Pub Date : 2020-12-27DOI: 10.35970/e-joint.v1i2.454
Amrina Mustaqim, Sefrani I. G. Siregar, Syamsyarief Baqaruzi
Sampah telah menjadi persoalan yang paling utama hingga saat ini. Pengelolaan sampah terutama sampah plastik, yang tidak optimal bisa menyebabkan pencemaran lingkungan dan juga penyusutan lahan. Pengelolaan sampah di Indonesia dilakukan dengan sistem end of pipe, sehingga terjadi penumpukan sampah di tiap lokasi pengumpulan. Tempat sampah pintar ini dibuat khusus untuk sampah plastik yang nanti akan dikompresi sehingga dihasilkan sampah dengan volume yang lebih kecil dan dapat mengurangi proses penyusutan lahan. Pada tempat sampah ini terdapat tiga sistem utama. Sistem pemilahan sampah, sistem pemantauan daya tampung tempat sampah, dan sistem pemanas sampah. Hasil dari Ketiga sistem tersebut adalah tempat sampah pintar dapat bekerja secara optimal dengan rata-rata error kurang dari 5 persen.
{"title":"Fabrikasi Tempat Sampah Pintar Dengan Pemilahan dan Pemadatan Otomatis","authors":"Amrina Mustaqim, Sefrani I. G. Siregar, Syamsyarief Baqaruzi","doi":"10.35970/e-joint.v1i2.454","DOIUrl":"https://doi.org/10.35970/e-joint.v1i2.454","url":null,"abstract":"Sampah telah menjadi persoalan yang paling utama hingga saat ini. Pengelolaan sampah terutama sampah plastik, yang tidak optimal bisa menyebabkan pencemaran lingkungan dan juga penyusutan lahan. Pengelolaan sampah di Indonesia dilakukan dengan sistem end of pipe, sehingga terjadi penumpukan sampah di tiap lokasi pengumpulan. Tempat sampah pintar ini dibuat khusus untuk sampah plastik yang nanti akan dikompresi sehingga dihasilkan sampah dengan volume yang lebih kecil dan dapat mengurangi proses penyusutan lahan. Pada tempat sampah ini terdapat tiga sistem utama. Sistem pemilahan sampah, sistem pemantauan daya tampung tempat sampah, dan sistem pemanas sampah. Hasil dari Ketiga sistem tersebut adalah tempat sampah pintar dapat bekerja secara optimal dengan rata-rata error kurang dari 5 persen.","PeriodicalId":267451,"journal":{"name":"E-JOINT (Electronica and Electrical Journal Of Innovation Technology)","volume":"7 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2020-12-27","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"126629939","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Pub Date : 2020-12-27DOI: 10.35970/e-joint.v1i2.436
Saepul Rahmat, Riyani Prima Dewi
Penelitian ini bertujuan untuk mengilustrasikan distribusi medan listrik di kompartemen busbar tipe gas insulated switchgear (GIS). Gas Insulated Substation (GIS) merupakan rangkaian peralatan gardu induk yang terpasang di dalam sebuah metal enclosure dan diisolasi oleh gas bertekanan yaitu Sulfur Hexafluoride (SF6). Dalam simulasi ini, diasumsikan titik referensi berada di sekitar contact pin busbar, dan titik muatan buatan berada disekitar kompartemen busbar. Simulasi dilakukan dengan menentukan titik referensi dan titik muatan bantuan untuk menghitung nilai muatan yang akan dicari yaitu contact pin. Titik muatan buatan ini terletak disembarang titik disekitar kompartemen busbar GIS dan akan dihitung nilai muatannya melalui metode simulasi muatan (charge simulation method) dengan bantuan komputasi Matlab
{"title":"Distribusi Medan Listrik di Kompartemen Busbar Gas Insulated Switchgear (GIS) Menggunakan Charge Simulation Method","authors":"Saepul Rahmat, Riyani Prima Dewi","doi":"10.35970/e-joint.v1i2.436","DOIUrl":"https://doi.org/10.35970/e-joint.v1i2.436","url":null,"abstract":"Penelitian ini bertujuan untuk mengilustrasikan distribusi medan listrik di kompartemen busbar tipe gas insulated switchgear (GIS). Gas Insulated Substation (GIS) merupakan rangkaian peralatan gardu induk yang terpasang di dalam sebuah metal enclosure dan diisolasi oleh gas bertekanan yaitu Sulfur Hexafluoride (SF6). Dalam simulasi ini, diasumsikan titik referensi berada di sekitar contact pin busbar, dan titik muatan buatan berada disekitar kompartemen busbar. Simulasi dilakukan dengan menentukan titik referensi dan titik muatan bantuan untuk menghitung nilai muatan yang akan dicari yaitu contact pin. Titik muatan buatan ini terletak disembarang titik disekitar kompartemen busbar GIS dan akan dihitung nilai muatannya melalui metode simulasi muatan (charge simulation method) dengan bantuan komputasi Matlab","PeriodicalId":267451,"journal":{"name":"E-JOINT (Electronica and Electrical Journal Of Innovation Technology)","volume":"5 4 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2020-12-27","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"123266994","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Pub Date : 2020-12-27DOI: 10.35970/e-joint.v1i2.434
Ali Muhtar, Syamsyarief Baqaruzi, T. Amri
Era revolusi industry 4.0 saat ini sudah mulai memasuki segala aspek dalam kehidupan, salah satunya adalah pada bidang property yakni rumah. Perangkat pintar dapat dengan mudah kita dipasaran seperti lampu, kunci pintu, air conditioner(AC), dan lain-lain. Tetapi, setiap perangkat tersebut berdiri sendiri menggunakan aplikasi masing-masing untuk melakukan pengendalian. Pengendalian pada perangkat pintar tersebut belum dapat menyelesaikan permasalahan Ketika penghuni rumah sedang bepergian dan keadaan rumah sedang tidak berpenghuni. Rumah dengan sistem keamanan yang canggih memerlukan biaya yang besar dalam implementasinya. Permasalahan berikutnya adalah perangkat cerdas yang belum terintegrasi tersebut membutuhkan perintah fisik untuk mengendalikan kondisi yang diinginkan. Penggunaan sistem penjadwalan otomatis dengan penerapan jaringan saraf tiruan mampu meminimalisir penggunaan perintah fisik serta dapat meningkatkan keamanan rumah tak berpenghuni. Jaringan saraf tiruan diberikan data pembelajaran kondisi setiap lampu dan menggunakan fungsi aktifasi sigmoid sehingga didapatkan banyaknya epoch adalah 15.000 dengan waktu 7,15 detik dengan menghasilkan error sebesar 0,2%
{"title":"Rancang Bangun Penjadwalan Lampu Otomatis Pada Rumah Pintar","authors":"Ali Muhtar, Syamsyarief Baqaruzi, T. Amri","doi":"10.35970/e-joint.v1i2.434","DOIUrl":"https://doi.org/10.35970/e-joint.v1i2.434","url":null,"abstract":"Era revolusi industry 4.0 saat ini sudah mulai memasuki segala aspek dalam kehidupan, salah satunya adalah pada bidang property yakni rumah. Perangkat pintar dapat dengan mudah kita dipasaran seperti lampu, kunci pintu, air conditioner(AC), dan lain-lain. Tetapi, setiap perangkat tersebut berdiri sendiri menggunakan aplikasi masing-masing untuk melakukan pengendalian. Pengendalian pada perangkat pintar tersebut belum dapat menyelesaikan permasalahan Ketika penghuni rumah sedang bepergian dan keadaan rumah sedang tidak berpenghuni. Rumah dengan sistem keamanan yang canggih memerlukan biaya yang besar dalam implementasinya. Permasalahan berikutnya adalah perangkat cerdas yang belum terintegrasi tersebut membutuhkan perintah fisik untuk mengendalikan kondisi yang diinginkan. Penggunaan sistem penjadwalan otomatis dengan penerapan jaringan saraf tiruan mampu meminimalisir penggunaan perintah fisik serta dapat meningkatkan keamanan rumah tak berpenghuni. Jaringan saraf tiruan diberikan data pembelajaran kondisi setiap lampu dan menggunakan fungsi aktifasi sigmoid sehingga didapatkan banyaknya epoch adalah 15.000 dengan waktu 7,15 detik dengan menghasilkan error sebesar 0,2%","PeriodicalId":267451,"journal":{"name":"E-JOINT (Electronica and Electrical Journal Of Innovation Technology)","volume":"103 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2020-12-27","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"122280133","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Pub Date : 2020-12-27DOI: 10.35970/e-joint.v1i2.389
F. M. S. Nursuwars, Fahmi Fathurrohman, Fajar Awaludin, A. Sarah
Kehilangan anggota gerak (tuna daksa) pada manusia baik yang disebabkan secara lahiriah ataupun kecelakaan merupakan kasus yang bisa dibilang tidak sedikit di Indonesia, bahkan dunia. Oleh karena itu, diperlukan sebuah alternatif agar dapat membantu bagi seorang tuna daksa dalam melakukan kegiatan sehari-hari, misalnya artificial limb (prostetik). lengan prostetik digunakan sebagai alat bantu bagi seorang yang kehilangan upper limb. salah satu dari jenis lengan prsotetik adalah yang dikendalikan secara elektrik. Untuk membuat lengan prostetik tersebut, diperlukan sensor EMG (Electromyogram) dalam mengendalikan gerakan pada lengan dan jari. Hal tersebut merupakan bahan utama dalam penelitian ini. Metode yang dilakukan dalam penelitian ini yaitu dengan melakukan kajian literatur yang sudah ada dan data yang disajikan berupa data sekunder dengan tahapan flowchart. Hasil yang diharapkan dari penelitian ini adalah ada beberapa tahapan dalam kendali tangan prostetik.
{"title":"Narrative Review: Electromyography sebagai Pengendali Lengan Prostetik","authors":"F. M. S. Nursuwars, Fahmi Fathurrohman, Fajar Awaludin, A. Sarah","doi":"10.35970/e-joint.v1i2.389","DOIUrl":"https://doi.org/10.35970/e-joint.v1i2.389","url":null,"abstract":"Kehilangan anggota gerak (tuna daksa) pada manusia baik yang disebabkan secara lahiriah ataupun kecelakaan merupakan kasus yang bisa dibilang tidak sedikit di Indonesia, bahkan dunia. Oleh karena itu, diperlukan sebuah alternatif agar dapat membantu bagi seorang tuna daksa dalam melakukan kegiatan sehari-hari, misalnya artificial limb (prostetik). lengan prostetik digunakan sebagai alat bantu bagi seorang yang kehilangan upper limb. salah satu dari jenis lengan prsotetik adalah yang dikendalikan secara elektrik. Untuk membuat lengan prostetik tersebut, diperlukan sensor EMG (Electromyogram) dalam mengendalikan gerakan pada lengan dan jari. Hal tersebut merupakan bahan utama dalam penelitian ini. Metode yang dilakukan dalam penelitian ini yaitu dengan melakukan kajian literatur yang sudah ada dan data yang disajikan berupa data sekunder dengan tahapan flowchart. Hasil yang diharapkan dari penelitian ini adalah ada beberapa tahapan dalam kendali tangan prostetik.","PeriodicalId":267451,"journal":{"name":"E-JOINT (Electronica and Electrical Journal Of Innovation Technology)","volume":"1 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2020-12-27","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"128520647","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}