Pub Date : 2021-06-15DOI: 10.30871/abdimaspolibatam.v3i1.2618
Nidia Yuniarsih, Nurul Laili Arifin, Hanifah Widiastuti, N. Ariyanto, N. Ulfah, Widodo Widodo, Budi Baharudin, Aulia Fajrin, Muhammad Ismail, Nur Fitria Pujo Leksonowati, Domi Kamsyah, James Siregar, N. Pamungkas, Sapto Wiratno Satoto, Mufti Fathonah Muvariz
Pengunaan Alat Pelindung diri (APD), sebagai upaya preventif dari penularan COVID-19 melalui droplet, wajib digunakan sejalan dengan meningkatnya jumlah kasus positif. Face shield merupakan APD yang memberi perlindungan wajah dari droplet. Selain tenaga medis, wanita hamil maupun bayi baru lahir juga mewakili populasi yang rentan terpapar virus SARS-CoV-2. Penggunaan masker pada bayi di bawah 2 tahun tidak diperbolehkan karena dapat berakibat kesulitan bernafas bahkan dapat menyebabkan kematian. Oleh karena itu perlu dilakukan upaya pencegahan selain penggunaan masker, salah satunya dengan penggunaan face shield pada bayi. Pengabdian ini dilakukan untuk menghasilkan sebuah produk Non Medical Infant Face Shield yang dapat digunakan oleh bayi sebagai bagian dari usaha Politeknik Negeri Batam mencegah penularan COVID-19. Distribusi face shield ini ditujukan kepada fasilitas kesehatan primer sebagai mitra yaitu Puskesmas Batu Aji, Puskesmas Tanjung Uncang, Puskesmas Sekupang dan Puskesmas Kampong Jabi Nongsa. Respon mitra terhadap produk face shield ini sangat baik dalam hal kemudahan penggunaan, intruksi penggunaan, kenyamanan, disinfeksi ulang dan kualitas produk itu sendiri. Selain itu, frekuensi penggunaan face shield yang tinggi, lebih dari tiga kali setiap hari, menunjukkan manfaat kegiatan ini dalam membantu menyedidakan APD untuk tindakan medis di Puskesmas.
{"title":"Pengendalian Penularan COVID-19 Melalui Penerapan Non Medical Infant Face Shield (Nomifes)","authors":"Nidia Yuniarsih, Nurul Laili Arifin, Hanifah Widiastuti, N. Ariyanto, N. Ulfah, Widodo Widodo, Budi Baharudin, Aulia Fajrin, Muhammad Ismail, Nur Fitria Pujo Leksonowati, Domi Kamsyah, James Siregar, N. Pamungkas, Sapto Wiratno Satoto, Mufti Fathonah Muvariz","doi":"10.30871/abdimaspolibatam.v3i1.2618","DOIUrl":"https://doi.org/10.30871/abdimaspolibatam.v3i1.2618","url":null,"abstract":"Pengunaan Alat Pelindung diri (APD), sebagai upaya preventif dari penularan COVID-19 melalui droplet, wajib digunakan sejalan dengan meningkatnya jumlah kasus positif. Face shield merupakan APD yang memberi perlindungan wajah dari droplet. Selain tenaga medis, wanita hamil maupun bayi baru lahir juga mewakili populasi yang rentan terpapar virus SARS-CoV-2. Penggunaan masker pada bayi di bawah 2 tahun tidak diperbolehkan karena dapat berakibat kesulitan bernafas bahkan dapat menyebabkan kematian. Oleh karena itu perlu dilakukan upaya pencegahan selain penggunaan masker, salah satunya dengan penggunaan face shield pada bayi. Pengabdian ini dilakukan untuk menghasilkan sebuah produk Non Medical Infant Face Shield yang dapat digunakan oleh bayi sebagai bagian dari usaha Politeknik Negeri Batam mencegah penularan COVID-19. Distribusi face shield ini ditujukan kepada fasilitas kesehatan primer sebagai mitra yaitu Puskesmas Batu Aji, Puskesmas Tanjung Uncang, Puskesmas Sekupang dan Puskesmas Kampong Jabi Nongsa. Respon mitra terhadap produk face shield ini sangat baik dalam hal kemudahan penggunaan, intruksi penggunaan, kenyamanan, disinfeksi ulang dan kualitas produk itu sendiri. Selain itu, frekuensi penggunaan face shield yang tinggi, lebih dari tiga kali setiap hari, menunjukkan manfaat kegiatan ini dalam membantu menyedidakan APD untuk tindakan medis di Puskesmas.","PeriodicalId":293808,"journal":{"name":"Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Politeknik Negeri Batam","volume":"32 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2021-06-15","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"122977290","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Pub Date : 2021-06-15DOI: 10.30871/abdimaspolibatam.v3i1.2685
A. Mulyana, Rahmat Hidayat, N. Andayani, Sri Zuliarni, A. Pratama, Maryani Septiana, Hajan Hidayat, Yulinda Yulinda, Diah Amaliah, Muhammad Ikhlash, Sugeng Riadi, Desi ratna Sari, S. Soebagiyo
Usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) memiliki peran penting dalam perekonomian masyarakat Indonesia. Keberadaan UMKM sangat bermanfaat dalam hal pendistribusian pendapatan masyarakat. Melihat dari peranan tersebut, perlu dilakukan pelatihan guna menunjang keberlangsungan dari UMKM dan membantu mereka mengatasi berbagai permasalahan yang ada dari aspek manajemen hingga aspek permodalan yang dibutuhkan. Terlebih dimasa pandemi Covid-19 saat ini, dimana banyak UMKM terancam keberlangsungannya. Untuk itu tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang akan dilaksanakan dengan metode sosialisasi dan penyuluhan melalui sistem digital ini adalah memberikan informasi dan tambahan pengetahuan yang dibutuhkan oleh para pelaku UMKM. Informasi dan pengetahuan yang diberikan akan dikemas dalam bentuk video sosialisasi dan penyuluhan. Hasil dari kegiatan yang dilaksanakan yaitu adanya materi sosialisasi dan penyuluhan dalam bentuk digital yang dapat diakses oleh pengusaha UMKM dengan memanfaatkan teknologi informasi yang ada saat ini.
{"title":"Pengembangan UMKM Melalui Sosialisasi dan Penyuluhan Secara Digital untuk Menunjang Keberlangsungan Usaha di Masa Pandemi Covid-19","authors":"A. Mulyana, Rahmat Hidayat, N. Andayani, Sri Zuliarni, A. Pratama, Maryani Septiana, Hajan Hidayat, Yulinda Yulinda, Diah Amaliah, Muhammad Ikhlash, Sugeng Riadi, Desi ratna Sari, S. Soebagiyo","doi":"10.30871/abdimaspolibatam.v3i1.2685","DOIUrl":"https://doi.org/10.30871/abdimaspolibatam.v3i1.2685","url":null,"abstract":"Usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) memiliki peran penting dalam perekonomian masyarakat Indonesia. Keberadaan UMKM sangat bermanfaat dalam hal pendistribusian pendapatan masyarakat. Melihat dari peranan tersebut, perlu dilakukan pelatihan guna menunjang keberlangsungan dari UMKM dan membantu mereka mengatasi berbagai permasalahan yang ada dari aspek manajemen hingga aspek permodalan yang dibutuhkan. Terlebih dimasa pandemi Covid-19 saat ini, dimana banyak UMKM terancam keberlangsungannya. Untuk itu tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang akan dilaksanakan dengan metode sosialisasi dan penyuluhan melalui sistem digital ini adalah memberikan informasi dan tambahan pengetahuan yang dibutuhkan oleh para pelaku UMKM. Informasi dan pengetahuan yang diberikan akan dikemas dalam bentuk video sosialisasi dan penyuluhan. Hasil dari kegiatan yang dilaksanakan yaitu adanya materi sosialisasi dan penyuluhan dalam bentuk digital yang dapat diakses oleh pengusaha UMKM dengan memanfaatkan teknologi informasi yang ada saat ini. \u0000 ","PeriodicalId":293808,"journal":{"name":"Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Politeknik Negeri Batam","volume":"11 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2021-06-15","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"125651612","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Pub Date : 2021-06-15DOI: 10.30871/abdimaspolibatam.v3i1.2630
Farouki Dinda Rassarandi, Sudra Irawan, Oktavianto Gustin, A. Riyadi, M. Nashrullah, Nurul Janah, Afdhol Dzikri, Fadli Suandi, R. Pratama, Destriani Kaban, Anindea Pramilaning Tyas, Fadiella Azhaara Ramadhanti, Cecep Hidayat
Kelurahan Pulau Setokok menawarkan beragam objek wisata yang melimpah dan ditunjang dengan fasilitas pendukung pariwisata yang cukup memadai.Selain itu, Pulau Setokok, yang merupakan bagian dari Kota Batam, memiliki posisi yang sangat strategis di jalur Sijori, yang sertamerta menarik wisatawan lokal maupun mancanegara. Akan tetapi, sampai saat ini keseluruhan objek wisata yang ada di Pulau Setokok belum dikelola dengan baik. Ditambah lagi, belum tersedia informasi lengkap terkait sebaran objek wisata tersebut dan fasilitas pendukungnya yang dapat diakses secara online dan terbuka. Berdasarkan potensi dan permasalahan diatas, salah satu aksi yang dapat diterapkan untuk mengembangkan potensi wisata tersebut adalah pemetaan secara partisipatif objek-objek wisata dan fasilitas pendukungnya secara lengkap, actual, dan valid di Kelurahan Pulau Setokok.Hasilnya kemudian dipublikasikan dalam bentuk WebGIS yang dapat diakses secara online dan terbuka sehingga masyarakat luas akan semakin mengenal segala potensi wisata di sana. Harapannya, sektor pariwisata lokal di sana akan berkembang dan secara langsung akan meningkatkan perekonomian mikro masyarakat Pulau Setokok.
Kelurahan Setokok岛提供丰富多样的旅游景点和设施,以充分的旅游的支持者。此外,巴淡Setokok岛,是城市的一部分,有策略性地Sijori路径上的位置,sertamerta吸引本地和外国游客。然而,到目前为止,整体还没有Setokok岛上的旅游景点管理得很好。再加上相关未提供完整的信息,这些零散的旅游景点和设施的支持者可以在网上通俗易懂和开放。根据上面的潜力和问题,适用于旅游开发潜力的行动之一是地参与旅游物体映射并完整的配套设施、实际和有效区Setokok岛。WebGIS可以通俗易懂的形式发表了结果,然后在网上和开放让公众更加了解一切在那里旅游潜力。希望在那里,当地旅游业的发展,直接会提高微观经济社会Setokok岛。
{"title":"Participatory WebGIS Wisata Pulau Setokok","authors":"Farouki Dinda Rassarandi, Sudra Irawan, Oktavianto Gustin, A. Riyadi, M. Nashrullah, Nurul Janah, Afdhol Dzikri, Fadli Suandi, R. Pratama, Destriani Kaban, Anindea Pramilaning Tyas, Fadiella Azhaara Ramadhanti, Cecep Hidayat","doi":"10.30871/abdimaspolibatam.v3i1.2630","DOIUrl":"https://doi.org/10.30871/abdimaspolibatam.v3i1.2630","url":null,"abstract":"Kelurahan Pulau Setokok menawarkan beragam objek wisata yang melimpah dan ditunjang dengan fasilitas pendukung pariwisata yang cukup memadai.Selain itu, Pulau Setokok, yang merupakan bagian dari Kota Batam, memiliki posisi yang sangat strategis di jalur Sijori, yang sertamerta menarik wisatawan lokal maupun mancanegara. Akan tetapi, sampai saat ini keseluruhan objek wisata yang ada di Pulau Setokok belum dikelola dengan baik. Ditambah lagi, belum tersedia informasi lengkap terkait sebaran objek wisata tersebut dan fasilitas pendukungnya yang dapat diakses secara online dan terbuka. \u0000Berdasarkan potensi dan permasalahan diatas, salah satu aksi yang dapat diterapkan untuk mengembangkan potensi wisata tersebut adalah pemetaan secara partisipatif objek-objek wisata dan fasilitas pendukungnya secara lengkap, actual, dan valid di Kelurahan Pulau Setokok.Hasilnya kemudian dipublikasikan dalam bentuk WebGIS yang dapat diakses secara online dan terbuka sehingga masyarakat luas akan semakin mengenal segala potensi wisata di sana. Harapannya, sektor pariwisata lokal di sana akan berkembang dan secara langsung akan meningkatkan perekonomian mikro masyarakat Pulau Setokok.","PeriodicalId":293808,"journal":{"name":"Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Politeknik Negeri Batam","volume":"37 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2021-06-15","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"115274048","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Pub Date : 2021-06-15DOI: 10.30871/abdimaspolibatam.v3i1.2656
S. Susanto, A. Firdaus, Qoriatul Fitriyah, Hendawan Soebhakti, Arif Febriansyah Juwito, Senanjung Prayoga, Indra Hardian Mulyadi, Eka Mutia Lubis, F. Nakul, Widya Rika Puspita, Ika Karlina Laila Nur Suciningtyas, R. Ridwan, Juliansyah Yangu, Rabiah Al Adawiyah Anwar, Andi Hartanto, Ira Zamzami, Ilham Kurnia, Salman Alfarizi, Rogen Samuel Hasibuan
Mencuci tangan menjadi hal yang selalu dihimbau untuk dilakukan akhir akhir ini. Pandemi covid 19 menjadikan cuci tangan merupakan hal yang harus dibiasakan sebelum maupun setelah beraktifitas. Alat cuci tangan otomatis adalah salah satu cara mengurangi penyebaran virus karena dapat digunakan tanpa harus menyentuh alat secara langsung. Pembuatan alat otomatis untuk cuci tangan menjadi dasar perlunya sumber tenaga listrik alternatif yang hemat bahan bakar dan tidak rumit dalam hal perawatan. Kebutuhan akan penggunaan listrik yang ramah lingkungan perlu diterapkan untuk mengurangi peningkatan tagihan listrik. Salah satu alternatif sumber tenaga listrik adalah dengan memanfaatkan tenaga surya. Sebagai upaya yang mendukung aktifitas cuci tangan, pengadaan panel surya sebagai sumber energi listrik diharapkan mampu memberikan solusi sederhana untuk mencegah penyebaran virus serta menjadikan lingkungan bersih dan hemat energi.
{"title":"Pengadaan dan Pemasangan Panel Surya sebagai Sumber Energi Listrik Alternatif untuk Alat Otomatis Pencuci Tangan di Pasar Mitra Raya Kota Batam","authors":"S. Susanto, A. Firdaus, Qoriatul Fitriyah, Hendawan Soebhakti, Arif Febriansyah Juwito, Senanjung Prayoga, Indra Hardian Mulyadi, Eka Mutia Lubis, F. Nakul, Widya Rika Puspita, Ika Karlina Laila Nur Suciningtyas, R. Ridwan, Juliansyah Yangu, Rabiah Al Adawiyah Anwar, Andi Hartanto, Ira Zamzami, Ilham Kurnia, Salman Alfarizi, Rogen Samuel Hasibuan","doi":"10.30871/abdimaspolibatam.v3i1.2656","DOIUrl":"https://doi.org/10.30871/abdimaspolibatam.v3i1.2656","url":null,"abstract":"Mencuci tangan menjadi hal yang selalu dihimbau untuk dilakukan akhir akhir ini. Pandemi covid 19 menjadikan cuci tangan merupakan hal yang harus dibiasakan sebelum maupun setelah beraktifitas. Alat cuci tangan otomatis adalah salah satu cara mengurangi penyebaran virus karena dapat digunakan tanpa harus menyentuh alat secara langsung. Pembuatan alat otomatis untuk cuci tangan menjadi dasar perlunya sumber tenaga listrik alternatif yang hemat bahan bakar dan tidak rumit dalam hal perawatan. Kebutuhan akan penggunaan listrik yang ramah lingkungan perlu diterapkan untuk mengurangi peningkatan tagihan listrik. Salah satu alternatif sumber tenaga listrik adalah dengan memanfaatkan tenaga surya. Sebagai upaya yang mendukung aktifitas cuci tangan, pengadaan panel surya sebagai sumber energi listrik diharapkan mampu memberikan solusi sederhana untuk mencegah penyebaran virus serta menjadikan lingkungan bersih dan hemat energi.","PeriodicalId":293808,"journal":{"name":"Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Politeknik Negeri Batam","volume":"1 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2021-06-15","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"131639621","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}