首页 > 最新文献

Sultra Educational Journal最新文献

英文 中文
Tutor Sebaya dalam Hafalan Sifat-Sifat Wajib Allah SWT 导师们记住上帝的义务
Pub Date : 2023-06-05 DOI: 10.54297/seduj.v3i1.463
Asriannor Asriannor
Proses pembelajaran menghafal sifat-sifat wajib Allah berjalan kurang efekif. Salah satu penyebabnya yaitu banyaknya peserta didik yang masih kurang dalam kemampuan membaca aqidah akhlak dengan baik dan benar sesuai kaidah tajwid, kurangnya semangat peserta didik untuk belajar menghafal  sifat-sifat Wajib Allah, kurangnya interaksi dan perhatian orang tua, ketidak tepatan dalam memilih metode pembelajaran serta ada jarak antara satu peserta didik dengan peserta didik lain. Kondisi seperti ini menyebabkan aktifitas belajar mengajar akan terasa menjenuhkan dan hanya menjadi rutinitas belaka. Untuk mengatasi masalah tersebut, dilakukan penelitian dengan menerapkan metode tutor sebaya dalam melaksanakan pembelajaran menghafal sifat-sifat Wajib Allah dengan harapan mampu meningkatkan kemampuan menghafal  sifat-sifat Wajib Allah  bagi siswa. Dengan demikian rumusan masalah yang dipaparkan yaitu adakah peningkatan hasil belajar dalam pengajaran aqidah akhlak melalui pelaksanaan tutor sebaya dalam menghafal sifat-sifat Wajib Allah pada mata pelajaran aqidah akhlak pada siswa kelas VII-A MTs Negeri 3 Paser? Metode yang dilakukan dalam penelitian ini ialah kualitatif berbasis penelitian tindakan kelas. Subjek dalam penelitian adalah siswa kelas VII-A di MTs Negeri 3 Paser. Hasil yang di dapat oleh siswa melalui penelitian ini sangatlah meningkat, dalam hal ini dapat di buktikan dengan peningkatan ketuntasan klasikal dan rata-rata hasil belajar siswa dari 62,90% menjadi 87,90%.
记忆上帝的义务品质的学习过程没有那么有效率。仍然缺乏的原因之一就是许多学习者的阅读能力性aqidah tajwid准则,缺乏善良和真诚的学习者学习记住神强制性的品质精神,缺乏互动和父母的注意力,挑剔的选择和学习方法有一个与其他学习者学习者之间的距离。这种情况会让学习活动变得平淡无奇,变得平淡无奇。为了解决这个问题,研究采用同级家教方法进行记忆上帝的义务品质学习,希望提高学生的记忆能力。因此,所提出的问题的结论是,在三国三分之一的viqidah地区,通过导师在学习上帝的义务属性方面的教导,在aqidah learner的课程中,在viqidah learner的课程中,在vial - a - MTs地区的学生身上,学习aqidah的成绩是否增加了?本研究采用的方法是基于课堂行动研究的定性方法。该研究的对象是MTs country 3 Paser的via班的学生。学生通过这项研究获得的结果是空前的,在这方面,学生的平均学习成绩从62.90%提高到87.90%。
{"title":"Tutor Sebaya dalam Hafalan Sifat-Sifat Wajib Allah SWT","authors":"Asriannor Asriannor","doi":"10.54297/seduj.v3i1.463","DOIUrl":"https://doi.org/10.54297/seduj.v3i1.463","url":null,"abstract":"Proses pembelajaran menghafal sifat-sifat wajib Allah berjalan kurang efekif. Salah satu penyebabnya yaitu banyaknya peserta didik yang masih kurang dalam kemampuan membaca aqidah akhlak dengan baik dan benar sesuai kaidah tajwid, kurangnya semangat peserta didik untuk belajar menghafal  sifat-sifat Wajib Allah, kurangnya interaksi dan perhatian orang tua, ketidak tepatan dalam memilih metode pembelajaran serta ada jarak antara satu peserta didik dengan peserta didik lain. Kondisi seperti ini menyebabkan aktifitas belajar mengajar akan terasa menjenuhkan dan hanya menjadi rutinitas belaka. Untuk mengatasi masalah tersebut, dilakukan penelitian dengan menerapkan metode tutor sebaya dalam melaksanakan pembelajaran menghafal sifat-sifat Wajib Allah dengan harapan mampu meningkatkan kemampuan menghafal  sifat-sifat Wajib Allah  bagi siswa. Dengan demikian rumusan masalah yang dipaparkan yaitu adakah peningkatan hasil belajar dalam pengajaran aqidah akhlak melalui pelaksanaan tutor sebaya dalam menghafal sifat-sifat Wajib Allah pada mata pelajaran aqidah akhlak pada siswa kelas VII-A MTs Negeri 3 Paser? Metode yang dilakukan dalam penelitian ini ialah kualitatif berbasis penelitian tindakan kelas. Subjek dalam penelitian adalah siswa kelas VII-A di MTs Negeri 3 Paser. Hasil yang di dapat oleh siswa melalui penelitian ini sangatlah meningkat, dalam hal ini dapat di buktikan dengan peningkatan ketuntasan klasikal dan rata-rata hasil belajar siswa dari 62,90% menjadi 87,90%.","PeriodicalId":399859,"journal":{"name":"Sultra Educational Journal","volume":"17 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-06-05","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"128407404","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
引用次数: 1
The Use of A Collaborative Learning Strategy of Think-Pair-Share by Listening to An English Dialogues to Improve Learning Outcomes 通过听英语对话运用思考-配对-分享协作学习策略提高学习效果
Pub Date : 2023-04-29 DOI: 10.54297/seduj.v3i1.481
Dadan Zulkifli
This study aims to improve cadet learning outcomes through the application of cooperative learning model. The subject of this study is a cadet of the TPS study program batch 58 of the Jakarta Technical University of Fisheries for the 2022/2023 academic year. This class consists of 39 cadets with a cadet composition, namely 10 female cadets and 19 male cadets. This cadet was chosen as a research subject because this cadet has a low ability to understand listening before. The object of this study is the result of learning to listen to short English dialogues. The location of this research is in the class of cadets of the TPS study program batch 58 of the Jakarta Fisheries Polytechnic. The study was based on preliminary observations that indicated cadets had problems listening. In accordance with the purpose of this study, which is to improve learning outcomes in listening, this research was carried out in the form of classroom action research. This class action research is described in a cyclical or spiral process consisting of several steps, namely planning, action, observation, and reflection. This class action research is carried out in 2 cycles. Each cycle consists of three sessions of which two sessions are for action and one session for testing. The results of this study showed that the learning outcomes of listening to cadets increased by applying the Think Pair Share (TPS) type or cooperative learning model. This can be seen from the average score of cadets in the test. The average score of cadets in the pre-test was 48.27. Then it increased to 72.75 in cycle I (one). This result is not satisfactory because it has not met the completeness criteria that have been targeted by researchers. The results of cadet scores increased after researchers modified teaching and learning activities in cycle II. As a result, the average score of cadets has increased to 86.20 and 93% of cadets have achieved learning completion, which means that it has exceeded the target of 75%. It can be concluded that the application of the cooperative learning model can improve the listening ability of cadets from the results of the study.
本研究旨在透过运用合作学习模式,改善学员的学习成效。本研究的对象是雅加达渔业技术大学2022/2023学年TPS学习计划第58批的学员。这个班有39名学员,按学员构成,女学员10名,男学员19名。选择这个学员作为研究对象是因为这个学员之前听力理解能力较低。本研究的对象是学习听英语短对话的结果。本研究的地点是在雅加达渔业理工学院第58批TPS研究计划的学员班。这项研究是基于初步的观察,表明学员有听力问题。根据本研究的目的,即提高听力的学习成果,本研究以课堂行动研究的形式进行。这种集体诉讼研究是一个由几个步骤组成的循环或螺旋过程,即计划、行动、观察和反思。本集体诉讼研究分两个周期进行。每个周期由三个阶段组成,其中两个阶段为行动阶段,一个阶段为测试阶段。本研究结果显示,运用思维对分享(Think Pair Share, TPS)模式或合作学习模式,学员的聆听学习成效均有提升。这一点从学员的平均分就可以看出来。学员预测平均分为48.27分。然后在第I(1)周期增加到72.75。这个结果并不令人满意,因为它没有达到研究人员所针对的完整性标准。研究人员对第二阶段的教与学活动进行改进后,学员的成绩有所提高。学员的平均成绩提高到86.20分,93%的学员完成了学习,超额完成了75%的目标。从研究结果可以看出,运用合作学习模式可以提高学员的听力能力。
{"title":"The Use of A Collaborative Learning Strategy of Think-Pair-Share by Listening to An English Dialogues to Improve Learning Outcomes","authors":"Dadan Zulkifli","doi":"10.54297/seduj.v3i1.481","DOIUrl":"https://doi.org/10.54297/seduj.v3i1.481","url":null,"abstract":"This study aims to improve cadet learning outcomes through the application of cooperative learning model. The subject of this study is a cadet of the TPS study program batch 58 of the Jakarta Technical University of Fisheries for the 2022/2023 academic year. This class consists of 39 cadets with a cadet composition, namely 10 female cadets and 19 male cadets. This cadet was chosen as a research subject because this cadet has a low ability to understand listening before. The object of this study is the result of learning to listen to short English dialogues. The location of this research is in the class of cadets of the TPS study program batch 58 of the Jakarta Fisheries Polytechnic. The study was based on preliminary observations that indicated cadets had problems listening. In accordance with the purpose of this study, which is to improve learning outcomes in listening, this research was carried out in the form of classroom action research. This class action research is described in a cyclical or spiral process consisting of several steps, namely planning, action, observation, and reflection. This class action research is carried out in 2 cycles. Each cycle consists of three sessions of which two sessions are for action and one session for testing. The results of this study showed that the learning outcomes of listening to cadets increased by applying the Think Pair Share (TPS) type or cooperative learning model. This can be seen from the average score of cadets in the test. The average score of cadets in the pre-test was 48.27. Then it increased to 72.75 in cycle I (one). This result is not satisfactory because it has not met the completeness criteria that have been targeted by researchers. The results of cadet scores increased after researchers modified teaching and learning activities in cycle II. As a result, the average score of cadets has increased to 86.20 and 93% of cadets have achieved learning completion, which means that it has exceeded the target of 75%. It can be concluded that the application of the cooperative learning model can improve the listening ability of cadets from the results of the study.","PeriodicalId":399859,"journal":{"name":"Sultra Educational Journal","volume":"203 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-04-29","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"122365214","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
引用次数: 0
Meningkatkan Keterampilan Komunikasi, Aktifitas, dan Hasil Belajar Mahasiswa melalui Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Think Pair And Share pada Materi Tingkat Organisasi Kehidupan 通过组织生活水平的合作学习模式和分享来提高学生的沟通、活动和学习成绩
Pub Date : 2023-04-29 DOI: 10.54297/seduj.v3i1.465
Ruth Megawati
Proses pembelajaran menekankan pada proses yang aktif. Dimana komunikasi antara pengajar dan pebelajar terjadi. Namun kenyataannya di lapangan tidak serta merta demikian. Hal ini pula yang terjadi di kelas yang peneliti ajarkan. Hasil observasi awal didapatkan mahasiswa kurang aktif berdiskusi, kurang terampil berkomunikasi yang berdampak pada hasil belajar mereka. Menyikapi masalah tersebut, peneliti melakukan PTK ini sebanyak tiga (3) siklus, dengan subjek penelitian mahasiswa yang memprogram mata kuliah biologi dasar. Instrument penelitian ini ada 2 yaitu : lembar observasi dan tes hasil belajar. Teknik pengambilan data dengan observasi langsung saat proses pembelajaran. Sedangkan tes diberikan disetiap akhir siklus pembelajaran. Teknik analisis data untuk lembar observasi dilakukan dengan menjumlahkan skor item yang selanjutnya dipersentasekan sedangkan tes hasil belajar dengan menghitung jumlah jawaban yang benar. Indikator keberhasilan penelitian ini yaitu 70% mahasiswa tuntas / lulus secara klasikal. Hasil Penelitian menunjukkan adanya peningkatan dari siklus I hingga siklus III. Keterampilan komunikasi mahasiswa pada siklus I hanya sebesar 56%, meningkat pada siklus II dan III dengan persentase masing-masing sebesar 69% dan 73%; aktifitas mahasiswa siklus I sebesar 61 %, pada siklus II 75% dan siklus III meningkat lagi menjadi 82%. Dan untuk hasil belajar siklus I tuntas sebesar 57,5%, siklus II sebesar 70%, dan siklus III meningkat 77,5%.  Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran kooperatif tipe Think Pair and Share (TPS) dapat meningkatkan keterampilan komunikasi, aktifitas dan hasil belajar mahasiswa khusus pada materi tingkat organisasi kehidupan.
学习的过程强调活跃的过程。教师和学习者之间交流的地方。但实际情况并非如此。这也是研究人员在课堂上教给我们的。早期的观察结果是学生们不太活跃的讨论,不太善于沟通,这对他们的学习产生了影响。在研究这个问题的过程中,研究人员对这个问题进行了三次(三)循环的PTK研究,并为基础生物学课程编写了学生研究课题。本研究的工具有两种:观察和学习结果测试表。在学习过程中直接观察数据检索技术。而在学习周期结束时进行测试。观测表的数据分析技术是通过将项目的分数加起来,然后通过计算正确答案的数量来计算学习结果。这项研究的成功指标是研究完成/以古典方式毕业的70%学生。研究结果显示,从I循环增加到III循环。学生交流技巧在I循环只增加了56%,在II和III周期中增加了69%和73%;I周期的学生活动占61 %,在II周期的75%和III周期再次增加到82%。研究I循环的结果是57.5%,II周期是70%,III周期增加了77.5%。因此,可以得出结论,所谓的“思考配对”式的合作学习模式(TPS)可以提高特定学生在生活水平上的沟通技能、活动和学习成绩。
{"title":"Meningkatkan Keterampilan Komunikasi, Aktifitas, dan Hasil Belajar Mahasiswa melalui Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Think Pair And Share pada Materi Tingkat Organisasi Kehidupan","authors":"Ruth Megawati","doi":"10.54297/seduj.v3i1.465","DOIUrl":"https://doi.org/10.54297/seduj.v3i1.465","url":null,"abstract":"Proses pembelajaran menekankan pada proses yang aktif. Dimana komunikasi antara pengajar dan pebelajar terjadi. Namun kenyataannya di lapangan tidak serta merta demikian. Hal ini pula yang terjadi di kelas yang peneliti ajarkan. Hasil observasi awal didapatkan mahasiswa kurang aktif berdiskusi, kurang terampil berkomunikasi yang berdampak pada hasil belajar mereka. Menyikapi masalah tersebut, peneliti melakukan PTK ini sebanyak tiga (3) siklus, dengan subjek penelitian mahasiswa yang memprogram mata kuliah biologi dasar. Instrument penelitian ini ada 2 yaitu : lembar observasi dan tes hasil belajar. Teknik pengambilan data dengan observasi langsung saat proses pembelajaran. Sedangkan tes diberikan disetiap akhir siklus pembelajaran. Teknik analisis data untuk lembar observasi dilakukan dengan menjumlahkan skor item yang selanjutnya dipersentasekan sedangkan tes hasil belajar dengan menghitung jumlah jawaban yang benar. Indikator keberhasilan penelitian ini yaitu 70% mahasiswa tuntas / lulus secara klasikal. Hasil Penelitian menunjukkan adanya peningkatan dari siklus I hingga siklus III. Keterampilan komunikasi mahasiswa pada siklus I hanya sebesar 56%, meningkat pada siklus II dan III dengan persentase masing-masing sebesar 69% dan 73%; aktifitas mahasiswa siklus I sebesar 61 %, pada siklus II 75% dan siklus III meningkat lagi menjadi 82%. Dan untuk hasil belajar siklus I tuntas sebesar 57,5%, siklus II sebesar 70%, dan siklus III meningkat 77,5%.  Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran kooperatif tipe Think Pair and Share (TPS) dapat meningkatkan keterampilan komunikasi, aktifitas dan hasil belajar mahasiswa khusus pada materi tingkat organisasi kehidupan.","PeriodicalId":399859,"journal":{"name":"Sultra Educational Journal","volume":"403 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-04-29","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"115317249","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
引用次数: 0
Peningkatan Aktivitas Belajar dengan Model Jigsaw 随着拼图模型的学习活动增加
Pub Date : 2023-04-29 DOI: 10.54297/seduj.v3i1.469
Baqi Nurul Hakkurahmy
Pendidikan adalah upaya terus menerus dan tidak pernah berhenti yang harus dilaksanakan, baik itu oleh seorang individu maupun institusi. Setiap individu maupun institusi selalu menjadikan pendidikan ini sebagai suatu keharusan yang diterima oleh semua pihak. Pendekatan metode penelitian yang digunakan dalam penelitian tindakan kelas ini adalah pendekatan kuantitatif dengan metode penelitian eksperimen dan deskriptif. Penelitian ini disusun untuk memecahkan masalah apakah penggunaan pembelajaran model Jigsaw dapat meningkatkan aktivitas belajar siswa di SD Negeri 008 Sungai Kunjang Samarinda pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam. Berdasarkan hasil pengolahan data dan pembahasan hasil penelitian yang telah dilakukan peneliti, maka dapat disimpulkan bahwa skor rata-rata aktivitas siswa terhadap mata pelajaran Pendidikan Agama Islam sebelum penerapan metode pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw sangat rendah yaitu 3.5%. Skor rata-rata aktivitas belajar siswa setelah dilakukan dengan menggunakan metode pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw mengalami peningkatan dari siklus pertama sampai kedua diperoleh rata-rata kenaikan 7.5% sedangkan dari siklus kedua setelah dilakukan tindakan ketiga memperoleh kenaikan menjadi 9.5%. Jadi Implementasi metode kooperatif tipe Jigsaw dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam sangat efektif digunakan. Model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw dapat meningkatkan aktivitas belajar siswa dalam mengikuti pelajaran.
教育是一种持续的、永不停歇的努力,必须由个人和机构来实现。个人和机构都认为这种教育是所有人都必须接受的。在课堂动作研究中使用的研究方法是一种定量方法与实验研究和描述性研究方法。本研究旨在解决拼图模型学习是否可以增加学生在伊斯兰教教育课程上的学习活动。根据研究人员对数据的处理和研究结果的讨论,可以得出结论,在实施拼图式合作学习方法之前,学生对伊斯兰教教育的平均活动得分很低,即3.5%。使用合作学习方法完成后,学生学习平均成绩从第一圈增加到第二圈,平均增加7.5%,而第三轮学习的第二圈增加到9.5%。因此,伊斯兰教教育学习中的拼图式合作方法的实施是非常有效的。合作学习模式拼图类型可以增加学生在课堂上的学习活动。
{"title":"Peningkatan Aktivitas Belajar dengan Model Jigsaw","authors":"Baqi Nurul Hakkurahmy","doi":"10.54297/seduj.v3i1.469","DOIUrl":"https://doi.org/10.54297/seduj.v3i1.469","url":null,"abstract":"Pendidikan adalah upaya terus menerus dan tidak pernah berhenti yang harus dilaksanakan, baik itu oleh seorang individu maupun institusi. Setiap individu maupun institusi selalu menjadikan pendidikan ini sebagai suatu keharusan yang diterima oleh semua pihak. Pendekatan metode penelitian yang digunakan dalam penelitian tindakan kelas ini adalah pendekatan kuantitatif dengan metode penelitian eksperimen dan deskriptif. Penelitian ini disusun untuk memecahkan masalah apakah penggunaan pembelajaran model Jigsaw dapat meningkatkan aktivitas belajar siswa di SD Negeri 008 Sungai Kunjang Samarinda pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam. Berdasarkan hasil pengolahan data dan pembahasan hasil penelitian yang telah dilakukan peneliti, maka dapat disimpulkan bahwa skor rata-rata aktivitas siswa terhadap mata pelajaran Pendidikan Agama Islam sebelum penerapan metode pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw sangat rendah yaitu 3.5%. Skor rata-rata aktivitas belajar siswa setelah dilakukan dengan menggunakan metode pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw mengalami peningkatan dari siklus pertama sampai kedua diperoleh rata-rata kenaikan 7.5% sedangkan dari siklus kedua setelah dilakukan tindakan ketiga memperoleh kenaikan menjadi 9.5%. Jadi Implementasi metode kooperatif tipe Jigsaw dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam sangat efektif digunakan. Model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw dapat meningkatkan aktivitas belajar siswa dalam mengikuti pelajaran.","PeriodicalId":399859,"journal":{"name":"Sultra Educational Journal","volume":"423 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-04-29","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"122954632","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
引用次数: 0
Peran Budaya Sekolah dalam Meningkatkan Karakter Peduli Lingkungan Siswa Sekolah Dasar 学校文化在提升小学生的关爱环境方面的作用
Pub Date : 2023-04-28 DOI: 10.54297/seduj.v3i1.404
Rita Maharani, Sinta Mardikawati, I. Megawati
Artikel ini mendeskripsikan mengenai peran budaya sekolah dalam meningkatkan karakter peduli lingkungan sekolah dasar. Adapun topik yang dibahas dalam artikel ini adalah mengenai karakter peduli lingkungan siswa yang masih kurang sehingga memerlukan peran budaya sekolah dalam meningkatkan karakter peduli lingkungan siswa. Hasil dari artikel ini berupa peran budaya sekolah dalam meningkatkan karakter peduli lingkungan dapat dilakukan dengan melakukan pembiasaan yang positif pada siswa misalnya dengan memberikan program kegiatan seperti bersih lingkungan, sekolah memberikan sarana tempat pembuangan sampah dan tempat cuci tangan, agar siswa rajin mencuci tangan setelah melakukan aktivitas, pembiasaan hemat energi, melakukan pembiasaan memisahkan jenis sampah organik dan anorganik.
本文描述了学校文化在促进小学关怀环境方面的作用。至于本文所讨论的主题是关于学生环境关怀方面的不足,因此需要学校文化在培养学生环境方面的作用。本文的结果是学校文化的角色在促进环保的性格可以通过对学生做了积极的pembiasaan例如用干净的给类活动项目,学校提供垃圾填埋场工具和环境后洗手,让学生勤于洗手做活动,节能pembiasaan pembiasaan类型的有机和无机垃圾分开。
{"title":"Peran Budaya Sekolah dalam Meningkatkan Karakter Peduli Lingkungan Siswa Sekolah Dasar","authors":"Rita Maharani, Sinta Mardikawati, I. Megawati","doi":"10.54297/seduj.v3i1.404","DOIUrl":"https://doi.org/10.54297/seduj.v3i1.404","url":null,"abstract":"Artikel ini mendeskripsikan mengenai peran budaya sekolah dalam meningkatkan karakter peduli lingkungan sekolah dasar. Adapun topik yang dibahas dalam artikel ini adalah mengenai karakter peduli lingkungan siswa yang masih kurang sehingga memerlukan peran budaya sekolah dalam meningkatkan karakter peduli lingkungan siswa. Hasil dari artikel ini berupa peran budaya sekolah dalam meningkatkan karakter peduli lingkungan dapat dilakukan dengan melakukan pembiasaan yang positif pada siswa misalnya dengan memberikan program kegiatan seperti bersih lingkungan, sekolah memberikan sarana tempat pembuangan sampah dan tempat cuci tangan, agar siswa rajin mencuci tangan setelah melakukan aktivitas, pembiasaan hemat energi, melakukan pembiasaan memisahkan jenis sampah organik dan anorganik.","PeriodicalId":399859,"journal":{"name":"Sultra Educational Journal","volume":"13 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-04-28","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"116728860","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
引用次数: 0
Peningkatan Hasil Belajar Tajwid Peserta Didik melalui Media Audio Visual di SMA 高中通过视听媒体增加学习者的学习成绩
Pub Date : 2023-01-09 DOI: 10.54297/seduj.v2i3.422
Yulisna Yulisna, Hendri Ikhwansyah, Nur Asnah, Istimiranti Istimiranti, Nursinpelna Nursinpelna, Aprisal Aprisal
Pendidikan pada saat sekarang mengalami perkembangan dan kemajuan yang sangat pesat. Sehingga ada sebutan abad 21 atau 4.0 serba teknologi. Begitu juga dengan kemampuan pendidik dituntut dalam pengembangan kompetensinya agar hasil belajar peserta didik mengalami peningkatan.  Hal ini tidak terlepas dari strategi atau metode yang digunakan agar peserta didik lebih merasa merdeka belajar.  Begitu juga dengan tahfiz Quran sekarang sangat digaungkan sebagai pedoman hidup bagi manusia. Sehingga peserta didik selain hafal al-quran juga hendaknya mampu membaca sesuai tajwid dan mengetahui  hukum bacaan yang dibacanya. untuk mengatasi permasalahan yang ada, maka peneliti menggunakan pemanfaatan  media audio visual dalam pembelajaran. Adapun tujuan penelitian tindakan kelas ini adalah untuk mengetahui peningkatan hasil belajar tajwid peserta didik melalui media audio visual dan pemanfaatan media audio visual dalam pembelajaran. Jenis penelitian yang peneliti gunakan adalah penelitian tindakan kelas. Sedangkan sumber data yang saya ambil adalah sumber data utama atau primer yaitu peserta didik kelas XI IPS4 SMAN 1 Sungai Aur Pasaman Barat terdiri dari 4 laki laki 8 perempuan.. Sedangkan untuk data pelengkap atau skunder saya ambil dari  guru sebagai observer ketika proses pembelajaran berlangsung selama 3 siklus yaitu siklus 1, siklus 2 dan siklus 3. Dalam penelitian ini terdapat empat tahap yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan observasi dan tes tertulis. Dari hasil yang peneliti peroleh hasil belajar tajwid peserta didik mengalami peningkatan dengan menggunakan media audio visual. Ini dibuktikan dengan persentase hasil belajar pada tahap 1 59 %, tahap 2 66% dan tahap 3 100%. Dari hasil inilah peneliti berasumsi bahwa hasil belajar mengalami peningkatan. Karena semua peserta didik sudah melebihi batas KKM yang ditentukan sekolah yaitu 70.
今天的教育经历了巨大的发展和进步。所以我们称之为21世纪或4.0世纪的技术。同样,教育技能也需要能力的发展,以提高学习者的学习成绩。这与让学习者感到更独立学习的策略或方法无关。同样,tahfiz Quran现在是人类的生命线。因此,除了熟记《古兰经》之外的学习者也应该能够准确地背诵《古兰经》,并了解其所读的阅读律法。为了解决问题,研究人员在学习中使用了视听媒体。至于本课程行动研究的目的,是了解塔吉维德学习者通过视听媒体和视听媒体在学习中的进步结果。研究人员使用的研究类型是课堂行动研究。而我所提取的数据来源是西河Aur通道1班学生的主要或主要数据来源,由4名男性和8名女性组成。至于辅助数据或次要数据,我从老师那里获得,当时学习过程持续3个周期,即第1、第2、第3个周期。在这项研究中,有四个阶段是计划、执行、观察和反思。数据收集是通过观察和笔试进行的。研究人员通过使用视听媒体获得了学习塔吉维德的结果。这证明了在第一阶段59%、第二阶段66%和第三阶段100%学习成绩的百分比。从这些结果中,研究人员认为学习成绩提高了。因为所有的学习者都超过了学校规定的70公里的半径。
{"title":"Peningkatan Hasil Belajar Tajwid Peserta Didik melalui Media Audio Visual di SMA","authors":"Yulisna Yulisna, Hendri Ikhwansyah, Nur Asnah, Istimiranti Istimiranti, Nursinpelna Nursinpelna, Aprisal Aprisal","doi":"10.54297/seduj.v2i3.422","DOIUrl":"https://doi.org/10.54297/seduj.v2i3.422","url":null,"abstract":"Pendidikan pada saat sekarang mengalami perkembangan dan kemajuan yang sangat pesat. Sehingga ada sebutan abad 21 atau 4.0 serba teknologi. Begitu juga dengan kemampuan pendidik dituntut dalam pengembangan kompetensinya agar hasil belajar peserta didik mengalami peningkatan.  Hal ini tidak terlepas dari strategi atau metode yang digunakan agar peserta didik lebih merasa merdeka belajar.  Begitu juga dengan tahfiz Quran sekarang sangat digaungkan sebagai pedoman hidup bagi manusia. Sehingga peserta didik selain hafal al-quran juga hendaknya mampu membaca sesuai tajwid dan mengetahui  hukum bacaan yang dibacanya. untuk mengatasi permasalahan yang ada, maka peneliti menggunakan pemanfaatan  media audio visual dalam pembelajaran. Adapun tujuan penelitian tindakan kelas ini adalah untuk mengetahui peningkatan hasil belajar tajwid peserta didik melalui media audio visual dan pemanfaatan media audio visual dalam pembelajaran. Jenis penelitian yang peneliti gunakan adalah penelitian tindakan kelas. Sedangkan sumber data yang saya ambil adalah sumber data utama atau primer yaitu peserta didik kelas XI IPS4 SMAN 1 Sungai Aur Pasaman Barat terdiri dari 4 laki laki 8 perempuan.. Sedangkan untuk data pelengkap atau skunder saya ambil dari  guru sebagai observer ketika proses pembelajaran berlangsung selama 3 siklus yaitu siklus 1, siklus 2 dan siklus 3. Dalam penelitian ini terdapat empat tahap yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan observasi dan tes tertulis. Dari hasil yang peneliti peroleh hasil belajar tajwid peserta didik mengalami peningkatan dengan menggunakan media audio visual. Ini dibuktikan dengan persentase hasil belajar pada tahap 1 59 %, tahap 2 66% dan tahap 3 100%. Dari hasil inilah peneliti berasumsi bahwa hasil belajar mengalami peningkatan. Karena semua peserta didik sudah melebihi batas KKM yang ditentukan sekolah yaitu 70.","PeriodicalId":399859,"journal":{"name":"Sultra Educational Journal","volume":"243 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-01-09","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"134307092","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
引用次数: 0
Teamwork Pelaksanaan Pendidikan Islam
Pub Date : 2022-12-31 DOI: 10.54297/seduj.v2i3.421
Suharjo Suharjo, Tabrani Tabrani, Ahmad Shabri, Maspan Maspan
Kerja sama tim atau lebih dikenal dengan teamwork adalah proses perencanaan, pelaksanaan, dan pengontrolan anggota tim untuk bekerja sama, berkomunikasi secara efektif dan menginspirasi kepercayaan untuk menghasilkan tindakan kolektif yang terkoordinasi agar mencapai semua target secara efektif serta efisien. Di dalam lembaga pendidikan Islam teamwork menjadi sangat penting membangun efektivitas pendidikan Islam. Kerja sama dalam membangun visi dan misi yang sudah disepakati menjalin hubungan harmonis diantara anggota organisasi. Untuk itu teamwork di dalam lembaga pendidikan Islam sangat penting dan mempunyai kedudukan yang harus diperhatikan di dalam menjalankan sistem pendidikan Islam
团队合作或更广为人知的团队合作是计划、执行和减少团队成员合作、有效沟通和激发信心的过程,以有效和有效地实现所有目标。在伊斯兰教育机构内部,团队教育对建立伊斯兰教育的有效性至关重要。建立一致的愿景和使命的合作,使组织成员之间建立和谐的关系。在伊斯兰教育机构内,团队合作至关重要,在经营伊斯兰教育体系方面具有重要地位
{"title":"Teamwork Pelaksanaan Pendidikan Islam","authors":"Suharjo Suharjo, Tabrani Tabrani, Ahmad Shabri, Maspan Maspan","doi":"10.54297/seduj.v2i3.421","DOIUrl":"https://doi.org/10.54297/seduj.v2i3.421","url":null,"abstract":"Kerja sama tim atau lebih dikenal dengan teamwork adalah proses perencanaan, pelaksanaan, dan pengontrolan anggota tim untuk bekerja sama, berkomunikasi secara efektif dan menginspirasi kepercayaan untuk menghasilkan tindakan kolektif yang terkoordinasi agar mencapai semua target secara efektif serta efisien. Di dalam lembaga pendidikan Islam teamwork menjadi sangat penting membangun efektivitas pendidikan Islam. Kerja sama dalam membangun visi dan misi yang sudah disepakati menjalin hubungan harmonis diantara anggota organisasi. Untuk itu teamwork di dalam lembaga pendidikan Islam sangat penting dan mempunyai kedudukan yang harus diperhatikan di dalam menjalankan sistem pendidikan Islam","PeriodicalId":399859,"journal":{"name":"Sultra Educational Journal","volume":"36 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2022-12-31","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"129326320","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
引用次数: 0
Hasil Belajar Siswa ditinjau dari Penggunaan Model Problem Based Learning 学生的学习结果是基于学习模式的使用
Pub Date : 2022-12-31 DOI: 10.54297/seduj.v2i3.419
Vilkhiyam Vilkhiyam, Yuliana Yuliana, Ritayani Ritayani, Zulfani Sesmiarni, Herlina Rasyid
Berdasarkan observasi yang dilakukan di SMA Negeri 1 Lembah Melintang, masalah yang ditemukan yaitu belum optimalnya hasil belajar siswa yang ditunjukkan oleh banyaknya siswa yang nilainya belum mencapai Kriteria Kelulusan Minimal (KKM)  yaitu 75. Sekitar 50 % nilai pengetahuan siswa masih dibawah KKM dan untuk nilai keterampilan 56 % dibawah KKM dalam mata pelajaran PAI. Untuk mengatasi hal tersebut cara yang akan digunakan adalah dengan menggunakan model pembelajaran yang menyenangkan  melalui pembelajaran berbasis masalah (Problem Based Learning). Tujuan penelitian ini untuk Mengetahui peningkatan hasil belajar siswa kelas XII IPA 1 SMAN 1 Lembah Melintang  setelah diterapkan model pembelajaran Problem Based Learning pada materi pernikahan. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) proses pelaksanaan PTK mempunyai empat komponen pokok, yaitu perencanaan, tindakan, pengamatan dan refleksi. Subjek penelitian siswa kelas XII IPA 1 SMA Negeri 1 Lembah Melintang yang dilaksanakan pada 3 siklus. Metode pengumpulan data adalah observasi dan tes hasil belajar. Analisis data yang digunakan deskriptif kualitatif. Hasil analisis data yang diperoleh persentase hasil belajar siswa dalam pembelajaran PAI menggunakan media kahoot sebesar 44% untuk nilai pengetahuan dan 68% untuk nilai keterampilan pada siklus pertama. pembelajaran berbasis masalah (Problem Based Learning) dalam pembelajaran PAI menyebabkan hasil belajar siswa meningkat pada siklus II sebesar 69%  untuk nilai pengetahuan dan 83% untuk nilai keterampilan sedangkan 94% untuk nilai pengetahuan dan 100% untuk nilai keterampilan pada siklus III. Maka dapat disimpulkan bahwa penggunaan model pembelajaran Problem Based Learning pada pembelajaran PAI dapat meningkatkan hasil belajar siswa.
根据《河谷1号公立高中》的一项观察,在没有达到最低毕业标准(km)的学生群体中,发现的问题还不是最优化的结果。大约50%的学生的知识价值仍低于公里,技能成绩低于PAI的学科56%。解决问题的方法是通过基于问题的学习方式使用有趣的学习模式。本研究的目的是了解十二年级IPA 1 SMAN 1年级学生学习成绩的提高。这种类型的研究是课堂行动研究(PTK) PTK执行过程的四个基本组成部分,即计划、行动、观察和反思。十二班理科生研究对象:SMA Negeri 1横向山谷,研究对象为3个周期。收集数据的方法是观察和测试学习结果。描述性质的数据分析。通过分析,PAI的学生在学习过程中使用kahoot媒介获得的数据结果为44%的知识价值,为第一个周期的技能价值增加了68%。基于问题的学习(基于问题的学习)PAI的学习导致学生在II周期的学习成绩增加了69%,技能价值增加了83%,而知识价值增加了94%,技能价值增加了100%。然后可以得出结论,以问题为基础的学习模式学习PAI的学习可以提高学生的学习成绩。
{"title":"Hasil Belajar Siswa ditinjau dari Penggunaan Model Problem Based Learning","authors":"Vilkhiyam Vilkhiyam, Yuliana Yuliana, Ritayani Ritayani, Zulfani Sesmiarni, Herlina Rasyid","doi":"10.54297/seduj.v2i3.419","DOIUrl":"https://doi.org/10.54297/seduj.v2i3.419","url":null,"abstract":"Berdasarkan observasi yang dilakukan di SMA Negeri 1 Lembah Melintang, masalah yang ditemukan yaitu belum optimalnya hasil belajar siswa yang ditunjukkan oleh banyaknya siswa yang nilainya belum mencapai Kriteria Kelulusan Minimal (KKM)  yaitu 75. Sekitar 50 % nilai pengetahuan siswa masih dibawah KKM dan untuk nilai keterampilan 56 % dibawah KKM dalam mata pelajaran PAI. Untuk mengatasi hal tersebut cara yang akan digunakan adalah dengan menggunakan model pembelajaran yang menyenangkan  melalui pembelajaran berbasis masalah (Problem Based Learning). Tujuan penelitian ini untuk Mengetahui peningkatan hasil belajar siswa kelas XII IPA 1 SMAN 1 Lembah Melintang  setelah diterapkan model pembelajaran Problem Based Learning pada materi pernikahan. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) proses pelaksanaan PTK mempunyai empat komponen pokok, yaitu perencanaan, tindakan, pengamatan dan refleksi. Subjek penelitian siswa kelas XII IPA 1 SMA Negeri 1 Lembah Melintang yang dilaksanakan pada 3 siklus. Metode pengumpulan data adalah observasi dan tes hasil belajar. Analisis data yang digunakan deskriptif kualitatif. Hasil analisis data yang diperoleh persentase hasil belajar siswa dalam pembelajaran PAI menggunakan media kahoot sebesar 44% untuk nilai pengetahuan dan 68% untuk nilai keterampilan pada siklus pertama. pembelajaran berbasis masalah (Problem Based Learning) dalam pembelajaran PAI menyebabkan hasil belajar siswa meningkat pada siklus II sebesar 69%  untuk nilai pengetahuan dan 83% untuk nilai keterampilan sedangkan 94% untuk nilai pengetahuan dan 100% untuk nilai keterampilan pada siklus III. Maka dapat disimpulkan bahwa penggunaan model pembelajaran Problem Based Learning pada pembelajaran PAI dapat meningkatkan hasil belajar siswa.","PeriodicalId":399859,"journal":{"name":"Sultra Educational Journal","volume":"44 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2022-12-31","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"115857887","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
引用次数: 0
Analisis Kemampuan Analitycal Thinking Siswa Kelas 5 pada Mata Pelajaran Metamatika di SD Negeri 1 Bukur
Pub Date : 2022-12-28 DOI: 10.54297/seduj.v2i3.418
Sanita Rienda Hayuning Pramiandari, N. Oktaviarini
Siswa kelas 5 SD Negeri 01 Bukur mengalami permasalahan menyelesaikan soal matematika materi bangun ruang. Permasalahan timbul akibat kurangnya kemampuan analitis (Analytical thinking) dalam mengerjakan latihan soal. Penelitian ini merupakan kualitatif deskriptif. Instrumen penelitian ini adalah tes, observasi, wawancara, dan dokumentasi. Permasalahan yang ditemukan adalah kurangnya kemampuan siswa untuk meramalkan kesimpulan dari informasi yang sesuai. Data hasil penelitian menunjukkan: 1) memberikan alasan mengapa sebuah jawaban terhadap suatu masalah masuk akal dengan presentase 100%, 2) menganalisis pertanyaan dan memberikan contoh yang mendukung dengan presentase 85%, 3) menggunakan data yang mendukung untuk menjelaskan mengapa cara yang digunakan serta jawabannya benar dengan presentasse 100%, 4) membuat kesimpulan dan informasi yang sesuai dengan presentase 81%. 5) meramalkan kesimpulan dari informasi yang sesuai yaitu dengan presentase 74%. Kesimpulan penelitian ini adalah kesulitan yang memiliki tingkat prosentase paling tinggi yaitu pada indikator 1 memberikan alasan mengapa sebuah jawaban terhadap suatu masalah masuk akal dan indikator 3 menggunakan data yang mendukung untuk menjelaskan mengapa cara yang digunakan serta jawabannya adalah benar yaitu masing-masing mencapai presentase 100%.
01台计算机一年级五年级学生在数学构建空间问题上存在问题。这是因为在实践中缺乏分析能力。本研究是描述性的研究。本研究的工具包括测试、观察、采访和记录。发现的问题是学生缺乏从适当信息中预测结论的能力。研究数据显示:1)提供了一个合理的问题答案的原因分析百分比100%,2)支持的问题,树立了一个百分比85%,3)使用的数据支持和使用的方式来解释为什么给你正确的答案现在下结论presentasse 100%, 4)和按照百分比81%的信息。5)通过百分比74%的人预测适当信息的结论。本研究的结论是,在第一个指标中,存在最高比例的困难给出了一个合理问题的答案的原因,而第三个指标使用支持数据来解释为什么使用的方法和答案是正确的,即每个方法都达到了100%。
{"title":"Analisis Kemampuan Analitycal Thinking Siswa Kelas 5 pada Mata Pelajaran Metamatika di SD Negeri 1 Bukur","authors":"Sanita Rienda Hayuning Pramiandari, N. Oktaviarini","doi":"10.54297/seduj.v2i3.418","DOIUrl":"https://doi.org/10.54297/seduj.v2i3.418","url":null,"abstract":"Siswa kelas 5 SD Negeri 01 Bukur mengalami permasalahan menyelesaikan soal matematika materi bangun ruang. Permasalahan timbul akibat kurangnya kemampuan analitis (Analytical thinking) dalam mengerjakan latihan soal. Penelitian ini merupakan kualitatif deskriptif. Instrumen penelitian ini adalah tes, observasi, wawancara, dan dokumentasi. Permasalahan yang ditemukan adalah kurangnya kemampuan siswa untuk meramalkan kesimpulan dari informasi yang sesuai. Data hasil penelitian menunjukkan: 1) memberikan alasan mengapa sebuah jawaban terhadap suatu masalah masuk akal dengan presentase 100%, 2) menganalisis pertanyaan dan memberikan contoh yang mendukung dengan presentase 85%, 3) menggunakan data yang mendukung untuk menjelaskan mengapa cara yang digunakan serta jawabannya benar dengan presentasse 100%, 4) membuat kesimpulan dan informasi yang sesuai dengan presentase 81%. 5) meramalkan kesimpulan dari informasi yang sesuai yaitu dengan presentase 74%. Kesimpulan penelitian ini adalah kesulitan yang memiliki tingkat prosentase paling tinggi yaitu pada indikator 1 memberikan alasan mengapa sebuah jawaban terhadap suatu masalah masuk akal dan indikator 3 menggunakan data yang mendukung untuk menjelaskan mengapa cara yang digunakan serta jawabannya adalah benar yaitu masing-masing mencapai presentase 100%.","PeriodicalId":399859,"journal":{"name":"Sultra Educational Journal","volume":"152 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2022-12-28","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"116912569","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
引用次数: 0
Model Pembelajaran pada Mata Kuliah Koreografi di Prodi Pendidikan Tari Universitas Lampung 楠榜大学舞蹈教育专业编舞课程的学习模式
Pub Date : 2022-12-27 DOI: 10.54297/seduj.v2i3.416
Goesthy Ayu Mariana Devi Lestari, A. Setiawan, D. Juwita
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan model pembelajaran pada mata kuliah koreografi di Prodi Tari Universitas Lampung. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi motivasi dalam meningkatkan kualitas pembelajaran. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif.  Penelitian ini dilakukan di Prodi Pendidikan Tari Universitas Lampung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mata kuliah yang berjenis koreografi terdiri dari mata kuliah Koreografi Tradisi, Komposisi Koreografi Pendidikan dan Koreografi non Tradisi. Pada mata kuliah Koreografi Tradisi menghasilkan produk karya seni berupa koreografi tunggal dan kelompok yang diwujudkan pada ruang konvensional (stage prosenium). Pada mata kuliah Komposisi Koreografi Pendidikan menghasilkan karya video tari yang mengedepankan proses kreatif alih wahana (ruang konvensional menuju ruang digital). Produk mata kuliah Koreografi Non Tradisi berupa karya seni yang diwujudkan melalui proses kreatif mahasiswa dalam ruang sosial. Ketiga mata kuliah tersebut merupakan pembelajaran berbasis proyek dengan kinerja kelompok. Komponen model pembelajaran koreografi dapat dilihat berdasarkan pendekatan pembelajaran yang berpusat pada mahasiswa (student centered approach), strategi pembelajaran yang diterapkan pada membentuk beberapa kelompok untuk mencapai tujuan pembelajaran (group learning), sementara metode pembelajaran yang digunakan terdiri dari ceramah, presentasi, diskusi, dan evaluasi langsung. Secara keseluruhan, model pembelajaran pada mata kuliah koregrafi yang digunakan adalah Project Based Learning, dengan dimulai dari fase menentukan gagasan konsep, merancang model koreografi, menyepakati jadwal, bimbingan kemajuan karya, pementasan ujian karya, hingga evaluasi karya.
这项研究的目的是了解和描述南榜大学舞蹈编排课程的学习模式。本研究有望成为提高学习质量的动力。采用的研究方法是定性的描述性研究类型。这项研究是在楠榜大学舞蹈教育领域进行的。研究表明,编舞选修课由传统编排课程、教育编排编排和非传统编排组成。在传统编舞课程中,创作艺术作品的形式是在传统空间中呈现的单一编排和群体作品。在教育编舞课程中,创作了一段舞蹈视频,推动了创意而非空间(传统空间进入数字空间)的发展。非传统的舞蹈课程产品是艺术作品,通过学生在社交空间的创造性过程实现。这三门课程都是基于项目的、团队表现的学习。基于以学生为中心的学习方法,可以观察编舞学习模式的组成部分,学习策略旨在形成多个小组以达到学习目的,而所使用的学习方法包括演讲、演讲、讨论和现场评估。总的来说,所使用的编辑学专业的学习模式是一个基于知识的项目,从定义概念概念、设计舞蹈模型、制定时间表、工作进展指导、工作进度测试、评估工作开始。
{"title":"Model Pembelajaran pada Mata Kuliah Koreografi di Prodi Pendidikan Tari Universitas Lampung","authors":"Goesthy Ayu Mariana Devi Lestari, A. Setiawan, D. Juwita","doi":"10.54297/seduj.v2i3.416","DOIUrl":"https://doi.org/10.54297/seduj.v2i3.416","url":null,"abstract":"Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan model pembelajaran pada mata kuliah koreografi di Prodi Tari Universitas Lampung. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi motivasi dalam meningkatkan kualitas pembelajaran. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif.  Penelitian ini dilakukan di Prodi Pendidikan Tari Universitas Lampung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mata kuliah yang berjenis koreografi terdiri dari mata kuliah Koreografi Tradisi, Komposisi Koreografi Pendidikan dan Koreografi non Tradisi. Pada mata kuliah Koreografi Tradisi menghasilkan produk karya seni berupa koreografi tunggal dan kelompok yang diwujudkan pada ruang konvensional (stage prosenium). Pada mata kuliah Komposisi Koreografi Pendidikan menghasilkan karya video tari yang mengedepankan proses kreatif alih wahana (ruang konvensional menuju ruang digital). Produk mata kuliah Koreografi Non Tradisi berupa karya seni yang diwujudkan melalui proses kreatif mahasiswa dalam ruang sosial. Ketiga mata kuliah tersebut merupakan pembelajaran berbasis proyek dengan kinerja kelompok. Komponen model pembelajaran koreografi dapat dilihat berdasarkan pendekatan pembelajaran yang berpusat pada mahasiswa (student centered approach), strategi pembelajaran yang diterapkan pada membentuk beberapa kelompok untuk mencapai tujuan pembelajaran (group learning), sementara metode pembelajaran yang digunakan terdiri dari ceramah, presentasi, diskusi, dan evaluasi langsung. Secara keseluruhan, model pembelajaran pada mata kuliah koregrafi yang digunakan adalah Project Based Learning, dengan dimulai dari fase menentukan gagasan konsep, merancang model koreografi, menyepakati jadwal, bimbingan kemajuan karya, pementasan ujian karya, hingga evaluasi karya.","PeriodicalId":399859,"journal":{"name":"Sultra Educational Journal","volume":"22 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2022-12-27","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"125074935","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
引用次数: 0
期刊
Sultra Educational Journal
全部 Acc. Chem. Res. ACS Applied Bio Materials ACS Appl. Electron. Mater. ACS Appl. Energy Mater. ACS Appl. Mater. Interfaces ACS Appl. Nano Mater. ACS Appl. Polym. Mater. ACS BIOMATER-SCI ENG ACS Catal. ACS Cent. Sci. ACS Chem. Biol. ACS Chemical Health & Safety ACS Chem. Neurosci. ACS Comb. Sci. ACS Earth Space Chem. ACS Energy Lett. ACS Infect. Dis. ACS Macro Lett. ACS Mater. Lett. ACS Med. Chem. Lett. ACS Nano ACS Omega ACS Photonics ACS Sens. ACS Sustainable Chem. Eng. ACS Synth. Biol. Anal. Chem. BIOCHEMISTRY-US Bioconjugate Chem. BIOMACROMOLECULES Chem. Res. Toxicol. Chem. Rev. Chem. Mater. CRYST GROWTH DES ENERG FUEL Environ. Sci. Technol. Environ. Sci. Technol. Lett. Eur. J. Inorg. Chem. IND ENG CHEM RES Inorg. Chem. J. Agric. Food. Chem. J. Chem. Eng. Data J. Chem. Educ. J. Chem. Inf. Model. J. Chem. Theory Comput. J. Med. Chem. J. Nat. Prod. J PROTEOME RES J. Am. Chem. Soc. LANGMUIR MACROMOLECULES Mol. Pharmaceutics Nano Lett. Org. Lett. ORG PROCESS RES DEV ORGANOMETALLICS J. Org. Chem. J. Phys. Chem. J. Phys. Chem. A J. Phys. Chem. B J. Phys. Chem. C J. Phys. Chem. Lett. Analyst Anal. Methods Biomater. Sci. Catal. Sci. Technol. Chem. Commun. Chem. Soc. Rev. CHEM EDUC RES PRACT CRYSTENGCOMM Dalton Trans. Energy Environ. Sci. ENVIRON SCI-NANO ENVIRON SCI-PROC IMP ENVIRON SCI-WAT RES Faraday Discuss. Food Funct. Green Chem. Inorg. Chem. Front. Integr. Biol. J. Anal. At. Spectrom. J. Mater. Chem. A J. Mater. Chem. B J. Mater. Chem. C Lab Chip Mater. Chem. Front. Mater. Horiz. MEDCHEMCOMM Metallomics Mol. Biosyst. Mol. Syst. Des. Eng. Nanoscale Nanoscale Horiz. Nat. Prod. Rep. New J. Chem. Org. Biomol. Chem. Org. Chem. Front. PHOTOCH PHOTOBIO SCI PCCP Polym. Chem.
×
引用
GB/T 7714-2015
复制
MLA
复制
APA
复制
导出至
BibTeX EndNote RefMan NoteFirst NoteExpress
×
0
微信
客服QQ
Book学术公众号 扫码关注我们
反馈
×
意见反馈
请填写您的意见或建议
请填写您的手机或邮箱
×
提示
您的信息不完整,为了账户安全,请先补充。
现在去补充
×
提示
您因"违规操作"
具体请查看互助需知
我知道了
×
提示
现在去查看 取消
×
提示
确定
Book学术官方微信
Book学术文献互助
Book学术文献互助群
群 号:604180095
Book学术
文献互助 智能选刊 最新文献 互助须知 联系我们:info@booksci.cn
Book学术提供免费学术资源搜索服务,方便国内外学者检索中英文文献。致力于提供最便捷和优质的服务体验。
Copyright © 2023 Book学术 All rights reserved.
ghs 京公网安备 11010802042870号 京ICP备2023020795号-1