首页 > 最新文献

Journal of Medical Studies最新文献

英文 中文
Hubungan Pola Makan dengan Kejadian Obesitas Anak pada Anak SD Diniyyah Al-Azhar Jambi 饮食与儿童肥胖事件的关系
Pub Date : 2023-09-23 DOI: 10.22437/joms.v3i3.28433
Hannaya Putri, Raihanah Suzan, Miftahurrahmah Miftahurrahmah
ABSTRACT Background: Based on the results of Riskesdas Jambi Province in 2018, Jambi City has the fourth highest prevalence of childhood obesity out of 34 provinces in Indonesia at 11.4%. The existence of an unbalanced diet can cause an energy imbalance in the body which causes obesity. The purpose of this study was to determine the relationship between diet and the incidence of childhood obesity in children. SD Diniyyah Al-Azhar Jambi. The purpose of this research was to determine the relationship between dietary habits and the incidence of childhood obesity in elementary school children in Diniyyah Al-Azhar Jambi. Methods: This research is a type of analytical research using a cross-sectional design. Data analysis was carried out to test the hypothesis by using the Chi-Square test. Results: there are many obesity cases (54.3%) and there are many unbalanced eating habits (57.6%). The results of the statistical analysis of eating habits (p-value 0.001) with obesity in children show a strong relationship. Conclusion: The results of the statistical analysis of eating patterns (p-value 0.001) with obesity in children show a strong relationship. Keywords: Obesity, Dietary habits, Children ABSTRAK Latar belakang: Berdasarkan hasil Riskesdas Provinsi Jambi tahun 2018, Kota Jambi menduduki prevalensi obesitas anak tertingi keempat dari 34 provinsi di Indonesia sebesar 11,4%. Adanya pola makan yang tidak seimbang dapat menyebabkan ketidakseimbangan energi dalam tubuh yang menimbulkan obesitas.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara pola makan dengan kejadian obesitas anak pada anak SD Diniyyah Al-Azhar Jambi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pola makan dengan kejadian obesitas anak pada anak SD Diniyyah Al-Azhar Jambi. Metode: Penelitian ini merupakan jenis penelitian analitik dengan menggunakan desain cross sectional. Analisis data dilakukan untuk menguji hipotesis dilakukan dengan uji Chi- Square. Hasil: Ditemukan banyak kejadian obesitas (54,3%) dan banyak pola makan tidak seimbang (57,6%). Hasil analisis statistik pola makan (p-value 0,001) dengan obesitas pada anak menunjukan hubungan yang kuat. Kesimpulan: Ada hubungan yang bermakna antara pola makan dengan kejadian obesitas anak pada anak SD Diniyyah Al-Azhar Jambi. Kata kunci: Obesitas, Pola Makan, Anak
摘要# x0D;背景:根据2018年占碑省风险调查的结果,占碑市的儿童肥胖患病率在印度尼西亚34个省份中排名第四,为11.4%。不平衡饮食的存在会导致体内能量失衡,从而导致肥胖。本研究的目的是确定饮食与儿童肥胖发病率之间的关系。SD迪尼亚·爱资哈尔·詹比。本研究的目的是确定饮食习惯与迪尼亚Al-Azhar Jambi小学生儿童肥胖发病率之间的关系。方法:本研究是一种采用横断面设计的分析研究。数据分析采用卡方检验对假设进行检验。结果:肥胖者较多(54.3%),饮食习惯不均衡者较多(57.6%)。饮食习惯与儿童肥胖的统计分析结果(p值0.001)显示出很强的相关性。结论:饮食方式与儿童肥胖的统计分析结果(p值0.001)有较强的相关性。& # x0D;关键词:肥胖;饮食习惯;儿童;& # x0D;ABSTRAK& # x0D;Latar belakang: Berdasarkan hasil Riskesdas Provinsi Jambi tahun 2018, Kota Jambi menduduki患病率为1 / 4,印度尼西亚34个省为11.4%。Adanya pola makan yang tidakseimbang dapat menyebabkan kettidakseimbangan energi dalam tubuh yang menimbulkan obesitas。Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara polan makan dengan kejdian obesitas anak pada anak SD diiyah Al-Azhar Jambi。Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pola makan dengan kejdian obesitas anak pada anak SD diiyah Al-Azhar Jambi。方法:Penelitian ini merupakan jenis Penelitian analitian dengan menggunakan desain横截面。分析数据为双库库、双库库、双库库、双库库、双库库、双库库、双库库、双库库、双库库。Hasil: Ditemukan banyak kejadian obesitas (54,3%) dan banyak pola makan tidak seimbang(57,6%)。Hasil分析统计值为(p值为0.001)。kespulan: Ada hubungan yang bermakna antara pola makan dengan kejadias obesitas anak pada anak SD Diniyyah Al-Azhar Jambi. Kata kunci: Obesitas, Pola Makan, Anak
{"title":"Hubungan Pola Makan dengan Kejadian Obesitas Anak pada Anak SD Diniyyah Al-Azhar Jambi","authors":"Hannaya Putri, Raihanah Suzan, Miftahurrahmah Miftahurrahmah","doi":"10.22437/joms.v3i3.28433","DOIUrl":"https://doi.org/10.22437/joms.v3i3.28433","url":null,"abstract":"ABSTRACT
 Background: Based on the results of Riskesdas Jambi Province in 2018, Jambi City has the fourth highest prevalence of childhood obesity out of 34 provinces in Indonesia at 11.4%. The existence of an unbalanced diet can cause an energy imbalance in the body which causes obesity. The purpose of this study was to determine the relationship between diet and the incidence of childhood obesity in children. SD Diniyyah Al-Azhar Jambi. The purpose of this research was to determine the relationship between dietary habits and the incidence of childhood obesity in elementary school children in Diniyyah Al-Azhar Jambi. Methods: This research is a type of analytical research using a cross-sectional design. Data analysis was carried out to test the hypothesis by using the Chi-Square test. Results: there are many obesity cases (54.3%) and there are many unbalanced eating habits (57.6%). The results of the statistical analysis of eating habits (p-value 0.001) with obesity in children show a strong relationship. Conclusion: The results of the statistical analysis of eating patterns (p-value 0.001) with obesity in children show a strong relationship. 
 Keywords: Obesity, Dietary habits, Children
 
 ABSTRAK
 Latar belakang: Berdasarkan hasil Riskesdas Provinsi Jambi tahun 2018, Kota Jambi menduduki prevalensi obesitas anak tertingi keempat dari 34 provinsi di Indonesia sebesar 11,4%. Adanya pola makan yang tidak seimbang dapat menyebabkan ketidakseimbangan energi dalam tubuh yang menimbulkan obesitas.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara pola makan dengan kejadian obesitas anak pada anak SD Diniyyah Al-Azhar Jambi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pola makan dengan kejadian obesitas anak pada anak SD Diniyyah Al-Azhar Jambi. Metode: Penelitian ini merupakan jenis penelitian analitik dengan menggunakan desain cross sectional. Analisis data dilakukan untuk menguji hipotesis dilakukan dengan uji Chi- Square. Hasil: Ditemukan banyak kejadian obesitas (54,3%) dan banyak pola makan tidak seimbang (57,6%). Hasil analisis statistik pola makan (p-value 0,001) dengan obesitas pada anak menunjukan hubungan yang kuat. Kesimpulan: Ada hubungan yang bermakna antara pola makan dengan kejadian obesitas anak pada anak SD Diniyyah Al-Azhar Jambi.
 Kata kunci: Obesitas, Pola Makan, Anak","PeriodicalId":480310,"journal":{"name":"Journal of Medical Studies","volume":"24 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-09-23","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"136010772","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
引用次数: 0
Pengaruh Intermittent Fasting terhadap Berat Badan dan Kadar High Density Lipoprotein pada Individu dengan Overweight 间歇性禁食对超重者体重和高密度脂蛋白水平的影响
Pub Date : 2023-09-23 DOI: 10.22437/joms.v3i3.28438
Huntari Harahap, Herlambang Herlambang, Ilham Pratama Putra
ABSTRACT Background: Currently, overweight and obesity are some of the biggest public health problems in the world. Being overweight over a long period can lead to metabolic syndrome. Intermittent Fasting is a calorie restriction diet method that can affect various body functions including body weight and lipid levels. Objective: To determine the effect of intermittent fasting on body weight and high-density lipoprotein levels in overweight and obese individuals. Methods: This research is an experimental study using a pretest and posttest group design. The total sample is 24 samples. The sampling method is consecutive sampling. All samples did intermittent fasting for 4 weeks. Measurements of body weight and high-density lipoprotein levels were carried out before and after intermittent fasting for 4 weeks, but every 3 days, the weight of each study participant was monitored. The statistical test used is the Paired T-test. Results: The results of the Paired T-Test showed that there was a significant difference in body weight between respondents before and after intermittent fasting with the results of sig. (2-tailed) < 0.001 and there is no significant difference in high-density lipoprotein levels in respondents before and after intermittent fasting with sig. (2-tailed) = 0.884. Conclusion: There is a significant effect on body weight and no significant effect on high-density lipoprotein after doing intermittent fasting for 4 weeks. Keywords: Intermittent fasting, Body weight, High-density lipoprotein, Overweight ABSTRAK Latar Belakang: Saat ini, overweight dan obesitas menjadi salah satu masalah kesehatan masyarakat terbesar di dunia. Kelebihan berat badan dalam jangka waktu yang lama dapat menimbulkan sindrom metabolik. Intermittent Fasting merupakan salah satu metode diet pembatasan kalori yang dapat mempengaruhi berbagai kerja tubuh termasuk berat badan dan kadar lipid. Tujuan: Untuk mengetahui pengaruh antara intermittent fasting terhadap berat badan dan kadar high density lipoprotein pada individu overweight dan obesitas. Metode: Penelitian ini adalah studi eksperimental dengan menggunakan pretest dan post-test group design. Total sampel adalah 24 sampel. Metode pengambilan sampel adalah consequtive sampling. Seluruh sampel melakukan intermittent fasting selama 4 minggu. Pengukuran berat badan dan kadar high density lipoprotein dilakukan sebelum dan sesudah intermittent fasting selama 4 minggu, namun pada tiap 3 hari sekali dilakukan pemantauan berat badan setiap peserta penelitian. Uji statistik yang digunakan adalah Uji T Berpasangan. Hasil: Hasil Uji T Berpasangan menunjukan terdapat perbedaan berat badan yang bermakna pada responden sebelum-sesudah intermittent fasting dengan hasil sig. (2-tailed) < 0,001 dan terdapat perbedaan kadar high density lipoprotein yang tidak bermakna pada responden sebelum-sesudah intermittent fasting dengan hasil sig. (2-tailed) = 0.884. Kesimpulan: Terdapat pengaruh yang bermak
摘要# x0D;背景:目前,超重和肥胖是世界上最大的公共卫生问题之一。长期超重会导致代谢综合征。间歇性禁食是一种限制卡路里的饮食方法,可以影响各种身体功能,包括体重和脂质水平。目的:探讨间歇性禁食对超重和肥胖人群体重和高密度脂蛋白水平的影响。方法:采用前测组和后测组设计进行实验研究。总样本为24个样本。采样方式为连续采样。所有的样本都进行了4周的间歇性禁食。在间歇性禁食4周前后测量体重和高密度脂蛋白水平,但每3天对每个研究参与者的体重进行监测。使用的统计检验是配对t检验。结果:配对t检验结果显示,被调查者在间歇性禁食前后的体重有显著差异,结果为sig(双尾)<受试者在间歇性禁食前后的高密度脂蛋白水平无显著差异,sig.(双尾)= 0.884。结论:间歇性禁食4周对体重有显著影响,对高密度脂蛋白无显著影响。 关键词:间歇性禁食,体重,高密度脂蛋白,超重;& # x0D;ABSTRAK& # x0D;Latar Belakang:肥胖,超重,肥胖,menjadi salah satu masalah kesehatan masyarakat terbesar di dudui。Kelebihan berat badan dalam jangka waktu yang lama dapat menimbulkan综合征代谢。断断续续的断食merupakan salah satu方法饮食pembatasan kalori yang dapat mempengaruhi berbagai kerja tubuh termasuk berat badan dan kadar脂质。Tujuan: Untuk mengetahui pengaruh antara:间歇性禁食,可减少高密度脂蛋白,超重和肥胖。方法:采用实验性丹参、孟古纳干、前测和后测组设计。样品总数达24个。方法:抽样法;结果抽样法。赛鲁鲁样品麦乐坎间歇性禁食赛鲁鲁4名古。高密度脂蛋白,断食,断食,断食,断食,断食,断食,断食,断食Uji统计数据yang digunakan adalah Uji T Berpasangan。Hasil: Hasil Uji T Berpasangan menunjukan terdapat perbedaan和berat badan yang bermakna pada响应sebelum-sesudah间歇性禁食dengan Hasil sig.(双尾);[0.01]丹丹素,丹丹素,丹丹素,丹丹素,丹丹素,丹丹素,丹丹素,丹丹素,丹丹素,丹丹素,丹丹素,丹丹素,丹丹素,丹丹素,丹丹素,丹丹素,丹丹素,丹丹素,丹丹素,丹丹素,丹丹素。kespulan: Terdapat pengaruh yang bermakna padat badan dan tidak Terdapat pengaruh yang bermakna pada高密度脂蛋白setelah melakukan间歇性禁食selama . Kata kunci:间歇性禁食,白丹,高密度脂蛋白,超重
{"title":"Pengaruh Intermittent Fasting terhadap Berat Badan dan Kadar High Density Lipoprotein pada Individu dengan Overweight","authors":"Huntari Harahap, Herlambang Herlambang, Ilham Pratama Putra","doi":"10.22437/joms.v3i3.28438","DOIUrl":"https://doi.org/10.22437/joms.v3i3.28438","url":null,"abstract":"ABSTRACT&#x0D; Background: Currently, overweight and obesity are some of the biggest public health problems in the world. Being overweight over a long period can lead to metabolic syndrome. Intermittent Fasting is a calorie restriction diet method that can affect various body functions including body weight and lipid levels. Objective: To determine the effect of intermittent fasting on body weight and high-density lipoprotein levels in overweight and obese individuals. Methods: This research is an experimental study using a pretest and posttest group design. The total sample is 24 samples. The sampling method is consecutive sampling. All samples did intermittent fasting for 4 weeks. Measurements of body weight and high-density lipoprotein levels were carried out before and after intermittent fasting for 4 weeks, but every 3 days, the weight of each study participant was monitored. The statistical test used is the Paired T-test. Results: The results of the Paired T-Test showed that there was a significant difference in body weight between respondents before and after intermittent fasting with the results of sig. (2-tailed) < 0.001 and there is no significant difference in high-density lipoprotein levels in respondents before and after intermittent fasting with sig. (2-tailed) = 0.884. Conclusion: There is a significant effect on body weight and no significant effect on high-density lipoprotein after doing intermittent fasting for 4 weeks.&#x0D; Keywords: Intermittent fasting, Body weight, High-density lipoprotein, Overweight&#x0D; &#x0D; ABSTRAK&#x0D; Latar Belakang: Saat ini, overweight dan obesitas menjadi salah satu masalah kesehatan masyarakat terbesar di dunia. Kelebihan berat badan dalam jangka waktu yang lama dapat menimbulkan sindrom metabolik. Intermittent Fasting merupakan salah satu metode diet pembatasan kalori yang dapat mempengaruhi berbagai kerja tubuh termasuk berat badan dan kadar lipid. Tujuan: Untuk mengetahui pengaruh antara intermittent fasting terhadap berat badan dan kadar high density lipoprotein pada individu overweight dan obesitas. Metode: Penelitian ini adalah studi eksperimental dengan menggunakan pretest dan post-test group design. Total sampel adalah 24 sampel. Metode pengambilan sampel adalah consequtive sampling. Seluruh sampel melakukan intermittent fasting selama 4 minggu. Pengukuran berat badan dan kadar high density lipoprotein dilakukan sebelum dan sesudah intermittent fasting selama 4 minggu, namun pada tiap 3 hari sekali dilakukan pemantauan berat badan setiap peserta penelitian. Uji statistik yang digunakan adalah Uji T Berpasangan. Hasil: Hasil Uji T Berpasangan menunjukan terdapat perbedaan berat badan yang bermakna pada responden sebelum-sesudah intermittent fasting dengan hasil sig. (2-tailed) < 0,001 dan terdapat perbedaan kadar high density lipoprotein yang tidak bermakna pada responden sebelum-sesudah intermittent fasting dengan hasil sig. (2-tailed) = 0.884. Kesimpulan: Terdapat pengaruh yang bermak","PeriodicalId":480310,"journal":{"name":"Journal of Medical Studies","volume":"13 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-09-23","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"136010479","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
引用次数: 0
Gambaran Kadar C-Reactive Protein (CRP) pada Osteomyelitis 骨膜炎中的卡达 C 反应蛋白 (CRP) 的变化
Pub Date : 2023-09-23 DOI: 10.22437/joms.v3i3.28439
Dini Pasla Ramadhanti, Budi Justitia, Hanina Hanina, Lipinwati Lipinwati
ABSTRACT Background: Osteomyelitis is an infection of the bone. Osteomyelitis is most often caused by bacteria. Osteomyelitis can be measured use C-Reactive Protein (CRP). CRP is a parameter infection that has a good level of sensitivity and specificity. Aims of this study is to describe the level of CRP in Osteomyelitis Methods: This study was a descriptive method, conducted in July-December 2022, with data collection using total sampling. Samples of this study used blood osteomyelitis patients with inclusion and exclusion criteria. The data is presented in the table. Results: That of 14 osteomyelitis patients, in the male sex group, 10 people (71.4%). 26-35 years 4 people (28.6%). There were 3 patients (21.4%) with acute osteomyelitis and 11 patients (78.6%) with chronic osteomyelitis. There were 11 patients (78.6%) who had traumatic osteomyelitis and 3 patients (21.4%) who had non-traumatic osteomyelitis. There were 11 patients (78.6%) with abnormal CRP levels. Conclusion: The conclusion of osteomyelitis patients is male gender, age group 26-35 years, patients with chronic osteomyelitis, patients with traumatic osteomyelitis, and the CRP levels of osteomyelitis patients are abnormal. Keywords: Osteomyelitis, CRP ABSTRAK Latar Belakang: Osteomyelitis adalah infeksi mikroorganisme yang menyebabkan kerusakan tulang. Osteomyelitis paling sering disebabkan oleh bakteri. Osteomyelitis dapat diukur dengan menggunakan C-Reactive Protein (CRP) yang merupakan parameter yang memiliki tingkat sensitivitas dan spesifisitas yang baik. Tujuan Penelitian ini adalah untuk menggambarkan kadar CRP pada osteomyelitis. Metode: Penelitian ini menggunakan metode deskriptif untuk mengetahui gambaran kadar CRP pada pasien osteomyelitis. Sampel berupa pasien yang terdiagnosa osteomyelitis. Hasil: Pada hasil penelitian ini, dari 14 pasien osteomyelitis yang berada pada kelompok berjenis kelamin laki-laki sebanyak 10 orang (71,4%). Berusia 26-35 tahun sebanyak 4 orang (28,6%). Pasien yang mengalami osteomyelitis akut sebanyak 3 orang (21,4%) dan osteomyelitis kronik sebanyak 11 orang (78,6%). Pasien yang mengalami osteomyelitis trauma sebanyak 11 orang (78,6%) dan osteomyelitis non trauma sebanyak 3 orang (21,4%). Terdapat kadar CRP tidak normal sebanyak 11 orang (78,6%). Kesimpulan: Gambaran osteomyelitis banyak dijumpai yang berjenis kelamin laki-laki, kelompok usia 26-35 tahun, pasien dengan osteomyelitis kronik, pasien dengan osteomyelitis trauma, dan pasien dengan kadar CRP tidak normal. Kata kunci: Osteomyelitis, CRP
文摘& # x0D;背景:骨髓炎是一种骨感染。骨髓炎通常是由细菌引起的。骨髓炎可以用c反应蛋白(CRP)来检测。CRP是一种参数感染,具有良好的敏感性和特异性。本研究的目的是描述骨髓炎患者的CRP水平。方法:本研究采用描述性方法,于2022年7月至12月进行,数据收集采用总抽样。本研究样本采用血清学骨髓炎患者纳入和排除标准。数据列在表格中。结果:14例骨髓炎患者中,男性组10例(71.4%)。26-35岁4人(28.6%)。急性骨髓炎3例(21.4%),慢性骨髓炎11例(78.6%)。外伤性骨髓炎11例(78.6%),非外伤性骨髓炎3例(21.4%)。11例(78.6%)患者CRP水平异常。结论:骨髓炎患者的结论为男性,年龄26 ~ 35岁,慢性骨髓炎患者,外伤性骨髓炎患者,且骨髓炎患者CRP水平异常。 关键词:骨髓炎;CRP & # x0D;ABSTRAK & # x0D;Latar Belakang:骨髓炎的微生物。骨髓炎的预防和治疗。骨髓炎是指骨髓炎、骨髓炎、骨髓炎、骨髓炎、骨髓炎和骨髓炎。图juan Penelitian ini adalah untuk menggambarkan kadar CRP帕特骨髓炎。方法:Penelitian ini mongunakan方法说明:孟格塔慧gambaran cadar CRP治疗多发性骨髓炎。骨髓炎诊断为骨髓炎。Hasil: Pada Hasil penelitian ini, dari 14 pasien osteomyelitis yang berada Pada kelompok berjenis kelamin laki-laki sebanyak 10 orang(71.4%)。Berusia 26-35 tahun sebanyak 4 orang(28.6%)。Pasien yang mengalami骨髓炎akut sebanyak 3 orang(21.4%)和kronik sebanyak 11 orang骨髓炎(78.6%)。Pasien yang mengalami骨髓炎创伤性sebanyak 11橙(78.6%)和骨髓炎非创伤性sebanyak 3橙(21.4%)。Terdapat kadar CRP水平正常(78,6%)。kespulan: Gambaran骨髓炎,banyak dijumpai yang berjenis kelamin laki-laki, kelompok usia 26-35 tahun, pasen dengan骨髓炎kronik, pasen dengan骨髓炎创伤,pasen dengan kadar CRP正常。 骨髓炎,CRP
{"title":"Gambaran Kadar C-Reactive Protein (CRP) pada Osteomyelitis","authors":"Dini Pasla Ramadhanti, Budi Justitia, Hanina Hanina, Lipinwati Lipinwati","doi":"10.22437/joms.v3i3.28439","DOIUrl":"https://doi.org/10.22437/joms.v3i3.28439","url":null,"abstract":"ABSTRACT &#x0D; Background: Osteomyelitis is an infection of the bone. Osteomyelitis is most often caused by bacteria. Osteomyelitis can be measured use C-Reactive Protein (CRP). CRP is a parameter infection that has a good level of sensitivity and specificity. Aims of this study is to describe the level of CRP in Osteomyelitis Methods: This study was a descriptive method, conducted in July-December 2022, with data collection using total sampling. Samples of this study used blood osteomyelitis patients with inclusion and exclusion criteria. The data is presented in the table. Results: That of 14 osteomyelitis patients, in the male sex group, 10 people (71.4%). 26-35 years 4 people (28.6%). There were 3 patients (21.4%) with acute osteomyelitis and 11 patients (78.6%) with chronic osteomyelitis. There were 11 patients (78.6%) who had traumatic osteomyelitis and 3 patients (21.4%) who had non-traumatic osteomyelitis. There were 11 patients (78.6%) with abnormal CRP levels. Conclusion: The conclusion of osteomyelitis patients is male gender, age group 26-35 years, patients with chronic osteomyelitis, patients with traumatic osteomyelitis, and the CRP levels of osteomyelitis patients are abnormal.&#x0D; Keywords: Osteomyelitis, CRP&#x0D; &#x0D; ABSTRAK &#x0D; Latar Belakang: Osteomyelitis adalah infeksi mikroorganisme yang menyebabkan kerusakan tulang. Osteomyelitis paling sering disebabkan oleh bakteri. Osteomyelitis dapat diukur dengan menggunakan C-Reactive Protein (CRP) yang merupakan parameter yang memiliki tingkat sensitivitas dan spesifisitas yang baik. Tujuan Penelitian ini adalah untuk menggambarkan kadar CRP pada osteomyelitis. Metode: Penelitian ini menggunakan metode deskriptif untuk mengetahui gambaran kadar CRP pada pasien osteomyelitis. Sampel berupa pasien yang terdiagnosa osteomyelitis. Hasil: Pada hasil penelitian ini, dari 14 pasien osteomyelitis yang berada pada kelompok berjenis kelamin laki-laki sebanyak 10 orang (71,4%). Berusia 26-35 tahun sebanyak 4 orang (28,6%). Pasien yang mengalami osteomyelitis akut sebanyak 3 orang (21,4%) dan osteomyelitis kronik sebanyak 11 orang (78,6%). Pasien yang mengalami osteomyelitis trauma sebanyak 11 orang (78,6%) dan osteomyelitis non trauma sebanyak 3 orang (21,4%). Terdapat kadar CRP tidak normal sebanyak 11 orang (78,6%). Kesimpulan: Gambaran osteomyelitis banyak dijumpai yang berjenis kelamin laki-laki, kelompok usia 26-35 tahun, pasien dengan osteomyelitis kronik, pasien dengan osteomyelitis trauma, dan pasien dengan kadar CRP tidak normal.&#x0D; Kata kunci: Osteomyelitis, CRP","PeriodicalId":480310,"journal":{"name":"Journal of Medical Studies","volume":"44 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-09-23","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"136010480","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
引用次数: 0
Hubungan Tingkat Pengetahuan dan Sikap Mahasiswa Universitas Jambi terhadap Penerimaan Vaksinasi Covid-19 Jambi大学学生对Covid-19接受疫苗的知识水平和态度的关系
Pub Date : 2023-09-23 DOI: 10.22437/joms.v3i3.28434
Talitha Argani Thaharah, Ima Maria, Tia Wida Ekaputri
ABSTRACT Background: Interventions were carried out by the government. However, other interventions are needed with the Covid-19 vaccination. It’s expected that the chain of transmission can be broken. The risk of transmission of Covid-19 increases in certain sub-populations, including college students. College students are more educated and have a quick response to health problems. Thus it’s hoped that the knowledge and attitudes of students will be at a good level toward the acceptance of the Covid-19 vaccination. Methods: This research was an analytic observational study using a cross-sectional design which was conducted in September on 200 Jambi University students from seven faculties. Distribution of questionnaires via Google form. The data obtained were analyzed by Chi-square test. Results: From 200 respondents, most of the respondents had a low level of knowledge (51.5%) and a poor level of attitude (55%). The respondent's acceptance rate of the Covid-19 vaccination was 99.5%. Conclusion: Statistically, there’s no significant relationship between acceptance of Covid-19 vaccination and the level of knowledge of Jambi University students. In addition, there is no significant relationship between acceptance of Covid-19 vaccination program and the attitude level of Jambi University students. Keywords: Knowledge, Attitude, Acceptance, Covid-19 vaccination ABSTRAK Latar Belakang: Berbagai intervensi dilakukan pemerintah untuk menanggulangi Covid-19. Namun, diperlukan upaya intervensi lain dengan program vaksinasi Covid-19. Diharapkan rantai penularan dapat diputus, angka kesakitan dan kematian menurun, serta terbentuk herd immunity. Risiko penularan Covid-19 meningkat pada sub populasi tertentu, termasuk mahasiswa dengan kegiatan pembelajaran yang melibatkan banyak orang. Dibandingkan dengan sub populasi lainnya, mahasiswa lebih teredukasi, terbuka, dan memiliki respon sehingga diharapkan pengetahuan dan sikap mahasiswa pada tingkat yang baik terhadap penerimaan vaksinasi Covid-19. Metode: Rancangan penelitian yang digunakan adalah rancangan cross sectional yang dilakukan bulan September pada 200 mahasiswa Universitas Jambi dari tujuh fakultas. Kuesioner disebarkan secara daring pada responden. Data dianalisis dengan Uji Chi square. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah metode multistage sampling. Hasil: Dari 200 responden, diketahui tingkat pengetahuan sebagian besar responden rendah (51,5%) dan tingkat sikap kurang baik (55%). Tingkat penerimaan vaksinasi Covid-19 responden sebesar 99,5%. Kesimpulan: Secara statistik tidak terdapat hubungan bermakna antara penerimaan vaksinasi Covid-19 dengan tingkat pengetahuan mahasiswa Universitas Jambi. Selain itu, tidak terdapat hubungan bermakna antara penerimaan vaksinasi Covid-19 dengan tingkat sikap mahasiswa Universitas Jambi. Kata kunci: Pengetahuan, Sikap, Penerimaan, Vaksinasi Covid-19
背景:干预措施由政府实施。然而,Covid-19疫苗接种还需要其他干预措施。预计可以打破传播链。在包括大学生在内的某些亚人群中,Covid-19传播的风险增加。大学生受教育程度更高,对健康问题反应更快。因此,希望学生对新冠肺炎疫苗接种的认知和态度处于良好的水平。方法:本研究采用横断面设计的分析性观察研究,于9月对占壁大学7个院系的200名学生进行调查。通过谷歌表格分发调查问卷。所得资料采用卡方检验进行分析。结果:在200名调查对象中,大多数调查对象的知识水平较低(51.5%),态度较差(55%)。被调查者新冠肺炎疫苗接种率为99.5%。结论:占壁大学学生接受新冠肺炎疫苗接种与知识水平无统计学意义。此外,占碑大学学生对Covid-19疫苗接种计划的接受程度与态度水平之间没有显著关系。关键词:知识、态度、接受度、新冠肺炎疫苗接种Namun, diperlukan upaya在2019冠状病毒病(Covid-19)期间干预了登革热项目。Diharapkan rantai penularan dapat diputus, angka kesakitan dan kematian menurun, serta terbentuk群体免疫。新冠肺炎新冠病毒脑膜炎病毒亚型流行病学研究,termasuk mahasiswa dengan kegiatan pembelajan yang melibatkan banyak orange。中国人民对新冠肺炎疫情的反应,中国人民对新冠肺炎疫情的反应,中国人民对新冠肺炎的反应。方法:Rancangan penelitian yang digunakan adalah Rancangan横断面yang dilakukan bulan September pad200mahasiswa大学Jambi dari tujuh fakultas。Kuesioner不同意他的意见,因为他没有做出回应。数据分析登根宇治方阵。Teknik pengambilan样品yang digunakan adalah方法多级采样。哈西尔:达里200人应答,迪克塔慧tingkat pengetahuan sebagian besar应答rendah(51.5%),丹克塔吉sikap kurang baik(55%)。调查结果显示,2019冠状病毒病(Covid-19)的受访者比例为99.5%。答:中国政府统计数据显示,2019冠状病毒病疫情防控工作已取得重大进展。武汉大学驻港大学,武汉大学,武汉大学,武汉大学,武汉大学,武汉大学,武汉大学。Kata kunci: Pengetahuan, Sikap, Penerimaan, Vaksinasi
{"title":"Hubungan Tingkat Pengetahuan dan Sikap Mahasiswa Universitas Jambi terhadap Penerimaan Vaksinasi Covid-19","authors":"Talitha Argani Thaharah, Ima Maria, Tia Wida Ekaputri","doi":"10.22437/joms.v3i3.28434","DOIUrl":"https://doi.org/10.22437/joms.v3i3.28434","url":null,"abstract":"ABSTRACT Background: Interventions were carried out by the government. However, other interventions are needed with the Covid-19 vaccination. It’s expected that the chain of transmission can be broken. The risk of transmission of Covid-19 increases in certain sub-populations, including college students. College students are more educated and have a quick response to health problems. Thus it’s hoped that the knowledge and attitudes of students will be at a good level toward the acceptance of the Covid-19 vaccination. Methods: This research was an analytic observational study using a cross-sectional design which was conducted in September on 200 Jambi University students from seven faculties. Distribution of questionnaires via Google form. The data obtained were analyzed by Chi-square test. Results: From 200 respondents, most of the respondents had a low level of knowledge (51.5%) and a poor level of attitude (55%). The respondent's acceptance rate of the Covid-19 vaccination was 99.5%. Conclusion: Statistically, there’s no significant relationship between acceptance of Covid-19 vaccination and the level of knowledge of Jambi University students. In addition, there is no significant relationship between acceptance of Covid-19 vaccination program and the attitude level of Jambi University students. Keywords: Knowledge, Attitude, Acceptance, Covid-19 vaccination ABSTRAK Latar Belakang: Berbagai intervensi dilakukan pemerintah untuk menanggulangi Covid-19. Namun, diperlukan upaya intervensi lain dengan program vaksinasi Covid-19. Diharapkan rantai penularan dapat diputus, angka kesakitan dan kematian menurun, serta terbentuk herd immunity. Risiko penularan Covid-19 meningkat pada sub populasi tertentu, termasuk mahasiswa dengan kegiatan pembelajaran yang melibatkan banyak orang. Dibandingkan dengan sub populasi lainnya, mahasiswa lebih teredukasi, terbuka, dan memiliki respon sehingga diharapkan pengetahuan dan sikap mahasiswa pada tingkat yang baik terhadap penerimaan vaksinasi Covid-19. Metode: Rancangan penelitian yang digunakan adalah rancangan cross sectional yang dilakukan bulan September pada 200 mahasiswa Universitas Jambi dari tujuh fakultas. Kuesioner disebarkan secara daring pada responden. Data dianalisis dengan Uji Chi square. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah metode multistage sampling. Hasil: Dari 200 responden, diketahui tingkat pengetahuan sebagian besar responden rendah (51,5%) dan tingkat sikap kurang baik (55%). Tingkat penerimaan vaksinasi Covid-19 responden sebesar 99,5%. Kesimpulan: Secara statistik tidak terdapat hubungan bermakna antara penerimaan vaksinasi Covid-19 dengan tingkat pengetahuan mahasiswa Universitas Jambi. Selain itu, tidak terdapat hubungan bermakna antara penerimaan vaksinasi Covid-19 dengan tingkat sikap mahasiswa Universitas Jambi. Kata kunci: Pengetahuan, Sikap, Penerimaan, Vaksinasi Covid-19","PeriodicalId":480310,"journal":{"name":"Journal of Medical Studies","volume":"131 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-09-23","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"136010771","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
引用次数: 0
Hubungan Tingkat Pengetahuan Ibu terhadap Kejadian Diare pada Balita di Puskesmas Putri Ayu Kota Jambi Tahun 2023 2023年贾比女儿Puskesmas婴儿腹泻事件母亲的知识水平关系
Pub Date : 2023-09-23 DOI: 10.22437/joms.v3i3.28437
Agung Prasetio, Erny Kusdiyah, Raihanah Suzan
ABSTRACT Background: Immunization is an effort to prevent disease by providing immunity to the child's body. Some toddlers still have not received complete basic immunizations. The most important factor for toddlers to get complete basic immunization or not is the role of parents and parents' knowledge and attitudes towards health programs set by the government. This research intends to determine the relationship between the level of knowledge and attitudes of mothers about basic immunization in children under five. Methods: This research is an analytic observational study with a cross-sectional design with a sample of 104 respondents who meet the inclusion criteria where all mothers have children aged 9 months to 5 years and carry immunization cards. Samples were taken using a questionnaire and looking at the immunization card. Results: There is a significant relationship between the mother's knowledge and complete basic immunization (p = 0.000) with OR 7.467, and a significant relationship between the mother's attitude and complete immunization (p = 0.000) with OR 10.733. Conclusion: There is a relationship between the level of knowledge and attitudes of mothers about basic immunization. Keywords: Immunization, Knowledge, Attitude ABSTRAK Latar Belakang: Imunisasi merupakan suatu upaya pencegahan penyakit melalui pemberian kekebalan pada tubuh anak. Beberapa balita masih ada yang belum mendapatkan imunisasi dasar lengkap. Faktor paling utama balita mendapatkan atau tidak imunsasi dasar lengkap adalah peran orang tua serta pengetahuan dan sikap orang tua terhadap program kesehatan yang di tetapkan oleh pemerintah. Penelitian ini bermaksud untuk mengetahui hubungan antara tingkat pengetahuan dan sikap ibu tentang imunisasi dasar pada anak balita. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik dengan desain cross-sectional dengan Sampel 104 responden yang memenuhi kriteria inklusi dimana semua ibu yang memiliki anak balita berumur 9 bulan sampai 5 tahun dan membawa kartu imunisasi. Data yang diambil menggunakan panduan kuesioner dan kartu imunisasi. Hasil: Terdapat hubungan bermakna antara variabel pengetahuan ibu dengan imunisasi dasar lengkap (p=0,000) dengan OR 7,467, hubungan bermakna antara sikap ibu dengan imunisasi lengkap (p=0,000) dengan OR 10,733. Kesimpulan: Terdapat hubungan antara tingkat pengetahuan dan sikap ibu tentang imunisasi dasar. Kata kunci: Imunisasi, Pengetahuan, Sikap
背景:免疫是通过向儿童身体提供免疫力来预防疾病的一种努力。一些幼儿仍未接受完全的基本免疫接种。幼儿能否获得完整的基本免疫接种,最重要的因素是父母的作用,以及父母对政府制定的卫生计划的认识和态度。本研究旨在确定母亲对五岁以下儿童基本免疫的知识水平和态度之间的关系。方法:本研究是一项横断面设计的分析性观察研究,样本为104名符合纳入标准的受访者,所有母亲均有9个月至5岁的儿童,并携带免疫接种卡。通过问卷调查和查看免疫接种卡采集样本。结果:母亲的基本免疫知识与完全免疫之间存在显著相关(p = 0.000), OR为7.467;母亲的态度与完全免疫之间存在显著相关(p = 0.000), OR为10.733。结论:母亲对基本免疫接种的知识水平与态度存在相关性。【关键词】免疫、知识、态度;【关键词】免疫、知识、态度;这是我最喜欢的,我最喜欢的。在此基础上,建立了一种新的教育模式:教育模式,教育模式,教育模式,教育模式,教育模式,教育模式,教育模式。Penelitian ini bermaksud untuk mengetahui hubungan antara tingkat pengetahuan dan sikap,但tenteni - ununisasi dasar pada anak balita。方法:Penelitian ini merupakan Penelitian观测分析,dengan设计,横断面dengan Sampel 104响应yang memuhi标准,inlusi dimana semua, ibu yang memuhi anak balita berumur 9 bulan sampai 5 tahun dan memuawa kartu imunisasi。数据杨殿比尔,孟古纳坎,潘潘,克西内尔,丹·卡尔图。Hasil: Terdapat hubungan bermakna antara variabel pengetahuan ibu dengan imunisasi dasar lengkap (p= 0000) dengan OR 7,467, hubungan bermakna antara sikap ibu dengan imunisasi lengkap (p= 0000) dengan OR 10,733。kespulan: Terdapat hubungan antara tingkat pengetahuan dan sikap ibu tentang imunisasi dasar。Kata kunci: Imunisasi, Pengetahuan, Sikap
{"title":"Hubungan Tingkat Pengetahuan Ibu terhadap Kejadian Diare pada Balita di Puskesmas Putri Ayu Kota Jambi Tahun 2023","authors":"Agung Prasetio, Erny Kusdiyah, Raihanah Suzan","doi":"10.22437/joms.v3i3.28437","DOIUrl":"https://doi.org/10.22437/joms.v3i3.28437","url":null,"abstract":"ABSTRACT Background: Immunization is an effort to prevent disease by providing immunity to the child's body. Some toddlers still have not received complete basic immunizations. The most important factor for toddlers to get complete basic immunization or not is the role of parents and parents' knowledge and attitudes towards health programs set by the government. This research intends to determine the relationship between the level of knowledge and attitudes of mothers about basic immunization in children under five. Methods: This research is an analytic observational study with a cross-sectional design with a sample of 104 respondents who meet the inclusion criteria where all mothers have children aged 9 months to 5 years and carry immunization cards. Samples were taken using a questionnaire and looking at the immunization card. Results: There is a significant relationship between the mother's knowledge and complete basic immunization (p = 0.000) with OR 7.467, and a significant relationship between the mother's attitude and complete immunization (p = 0.000) with OR 10.733. Conclusion: There is a relationship between the level of knowledge and attitudes of mothers about basic immunization. Keywords: Immunization, Knowledge, Attitude ABSTRAK Latar Belakang: Imunisasi merupakan suatu upaya pencegahan penyakit melalui pemberian kekebalan pada tubuh anak. Beberapa balita masih ada yang belum mendapatkan imunisasi dasar lengkap. Faktor paling utama balita mendapatkan atau tidak imunsasi dasar lengkap adalah peran orang tua serta pengetahuan dan sikap orang tua terhadap program kesehatan yang di tetapkan oleh pemerintah. Penelitian ini bermaksud untuk mengetahui hubungan antara tingkat pengetahuan dan sikap ibu tentang imunisasi dasar pada anak balita. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik dengan desain cross-sectional dengan Sampel 104 responden yang memenuhi kriteria inklusi dimana semua ibu yang memiliki anak balita berumur 9 bulan sampai 5 tahun dan membawa kartu imunisasi. Data yang diambil menggunakan panduan kuesioner dan kartu imunisasi. Hasil: Terdapat hubungan bermakna antara variabel pengetahuan ibu dengan imunisasi dasar lengkap (p=0,000) dengan OR 7,467, hubungan bermakna antara sikap ibu dengan imunisasi lengkap (p=0,000) dengan OR 10,733. Kesimpulan: Terdapat hubungan antara tingkat pengetahuan dan sikap ibu tentang imunisasi dasar. Kata kunci: Imunisasi, Pengetahuan, Sikap","PeriodicalId":480310,"journal":{"name":"Journal of Medical Studies","volume":"7 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-09-23","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"136010773","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
引用次数: 0
Evaluasi Bagian Tubuh Saat Duduk Lama dan Kejadian Nyeri Punggung Bawah pada Pegawai Perkantoran di Kota Sungai Penuh 对长时间坐着进行身体部位评估,以及河流上城区办公楼的腰痛事件
Pub Date : 2023-09-23 DOI: 10.22437/joms.v3i3.28431
Khairi Wilda Prihati, Lailan Lailan, Attiya Istarini
ABSTRACT Background: Low back pain is a pain in the lower back in the lumbosacral part of the spine from the first lumbar vertebra to the first sacral bone. Based on national surveys in Australia and the United States. Methode: The type of research used is analytical research with a cross-sectional approach. The sampling technique used was purposive sampling. The number of samples is 100 samples with the criteria of employees who work in a long sitting position that is more than 4 hours. Results: The results of the study of 100 respondents found that the body parts were painful when sitting for a long time, namely the waist as many as 70 people (70%). Office employees in the city of Sungai Penuh experienced complaints of low back pain as many as 63 people (63%). Found a significant relationship between the variable duration of sitting and the variable degree of disability. Conclusion: Office employees in the city of Sungai Penuh have many complaints of low back pain. Keywords: Low back pain, Parts of body, Sitting duration, Degree of disability ABSTRAK Latar Belakang: Nyeri punggung bawah (NPB) merupakan nyeri pada bagian punggung bawah di bagian lumbosacral tulang belakang dari vertebra lumbal pertama ke tulang sacral pertama. Berdasarkan survei Nasional di Australia dan Amerika Serikat. Metode: Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian analisis dengan pendekatan cross-sectional. Teknik pengambilan sampel menggunakan purvosive sampling. Jumlah sampel yaitu 100 sampel dengan kriteria pegawai yang bekerja dengan posisi duduk lama yaitu >4 jam. Hasil: Hasil penelitian terhadap 100 responden didapatkan bagian tubuh yang nyeri saat duduk lama yaitu bagian pinggang sebanyak 70 orang (70%). Pegawai perkantoran di kota sungai penuh mengalami keluhan nyeri punggung bawah sebanyak 63 orang (63%). Ditemukan hubungan yang signifikan antara variabel durasi duduk dan variabel derajat disabilitas. Kesimpulan: Pegawai perkantoran di Kota Sungai Penuh banyak mengalami keluhan nyeri punggung bawah. Kata kunci: Nyeri punggung bawah, Bagian tubuh, Durasi duduk, Derajat disabilitas
摘要# x0D;背景:腰痛是指从第一腰椎到第一骶骨的腰骶部腰部疼痛。基于澳大利亚和美国的全国性调查。方法:使用的研究类型是采用横断面方法的分析研究。使用的抽样技术是有目的的抽样。样本数量为100个样本,以长时间坐着工作超过4小时的员工为标准。结果:对100名受访者的研究结果发现,长时间坐着时,身体部位疼痛,即腰部多达70人(70%)。双溪Penuh市的办公室职员中有63人(63%)表示腰痛。发现不同的坐着时间和不同的残疾程度之间有显著的关系。结论:Sungai Penuh市的办公室职员有许多腰痛的抱怨。& # x0D;关键词:腰痛,部位,坐位时间,残疾程度 & # x0D;ABSTRAK& # x0D;Latar Belakang: Nyeri pungung bawah (NPB) merupakan Nyeri pada bagian pungung bawah di bagian腰骶部tulang Belakang dari vertebra腰椎pertama ke tulang骶部pertama。澳大利亚和美国的Berdasarkan全国调查。方法:用杨氏体分析杨氏体的横截面。泰克彭甘比兰样品,孟古纳坎深度取样。Jumlah样品yitu 100样品dengan标准pegawai yang bekerja dengan posisi duduk lama yitu >4 jam。Hasil: Hasil penelitian terhadap 100名受访者didapatkan bagian tubuh yang nyeri saat duduk lama yitu bagian pinggang sebanyak 70名(70%)。Pegawai perkantoran di kota sungai penuh mengalami keluhan nyeri pungung bawah sebanyak 63猩猩(63%)。(2)残疾;(3)残疾;(3)残疾;Pegawai perkantoran di Kota Sungai Penuh banyak mengalami keluhan nyeri pungung bawah. Kata kunci: Nyeri pungung bawah, Bagian tubuh, Durasi duduk, Derajat disability
{"title":"Evaluasi Bagian Tubuh Saat Duduk Lama dan Kejadian Nyeri Punggung Bawah pada Pegawai Perkantoran di Kota Sungai Penuh","authors":"Khairi Wilda Prihati, Lailan Lailan, Attiya Istarini","doi":"10.22437/joms.v3i3.28431","DOIUrl":"https://doi.org/10.22437/joms.v3i3.28431","url":null,"abstract":"ABSTRACT&#x0D; Background: Low back pain is a pain in the lower back in the lumbosacral part of the spine from the first lumbar vertebra to the first sacral bone. Based on national surveys in Australia and the United States. Methode: The type of research used is analytical research with a cross-sectional approach. The sampling technique used was purposive sampling. The number of samples is 100 samples with the criteria of employees who work in a long sitting position that is more than 4 hours. Results: The results of the study of 100 respondents found that the body parts were painful when sitting for a long time, namely the waist as many as 70 people (70%). Office employees in the city of Sungai Penuh experienced complaints of low back pain as many as 63 people (63%). Found a significant relationship between the variable duration of sitting and the variable degree of disability. Conclusion: Office employees in the city of Sungai Penuh have many complaints of low back pain. &#x0D; Keywords: Low back pain, Parts of body, Sitting duration, Degree of disability&#x0D; &#x0D; ABSTRAK&#x0D; Latar Belakang: Nyeri punggung bawah (NPB) merupakan nyeri pada bagian punggung bawah di bagian lumbosacral tulang belakang dari vertebra lumbal pertama ke tulang sacral pertama. Berdasarkan survei Nasional di Australia dan Amerika Serikat. Metode: Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian analisis dengan pendekatan cross-sectional. Teknik pengambilan sampel menggunakan purvosive sampling. Jumlah sampel yaitu 100 sampel dengan kriteria pegawai yang bekerja dengan posisi duduk lama yaitu &gt;4 jam. Hasil: Hasil penelitian terhadap 100 responden didapatkan bagian tubuh yang nyeri saat duduk lama yaitu bagian pinggang sebanyak 70 orang (70%). Pegawai perkantoran di kota sungai penuh mengalami keluhan nyeri punggung bawah sebanyak 63 orang (63%). Ditemukan hubungan yang signifikan antara variabel durasi duduk dan variabel derajat disabilitas. Kesimpulan: Pegawai perkantoran di Kota Sungai Penuh banyak mengalami keluhan nyeri punggung bawah.&#x0D; Kata kunci: Nyeri punggung bawah, Bagian tubuh, Durasi duduk, Derajat disabilitas&#x0D;","PeriodicalId":480310,"journal":{"name":"Journal of Medical Studies","volume":"71 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-09-23","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"136010770","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
引用次数: 0
GAMBARAN KEJADIAN ABORTUS DI RSUD RADEN MATTAHER JAMBI TAHUN 2020 2020 年 RSUD RADEN MATTAHER JAMBI 的堕胎率说明
Pub Date : 2023-01-06 DOI: 10.22437/joms.v2i2.23248
Chelsa Tama Azzahra, Zul Andriahta, Rina Nofri Enis
ABSTRACT Abortion is a threat or expulsion of the products of conception before the fetus can live outside the womb for less than 20 weeks or the fetus weighs less than 500 grams. Several risk factors that influence the incidence of abortion include age, parity, occupation, history of abortion, smoking, and alcohol. The purpose of this study was to describe the incidence of abortion in RSUD Raden Mattaher Jambi. This research is descriptive research. The characteristics of aborted patients include pregnant women aged 20-35 years, mothers with multiparity parity status, mothers' occupations as housewives, mothers without a history of previous abortions, mothers who do not smoke, and mothers who do not drink alcohol. Keywords: Incident, Abortion ABSTRAK Abortus adalah ancaman atau pengeluaran hasil konsepsi sebelum janin dapat hidup di luar kandungan kurang dari 20 minggu atau berat janin kurang dari 500 gram. Beberapa faktor resiko yang mempengaruhi kejadian abortus antara lain usia, paritas, pekerjaan, riwayat abortus, merokok, dan alkohol. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran kejadian abortus di RSUD Raden Mattaher Jambi. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif. Karakteristik pasien abortus antara lain ibu hamil usia 20-35 tahun, ibu dengan status paritas multipara, pekerjaan ibu sebagai ibu rumah tangga, ibu tanpa riwayat abortus sebelumnya, ibu yang tidak merokok dan ibu yang tidak minum alkohol. Kata Kunci : Kejadian, Abortus
摘要# x0D;流产是指在胎儿能在子宫外存活少于20周或胎儿体重少于500克之前威胁或驱逐怀孕产物。影响流产发生率的几个危险因素包括年龄、胎次、职业、流产史、吸烟和饮酒。本研究的目的是描述RSUD Raden Mattaher Jambi的流产发生率。本研究为描述性研究。流产患者的特征包括:年龄在20-35岁之间的孕妇、有多胎产的母亲、职业为家庭主妇、无流产史的母亲、不吸烟的母亲、不饮酒的母亲。 关键词:事件;流产;#x0D;& # x0D;ABSTRAK& # x0D;香槟酒,香槟酒,香槟酒,香槟酒,香槟酒,香槟酒,香槟酒,香槟酒,香槟酒,香槟酒,香槟酒Beberapa faktor resiko yang mempengaruhi kejadian abortus antara lain usia, paritas, pekerjaan, riwayat abortus, merokok, dan alcohol。Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran kejadius abortus di RSUD Raden Mattaher Jambi。Penelitian ini adalah Penelitian写字台。Karakteristik pasien abortus antara lain ibu hamil usia 20-35 tahun, ibu dengan status paritas multipara, pekerjaan ibu sebagai ibu rumah tangga, ibu tanpa riwayat abortus sebelumnya, ibu yang tidak merokok dan ibu yang tidak最低酒精。 Kata Kunci: Kejadian, Abortus
{"title":"GAMBARAN KEJADIAN ABORTUS DI RSUD RADEN MATTAHER JAMBI TAHUN 2020","authors":"Chelsa Tama Azzahra, Zul Andriahta, Rina Nofri Enis","doi":"10.22437/joms.v2i2.23248","DOIUrl":"https://doi.org/10.22437/joms.v2i2.23248","url":null,"abstract":"ABSTRACT&#x0D; Abortion is a threat or expulsion of the products of conception before the fetus can live outside the womb for less than 20 weeks or the fetus weighs less than 500 grams. Several risk factors that influence the incidence of abortion include age, parity, occupation, history of abortion, smoking, and alcohol. The purpose of this study was to describe the incidence of abortion in RSUD Raden Mattaher Jambi. This research is descriptive research. The characteristics of aborted patients include pregnant women aged 20-35 years, mothers with multiparity parity status, mothers' occupations as housewives, mothers without a history of previous abortions, mothers who do not smoke, and mothers who do not drink alcohol.&#x0D; Keywords: Incident, Abortion&#x0D; &#x0D; ABSTRAK&#x0D; Abortus adalah ancaman atau pengeluaran hasil konsepsi sebelum janin dapat hidup di luar kandungan kurang dari 20 minggu atau berat janin kurang dari 500 gram. Beberapa faktor resiko yang mempengaruhi kejadian abortus antara lain usia, paritas, pekerjaan, riwayat abortus, merokok, dan alkohol. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran kejadian abortus di RSUD Raden Mattaher Jambi. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif. Karakteristik pasien abortus antara lain ibu hamil usia 20-35 tahun, ibu dengan status paritas multipara, pekerjaan ibu sebagai ibu rumah tangga, ibu tanpa riwayat abortus sebelumnya, ibu yang tidak merokok dan ibu yang tidak minum alkohol.&#x0D; Kata Kunci : Kejadian, Abortus","PeriodicalId":480310,"journal":{"name":"Journal of Medical Studies","volume":"30 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-01-06","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"135323087","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
引用次数: 0
GAMBARAN TINGKAT STRES MAHASISWA KEDOKTERAN BERDASARKAN MEDICAL STUDENT STRESOR QUESTIONNAIRE DI FAKULTAS KEDOKTERAN DAN ILMU KESEHATAN UNIVERSITAS JAMBI 根据JAMBI大学医科和健康科学学院对医科学生提问的压力水平的描述
Pub Date : 2023-01-06 DOI: 10.22437/joms.v2i2.23252
Siti Hediaty, Herlambang Herlambang, Nyimas Natasha Ayu Shafira
ABSTRACT Background: Stress can be interpreted as a pressure or something that makes individuals feel depressed. Stress can be influenced by the environment, competition with friends, financial circumstances and physical disorders such as disability. Stress can occur in individuals, groups, organizations and stressors from outside the organization. The influence of stress on medical students can be caused by various factors, namely financial problems, social demandSs, family demands and faculty demands. Objective: This study aims to describe the stress level of medical students at the Faculty of Medicine and Health Sciences Jambi University class 2017, 2018 and 2019. Methods: This research is a descriptive study with a cross sectional approach. The sample is 424 respondents. Data were collected using a medical student stressors questionnaire (MSSQ) which was modified for stress levels. Results: The results of the study of stress levels based on the frequency of stress events were 52.6% moderate stress. The level of academic-related stress is mostly in the category of severe stress with a range of 55%-56.6%. The level of stress related to intrapersonal and interpersonal relationships is mostly in the moderate stress category with a range of 37.1% - 50.0%. The level of stress related to learning relationships a lot in the moderate stress category with a range of 30.2% - 58.0% The stress level related to social relationships is a lot in the moderate stress category with a range of 29.0% - 68.0%. The level of stress related to desire and control a lot in the moderate stress category with a range of 30.8% - 47.6%. The level of stress related to group activities is mostly in the moderate stress category with a range of 52.2% - 56.0%.Conclusion: Based on the research, it can be concluded that most medical students at the Faculty of Medicine and Health Sciences, Jambi University experience moderate levels of stress. Keywords: Stress level, medical student, mssq. ABSTRAK Latar Belakang: Stress dapat diartikan sebagai suatu tekanan atau sesuatu yang membuat individu merasa tertekan. Stress dapat dipengaruhi dari lingkungan, persaingan dengan teman, keadaan finansial dan gangguan fisik seperti cacat. Stres dapat terjadi pada individual, kelompok, organisasi dan stressor dari luar organisasi. Pengaruh stress pada mahasiswa kedokteran dapat disebabkan berbagai factor yaitu masalah keuangan, tuntutan sosial, tuntutan keluarga dan tuntutan fakultas. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran tingkat stres mahasiswa kedokteran di Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Jambi angkatan 2017, 2018 dan 2019. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan cross sectional. Sampel sebanyak 424 responden. Data dikumpulkan dengan menggunakan medical student stressors queisionare (MSSQ) yang telah dimodifikasi untuk tingkat stres. Hasil: Hasil penelitian tingkat stres berdasarkan fr
摘要# x0D;背景:压力可以被理解为一种压力或使人感到沮丧的东西。压力可能受到环境、与朋友的竞争、经济状况和身体障碍(如残疾)的影响。压力可以发生在个人、团体、组织和来自组织外部的压力源中。医学生压力的影响可以由多种因素引起,即经济问题、社会需求、家庭需求和教师需求。目的:本研究旨在描述占壁大学医学与健康科学学院2017级、2018级和2019级医学生的压力水平。方法:本研究采用横断面方法进行描述性研究。样本是424名受访者。数据收集使用医学生压力源问卷(MSSQ),该问卷根据压力水平进行了修改。结果:基于应激事件发生频率的应激水平研究结果为52.6%为中度应激。学业相关压力水平多为重度压力,占比在55% ~ 56.6%之间。与人际关系和人际关系相关的压力水平大多处于中等压力类别,范围为37.1% - 50.0%。与学习关系相关的压力水平在中等压力类别中较多,范围为30.2% ~ 58.0%;与社会关系相关的压力水平在中等压力类别中较多,范围为29.0% ~ 68.0%。与欲望和控制相关的压力水平在中等压力类别中较多,范围为30.8% - 47.6%。与群体活动相关的压力水平大多处于中等压力类别,范围为52.2% - 56.0%。结论:根据研究,可以得出结论,占壁大学医学与健康科学学院的大多数医学生都处于中等水平的压力。 关键词:压力水平;医学生;mssq. & # x0D;& # x0D;ABSTRAK& # x0D;Latar Belakang:应力dapat diartikan sebagai suatu tekanan atau sesuatu yang成员个体merasa tertekan。压力大的地方在于,压力大的地方在于,压力大的地方在于,压力大的地方在于,压力大的地方在于,压力大的地方在于。压力是指个体,组织,组织和压力是指组织。Pengaruh stress pada mahasiswa kedokteran dapat disebabkan berbagai factor yitu masalah keuangan, tuntunan social, tuntunan keluarga和tuntunan fakultas。图集:Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran tingkat stres mahasiswa kedokteran di Fakultas kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Jambi angkatan 2017,2018和2019。方法:Penelitian ini merupakan Penelitian deskdecitf dengan pendeakan横截面。Sampel sebanyak 424回复。资料:邓安县医学生压力源问卷(MSSQ),杨志强,杨志强,杨志强,杨志强,杨志强,杨志强。Hasil penelitian tingkat应力berdasarkan frekuensi kejadis应力sebanyak 52,6%应力sedang。Tingkat stress terkak akademik banyak pakatori stress berdenan kisaran 55% - 56,6%。Tingkat强调terkait hubungan,人际关系和人际关系,pada分类强调seang dengan kisaran 37,1% - 50,0%。Tingkat应力,terkait hubungan belajar榕树,pagada kategori, sedang dengan kisaran 30.2% - 58.0%; Tingkat应力,terkait hubungan social榕树,pagada kategori, sedang dengan kisaran 29.0% - 68.0%。丁革革革革革革革革革革革革革革革革革革革革革革革革革革革革革革革革革革革革革革革革革革革革革革革革革革革30.8% - 47.6%。Tingkat树,terkait, aktivit, kelompok, banyak, pada, kategori树,seang, dengan, kisaran 52,2% - 56,0%。Kesehatan: Berdasarkan penelitian dapat dispulpulan sebagian besar mahasiswa kedokteran di Fakultas kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Jambi mengalami stringkat sedang. Kata Kunci: Tingkat stress, mahasiswa kedokteran, mssq
{"title":"GAMBARAN TINGKAT STRES MAHASISWA KEDOKTERAN BERDASARKAN MEDICAL STUDENT STRESOR QUESTIONNAIRE DI FAKULTAS KEDOKTERAN DAN ILMU KESEHATAN UNIVERSITAS JAMBI","authors":"Siti Hediaty, Herlambang Herlambang, Nyimas Natasha Ayu Shafira","doi":"10.22437/joms.v2i2.23252","DOIUrl":"https://doi.org/10.22437/joms.v2i2.23252","url":null,"abstract":"ABSTRACT&#x0D; Background: Stress can be interpreted as a pressure or something that makes individuals feel depressed. Stress can be influenced by the environment, competition with friends, financial circumstances and physical disorders such as disability. Stress can occur in individuals, groups, organizations and stressors from outside the organization. The influence of stress on medical students can be caused by various factors, namely financial problems, social demandSs, family demands and faculty demands. Objective: This study aims to describe the stress level of medical students at the Faculty of Medicine and Health Sciences Jambi University class 2017, 2018 and 2019. Methods: This research is a descriptive study with a cross sectional approach. The sample is 424 respondents. Data were collected using a medical student stressors questionnaire (MSSQ) which was modified for stress levels. Results: The results of the study of stress levels based on the frequency of stress events were 52.6% moderate stress. The level of academic-related stress is mostly in the category of severe stress with a range of 55%-56.6%. The level of stress related to intrapersonal and interpersonal relationships is mostly in the moderate stress category with a range of 37.1% - 50.0%. The level of stress related to learning relationships a lot in the moderate stress category with a range of 30.2% - 58.0% The stress level related to social relationships is a lot in the moderate stress category with a range of 29.0% - 68.0%. The level of stress related to desire and control a lot in the moderate stress category with a range of 30.8% - 47.6%. The level of stress related to group activities is mostly in the moderate stress category with a range of 52.2% - 56.0%.Conclusion: Based on the research, it can be concluded that most medical students at the Faculty of Medicine and Health Sciences, Jambi University experience moderate levels of stress.&#x0D; Keywords: Stress level, medical student, mssq.&#x0D; &#x0D; &#x0D; ABSTRAK&#x0D; Latar Belakang: Stress dapat diartikan sebagai suatu tekanan atau sesuatu yang membuat individu merasa tertekan. Stress dapat dipengaruhi dari lingkungan, persaingan dengan teman, keadaan finansial dan gangguan fisik seperti cacat. Stres dapat terjadi pada individual, kelompok, organisasi dan stressor dari luar organisasi. Pengaruh stress pada mahasiswa kedokteran dapat disebabkan berbagai factor yaitu masalah keuangan, tuntutan sosial, tuntutan keluarga dan tuntutan fakultas. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran tingkat stres mahasiswa kedokteran di Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Jambi angkatan 2017, 2018 dan 2019. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan cross sectional. Sampel sebanyak 424 responden. Data dikumpulkan dengan menggunakan medical student stressors queisionare (MSSQ) yang telah dimodifikasi untuk tingkat stres. Hasil: Hasil penelitian tingkat stres berdasarkan fr","PeriodicalId":480310,"journal":{"name":"Journal of Medical Studies","volume":"59 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-01-06","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"135323085","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
引用次数: 0
GAMBARAN KARAKTERISTIK DAN FAKTOR RISIKO PREEKLAMPSIA DI PUSKESMAS KOTA JAMBI TAHUN 2017-2021 2011 -2021年占比镇普斯基马斯镇的特点和风险因素概述
Pub Date : 2023-01-06 DOI: 10.22437/joms.v2i2.23251
Nurul Izza, Erny Kusdiyah, Citra Maharani
ABSTRACT Background: Preeclampsia characterized by hypertension after 20 weeks of gestation and increased levels of proteinuria. This disease is very burdensome to the fetus and mother in terms of morbidity and mortality. Objectives: To analyze the characteristics and risk factors of preeclampsia. Methods: This research used a descriptive qualitative research method at the Jambi City’s Health Center located in Kebun Handil, Paal V, Pakuan Baru, Payoselincah, Putri Ayu, Rawasari, and Tahtul Yaman. The studied sample was 49 respondents obtained through purposive sampling. Results: In the characteristics of preeclampsia, the dominant results were the diagnosis of severe preeclampsia and positive proteinuria. While the risk factors for preeclampsia, the dominating results were gestational age ≥34 weeks, maternal age not at risk, parity not at risk, no history of hypertension, not suffering from diabetes mellitus, obesity class 1, irregular ANC visits, low risk education, and housewives. Conclusion: Preeclampsia at the Jambi City Health Center in 2017-2021 was more common in pregnant women with the characteristics of severe preeclampsia and positive proteinuria. Based on risk factors, more mothers were accompanied by a gestational age of 34 weeks, maternal age was not at risk, parity was not at risk, no history of hypertension, no diabetes mellitus, obesity class 1, irregular ANC visits, low risk education, and housewives. Keywords: Preeclampsia, Pregnancy, Jambi. ABSTRAK Latar belakang: Preeklampsia ditandai dengan hipertensi setelah usia kehamilan 20 minggu serta meningkatnya kadar proteinuria.Penyakit ini sangat membebani fetal dan maternal secara morbiditas dan mortalitas. Metode: Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif yang dilakukan di Puskesmas Kota Jambi yang bertempat di Kebun Handil, Paal V, Pakuan Baru, Payoselincah, Putri Ayu, Rawasari, dan Tahtul Yaman. Sampel yang diteliti sebanyak 49 responden yang didapatkan lewat purposive sampling. Hasil: Pada karakteristik preeklampsia, hasil yang mendominasi ialah diagnosis preeklampsia berat dan proteinuria positif. Sedangkan pada faktor risiko preeklampsia, hasil yang mendominasi ialah usia kehamilan ≥34 Minggu, usia ibu tidak berisiko, paritas tidak berisiko, tidak ada riwayat hipertensi, tidak menderita diabetes melitus, obesitas kelas 1, kunjungan ANC tidak teratur, pendidikan berisiko rendah, dan ibu rumah tangga. Kesimpulan: Preeklampsia di Puskesmas Kota Jambi Tahun 2017-2021 lebih banyak terjadi pada ibu hamil dengan karakteristik preeklampsia berat dan proteinuria positif. Berdasarkan faktor risiko, ibu hamil lebih banyak disertai dengan usia kehamilan ≥34 Minggu, usia ibu tidak berisiko, paritas tidak berisiko, tidak ada riwayat hipertensi, tidak ada menderita diabetes melitus, obesitas kelas 1, kunjungan ANC tidak teratur, pendidikan berisiko rendah, dan ibu rumah tangga. Kata kunci: Preeklampsia, Kehamilan, Jambi.
摘要# x0D;背景:子痫前期以妊娠20周后高血压和蛋白尿水平增高为特征。就发病率和死亡率而言,这种疾病对胎儿和母亲来说是非常沉重的负担。目的:分析子痫前期的特点及危险因素。方法:本研究采用描述性定性研究方法,在位于Kebun Handil、Paal V、Pakuan Baru、Payoselincah、Putri Ayu、Rawasari和Tahtul Yaman的占壁市卫生中心进行研究。研究样本为49名受访者,通过有目的抽样获得。结果:在子痫前期的特征中,以诊断重度子痫前期和蛋白尿阳性为主。而子痫前期的主要危险因素为胎龄≥34周、产妇年龄无危险、胎次无危险、无高血压史、无糖尿病、1级肥胖、不定期ANC就诊、低风险教育和家庭主妇。结论:2017-2021年占碑市卫生院孕妇子痫前期发病以重度子痫前期和蛋白尿阳性为主。从危险因素来看,孕龄为34周、产妇年龄无危险、胎次无危险、无高血压病史、无糖尿病、1级肥胖、不定期ANC就诊、低风险教育、家庭主妇较多。& # x0D;关键词:先兆子痫;妊娠;占碑;& # x0D;ABSTRAK& # x0D;子痫前期,高血压,高血压,脑膜病,蛋白尿。Penyakit ini sangat membebani胎儿和母亲secara morbiditas和mortalitas。方法:Penelitian ini menggunakan方法Penelitian quality deskriptif yang dilakukan di Puskesmas Kota Jambi yang bertempat di Kebun Handil, Paal V, Pakuan Baru, Payoselincah, Putri Ayu, Rawasari, dan Tahtul Yaman。抽样对象杨迪迪利特·塞班雅克49名受访者杨迪迪帕特坎进行了目的性抽样。哈西尔:帕特拉克性先兆子痫,哈西尔阳门多明尼亚诊断为子痫前期蛋白尿阳性。Sedangkan pada factor to visiko兆子痫,hasil yang mendominasi ialalusia khamilan≥34 Minggu, usia ibu tidak berisiko, paritas tidak berisiko, tidak ada riwayat hipertensi, tidak menderita diabetes, obesitas kelas 1, kunjungan ANC tidak terur, pendidikan berisiko rendah, dan ibu rumah tangga。kpuskesmas Kota Jambi Tahun 2017-2021 lebih banyak terjadi pada ibu hamil dengan karakteristik子痫前期和蛋白尿阳性。(1)糖尿病因子,糖尿病因子,糖尿病因子,糖尿病因子,糖尿病因子,糖尿病因子,糖尿病因子,糖尿病因子,糖尿病因子,糖尿病因子,糖尿病因子。Kata kunci:先兆子痫,Kehamilan, Jambi。
{"title":"GAMBARAN KARAKTERISTIK DAN FAKTOR RISIKO PREEKLAMPSIA DI PUSKESMAS KOTA JAMBI TAHUN 2017-2021","authors":"Nurul Izza, Erny Kusdiyah, Citra Maharani","doi":"10.22437/joms.v2i2.23251","DOIUrl":"https://doi.org/10.22437/joms.v2i2.23251","url":null,"abstract":"ABSTRACT&#x0D; Background: Preeclampsia characterized by hypertension after 20 weeks of gestation and increased levels of proteinuria. This disease is very burdensome to the fetus and mother in terms of morbidity and mortality. Objectives: To analyze the characteristics and risk factors of preeclampsia. Methods: This research used a descriptive qualitative research method at the Jambi City’s Health Center located in Kebun Handil, Paal V, Pakuan Baru, Payoselincah, Putri Ayu, Rawasari, and Tahtul Yaman. The studied sample was 49 respondents obtained through purposive sampling. Results: In the characteristics of preeclampsia, the dominant results were the diagnosis of severe preeclampsia and positive proteinuria. While the risk factors for preeclampsia, the dominating results were gestational age ≥34 weeks, maternal age not at risk, parity not at risk, no history of hypertension, not suffering from diabetes mellitus, obesity class 1, irregular ANC visits, low risk education, and housewives. Conclusion: Preeclampsia at the Jambi City Health Center in 2017-2021 was more common in pregnant women with the characteristics of severe preeclampsia and positive proteinuria. Based on risk factors, more mothers were accompanied by a gestational age of 34 weeks, maternal age was not at risk, parity was not at risk, no history of hypertension, no diabetes mellitus, obesity class 1, irregular ANC visits, low risk education, and housewives. &#x0D; Keywords: Preeclampsia, Pregnancy, Jambi.&#x0D; &#x0D; ABSTRAK&#x0D; Latar belakang: Preeklampsia ditandai dengan hipertensi setelah usia kehamilan 20 minggu serta meningkatnya kadar proteinuria.Penyakit ini sangat membebani fetal dan maternal secara morbiditas dan mortalitas. Metode: Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif yang dilakukan di Puskesmas Kota Jambi yang bertempat di Kebun Handil, Paal V, Pakuan Baru, Payoselincah, Putri Ayu, Rawasari, dan Tahtul Yaman. Sampel yang diteliti sebanyak 49 responden yang didapatkan lewat purposive sampling. Hasil: Pada karakteristik preeklampsia, hasil yang mendominasi ialah diagnosis preeklampsia berat dan proteinuria positif. Sedangkan pada faktor risiko preeklampsia, hasil yang mendominasi ialah usia kehamilan ≥34 Minggu, usia ibu tidak berisiko, paritas tidak berisiko, tidak ada riwayat hipertensi, tidak menderita diabetes melitus, obesitas kelas 1, kunjungan ANC tidak teratur, pendidikan berisiko rendah, dan ibu rumah tangga. Kesimpulan: Preeklampsia di Puskesmas Kota Jambi Tahun 2017-2021 lebih banyak terjadi pada ibu hamil dengan karakteristik preeklampsia berat dan proteinuria positif. Berdasarkan faktor risiko, ibu hamil lebih banyak disertai dengan usia kehamilan ≥34 Minggu, usia ibu tidak berisiko, paritas tidak berisiko, tidak ada riwayat hipertensi, tidak ada menderita diabetes melitus, obesitas kelas 1, kunjungan ANC tidak teratur, pendidikan berisiko rendah, dan ibu rumah tangga.&#x0D; Kata kunci: Preeklampsia, Kehamilan, Jambi.","PeriodicalId":480310,"journal":{"name":"Journal of Medical Studies","volume":"291 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-01-06","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"135323086","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
引用次数: 0
KORELASI ASUPAN SERAT TERHADAP RASIO LINGKAR PINGGANG- PANGGUL DAN TEKANAN DARAH PADA OVERWEIGHT DAN OBESITAS DI CIVITAS AKADEMIKA PRODI KEDOKTERAN FKIK UNIVERSITAS JAMBI 纤维摄入量与骨盆腰围与血压平衡的关系
Pub Date : 2023-01-06 DOI: 10.22437/joms.v2i2.23250
Reviza Adhya Putri, Raihanah Suzan, Deri Mulyadi
ABSTRACT Background: Currently, many of the world's population are getting overweight and obesity, with one of the risk factors being a low intake of dietary fiber. Low dietary fiber intake will cause an increase in blood pressure and central obesity which is at risk of various degenerative diseases and metabolic disorders as well as other health risks. The purpose of this study was to determine whether there is a correlation between fiber intake and WHR and blood pressure in overweight and obesity at the the academic community of the medical study program, faculty of medicine and health sciences Methods: Observasional study with cross sectional design. A Sample of 68 subject was selected using purposive sampling. The research was conducted at University of Jambi Faculty of Medicine and Health Sciences in 2021. Data analysis used the Correlation pearson Test. Results: Using Pearson Correlation analysis test, it was found that fiber intake and WHR had a very significant relationship with a moderate degree of closeness of correlation ( Sig (p) = 0.001 ; r = -0.388). Fiber intake and systolic blood pressure has a significant relationship with a weak correlation ( Sig (p) =0.046 ; r = -0.243) and there is no relationship between fiber intake and diastolic with a very weak correlation level ( Sig (p) = 0.001 ; r = -0.388). Conclusions: There is a very significant relationship between fiber intake and WHR with a weak correlation, there is a significant relationship between fiber intake and systolic blood pressure with a weak correlation, and there is no relationship between fiber intake and diastolic blood pressure with a very weak correlation Keywords: Fiber Intake, Waist to Hip Ratio, Blood Pressure , Overweight, Obesity ABSTRAK Latar Belakang: Saat ini rata-rata populasi dunia masih mengalami kelebihan berat badan, dengan salah satu faktor risikonya adalah jumlah asupan serat makanan yang rendah. Asupan serat makanan yang rendah akan menyebabkan peningkatan tekanan darah dan obesitas sentral yang berisiko terhadap timbulnya berbagai penyakit degeneratif dan gangguan metabolisme serta risiko kesehatan lainnya, Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah terdapat korelasi antara Asupan serat dengan RLPP dan Tekanan darah pada Overweight dan Obesitas di Civitas Akademika Program Studi Kedokteran FKIK UNJA. Metode: Studi observasional dengan rancangan cross sectional. Sampel berjumlah 68 orang dipilih menggunakan Purposive sampling. Penelitian dilakukan di Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Jambi pada bulan Juli – September 2021. Analisis data menggunakan uji Correlation Pearson. Hasil: Dari hasil analisis Correlation Pearson didapatkan asupan serat dengan RLPP memiliki hubungan yang sangat signifikan dengan tingkat keeratan korelasi lemah( Sig (p) = 0.001 ; r = -0.388). Asupan serat dengan TDS memiliki hubungan yang signifikan dengan tingkat keeratan korelasi yang lemah ( Sig (p) = 0.046 ; r = -0.
摘要# x0D;背景:目前,世界上许多人都在超重和肥胖,其中一个危险因素是膳食纤维摄入量低。低膳食纤维摄入量会导致血压升高和中心性肥胖,从而有患各种退行性疾病和代谢紊乱以及其他健康风险的风险。本研究的目的是确定纤维摄入量与体重超重和肥胖的WHR和血压之间是否存在相关性。方法:采用横断面设计的观察性研究。采用目的抽样法,选取68名被试。该研究于2021年在占碑大学医学和健康科学学院进行。数据分析采用相关皮尔逊检验。结果:Pearson相关分析检验发现,纤维摄入量与WHR之间存在非常显著的相关关系,相关程度中等(Sig (p) = 0.001;R = -0.388)。纤维摄入量与收缩压呈显著相关,且呈弱相关(Sig (p) =0.046;r = -0.243),纤维摄入量与舒张压之间没有相关性,相关性非常弱(Sig (p) = 0.001;R = -0.388)。结论:纤维摄入量与WHR呈极显著相关性,呈弱相关;纤维摄入量与收缩压呈显著相关性,呈弱相关;纤维摄入量与舒张压无显著相关性,呈极弱相关 关键词:纤维摄入量,腰臀比,血压,超重,肥胖;& # x0D;ABSTRAK& # x0D;拉塔尔市:拉塔尔市的人民都是如此,拉塔尔市的人民都是如此,拉塔尔市的人民都是如此,拉塔尔市的人民都是如此。Asupan serat makanan yang rendah akan menyebabkan peningkatan tekanan darah dan obesitas中枢yang berisiko terhadap timbulnya berbagai penyakit退化dan gangguan代谢serta risko keshatan lainnya, Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah terdapat korelasi antara Asupan serat dengan RLPP tekanan darah pada超重danobesitas di Civitas学术计划研究Kedokteran FKIK UNJA。方法:采用横断面观察法进行研究。样本68只,目的抽样。Penelitian dilakukan di akultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Jambi pada bulan Juli - 2021年9月。分析数据采用Pearson相关分析。Hasil: Dari Hasil分析相关Pearson didapatkan asupan serat dengan RLPP memiliki hubungan yang sangat significance (Sig (p) = 0.001);R = -0.388)。杨Asupan serat dengan TDS memiliki hubungan signifikan dengan tingkat keeratan korelasi杨lemah (Sig (p) = 0.046;r = -0.243) dan tidak terdapat hubungan asupan serat dengan TDD dengan tingkat keeratan korelasi yang sangat lemah (Sig (p) = 0.001);R = -0.388)。kespulan: Terdapat hubungan yang sangat signfikan antara asupan serat dengan RLPP dengan tingkat keeratan korelasi lemah, Terdapat hubungan yang signikat keeratan korelasi lemah, Terdapat hubungan asupan seragan tekanan darah diastol dengan tingkat keeratan korelasi yang sangat lemah Kata Kunci: supan serat, RLPP, Tekanan Darah,超重和肥胖
{"title":"KORELASI ASUPAN SERAT TERHADAP RASIO LINGKAR PINGGANG- PANGGUL DAN TEKANAN DARAH PADA OVERWEIGHT DAN OBESITAS DI CIVITAS AKADEMIKA PRODI KEDOKTERAN FKIK UNIVERSITAS JAMBI","authors":"Reviza Adhya Putri, Raihanah Suzan, Deri Mulyadi","doi":"10.22437/joms.v2i2.23250","DOIUrl":"https://doi.org/10.22437/joms.v2i2.23250","url":null,"abstract":"ABSTRACT&#x0D; Background: Currently, many of the world's population are getting overweight and obesity, with one of the risk factors being a low intake of dietary fiber. Low dietary fiber intake will cause an increase in blood pressure and central obesity which is at risk of various degenerative diseases and metabolic disorders as well as other health risks. The purpose of this study was to determine whether there is a correlation between fiber intake and WHR and blood pressure in overweight and obesity at the the academic community of the medical study program, faculty of medicine and health sciences Methods: Observasional study with cross sectional design. A Sample of 68 subject was selected using purposive sampling. The research was conducted at University of Jambi Faculty of Medicine and Health Sciences in 2021. Data analysis used the Correlation pearson Test. Results: Using Pearson Correlation analysis test, it was found that fiber intake and WHR had a very significant relationship with a moderate degree of closeness of correlation ( Sig (p) = 0.001 ; r = -0.388). Fiber intake and systolic blood pressure has a significant relationship with a weak correlation ( Sig (p) =0.046 ; r = -0.243) and there is no relationship between fiber intake and diastolic with a very weak correlation level ( Sig (p) = 0.001 ; r = -0.388). Conclusions: There is a very significant relationship between fiber intake and WHR with a weak correlation, there is a significant relationship between fiber intake and systolic blood pressure with a weak correlation, and there is no relationship between fiber intake and diastolic blood pressure with a very weak correlation&#x0D; Keywords: Fiber Intake, Waist to Hip Ratio, Blood Pressure , Overweight, Obesity&#x0D; &#x0D; ABSTRAK&#x0D; Latar Belakang: Saat ini rata-rata populasi dunia masih mengalami kelebihan berat badan, dengan salah satu faktor risikonya adalah jumlah asupan serat makanan yang rendah. Asupan serat makanan yang rendah akan menyebabkan peningkatan tekanan darah dan obesitas sentral yang berisiko terhadap timbulnya berbagai penyakit degeneratif dan gangguan metabolisme serta risiko kesehatan lainnya, Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah terdapat korelasi antara Asupan serat dengan RLPP dan Tekanan darah pada Overweight dan Obesitas di Civitas Akademika Program Studi Kedokteran FKIK UNJA. Metode: Studi observasional dengan rancangan cross sectional. Sampel berjumlah 68 orang dipilih menggunakan Purposive sampling. Penelitian dilakukan di Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Jambi pada bulan Juli – September 2021. Analisis data menggunakan uji Correlation Pearson. Hasil: Dari hasil analisis Correlation Pearson didapatkan asupan serat dengan RLPP memiliki hubungan yang sangat signifikan dengan tingkat keeratan korelasi lemah( Sig (p) = 0.001 ; r = -0.388). Asupan serat dengan TDS memiliki hubungan yang signifikan dengan tingkat keeratan korelasi yang lemah ( Sig (p) = 0.046 ; r = -0.","PeriodicalId":480310,"journal":{"name":"Journal of Medical Studies","volume":"4 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-01-06","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"135323088","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
引用次数: 0
期刊
Journal of Medical Studies
全部 Acc. Chem. Res. ACS Applied Bio Materials ACS Appl. Electron. Mater. ACS Appl. Energy Mater. ACS Appl. Mater. Interfaces ACS Appl. Nano Mater. ACS Appl. Polym. Mater. ACS BIOMATER-SCI ENG ACS Catal. ACS Cent. Sci. ACS Chem. Biol. ACS Chemical Health & Safety ACS Chem. Neurosci. ACS Comb. Sci. ACS Earth Space Chem. ACS Energy Lett. ACS Infect. Dis. ACS Macro Lett. ACS Mater. Lett. ACS Med. Chem. Lett. ACS Nano ACS Omega ACS Photonics ACS Sens. ACS Sustainable Chem. Eng. ACS Synth. Biol. Anal. Chem. BIOCHEMISTRY-US Bioconjugate Chem. BIOMACROMOLECULES Chem. Res. Toxicol. Chem. Rev. Chem. Mater. CRYST GROWTH DES ENERG FUEL Environ. Sci. Technol. Environ. Sci. Technol. Lett. Eur. J. Inorg. Chem. IND ENG CHEM RES Inorg. Chem. J. Agric. Food. Chem. J. Chem. Eng. Data J. Chem. Educ. J. Chem. Inf. Model. J. Chem. Theory Comput. J. Med. Chem. J. Nat. Prod. J PROTEOME RES J. Am. Chem. Soc. LANGMUIR MACROMOLECULES Mol. Pharmaceutics Nano Lett. Org. Lett. ORG PROCESS RES DEV ORGANOMETALLICS J. Org. Chem. J. Phys. Chem. J. Phys. Chem. A J. Phys. Chem. B J. Phys. Chem. C J. Phys. Chem. Lett. Analyst Anal. Methods Biomater. Sci. Catal. Sci. Technol. Chem. Commun. Chem. Soc. Rev. CHEM EDUC RES PRACT CRYSTENGCOMM Dalton Trans. Energy Environ. Sci. ENVIRON SCI-NANO ENVIRON SCI-PROC IMP ENVIRON SCI-WAT RES Faraday Discuss. Food Funct. Green Chem. Inorg. Chem. Front. Integr. Biol. J. Anal. At. Spectrom. J. Mater. Chem. A J. Mater. Chem. B J. Mater. Chem. C Lab Chip Mater. Chem. Front. Mater. Horiz. MEDCHEMCOMM Metallomics Mol. Biosyst. Mol. Syst. Des. Eng. Nanoscale Nanoscale Horiz. Nat. Prod. Rep. New J. Chem. Org. Biomol. Chem. Org. Chem. Front. PHOTOCH PHOTOBIO SCI PCCP Polym. Chem.
×
引用
GB/T 7714-2015
复制
MLA
复制
APA
复制
导出至
BibTeX EndNote RefMan NoteFirst NoteExpress
×
0
微信
客服QQ
Book学术公众号 扫码关注我们
反馈
×
意见反馈
请填写您的意见或建议
请填写您的手机或邮箱
×
提示
您的信息不完整,为了账户安全,请先补充。
现在去补充
×
提示
您因"违规操作"
具体请查看互助需知
我知道了
×
提示
现在去查看 取消
×
提示
确定
Book学术官方微信
Book学术文献互助
Book学术文献互助群
群 号:604180095
Book学术
文献互助 智能选刊 最新文献 互助须知 联系我们:info@booksci.cn
Book学术提供免费学术资源搜索服务,方便国内外学者检索中英文文献。致力于提供最便捷和优质的服务体验。
Copyright © 2023 Book学术 All rights reserved.
ghs 京公网安备 11010802042870号 京ICP备2023020795号-1