Pub Date : 2024-01-30DOI: 10.36085/jrips.v3i1.6196
Nurwiyoto, Nasral, Meza Trianda
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui jenis serangga pengunjung rotan jernang di Desa Pematang Balam, Kecamatan Hulu Palik, Kabupaten Bengkulu Utara. Sangat sedikitnya referensi tentang jenis serangga pengunjung rotan jernang menjadi dasar dilakukannya penelitian ini. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survai dengan menjelajah seluruh area kebun rotan jernang seluas satu hektar. Penangkapan serangga dilakukan dengan menggunakan insect net dan jenis serangga yang tertangkap dimasukkan ke dalam wadah yang telah disiapkan, dan penangkapan serangga kupu-kupu dimasukkan ke dalam amplop papilot. Penelitian dilaksanakan selama bulan Maret 2022 pada waktu pagi hari dan siang hari. Jenis serangga yang ditangkap diidentifikasi di Laboratorium Pendidikan Biologi, Universitas Muhammadiyah Bengkulu. Hasil penelitian ditemukan 16 jenis serangga yang tergolong ke dalam delapan famili, dengan individu jenis serangga yang paling banyak ditemukan adalah jenis semut rangrang (Oecophylla smaragdina), dan individu jenis serangga yang paling sedikit ditemukan adalah jenis ngengat (Amplypterus panopus). Faktor ekologi yang tercatat adalah suhu udara antara 27oC-29oC, kelembaban udara antara 85%-87%, dan intensitas cahaya antara 625 lux – 637 lux. Kata kunci : Jenis serangga, Rotan jernang, Faktor ekologi, Bengkulu Utara.
{"title":"SERANGGA PENGUNJUNG ROTAN JERNANG (Daemonorops spp.) DI DESA PEMATANG BALAM, KECAMATAN HULU PALIK, KABUPATEN BENGKULU UTARA","authors":"Nurwiyoto, Nasral, Meza Trianda","doi":"10.36085/jrips.v3i1.6196","DOIUrl":"https://doi.org/10.36085/jrips.v3i1.6196","url":null,"abstract":"Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui jenis serangga pengunjung rotan jernang di Desa Pematang Balam, Kecamatan Hulu Palik, Kabupaten Bengkulu Utara. Sangat sedikitnya referensi tentang jenis serangga pengunjung rotan jernang menjadi dasar dilakukannya penelitian ini. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survai dengan menjelajah seluruh area kebun rotan jernang seluas satu hektar. Penangkapan serangga dilakukan dengan menggunakan insect net dan jenis serangga yang tertangkap dimasukkan ke dalam wadah yang telah disiapkan, dan penangkapan serangga kupu-kupu dimasukkan ke dalam amplop papilot. Penelitian dilaksanakan selama bulan Maret 2022 pada waktu pagi hari dan siang hari. Jenis serangga yang ditangkap diidentifikasi di Laboratorium Pendidikan Biologi, Universitas Muhammadiyah Bengkulu. Hasil penelitian ditemukan 16 jenis serangga yang tergolong ke dalam delapan famili, dengan individu jenis serangga yang paling banyak ditemukan adalah jenis semut rangrang (Oecophylla smaragdina), dan individu jenis serangga yang paling sedikit ditemukan adalah jenis ngengat (Amplypterus panopus). Faktor ekologi yang tercatat adalah suhu udara antara 27oC-29oC, kelembaban udara antara 85%-87%, dan intensitas cahaya antara 625 lux – 637 lux. \u0000 \u0000Kata kunci : Jenis serangga, Rotan jernang, Faktor ekologi, Bengkulu Utara.","PeriodicalId":477729,"journal":{"name":"Jurnal Riset dan Inovasi Pendidikan Sains (JRIPS)","volume":"133 4","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2024-01-30","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"140485025","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Pub Date : 2024-01-30DOI: 10.36085/jrips.v3i1.6194
Karenina, Devi anugrah, Rahmi
Indonesia mempunyai jenis flora dan fauna dengan persebaran yang sangat tinggi dan Indonesia merupakan negara yang mempunyai kekayaan tumbuhan Penelitian ini bertujuan untuk untuk mengetahui jenis-jenis tumbuhan obat tradisional di Kabupaten Bekasi Kecamatan Tambun Utara. Inventarisasi tumbuhan obat di Kabupaten Bekasi Kecamatan Tambun Utara sebelumnya belum pernah ada penelitian di daerah tersebut, karena itu meneruskan pengetahuan tentang tumbuhan obat di daerah dengan cara mendokumentasikan nama tumbuhan, manfaat dari tumbuhan. Penelitian ini dilakukan pada bulan Maret 2021. Penelitian ini dilaksanakan delapan desa di Kecamatan Tambun Utara Kabupaten Bekasi. Metode yang digunakan deskriptif kualitatif dengan cara pengumpulan data. Observasi yang dilakukan di lapangan dengan menggunakan metode jelajah (crulse method). Kabupaten Bekasi merupakan wilayah dengan perbatasan Jakarta, Karawang dan Bogor. Kabupaten Bekasi mempunyai luas 127.388 Ha yang terbagi menjadi 30 kecamatan, 245 desa dan 8 kelurahan. Dengan jumlah penduduk pada tahun 2017 sebanyak 12.378 orang, untuk luas dareh Tambun Utara sekitar 3.442 Ha. Hasil penelitian ditemukan pada Kecamatan Tambun Utara sebanyak 129 jenis tumbuhan obat dan 58 family. Desa yang paling banyak ditemukan adalah desa Jejalen Jaya. Family yang paling banyak digunakan yaitu family zingiberaceae. Organ yang paling banyak digunakan adalah daun. Teknik pengolahan yang paling banyak dengan cara direbus 44%, ditumbuk 12%, dihaluskan 12%, ditumbuk 10%, diseduh 8%, diparut 4%, dipotong 3%, dikeringkan 2%, diperas 1%, dijus 1%. Kata kunci : Inventarisasi, tumbuhan obat, kabupaten bekasi
{"title":"INVENTARISASI TUMBUHAN SEBAGAI OBAT TRADISIONAL DI KECAMATAN TAMBUN UTARA, KABUPATEN BEKASI","authors":"Karenina, Devi anugrah, Rahmi","doi":"10.36085/jrips.v3i1.6194","DOIUrl":"https://doi.org/10.36085/jrips.v3i1.6194","url":null,"abstract":"Indonesia mempunyai jenis flora dan fauna dengan persebaran yang sangat tinggi dan Indonesia merupakan negara yang mempunyai kekayaan tumbuhan Penelitian ini bertujuan untuk untuk mengetahui jenis-jenis tumbuhan obat tradisional di Kabupaten Bekasi Kecamatan Tambun Utara. Inventarisasi tumbuhan obat di Kabupaten Bekasi Kecamatan Tambun Utara sebelumnya belum pernah ada penelitian di daerah tersebut, karena itu meneruskan pengetahuan tentang tumbuhan obat di daerah dengan cara mendokumentasikan nama tumbuhan, manfaat dari tumbuhan. Penelitian ini dilakukan pada bulan Maret 2021. Penelitian ini dilaksanakan delapan desa di Kecamatan Tambun Utara Kabupaten Bekasi. Metode yang digunakan deskriptif kualitatif dengan cara pengumpulan data. Observasi yang dilakukan di lapangan dengan menggunakan metode jelajah (crulse method). Kabupaten Bekasi merupakan wilayah dengan perbatasan Jakarta, Karawang dan Bogor. Kabupaten Bekasi mempunyai luas 127.388 Ha yang terbagi menjadi 30 kecamatan, 245 desa dan 8 kelurahan. Dengan jumlah penduduk pada tahun 2017 sebanyak 12.378 orang, untuk luas dareh Tambun Utara sekitar 3.442 Ha. Hasil penelitian ditemukan pada Kecamatan Tambun Utara sebanyak 129 jenis tumbuhan obat dan 58 family. Desa yang paling banyak ditemukan adalah desa Jejalen Jaya. Family yang paling banyak digunakan yaitu family zingiberaceae. Organ yang paling banyak digunakan adalah daun. Teknik pengolahan yang paling banyak dengan cara direbus 44%, ditumbuk 12%, dihaluskan 12%, ditumbuk 10%, diseduh 8%, diparut 4%, dipotong 3%, dikeringkan 2%, diperas 1%, dijus 1%. \u0000 \u0000Kata kunci : Inventarisasi, tumbuhan obat, kabupaten bekasi","PeriodicalId":477729,"journal":{"name":"Jurnal Riset dan Inovasi Pendidikan Sains (JRIPS)","volume":"405 5","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2024-01-30","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"140479847","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Pub Date : 2024-01-30DOI: 10.36085/jrips.v3i1.6192
Salmeri Salmeri
Penelitian bertujuan mendeskripsikan aktivitas guru, peserta didik, serta hasil belajar psikomotorik dan kognitif peserta didik melalui penerapan model Cooperative Learning tipe Jigsaw menggunakan booklet makroinvertebrata. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas dengan model Kemmis dan Mc Taggart yang dilakukan sebanyak 2 siklus yang tiap siklusnya terdiri dari perencanaan, tindakan, pengamatan, dan refleksi. Subjek penelitian adalah guru dan peserta didik kelas X MIPA 2 SMA Negeri 7 Kota Bengkulu tahun ajaran 2022/2023. Data dikumpulkan dengan cara observasi dan tes serta menggunakan instrumen penelitian berupa lembar observasi dan lembar tes. Hasil analisis aktivitas guru siklus I diperoleh nilai 47,5 (baik) dan siklus II 52 (baik). Hasil analisis aktivitas peserta didik siklus I diperoleh nilai 46 (baik) dan siklus II 51,5 (baik). Analisis hasil belajar psikomotorik siklus I diperoleh nilai 10 (cukup) dan siklus II diperoleh nilai 13 (baik). Hasil belajar kognitif siklus I sebesar 72, 22 % (belum tuntas) dan siklus II 83,33% (tuntas). Dari hasil penelitian disimpulkan bahwa penerapan model Cooperative Learning tipe Jigsaw menggunakan booklet makroinvertebrata mampu meningkatkan aktivitas dan hasil belajar peserta didik kelas X MIPA 2 SMA Negeri 7 Kota Bengkulu. Kata Kunci: Cooperative Learning Tipe Jigsaw, Booklet, Makroinvertebrata, Hasil Belajar.
本研究旨在通过运用拼图式合作学习模式,利用大型无脊椎动物小册子,描述教师、学生的活动以及学生的心理运动和认知学习成果。这种研究属于课堂行动研究,采用凯米斯和麦克塔格特模式,分两个周期进行,每个周期包括计划、行动、观察和反思。研究对象是 2022/2023 学年明古鲁市第七中学 MIPA 2 班的教师和学生。通过观察和测试,并使用观察表和测试表形式的研究工具收集数据。第一周期的教师活动分析结果为 47.5 分(良好),第二周期为 52 分(良好)。周期 I 的学生活动分析结果为 46 分(良好),周期 II 为 51.5 分(良好)。周期 I 的心理运动学习成果分析结果为 10 分(充分),周期 II 为 13 分(良好)。第一周期的认知学习成果为 72.22%(不完整),第二周期为 83.33%(完整)。研究结果表明,使用大型无脊椎动物小册子的拼图式合作学习模式能够改善明古鲁市MIPA 2 SMA Negeri 7第十班学生的活动和学习成果。关键词拼图式合作学习、小册子、大型无脊椎动物、学习成果。
{"title":"MODEL COOPERATIVE LEARNING TIPE JIGSAW BERBASIS BOOKLET MAKROINVERTEBRATA UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR DI SMA NEGERI 7 KOTA BENGKULU","authors":"Salmeri Salmeri","doi":"10.36085/jrips.v3i1.6192","DOIUrl":"https://doi.org/10.36085/jrips.v3i1.6192","url":null,"abstract":"Penelitian bertujuan mendeskripsikan aktivitas guru, peserta didik, serta hasil belajar \u0000psikomotorik dan kognitif peserta didik melalui penerapan model Cooperative Learning tipe \u0000Jigsaw menggunakan booklet makroinvertebrata. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan \u0000kelas dengan model Kemmis dan Mc Taggart yang dilakukan sebanyak 2 siklus yang tiap \u0000siklusnya terdiri dari perencanaan, tindakan, pengamatan, dan refleksi. Subjek penelitian adalah \u0000guru dan peserta didik kelas X MIPA 2 SMA Negeri 7 Kota Bengkulu tahun ajaran 2022/2023. \u0000Data dikumpulkan dengan cara observasi dan tes serta menggunakan instrumen penelitian \u0000berupa lembar observasi dan lembar tes. Hasil analisis aktivitas guru siklus I diperoleh nilai 47,5 \u0000(baik) dan siklus II 52 (baik). Hasil analisis aktivitas peserta didik siklus I diperoleh nilai 46 \u0000(baik) dan siklus II 51,5 (baik). Analisis hasil belajar psikomotorik siklus I diperoleh nilai 10 \u0000(cukup) dan siklus II diperoleh nilai 13 (baik). Hasil belajar kognitif siklus I sebesar 72, 22 % \u0000(belum tuntas) dan siklus II 83,33% (tuntas). Dari hasil penelitian disimpulkan bahwa \u0000penerapan model Cooperative Learning tipe Jigsaw menggunakan booklet makroinvertebrata \u0000mampu meningkatkan aktivitas dan hasil belajar peserta didik kelas X MIPA 2 SMA Negeri 7 \u0000Kota Bengkulu. \u0000Kata Kunci: Cooperative Learning Tipe Jigsaw, Booklet, Makroinvertebrata, Hasil Belajar.","PeriodicalId":477729,"journal":{"name":"Jurnal Riset dan Inovasi Pendidikan Sains (JRIPS)","volume":"65 ","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2024-01-30","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"140481816","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Pub Date : 2024-01-30DOI: 10.36085/jrips.v3i1.6197
Dettya Nizsa Kania, Pariyanto Pariyanto, Santoso
Penelitian ini dilakukan di hutan lindung bukit daun kabupaten kepahiang pada bulan januari februari 2022. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimanakah komposisi dan stratifikasi tumbuhan tingkat pohon pada habitat Rafflesia arnoldii di hutan bukit daun kabupaten kepahiang. Metode yang digunakan adalah metode purposive sampling dengan pembuatan plot pengamatan menggunakan bunga Rafflesia atau minimal inangnya yaitu Tetrastigma sebagai pusat plot. Jumlah plot pengamatan sebanyak 12 plot. Hasil penelitian menunjukan pada luas area 0,48 Ha ditemukan pada tingkat pohon(20mx20m) sebanyak 50 individu yang terdiri dari 19 spesies yang termasuk kedalam 14 famili dan luas area 0,12Ha pada tingkat tiang/pole(10mx10m) ditemukan sebanyak 37 individu yang terdiri dari 11 spesies yang termasuk kedalam 10 famili. Indeks nilai penting (INP) tertinggi pada tingkat pohon yaitu Lithocarpus glaber dengan (INP = 78,61%), Phoebe hunanensis dengan INP = 38,60%, dan Myristica yunnanensis dengan (INP =24,88%), nilai terendah adalah Siparuna cuspidata dengan (INP = 5,04%). Sedangkan indeks nilai penting (INP) pada tingkat tiang/pole adalah Lithocarpus glaber (INP= 75,74%), Phoebe hunanensis (INP= 57,08%%), Myristica yunnanensis (INP=43,87%), Mingquartia guianensis (INP=25,96%),dan Artocarpus elasticus (INP=20,58%), nilai terendah yaitu Artocarpus heterophyllus dengan (INP = 8,00%). Indeks keragaman jenis untuk tingkat pohon 2,546, tingkat tiang/pole didapatkan nilai 2,057. Kata Kunci : Komposisi, Stratifikasi,Pohon, Rafflesia arnoldii, R.Br
{"title":"KOMPOSISI DAN STRATIFIKASI TUMBUHAN TINGKAT POHON PADA HABITAT Rafflesia arnoldii, R.Br DI HUTAN BUKIT DAUN KABUPATEN KEPAHIANG","authors":"Dettya Nizsa Kania, Pariyanto Pariyanto, Santoso","doi":"10.36085/jrips.v3i1.6197","DOIUrl":"https://doi.org/10.36085/jrips.v3i1.6197","url":null,"abstract":"Penelitian ini dilakukan di hutan lindung bukit daun kabupaten kepahiang pada bulan januari februari 2022. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimanakah komposisi dan stratifikasi tumbuhan tingkat pohon pada habitat Rafflesia arnoldii di hutan bukit daun kabupaten kepahiang. Metode yang digunakan adalah metode purposive sampling dengan pembuatan plot pengamatan menggunakan bunga Rafflesia atau minimal inangnya yaitu Tetrastigma sebagai pusat plot. Jumlah plot pengamatan sebanyak 12 plot. Hasil penelitian menunjukan pada luas area 0,48 Ha ditemukan pada tingkat pohon(20mx20m) sebanyak 50 individu yang terdiri dari 19 spesies yang termasuk kedalam 14 famili dan luas area 0,12Ha pada tingkat tiang/pole(10mx10m) ditemukan sebanyak 37 individu yang terdiri dari 11 spesies yang termasuk kedalam 10 famili. Indeks nilai penting (INP) tertinggi pada tingkat pohon yaitu Lithocarpus glaber dengan (INP = 78,61%), Phoebe hunanensis dengan INP = 38,60%, dan Myristica yunnanensis dengan (INP =24,88%), nilai terendah adalah Siparuna cuspidata dengan (INP = 5,04%). Sedangkan indeks nilai penting (INP) pada tingkat tiang/pole adalah Lithocarpus glaber (INP= 75,74%), Phoebe hunanensis (INP= 57,08%%), Myristica yunnanensis (INP=43,87%), Mingquartia guianensis (INP=25,96%),dan Artocarpus elasticus (INP=20,58%), nilai terendah yaitu Artocarpus heterophyllus dengan (INP = 8,00%). Indeks keragaman jenis untuk tingkat pohon 2,546, tingkat tiang/pole didapatkan nilai 2,057. \u0000 \u0000Kata Kunci : Komposisi, Stratifikasi,Pohon, Rafflesia arnoldii, R.Br","PeriodicalId":477729,"journal":{"name":"Jurnal Riset dan Inovasi Pendidikan Sains (JRIPS)","volume":"74 ","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2024-01-30","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"140481604","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Pub Date : 2024-01-30DOI: 10.36085/jrips.v3i1.6195
Jalaluddin Mahali
Penelitian ini untuk mengetahui perbedaan kemampuan pemecahan masalah pada pembelajaran IPA menggunakan model pembelajaran Project Based Learning (PjBL) dan Problem Based Learning (PBL) di SMP Negeri 02 Seberang Musi. Jenis penelitian quasi eksperimen. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII sebanyak 2 kelas. Teknik pengambilan sampel dengan cara total sampel. Kelas dibagi menjadi 3 kelas secara purposive sampling. Desain penelitian menggunakan non-equivalent control group pretest-posttest design. Pengumpulan data menggunakan lembar tes kemampuan pemecahan masalah. Data dianalisis menggunakan uji one way anova. Hasil penelitian menunjukkan terdapat perbedaan Kemampuan Pemecahan Masalah menggunakan model pembelajaran Project Based Learning (PjBL) dan Problem Based Learning (PBL) serta pembelajaran Konvensional. Model Pembelajaran Problem Based Learning (PBL) lebih baik digunakan dalam Kemampuan Pemecahan Masalah dibandingkan model Project Based Learning (PjBL) dan konvensional pada pembelajaran IPA di SMP Negeri 02 Seberang Musi. Kata kunci : Kemampuan Pemecahan Masalah, PjBL, PBL
本研究旨在确定在 SMP Negeri 02 Seberang Musi 使用基于项目的学习(PjBL)和基于问题的学习(PBL)学习模式学习科学时,解决问题能力的差异。此类研究属于准实验研究。研究对象为所有八年级学生,共两个班级。抽样方法为总体抽样。通过目的性抽样将班级分为 3 个班。研究设计采用非等效对照组前测-后测设计。使用问题解决能力测试表收集数据。数据分析采用单因素anova检验。结果表明,使用基于项目的学习(PjBL)和基于问题的学习(PBL)学习模式与传统学习模式在解决问题能力方面存在差异。在SMP Negeri 02 Seberang Musi的科学学习中,基于问题的学习(PBL)学习模式比基于项目的学习(PjBL)和传统模式在解决问题的能力方面有更好的应用。 关键词解决问题能力、PjBL、PBL
{"title":"KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MODEL PEMBELAJARAN PJBL DAN PBL PADA PEMBELAJARAN IPA DI SMP NEGERI 02 SEBERANG MUSIv","authors":"Jalaluddin Mahali","doi":"10.36085/jrips.v3i1.6195","DOIUrl":"https://doi.org/10.36085/jrips.v3i1.6195","url":null,"abstract":"Penelitian ini untuk mengetahui perbedaan kemampuan pemecahan masalah pada pembelajaran IPA menggunakan model pembelajaran Project Based Learning (PjBL) dan Problem Based Learning (PBL) di SMP Negeri 02 Seberang Musi. Jenis penelitian quasi eksperimen. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII sebanyak 2 kelas. Teknik pengambilan sampel dengan cara total sampel. Kelas dibagi menjadi 3 kelas secara purposive sampling. Desain penelitian menggunakan non-equivalent control group pretest-posttest design. Pengumpulan data menggunakan lembar tes kemampuan pemecahan masalah. Data dianalisis menggunakan uji one way anova. Hasil penelitian menunjukkan terdapat perbedaan Kemampuan Pemecahan Masalah menggunakan model pembelajaran Project Based Learning (PjBL) dan Problem Based Learning (PBL) serta pembelajaran Konvensional. Model Pembelajaran Problem Based Learning (PBL) lebih baik digunakan dalam Kemampuan Pemecahan Masalah dibandingkan model Project Based Learning (PjBL) dan konvensional pada pembelajaran IPA di SMP Negeri 02 Seberang Musi. \u0000 \u0000Kata kunci : Kemampuan Pemecahan Masalah, PjBL, PBL","PeriodicalId":477729,"journal":{"name":"Jurnal Riset dan Inovasi Pendidikan Sains (JRIPS)","volume":"101 ","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2024-01-30","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"140481750","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Pub Date : 2024-01-30DOI: 10.36085/jrips.v3i1.6193
Rusdi Hasan, Lilis Suryani, Nopriyeni
Batiknau merupakan kawasan hutan sekunder yang kaya akan berbagai jenis vegetasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keanekaragaman jenis Nepenthes sebagai tumbuhan insektivora yang memiliki modifikasi daun menjadi bentuk yang sangat menarik di kawasan hutan tersebut. Penelitian dilakukan dengan metode jelajah pada lokasi penelitian yang merupakan habitat tumbuhan Nepenthes. Hasil penelitian menunjukkan bahawa kawasan hutan Batiknau, Bengkulu Utara memiliki lima jenis Nepenthes, yaitu Nepenthes gracilis, Nepenthes gracilis var. angustifolia, Nepentes gracilis var. arenaria, Nepenthes gracilis var. elongata, Nepenthes gracilis var. lower pitcher, Nepenthes gracilis var. xneglecta, Nepenthes khasiana, Nepenthes mirabilis, Nepenthes mirabilis var. echinostoma, Nepenthes mirabilis var. smilesii, Nepenthes mirabilis var. anamensis, Nepenthes mirabilis var. exotica, Nepenthes rafflesiana var. alata, Nepenthes reinwardtiana. Kata kunci : Insektivora, keanekaragaman, Nepenthes.
{"title":"KEANEKARAGAMAN TUMBUHAN INSEKTOFORA (Nepenthes sp) DI KAWASAN HUTAN BATIKNAU, BENGKULU UTARA","authors":"Rusdi Hasan, Lilis Suryani, Nopriyeni","doi":"10.36085/jrips.v3i1.6193","DOIUrl":"https://doi.org/10.36085/jrips.v3i1.6193","url":null,"abstract":"Batiknau merupakan kawasan hutan sekunder yang kaya akan berbagai jenis vegetasi. \u0000Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keanekaragaman jenis Nepenthes sebagai tumbuhan \u0000insektivora yang memiliki modifikasi daun menjadi bentuk yang sangat menarik di kawasan hutan \u0000tersebut. Penelitian dilakukan dengan metode jelajah pada lokasi penelitian yang merupakan \u0000habitat tumbuhan Nepenthes. Hasil penelitian menunjukkan bahawa kawasan hutan Batiknau, \u0000Bengkulu Utara memiliki lima jenis Nepenthes, yaitu Nepenthes gracilis, Nepenthes gracilis var. \u0000angustifolia, Nepentes gracilis var. arenaria, Nepenthes gracilis var. elongata, Nepenthes gracilis \u0000var. lower pitcher, Nepenthes gracilis var. xneglecta, Nepenthes khasiana, Nepenthes mirabilis, \u0000Nepenthes mirabilis var. echinostoma, Nepenthes mirabilis var. smilesii, Nepenthes mirabilis var. \u0000anamensis, Nepenthes mirabilis var. exotica, Nepenthes rafflesiana var. alata, Nepenthes \u0000reinwardtiana. \u0000Kata kunci : Insektivora, keanekaragaman, Nepenthes.","PeriodicalId":477729,"journal":{"name":"Jurnal Riset dan Inovasi Pendidikan Sains (JRIPS)","volume":"92 ","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2024-01-30","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"140480476","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}