitian ini adalah bangunan Gereja Blenduk di kawasan Kota Lama Semarang, sedangkan pada ruang lingkup formal dalam penelitian ini adalah pembuktian seberapa dalam aspek monumentalitas bangunan Gereja Blenduk pada kawasan lingkungan Kota Lama Semarang. Hasil yang diharapkan dari adanya penelitian ini adalah mendapatkan bukti kedalaman atas aspek monumentalitas pada bangunan Gereja Blenduk di kawasan lingkungan Kota Lama Semarang.","PeriodicalId":333312,"journal":{"name":"Jurnal Arsitektur Kolaborasi","volume":"101 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-04-01","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"114128537","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
引用次数: 0
IDENTIFIKASI FISIK BANGUNAN PADA KAJIAN AWAL OLAH DESAIN ARSITEKTUR PUSAKA 在传统建筑设计工程的早期研究中,鉴定建筑的物理
Pub Date : 2023-04-01 DOI: 10.54325/kolaborasi.v3i1.38
Wahyu Utami, Najli Eka Rahmi, Sutra Maenak HRG, Ivan Bahri Prasetia Zebua, Wansismar Tumanggor
Bangunan pusaka atau pada undang undang disebut dengan bangunan cagar budaya mempunyai arti penting yang melekat dalam waktu lama, sudah sewajarnya harus dilestarikan, tanpa menafikkan akan adanya penambahan atau adaptasi dengan metode yang tepat untuk optimalisasi fungsi. Olah desain dibutuhkan pada tahapan pengembangan bentuk, karena tuntutan fungsi dan upaya pelestarian sebagai bagian dari penataan ruang kota.  Masih adanya pertentangan pemahaman pelestarian dan minimnya contoh metode desain yang bisa digunakan menjadikan permasalahan dalam pengembangan desain bangunan bersejarah.  Oleh karena itu, dalam tulisan ini dibahas tentang Olah Desain Arsitektur Pusaka (ODAP) atau Infill Design in Heritage Architecture (IDHA) atau istilah lainnya adalah Adaptive Reuse in Heritage Architecture (ARHA), dengan tiga contoh kasus bangunan bersejarah di Kota Medan, yaitu eks Warenhuis, eks Deli Maatschappij Hospitaal dan eks Radio Republik Indonesia Kota Medan.   Metode penelitian yang digunakan dalam tahapan olah desain adalah Evidence Based Design (EBD) dengan pendekatan Post Ocupation Evaluation (POE) yang mengkaji arti penting bangunan masing-masing sebagai dasar penentuan rekomendasi perlakuan pada bangunan serta ide-ide desain pada tahap pengembangan bentuk desain. 
遗产建筑或建筑的法律被称为保留区有很长时间所固有的意义,自然应该保存,没有menafikkan就增补或适应方法的优化功能。运动形式,因为发展阶段需要设计要求和努力保护功能作为置办城市空间的一部分。还反对保护和缺乏理解设计方法的例子可以用来使发展中历史建筑设计问题。因此,在本文中讨论体育建筑设计产业(ODAP) Infill设计在传统架构(IDHA)或其他术语是Adaptive重复利用的传统架构(指路),和三个测试用例在棉兰市地标前Warenhuis,即前熟食Maatschappij Hospitaal和广播前印度尼西亚共和国城市地形。设计阶段运动中使用的研究方法是基于证据的设计(EBD)通过Post方法Ocupation调查员(坡)研究每个建筑作为测定的基础的重要性的建议对建筑和设计思想待遇形式的设计发展阶段。
{"title":"IDENTIFIKASI FISIK BANGUNAN PADA KAJIAN AWAL OLAH DESAIN ARSITEKTUR PUSAKA","authors":"Wahyu Utami, Najli Eka Rahmi, Sutra Maenak HRG, Ivan Bahri Prasetia Zebua, Wansismar Tumanggor","doi":"10.54325/kolaborasi.v3i1.38","DOIUrl":"https://doi.org/10.54325/kolaborasi.v3i1.38","url":null,"abstract":"Bangunan pusaka atau pada undang undang disebut dengan bangunan cagar budaya mempunyai arti penting yang melekat dalam waktu lama, sudah sewajarnya harus dilestarikan, tanpa menafikkan akan adanya penambahan atau adaptasi dengan metode yang tepat untuk optimalisasi fungsi. Olah desain dibutuhkan pada tahapan pengembangan bentuk, karena tuntutan fungsi dan upaya pelestarian sebagai bagian dari penataan ruang kota.  Masih adanya pertentangan pemahaman pelestarian dan minimnya contoh metode desain yang bisa digunakan menjadikan permasalahan dalam pengembangan desain bangunan bersejarah.  Oleh karena itu, dalam tulisan ini dibahas tentang Olah Desain Arsitektur Pusaka (ODAP) atau Infill Design in Heritage Architecture (IDHA) atau istilah lainnya adalah Adaptive Reuse in Heritage Architecture (ARHA), dengan tiga contoh kasus bangunan bersejarah di Kota Medan, yaitu eks Warenhuis, eks Deli Maatschappij Hospitaal dan eks Radio Republik Indonesia Kota Medan.   Metode penelitian yang digunakan dalam tahapan olah desain adalah Evidence Based Design (EBD) dengan pendekatan Post Ocupation Evaluation (POE) yang mengkaji arti penting bangunan masing-masing sebagai dasar penentuan rekomendasi perlakuan pada bangunan serta ide-ide desain pada tahap pengembangan bentuk desain. ","PeriodicalId":333312,"journal":{"name":"Jurnal Arsitektur Kolaborasi","volume":"2 4 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-04-01","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"116964342","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
引用次数: 0
IDENTIFIKASI SENSE OF PLACE DI KAWASAN WISATA BUKIT AHUAWALI BERDASARKAN PERSEPSI PENGUNJUNG 根据游客的感知,确定位感
Pub Date : 2023-04-01 DOI: 10.54325/kolaborasi.v3i1.41
Tutun Seliari, Galeh Primadani, Bahnur Salimin
Bukit Ahuawali yang berlokasi di Desa Ahuawali, Kecamatan Puriala, Kabupaten Konawe Sulawesi Tenggara, merupakan salah satu destinasi wisata berbasis alam yang berada di kawasan konservasi Taman Nasional Rawa Aopa Watumohai. Place (tempat) adalah sebuah keharusan dalam pariwisata, dimana sebuah tempat menjadi sebuah tujuan/destinasi dalam pariwisata. Sense of place merupakan konsep multidimensi yang menyiratkan hubungan emosional manusia dan tempat dan mempunyai fungsi untuk mengenali keunikan dari suatu tempat. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi konsep sense of place di Bukit Ahuawali berdasarkan persepsi pengunjung. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. Pengumpulan data melalui observasi, dokumentasi, wawancara dan pengumpulan data kuantitatif melalui kuesioner yang kemudian dianalisis secara deskritif kualitatif.  Hasil dari penelitian ini aspek sense of place di Bukit Ahuawali berupa elemen fisik: pemandangan menjadi hal yang paling sangat menarik dari elemen fisik lainnya yang berada pada kategori menarik meliputi penataan fasilitas, jalur tracking, penanda/signage, dan vegetasi/tanaman. Elemen aktivitas di Bukit Ahuawali berada pada kategori menarik menurut responden. Camping, menikmati alam, interaksi sosial, dan mendaki/tracking menjadi aktivitas utama yang dilakukan oleh responden. Elemen image/makna, mayoritas responden sangat setuju menjadikan Bukit Ahuawali sebuah destinasi yang populer. Persepsi responden sebelum kunjungan dan setelah kunjungan, melebihi dari ekspektasi ketika melakukan kunjungan dan beraktivitas di Bukit Ahuawali. Hal tersebut menunjukkan tingkat kepuasan pengunjung yang cukup tinggi terhadap Bukit Ahuawali sebagai sebuah destinasi. Permasalahan tentang sampah menjadi salah satu hal yang diungkap oleh responden sehingga memerlukan strategi pengelolaan yang lebih baik.
位于南苏拉威西东南部科纳韦湖区普里里亚拉区的阿胡基尔山是位于奥帕瓦图莫海国家公园保护区内的自然旅游胜地之一。地方是旅游的必经之处,也是旅游的目的地。“地方感觉”是一个多维度的概念,暗示着人类的情感和空间的联系,以及辨别地方的独特性的功能。本研究的目的是根据游客的感知来确定位感的概念。本研究采用的方法是描述性质的方法。通过观察、文档、采访和定量数据收集,然后对定性数据进行对。这项研究的结果是,在山上的位置感的各个方面都是物理元素:视图变成了有趣的其他物理元素中最吸引人的东西,包括设备的对齐、轨迹、书签/标识和植被。山上的活动元素根据被告的陈述属于有趣的类别。露营、享受大自然、社交互动和徒步旅行成为受访者的主要活动。形象元素,大多数受访者同意让希尔成为一个受欢迎的目的地。受访者在访问前和访问后的看法,超过了对访问和在ahu开篇山上活动的预期。这表明游客对休克山的满意度很高。垃圾问题已成为受访者提出的问题之一,因此需要更好的管理策略。
{"title":"IDENTIFIKASI SENSE OF PLACE DI KAWASAN WISATA BUKIT AHUAWALI BERDASARKAN PERSEPSI PENGUNJUNG","authors":"Tutun Seliari, Galeh Primadani, Bahnur Salimin","doi":"10.54325/kolaborasi.v3i1.41","DOIUrl":"https://doi.org/10.54325/kolaborasi.v3i1.41","url":null,"abstract":"Bukit Ahuawali yang berlokasi di Desa Ahuawali, Kecamatan Puriala, Kabupaten Konawe Sulawesi Tenggara, merupakan salah satu destinasi wisata berbasis alam yang berada di kawasan konservasi Taman Nasional Rawa Aopa Watumohai. Place (tempat) adalah sebuah keharusan dalam pariwisata, dimana sebuah tempat menjadi sebuah tujuan/destinasi dalam pariwisata. Sense of place merupakan konsep multidimensi yang menyiratkan hubungan emosional manusia dan tempat dan mempunyai fungsi untuk mengenali keunikan dari suatu tempat. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi konsep sense of place di Bukit Ahuawali berdasarkan persepsi pengunjung. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. Pengumpulan data melalui observasi, dokumentasi, wawancara dan pengumpulan data kuantitatif melalui kuesioner yang kemudian dianalisis secara deskritif kualitatif.  Hasil dari penelitian ini aspek sense of place di Bukit Ahuawali berupa elemen fisik: pemandangan menjadi hal yang paling sangat menarik dari elemen fisik lainnya yang berada pada kategori menarik meliputi penataan fasilitas, jalur tracking, penanda/signage, dan vegetasi/tanaman. Elemen aktivitas di Bukit Ahuawali berada pada kategori menarik menurut responden. Camping, menikmati alam, interaksi sosial, dan mendaki/tracking menjadi aktivitas utama yang dilakukan oleh responden. Elemen image/makna, mayoritas responden sangat setuju menjadikan Bukit Ahuawali sebuah destinasi yang populer. Persepsi responden sebelum kunjungan dan setelah kunjungan, melebihi dari ekspektasi ketika melakukan kunjungan dan beraktivitas di Bukit Ahuawali. Hal tersebut menunjukkan tingkat kepuasan pengunjung yang cukup tinggi terhadap Bukit Ahuawali sebagai sebuah destinasi. Permasalahan tentang sampah menjadi salah satu hal yang diungkap oleh responden sehingga memerlukan strategi pengelolaan yang lebih baik.","PeriodicalId":333312,"journal":{"name":"Jurnal Arsitektur Kolaborasi","volume":"239 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-04-01","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"122982974","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
引用次数: 0
TIPOLOGI PERMUKIMAN KUMUH DI KAWASAN PERKOTAAN INDONESIA BERDASARKAN PENANGANAN 印度尼西亚城市贫民窟类型学的处理
Pub Date : 2023-04-01 DOI: 10.54325/kolaborasi.v3i1.37
Ahmad Rijal Lutfian Wijanarko, Andarita Rolalisasi, Ibrahim Tohar
Pemukiman kumuh (slum area) yaitu pemukiman yang belum layak untuk dihuni dikarena belum memenuhi aspek persyaratan untuk hunian, rumah tinggal dan permukiman. Area permukiman atau kawasan kumuh adalah wajah dari kemiskinan, karena biasanya pada pemukiman atau kawasana kumuh, masyarakatnya miskin atau memiliki pendapatan rendah dan banyak sekali kita jumpai di kawasan permukiman perkotaan. Angka pengangguran yang tingga sampai pendapatan yang dibawah kebutuhan seharai hari mengakibatkan atau menciptakan angka kemiskinan yang tinggi. Sehingga kemiskinan termasuk salah satu faktor utama penyebab terciptanya pemukiman kumuh di kawasan wilayah permukiman perkotaan, dimana para pelaku masyarakat tidak mampu untuk membeli tanah atau rumah. Pada dasarnya, kemiskinan dapat diatasi dengan pencegahan peningkatan pemukiman kumuh, perkembangan pertumbuhan ekonomi yang lebih tinggi dan pemerataan dan peningkatan kesempatan kerja. Di Indonesia sendiri terdapat beberapa kota kumuh yang memiliki tipologi masing-masing. Tipologi ini tercipta dikarenakan, kawasan permukiman kumuh di Indonesia memiliki beberapa ciri khas masing-masing yang beragam.
贫民窟(slum area)是一种不适合dilum的社区,因为它不符合住房、住房和住房的要求。贫民窟是贫困的面孔,因为通常在贫民窟或贫民窟,社会是贫穷的或低收入的,我们在城市居民区看到很多。高失业率,直到收入低于一天的要求,导致或造成高贫困率。因此,贫困是在城市居民区建立贫民窟的主要原因之一,那里的公民无力购买土地或房屋。基本上,贫困可以通过改善贫民窟、改善经济增长、促进就业和改善就业机会来解决。仅在印度尼西亚就有几个贫民窟,它们都有自己的分类学。这是因为印度尼西亚的贫民窟有许多不同的特征。
{"title":"TIPOLOGI PERMUKIMAN KUMUH DI KAWASAN PERKOTAAN INDONESIA BERDASARKAN PENANGANAN","authors":"Ahmad Rijal Lutfian Wijanarko, Andarita Rolalisasi, Ibrahim Tohar","doi":"10.54325/kolaborasi.v3i1.37","DOIUrl":"https://doi.org/10.54325/kolaborasi.v3i1.37","url":null,"abstract":"Pemukiman kumuh (slum area) yaitu pemukiman yang belum layak untuk dihuni dikarena belum memenuhi aspek persyaratan untuk hunian, rumah tinggal dan permukiman. Area permukiman atau kawasan kumuh adalah wajah dari kemiskinan, karena biasanya pada pemukiman atau kawasana kumuh, masyarakatnya miskin atau memiliki pendapatan rendah dan banyak sekali kita jumpai di kawasan permukiman perkotaan. Angka pengangguran yang tingga sampai pendapatan yang dibawah kebutuhan seharai hari mengakibatkan atau menciptakan angka kemiskinan yang tinggi. Sehingga kemiskinan termasuk salah satu faktor utama penyebab terciptanya pemukiman kumuh di kawasan wilayah permukiman perkotaan, dimana para pelaku masyarakat tidak mampu untuk membeli tanah atau rumah. Pada dasarnya, kemiskinan dapat diatasi dengan pencegahan peningkatan pemukiman kumuh, perkembangan pertumbuhan ekonomi yang lebih tinggi dan pemerataan dan peningkatan kesempatan kerja. Di Indonesia sendiri terdapat beberapa kota kumuh yang memiliki tipologi masing-masing. Tipologi ini tercipta dikarenakan, kawasan permukiman kumuh di Indonesia memiliki beberapa ciri khas masing-masing yang beragam.","PeriodicalId":333312,"journal":{"name":"Jurnal Arsitektur Kolaborasi","volume":"1 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-04-01","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"123701936","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
引用次数: 0
EKISTIK DALAM PERMUKIMAN MASYARAKAT PEMASAK GULA NIRA LONTAR DI DESA OETUTULU SEBAGAI PENGUAT LINGKUNGAN MASYARAKAT KOMUNITAS 在oe图图鲁村的NIRA LONTAR食糖定居点作为社区的环保主义者
Pub Date : 2022-11-16 DOI: 10.54325/kolaborasi.v2i2.34
Yenny Messakh, Rhodys Ndoen, Poetri Yaumil Achir
Keseimbangan dan keberlanjutan dalam suatu proses kehidupan adalah hal terpenting yang menjadi faktor utama guna memenuhi kebutuhan hidup manusia selanjutnya. Keseimbangan yang diharapkan adalah hubungan baik antara manusia yang satu dengan manusia lainnya, manusia bersama masyarakat dan masyarakat komunitasnya serta antara manusia dengan alam itu sendiri. Kehidupan Permukiman Masyarakat desa Oetutulu lebih di kenal oleh masyarakat Kabupaten Rote Ndao karena menjadi komunitas masyarakat penghasil nira lontar menjadi gula lokal. Potensi dari masyarakat desa Oetutulu ini tidak dimiliki oleh desa lainnya di Kabupaten Rote Ndao, karena hanya masyarakat desa Oetutulu yang bisa memasak nira lontar olahan menjadi gula lokal dengan 3 jenis yaitu: gula lempeng, gula semut dan gula air. Kajian penelitian ini adalah bagaimana melihat keseimbangan yang telah terjadi selama proses kehidupan dalam masyarakat dan keberlanjutan dari masyarakat desa Oetutulu sebagai komunitas masyarakat penghasil nira lontar olahan menurut prinsip teori Ekistik dengan 5 elemen ekistik yang dianutnya yaitu : 1. elemen nature; 2. elemen man; 3. elemen shell; 4. elemen society serta elemen yang terakhir adalah 5. Network, sehingga dari hasil analisis yang dilakukan maka akan diperoleh dari ke- 5 elemen ekistik tersebut elemen mana yang paling dominan memberikan pengaruh paling paling besar terhadap kesejahteraan dalam kehidupan permukiman masyarakat desa Oetutulu untuk tetap menjadi komunitas masyarakat penghasil nira lontar olahan menjadi gula lokal. Kemudian meyelaraskannya dengan komponen masyarakat komunitas dari Allan dan Crow ( 4 komponen) sebagai penguat komunitas. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa untuk menjadi sebuah masyarakat komunitas dengan menampilkan ciri dan kekhususan tertentu bukanlah sesuatu yang terjadi secara tiba-tiba namun ada unsur-unsur pendukung yang melatar belakanginya sehingga nama besar komunitas masyarakat itu tetap terjaga. Dalam studi kasus ini temuannya adalah dari 5 elemen ekistik yang dipelopori oleh Dioxidis yang dipakai sebagai tolak ukur penelitian ini, maka yang memberi kontribusi terbesar adalah elemen Nature (alam), karena kehidupan dan kelestarian pohon lontar yang juga disebut sebagai pohon Alhayat (Pohon kehidupannya suku Rote) adalah yang menjadi komoditi utama dari komunitas masyarakat pemasak nira pohon lontar. Setelah 5 elemen ekistik dikaji maka kita akan melihat hubungannya dengan komponen masyarakat komunitas dari Alan dan Crow (4 komponen). Bila kelima elemen ekistik hadir, kemudian tercipta keselaran dengan 4 komponen komunitas, pada akhirnya memberikan keseimbangan satu sama lain maka, meskipun waktu akan berubah terus kedepannya dengan generasi yang baru, namun komunitas ini akan tetap ada dan memiliki nama sebagai masyarakat pemasak gula nira lontar dari desa Oetutulu.
生命过程的平衡和可持续性是最重要的,这是满足人类随后生活需求的一个关键因素。预期的平衡是人与人之间的良好关系,人类与社会及其社区以及人类与自然本身的关系。oetulu村民居的生活因成为nira lontar镇的本土糖而广为人知。oetourlu village的潜力不属于Rote Ndao地区的其他村庄,因为只有oetourlu村民才能将这种加工过的nira lontar糖制成一种只有三种类型的本土糖:蔗糖、食糖和食糖。本研究是如何看待社区生活过程中所发生的平衡,以及oe图图鲁村作为一个由nira lontar处理的社区所产生的可持续发展。自然元素;2. 伙计元素;3. 贝壳元素;4. 社会的最后一个元素是5。因此,从分析的结果中,我们将获得五种ekitic元素,这五种元素对oetourlu村庄生活的福祉影响最大,即维持由nira lontar精制糖生产的社区的繁荣。然后将艾伦和克劳(4个组成部分)的社区组成部分进行社区推广。这项研究的结论是,作为一个具有特定特征和特殊性的社区,并不是突然发生的事情,而是支持因素在其背后发挥作用,从而维护了社区的伟大声誉。在这个案例研究中发现是由Dioxidis的5种元素ekistik用作基准的这项研究,那么最大的贡献是自然因素(自然),因为生活和保存的莎草也被称为Alhayat树(生命树的死记硬背)是部落成为浓缩莎草nira树社区的主要商品。研究了五种ekisticks元素后,我们将了解它们与艾伦和克劳社区的组成部分(四种组成)之间的联系。当五种eki牛排元素出现时,它们以四种不同的社区组成,最终提供了彼此的平衡。
{"title":"EKISTIK DALAM PERMUKIMAN MASYARAKAT PEMASAK GULA NIRA LONTAR DI DESA OETUTULU SEBAGAI PENGUAT LINGKUNGAN MASYARAKAT KOMUNITAS","authors":"Yenny Messakh, Rhodys Ndoen, Poetri Yaumil Achir","doi":"10.54325/kolaborasi.v2i2.34","DOIUrl":"https://doi.org/10.54325/kolaborasi.v2i2.34","url":null,"abstract":"Keseimbangan dan keberlanjutan dalam suatu proses kehidupan adalah hal terpenting yang menjadi faktor utama guna memenuhi kebutuhan hidup manusia selanjutnya. Keseimbangan yang diharapkan adalah hubungan baik antara manusia yang satu dengan manusia lainnya, manusia bersama masyarakat dan masyarakat komunitasnya serta antara manusia dengan alam itu sendiri. Kehidupan Permukiman Masyarakat desa Oetutulu lebih di kenal oleh masyarakat Kabupaten Rote Ndao karena menjadi komunitas masyarakat penghasil nira lontar menjadi gula lokal. Potensi dari masyarakat desa Oetutulu ini tidak dimiliki oleh desa lainnya di Kabupaten Rote Ndao, karena hanya masyarakat desa Oetutulu yang bisa memasak nira lontar olahan menjadi gula lokal dengan 3 jenis yaitu: gula lempeng, gula semut dan gula air. Kajian penelitian ini adalah bagaimana melihat keseimbangan yang telah terjadi selama proses kehidupan dalam masyarakat dan keberlanjutan dari masyarakat desa Oetutulu sebagai komunitas masyarakat penghasil nira lontar olahan menurut prinsip teori Ekistik dengan 5 elemen ekistik yang dianutnya yaitu : 1. elemen nature; 2. elemen man; 3. elemen shell; 4. elemen society serta elemen yang terakhir adalah 5. Network, sehingga dari hasil analisis yang dilakukan maka akan diperoleh dari ke- 5 elemen ekistik tersebut elemen mana yang paling dominan memberikan pengaruh paling paling besar terhadap kesejahteraan dalam kehidupan permukiman masyarakat desa Oetutulu untuk tetap menjadi komunitas masyarakat penghasil nira lontar olahan menjadi gula lokal. Kemudian meyelaraskannya dengan komponen masyarakat komunitas dari Allan dan Crow ( 4 komponen) sebagai penguat komunitas. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa untuk menjadi sebuah masyarakat komunitas dengan menampilkan ciri dan kekhususan tertentu bukanlah sesuatu yang terjadi secara tiba-tiba namun ada unsur-unsur pendukung yang melatar belakanginya sehingga nama besar komunitas masyarakat itu tetap terjaga. Dalam studi kasus ini temuannya adalah dari 5 elemen ekistik yang dipelopori oleh Dioxidis yang dipakai sebagai tolak ukur penelitian ini, maka yang memberi kontribusi terbesar adalah elemen Nature (alam), karena kehidupan dan kelestarian pohon lontar yang juga disebut sebagai pohon Alhayat (Pohon kehidupannya suku Rote) adalah yang menjadi komoditi utama dari komunitas masyarakat pemasak nira pohon lontar. Setelah 5 elemen ekistik dikaji maka kita akan melihat hubungannya dengan komponen masyarakat komunitas dari Alan dan Crow (4 komponen). Bila kelima elemen ekistik hadir, kemudian tercipta keselaran dengan 4 komponen komunitas, pada akhirnya memberikan keseimbangan satu sama lain maka, meskipun waktu akan berubah terus kedepannya dengan generasi yang baru, namun komunitas ini akan tetap ada dan memiliki nama sebagai masyarakat pemasak gula nira lontar dari desa Oetutulu.","PeriodicalId":333312,"journal":{"name":"Jurnal Arsitektur Kolaborasi","volume":"7 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2022-11-16","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"114663854","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
引用次数: 0
PENERAPAN ARSITEKTUR FUTURISTIK DAN FUNGSIONALIS PADA BANGUNAN MUSEUM LE GRANDE LOUVRE 勒格兰德卢浮宫建筑的未来建筑和功能性应用
Pub Date : 2022-11-01 DOI: 10.54325/kolaborasi.v2i2.33
Bryan Richard, Josephine Roosandriantini
Arsitektur modern merupaka arsitektur yang muncul di Inggris saat revolusi industri pada abad ke-19 dan arsitektur modern muncul karena adanya kebosanan terhadap bentuk arsitektur klasik yang dinilai terlalu berlebihan dengan banyaknya ornamen yang menghiasi bangunan dan karena arsitektur klasik dinilai kurang efektif dalam penggunaan ruang di dalam bangunan sehingga banyak ruang yang terbuang hanya untuk ornamen.Arsitektur modern sendiri memiliki ciri khas dimana bentuk bangunan tersusun atas bentuk geometris,tidak ada atau minim ornamen,mengutamakan penataan ruang dan disesuaikan dengan kebutuhan pengguna. Bangunan yang akan dijadikan objek penelitian adalah museum Le Grande Louvre,Paris , Prancis dikarenakan museum ini memiliki material dan bentuk yang menonjol dibandingkan dengan bangunan sekitarnya yang berupa benteng. Tujuan penelitian ini untuk mengidentifikasi unsur-unsur arsitektur modern dan aliran arsitektur modern yang digunakan pada bangunan museum Le Grande Louvre. Penelitian ini akan berfokus pada bentuk bangunan, material bangunan,denah dan sirkulasi ruang pada bangunan museum dengan menggunakan metode literatur. Berdasarkan studi literatur yang telah dilakukan terhadap bangunan museum Louvre ditemukan unsur-unsur arsitektur modern pada bangunan seperti penggunaan material pabrikasi berupa besi, kaca, beton, penggunaan bentuk geometri pada bangunan sehingga dapat diambil kesimpulan bahwa museum Louvre ini menggunakan arsitektur modern pada bangunannya.
现代建筑的建筑merupaka出现在英国19世纪的工业革命和现代建筑的古典建筑形式出现是由于无聊被大大高估了许多建筑装饰的装饰品和因为古典建筑评估缺乏有效使用空间里,所以很多建筑空间的浪费只是装饰品。现代建筑本身的特点是,建筑的形状是由几何形状构成的,没有或更少的装饰,优先布置空间,并适合用户的需要。研究对象将是法国巴黎的勒格兰德卢浮宫,因为它与周围堡垒的建筑相比具有突出的材料和形状。这项研究的目的是确定现代建筑的元素和现代建筑的流动使用在勒格兰德卢浮宫。这项研究将重点研究博物馆建筑的形状、建筑材料、空间结构和循环利用文献方法。根据对卢浮宫建筑进行的文献研究,在建筑中发现了现代建筑的元素,如铁、玻璃、混凝土的制造材料的使用,从而得出结论,卢浮宫使用了建筑的现代建筑结构。
{"title":"PENERAPAN ARSITEKTUR FUTURISTIK DAN FUNGSIONALIS PADA BANGUNAN MUSEUM LE GRANDE LOUVRE","authors":"Bryan Richard, Josephine Roosandriantini","doi":"10.54325/kolaborasi.v2i2.33","DOIUrl":"https://doi.org/10.54325/kolaborasi.v2i2.33","url":null,"abstract":"Arsitektur modern merupaka arsitektur yang muncul di Inggris saat revolusi industri pada abad ke-19 dan arsitektur modern muncul karena adanya kebosanan terhadap bentuk arsitektur klasik yang dinilai terlalu berlebihan dengan banyaknya ornamen yang menghiasi bangunan dan karena arsitektur klasik dinilai kurang efektif dalam penggunaan ruang di dalam bangunan sehingga banyak ruang yang terbuang hanya untuk ornamen.Arsitektur modern sendiri memiliki ciri khas dimana bentuk bangunan tersusun atas bentuk geometris,tidak ada atau minim ornamen,mengutamakan penataan ruang dan disesuaikan dengan kebutuhan pengguna. Bangunan yang akan dijadikan objek penelitian adalah museum Le Grande Louvre,Paris , Prancis dikarenakan museum ini memiliki material dan bentuk yang menonjol dibandingkan dengan bangunan sekitarnya yang berupa benteng. Tujuan penelitian ini untuk mengidentifikasi unsur-unsur arsitektur modern dan aliran arsitektur modern yang digunakan pada bangunan museum Le Grande Louvre. Penelitian ini akan berfokus pada bentuk bangunan, material bangunan,denah dan sirkulasi ruang pada bangunan museum dengan menggunakan metode literatur. Berdasarkan studi literatur yang telah dilakukan terhadap bangunan museum Louvre ditemukan unsur-unsur arsitektur modern pada bangunan seperti penggunaan material pabrikasi berupa besi, kaca, beton, penggunaan bentuk geometri pada bangunan sehingga dapat diambil kesimpulan bahwa museum Louvre ini menggunakan arsitektur modern pada bangunannya.","PeriodicalId":333312,"journal":{"name":"Jurnal Arsitektur Kolaborasi","volume":"5 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2022-11-01","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"115210168","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
引用次数: 0
DISKREPANSI DIGITAL DRAWING PADA INTERIOR 数字画板内部
Pub Date : 2022-11-01 DOI: 10.54325/kolaborasi.v2i2.32
Tri Susetyo Andadari
Salah satu bentuk digitalisasi arsitektur pada ranah interior adalah digital drawing. Tujuannya tentu adalah untuk mempermudah dan mempercepat pekerjaan arsitektur atau interior desainer. Realitanya digital drawing pada pekerjaan interior masih memerlukan adjustment sebelum menjadi suatu produk. Penelitian ini membahas adanya diskrepansi atau ketidaksesuaian digital drawing pada tahap desain sampai dengan tahap produk ter-install. Tujuannya untuk mengetahui faktor-faktor yang menyebabkan diskrepansi digital drawing, performa digital drawing dan output dari digital drawing yang efektif pada desain interior. Paradigma yang digunakan dalam penelitian ini adalah paradigma kualitatif dengan metode grounded research berdasarkan pengalaman nyata penulis sebagai engineering interior. Analisa data didasarkan pada hasil coding lapangan yang dideskriptifkan berdasarkan kritik dan opini penulis. Hasil akhir menunjukkan bahwa faktor yang mempengaruhi diskrepansi digital drawing adalah penyesuaian ukuran material, kapasitas dan kemampuan mesin, alat transportasi, akses menuju lokasi, struktur dan hardware. Performa digital drawing yang efektif didasarkan pada pemilihan format gambar, pemilihan software yang umum, pemilihan type gambar 2d dan 3d dan penggunaan digital library. Output dari performa digital drawing yang minim diskrepansi adalah value engineering yang akan mempengaruhi biaya proyek.
室内域的建筑数字化形式之一是数字绘图。其目的当然是促进和加快建筑或室内设计师的工作。在成为产品之前,它的内部工作的数字拖动仍需要调整。本研究涉及到在设计阶段的设计和产品安装阶段的数字设计不匹配或不匹配。其目的是确定导致有效的内部设计的数字渲染、数字drawing性能和输出的因素。本研究采用的范例是基于作者作为内部工程经验的基层研究方法的定性范例。数据分析是基于基于作者批评和观点的现场编码结果进行的。最终的结果表明,影响数字绘图功能的因素是对材料大小、机械能力和能力、运输、位置、结构和硬件的访问进行调整。有效的数字绘图性能是基于图像格式选择、一般软件选择、2d和3d图像类型选择和数字图书馆的使用。减少拖动性能的数字输出为工程价值,这将影响项目成本。
{"title":"DISKREPANSI DIGITAL DRAWING PADA INTERIOR","authors":"Tri Susetyo Andadari","doi":"10.54325/kolaborasi.v2i2.32","DOIUrl":"https://doi.org/10.54325/kolaborasi.v2i2.32","url":null,"abstract":"Salah satu bentuk digitalisasi arsitektur pada ranah interior adalah digital drawing. Tujuannya tentu adalah untuk mempermudah dan mempercepat pekerjaan arsitektur atau interior desainer. Realitanya digital drawing pada pekerjaan interior masih memerlukan adjustment sebelum menjadi suatu produk. Penelitian ini membahas adanya diskrepansi atau ketidaksesuaian digital drawing pada tahap desain sampai dengan tahap produk ter-install. Tujuannya untuk mengetahui faktor-faktor yang menyebabkan diskrepansi digital drawing, performa digital drawing dan output dari digital drawing yang efektif pada desain interior. Paradigma yang digunakan dalam penelitian ini adalah paradigma kualitatif dengan metode grounded research berdasarkan pengalaman nyata penulis sebagai engineering interior. Analisa data didasarkan pada hasil coding lapangan yang dideskriptifkan berdasarkan kritik dan opini penulis. Hasil akhir menunjukkan bahwa faktor yang mempengaruhi diskrepansi digital drawing adalah penyesuaian ukuran material, kapasitas dan kemampuan mesin, alat transportasi, akses menuju lokasi, struktur dan hardware. Performa digital drawing yang efektif didasarkan pada pemilihan format gambar, pemilihan software yang umum, pemilihan type gambar 2d dan 3d dan penggunaan digital library. Output dari performa digital drawing yang minim diskrepansi adalah value engineering yang akan mempengaruhi biaya proyek.","PeriodicalId":333312,"journal":{"name":"Jurnal Arsitektur Kolaborasi","volume":"21 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2022-11-01","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"121520406","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
引用次数: 0
PENERAPAN CRITICAL REGIONALISME PADA BANGUNAN MASJID PADANG DAN SYDNEY OPERA HOUSE
Pub Date : 2022-11-01 DOI: 10.54325/kolaborasi.v2i2.31
B. Richard, Josephine Roosandriantini
Critical regionalisme merupakan aliran arsitektur yang menentang arsitektur regionalism yang dinilai terlalu tradisional dan kurang sesuai dengan perkembangan jaman,critical regionalism sendiri awalnya dimunculkan oleh Alexander Tzonis yang kemudian dikembangkan oleh tokoh-tokoh lain salah satunya Lewis Mumford.Tujuan penelitian ini sendiri untuk menganalisa bangunan Masjid Padang dan Sydney Opera House dengan teori critical regionalism dari Alexander Tzonis dan leiws Mumford. Penellitian ini akan berfokus pada lingkungan sekitar,regions in memory dan rejection of absolute historicism dengan menggunakan metoder literature. Berdasarkan studi literature dan analisa dapat diambil kesimpulan bahwa masjid Padang dan Sydney Opera House termasuk ke dalam critical regionalisme mulai dari lingkungan sekitarnya,ornamen pada bangunan serta adanya modifikasi dari elemen-elemen tradisional.
公平区域主义是一种反对区域主义建筑的体系体系,它被认为太传统,不符合时代的发展,它最初是由亚历山大·施基尼斯(Alexander Tzonis)提出的,后来被另一个角色刘易斯·Mumford (Lewis Mumford)发展起来的。这项研究的目的本身是用亚历山大·茨-尼斯和莱斯·芒福德的批判区域理论来分析巴东清真寺和悉尼歌剧院的建筑。这项研究将集中在附近的环境、记忆区域和使用方法论文献的绝对历史还原。根据对文学和分析的研究,可以得出这样的结论:巴东清真寺和悉尼歌剧院从其周围的环境、建筑装饰以及传统元素的修饰,都包括在critical regionism中。
{"title":"PENERAPAN CRITICAL REGIONALISME PADA BANGUNAN MASJID PADANG DAN SYDNEY OPERA HOUSE","authors":"B. Richard, Josephine Roosandriantini","doi":"10.54325/kolaborasi.v2i2.31","DOIUrl":"https://doi.org/10.54325/kolaborasi.v2i2.31","url":null,"abstract":"Critical regionalisme merupakan aliran arsitektur yang menentang arsitektur regionalism yang dinilai terlalu tradisional dan kurang sesuai dengan perkembangan jaman,critical regionalism sendiri awalnya dimunculkan oleh Alexander Tzonis yang kemudian dikembangkan oleh tokoh-tokoh lain salah satunya Lewis Mumford.Tujuan penelitian ini sendiri untuk menganalisa bangunan Masjid Padang dan Sydney Opera House dengan teori critical regionalism dari Alexander Tzonis dan leiws Mumford. Penellitian ini akan berfokus pada lingkungan sekitar,regions in memory dan rejection of absolute historicism dengan menggunakan metoder literature. Berdasarkan studi literature dan analisa dapat diambil kesimpulan bahwa masjid Padang dan Sydney Opera House termasuk ke dalam critical regionalisme mulai dari lingkungan sekitarnya,ornamen pada bangunan serta adanya modifikasi dari elemen-elemen tradisional.","PeriodicalId":333312,"journal":{"name":"Jurnal Arsitektur Kolaborasi","volume":"10 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2022-11-01","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"126874703","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
引用次数: 0
期刊
Jurnal Arsitektur Kolaborasi
全部 Acc. Chem. Res. ACS Applied Bio Materials ACS Appl. Electron. Mater. ACS Appl. Energy Mater. ACS Appl. Mater. Interfaces ACS Appl. Nano Mater. ACS Appl. Polym. Mater. ACS BIOMATER-SCI ENG ACS Catal. ACS Cent. Sci. ACS Chem. Biol. ACS Chemical Health & Safety ACS Chem. Neurosci. ACS Comb. Sci. ACS Earth Space Chem. ACS Energy Lett. ACS Infect. Dis. ACS Macro Lett. ACS Mater. Lett. ACS Med. Chem. Lett. ACS Nano ACS Omega ACS Photonics ACS Sens. ACS Sustainable Chem. Eng. ACS Synth. Biol. Anal. Chem. BIOCHEMISTRY-US Bioconjugate Chem. BIOMACROMOLECULES Chem. Res. Toxicol. Chem. Rev. Chem. Mater. CRYST GROWTH DES ENERG FUEL Environ. Sci. Technol. Environ. Sci. Technol. Lett. Eur. J. Inorg. Chem. IND ENG CHEM RES Inorg. Chem. J. Agric. Food. Chem. J. Chem. Eng. Data J. Chem. Educ. J. Chem. Inf. Model. J. Chem. Theory Comput. J. Med. Chem. J. Nat. Prod. J PROTEOME RES J. Am. Chem. Soc. LANGMUIR MACROMOLECULES Mol. Pharmaceutics Nano Lett. Org. Lett. ORG PROCESS RES DEV ORGANOMETALLICS J. Org. Chem. J. Phys. Chem. J. Phys. Chem. A J. Phys. Chem. B J. Phys. Chem. C J. Phys. Chem. Lett. Analyst Anal. Methods Biomater. Sci. Catal. Sci. Technol. Chem. Commun. Chem. Soc. Rev. CHEM EDUC RES PRACT CRYSTENGCOMM Dalton Trans. Energy Environ. Sci. ENVIRON SCI-NANO ENVIRON SCI-PROC IMP ENVIRON SCI-WAT RES Faraday Discuss. Food Funct. Green Chem. Inorg. Chem. Front. Integr. Biol. J. Anal. At. Spectrom. J. Mater. Chem. A J. Mater. Chem. B J. Mater. Chem. C Lab Chip Mater. Chem. Front. Mater. Horiz. MEDCHEMCOMM Metallomics Mol. Biosyst. Mol. Syst. Des. Eng. Nanoscale Nanoscale Horiz. Nat. Prod. Rep. New J. Chem. Org. Biomol. Chem. Org. Chem. Front. PHOTOCH PHOTOBIO SCI PCCP Polym. Chem.
×
引用
GB/T 7714-2015
复制
MLA
复制
APA
复制
导出至
BibTeX EndNote RefMan NoteFirst NoteExpress
×
0
微信
客服QQ
Book学术公众号 扫码关注我们
反馈
×
意见反馈
请填写您的意见或建议
请填写您的手机或邮箱
×
提示
您的信息不完整,为了账户安全,请先补充。
现在去补充
×
提示
您因"违规操作"
具体请查看互助需知
我知道了
×
提示
现在去查看 取消
×
提示
确定
Book学术官方微信
Book学术文献互助
Book学术文献互助群
群 号:604180095
Book学术
文献互助 智能选刊 最新文献 互助须知 联系我们:info@booksci.cn
Book学术提供免费学术资源搜索服务,方便国内外学者检索中英文文献。致力于提供最便捷和优质的服务体验。
Copyright © 2023 Book学术 All rights reserved.
ghs 京公网安备 11010802042870号 京ICP备2023020795号-1