Pub Date : 2023-06-10DOI: 10.31289/publika.v11i1.9521
N. Nurhasanah, Lisman Manurung, Siti Julaeha
Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis implementasi kebijakan SIMPEG serta faktor-faktor yang dapat mendukung dan menghambat implementasi kebijakan SIMPEG di Sekretariat DPRD Kabupaten Berau. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara dan studi dokumentasi. Informan dalam penelitian ini adalah Kepala Bagian Umum dan Kepegawaian Sekretariat DPRD Kabupaten Berau, Kepala Sub Bagian Tata Usaha dan Kepegawaian, dan pegawai yang memiliki pengetahuan dalam pengelolaan dan pelaksanaan SIMPEG. Hasil temuan penelitian menunjukkan implementasi kebijakan SIMPEG di Sekretariat DPRD Kabupaten Berau secara umum sudah berjalan dan memberikan manfaat kepada pengguna pengelolaan data dan manajemen kepegawaian dalam rangka mendukung administrasi kepegawaian. Akan tetapi masih terdapat kekurangan pada aplikasi SIMPEG yaitu tidak berfungsinya shortcut penjagaan kenaikan pangkat, gaji berkala, pensiun, dan satya lencana pada dashboard SIMPEG. Faktor komunikasi, disposisi, dan struktur birokrasi secara umum dapat dikatakan sudah berjalan dengan baik, yang mendukung terciptanya implementasi kebijakan yang baik di instansi pemerintah. Namun di antara faktor-faktor tersebut di atas, masih terdapat beberapa permasalahan yang menghambat implementasi kebijakan SIMPEG di Sekretariat DPRD Kabupaten Berau, antara lain kurangnya sumber daya manusia dan fasilitas untuk mendukung kebijakan SIMPEG
{"title":"Analisis Implementasi Kebijakan Sistem Informasi Manajemen Kepegawaian (SIMPEG) Pada Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah","authors":"N. Nurhasanah, Lisman Manurung, Siti Julaeha","doi":"10.31289/publika.v11i1.9521","DOIUrl":"https://doi.org/10.31289/publika.v11i1.9521","url":null,"abstract":"Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis implementasi kebijakan SIMPEG serta faktor-faktor yang dapat mendukung dan menghambat implementasi kebijakan SIMPEG di Sekretariat DPRD Kabupaten Berau. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara dan studi dokumentasi. Informan dalam penelitian ini adalah Kepala Bagian Umum dan Kepegawaian Sekretariat DPRD Kabupaten Berau, Kepala Sub Bagian Tata Usaha dan Kepegawaian, dan pegawai yang memiliki pengetahuan dalam pengelolaan dan pelaksanaan SIMPEG. Hasil temuan penelitian menunjukkan implementasi kebijakan SIMPEG di Sekretariat DPRD Kabupaten Berau secara umum sudah berjalan dan memberikan manfaat kepada pengguna pengelolaan data dan manajemen kepegawaian dalam rangka mendukung administrasi kepegawaian. Akan tetapi masih terdapat kekurangan pada aplikasi SIMPEG yaitu tidak berfungsinya shortcut penjagaan kenaikan pangkat, gaji berkala, pensiun, dan satya lencana pada dashboard SIMPEG. Faktor komunikasi, disposisi, dan struktur birokrasi secara umum dapat dikatakan sudah berjalan dengan baik, yang mendukung terciptanya implementasi kebijakan yang baik di instansi pemerintah. Namun di antara faktor-faktor tersebut di atas, masih terdapat beberapa permasalahan yang menghambat implementasi kebijakan SIMPEG di Sekretariat DPRD Kabupaten Berau, antara lain kurangnya sumber daya manusia dan fasilitas untuk mendukung kebijakan SIMPEG","PeriodicalId":416766,"journal":{"name":"Publikauma : Jurnal Administrasi Publik Universitas Medan Area","volume":"61 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-06-10","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"134270974","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Pub Date : 2023-06-07DOI: 10.31289/publika.v11i1.9535
Jurnal Ilmu, Administrasi Publik, Implementasi Kebijakan, Pengembangan Kawasan, Agribisnis Kakao, Di Kabupaten, Berau Pada, D. Perkebunan, Kabupaten Berau, Slamet Riadi, Lisman Manurung, Darmanto, Kata Kunci, Kebijakan, Kakao, .. Implementasi, Kebijakan Pengembangan, Kawasan Agribisnis, Kakao Di, Pada Dinas, Perkebunan Kabupaten
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji implementasi kebijakan pengembangan kawasan agribisnis kakao di Kabupaten Berau Pada Dinas Perkebunan Kabupaten Berau. Metode penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Tehnik pengumpulan data dilakukan dengan metode wawancara, studi pustaka, dokumentasi dan observasi. Tehnik analisis data dilakukan dengan tahapan analisis deskriptif daei hasil transkip wawancara kemudian di narasikan dalam sebuah kalimat. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kebijakan pengembangan kawasan agribisnis kakao di Kabupaten Berau Pada Dinas Perkebunan Kabupaten Berau sangat efektif dan efesien karena selain empat dimensi implementasi kebijakan telah berjalan sebagaimana mestinya, peneliti menemukan adanya novelty yaitu adanya leadership yang kuat serta kemampuan manajerial dari kepala dinas perkebunan dalam mengkolaborasikan sumberdaya yang ada untuk mencapai tujuan organisasi. Salah satu factor pendukung dalam implementasi kebijakan ini adalah dukungan Pemerintah Kabupaten Berau adalah komitmen dari Kepala Daerah dalam hal ini Bupati Berau menjadikan komoditi Kakao menjadi unggulan dalam dokumen RPJMD Kabupaten Berau dan ditindaklanjuti dengan kebijakan turunanya sampai dengan alokasi pendanaan kegiatan. Adapun factor penghambat dari Implementasi ini adalah dipengaruhi kondisi alam karena kelembaban yang tinggi, alih fungsi lahan dengan komoditas lainnya, dan kurangnya kapasitas petani terkait manejmen kakao serta dampak pendemi covid19 pada awal 2020 sampai hari ini.
{"title":"Implementasi Kebijakan Pengembangan Kawasan Agribisnis Kakao Di Kabupaten Berau Pada Dinas Perkebunan Kabupaten Berau","authors":"Jurnal Ilmu, Administrasi Publik, Implementasi Kebijakan, Pengembangan Kawasan, Agribisnis Kakao, Di Kabupaten, Berau Pada, D. Perkebunan, Kabupaten Berau, Slamet Riadi, Lisman Manurung, Darmanto, Kata Kunci, Kebijakan, Kakao, .. Implementasi, Kebijakan Pengembangan, Kawasan Agribisnis, Kakao Di, Pada Dinas, Perkebunan Kabupaten","doi":"10.31289/publika.v11i1.9535","DOIUrl":"https://doi.org/10.31289/publika.v11i1.9535","url":null,"abstract":"Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji implementasi kebijakan pengembangan kawasan agribisnis kakao di Kabupaten Berau Pada Dinas Perkebunan Kabupaten Berau. Metode penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Tehnik pengumpulan data dilakukan dengan metode wawancara, studi pustaka, dokumentasi dan observasi. Tehnik analisis data dilakukan dengan tahapan analisis deskriptif daei hasil transkip wawancara kemudian di narasikan dalam sebuah kalimat. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kebijakan pengembangan kawasan agribisnis kakao di Kabupaten Berau Pada Dinas Perkebunan Kabupaten Berau sangat efektif dan efesien karena selain empat dimensi implementasi kebijakan telah berjalan sebagaimana mestinya, peneliti menemukan adanya novelty yaitu adanya leadership yang kuat serta kemampuan manajerial dari kepala dinas perkebunan dalam mengkolaborasikan sumberdaya yang ada untuk mencapai tujuan organisasi. Salah satu factor pendukung dalam implementasi kebijakan ini adalah dukungan Pemerintah Kabupaten Berau adalah komitmen dari Kepala Daerah dalam hal ini Bupati Berau menjadikan komoditi Kakao menjadi unggulan dalam dokumen RPJMD Kabupaten Berau dan ditindaklanjuti dengan kebijakan turunanya sampai dengan alokasi pendanaan kegiatan. Adapun factor penghambat dari Implementasi ini adalah dipengaruhi kondisi alam karena kelembaban yang tinggi, alih fungsi lahan dengan komoditas lainnya, dan kurangnya kapasitas petani terkait manejmen kakao serta dampak pendemi covid19 pada awal 2020 sampai hari ini.","PeriodicalId":416766,"journal":{"name":"Publikauma : Jurnal Administrasi Publik Universitas Medan Area","volume":"88 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-06-07","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"129281637","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan secara mendalam collaborative governance BUM Desa dalam meningkatkan Pendapatan Asli Desa Sugihwaras Kabupaten Sidoarjo. Jenis penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif. Teknik penentuan informan menggunakan purposive sampling dan snowball sampling. Sedangkan teknik pengumpulan data adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini didasarkan delapan kriteria collaborative governance menurut Goldsmith dan Kettl yaitu networked structure; commitment to a common purpose; trust among the participants; governance; access to authority; distributive accountability/responsibility; information sharing; access to resources, yang menyatakan bahwa collaborative governance BUM Desa belum berhasil dalam meningkatkan Pendapatan Asli Desa Sugihwaras. Indikator belum berhasil terlaksana dengan baik yaitu yaitu networked structure, Governance, Access to authority, Distributive accountability/ responsibility, Access to resources. Faktor utama yang menghambat terwujudnya PADes Sugihwaras yaitu sumber daya manusia yang dimiliki oleh BUM Desa “Sukses Bersama” masih rendah dan membutuhkan pelatihan mengenai strategi marketing untuk mempromosikan produk-produk yang dimiliki BUM Desa “Sukses Bersama” agar mampu meningkatkan penghasilan BUM Desa sehingga bisa menyumbangkan penghasilan tersebut untuk Pendapatan Asli Desa Sugihwaras Kecamatan Candi Kabupaten Sidoarjo
{"title":"Collaborative Governance BUM Desa dalam Meningkatkan Pendapatan Asli Desa Sugihwaras Kabupaten Sidoarjo","authors":"Jurnal Ilmu, Administrasi Publik, Riekke Dwi Phitaloka","doi":"10.31289/publika.v11i1.9523","DOIUrl":"https://doi.org/10.31289/publika.v11i1.9523","url":null,"abstract":"Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan secara mendalam collaborative governance BUM Desa dalam meningkatkan Pendapatan Asli Desa Sugihwaras Kabupaten Sidoarjo. Jenis penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif. Teknik penentuan informan menggunakan purposive sampling dan snowball sampling. Sedangkan teknik pengumpulan data adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini didasarkan delapan kriteria collaborative governance menurut Goldsmith dan Kettl yaitu networked structure; commitment to a common purpose; trust among the participants; governance; access to authority; distributive accountability/responsibility; information sharing; access to resources, yang menyatakan bahwa collaborative governance BUM Desa belum berhasil dalam meningkatkan Pendapatan Asli Desa Sugihwaras. Indikator belum berhasil terlaksana dengan baik yaitu yaitu networked structure, Governance, Access to authority, Distributive accountability/ responsibility, Access to resources. Faktor utama yang menghambat terwujudnya PADes Sugihwaras yaitu sumber daya manusia yang dimiliki oleh BUM Desa “Sukses Bersama” masih rendah dan membutuhkan pelatihan mengenai strategi marketing untuk mempromosikan produk-produk yang dimiliki BUM Desa “Sukses Bersama” agar mampu meningkatkan penghasilan BUM Desa sehingga bisa menyumbangkan penghasilan tersebut untuk Pendapatan Asli Desa Sugihwaras Kecamatan Candi Kabupaten Sidoarjo","PeriodicalId":416766,"journal":{"name":"Publikauma : Jurnal Administrasi Publik Universitas Medan Area","volume":"52 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-06-07","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"121582687","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Pub Date : 2023-06-07DOI: 10.31289/publika.v11i1.9425
Jurnal Ilmu, Administrasi Publik, N. Putu, Linda Mariana, Eka Dewi, I. B. T. Prianthara, Prodi, Studi Magister
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemanfaatan Platform Sentuh Tanahku dalam perspektif perilaku sosial. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan analisis data kualitatif, dengan pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, dan observasi. Informan dalam hal ini adalah Kabid Aset BPKAD Gianyar, Kasubid Pengelolaan, Pengamanan dan Pemeliharaan Aset BPKAD Gianyar, staf Bidang Aset BPKAD Gianyar, serta masyarakat yang menggunakan layanan Kantor Pertanahan Gianyar. Dari hasil penelitian ditemukan bahwa terdapat pengaruh faktor psikologi dan faktor lingkungan yang mendorong seseorang menggunakan Platform Sentuh Tanahku. Faktor-faktor yang menghambat yaitu terbatasnya informasi, serta data pertanahan belum lengkap dengan adanya ketidaksesuaian dalam penentuan titik lokasi bidang tanah. Implikasi bahwa keputusan seseorang dalam menerima atau menolak suatu teknologi tidak hanya ditentukan oleh persepsi kemudahan dan persepsi kegunaan dari teknologi itu sendiri. Namun, adanya minat dan dorongan dari dalam diri seseorang serta faktor lingkungan yang erat kaitannya dengan pekerjaan seseorang dan dimana orang tersebut bekerja. Update data pertanahan baik sertifikat tahun lama dan keakuratan titik lokasi bidang tanah dapat meningkatkan performa Platform Sentuh Tanahku sehingga lebih informatif dan membantu masyarakat. Dalam pengambilan keputusan strategi pengembangan Kementerian ATR/BPN dapat mempertimbangkan hal tersebut guna memaksimalkan pelayanan kepada masyarakat.
{"title":"Pemanfaatan Platform Sentuh Tanahku Dalam Perspektif Perilaku Sosial","authors":"Jurnal Ilmu, Administrasi Publik, N. Putu, Linda Mariana, Eka Dewi, I. B. T. Prianthara, Prodi, Studi Magister","doi":"10.31289/publika.v11i1.9425","DOIUrl":"https://doi.org/10.31289/publika.v11i1.9425","url":null,"abstract":"Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemanfaatan Platform Sentuh Tanahku dalam perspektif perilaku sosial. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan analisis data kualitatif, dengan pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, dan observasi. Informan dalam hal ini adalah Kabid Aset BPKAD Gianyar, Kasubid Pengelolaan, Pengamanan dan Pemeliharaan Aset BPKAD Gianyar, staf Bidang Aset BPKAD Gianyar, serta masyarakat yang menggunakan layanan Kantor Pertanahan Gianyar. Dari hasil penelitian ditemukan bahwa terdapat pengaruh faktor psikologi dan faktor lingkungan yang mendorong seseorang menggunakan Platform Sentuh Tanahku. Faktor-faktor yang menghambat yaitu terbatasnya informasi, serta data pertanahan belum lengkap dengan adanya ketidaksesuaian dalam penentuan titik lokasi bidang tanah. Implikasi bahwa keputusan seseorang dalam menerima atau menolak suatu teknologi tidak hanya ditentukan oleh persepsi kemudahan dan persepsi kegunaan dari teknologi itu sendiri. Namun, adanya minat dan dorongan dari dalam diri seseorang serta faktor lingkungan yang erat kaitannya dengan pekerjaan seseorang dan dimana orang tersebut bekerja. Update data pertanahan baik sertifikat tahun lama dan keakuratan titik lokasi bidang tanah dapat meningkatkan performa Platform Sentuh Tanahku sehingga lebih informatif dan membantu masyarakat. Dalam pengambilan keputusan strategi pengembangan Kementerian ATR/BPN dapat mempertimbangkan hal tersebut guna memaksimalkan pelayanan kepada masyarakat.","PeriodicalId":416766,"journal":{"name":"Publikauma : Jurnal Administrasi Publik Universitas Medan Area","volume":"1 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-06-07","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"130816099","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Pub Date : 2023-06-07DOI: 10.31289/publika.v11i1.9621
Jurnal Ilmu Administrasi Publik, Husni Rohman, Teguh Kurniawan
Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi komponen narasi reformasi birokrasi periode 2005-2025, menganalisis perkembangan narasi reformasi birokrasi, dan memberikan rekomendasi untuk penyusunan narasi reformasi birokrasi 2025-2045. Penelitian ini menggunakan pendekatan interpretivisme dengan metode naratif yang menempatkan narasi sebagai sebuah simbol dari struktur makna yang terbentuk secara historis serta hidup dalam masyarakat, budaya, dan lembaga. Peneliti menggunakan (i) konsep kerangka narasi kebijakan dari Elizabeth A. Shanahan untuk mengidentifikasi komponen narasi reformasi birokrasi serta (ii) teori reformasi administrasi dari Christopher Pollitt dan Geert Bouckaert untuk mengidentifikasi substansi reformasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa narasi besar reformasi birokrasi di Indonesia tertulis dalam dokumen perencanaan pembangunan jangka panjang dan jangka menengah. Narasi tersebut juga tertulis dalam dokumen desain besar dan peta jalan yang bersifat lebih operasional. Narasi tersebut terbangun dari konteks, karakter, pesan moral, dan plot yang secara umum menceritakan permasalahan birokrasi, intervensi kebijakan, serta tujuan akhir dari reformasi. Kesimpulan penelitian adalah bahwa konteks reformasi birokrasi di Indonesia selama 20 tahun tidak mengalami banyak perubahan, dengan karakter birokrasi yang antagonis, plot perubahan ke arah yang lebih baik, dan pesan moral yang seragam. Hasil penelitian merekomendasikan agar pemerintah membangun narasi yang memuat identifikasi persoalan secara menyeluruh, karakter yang positif, dan intervensi kebijakan yang terarah
本研究旨在确定2005-2025年官僚主义改革叙事的组成部分,分析官僚主义改革叙事的发展,并为官僚主义改革叙事的建立提供建议。这项研究采用了一种解释主义的方法和叙事性方法,将叙事视为历史和存在于社会、文化和制度中的意义结构的象征。研究人员使用(i) Elizabeth A. Shanahan的政策叙述框架概念来识别官僚主义改革叙事的组成部分,以及(ii) Christopher Pollitt和Geert Bouckaert的行政改革理论来识别改革内容。研究结果表明,印尼的官僚主义改革叙事大体上写在一份长期和中期发展规划文件中。叙事还写在大型设计文档和更实用的路线图上。它的背景、性格、道德信息和情节通常与官僚主义、政策干预和改革的最终目的有关。研究的结论是,20年来印尼官僚改革的背景几乎没有什么变化,官僚主义的性格是敌对的,它的剧变是朝着更好的方向发展,以及统一的道德信息。研究结果表明,政府应该建立一个叙述系统,全面识别问题、积极的性格和有指导的政策干预
{"title":"Analisis Naratif Kebijakan Reformasi Birokrasi di Indonesia 2005-2025","authors":"Jurnal Ilmu Administrasi Publik, Husni Rohman, Teguh Kurniawan","doi":"10.31289/publika.v11i1.9621","DOIUrl":"https://doi.org/10.31289/publika.v11i1.9621","url":null,"abstract":"Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi komponen narasi reformasi birokrasi periode 2005-2025, menganalisis perkembangan narasi reformasi birokrasi, dan memberikan rekomendasi untuk penyusunan narasi reformasi birokrasi 2025-2045. Penelitian ini menggunakan pendekatan interpretivisme dengan metode naratif yang menempatkan narasi sebagai sebuah simbol dari struktur makna yang terbentuk secara historis serta hidup dalam masyarakat, budaya, dan lembaga. Peneliti menggunakan (i) konsep kerangka narasi kebijakan dari Elizabeth A. Shanahan untuk mengidentifikasi komponen narasi reformasi birokrasi serta (ii) teori reformasi administrasi dari Christopher Pollitt dan Geert Bouckaert untuk mengidentifikasi substansi reformasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa narasi besar reformasi birokrasi di Indonesia tertulis dalam dokumen perencanaan pembangunan jangka panjang dan jangka menengah. Narasi tersebut juga tertulis dalam dokumen desain besar dan peta jalan yang bersifat lebih operasional. Narasi tersebut terbangun dari konteks, karakter, pesan moral, dan plot yang secara umum menceritakan permasalahan birokrasi, intervensi kebijakan, serta tujuan akhir dari reformasi. Kesimpulan penelitian adalah bahwa konteks reformasi birokrasi di Indonesia selama 20 tahun tidak mengalami banyak perubahan, dengan karakter birokrasi yang antagonis, plot perubahan ke arah yang lebih baik, dan pesan moral yang seragam. Hasil penelitian merekomendasikan agar pemerintah membangun narasi yang memuat identifikasi persoalan secara menyeluruh, karakter yang positif, dan intervensi kebijakan yang terarah","PeriodicalId":416766,"journal":{"name":"Publikauma : Jurnal Administrasi Publik Universitas Medan Area","volume":"215 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-06-07","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"121942437","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Pub Date : 2023-06-07DOI: 10.31289/publika.v11i1.9103
Hattami Amar, Darol Arkum
Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat bagaimana pengaruh Investasi terhadap Perekonomian, Pembangunan Manusia, Tingkat Pengangguran dan Kemiskinan yang terjadi di Kabupaten Bangka. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif yang bersifat asosiatif. Tehnik pengumpulan data dilakukan dengan mengambil data-data data sekunder dari Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Terpadu Satu Pintu, Koperasi Usaha Kecil Menengah Kabupaten Bangka dan Data Perekonomian, Pembangunan Manusia, Pengangguran dan Kemiskinan serta Badan Pusat Statistik Kabupaten Bangka. Pengolahan data menggunakan aplikasi SPSS.22, selanjutnya dianalisis dengan regresi linier sederhana, kemudian uji normalitas untuk melihat kelayakan data dan uji hipotesis menggunakan uji t. Hasil penelitian menunjukan bahwa Investasi yang dilakukan oleh para investor baik dalam negeri maupun luar negeri terhadap Perekonomian, Pembangunan Manusia, Pengangguran dan kemiskinan berpengaruh positif tetapi tidak signifikan. Untuk melaksanakan tujuan pembangunan Nasional dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat Khususnya di Kabupaten Bangka, sangat dibutuhkan dana pembangunan baik yang bersumber dari sektor Publik maupun swasta. Sumber swasta bisa didapatkan dari Investasi dalam Negeri maupun luar negeri. Adapun faktor penyebab tidak signifikannya pengaruh investasi tersebut adalah kecilnya nilai investasi dan masih bersifat padat modal atau profit oriented, dibanding kearah padat karya atau social oriented. Sehingga Pemerintah Kabupaten Bangka perlu melakukan kebijakan yang mengarah investasi yang pro-rakyat
{"title":"Pengaruh Investasi terhadap Perekonomian, Pembangunan Manusia, Pengangguran dan Kemiskinan di Kabupaten Bangka","authors":"Hattami Amar, Darol Arkum","doi":"10.31289/publika.v11i1.9103","DOIUrl":"https://doi.org/10.31289/publika.v11i1.9103","url":null,"abstract":"Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat bagaimana pengaruh Investasi terhadap Perekonomian, Pembangunan Manusia, Tingkat Pengangguran dan Kemiskinan yang terjadi di Kabupaten Bangka. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif yang bersifat asosiatif. Tehnik pengumpulan data dilakukan dengan mengambil data-data data sekunder dari Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Terpadu Satu Pintu, Koperasi Usaha Kecil Menengah Kabupaten Bangka dan Data Perekonomian, Pembangunan Manusia, Pengangguran dan Kemiskinan serta Badan Pusat Statistik Kabupaten Bangka. Pengolahan data menggunakan aplikasi SPSS.22, selanjutnya dianalisis dengan regresi linier sederhana, kemudian uji normalitas untuk melihat kelayakan data dan uji hipotesis menggunakan uji t. Hasil penelitian menunjukan bahwa Investasi yang dilakukan oleh para investor baik dalam negeri maupun luar negeri terhadap Perekonomian, Pembangunan Manusia, Pengangguran dan kemiskinan berpengaruh positif tetapi tidak signifikan. Untuk melaksanakan tujuan pembangunan Nasional dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat Khususnya di Kabupaten Bangka, sangat dibutuhkan dana pembangunan baik yang bersumber dari sektor Publik maupun swasta. Sumber swasta bisa didapatkan dari Investasi dalam Negeri maupun luar negeri. Adapun faktor penyebab tidak signifikannya pengaruh investasi tersebut adalah kecilnya nilai investasi dan masih bersifat padat modal atau profit oriented, dibanding kearah padat karya atau social oriented. Sehingga Pemerintah Kabupaten Bangka perlu melakukan kebijakan yang mengarah investasi yang pro-rakyat","PeriodicalId":416766,"journal":{"name":"Publikauma : Jurnal Administrasi Publik Universitas Medan Area","volume":"1 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-06-07","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"130902823","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Pub Date : 2023-06-07DOI: 10.31289/publika.v11i1.9302
Izzatin Mukhlishoh Nurfillaili
Puskesmas berfungsi sebagai unit pelaksana. Evaluasi pelayanan kesehatan yang sesuai dengan standar pelayanan publik sangat diperlukan. Penilaian tersebut menggunakan variabel dan indikator berdasarkan kewajiban yang dibebankan kepada penyelenggara negara untuk memenuhi standar pelayanan publik sebagaimana dimaksud dalam Pasal 15 dan Bab IV UU Pelayanan Publik dan mengukur hasil dengan sistem lampu lalu lintas (zona merah, kuning zona, dan zona hijau) untuk menentukan bahwa tingkat kepatuhan kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah masih di bawah harapan. Standar pelayanan publik tidak boleh diabaikan karena hal itu dapat menurunkan mutu pelayanan yang ditawarkan kepada masyarakat. Tujuan penelitian ini adalah untuk menilai tingkat kepatuhan pelayanan kesehatan di Puskesmas Candi, kesesuaian proses pelayanan kesehatan di Puskesmas Candi, dan fasilitas penunjang yang digunakan dalam penyelenggaraan pelayanan kesehatan di Puskesmas Candi. Metodologi penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data yaitunobservasi, wawancara, dan dokumentasi. Sedangkan teknik pengumpulan data yang digunakan adalah pengumpulan data, kondensasi data, penyajian data, penarikan kesimpulan, dan verifikasi. Berdasarkan temuan penelitian, disimpulkan bahwa tingkat kepatuhan Puskesmas Candi terhadap pelayanan kesehatan termasuk dalam “zona hijau”. Meskipun, terdapat beberapa hal pelayanan yang diberikan belum maksimal. Penelitian ini membantu untuk perencanaan kedepan terkait tingkat kepatuhan pelayanan kesehatan yang harus diperbaiki.
{"title":"Tingkat Kepatuhan Puskesmas Candi Dalam Melaksanakan Undang-Undang Nomor 25 Rahun 2009 Tentang Pelayanan Publik","authors":"Izzatin Mukhlishoh Nurfillaili","doi":"10.31289/publika.v11i1.9302","DOIUrl":"https://doi.org/10.31289/publika.v11i1.9302","url":null,"abstract":"Puskesmas berfungsi sebagai unit pelaksana. Evaluasi pelayanan kesehatan yang sesuai dengan standar pelayanan publik sangat diperlukan. Penilaian tersebut menggunakan variabel dan indikator berdasarkan kewajiban yang dibebankan kepada penyelenggara negara untuk memenuhi standar pelayanan publik sebagaimana dimaksud dalam Pasal 15 dan Bab IV UU Pelayanan Publik dan mengukur hasil dengan sistem lampu lalu lintas (zona merah, kuning zona, dan zona hijau) untuk menentukan bahwa tingkat kepatuhan kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah masih di bawah harapan. Standar pelayanan publik tidak boleh diabaikan karena hal itu dapat menurunkan mutu pelayanan yang ditawarkan kepada masyarakat. Tujuan penelitian ini adalah untuk menilai tingkat kepatuhan pelayanan kesehatan di Puskesmas Candi, kesesuaian proses pelayanan kesehatan di Puskesmas Candi, dan fasilitas penunjang yang digunakan dalam penyelenggaraan pelayanan kesehatan di Puskesmas Candi. Metodologi penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data yaitunobservasi, wawancara, dan dokumentasi. Sedangkan teknik pengumpulan data yang digunakan adalah pengumpulan data, kondensasi data, penyajian data, penarikan kesimpulan, dan verifikasi. Berdasarkan temuan penelitian, disimpulkan bahwa tingkat kepatuhan Puskesmas Candi terhadap pelayanan kesehatan termasuk dalam “zona hijau”. Meskipun, terdapat beberapa hal pelayanan yang diberikan belum maksimal. Penelitian ini membantu untuk perencanaan kedepan terkait tingkat kepatuhan pelayanan kesehatan yang harus diperbaiki.","PeriodicalId":416766,"journal":{"name":"Publikauma : Jurnal Administrasi Publik Universitas Medan Area","volume":"85 5","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-06-07","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"120824819","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Pub Date : 2023-06-06DOI: 10.31289/publika.v11i1.8947
Jurnal Ilmu, Administrasi Publik, Analisis Efektivitas, Kinerja Pegawai, Pada Kantor, Badan Perencanaan, Penelitian Dan, Pengembangan Kabupaten, Berau Dalam, Pelayanan Publik, Robi Sarta, Lisman Manurung, Tita Rosita, Kata Kunci, Efektif, Kinerja, Pelayanan Pegawai, Publik
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas kinerja pegawai Badan Perencanaan Penelitian dan Pengembangan (BAPLITBANG) Kabupaten Berau dalam pelayanan publik. Jenis penelitian yang digunakan adalah Desain penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Adapun tehnik pengumpulan data dilakukan dengan cara yaitu wawancara, observasi dan dokumentasi. Dalam melakukan tehnik wawancara teelebih dahulu menenetukan informan. Jumlah informan yang dipilih sebanyak 18 orang dengan tehnik purposive sampling. Wawancara dilakukan kepada 18 (delapan belas) orang informan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa teori pengukuran kinerja menurut Bernandian & Russel yang diukur dengan menggunakan delapan indikator pengukuran kinerja yaitu kuantitas pekerjaan, kualitas pekerjaan, pengetahuan terhadap pekerjaan, kreatifitas, kerjasama, keteguhan dalam pekerjaan, inisiatif dan kualitas pribadi. Selanjutnya dalam temuan penelitian ini membuktikan bahwa tujuh indikator yaitu kuantitas pekerjaan, kualitas pekerjaan, pengetahuan terhadap pekerjaan, kreatifitas, kerjasama, inisiatif dan kualitas pribadi sudah berjalan dengan baik, sedangkan untuk indikator keteguhan dalam pekerjaan pada pegawai Badan Perencanaan Penelitian dan Pengembangan Kabupaten Berau adalah merupakan faktor penghambat yang mengakibatkan kurang efektifnya kinerja sebagian pegawai Badan Perencanaan Penelitian dan Pengembangan Kabupaten Berau dalam pelayanan publik.
{"title":"Analisis Efektivitas Kinerja Pegawai Pada Kantor Badan Perencanaan Penelitian dan Pengembangan Kabupaten Berau Dalam Pelayanan Publik","authors":"Jurnal Ilmu, Administrasi Publik, Analisis Efektivitas, Kinerja Pegawai, Pada Kantor, Badan Perencanaan, Penelitian Dan, Pengembangan Kabupaten, Berau Dalam, Pelayanan Publik, Robi Sarta, Lisman Manurung, Tita Rosita, Kata Kunci, Efektif, Kinerja, Pelayanan Pegawai, Publik","doi":"10.31289/publika.v11i1.8947","DOIUrl":"https://doi.org/10.31289/publika.v11i1.8947","url":null,"abstract":"Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas kinerja pegawai Badan Perencanaan Penelitian dan Pengembangan (BAPLITBANG) Kabupaten Berau dalam pelayanan publik. Jenis penelitian yang digunakan adalah Desain penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Adapun tehnik pengumpulan data dilakukan dengan cara yaitu wawancara, observasi dan dokumentasi. Dalam melakukan tehnik wawancara teelebih dahulu menenetukan informan. Jumlah informan yang dipilih sebanyak 18 orang dengan tehnik purposive sampling. Wawancara dilakukan kepada 18 (delapan belas) orang informan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa teori pengukuran kinerja menurut Bernandian & Russel yang diukur dengan menggunakan delapan indikator pengukuran kinerja yaitu kuantitas pekerjaan, kualitas pekerjaan, pengetahuan terhadap pekerjaan, kreatifitas, kerjasama, keteguhan dalam pekerjaan, inisiatif dan kualitas pribadi. Selanjutnya dalam temuan penelitian ini membuktikan bahwa tujuh indikator yaitu kuantitas pekerjaan, kualitas pekerjaan, pengetahuan terhadap pekerjaan, kreatifitas, kerjasama, inisiatif dan kualitas pribadi sudah berjalan dengan baik, sedangkan untuk indikator keteguhan dalam pekerjaan pada pegawai Badan Perencanaan Penelitian dan Pengembangan Kabupaten Berau adalah merupakan faktor penghambat yang mengakibatkan kurang efektifnya kinerja sebagian pegawai Badan Perencanaan Penelitian dan Pengembangan Kabupaten Berau dalam pelayanan publik.","PeriodicalId":416766,"journal":{"name":"Publikauma : Jurnal Administrasi Publik Universitas Medan Area","volume":"7 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-06-06","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"116481115","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Stunting merupakan masalah penting bagi pemerintah yang perlu ditangani mulai dari tingkat lokal, regional, hingga nasional. Salah satu daerah yang memiliki kecenderungan komitmen yang tinggi dalam upaya mengatasi dan mengurangi stunting saat ini adalah Kabupaten Purbalingga. Dalam rangka memerangi dan menurunkan angka stunting di Kabupaten Purbalingga. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bagaimana proses implementasi kebijakan dilakukan dari sisi aturan, pihakpihak yang terlibat dalam proses implementasi kebijakan, organisasi pelaksana kebijakan dan analisis lingkungan yang mempengaruhi proses pelaksanaan kebijakan. Penelitian ini mencoba melihat proses implementasi kebijakan dari sisi buttom up dimana peran masyarakat dan kelompok organisasi terlibat secara aktif dalam pelaksanaan kebijakan terkait dengan penanggulangan stunting di Kabupaten Purbalingga. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan sumber informan, teknik triangulasi data, dan teknik analisis data. Kemampuan mencocokkan data menggunakan teknik pengambilan sampel menjadi fokus utama penelitian ini. Hasil penelitian dilihat dari temuan studi ini didasarkan pada skenario kebijakan yang diidealkan di mana inisiatif pencegahan stunting Kabupaten Purbalingga mengikuti pedoman yang digariskan dalam peraturan daerah dan keputusan bupati. Masyarakat yang menjadi sasaran program pencegahan stunting merupakan kelompok sasaran dalam kebijakan ini. Kelompok pelaksana, khususnya kelompok pemerintah yang juga tergabung dalam organisasi terkait, organisasi komunitas psikiatri, dan organisasi masyarakat. Aspek sosial dan ekonomi masyarakat terkait dengan faktor lingkungan yang dialami selama pelaksanaan kebijakan pengendalian stunting. Kondisi kekurangan gizi menjadi penyebab stunting erat kaitannya dengan keadaan sosial ekonomi mereka yang berpenghasilan rendah. Implementasi kebijakan penanggulangan stunting di Kabupaten Purbalingga dianggap berhasil karena pola penaggunalangannya lebih menitikberatkan pada berbagai aspek agar bisa dilaksanakan dengan baik baim dari sisi kebijakan, pihak dan organisasi yang terlibat dan faktor lingkungan
{"title":"Implementasi Kebijakan Penanggulangan Stunting di Kabupaten Purbalingga","authors":"Anggara Setya Saputra, Suryoto Suryoto, Chamid Sutikno","doi":"10.31289/publika.v10i2.8335","DOIUrl":"https://doi.org/10.31289/publika.v10i2.8335","url":null,"abstract":"Stunting merupakan masalah penting bagi pemerintah yang perlu ditangani mulai dari tingkat lokal, regional, hingga nasional. Salah satu daerah yang memiliki kecenderungan komitmen yang tinggi dalam upaya mengatasi dan mengurangi stunting saat ini adalah Kabupaten Purbalingga. Dalam rangka memerangi dan menurunkan angka stunting di Kabupaten Purbalingga. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bagaimana proses implementasi kebijakan dilakukan dari sisi aturan, pihakpihak yang terlibat dalam proses implementasi kebijakan, organisasi pelaksana kebijakan dan analisis lingkungan yang mempengaruhi proses pelaksanaan kebijakan. Penelitian ini mencoba melihat proses implementasi kebijakan dari sisi buttom up dimana peran masyarakat dan kelompok organisasi terlibat secara aktif dalam pelaksanaan kebijakan terkait dengan penanggulangan stunting di Kabupaten Purbalingga. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan sumber informan, teknik triangulasi data, dan teknik analisis data. Kemampuan mencocokkan data menggunakan teknik pengambilan sampel menjadi fokus utama penelitian ini. Hasil penelitian dilihat dari temuan studi ini didasarkan pada skenario kebijakan yang diidealkan di mana inisiatif pencegahan stunting Kabupaten Purbalingga mengikuti pedoman yang digariskan dalam peraturan daerah dan keputusan bupati. Masyarakat yang menjadi sasaran program pencegahan stunting merupakan kelompok sasaran dalam kebijakan ini. Kelompok pelaksana, khususnya kelompok pemerintah yang juga tergabung dalam organisasi terkait, organisasi komunitas psikiatri, dan organisasi masyarakat. Aspek sosial dan ekonomi masyarakat terkait dengan faktor lingkungan yang dialami selama pelaksanaan kebijakan pengendalian stunting. Kondisi kekurangan gizi menjadi penyebab stunting erat kaitannya dengan keadaan sosial ekonomi mereka yang berpenghasilan rendah. Implementasi kebijakan penanggulangan stunting di Kabupaten Purbalingga dianggap berhasil karena pola penaggunalangannya lebih menitikberatkan pada berbagai aspek agar bisa dilaksanakan dengan baik baim dari sisi kebijakan, pihak dan organisasi yang terlibat dan faktor lingkungan","PeriodicalId":416766,"journal":{"name":"Publikauma : Jurnal Administrasi Publik Universitas Medan Area","volume":"39 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2022-12-21","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"126972043","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
This study aims to determine the opportunities for developing the Aek Milas Sosopan bathing tourism object, Sipirok Regency and what strategies can be done by the community and local government in developing the Aek Milas Sosopan bathing tourism object, Sipirok Regency. The research method used is the library research method (library method). Research resultit finds thatSosopan Aek Milas BathsSipirok has huge potentialbesideshave beautynatural with a wide expanse of rice fields,mountain viewexotic and cool weather, road access is also very good because of the locationlocated on the edge of Tarutung lintas. The strategies that need to be carried out are:Procurement of facilitiesand arrangement, maintenance,Maximizing the use of internet media, andDevelopment and expansion of tourism products.
{"title":"Tourism Potential Development Strategy Aek Milas Sosopan Sipirok","authors":"Jurnal Ilmu, Administrasi Publik, T.Teviana, Kata Kunci, Pengembangan, Aek Pariwisata, Milas","doi":"10.31289/publika.v10i2.8363","DOIUrl":"https://doi.org/10.31289/publika.v10i2.8363","url":null,"abstract":"This study aims to determine the opportunities for developing the Aek Milas Sosopan bathing tourism object, Sipirok Regency and what strategies can be done by the community and local government in developing the Aek Milas Sosopan bathing tourism object, Sipirok Regency. The research method used is the library research method (library method). Research resultit finds thatSosopan Aek Milas BathsSipirok has huge potentialbesideshave beautynatural with a wide expanse of rice fields,mountain viewexotic and cool weather, road access is also very good because of the locationlocated on the edge of Tarutung lintas. The strategies that need to be carried out are:Procurement of facilitiesand arrangement, maintenance,Maximizing the use of internet media, andDevelopment and expansion of tourism products.","PeriodicalId":416766,"journal":{"name":"Publikauma : Jurnal Administrasi Publik Universitas Medan Area","volume":"10 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2022-12-14","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"127042221","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}