Pub Date : 2022-06-27DOI: 10.35970/e-joint.v3i1.1577
Nico Wahyu Ananto, H Aripin, Asep Andang
Kebutuhan energi yang semakin meningkat membuat para peneliti meningkatkan teknologi energi terbarukan dan ramah lingkungan. Mesin kendaraan listrik menjadi solusi untuk mengatasi efek rumah kaca yang menggunakan sumber energi berupa baterai. Baterai aluminium-udara menjadi pengembangan lanjut karena memiliki densitas besar, ramah lingkungan, dan murah. Baterai aluminium-udara pada penelitian ini dirancang dan dibuat berbentuk segi empat dengan ukuran panjang 8 cm, lebar 7 cm, dan tebal 0,8 cm. Strukturnya terdiri dari anoda plat aluminium, elektrolit KOH, membran tisu, dan lapisan aktif TiO2 sebagai katoda udara.. Unjuk kerja baterai dilakukan untuk mengetahui kapasitas arus yang dihasilkan, dan karakteristik dari baterai. Pengujian discharging satu sel menggunakan BTS (Battery Testing System) untuk mengetahui kapasitas arusnya. Baterai disusun 12 sel secara seri dan paralel menjadi bertegangan 3 Volt untuk diuji menyalakan motor DC n20, dan dianalisa karakteristiknya, dan waktu lamanya baterai habis. Baterai diuji ke beban motor DC menggunakan alat ukur yang dibuat menggunakan Arduino Uno dengan beberapa sensor untuk mengukur tegangan dan arus secara real time hingga motor DC tidak berputar. Kecepatan rotasi (RPM) diukur menggunakan tachometer. Karakteristik baterai diketahui dari hambatan internal baterai dan karakteristik elektrokimia yang diukur menggunakan alat palmsense. Baterai aluminium-udara diuji discharging dengan arus konstan 5 mA yang menghasilkan kapasitas baterai sebesar 137,6 mAh dalam pengujian satu sel baterai. Baterai sebelumnya yang menggunakan bahan silika xerogel memiliki kapasitas sebesar 0,59 mAh. Penelitian ini menggunakan bahan katalis utama berupa titanium dioksida. 12 sel baterai aluminium-udara mampu menyalakan motor DC tipe n20 selama 12,9 menit.
随着能源需求的增加,研究人员正在改进可再生和绿色能源技术。电动汽车发动机提供了一种解决使用电池供电的温室效应的方法。铝电池因其高密度、绿色和廉价而成为高度开发的产物。铝电池在这项研究中是设计和制造的矩形,长8厘米,宽7厘米,厚0.8厘米。该结构包括铝板的苯甲酸、电解质KOH、薄纸和作为氧阴极活动的TiO2层。电池的运动是为了了解产生的电流能力和电池的特性而进行的。一个细胞功能测试使用BTS测试系统来确定其电流容量。电池由12个串行和平行的单元组成,用于测试直流n20电机,并分析其特性,电池超时。电池通过使用使用使用传感器的Arduino Uno (Arduino Uno)进行测试,该设备使用多个传感器实时测量电压和电流,直到DC电机不旋转。转速(转速)是用速规测量的。电池的内部抑制特性和使用棕榈状仪器测量的电化学特性是众所周知的。铝-空气电池测试以5 mA恒定电流进行充电,在测试一个电池时产生137.6 mAh的电池容量。以前使用二氧化硅施乐的电池的容量为0.59马赫。这项研究使用二氧化钛的主要催化剂。12个铝电池,能启动DC - 20型n20发动机,时间为12.9分钟。
{"title":"Rancang Bangun dan Unjuk Kerja Baterai Aluminium-Udara sebagai Penggerak Kendaraan Listrik","authors":"Nico Wahyu Ananto, H Aripin, Asep Andang","doi":"10.35970/e-joint.v3i1.1577","DOIUrl":"https://doi.org/10.35970/e-joint.v3i1.1577","url":null,"abstract":"Kebutuhan energi yang semakin meningkat membuat para peneliti meningkatkan teknologi energi terbarukan dan ramah lingkungan. Mesin kendaraan listrik menjadi solusi untuk mengatasi efek rumah kaca yang menggunakan sumber energi berupa baterai. Baterai aluminium-udara menjadi pengembangan lanjut karena memiliki densitas besar, ramah lingkungan, dan murah. Baterai aluminium-udara pada penelitian ini dirancang dan dibuat berbentuk segi empat dengan ukuran panjang 8 cm, lebar 7 cm, dan tebal 0,8 cm. Strukturnya terdiri dari anoda plat aluminium, elektrolit KOH, membran tisu, dan lapisan aktif TiO2 sebagai katoda udara.. Unjuk kerja baterai dilakukan untuk mengetahui kapasitas arus yang dihasilkan, dan karakteristik dari baterai. Pengujian discharging satu sel menggunakan BTS (Battery Testing System) untuk mengetahui kapasitas arusnya. Baterai disusun 12 sel secara seri dan paralel menjadi bertegangan 3 Volt untuk diuji menyalakan motor DC n20, dan dianalisa karakteristiknya, dan waktu lamanya baterai habis. Baterai diuji ke beban motor DC menggunakan alat ukur yang dibuat menggunakan Arduino Uno dengan beberapa sensor untuk mengukur tegangan dan arus secara real time hingga motor DC tidak berputar. Kecepatan rotasi (RPM) diukur menggunakan tachometer. Karakteristik baterai diketahui dari hambatan internal baterai dan karakteristik elektrokimia yang diukur menggunakan alat palmsense. Baterai aluminium-udara diuji discharging dengan arus konstan 5 mA yang menghasilkan kapasitas baterai sebesar 137,6 mAh dalam pengujian satu sel baterai. Baterai sebelumnya yang menggunakan bahan silika xerogel memiliki kapasitas sebesar 0,59 mAh. Penelitian ini menggunakan bahan katalis utama berupa titanium dioksida. 12 sel baterai aluminium-udara mampu menyalakan motor DC tipe n20 selama 12,9 menit.","PeriodicalId":267451,"journal":{"name":"E-JOINT (Electronica and Electrical Journal Of Innovation Technology)","volume":"29 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2022-06-27","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"121437431","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Pub Date : 2022-06-27DOI: 10.35970/e-joint.v1i3.1373
Maya Rahayu, Muhammad Nurkholis Widlan, A. Ashari, Hutama Arif Bramantyo
The increasing human population makes each year its production increases significantly. People's ignorance to separate the types of waste has triggered various disasters. Many studies have aimed at tackling this problem, such as smart trash bins that can sort various types of organic and inorganic materials and detect waste. However, intelligent trash can products with many functions are not all integrated into one product. In this research, a product has been created that can integrate various smart trash functions with a volume monitoring system and sorting metal, non-metal, and organic waste types monitored via the web using the MQTT Protocol. This research prototype consists of several devices, namely smart trash equipped with proximity sensors, capacitive proximity sensors, and infrared sensors. In addition, this intelligent trash is equipped with an ultrasonic sensor to detect the height of the trash. The Wi-Fi module integrated this system with web applications and the MQTT protocol. Based on the test, the system has been running well since the sensor data collection test is 70%, the delay test from the sensor input to the actuator is 3.48 s, the ultrasonic sensor reading accuracy is 97.16%, and the throughput on the monitoring website is 5084.75 bytes/sec.The increasing human population makes each year its production increases significantly. People's ignorance to separate the types of waste has triggered various disasters. Many studies have aimed at tackling this problem, such as smart trash bins that can sort various types of organic and inorganic materials and detect waste. However, intelligent trash can products with many functions are not all integrated into one product. In this research, a product has been created that can integrate various smart trash functions with a volume monitoring system and sorting metal, non-metal, and organic waste types monitored via the web using the MQTT Protocol. This research prototype consists of several devices, namely smart trash equipped with proximity sensors, capacitive proximity sensors, and infrared sensors. In addition, this intelligent trash is equipped with an ultrasonic sensor to detect the height of the trash. The Wi-Fi module integrated this system with web applications and the MQTT protocol. Based on the test, the system has been running well since the sensor data collection test is 70%, the delay test from the sensor input to the actuator is 3.48 s, the ultrasonic sensor reading accuracy is 97.16%, and the throughput on the monitoring website is 5084.75 bytes/sec.
{"title":"Smart Trash with Web Integrated Volume Monitoring and Sorting System via MQTT Protocol","authors":"Maya Rahayu, Muhammad Nurkholis Widlan, A. Ashari, Hutama Arif Bramantyo","doi":"10.35970/e-joint.v1i3.1373","DOIUrl":"https://doi.org/10.35970/e-joint.v1i3.1373","url":null,"abstract":"The increasing human population makes each year its production increases significantly. People's ignorance to separate the types of waste has triggered various disasters. Many studies have aimed at tackling this problem, such as smart trash bins that can sort various types of organic and inorganic materials and detect waste. However, intelligent trash can products with many functions are not all integrated into one product. In this research, a product has been created that can integrate various smart trash functions with a volume monitoring system and sorting metal, non-metal, and organic waste types monitored via the web using the MQTT Protocol. This research prototype consists of several devices, namely smart trash equipped with proximity sensors, capacitive proximity sensors, and infrared sensors. In addition, this intelligent trash is equipped with an ultrasonic sensor to detect the height of the trash. The Wi-Fi module integrated this system with web applications and the MQTT protocol. Based on the test, the system has been running well since the sensor data collection test is 70%, the delay test from the sensor input to the actuator is 3.48 s, the ultrasonic sensor reading accuracy is 97.16%, and the throughput on the monitoring website is 5084.75 bytes/sec.The increasing human population makes each year its production increases significantly. People's ignorance to separate the types of waste has triggered various disasters. Many studies have aimed at tackling this problem, such as smart trash bins that can sort various types of organic and inorganic materials and detect waste. However, intelligent trash can products with many functions are not all integrated into one product. In this research, a product has been created that can integrate various smart trash functions with a volume monitoring system and sorting metal, non-metal, and organic waste types monitored via the web using the MQTT Protocol. This research prototype consists of several devices, namely smart trash equipped with proximity sensors, capacitive proximity sensors, and infrared sensors. In addition, this intelligent trash is equipped with an ultrasonic sensor to detect the height of the trash. The Wi-Fi module integrated this system with web applications and the MQTT protocol. Based on the test, the system has been running well since the sensor data collection test is 70%, the delay test from the sensor input to the actuator is 3.48 s, the ultrasonic sensor reading accuracy is 97.16%, and the throughput on the monitoring website is 5084.75 bytes/sec.","PeriodicalId":267451,"journal":{"name":"E-JOINT (Electronica and Electrical Journal Of Innovation Technology)","volume":"3 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2022-06-27","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"117051545","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Perubahan iklim, kepadatan penduduk, dan kegiatanekspor-impor yang tidak stabil menyebabkan dampak yang cukup serius bagi masyarakat terutama Provinsi Lampung. Hal ini berdampak pada kegiatan usaha terutama dibidang pertanian dan kelautan. Banyak warga yang mata pencahariannya terganggu terutama petani. Petani sangat merasakan kesulitan disamping harga produksi yang naik dan modal produksi yangmeningkat. Dengan adanya hal ini tentunya sangat dibutuhkan suatu inovasi yang memungkinkan petani tetap memiliki penghasilan walau kekurangan lahan. Oleh karena itu, penulis melakukan suatu inovasi dengan membuat sistem pertanian akuaponik yang didukung oleh suatu aplikasi monitoring berbasisIoT (Internet of Things) yang diberi nama lobsternik.id. Sistem akuaponik yang dikembangkan yaitu dengan budidaya lobster dan tanaman. Aplikasi ini akan sangat membantu masyarakat pembudidaya dalam mengawasi dan menjaga tanaman serta lobster secara real-time sehingga didapatkan hasil tanaman danlobster yang maksimal dan berkualitas. Dengan inovasi ini diharapkan masyarakat Lampung dapat memanfaatkan potensi untuk meningkatkan ekonomi terutama diera teknologi. Programini memfokuskan kajian tentang apakah lobsternik.id dapat digunakan dalam membantu penerapan konsep tanam akuaponik, dan bagaimana penerapan sistem kerja akuaponik dengan bantuan aplikasi lobsternik.id. Program ini akan memfokuskan kepada pembuatan aplikasi dan pengimplementasiannya terhadap masyarakat. Hal ini agar aplikasi dapat berguna dan membantu masyarakat dalam meningkatkan perekonomiannya. Kombinasi implementasidengan teknologi berbasis IoT (Internet of Things) diharapkan dapat berhasil dan bermanfaat bagi masyarakat terutama Provinsi Lampung
{"title":"Implementasi Budidaya Lobster dengan Sistem Pertanian Akuaponik Berbasis IoT (Internet of Things)","authors":"Irfan Mirda, Handrio, Bagus Wahyu Pratomo, Melvi, Ardian Ulvan, Aryanto","doi":"10.35970/e-joint.v3i1.1573","DOIUrl":"https://doi.org/10.35970/e-joint.v3i1.1573","url":null,"abstract":"Perubahan iklim, kepadatan penduduk, dan kegiatanekspor-impor yang tidak stabil menyebabkan dampak yang cukup serius bagi masyarakat terutama Provinsi Lampung. Hal ini berdampak pada kegiatan usaha terutama dibidang pertanian dan kelautan. Banyak warga yang mata pencahariannya terganggu terutama petani. Petani sangat merasakan kesulitan disamping harga produksi yang naik dan modal produksi yangmeningkat. Dengan adanya hal ini tentunya sangat dibutuhkan suatu inovasi yang memungkinkan petani tetap memiliki penghasilan walau kekurangan lahan. Oleh karena itu, penulis melakukan suatu inovasi dengan membuat sistem pertanian akuaponik yang didukung oleh suatu aplikasi monitoring berbasisIoT (Internet of Things) yang diberi nama lobsternik.id. Sistem akuaponik yang dikembangkan yaitu dengan budidaya lobster dan tanaman. Aplikasi ini akan sangat membantu masyarakat pembudidaya dalam mengawasi dan menjaga tanaman serta lobster secara real-time sehingga didapatkan hasil tanaman danlobster yang maksimal dan berkualitas. Dengan inovasi ini diharapkan masyarakat Lampung dapat memanfaatkan potensi untuk meningkatkan ekonomi terutama diera teknologi. Programini memfokuskan kajian tentang apakah lobsternik.id dapat digunakan dalam membantu penerapan konsep tanam akuaponik, dan bagaimana penerapan sistem kerja akuaponik dengan bantuan aplikasi lobsternik.id. Program ini akan memfokuskan kepada pembuatan aplikasi dan pengimplementasiannya terhadap masyarakat. Hal ini agar aplikasi dapat berguna dan membantu masyarakat dalam meningkatkan perekonomiannya. Kombinasi implementasidengan teknologi berbasis IoT (Internet of Things) diharapkan dapat berhasil dan bermanfaat bagi masyarakat terutama Provinsi Lampung","PeriodicalId":267451,"journal":{"name":"E-JOINT (Electronica and Electrical Journal Of Innovation Technology)","volume":"69 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2022-06-27","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"132387387","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Pub Date : 2022-06-27DOI: 10.35970/e-joint.v1i3.1361
Alifianti Mustika, Nyoman Bogi, A. Irawan
Teknologi yang efisien diharapkan mampu menjadi sistem kendali dan keamanan yang dapat meminimalisir terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan pada rumah pribadi maka muncul ide untuk menggunakan alat S-LUCY Smart Switch yang merupakan alat yang berguna untuk mempermudah user untuk mengatur nyala atau matinya lampu secara otomatis dan manual. Penambahan sensor PIR dan sensor LDR yang ada bertujuan untuk mendeteksi keadaan lingkungan agar lampu bisa menyala otomatis sesuai dengan masukan dari sensor. Alat S-LUCY smart switch ini mempunyai konsep Internet of Things (IoT), Dengan system ini, penggunaan lampu lebih efisien karena lampu akan menyala pada saat yang ditentukan. Dari hasil pengukuran, didapat bahwa smart switch bekerja secara efisien dengan pengujian fungsionalitas didapatkan bahwa lampu dapat menyala dalam beberapa kondisi, pengujian power supply didapatkan tegangan output cukup stabil dengan error 1,00% tanpa beban dan 0,20% dengan beban, pengujian sensor dilakukan pada sensor PIR yang menyatakan sensor dapat mendeteksi gerakan manusia dengan jarak kurang lebih sama dengan spesifikasi sensor yaitu 0-5 meter dan sensor LDR dengan perbandingan menggunakan lux meter menghasilkan error sebesar 2,10%, pengujian sistem manual dan otomatis yang sesuai dengan keadaan lingkungan, dan pengujian subjektif didapatkan rata-rata penggunaan smart switch sudah efisien
{"title":"Perancangan dan Implementasi Produk S-LUCY(Smart Light Ultimate Control By Website) Untuk Smart Switch Menggunakan Sensor PIR dan Sensor LDR","authors":"Alifianti Mustika, Nyoman Bogi, A. Irawan","doi":"10.35970/e-joint.v1i3.1361","DOIUrl":"https://doi.org/10.35970/e-joint.v1i3.1361","url":null,"abstract":"Teknologi yang efisien diharapkan mampu menjadi sistem kendali dan keamanan yang dapat meminimalisir terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan pada rumah pribadi maka muncul ide untuk menggunakan alat S-LUCY Smart Switch yang merupakan alat yang berguna untuk mempermudah user untuk mengatur nyala atau matinya lampu secara otomatis dan manual. Penambahan sensor PIR dan sensor LDR yang ada bertujuan untuk mendeteksi keadaan lingkungan agar lampu bisa menyala otomatis sesuai dengan masukan dari sensor. Alat S-LUCY smart switch ini mempunyai konsep Internet of Things (IoT), Dengan system ini, penggunaan lampu lebih efisien karena lampu akan menyala pada saat yang ditentukan. Dari hasil pengukuran, didapat bahwa smart switch bekerja secara efisien dengan pengujian fungsionalitas didapatkan bahwa lampu dapat menyala dalam beberapa kondisi, pengujian power supply didapatkan tegangan output cukup stabil dengan error 1,00% tanpa beban dan 0,20% dengan beban, pengujian sensor dilakukan pada sensor PIR yang menyatakan sensor dapat mendeteksi gerakan manusia dengan jarak kurang lebih sama dengan spesifikasi sensor yaitu 0-5 meter dan sensor LDR dengan perbandingan menggunakan lux meter menghasilkan error sebesar 2,10%, pengujian sistem manual dan otomatis yang sesuai dengan keadaan lingkungan, dan pengujian subjektif didapatkan rata-rata penggunaan smart switch sudah efisien","PeriodicalId":267451,"journal":{"name":"E-JOINT (Electronica and Electrical Journal Of Innovation Technology)","volume":"260 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2022-06-27","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"122028306","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Pub Date : 2022-06-27DOI: 10.35970/e-joint.v3i1.1626
Muhammad Arif Ramdani, Firmansyah M S Nursuwars, Aripin
Penyedia jasa penyewaan sepeda motor harus melakukan pendataan , mengingatkan waktu dan mengetahui kondisi sepeda motor, tetapi pendataan masih menggunakan cara manual, pengembalian sepeda motor sering terlambat dan tidak mengetahui kondisi sepeda motor yang disewakan. Komunikasi data menggunakan Internet of Things serta protokol mqtt pada sistem elektronik registrasi penyewaan dan sistem elektronik pada sepeda motor memudahkan penyedia jasa dalam pendataan, memberi peringatan waktu dan mengetahui kondisi sepeda motor yang disewakan. Sistem elektronik registrasi penyewaan terdiri dari nodemcu, keypad, mfrc522, dan lcd. Sistem elektronik pada sepeda motor terdiri dari arduino mega 2560 pro mini, nodemcu, sensor tegangan, mq7, speed, max6675, pelampung bensin, mfrc522, rtc ds3231, GPS neo m8n, dan buzzer. Sistem elektronik registrasi penyewaan mencatat identitas penyewa dan menampilkan data kondisi sepeda motor, ketika sistem elektronik pada sepeda motor hidup, sistem menampilkan data kondisi sepeda motor terbaru. Ketika sistem elektronik pada sepeda motor mati, sistem menampilkan data kondisi sepeda motor terakhir. Sistem elektronik pada sepeda motor hanya dapat menghidupkan sepeda motor ketika sistem membaca e-ktp yang telah didata/diregistrasi, dan ketika waktu penyewaan habis sistem akan memberikan peringatan suara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mulai dari kondisi sepeda sepeda motor off sampai sepeda motor berjalan dengan kecepatan 60 km/h, data yang terukur disistem elektronik pada sepeda motor mengalami perubahan, suhu lingkungan mesin sebesar 20 o C, tegangan baterai sebesar 1,52 V, gas emisi sebesar 843 ppm, kecepatan sebesar 63 km/h, dan bbm sebesar 11%. Rata – rata waktu pengiriman data dengan jarak 10 meter dari sistem elektronik registrasi penyewaan ke sistem elektronik pada sepeda motor selama 3,3 detik.
摩托车租赁服务必须登记,提醒时间和了解摩托车的情况,但登记仍然是手动的,摩托车经常被退回,不知道租用摩托车的条件。数据通信使用的是租借的电子注册系统和摩托车上的mqtt协议,允许服务商进行记录,提醒人们租用摩托车的时间和状况。租金电子注册系统包括nodemcu、keypad、mfrc522和液晶显示器。摩托车上的电子系统包括arduino mega 2560 pro mini, nodemcu,电压传感器,mq7, speed, max6675,汽油浮标,mfrc522, rtc ds3231, GPS neo m8n和buzzer。租户的电子注册系统记录租户的身份,显示摩托车的状况,电子系统显示摩托车的状况。当摩托车上的电子系统失灵时,它会显示摩托车最后的状况。摩托车上的电子系统只有在阅读已登记的电子身份证系统(e-ktp)并在租赁时间一到,系统才会发出语音警报。研究结果表明,从骑摩托车的情况下来到摩托车60 km / h的速度走,可以测量的数据的电子系统在环境温度变化,摩托车发动机20大o C、1,52大V的电池电压843万mtc排放气体,速度高达63 km / h, bbm 11%。从租来的电子注册系统到摩托车上的电子系统的平均传输时间为3.3秒。
{"title":"Komunikasi Data pada Penyewaan Sepeda Motor berbasis Internet of Things","authors":"Muhammad Arif Ramdani, Firmansyah M S Nursuwars, Aripin","doi":"10.35970/e-joint.v3i1.1626","DOIUrl":"https://doi.org/10.35970/e-joint.v3i1.1626","url":null,"abstract":"Penyedia jasa penyewaan sepeda motor harus melakukan pendataan , mengingatkan waktu dan mengetahui kondisi sepeda motor, tetapi pendataan masih menggunakan cara manual, pengembalian sepeda motor sering terlambat dan tidak mengetahui kondisi sepeda motor yang disewakan. Komunikasi data menggunakan Internet of Things serta protokol mqtt pada sistem elektronik registrasi penyewaan dan sistem elektronik pada sepeda motor memudahkan penyedia jasa dalam pendataan, memberi peringatan waktu dan mengetahui kondisi sepeda motor yang disewakan. Sistem elektronik registrasi penyewaan terdiri dari nodemcu, keypad, mfrc522, dan lcd. Sistem elektronik pada sepeda motor terdiri dari arduino mega 2560 pro mini, nodemcu, sensor tegangan, mq7, speed, max6675, pelampung bensin, mfrc522, rtc ds3231, GPS neo m8n, dan buzzer. Sistem elektronik registrasi penyewaan mencatat identitas penyewa dan menampilkan data kondisi sepeda motor, ketika sistem elektronik pada sepeda motor hidup, sistem menampilkan data kondisi sepeda motor terbaru. Ketika sistem elektronik pada sepeda motor mati, sistem menampilkan data kondisi sepeda motor terakhir. Sistem elektronik pada sepeda motor hanya dapat menghidupkan sepeda motor ketika sistem membaca e-ktp yang telah didata/diregistrasi, dan ketika waktu penyewaan habis sistem akan memberikan peringatan suara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mulai dari kondisi sepeda sepeda motor off sampai sepeda motor berjalan dengan kecepatan 60 km/h, data yang terukur disistem elektronik pada sepeda motor mengalami perubahan, suhu lingkungan mesin sebesar 20 o C, tegangan baterai sebesar 1,52 V, gas emisi sebesar 843 ppm, kecepatan sebesar 63 km/h, dan bbm sebesar 11%. Rata – rata waktu pengiriman data dengan jarak 10 meter dari sistem elektronik registrasi penyewaan ke sistem elektronik pada sepeda motor selama 3,3 detik. ","PeriodicalId":267451,"journal":{"name":"E-JOINT (Electronica and Electrical Journal Of Innovation Technology)","volume":"195 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2022-06-27","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"116168323","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Pembuatan Charger Station dengan mengimplementasikan Buck-Boost Converter dengan sumber energi yang dihasilkan panel surya bertujuan untuk memudahkan masyarakat pada saat berwisata ke suatu tempat, terutama wisata outdoor karena kurang tersedianya tempat untuk pengisian baterai pada Handphone. Dalam artikel ini akan dibahas suatu perancangan dan Simulasi Sistem Charging Station Dengan mempertimbangkan Tegangan Masuk pada Buck-Boost Converter. Pada perancangan sistem ini memperhatikan buck-boost converter untuk dapat memberikan tegangan yang masuk kedalam Aki agar bisa mengecas dan bisa mengeluarkan tegangan yang diinginkan. Sistem ini dirancang dan disimulasikan dengan program proteus dengan tegangan paling rendah sebesar 9.5 Volt sampai tegangan paling tinggi sebesar 18 Volt. Tegangan yang diinginkan dari makalah ini sebesar 13.6 Volt. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa berapapun nilai tegangan masuk pada rangkaian dalam rentang 9.5 - 18 Volt bisa mengeluarkan tegangan sebesar 13.6 Volt dengan nilai rata-rata error sebesar 0.021 Volt.
{"title":"Perancangan dan Simulasi Sistem Charging Station Dengan mempertimbangkan Tegangan Masuk pada Buck-Boost Converter","authors":"Bachtiyar Nur Taofik, Roni Musto Imam, Anisatu Zahroh, Ricky Eko Saputra","doi":"10.35970/e-joint.v3i1.1578","DOIUrl":"https://doi.org/10.35970/e-joint.v3i1.1578","url":null,"abstract":"Pembuatan Charger Station dengan mengimplementasikan Buck-Boost Converter dengan sumber energi yang dihasilkan panel surya bertujuan untuk memudahkan masyarakat pada saat berwisata ke suatu tempat, terutama wisata outdoor karena kurang tersedianya tempat untuk pengisian baterai pada Handphone. Dalam artikel ini akan dibahas suatu perancangan dan Simulasi Sistem Charging Station Dengan mempertimbangkan Tegangan Masuk pada Buck-Boost Converter. Pada perancangan sistem ini memperhatikan buck-boost converter untuk dapat memberikan tegangan yang masuk kedalam Aki agar bisa mengecas dan bisa mengeluarkan tegangan yang diinginkan. Sistem ini dirancang dan disimulasikan dengan program proteus dengan tegangan paling rendah sebesar 9.5 Volt sampai tegangan paling tinggi sebesar 18 Volt. Tegangan yang diinginkan dari makalah ini sebesar 13.6 Volt. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa berapapun nilai tegangan masuk pada rangkaian dalam rentang 9.5 - 18 Volt bisa mengeluarkan tegangan sebesar 13.6 Volt dengan nilai rata-rata error sebesar 0.021 Volt. \u0000 ","PeriodicalId":267451,"journal":{"name":"E-JOINT (Electronica and Electrical Journal Of Innovation Technology)","volume":"14 12","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2022-06-27","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"120919589","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Pub Date : 2021-06-27DOI: 10.35970/e-joint.v2i1.736
Ditha Septin Wijayanti, Galih Mustiko Aji, Arif Sumardiono
Telur merupakan bahan makanan yang memiliki nilai gizi yang baik. Telur dapat menurun kualitasnya apabila disimpan dalam waktu yang lama, sebagai konsumen harus teliti dalam menentukan kualitas telur, karna proses pendeteksian yang dilakukan secara manual menggunakan senter dan membutuhkan waktu yang cukup lama, tidak semua konsumen mengecek telur yang dibeli apakah baik atau busuk. Sehingga untuk mengatasi hal tersebut, maka perlu adanya pengamatan khusus agar telur yang dijual dalam keadaan layak untuk dikonsumsi konsumen. Berdasarkan permasalahan tersebut, maka dibuatlah sebuah alat yang dapat melakukan proses pendeteksian telur secara otomatis berdasarkan kondisi telur baik dan busuk menggunakan sensor LDR. Alat ini bertujuan mampu mendeteksi telur dalam kondisi baik dan busuk dengan menggunakan sensor LDR dan dapat memonitoring hasil pendeteksian telur melalui smartphone. Pada penelitian ini sensor LDR berfungsi sebagai sensor pendeteksi kualitas telur kondisi baik atau busuk. Ketika LDR menangkap nilai ADC 100 maka telur dikatakan busuk, dan sebaliknya ketika LDR menangkap nilai ADC 100 maka telur dikatakan baik. Setelah melewati proses pendeteksian, indikator LED menyala ketika busuk dan buzzer berbunyi, selanjutnya data telur ditampilkan pada LCD begitu pula pada google spreadsheet dan aplikasi android. Pendeteksian telur menggunakan sensor LDR dapat bekerja dengan baik dan berfungsi sesuai dengan fugsinya. Pengujian ini didapatkan hasil dengan rata-rata nilai ADC telur busuk 45,138 dan telur baik 285,97 dengan 4 kali percobaan dan pengguna dapat memonitoring data kualitas telur pada smartphone.
{"title":"IMPLEMENTASI SENSOR LDR DAN APLIKASI ANDROID UNTUK DETEKSI KEBUSUKAN TELUR","authors":"Ditha Septin Wijayanti, Galih Mustiko Aji, Arif Sumardiono","doi":"10.35970/e-joint.v2i1.736","DOIUrl":"https://doi.org/10.35970/e-joint.v2i1.736","url":null,"abstract":"Telur merupakan bahan makanan yang memiliki nilai gizi yang baik. Telur dapat menurun kualitasnya apabila disimpan dalam waktu yang lama, sebagai konsumen harus teliti dalam menentukan kualitas telur, karna proses pendeteksian yang dilakukan secara manual menggunakan senter dan membutuhkan waktu yang cukup lama, tidak semua konsumen mengecek telur yang dibeli apakah baik atau busuk. Sehingga untuk mengatasi hal tersebut, maka perlu adanya pengamatan khusus agar telur yang dijual dalam keadaan layak untuk dikonsumsi konsumen. Berdasarkan permasalahan tersebut, maka dibuatlah sebuah alat yang dapat melakukan proses pendeteksian telur secara otomatis berdasarkan kondisi telur baik dan busuk menggunakan sensor LDR. Alat ini bertujuan mampu mendeteksi telur dalam kondisi baik dan busuk dengan menggunakan sensor LDR dan dapat memonitoring hasil pendeteksian telur melalui smartphone. Pada penelitian ini sensor LDR berfungsi sebagai sensor pendeteksi kualitas telur kondisi baik atau busuk. Ketika LDR menangkap nilai ADC 100 maka telur dikatakan busuk, dan sebaliknya ketika LDR menangkap nilai ADC 100 maka telur dikatakan baik. Setelah melewati proses pendeteksian, indikator LED menyala ketika busuk dan buzzer berbunyi, selanjutnya data telur ditampilkan pada LCD begitu pula pada google spreadsheet dan aplikasi android. Pendeteksian telur menggunakan sensor LDR dapat bekerja dengan baik dan berfungsi sesuai dengan fugsinya. Pengujian ini didapatkan hasil dengan rata-rata nilai ADC telur busuk 45,138 dan telur baik 285,97 dengan 4 kali percobaan dan pengguna dapat memonitoring data kualitas telur pada smartphone.","PeriodicalId":267451,"journal":{"name":"E-JOINT (Electronica and Electrical Journal Of Innovation Technology)","volume":"56 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2021-06-27","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"125378226","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Pub Date : 2021-06-27DOI: 10.35970/e-joint.v2i1.734
D. Saputra, Abdul Ahkam, Handoko Rusiana Iskandar
Penelitian ini bertujuan untuk memodelkan dan mengendalikan plant sistem kendali dengan algoritma Fuzzy Logic Controller dan PID (FLC-PID) sebagai pengendali lingkar tertutup pada sebuah sistem dengan multi node yang mempunyai peran berbeda satu sama lain dapat terhubung pada satu lingkar. Konsep IoT dapat diimplmentasikan pada sistem karena merupakan konsep pemanfaatan teknologi internet untuk suatu kebutuhan tertentu yang dapat mempermudah pekerjaan manusia. Konsep IoT juga muncul seiring dengan perkembangan teknologi komputer lainnya sehingga IoT dapat pula diintegrasikan dengan beberapa teknologi yang kedepannya akan banyak digunakan seperti teknologi sensor nirkabel. Sistem dengan multi node pada penelitian terdiri dari node pertama sebagai perangkat yang menghimpun data masukan yang dibangun dari sensor-sensor serta perangkat mikrontroler ESP8266 sebagai pengendali dan mengirim data ke internet. Data yang dikirim ke internet terdiri dari tiga data yaitu pembacaan data sensor. Adapaun node kedua sebagai perangkat yang memberikan aksi data keluaran yang telah diolah sebelumnya pada proses lingkar tertutup fuzzy-PID. Data masukan algortima mula-mula diambil dari internet kemudian diolah pada node aktuator. Kombinasi algoritma tersebut bertujuan agar menjadi salah satu solusi pengendali yang secara efektif dapat mewujudkan kendali yang wajar dari lingkungan sekitar serta sebagai pengendali pada sistem node nirkabel.
{"title":"Optimasi Kendali Kelembaban Tanah Berbasis Jaringan Nirkabel Menggunakan Algoritma Fuzzy-PID","authors":"D. Saputra, Abdul Ahkam, Handoko Rusiana Iskandar","doi":"10.35970/e-joint.v2i1.734","DOIUrl":"https://doi.org/10.35970/e-joint.v2i1.734","url":null,"abstract":"Penelitian ini bertujuan untuk memodelkan dan mengendalikan plant sistem kendali dengan algoritma Fuzzy Logic Controller dan PID (FLC-PID) sebagai pengendali lingkar tertutup pada sebuah sistem dengan multi node yang mempunyai peran berbeda satu sama lain dapat terhubung pada satu lingkar. Konsep IoT dapat diimplmentasikan pada sistem karena merupakan konsep pemanfaatan teknologi internet untuk suatu kebutuhan tertentu yang dapat mempermudah pekerjaan manusia. Konsep IoT juga muncul seiring dengan perkembangan teknologi komputer lainnya sehingga IoT dapat pula diintegrasikan dengan beberapa teknologi yang kedepannya akan banyak digunakan seperti teknologi sensor nirkabel. Sistem dengan multi node pada penelitian terdiri dari node pertama sebagai perangkat yang menghimpun data masukan yang dibangun dari sensor-sensor serta perangkat mikrontroler ESP8266 sebagai pengendali dan mengirim data ke internet. Data yang dikirim ke internet terdiri dari tiga data yaitu pembacaan data sensor. Adapaun node kedua sebagai perangkat yang memberikan aksi data keluaran yang telah diolah sebelumnya pada proses lingkar tertutup fuzzy-PID. Data masukan algortima mula-mula diambil dari internet kemudian diolah pada node aktuator. Kombinasi algoritma tersebut bertujuan agar menjadi salah satu solusi pengendali yang secara efektif dapat mewujudkan kendali yang wajar dari lingkungan sekitar serta sebagai pengendali pada sistem node nirkabel.","PeriodicalId":267451,"journal":{"name":"E-JOINT (Electronica and Electrical Journal Of Innovation Technology)","volume":"1 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2021-06-27","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"129035813","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Pub Date : 2021-06-27DOI: 10.35970/e-joint.v2i1.752
Rizkia Nur Laili, Farida Arinie Soelistianto, Nanak Zakaria, Nurul Hidayati
Tofu has the best quality vegetable protein because it has the most complete amino acid composition and is believed to have high digestibility (85% -98%). According to SNI 01-3142-1998 and SII No. 0270-1990 testing criteria for soy tofu based on smell, taste, color, appearance, or texture. Tofu soybeans are prone to physical or texture damage due to factors such as inappropriate pH levels and insufficient storage which results in damaged tofu. Therefore in this study, it is proposed to determine the elasticity of soy tofu with the parameters tested are the pH level in the manufacture of soy tofu, the storage temperature, and the capacitance value to see how thick the tofu is with a capacitive sensor using the capacitor principle. Where the parallel plate capacitor is a capacitor consisting of two parallel metal plates. The test results of all sensors are sent to the database and will be displayed on the page on the Android application which will provide real-time sensor output information to the user. Based on the results of testing on this system using a pH sensor, the pH value is around 3-4 which indicates that the pH level used is very good for use in tofu processing, at pH 4.56 with storage at 29 ° C the highest elastic capacitance value is 3.58. In testing data delivery, the throughput value is 4336,217 b / s and the smallest delay value is 0.017ms because the smaller the delay value, the better the quality of data transmission because there will be no delay in sending data.
豆腐具有最优质的植物蛋白,因为它具有最完整的氨基酸组成,并且被认为具有高消化率(85% -98%)。根据SNI 01-3142-1998和SII No. 0270-1990大豆豆腐基于气味、味道、颜色、外观或质地的测试标准。由于pH值不合适和储存不足等因素,豆腐大豆容易发生物理或质地损伤,从而导致豆腐受损。因此,在本研究中,我们提出利用电容原理,利用电容式传感器,通过测试豆腐制作过程中的pH值、储存温度和电容值来确定豆腐的弹性。其中平行板电容器是由两个平行金属板组成的电容器。所有传感器的测试结果将被发送到数据库,并将显示在Android应用程序的页面上,该页面将向用户提供实时传感器输出信息。根据该系统使用pH传感器的测试结果,pH值在3-4左右,表明所使用的pH值非常适合用于豆腐加工,在pH为4.56时,在29°C下储存,最高弹性电容值为3.58。在测试数据传输时,吞吐量值为4336217 b / s,最小延迟值为0.017ms,因为延迟值越小,数据传输质量越好,因为发送数据不会有延迟。
{"title":"Monitoring Kekenyalan Tahu Kedelai dengan Sensor Kapasitif Menggunakan Mikrokontroller Berbasis Android","authors":"Rizkia Nur Laili, Farida Arinie Soelistianto, Nanak Zakaria, Nurul Hidayati","doi":"10.35970/e-joint.v2i1.752","DOIUrl":"https://doi.org/10.35970/e-joint.v2i1.752","url":null,"abstract":"Tofu has the best quality vegetable protein because it has the most complete amino acid composition and is believed to have high digestibility (85% -98%). According to SNI 01-3142-1998 and SII No. 0270-1990 testing criteria for soy tofu based on smell, taste, color, appearance, or texture. Tofu soybeans are prone to physical or texture damage due to factors such as inappropriate pH levels and insufficient storage which results in damaged tofu. Therefore in this study, it is proposed to determine the elasticity of soy tofu with the parameters tested are the pH level in the manufacture of soy tofu, the storage temperature, and the capacitance value to see how thick the tofu is with a capacitive sensor using the capacitor principle. Where the parallel plate capacitor is a capacitor consisting of two parallel metal plates. The test results of all sensors are sent to the database and will be displayed on the page on the Android application which will provide real-time sensor output information to the user. Based on the results of testing on this system using a pH sensor, the pH value is around 3-4 which indicates that the pH level used is very good for use in tofu processing, at pH 4.56 with storage at 29 ° C the highest elastic capacitance value is 3.58. In testing data delivery, the throughput value is 4336,217 b / s and the smallest delay value is 0.017ms because the smaller the delay value, the better the quality of data transmission because there will be no delay in sending data.","PeriodicalId":267451,"journal":{"name":"E-JOINT (Electronica and Electrical Journal Of Innovation Technology)","volume":"42 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2021-06-27","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"121855261","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Pub Date : 2020-12-27DOI: 10.35970/e-joint.v1i2.431
Muhammad Maftuh
Abstrak- Penelitian dilakukan dengan tujuan untuk merancang dan membuat lengan robot pemindah barang berdasarkan ukuran tinggi. Dengan adanya lengan robot pemindah barang ini, maka ketika memindahkan benda dengan massa yang berat dan jarak yang jauh tidak perlu membutuhkan tenaga manusia. Karena hal ini dinilai kurang efektif mengingat keterbatasan kemampuan manusia dalam memindahkan barang berat dan keterbatasan waktu manusia dalam bekerja. Lengan robot ini didesain untuk mengambil dan memindahkan barang dari konveyor ke tempat penempatan barang. Lengan robot menggunakan sensor ultrasonik untuk mengidentifikasi barang. Input dari sensor tersebut akan diproses oleh mikrokontroler dan memberikan instruksi untuk pergerakan lengan robot tersebut. Input dari robot ini berupa koordinat awal dan koordinat akhir yang kemudian dikomputasikan dengan metode inverse kinematics dengan output berupa besar sudut yang dibutuhkan masing masing joint agar lengan robot mencapai titik koordinat tersebut. Hasil dari penelitian yang telah dilakukan, sensor ultrasonik dapat membedakan tipe barang yang ada dengan error terkecil sebesar 0,01% dan error terbesar 4,68%, serta sensor proximity dapat mendeteksi barang pada jarak ≤ 10 cm. Rata-rata error yang terjadi antara koordinat yang diinginkan dengan koordinat yang dihasilkan berdasarkan perhitungan invers kinematics adalah 0-2 cm. Pada pengujian pemindahan barang lengan robot dapat memindahkan sesuai dengan ukuran tinggi dengan tingkat keberhasilan 100 %. Berdasarkan hasil tersebut lengan robot pemindah barang dengan menggunakan metode inverse kinematics ini efektif dalam menjalankan fungsinya memindahkan barang.Kata kunci: Lengan robot, Inverse kinematics.
{"title":"Lengan Robot Pemindah Barang Berdasarkan Ukuran Tinggi","authors":"Muhammad Maftuh","doi":"10.35970/e-joint.v1i2.431","DOIUrl":"https://doi.org/10.35970/e-joint.v1i2.431","url":null,"abstract":"Abstrak- Penelitian dilakukan dengan tujuan untuk merancang dan membuat lengan robot pemindah barang berdasarkan ukuran tinggi. Dengan adanya lengan robot pemindah barang ini, maka ketika memindahkan benda dengan massa yang berat dan jarak yang jauh tidak perlu membutuhkan tenaga manusia. Karena hal ini dinilai kurang efektif mengingat keterbatasan kemampuan manusia dalam memindahkan barang berat dan keterbatasan waktu manusia dalam bekerja. Lengan robot ini didesain untuk mengambil dan memindahkan barang dari konveyor ke tempat penempatan barang. Lengan robot menggunakan sensor ultrasonik untuk mengidentifikasi barang. Input dari sensor tersebut akan diproses oleh mikrokontroler dan memberikan instruksi untuk pergerakan lengan robot tersebut. Input dari robot ini berupa koordinat awal dan koordinat akhir yang kemudian dikomputasikan dengan metode inverse kinematics dengan output berupa besar sudut yang dibutuhkan masing masing joint agar lengan robot mencapai titik koordinat tersebut. Hasil dari penelitian yang telah dilakukan, sensor ultrasonik dapat membedakan tipe barang yang ada dengan error terkecil sebesar 0,01% dan error terbesar 4,68%, serta sensor proximity dapat mendeteksi barang pada jarak ≤ 10 cm. Rata-rata error yang terjadi antara koordinat yang diinginkan dengan koordinat yang dihasilkan berdasarkan perhitungan invers kinematics adalah 0-2 cm. Pada pengujian pemindahan barang lengan robot dapat memindahkan sesuai dengan ukuran tinggi dengan tingkat keberhasilan 100 %. Berdasarkan hasil tersebut lengan robot pemindah barang dengan menggunakan metode inverse kinematics ini efektif dalam menjalankan fungsinya memindahkan barang.Kata kunci: Lengan robot, Inverse kinematics.","PeriodicalId":267451,"journal":{"name":"E-JOINT (Electronica and Electrical Journal Of Innovation Technology)","volume":"50 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2020-12-27","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"121667729","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}