Many countries in Asia and Europe are working to deal with new social problems and fast growth. They want to find ways to make society stronger and help the economy grow. They are focusing on developing people's skills and knowledge for their whole lives. Learning throughout your whole life can only be beneficial if society values and promotes continuous learning and if individuals recognize the importance of constantly enhancing their education, social skills, and professional knowledge. In many Asian countries, including Indonesia, schools are teaching kids to keep learning throughout their lives. They want to create a modern school environment that helps kids develop the skills they need to learn on their own. This is part of a program to encourage lifelong learning. Teaching foreign languages helps people learn new skills and strategies, so they can keep learning and adapting throughout their lives. This study uses a literature study approach to collect data by accessing relevant information from leading scientific reading sources without the need for fieldwork. This approach allows researchers to access broader information and build a solid theoretical framework. Lifelong learning in Asia, including Indonesia, emphasizes learning progress with the aim of strengthening work skills, serving the market, managing finances, reducing social marginalization, and individual integration for self-actualization and problem solving. ABSTRAKBanyak negara di Asia dan Eropa berupaya mengatasi masalah sosial baru dan pertumbuhan yang cepat. Mereka ingin menemukan cara untuk memperkuat masyarakat dan membantu pertumbuhan ekonomi. Mereka berfokus pada pengembangan keterampilan dan pengetahuan masyarakat sepanjang hidup mereka. Belajar sepanjang hidup hanya akan bermanfaat jika masyarakat menghargai dan mendukung pembelajaran berkelanjutan dan jika individu menyadari pentingnya terus meningkatkan pendidikan, keterampilan sosial, dan pengetahuan profesional mereka. Di banyak negara Asia, termasuk Indonesia, sekolah mengajarkan anak-anak untuk terus belajar sepanjang hidup mereka. Mereka ingin menciptakan lingkungan sekolah modern yang membantu anak-anak mengembangkan keterampilan yang mereka butuhkan untuk belajar sendiri. Ini adalah bagian dari program untuk mendorong pembelajaran seumur hidup. Mengajar bahasa asing membantu orang mempelajari keterampilan dan strategi baru, sehingga mereka dapat terus belajar dan beradaptasi sepanjang hidup mereka. Penelitian ini menggunakan pendekatan studi pustaka untuk mengumpulkan data dengan mengakses informasi yang relevan dari sumber bacaan ilmiah terkemuka tanpa perlu melakukan kerja lapangan. Pendekatan ini memungkinkan peneliti untuk mengakses informasi yang lebih luas dan membangun kerangka teoritis yang solid. Pembelajaran seumur hidup di Asia, termasuk Indonesia, menekankan kemajuan pembelajaran dengan tujuan untuk memperkuat keterampilan kerja, melayani pasar, mengelola keuangan, mengurangi marginalisasi sosial,
{"title":"LEARNING STRATEGIES IN LIFELONG LEARNING","authors":"Zulfakar Zulfakar, Zulkarnaen Zulkarnaen, Fahruddin Fahruddin","doi":"10.51878/manajerial.v3i4.3146","DOIUrl":"https://doi.org/10.51878/manajerial.v3i4.3146","url":null,"abstract":"Many countries in Asia and Europe are working to deal with new social problems and fast growth. They want to find ways to make society stronger and help the economy grow. They are focusing on developing people's skills and knowledge for their whole lives. Learning throughout your whole life can only be beneficial if society values and promotes continuous learning and if individuals recognize the importance of constantly enhancing their education, social skills, and professional knowledge. In many Asian countries, including Indonesia, schools are teaching kids to keep learning throughout their lives. They want to create a modern school environment that helps kids develop the skills they need to learn on their own. This is part of a program to encourage lifelong learning. Teaching foreign languages helps people learn new skills and strategies, so they can keep learning and adapting throughout their lives. This study uses a literature study approach to collect data by accessing relevant information from leading scientific reading sources without the need for fieldwork. This approach allows researchers to access broader information and build a solid theoretical framework. Lifelong learning in Asia, including Indonesia, emphasizes learning progress with the aim of strengthening work skills, serving the market, managing finances, reducing social marginalization, and individual integration for self-actualization and problem solving.\u0000ABSTRAKBanyak negara di Asia dan Eropa berupaya mengatasi masalah sosial baru dan pertumbuhan yang cepat. Mereka ingin menemukan cara untuk memperkuat masyarakat dan membantu pertumbuhan ekonomi. Mereka berfokus pada pengembangan keterampilan dan pengetahuan masyarakat sepanjang hidup mereka. Belajar sepanjang hidup hanya akan bermanfaat jika masyarakat menghargai dan mendukung pembelajaran berkelanjutan dan jika individu menyadari pentingnya terus meningkatkan pendidikan, keterampilan sosial, dan pengetahuan profesional mereka. Di banyak negara Asia, termasuk Indonesia, sekolah mengajarkan anak-anak untuk terus belajar sepanjang hidup mereka. Mereka ingin menciptakan lingkungan sekolah modern yang membantu anak-anak mengembangkan keterampilan yang mereka butuhkan untuk belajar sendiri. Ini adalah bagian dari program untuk mendorong pembelajaran seumur hidup. Mengajar bahasa asing membantu orang mempelajari keterampilan dan strategi baru, sehingga mereka dapat terus belajar dan beradaptasi sepanjang hidup mereka. Penelitian ini menggunakan pendekatan studi pustaka untuk mengumpulkan data dengan mengakses informasi yang relevan dari sumber bacaan ilmiah terkemuka tanpa perlu melakukan kerja lapangan. Pendekatan ini memungkinkan peneliti untuk mengakses informasi yang lebih luas dan membangun kerangka teoritis yang solid. Pembelajaran seumur hidup di Asia, termasuk Indonesia, menekankan kemajuan pembelajaran dengan tujuan untuk memperkuat keterampilan kerja, melayani pasar, mengelola keuangan, mengurangi marginalisasi sosial, ","PeriodicalId":221805,"journal":{"name":"MANAJERIAL : Jurnal Inovasi Manajemen dan Supervisi Pendidikan","volume":"1 8","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2024-08-10","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"141920157","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Many countries in Asia and Europe are working to deal with new social problems and fast growth. They want to find ways to make society stronger and help the economy grow. They are focusing on developing people's skills and knowledge for their whole lives. Learning throughout your whole life can only be beneficial if society values and promotes continuous learning and if individuals recognize the importance of constantly enhancing their education, social skills, and professional knowledge. In many Asian countries, including Indonesia, schools are teaching kids to keep learning throughout their lives. They want to create a modern school environment that helps kids develop the skills they need to learn on their own. This is part of a program to encourage lifelong learning. Teaching foreign languages helps people learn new skills and strategies, so they can keep learning and adapting throughout their lives. This study uses a literature study approach to collect data by accessing relevant information from leading scientific reading sources without the need for fieldwork. This approach allows researchers to access broader information and build a solid theoretical framework. Lifelong learning in Asia, including Indonesia, emphasizes learning progress with the aim of strengthening work skills, serving the market, managing finances, reducing social marginalization, and individual integration for self-actualization and problem solving. ABSTRAKBanyak negara di Asia dan Eropa berupaya mengatasi masalah sosial baru dan pertumbuhan yang cepat. Mereka ingin menemukan cara untuk memperkuat masyarakat dan membantu pertumbuhan ekonomi. Mereka berfokus pada pengembangan keterampilan dan pengetahuan masyarakat sepanjang hidup mereka. Belajar sepanjang hidup hanya akan bermanfaat jika masyarakat menghargai dan mendukung pembelajaran berkelanjutan dan jika individu menyadari pentingnya terus meningkatkan pendidikan, keterampilan sosial, dan pengetahuan profesional mereka. Di banyak negara Asia, termasuk Indonesia, sekolah mengajarkan anak-anak untuk terus belajar sepanjang hidup mereka. Mereka ingin menciptakan lingkungan sekolah modern yang membantu anak-anak mengembangkan keterampilan yang mereka butuhkan untuk belajar sendiri. Ini adalah bagian dari program untuk mendorong pembelajaran seumur hidup. Mengajar bahasa asing membantu orang mempelajari keterampilan dan strategi baru, sehingga mereka dapat terus belajar dan beradaptasi sepanjang hidup mereka. Penelitian ini menggunakan pendekatan studi pustaka untuk mengumpulkan data dengan mengakses informasi yang relevan dari sumber bacaan ilmiah terkemuka tanpa perlu melakukan kerja lapangan. Pendekatan ini memungkinkan peneliti untuk mengakses informasi yang lebih luas dan membangun kerangka teoritis yang solid. Pembelajaran seumur hidup di Asia, termasuk Indonesia, menekankan kemajuan pembelajaran dengan tujuan untuk memperkuat keterampilan kerja, melayani pasar, mengelola keuangan, mengurangi marginalisasi sosial,
{"title":"LEARNING STRATEGIES IN LIFELONG LEARNING","authors":"Zulfakar Zulfakar, Zulkarnaen Zulkarnaen, Fahruddin Fahruddin","doi":"10.51878/manajerial.v3i4.3146","DOIUrl":"https://doi.org/10.51878/manajerial.v3i4.3146","url":null,"abstract":"Many countries in Asia and Europe are working to deal with new social problems and fast growth. They want to find ways to make society stronger and help the economy grow. They are focusing on developing people's skills and knowledge for their whole lives. Learning throughout your whole life can only be beneficial if society values and promotes continuous learning and if individuals recognize the importance of constantly enhancing their education, social skills, and professional knowledge. In many Asian countries, including Indonesia, schools are teaching kids to keep learning throughout their lives. They want to create a modern school environment that helps kids develop the skills they need to learn on their own. This is part of a program to encourage lifelong learning. Teaching foreign languages helps people learn new skills and strategies, so they can keep learning and adapting throughout their lives. This study uses a literature study approach to collect data by accessing relevant information from leading scientific reading sources without the need for fieldwork. This approach allows researchers to access broader information and build a solid theoretical framework. Lifelong learning in Asia, including Indonesia, emphasizes learning progress with the aim of strengthening work skills, serving the market, managing finances, reducing social marginalization, and individual integration for self-actualization and problem solving.\u0000ABSTRAKBanyak negara di Asia dan Eropa berupaya mengatasi masalah sosial baru dan pertumbuhan yang cepat. Mereka ingin menemukan cara untuk memperkuat masyarakat dan membantu pertumbuhan ekonomi. Mereka berfokus pada pengembangan keterampilan dan pengetahuan masyarakat sepanjang hidup mereka. Belajar sepanjang hidup hanya akan bermanfaat jika masyarakat menghargai dan mendukung pembelajaran berkelanjutan dan jika individu menyadari pentingnya terus meningkatkan pendidikan, keterampilan sosial, dan pengetahuan profesional mereka. Di banyak negara Asia, termasuk Indonesia, sekolah mengajarkan anak-anak untuk terus belajar sepanjang hidup mereka. Mereka ingin menciptakan lingkungan sekolah modern yang membantu anak-anak mengembangkan keterampilan yang mereka butuhkan untuk belajar sendiri. Ini adalah bagian dari program untuk mendorong pembelajaran seumur hidup. Mengajar bahasa asing membantu orang mempelajari keterampilan dan strategi baru, sehingga mereka dapat terus belajar dan beradaptasi sepanjang hidup mereka. Penelitian ini menggunakan pendekatan studi pustaka untuk mengumpulkan data dengan mengakses informasi yang relevan dari sumber bacaan ilmiah terkemuka tanpa perlu melakukan kerja lapangan. Pendekatan ini memungkinkan peneliti untuk mengakses informasi yang lebih luas dan membangun kerangka teoritis yang solid. Pembelajaran seumur hidup di Asia, termasuk Indonesia, menekankan kemajuan pembelajaran dengan tujuan untuk memperkuat keterampilan kerja, melayani pasar, mengelola keuangan, mengurangi marginalisasi sosial, ","PeriodicalId":221805,"journal":{"name":"MANAJERIAL : Jurnal Inovasi Manajemen dan Supervisi Pendidikan","volume":"11 8","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2024-08-10","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"141919267","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Pub Date : 2024-01-08DOI: 10.51878/manajerial.v3i4.2647
Muhamad Suhardi
The aim of this research is to determine the influence of perceptions of organizational support and quality of work life on the work performance of teachers at SMKN 1 Keruak for the 2021/2022 academic year. The research methodology is a survey selected using a simple random sampling technique. Analysis and interpretation of data shows that (1) perceived organizational support has a positive direct effect on job performance, (2) quality of work life has a positive direct effect on job performance, (3) perceived organizational support has a positive direct effect on quality of work life . ABSTRAKTujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh persepsi dukungan organisasi dan kualitas kehidupan kerja terhadap prestasi kerja guru SMKN 1 Keruak tahun pelajaran 2021/2022. Metodologi penelitian adalah survey yang dipilih dengan teknik simple random sampling. Analisis dan interpretasi data menunjukkan bahwa (1) dukungan organisasi yang dirasakan memiliki efek langsung positif dalam kinerja pekerjaan, (2) kualitas kehidupan kerja memiliki efek langsung positif dalam kinerja pekerjaan, (3) dukungan organisasi yang dirasakan memiliki efek langsung positif dalam kualitas kehidupan kerja.
本研究旨在确定对组织支持和工作生活质量的看法对 SMKN 1 Keruak 教师 2021/2022 学年工作表现的影响。研究方法是采用简单随机抽样技术进行调查。对数据的分析和解释表明:(1)感知到的组织支持对工作绩效有积极的直接影响;(2)工作生活质量对工作绩效有积极的直接影响;(3)感知到的组织支持对工作生活质量有积极的直接影响。 ABSTRACTThe purpose of this study is to determine the effect of perceived organizational support and quality of work life on the work performance of teachers at SMKN 1 Keruak for the 20th21/2022 academic year.研究方法是采用简单随机抽样技术进行调查。数据分析和解释表明:(1)感知到的组织支持对工作绩效有积极的直接影响;(2)工作生活质量对工作绩效有积极的直接影响;(3)感知到的组织支持对工作生活质量有积极的直接影响。
{"title":"PENGARUH PERSEPSI DUKUNGAN ORGANISASI DAN KUALITAS KEHIDUPAN KERJA TERHADAP KINERJA GURU MUHAMAD SUHARDI","authors":"Muhamad Suhardi","doi":"10.51878/manajerial.v3i4.2647","DOIUrl":"https://doi.org/10.51878/manajerial.v3i4.2647","url":null,"abstract":"The aim of this research is to determine the influence of perceptions of organizational support and quality of work life on the work performance of teachers at SMKN 1 Keruak for the 2021/2022 academic year. The research methodology is a survey selected using a simple random sampling technique. Analysis and interpretation of data shows that (1) perceived organizational support has a positive direct effect on job performance, (2) quality of work life has a positive direct effect on job performance, (3) perceived organizational support has a positive direct effect on quality of work life .\u0000ABSTRAKTujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh persepsi dukungan organisasi dan kualitas kehidupan kerja terhadap prestasi kerja guru SMKN 1 Keruak tahun pelajaran 2021/2022. Metodologi penelitian adalah survey yang dipilih dengan teknik simple random sampling. Analisis dan interpretasi data menunjukkan bahwa (1) dukungan organisasi yang dirasakan memiliki efek langsung positif dalam kinerja pekerjaan, (2) kualitas kehidupan kerja memiliki efek langsung positif dalam kinerja pekerjaan, (3) dukungan organisasi yang dirasakan memiliki efek langsung positif dalam kualitas kehidupan kerja.","PeriodicalId":221805,"journal":{"name":"MANAJERIAL : Jurnal Inovasi Manajemen dan Supervisi Pendidikan","volume":"55 10","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2024-01-08","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"139447509","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Pub Date : 2024-01-08DOI: 10.51878/manajerial.v3i4.2646
Rosmawaty Rumahorbo
The implementation of the training held aims to increase the competency of teachers at SLB Bhakti Luhur Nanga Pinoh in implementing the Independent Curriculum in the implementation of learning in their respective classes. This training was carried out in stages over 2 months, starting from August, until the beginning of October 2022. The number of training participants from the teacher group was 15 people, while the school staff was 2 people. After the training implementation is complete, an evaluation and assessment is carried out. From the results of this evaluation and assessment, it was found that all teachers (15 people) of SLB Bhakti Luhur Nanga Pinoh were declared ready to implement the Independent Curriculum, because of the 15 teachers, there were 8 teachers with A Predicate (Very High Competence for Implementing the Independent Curriculum), and 7 teachers with Predicate B (High Competence for Implementing the Independent Curriculum). These results show that not a single Bhakti Luhur Nanga Pinoh SLB teacher received a score below the minimum criteria for the Independent Curriculum Implementation Competency assessment. ABSTRAKPelaksanaan Diklat yang diselenggarakan, bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru-guru di SLB Bhakti Luhur Nanga Pinoh dalam mengimplementasikan Kurikulum Merdeka pada pelaksanaan pembelajaran di kelas masing-masing. Diklat ini dilaksanakan secara bertahap selama 2 bulan, mulai dari bulan Agustus, sampai awal bulan Oktober tahun 2022. Jumlah peserta Diklat dari kelompok guru berjumlah 15 orang, sedangkan staf skolah berjumlah 2 orang. Setelah pelaksanaan Diklat selesai, dilakukan evaluasi dan penilaian. Dari hasil evaluasi dan penilaian ini didapatkan hasil bahwa semua guru (15 orang) SLB Bhakti Luhur Nanga Pinoh, dinyatakan siap mengimplementasikan Kurikulum Merdeka, karena dari ke 15 guru, terdapat 8 orang guru dengan Predikat A (Sangat Tinggi Kompetensi untuk Mengimplementasikan Kurikulum Merdeka), dan 7 orang guru dengan Predikat B (Tinggi Kompetensi untuk Mengimplementasikan Kurikulum Merdeka). Hasil ini menunjukan bahwa tidak ada satupun guru SLB Bhakti Luhur Nanga Pinoh yang mendapat nilai di bawah keriteria minimal penilaian Kompetensi Implementasi Kurikulum Merdeka.
举办培训的目的是提高 SLB Bhakti Luhur Nanga Pinoh 学校教师在各自班级实施独立课程学习的能力。培训从 8 月开始,到 2022 年 10 月初结束,历时 2 个月。教师组参加培训的人数为 15 人,学校工作人员为 2 人。培训实施结束后,将进行评估和考核。从评估和考核的结果来看,SLB Bhakti Luhur Nanga Pinoh 的所有教师(15 人)都被宣布准备好实施独立课程,因为在这 15 名教师中,有 8 名教师达到 A 级(实施独立课程的能力非常高),7 名教师达到 B 级(实施独立课程的能力高)。ABSTRACTThe implementation of the training held, aims to improve the competence of teachers at Bhakti Luhur Nanga Pinoh SLB in implementing the Independent Curriculum in the implementation of learning in their respective classes.该培训的实施,旨在提高教师的能力,在各自的班级实施学习的独立课程。培训从 2022 年 8 月开始至 10 月初结束,为期 2 个月。参加培训的教师共有 15 人,学校教职员工共有 2 人。培训结束后,进行了评估和考核。评估结果显示,SLB Bhakti Luhur Nanga Pinoh 学校的所有教师(15 人)都已做好实施默迪卡课程的准备,因为在这 15 名教师中,有 8 名教师达到了 A 级(实施默迪卡课程的能力非常高),7 名教师达到了 B 级(实施默迪卡课程的能力高)。这些结果表明,SLB Bhakti Luhur Nanga Pinoh 教师中没有人的得分低于独立课程实施能力评估的最低标准。
{"title":"PENINGKATAN KOMPETENSI GURU SLB BHAKTI LUHUR NANGA PINOH DALAM MENGIMPLEMENTASIKAN KURIKULUM MERDEKA BELAJAR MELALUI DIKLAT","authors":"Rosmawaty Rumahorbo","doi":"10.51878/manajerial.v3i4.2646","DOIUrl":"https://doi.org/10.51878/manajerial.v3i4.2646","url":null,"abstract":"The implementation of the training held aims to increase the competency of teachers at SLB Bhakti Luhur Nanga Pinoh in implementing the Independent Curriculum in the implementation of learning in their respective classes. This training was carried out in stages over 2 months, starting from August, until the beginning of October 2022. The number of training participants from the teacher group was 15 people, while the school staff was 2 people. After the training implementation is complete, an evaluation and assessment is carried out. From the results of this evaluation and assessment, it was found that all teachers (15 people) of SLB Bhakti Luhur Nanga Pinoh were declared ready to implement the Independent Curriculum, because of the 15 teachers, there were 8 teachers with A Predicate (Very High Competence for Implementing the Independent Curriculum), and 7 teachers with Predicate B (High Competence for Implementing the Independent Curriculum). These results show that not a single Bhakti Luhur Nanga Pinoh SLB teacher received a score below the minimum criteria for the Independent Curriculum Implementation Competency assessment.\u0000ABSTRAKPelaksanaan Diklat yang diselenggarakan, bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru-guru di SLB Bhakti Luhur Nanga Pinoh dalam mengimplementasikan Kurikulum Merdeka pada pelaksanaan pembelajaran di kelas masing-masing. Diklat ini dilaksanakan secara bertahap selama 2 bulan, mulai dari bulan Agustus, sampai awal bulan Oktober tahun 2022. Jumlah peserta Diklat dari kelompok guru berjumlah 15 orang, sedangkan staf skolah berjumlah 2 orang. Setelah pelaksanaan Diklat selesai, dilakukan evaluasi dan penilaian. Dari hasil evaluasi dan penilaian ini didapatkan hasil bahwa semua guru (15 orang) SLB Bhakti Luhur Nanga Pinoh, dinyatakan siap mengimplementasikan Kurikulum Merdeka, karena dari ke 15 guru, terdapat 8 orang guru dengan Predikat A (Sangat Tinggi Kompetensi untuk Mengimplementasikan Kurikulum Merdeka), dan 7 orang guru dengan Predikat B (Tinggi Kompetensi untuk Mengimplementasikan Kurikulum Merdeka). Hasil ini menunjukan bahwa tidak ada satupun guru SLB Bhakti Luhur Nanga Pinoh yang mendapat nilai di bawah keriteria minimal penilaian Kompetensi Implementasi Kurikulum Merdeka.","PeriodicalId":221805,"journal":{"name":"MANAJERIAL : Jurnal Inovasi Manajemen dan Supervisi Pendidikan","volume":"54 1","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2024-01-08","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"139446027","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Pub Date : 2023-11-18DOI: 10.51878/manajerial.v3i3.2544
Runtifasih Runtifasih
This research aims to obtain an empirical description of improving teacher performance in learning through academic supervision with a collaborative approach for teachers at SD Negeri Temanggal, Adimulyo District, Kebumen Regency for the 2022/2023 school year in semester 2. This research applies School Action Research to the implementation of teacher performance. in carrying out learning in the 2nd semester of the 2022/2023 academic year at SD Negeri Temanggal. This action research was carried out with the aim of improving teacher performance. Data analysis uses the Miles and Humberman interactive model with the steps: (1) data collection and analysis, (2) comparative description, (3) data presentation and (4) verification of drawing conclusions. After carrying out the research in 2 cycles there was extraordinary development. The results of research on the syllabus, lesson plans and implementation of learning from initial conditions to cycle 2 show improvement. In the initial study, preparing the syllabus 65.73, preparing RPP 63.39, implementing learning 64.75. In cycle 1, preparing syllabus 74.76, preparing RPP 73.39, implementing learning 76.5. A very significant increase, but not yet able to meet the criteria for completeness, namely a minimum of 80. Continued with cycle 2, preparing the syllabus 82.86, preparing RPP 83.7, and carrying out learning 81. Thus, after carrying out cycle 2, it has been completed, meeting the criteria 80. Performance teachers continue to improve. Learning runs more effectively. ABSTRAKPenelitian ini bertujuan mendapatkan deskripsi empirik tentang peningkatan kinerja guru dalam pembelajaran melalui supervise akademik dengan pendekatan kolaboratif bagi guru SD Negeri Temanggal Kecamatan Adimulyo Kabupaten Kebumen tahun pelajaran 2022/ 2023 pada semester 2. Penelitian ini menerapkan Penelitian Tindakan Sekolah/ School Action Research terhadap pelaksanaan kinerja guru dalam melaksanakan pembelajaran pada semester 2 tahun pelajaran 2022/ 2023 SD Negeri Temanggal. Penelitian tindakan ini dilaksanakan dengan maksud meningkatkan kinerja guru. Analisis data menggunakan model interaktif Miles dan Humberman dengan langkah-langkah : (1) pengumpulan dan telaah data, (2) deskripsi komperatif, (3) penyajian data dan (4) verifikasi menarik kesimpulan. Setelah dilaksanakan penelitian dalam 2 siklus ada perkembangan yang luarbiasa. Hasil penelitian silabus, RPP ,dan pelaksanaan pembelajaran dari mulai kondisi awal sampai dengan siklus 2 menunjukkan peningkatan . Pada studi awal menyusun silabus 65,73 menyusun RPP 63,39 , melaksanakan pembelajaran 64,75. Pada siklus 1 menyusun silabus 74,76 , menyusun RPP 73.39 , melaksanakan pembelajaran 76,5. Peningkatan yang sangat signifikan, namun belum bisa memenuhi kriteria ketuntasan yaitu minimal 80. Dilanjutkan siklus 2 menyusun silabus 82,86 , menyusun RPP 83,7 , dan melaksanakan pembelajaran 81. Dengan demikian setelah di laksanakan siklus 2 telah tuntas, memenuhi kriteria 80. Kinerja guru
{"title":"UPAYA MENINGKATKAN EFEKTIFITAS KINERJA GURU DALAM PROSES PEMBELAJARAN MELALUI SUPERVISI AKADEMIK DENGAN PENDEKATAN KOLABORATIF","authors":"Runtifasih Runtifasih","doi":"10.51878/manajerial.v3i3.2544","DOIUrl":"https://doi.org/10.51878/manajerial.v3i3.2544","url":null,"abstract":"This research aims to obtain an empirical description of improving teacher performance in learning through academic supervision with a collaborative approach for teachers at SD Negeri Temanggal, Adimulyo District, Kebumen Regency for the 2022/2023 school year in semester 2. This research applies School Action Research to the implementation of teacher performance. in carrying out learning in the 2nd semester of the 2022/2023 academic year at SD Negeri Temanggal. This action research was carried out with the aim of improving teacher performance. Data analysis uses the Miles and Humberman interactive model with the steps: (1) data collection and analysis, (2) comparative description, (3) data presentation and (4) verification of drawing conclusions. After carrying out the research in 2 cycles there was extraordinary development. The results of research on the syllabus, lesson plans and implementation of learning from initial conditions to cycle 2 show improvement. In the initial study, preparing the syllabus 65.73, preparing RPP 63.39, implementing learning 64.75. In cycle 1, preparing syllabus 74.76, preparing RPP 73.39, implementing learning 76.5. A very significant increase, but not yet able to meet the criteria for completeness, namely a minimum of 80. Continued with cycle 2, preparing the syllabus 82.86, preparing RPP 83.7, and carrying out learning 81. Thus, after carrying out cycle 2, it has been completed, meeting the criteria 80. Performance teachers continue to improve. Learning runs more effectively. ABSTRAKPenelitian ini bertujuan mendapatkan deskripsi empirik tentang peningkatan kinerja guru dalam pembelajaran melalui supervise akademik dengan pendekatan kolaboratif bagi guru SD Negeri Temanggal Kecamatan Adimulyo Kabupaten Kebumen tahun pelajaran 2022/ 2023 pada semester 2. Penelitian ini menerapkan Penelitian Tindakan Sekolah/ School Action Research terhadap pelaksanaan kinerja guru dalam melaksanakan pembelajaran pada semester 2 tahun pelajaran 2022/ 2023 SD Negeri Temanggal. Penelitian tindakan ini dilaksanakan dengan maksud meningkatkan kinerja guru. Analisis data menggunakan model interaktif Miles dan Humberman dengan langkah-langkah : (1) pengumpulan dan telaah data, (2) deskripsi komperatif, (3) penyajian data dan (4) verifikasi menarik kesimpulan. Setelah dilaksanakan penelitian dalam 2 siklus ada perkembangan yang luarbiasa. Hasil penelitian silabus, RPP ,dan pelaksanaan pembelajaran dari mulai kondisi awal sampai dengan siklus 2 menunjukkan peningkatan . Pada studi awal menyusun silabus 65,73 menyusun RPP 63,39 , melaksanakan pembelajaran 64,75. Pada siklus 1 menyusun silabus 74,76 , menyusun RPP 73.39 , melaksanakan pembelajaran 76,5. Peningkatan yang sangat signifikan, namun belum bisa memenuhi kriteria ketuntasan yaitu minimal 80. Dilanjutkan siklus 2 menyusun silabus 82,86 , menyusun RPP 83,7 , dan melaksanakan pembelajaran 81. Dengan demikian setelah di laksanakan siklus 2 telah tuntas, memenuhi kriteria 80. Kinerja guru","PeriodicalId":221805,"journal":{"name":"MANAJERIAL : Jurnal Inovasi Manajemen dan Supervisi Pendidikan","volume":"49 3","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-11-18","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"139261293","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Pub Date : 2023-11-18DOI: 10.51878/manajerial.v3i3.2546
Trisnuari Trisnuari
The purpose of this literature study is to find out and study the principles and objectives of educational supervision. The method in this research is literature study, namely looking for literature that is relevant to the topic raised and describing it to compare each literature. The results of this research show that the principles in educational supervision must be to guide teachers in carrying out teaching and supervising, easy to implement, not urgent, working together to advance education, always expecting change for the better. The targets in educational supervision are academic targets which include supervision of the academic or learning process that occurs at school so that it improves and is of better quality. Administrative targets include the administrative completeness of school principals and teachers such as the availability of facilities, textbooks, teaching tools such as learning implementation plans (RPP), annual programs, semester programs, effective time analysis and KKM. Teacher learning tools must always be updated and adapted to the latest curriculum. The target of the Institution is supervision of schools to improve the quality of the institution in general and improve the quality of schools. The target of this institution is related to school accreditation, completeness of documents and school activities which must be properly documented so that when the institution is supervised, the required documents are available and updated. Schools must also have a strategic plan for future planning, so that the institution can develop. ABSTRAKTujuan dari studi literatur ini adalah untuk mengetahui dan mempelajari prinsip dan sasaran dari supervisi Pendidikan. Metode dalam penelitian ini adalah studi literatur yaitu mencari literatur yang relevan dengan topik yang diangkat serta mendeskripsikannya untuk membandingkan masing-masing literatur. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa prinsip dalam supervisi pendidikan yang harus yaitu membimbing guru dalam melaksanakan pengajaran dan mengawasi, mudah dilaksanakan, tidak mendesak, bekerjasama dalam memajukan pendidikan, selalu mengharapkan perubahan ke arah yang lebih baik. Sasaran dalam supervisi Pendidikan yaitu sasaran akademik yang meliputi pengawasan terhadap proses akademi atau pembelajaran yang terjadi di sekolah agar lebih meningkat dan berkualitas. Sasaran administrasi yang meliputi kelengkapan administrasi kepala sekolah dan guru seperti ketersediaan sarana, buku-buku pelajaran, perangkat mengajar seperti rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP), program tahunan, program semester, analisis waktu efektif dan KKM. Perangkat pembelajaran guru harus selalu diperbaharui dan disesuaikan dengan kurikulum terbaru. Sasaran Lembaga merupakan pengawasan terhadap sekolah untuk meningkatkan kualitas lembaga secara umum dan meningkatkan kualitas sekolah. Sasaran Lembaga ini terkait dengan akreditasi sekolah, kelengkapan-kelengkapan dokumen dan kegiatan sekolah yang harus didokumentasikan
本文献研究的目的是找出并研究教育督导的原则和目标。本研究采用的方法是文献研究法,即寻找与所提课题相关的文献,并对其进行描述,对各文献进行比较。研究结果表明,教育督导的原则必须是指导教师开展教学和督导工作,易于实施,不急于求成,共同推进教育事业的发展,始终期待教育的变革。教育督导的目标是学术目标,包括对学校学术或学习过程的督导,以提高其质量。行政目标包括校长和教师的行政完整性,如设施、课本、教学工具的可用性,如学习实施计划(RPP)、年度计划、学期计划、有效的时间分析和 KKM。教师的学习工具必须不断更新,以适应最新的课程。该机构的目标是对学校进行监督,以全面提高该机构的质量,提高学校的质量。该机构的目标与学校认证、文件完整性和学校活动有关,这些活动必须有适当的文件记录,以便在对该机构进行监督时,可以提供和更新所需的文件。学校还必须为未来规划制定战略计划,以便机构能够发展。ABSTRACTThe purpose of this literature study is to know and learn the principles and objectives of educational supervision.本研究采用的方法是文献研究法,即寻找与所提主题相关的文献,并对其进行描述,对每种文献进行比较。研究结果表明,教育督导的原则应该是指导教师开展教学和督导工作、易于实施、不急于求成、合作推进教育、始终期待更好的变化。教育督导的目标是学术目标,包括对学校发生的学术或学习过程进行督导,以改进和提高质量。行政目标包括校长和教师行政管理的完整性,如设施、教科书、教学工具(如教案)、年度计划、学期计划、有效的时间分析和知识管理。教师的学习工具必须不断更新,以适应最新的课程。机构目标是对学校的监督,目的是全面提高机构的质量和提高学校的质量。这些机构目标与学校认证、文件的完整性和学校活动有关,必须有完备的文件记录,以便在机构接受监督时,可以获得和更新必要的文件。学校还应该制定未来规划的战略计划,以便学校能够发展壮大。
{"title":"SUPERVISI GURU MATA PELAJARAN DI SDN 2 BAHITOM KABUPATEN MURUNG RAYA","authors":"Trisnuari Trisnuari","doi":"10.51878/manajerial.v3i3.2546","DOIUrl":"https://doi.org/10.51878/manajerial.v3i3.2546","url":null,"abstract":"The purpose of this literature study is to find out and study the principles and objectives of educational supervision. The method in this research is literature study, namely looking for literature that is relevant to the topic raised and describing it to compare each literature. The results of this research show that the principles in educational supervision must be to guide teachers in carrying out teaching and supervising, easy to implement, not urgent, working together to advance education, always expecting change for the better. The targets in educational supervision are academic targets which include supervision of the academic or learning process that occurs at school so that it improves and is of better quality. Administrative targets include the administrative completeness of school principals and teachers such as the availability of facilities, textbooks, teaching tools such as learning implementation plans (RPP), annual programs, semester programs, effective time analysis and KKM. Teacher learning tools must always be updated and adapted to the latest curriculum. The target of the Institution is supervision of schools to improve the quality of the institution in general and improve the quality of schools. The target of this institution is related to school accreditation, completeness of documents and school activities which must be properly documented so that when the institution is supervised, the required documents are available and updated. Schools must also have a strategic plan for future planning, so that the institution can develop. ABSTRAKTujuan dari studi literatur ini adalah untuk mengetahui dan mempelajari prinsip dan sasaran dari supervisi Pendidikan. Metode dalam penelitian ini adalah studi literatur yaitu mencari literatur yang relevan dengan topik yang diangkat serta mendeskripsikannya untuk membandingkan masing-masing literatur. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa prinsip dalam supervisi pendidikan yang harus yaitu membimbing guru dalam melaksanakan pengajaran dan mengawasi, mudah dilaksanakan, tidak mendesak, bekerjasama dalam memajukan pendidikan, selalu mengharapkan perubahan ke arah yang lebih baik. Sasaran dalam supervisi Pendidikan yaitu sasaran akademik yang meliputi pengawasan terhadap proses akademi atau pembelajaran yang terjadi di sekolah agar lebih meningkat dan berkualitas. Sasaran administrasi yang meliputi kelengkapan administrasi kepala sekolah dan guru seperti ketersediaan sarana, buku-buku pelajaran, perangkat mengajar seperti rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP), program tahunan, program semester, analisis waktu efektif dan KKM. Perangkat pembelajaran guru harus selalu diperbaharui dan disesuaikan dengan kurikulum terbaru. Sasaran Lembaga merupakan pengawasan terhadap sekolah untuk meningkatkan kualitas lembaga secara umum dan meningkatkan kualitas sekolah. Sasaran Lembaga ini terkait dengan akreditasi sekolah, kelengkapan-kelengkapan dokumen dan kegiatan sekolah yang harus didokumentasikan","PeriodicalId":221805,"journal":{"name":"MANAJERIAL : Jurnal Inovasi Manajemen dan Supervisi Pendidikan","volume":"29 5","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-11-18","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"139261710","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Pub Date : 2023-11-18DOI: 10.51878/manajerial.v3i3.2545
Suardi Suardi
Based on the results of observations and supervision carried out by the author, it shows that teachers' pedagogical competence in preparing lesson plans is still low. The aim of this research is to describe and obtain information about increasing teacher pedagogical competence in preparing learning implementation plans (RPP) through in house training (IHT) at MAN 2 West Pasaman. This research is madrasa action research (PTM). Research procedures in this study include planning, action, observation and reflection. This research consisted of two cycles with four meetings. The research subjects consisted of 4 teachers who taught at MAN 2 West Pasaman. Research data was collected using observation sheets. Data was analyzed using percentages. The research results show that implementing In House Training (IHT) can improve teachers' pedagogical competence in preparing lesson plans. This is proven by the initial average score of teacher competency before the program was carried out, namely 74. Then after the IHT activities were carried out there was an increase in the first cycle to 78.70 (good) and after that it increased in the second cycle to 87.56 (very good) . ABSTRAKBerdasarkan hasil pengamatan dan supervisi yang dilakukan oleh penulis menunjukkan bahwa kompetensi pedagogik guru dalam menyusun RPP masih rendah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan dan mendapatkan informasi tentang Peningkatan kompetensi pedagogik Guru Dalam Menyusun Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) Melalui In House Training (IHT) di MAN 2 Pasaman Barat. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan madrasah (PTM). Prosedur penelitian dalam penelitian ini meliputi perencanaan, tindakan, obeservasi dan refleksi. Penelitian ini terdiri dari dua siklus dengan empat kali pertemuan. Subjek penelitian ter diri dari 4 orang guru yang mengajar di MAN 2 Pasaman Barat. Data penelitian dikumpulkan dengan menggunakan lembaran obeservasi. Data dianalisis dengan menggunakan persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan In House Training (IHT) dapat meningkatkan kompetensi pedagogik guru dalam menyusun RPP. Hal ini dibuktikan dengan dari nilai rata-rata awal kompetensi guru sebelum dilakukan program yaitu 74. Kemu dian setelah dilakukan kegiatan IHT terdapat peningkatan pada siklus I adalah 78,70 (baik) dan setelah itu meningkat pada siklus II menja di 87.56 (Amat baik).
根据笔者进行的观察和监督结果显示,教师编写教案的教学能力仍然较低。本研究的目的是通过在西帕萨曼第二男子学校(MAN 2 West Pasaman)开展的内部培训(IHT),描述并获取有关提高教师编制学习实施计划(RPP)的教学能力的信息。本研究属于宗教学校行动研究(PTM)。研究程序包括计划、行动、观察和反思。本研究包括两个周期,共举行了四次会议。研究对象包括在 MAN 2 West Pasaman 任教的 4 名教师。研究数据通过观察表收集。数据使用百分比进行分析。研究结果表明,实施室内培训(IHT)可以提高教师编写教案的教学能力。在开展该计划之前,教师能力的初始平均得分(74 分)就证明了这一点。在开展校内培训活动后,第一周期的平均分提高到 78.70 分(良好),第二周期的平均分提高到 87.56 分(非常好)。在开展 RPP 项目的过程中,教师的教学能力和监督能力得到了提高。本手册旨在为巴拉望曼哈顿第二区的 RPP(Renusun Recana Pelaksanaan Pembelajaran,RPP)室内培训(IHT)提供相关信息。其中的培训课程是学校培训课程(PTM)。室内培训课程包括学习、训练、服从和反思。该计划的主要目的是提高人们的生活质量。在巴厘岛第二曼哈顿区,有 4 位大师参与了该项目。通过数据分析,可以了解到肥胖问题的严重性。数据显示了持久性。数据显示,校内培训计划(IHT)可提高教师在 RPP 项目中的能力。该计划的目标是在 74 个项目中提高教师的能力。在 I 类课程中,IHT 的平均成绩为 78.70 分,而在 II 类课程中,IHT 的平均成绩为 87.56 分。
{"title":"PENINGKATAN KOMPETENSI PEDAGOGIK GURU DALAM MENYUSUN RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) MELALUI IN HOUSE TRAINING (IHT) DI MAN 2 PASAMAN BARAT","authors":"Suardi Suardi","doi":"10.51878/manajerial.v3i3.2545","DOIUrl":"https://doi.org/10.51878/manajerial.v3i3.2545","url":null,"abstract":"Based on the results of observations and supervision carried out by the author, it shows that teachers' pedagogical competence in preparing lesson plans is still low. The aim of this research is to describe and obtain information about increasing teacher pedagogical competence in preparing learning implementation plans (RPP) through in house training (IHT) at MAN 2 West Pasaman. This research is madrasa action research (PTM). Research procedures in this study include planning, action, observation and reflection. This research consisted of two cycles with four meetings. The research subjects consisted of 4 teachers who taught at MAN 2 West Pasaman. Research data was collected using observation sheets. Data was analyzed using percentages. The research results show that implementing In House Training (IHT) can improve teachers' pedagogical competence in preparing lesson plans. This is proven by the initial average score of teacher competency before the program was carried out, namely 74. Then after the IHT activities were carried out there was an increase in the first cycle to 78.70 (good) and after that it increased in the second cycle to 87.56 (very good) . ABSTRAKBerdasarkan hasil pengamatan dan supervisi yang dilakukan oleh penulis menunjukkan bahwa kompetensi pedagogik guru dalam menyusun RPP masih rendah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan dan mendapatkan informasi tentang Peningkatan kompetensi pedagogik Guru Dalam Menyusun Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) Melalui In House Training (IHT) di MAN 2 Pasaman Barat. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan madrasah (PTM). Prosedur penelitian dalam penelitian ini meliputi perencanaan, tindakan, obeservasi dan refleksi. Penelitian ini terdiri dari dua siklus dengan empat kali pertemuan. Subjek penelitian ter diri dari 4 orang guru yang mengajar di MAN 2 Pasaman Barat. Data penelitian dikumpulkan dengan menggunakan lembaran obeservasi. Data dianalisis dengan menggunakan persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan In House Training (IHT) dapat meningkatkan kompetensi pedagogik guru dalam menyusun RPP. Hal ini dibuktikan dengan dari nilai rata-rata awal kompetensi guru sebelum dilakukan program yaitu 74. Kemu dian setelah dilakukan kegiatan IHT terdapat peningkatan pada siklus I adalah 78,70 (baik) dan setelah itu meningkat pada siklus II menja di 87.56 (Amat baik).","PeriodicalId":221805,"journal":{"name":"MANAJERIAL : Jurnal Inovasi Manajemen dan Supervisi Pendidikan","volume":"9 6","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-11-18","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"139261376","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Pub Date : 2023-09-02DOI: 10.51878/manajerial.v3i3.2436
sidiq adi suparna
This School Action Research has the goal of increasing teacher professionalism in compiling a List of Proposals for Determining Credit Scores (DUPAK) at SD Negeri Candi III Kapanewon Nglipar through In House Training (IHT). Research data shows that efforts to increase teacher professionalism in preparing DUPAK through In House Training (IHT) at SD Negeri Candi III Nglipar are going well by achieving maximum results and objectives. The results of the study showed a positive influence. This is supported by data from observations of teacher behavior. The teacher's behavior in participating in the In House Training (IHT) is enthusiastic, enthusiastic, critical with questions that require argumentative answers and the teacher is able to master the material easily and quickly. From the comparison of the observation data tables in Pre-cycle, Cycle I and Cycle II, there was an increase. Prasiklus data shows that only 1 person out of 4 teachers or 25% is able to compile DUPAK. There was an increase of 25% in Cycle I where 2 out of 4 teachers or 50% were able to compose DUPAK. From the comparison of observation data tables in Cycle I and Cycle II there was an increase. Research data shows that there is an increase in the percentage of teachers by 50% in compiling DUPAK through In House Training (IHT) from Cycle I to Cycle II data. Cycle I data showed that only 2 out of 4 teachers or 50% were able to compile DUPAK. There was an increase of 50% in Cycle II where 4 out of 4 teachers or 100% were able to compose DUPAK. ABSTRAKPenelitian Tindakan Sekolah ini memiliki tujuan meningkatkan profesionalisme guru dalam menyusun Daftar Usul Penetapan Angka Kredit (DUPAK) Di SD Negeri Candi III Kapanewon Nglipar melalui In House Training (IHT). Data hasil penelitian menunjukkan bahwa upaya meningkatkan profesionalisme guru dalam menyusun DUPAK melalui In House Training (IHT) di SD Negeri Candi III Nglipar berjalan dengan baik dengan mencapai hasil dan tujuan yang maksimal. Hasil penelitian menunjukkan adanya pengaruh positif. Hal ini didukung oleh data hasil pengamatan perilaku guru. Perilaku guru dalam mengikuti In House Training (IHT) adalah bersemangat, antusias, kritis dengan pertanyaan-pertanyaan yang membutuhkan jawaban argumentatif dan guru mampu menguasai materi dengan mudah dan cepat. Dari komparasi tabel data observasi dalam Prasiklus, Siklus I dan Siklus II terdapat peningkatan. Data Prasiklus menunjukan hanya 1 orang dari 4 guru atau 25 % yang mampu menyusun DUPAK. Terjadi peningkatan 25% pada Siklus I dimana 2 orang dari 4 orang guru atau 50% yang mampu menyusun DUPAK. Dari komparasi tabel data observasi dalam Siklus I dengan Siklus II terdapat peningkatan. Data hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan persentase guru sebesar 50 % dalam menyusun DUPAK melalui In House Training (IHT) dari data Siklus I dengan Siklus II. Data Siklus I menunjukan hanya 2 orang dari 4 guru atau 50% yang mampu menyusun DUPAK. Terjadi peningkatan 50% pada Siklus II dimana
这项学校行动研究的目标是通过内部培训(IHT)在SD Negeri Candi III Kapanewon nlipar编制确定信用评分建议清单(DUPAK)时提高教师的专业性。研究数据显示,SD Negeri Candi III Nglipar通过内部培训(IHT)提高教师在准备DUPAK方面的专业素养的努力进展顺利,取得了最大的成果和目标。研究结果显示出积极的影响。这得到了对教师行为的观察数据的支持。教师参与内部培训(IHT)的行为是热情的,热情的,批判性的,需要论证性答案的问题,教师能够轻松快速地掌握材料。从Pre-cycle、Cycle I和Cycle II的观测数据表对比来看,有上升趋势。Prasiklus的数据显示,每4名教师中只有1人(25%)能够编写DUPAK。在第一阶段,4名教师中有2名或50%的教师能够编写DUPAK,增幅为25%。从第1周期和第2周期观测数据表的比较来看,有增加的趋势。研究数据显示,从第一周期到第二周期,通过内部培训(IHT)编写DUPAK的教师比例增加了50%。周期1的数据显示,只有2 / 4的教师或50%的教师能够编写DUPAK。在第二阶段,4名教师中有4名或100%的教师能够编写DUPAK,增加了50%。摘要/ abstract摘要:penelitian Tindakan Sekolah ini memiliki tujuan meningkatkan专业大师dalam menyusun Daftar Usul Penetapan Angka credit (DUPAK) Di SD Negeri Candi III Kapanewon Nglipar melalui In House Training (IHT)。Data hasil penelitian menunjukkan bahwa upaya meningkatkan专业大师dalam menyusun DUPAK melalui In House Training (IHT) di SD Negeri Candi III Nglipar berjalan dengan baik dengan mencapai hasil dan tujuan yang maksimal。Hasil penelitian menunjukkan adanya pengaruh positive。Hal ini didukung oleh data hasil pengamatan peraku guru。在室内训练(IHT) adalah bersemangat, antusias, kritis dengan pertanyaan-pertanyaan - membutuhkan jawaban argument,丹上师mampu menguasai materi dengan mudah dancepat。达里komparasi表数据观测了dalam Prasiklus, Siklus I和Siklus II的terpatat peningkatan。数据Prasiklus menunjukan hanya 1 orang dari 4 guru atau 25% yang mampu menyusun DUPAK。Terjadi peningkatan 25% pada Siklus I dimana 2 orang dari 4 orang guru atau 50% yang mampu menyusun DUPAK达里komparasi表数据观测:dalam Siklus I dengan和Siklus II terdapat peningkatan。数据有penelitian menunjukkan adanya peningkatan代表大师sebesar 50% dalam menyusun DUPAK melalui内部培训(IHT)数据Siklus I dengan Siklus II。数据Siklus 1 menunjukan hanya 2 orang dari 4 guru atau 50% yang mampu menyusun DUPAK。Terjadi peningkatan 50% pada Siklus II dimana 4猩猩dari 4猩猩guru atau 100% yang mampu menyusun DUPAK。
{"title":"MENINGKATKAN PROFESIONALISME GURU DALAM MENYUSUN DAFTAR USUL PENETAPAN ANGKA KREDIT (DUPAK) MELALUI IN HOUSE TRAINING (IHT) DI SD NEGERI CANDI III NGLIPAR","authors":"sidiq adi suparna","doi":"10.51878/manajerial.v3i3.2436","DOIUrl":"https://doi.org/10.51878/manajerial.v3i3.2436","url":null,"abstract":"This School Action Research has the goal of increasing teacher professionalism in compiling a List of Proposals for Determining Credit Scores (DUPAK) at SD Negeri Candi III Kapanewon Nglipar through In House Training (IHT). Research data shows that efforts to increase teacher professionalism in preparing DUPAK through In House Training (IHT) at SD Negeri Candi III Nglipar are going well by achieving maximum results and objectives. The results of the study showed a positive influence. This is supported by data from observations of teacher behavior. The teacher's behavior in participating in the In House Training (IHT) is enthusiastic, enthusiastic, critical with questions that require argumentative answers and the teacher is able to master the material easily and quickly. From the comparison of the observation data tables in Pre-cycle, Cycle I and Cycle II, there was an increase. Prasiklus data shows that only 1 person out of 4 teachers or 25% is able to compile DUPAK. There was an increase of 25% in Cycle I where 2 out of 4 teachers or 50% were able to compose DUPAK. From the comparison of observation data tables in Cycle I and Cycle II there was an increase. Research data shows that there is an increase in the percentage of teachers by 50% in compiling DUPAK through In House Training (IHT) from Cycle I to Cycle II data. Cycle I data showed that only 2 out of 4 teachers or 50% were able to compile DUPAK. There was an increase of 50% in Cycle II where 4 out of 4 teachers or 100% were able to compose DUPAK.\u0000ABSTRAKPenelitian Tindakan Sekolah ini memiliki tujuan meningkatkan profesionalisme guru dalam menyusun Daftar Usul Penetapan Angka Kredit (DUPAK) Di SD Negeri Candi III Kapanewon Nglipar melalui In House Training (IHT). Data hasil penelitian menunjukkan bahwa upaya meningkatkan profesionalisme guru dalam menyusun DUPAK melalui In House Training (IHT) di SD Negeri Candi III Nglipar berjalan dengan baik dengan mencapai hasil dan tujuan yang maksimal. Hasil penelitian menunjukkan adanya pengaruh positif. Hal ini didukung oleh data hasil pengamatan perilaku guru. Perilaku guru dalam mengikuti In House Training (IHT) adalah bersemangat, antusias, kritis dengan pertanyaan-pertanyaan yang membutuhkan jawaban argumentatif dan guru mampu menguasai materi dengan mudah dan cepat. Dari komparasi tabel data observasi dalam Prasiklus, Siklus I dan Siklus II terdapat peningkatan. Data Prasiklus menunjukan hanya 1 orang dari 4 guru atau 25 % yang mampu menyusun DUPAK. Terjadi peningkatan 25% pada Siklus I dimana 2 orang dari 4 orang guru atau 50% yang mampu menyusun DUPAK. Dari komparasi tabel data observasi dalam Siklus I dengan Siklus II terdapat peningkatan. Data hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan persentase guru sebesar 50 % dalam menyusun DUPAK melalui In House Training (IHT) dari data Siklus I dengan Siklus II. Data Siklus I menunjukan hanya 2 orang dari 4 guru atau 50% yang mampu menyusun DUPAK. Terjadi peningkatan 50% pada Siklus II dimana","PeriodicalId":221805,"journal":{"name":"MANAJERIAL : Jurnal Inovasi Manajemen dan Supervisi Pendidikan","volume":"46 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-09-02","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"124305717","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Pub Date : 2023-08-17DOI: 10.51878/manajerial.v3i2.2409
Ahmad Kosasih
This study aims to measure and evaluate the level of social attitudes of teachers or educators at SMP Negeri 2 Cikarang Selatan so that it can be seen whether the provision of developing social attitudes as outlined in the curriculum they provide to students is also applied to the teachers themselves. This study uses a qualitative descriptive method, which is a study that is used to systematically describe facts or characteristics of certain populations or certain fields carefully. The population in this study were all teachers or instructors at SMPN 2 Cikarang Selatan, totaling 34 people. Based on the results of this social attitude questionnaire that’s the statements have been adjusted for teachers, it has been found that the average of all indicators has reached a percentage of 89%, and of the 7 indicators it has reached >80% except for one aspect which is still at the 75% level, namely honesty indicator. In the social attitude competency assessment, it was found that each individual had received a total score with Very Good criteria, but there were also 2 people who got lower results, namely in the Good criteria with a percentage of 73% and 72%. While the highest percentage is found in the Responsibility indicator with an overall percentage of 97%. From the results of this study it is hoped that it can be a starting point for improving the quality of educators or to continue in research with other environmental scopes. ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengukur dan mengevaluasi tinggi rendahnya sikap sosial guru atau pendidik di SMP Negeri 2 Cikarang Selatan sehingga dapat dilihat apakah pemberian pengembangan sikap sosial yang dituangkan dalam kurikulum yang mereka berikan pada peserta didik juga diterapkan pada diri pengajar itu sendiri. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif, yaitu suatu penelitian yang digunakan untuk melukiskan secara sistematis fakta atau karakteristik populasi tertentu atau bidang tertentu secara cermat. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh guru atau pengajar yang ada di SMPN 2 Cikarang Selatan yang berjumlah 34 orang. Berdasarkan hasil angket sikap sosial yang telah disesuaikan pernyataannya untuk kalangan guru, telah didapatkan bahwa rata-rata dari semua indikator sudah mencapai persentase 89%, dan dari ke 7 indikator sudah mencapai >80% kecuali pada satu aspek yang masih pada tingkat 75% yaitu pada indikator kejujuran. Dalam penilaian kompetensi sikap sosial ini didapatkan bahwa setiap individu sudah mendapatkan nilai total dengan kriteria Baik Sekali, akan tetapi juga masih terdapat 2 orang yang mendapatkan hasil lebih rendah yaitu pada kriteria Baik dengan persentase perolehan nilai 73% dan 72%. Sedangkan persentase yang paling tinggi terdapat pada indikator Tanggung Jawab dengan persentase keseluruhan 97%. Dari Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi awalan dari penikngkatan mutu pendidik ataupun untuk dilanjutkan pada penelitian dengan lingkup lingkungan yang lain.
本研究旨在测量和评估SMP Negeri 2 Cikarang Selatan的教师或教育工作者的社会态度水平,以便可以看到他们提供给学生的课程中概述的发展社会态度的规定是否也适用于教师自己。本研究采用定性描述的方法,这是一种用于系统地描述某些人群或某些领域的事实或特征的研究。本研究的人群均为SMPN 2 Cikarang Selatan的教师或指导员,共34人。根据本次社会态度问卷的结果,即对教师的陈述进行了调整,我们发现,所有指标的平均值达到了89%的百分比,7个指标中,除了一个方面仍在75%的水平,即诚实度指标,它已经达到了>80%。在社会态度胜任力评估中,我们发现每个个体都获得了非常好的总分,但也有2人获得了较低的分数,即73%和72%的百分比在良好的标准中。而在责任指标中发现的百分比最高,总体百分比为97%。从本研究的结果来看,希望可以成为提高教育工作者素质的一个起点,或继续与其他环境范围的研究。[摘要]penelitian ini bertujuan untuk mengukur dan mengevaluasi tinggi rendahnya sikap social guru atau pendidik di SMP Negeri 2 Cikarang Selatan sehinga dapat dilihat apakah pemberian penembangan sikap social yang dittuangkan dalam kurikulum yang mereka berikan paderta didik juga diterapkan padi pengajar i sendiri。Penelitian ini menggunakan方法描述定性,yitu suatu Penelitian yang digunakan untuk melukiskan secara sistematis fakta atau karakteristik populasi tertentu atau bidang tertentu secara cermat。Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh guru atau pengajar yang ada di SMPN 2 Cikarang Selatan yang berjumlah 34 orang。Berdasarkan hasil angket sikap social yang telah disesuaikan pernyataannya untuk kalangan guru, telah didapatkan bahwa rata-rata dari semua指标sudah menapai代表89%,dan dari ke 7指标sudah menapai >80% kecuali pada satu asek yang masih pada tingkat 75% yitu pada指标kejujuran。Dalam penilaian kompetensi sikap social ini didapatkan bahwa setiap个人sudah mendapatkan nilai总dengan标准Baik Sekali, akan tetapi juga masih terdapat 2 orang yang mendapatkan hasil lebih rendah yitu pada标准Baik dengan代表ase perolehan nilai 73% dan 72%。Sedangkan代表杨佩玲,tinggi, terdapat代表唐公贾瓦布,邓根代表keseluruhan, 97%。达里语Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi awalan达里语penikngkatan穆图pendidik ataupun为她dilanjutkan篇penelitian dengan lingkup lingkungan杨躺。
{"title":"EVALUASI KOMPETENSI SIKAP SOSIAL GURU DI SMP NEGERI 2 CIKARANG SELATAN","authors":"Ahmad Kosasih","doi":"10.51878/manajerial.v3i2.2409","DOIUrl":"https://doi.org/10.51878/manajerial.v3i2.2409","url":null,"abstract":"This study aims to measure and evaluate the level of social attitudes of teachers or educators at SMP Negeri 2 Cikarang Selatan so that it can be seen whether the provision of developing social attitudes as outlined in the curriculum they provide to students is also applied to the teachers themselves. This study uses a qualitative descriptive method, which is a study that is used to systematically describe facts or characteristics of certain populations or certain fields carefully. The population in this study were all teachers or instructors at SMPN 2 Cikarang Selatan, totaling 34 people. Based on the results of this social attitude questionnaire that’s the statements have been adjusted for teachers, it has been found that the average of all indicators has reached a percentage of 89%, and of the 7 indicators it has reached >80% except for one aspect which is still at the 75% level, namely honesty indicator. In the social attitude competency assessment, it was found that each individual had received a total score with Very Good criteria, but there were also 2 people who got lower results, namely in the Good criteria with a percentage of 73% and 72%. While the highest percentage is found in the Responsibility indicator with an overall percentage of 97%. From the results of this study it is hoped that it can be a starting point for improving the quality of educators or to continue in research with other environmental scopes.\u0000ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengukur dan mengevaluasi tinggi rendahnya sikap sosial guru atau pendidik di SMP Negeri 2 Cikarang Selatan sehingga dapat dilihat apakah pemberian pengembangan sikap sosial yang dituangkan dalam kurikulum yang mereka berikan pada peserta didik juga diterapkan pada diri pengajar itu sendiri. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif, yaitu suatu penelitian yang digunakan untuk melukiskan secara sistematis fakta atau karakteristik populasi tertentu atau bidang tertentu secara cermat. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh guru atau pengajar yang ada di SMPN 2 Cikarang Selatan yang berjumlah 34 orang. Berdasarkan hasil angket sikap sosial yang telah disesuaikan pernyataannya untuk kalangan guru, telah didapatkan bahwa rata-rata dari semua indikator sudah mencapai persentase 89%, dan dari ke 7 indikator sudah mencapai >80% kecuali pada satu aspek yang masih pada tingkat 75% yaitu pada indikator kejujuran. Dalam penilaian kompetensi sikap sosial ini didapatkan bahwa setiap individu sudah mendapatkan nilai total dengan kriteria Baik Sekali, akan tetapi juga masih terdapat 2 orang yang mendapatkan hasil lebih rendah yaitu pada kriteria Baik dengan persentase perolehan nilai 73% dan 72%. Sedangkan persentase yang paling tinggi terdapat pada indikator Tanggung Jawab dengan persentase keseluruhan 97%. Dari Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi awalan dari penikngkatan mutu pendidik ataupun untuk dilanjutkan pada penelitian dengan lingkup lingkungan yang lain.","PeriodicalId":221805,"journal":{"name":"MANAJERIAL : Jurnal Inovasi Manajemen dan Supervisi Pendidikan","volume":"44 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-08-17","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"114458933","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Pub Date : 2023-08-17DOI: 10.51878/manajerial.v3i2.2410
A. Baidowi
The purpose of education in schools is to educate the nation as mandated in the 1945 Constitution. Teachers are educators who are the very dominant and most important factor in education to achieve learning goals in schools. The ability of teachers to teach in the learning process as an educational goal which is also an indicator of the success of the teaching and learning process. In order to be able to carry out their duties properly, teachers need to master various things, including their personal competence and professional competence. To determine whether there is an influence of teacher competence, it is necessary to formulate the following: This type of research uses a quantitative approach using descriptive analysis method to explain a table, and simple regression analysis is continued with multiple regression, which aims to determine the effect of one variable on another variable using the SPSS version 22 application. The population of this study was all 6th grade students. as many as 139 and 116 samples, and a sample of 5 teachers from a population of 6 teachers. Data collection techniques with the method of documentation and questionnaires. Based on the research results obtained indicate that there is a significant influence between the teacher's personality competence on the learning achievement of students at MIN 2 Nganjuk. of 83.8%. 2. There is a significant influence between the teacher's personality competence on the learning achievement of students at MIN 2 Nganjuk. By 97.6%. 3. There is a significant influence between personality competence and teacher professional competence on student achievement at MIN 2 Nganjuk. By 99.9%. ABSTRAKTujuan pendidikan di sekolah adalah untuk mencerdaskan bangsa sebagaimana diamanatkan dalam UUD 1945. Guru adalah pendidik yang merupakan faktor yang sangat dominan dan terpenting dalam pendidikan untuk mencapai tujuan pembelajaran di sekolah. Kemampuan guru dalam mengajar dalam proses pembelajaran sebagai tujuan pendidikan yang juga merupakan indikator keberhasilan proses belajar mengajar. Agar dapat melaksanakan tugasnya dengan baik, guru perlu menguasai berbagai hal, antara lain kompetensi personal dan kompetensi profesional. Untuk mengetahui ada tidaknya pengaruh kompetensi guru perlu dirumuskan sebagai berikut: Jenis penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan menggunakan metode analisis deskriptif untuk menjelaskan suatu tabel, dan analisis regresi sederhana dilanjutkan dengan regresi berganda, yang bertujuan untuk mengetahui pengaruh satu variabel terhadap variabel lainnya dengan menggunakan aplikasi SPSS versi 22. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VI. sampel sebanyak 139 dan 116, dan sampel 5 guru dari populasi 6 guru. Teknik pengumpulan data dengan metode dokumentasi dan angket. Berdasarkan hasil penelitian yang diperoleh menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara kompetensi kepribadian guru terhadap prestasi belajar siswa di MIN 2 Nganjuk. sebes
学校教育的目的是教育国民,这是1945年宪法规定的。教师是教育工作者,他们是实现学校学习目标的教育中最主要和最重要的因素。教师在学习过程中进行教学的能力作为一种教育目标,这也是教与学过程成功与否的一个标志。为了能够正确地履行自己的职责,教师需要掌握各种东西,包括个人能力和专业能力。为了确定是否存在教师胜任力的影响,需要制定以下内容:此类研究采用定量方法,采用描述性分析方法解释表格,并在简单回归分析的基础上进行多元回归分析,旨在使用SPSS 22版应用程序确定一个变量对另一个变量的影响。这项研究的对象都是六年级的学生。样本分别为139和116个,样本为6名教师中的5名教师。数据收集技术与文件和问卷调查的方法。本研究结果显示,教师人格能力对南竹中学学生的学习成绩有显著影响。的83.8%。2. 教师人格能力对南竹中学学生的学习成绩有显著影响。了97.6%。3.人格能力和教师专业能力对小学二年级学生成绩有显著影响。了99.9%。[摘要][font = verdana] [font = verdana] [font = verdana] [font = verdana] [font = verdana]。大师adalah pendidik yang merupakan fakto yang sangat dominan和terpenpendidikan untuk menapai tujuan penbelajaran di sekolah。Kemampuan上师dalam mengajar dalam proses penbelajan sebagai tujuan pendidikan yang juga merupakan指标keberhasilan proses belajar mengajar。Agar dapat melaksanakan tugasnya dengan baik, guru perlu menguasai berbagai hal, antara lain comppetensi个人和comppetensi专业。Untuk mengetahui ada tidaknya pengaruh kompetensi guru perlu dirumuskan sebagai berikut: Jenis penelitian ini mengganakan pendekatan kuantitatif dengan mengganakan suatu table, dan analysis regresi sederhana dilanjutkan dengan regresi berganda, yang bertujuan Untuk mengetahui pengaruh satu variabel terhadap variabel lainnya dengan mengganakan应用SPSS version 22。Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VI.样本sebanyak 139 dan 116,样本5 guru dari Populasi 6 guru。技术人口学数据登载方法文献分析。Berdasarkan hasil penelitian yang diperoleh menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signfikan antara kompetensi kepribadian guru terhadap prestasi belajar siswa di min2 Nganjuk。sebesar 83起,8%。2. Terdapat pengaruh yang signfikan antara kompetensi kepribadian guru terhadap prestasi belajar siswa di MIN 2 Nganjuk。Sebesar 97起,6%。3.Terdapat pengaruh yang signfikan antara kompetensi kepribadian dan kompetensi专业大师terhadap prestasi belajar siswa di MIN 2 Nganjuk。Sebesar 99起,9%。
{"title":"PENGARUH KOMPETENSI KEPRIBADIAN DAN KOMPETENSI PROFESIONAL GURU TERHADAP PRESTASI BELAJAR PESERTA DIDIK DI MIN 2 NGANJUK","authors":"A. Baidowi","doi":"10.51878/manajerial.v3i2.2410","DOIUrl":"https://doi.org/10.51878/manajerial.v3i2.2410","url":null,"abstract":"The purpose of education in schools is to educate the nation as mandated in the 1945 Constitution. Teachers are educators who are the very dominant and most important factor in education to achieve learning goals in schools. The ability of teachers to teach in the learning process as an educational goal which is also an indicator of the success of the teaching and learning process. In order to be able to carry out their duties properly, teachers need to master various things, including their personal competence and professional competence. To determine whether there is an influence of teacher competence, it is necessary to formulate the following: This type of research uses a quantitative approach using descriptive analysis method to explain a table, and simple regression analysis is continued with multiple regression, which aims to determine the effect of one variable on another variable using the SPSS version 22 application. The population of this study was all 6th grade students. as many as 139 and 116 samples, and a sample of 5 teachers from a population of 6 teachers. Data collection techniques with the method of documentation and questionnaires. Based on the research results obtained indicate that there is a significant influence between the teacher's personality competence on the learning achievement of students at MIN 2 Nganjuk. of 83.8%. 2. There is a significant influence between the teacher's personality competence on the learning achievement of students at MIN 2 Nganjuk. By 97.6%. 3. There is a significant influence between personality competence and teacher professional competence on student achievement at MIN 2 Nganjuk. By 99.9%.\u0000ABSTRAKTujuan pendidikan di sekolah adalah untuk mencerdaskan bangsa sebagaimana diamanatkan dalam UUD 1945. Guru adalah pendidik yang merupakan faktor yang sangat dominan dan terpenting dalam pendidikan untuk mencapai tujuan pembelajaran di sekolah. Kemampuan guru dalam mengajar dalam proses pembelajaran sebagai tujuan pendidikan yang juga merupakan indikator keberhasilan proses belajar mengajar. Agar dapat melaksanakan tugasnya dengan baik, guru perlu menguasai berbagai hal, antara lain kompetensi personal dan kompetensi profesional. Untuk mengetahui ada tidaknya pengaruh kompetensi guru perlu dirumuskan sebagai berikut: Jenis penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan menggunakan metode analisis deskriptif untuk menjelaskan suatu tabel, dan analisis regresi sederhana dilanjutkan dengan regresi berganda, yang bertujuan untuk mengetahui pengaruh satu variabel terhadap variabel lainnya dengan menggunakan aplikasi SPSS versi 22. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VI. sampel sebanyak 139 dan 116, dan sampel 5 guru dari populasi 6 guru. Teknik pengumpulan data dengan metode dokumentasi dan angket. Berdasarkan hasil penelitian yang diperoleh menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara kompetensi kepribadian guru terhadap prestasi belajar siswa di MIN 2 Nganjuk. sebes","PeriodicalId":221805,"journal":{"name":"MANAJERIAL : Jurnal Inovasi Manajemen dan Supervisi Pendidikan","volume":"68 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-08-17","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"124054104","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}