Implementasi pembelajaran pendidikan jasmani, olahraga dan kesehatan di daerah lahan basah pada masa pandemi covid-19 ditinjau dari sosiologis kecamatan daha utara kabupaten hulu sungai selatan. Mengingat betapa pentingnya hasil dari pengimplementasian pembelajaran pendidikan jasmani, olahraga dan kesehatan dengan menganalisis data temuan berupa pengisian kuesioner yang bisa menjadi gambaran serta tolak ukur untuk guru, murid, wali murid, dan sekolah. Berdasarkan hasil dari penelitian ini bisa diperoleh kesimpulan bahwa implementasi pembelajaran pjok di sd, smp, dan sma yang berada di kecamatan daha utara pada masa pandemi covid-19 terlaksana dengan baik karena dengan adanya pengaruh sosiologis serta letak geografis yang berperan sebagai pendukung dalam terlaksana dan tercapainya proses belajar mengajar (pbm) dengan baik.
{"title":"IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN PJOK DI DAERAH LAHAN BASAH PADA SAAT PANDEMI COVID-19 DITINJAU DARI ASPEK SOSIOLOGIS DI KECAMATAN DAHA UTARA KABUPATEN HULU SUNGAI SELATAN","authors":"Ahmad Rifani, Athar Athar, Rahmadi Rahmadi","doi":"10.20527/mpj.v2i3.1065","DOIUrl":"https://doi.org/10.20527/mpj.v2i3.1065","url":null,"abstract":"Implementasi pembelajaran pendidikan jasmani, olahraga dan kesehatan di daerah lahan basah pada masa pandemi covid-19 ditinjau dari sosiologis kecamatan daha utara kabupaten hulu sungai selatan. Mengingat betapa pentingnya hasil dari pengimplementasian pembelajaran pendidikan jasmani, olahraga dan kesehatan dengan menganalisis data temuan berupa pengisian kuesioner yang bisa menjadi gambaran serta tolak ukur untuk guru, murid, wali murid, dan sekolah. Berdasarkan hasil dari penelitian ini bisa diperoleh kesimpulan bahwa implementasi pembelajaran pjok di sd, smp, dan sma yang berada di kecamatan daha utara pada masa pandemi covid-19 terlaksana dengan baik karena dengan adanya pengaruh sosiologis serta letak geografis yang berperan sebagai pendukung dalam terlaksana dan tercapainya proses belajar mengajar (pbm) dengan baik.","PeriodicalId":325973,"journal":{"name":"STABILITAS: Jurnal Pendidikan Jasmani dan Olahraga","volume":"300 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2021-09-30","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"115828013","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Muhammad Haiqal Zikriya, Ma’ruful Kahri, Tri Irianto
Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui indeks pembangunan olahraga pada aspek kebugaran jasmani Masyarakat Kabupaten Banjar usia 7 sampai 20 tahun ke atas. Penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian survey yang dipilih sebagaimana dari penelitian ini tidak ada menggunakan tindakan hanya untuk mengukur serta mengetahui hasil dari penelitian sehingga dapat dilakukannya tindakan berlanjut setelah hasil dari survey telah disimpulkan. Serta menggunakan parameter MFT untuk mengukur status kebugaran jasmani masyarakat Kabupaten Banjar dan tingkat pembangunan olahraga yang terkait pada aspek kebugaran jasmani masyarakat. Populasi dalam penelitian ini telah ditentukan oleh Kemenpora dan Dispora Kalimantan Selatan dengan menunjuk Dispora Kabupaten Banjar untuk menentukan populasi dan sampel yang akan di teliti oleh peneliti. Dalam hal ini Dispora Kabupaten Banjar memilih 3 Kecamatan sebagai populasi yaitu Kecamatan Martapura Kota, Kecamatan Martapura Timur, Kecamatan Karang Intan serta sampel berjumlah 100 individu pria dan wanita. Dalam penelitian Masyarakat Kabupaten Banjar Kalimantan Selatan didapatkan yaitu, analisis hasil dari indeks pembangunan olahraga Masyarakat Kabupaten Banjar dalam rumus indeks dimensi kebugaran jasmani masyarakat dari setiap kecamatan nilainya ialah: Kecamatan Martapura Kota 0.296, Kecamatan Martapura Timur 0.271, Kecamatan Karang Intan 0.372, maka hasil dari kebugaran jasmani masyarakat Kabupaten Banjar adalah 0.310 setara atau sama dengan 31%. Hasil pembangunan olahraga pada aspek kebugaran jasmani masyarakat di beberapa Kecamatan masuk kategori rendah dan perlu diperhatikan lebih lanjut. Hal ini merupakan pencapaian pembangunan olahraga pada aspek kebugaran jasmani masyarakat yang kurang baik bagi pemerintah daerah Kabupaten Banjar.
{"title":"INDEKS PEMBANGUNAN OLAHRAGA PADA ASPEK KEBUGARAN JASMANI MASYARAKAT DI KABUPATEN BANJAR TAHUN 2019","authors":"Muhammad Haiqal Zikriya, Ma’ruful Kahri, Tri Irianto","doi":"10.20527/mpj.v2i3.1064","DOIUrl":"https://doi.org/10.20527/mpj.v2i3.1064","url":null,"abstract":"Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui indeks pembangunan olahraga pada aspek kebugaran jasmani Masyarakat Kabupaten Banjar usia 7 sampai 20 tahun ke atas. Penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian survey yang dipilih sebagaimana dari penelitian ini tidak ada menggunakan tindakan hanya untuk mengukur serta mengetahui hasil dari penelitian sehingga dapat dilakukannya tindakan berlanjut setelah hasil dari survey telah disimpulkan. Serta menggunakan parameter MFT untuk mengukur status kebugaran jasmani masyarakat Kabupaten Banjar dan tingkat pembangunan olahraga yang terkait pada aspek kebugaran jasmani masyarakat. Populasi dalam penelitian ini telah ditentukan oleh Kemenpora dan Dispora Kalimantan Selatan dengan menunjuk Dispora Kabupaten Banjar untuk menentukan populasi dan sampel yang akan di teliti oleh peneliti. Dalam hal ini Dispora Kabupaten Banjar memilih 3 Kecamatan sebagai populasi yaitu Kecamatan Martapura Kota, Kecamatan Martapura Timur, Kecamatan Karang Intan serta sampel berjumlah 100 individu pria dan wanita. Dalam penelitian Masyarakat Kabupaten Banjar Kalimantan Selatan didapatkan yaitu, analisis hasil dari indeks pembangunan olahraga Masyarakat Kabupaten Banjar dalam rumus indeks dimensi kebugaran jasmani masyarakat dari setiap kecamatan nilainya ialah: Kecamatan Martapura Kota 0.296, Kecamatan Martapura Timur 0.271, Kecamatan Karang Intan 0.372, maka hasil dari kebugaran jasmani masyarakat Kabupaten Banjar adalah 0.310 setara atau sama dengan 31%. Hasil pembangunan olahraga pada aspek kebugaran jasmani masyarakat di beberapa Kecamatan masuk kategori rendah dan perlu diperhatikan lebih lanjut. Hal ini merupakan pencapaian pembangunan olahraga pada aspek kebugaran jasmani masyarakat yang kurang baik bagi pemerintah daerah Kabupaten Banjar.","PeriodicalId":325973,"journal":{"name":"STABILITAS: Jurnal Pendidikan Jasmani dan Olahraga","volume":"107 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2021-09-30","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"132210562","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Tujuan didalam penelitian ini ialah ada tidaknya kontribusi panjang lengan kekuatan otot lengan dan kekuatan otot tungkai secara bersama-sama terhadap kecepatan dan ketepatan serangan atlet anggar Kabupaten Tabalong. Dengan metodenya yaitu: metode Expost Facto dengan pengambilan datanya secara tes dan pengukuran yang di analisis dengan metode regresi. Populasinya ialah seluruh atlet anggar Kabupaten Tabalong yang berjumlah 30 orang, adapun yang menjadi sampelnya ialah 12 orang, dengan cara pengambilan sampel menggunakan tehnik Porposive Sampling. Rancangan analisis datanya yaitu: 1) dengan Uji Normalitas dengan uji Kolmogorowv- Smirnov Test, 2) Uji Homogenitas dengan uji Test of Varience, 3) Uji Linearitas, dan 4) Uji Hipotesis statistika data dengan menggunakan media. Kesimpulannya yaitu: bahwa ada kontribusi panjang lengan kekuatan otot lengan dan kekuatan otot tungkai secara bersama-sama terhadap kecepatan dan ketepatan serangan atlet anggar Kabupaten Tabalong.
{"title":"KONTRIBUSI PANJANG LENGAN KEKUATAN OTOT LENGAN DAN KEKUATAN OTOT TUNGKAI TERHADAP KECEPATAN DAN KETEPATAN SERANGAN ATLET ANGGAR KABUPATEN TABALONG","authors":"Yogiek Prasetyo, Said Abdillah, Herita Warni","doi":"10.20527/mpj.v2i3.1056","DOIUrl":"https://doi.org/10.20527/mpj.v2i3.1056","url":null,"abstract":"Tujuan didalam penelitian ini ialah ada tidaknya kontribusi panjang lengan kekuatan otot lengan dan kekuatan otot tungkai secara bersama-sama terhadap kecepatan dan ketepatan serangan atlet anggar Kabupaten Tabalong. Dengan metodenya yaitu: metode Expost Facto dengan pengambilan datanya secara tes dan pengukuran yang di analisis dengan metode regresi. Populasinya ialah seluruh atlet anggar Kabupaten Tabalong yang berjumlah 30 orang, adapun yang menjadi sampelnya ialah 12 orang, dengan cara pengambilan sampel menggunakan tehnik Porposive Sampling. \u0000Rancangan analisis datanya yaitu: 1) dengan Uji Normalitas dengan uji Kolmogorowv- Smirnov Test, 2) Uji Homogenitas dengan uji Test of Varience, 3) Uji Linearitas, dan 4) Uji Hipotesis statistika data dengan menggunakan media. Kesimpulannya yaitu: bahwa ada kontribusi panjang lengan kekuatan otot lengan dan kekuatan otot tungkai secara bersama-sama terhadap kecepatan dan ketepatan serangan atlet anggar Kabupaten Tabalong.","PeriodicalId":325973,"journal":{"name":"STABILITAS: Jurnal Pendidikan Jasmani dan Olahraga","volume":"115 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2021-09-30","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"123978993","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Kepala Sekolah Menengah Pertama Negeri dan Pendidik PJOK yang bekerjasama dengan Universitas Lambung Mangkurat yang bertampat di Kota Banjarbaru yang berjumlah Tiga kepala sekolah dan Sepuluh pendidik PJOK. Kumpulan data pada penelitian ini berupa jawaban dari angket yang telah di bagikan dan dijawab secara langsung. Berdasarkan hasil penelitian, dapat di simpulkan bahwa kebijakan kepala sekolah menengah pertama negeri (SMPN) dalam pelaksanaan kurikulun 2013 di kota banjarbaru baik di SMPN 1 BANJARBARU, SMPN 2 BANJARBARU, ataupun SMPN 3 BANJARBARU sudah mendukung pendidik pendidikan jasmani olahraga dan kesehatan. Semua itu di lihat dari hasil jawaban pada angket yang di jawab oleh responden baik kepala sekolah maupun pendidik PJOK nya yang menunjukkan keselarasan hasil jawaban yang sangat baik. Dengan demikin pantas saja apabila ketiga sekolah tersebut selalu bermitra dengan Universitaas Lambung Mangkurat untuk di jadikan tempat pelaksanaan praktek pengenalan lingkungan (PPL).
{"title":"KEBIJAKAN KEPALA SEKOLAH MENENGAH PERTAMA NEGERI (SMPN) DALAM PELAKSANAAN KURIKULUM 2013 MATA PELAJARAN PJOK DI KOTA BANJARBARU","authors":"I. Aditya, Tri Irianto, Nurdiansyah Nurdiansyah","doi":"10.20527/mpj.v2i3.1062","DOIUrl":"https://doi.org/10.20527/mpj.v2i3.1062","url":null,"abstract":"Kepala Sekolah Menengah Pertama Negeri dan Pendidik PJOK yang bekerjasama dengan Universitas Lambung Mangkurat yang bertampat di Kota Banjarbaru yang berjumlah Tiga kepala sekolah dan Sepuluh pendidik PJOK. Kumpulan data pada penelitian ini berupa jawaban dari angket yang telah di bagikan dan dijawab secara langsung. Berdasarkan hasil penelitian, dapat di simpulkan bahwa kebijakan kepala sekolah menengah pertama negeri (SMPN) dalam pelaksanaan kurikulun 2013 di kota banjarbaru baik di SMPN 1 BANJARBARU, SMPN 2 BANJARBARU, ataupun SMPN 3 BANJARBARU sudah mendukung pendidik pendidikan jasmani olahraga dan kesehatan. Semua itu di lihat dari hasil jawaban pada angket yang di jawab oleh responden baik kepala sekolah maupun pendidik PJOK nya yang menunjukkan keselarasan hasil jawaban yang sangat baik. Dengan demikin pantas saja apabila ketiga sekolah tersebut selalu bermitra dengan Universitaas Lambung Mangkurat untuk di jadikan tempat pelaksanaan praktek pengenalan lingkungan (PPL).","PeriodicalId":325973,"journal":{"name":"STABILITAS: Jurnal Pendidikan Jasmani dan Olahraga","volume":"7 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2021-09-30","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"132432860","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana Implementasi KI dan KD pada pembelajaran PJOKpada Kurikulum 2013 di SekolahMenengahAtasNegeri 3 Kota Banjarbaru yang berlokasi di Kecamatan Cempaka Kota Banjarbaru. Penelitian yang dilakukan dengan subjek sampel pendidik mata pelajaran pendidikan jasmani. Metode penelitian ini menggunakan metode survei dengan jenis penelitian deskriptif kuantitatif yang bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi kompetensi inti dan kompentensi dasar pada proses pembelajaran pendidikan jasmani olahraga dan kesehatan. Penelitian survei dilakukan untuk mengukur ketercapaianImplementasi KI dan KD pada pembelajaran PJOKpadaKurikulum 2013 Di SekolahMenengahAtasNegeri 3 Kota Banjarbaru. Subjek yang diteliti pada penelitian ini adalah pendidik/ guru SMA Negeri 3 Kota Banjarbaru, dengan pengumpulan data melalui survey pengamatan dan lembar observasi pada kegiatan proses pembelajaran yang di lakukan subjek penelitian. Pada penelitian ini subjek sudah mengimplementasikan KI dan KD pada pembelajaran PJOK di Sekolah Menengah Atas Negeri 3 Kota Banjarbaru sesuai dengan Kurikulum 2013 dan Permendikbud nomor 37 tahun 2018. Kesimpulannya adalah Implementasi kompetensi inti dan kompetensi dasar pada pembelajaran PJOK pada kurikulum 2013 di Sekolah Menengah Atas Negeri 3 Kota Banjarbaru sudah sesuai dengan kurikulum 2013 dan permendikbud 37 tahun 2018 yang telah di implementasikan oleh pendidik PJOK disekolah tersebut.
{"title":"IMPLEMENTASI KI DAN KD PADA PEMBELAJARAN PJOK PADA KURIKULUM 2013 DI SEKOLAH MENENGAH ATASNEGERI 3 KOTA BANJARBARUTAHUN AJARAN 2019/ 2020","authors":"M. Khairullah, Herita Warni, Ma’ruful Kahri","doi":"10.20527/mpj.v2i1.1053","DOIUrl":"https://doi.org/10.20527/mpj.v2i1.1053","url":null,"abstract":"Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana Implementasi KI dan KD pada pembelajaran PJOKpada Kurikulum 2013 di SekolahMenengahAtasNegeri 3 Kota Banjarbaru yang berlokasi di Kecamatan Cempaka Kota Banjarbaru. Penelitian yang dilakukan dengan subjek sampel pendidik mata pelajaran pendidikan jasmani. Metode penelitian ini menggunakan metode survei dengan jenis penelitian deskriptif kuantitatif yang bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi kompetensi inti dan kompentensi dasar pada proses pembelajaran pendidikan jasmani olahraga dan kesehatan. Penelitian survei dilakukan untuk mengukur ketercapaianImplementasi KI dan KD pada pembelajaran PJOKpadaKurikulum 2013 Di SekolahMenengahAtasNegeri 3 Kota Banjarbaru. Subjek yang diteliti pada penelitian ini adalah pendidik/ guru SMA Negeri 3 Kota Banjarbaru, dengan pengumpulan data melalui survey pengamatan dan lembar observasi pada kegiatan proses pembelajaran yang di lakukan subjek penelitian. Pada penelitian ini subjek sudah mengimplementasikan KI dan KD pada pembelajaran PJOK di Sekolah Menengah Atas Negeri 3 Kota Banjarbaru sesuai dengan Kurikulum 2013 dan Permendikbud nomor 37 tahun 2018. Kesimpulannya adalah Implementasi kompetensi inti dan kompetensi dasar pada pembelajaran PJOK pada kurikulum 2013 di Sekolah Menengah Atas Negeri 3 Kota Banjarbaru sudah sesuai dengan kurikulum 2013 dan permendikbud 37 tahun 2018 yang telah di implementasikan oleh pendidik PJOK disekolah tersebut.","PeriodicalId":325973,"journal":{"name":"STABILITAS: Jurnal Pendidikan Jasmani dan Olahraga","volume":"135 2-3 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2021-03-31","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"126982788","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Ricki Andre Setiawan, Athar Athar, Nurdiansyah Nurdiansyah
Tujuan penelitian ini agar mengetahui tingkat kesegaran jasmani peserta didik di SMP Negeri 5 Pelaihari usia 13 - 15 tahun ditinjau dari latar belakang pekerjaan dan ekonomi orang tua. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian survei, dengan pengumpulan datanya menggunakan tes dan pengukuran. Menurut Maksum (2009: 17) “penelitian survei adalah penelitian yang mengambil sampel dari satu populasi dan menggunakan kuesioner sebagai alat pengumpulan data yang pokok”. Populasi penelitian ini adalah peserta didik SMP Negeri 5 Pelaihari Kabupaten Tanah Laut yang berusia 13 - 15 tahun yang berjumlah 31 orang dari peserta didik putra sebanyak 11 orang dan peserta didik putri sebanyak 20 orang, sedangkan sampel penelitian berusia 13 - 15 tahun berjumlah 31 orang dengan teknik total sampling atau sampel jenuh. Menurut Sugiyono (2015: 60) total sampling atau sampel jenuh adalah teknik penentuan sampel bila semua anggota populasi dijadikan sampel. Hasil penelitian Sekolah Menengah Pertama Negeri 5 Pelaihari Kabupaten Tanah Laut Kalimantan Selatan disimpulkan: (1) Tingkat kesegaran jasmani peserta didik SMP Negeri 5 Pelaihari berkategori Baik Sekali (BS) 0 %, Baik (B) 0 %, Sedang (S) 19,36 %, Kurang (K) 74.19 %, Kurang Sekali (KS) 6.45 %. (2) Tingkat kesegaran jasmani dan pekerjaan orang tua 3 peserta didik atau 9,68 % dengan bekerja sebagai PNS, 10 peserta didik atau 32,26 % orang tua bekerja sebagai Pedagang, 1 peserta didik atau 3,22 % dengan orang tua bekerja sebagai pegawai swasta dan 17 peserta didik atau 54,84 % orang tua bekerja sebagai buruh/petani. (3) ekonomi orang tua, 5 peserta didik dengan latar belakang keluarga yang lebih dari Rp. 3.000.000 dengan persentase 16,13 %, 4 peserta didik dengan latar belakang ekonomi orang tua dengan rentang penghasilan Rp. 2.000.000 – Rp. 3.000.000 dengan persentase 12,90 %, 4 peserta didik dengan latar belakang ekonomi orang tua sebesar Rp. 1000.000 – Rp. 2.000.000 dengan persentase 12,90 % dan 18 peserta didik dengan latar belakang ekonomi orang tua berpenghasilan di bawah Rp. 1.000.000 dengan persentase 58,07 %.
{"title":"TINGKAT KESEGARAN JASMANI PESERTA DIDIK SMP NEGERI 5 PELAIHARI USIA 13 - 15 TAHUN DITINJAU DARI LATAR BELAKANG PEKERJAAN DAN EKONOMI ORANG TUA","authors":"Ricki Andre Setiawan, Athar Athar, Nurdiansyah Nurdiansyah","doi":"10.20527/mpj.v2i1.1055","DOIUrl":"https://doi.org/10.20527/mpj.v2i1.1055","url":null,"abstract":"Tujuan penelitian ini agar mengetahui tingkat kesegaran jasmani peserta didik di SMP Negeri 5 Pelaihari usia 13 - 15 tahun ditinjau dari latar belakang pekerjaan dan ekonomi orang tua. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian survei, dengan pengumpulan datanya menggunakan tes dan pengukuran. Menurut Maksum (2009: 17) “penelitian survei adalah penelitian yang mengambil sampel dari satu populasi dan menggunakan kuesioner sebagai alat pengumpulan data yang pokok”. Populasi penelitian ini adalah peserta didik SMP Negeri 5 Pelaihari Kabupaten Tanah Laut yang berusia 13 - 15 tahun yang berjumlah 31 orang dari peserta didik putra sebanyak 11 orang dan peserta didik putri sebanyak 20 orang, sedangkan sampel penelitian berusia 13 - 15 tahun berjumlah 31 orang dengan teknik total sampling atau sampel jenuh. Menurut Sugiyono (2015: 60) total sampling atau sampel jenuh adalah teknik penentuan sampel bila semua anggota populasi dijadikan sampel. Hasil penelitian Sekolah Menengah Pertama Negeri 5 Pelaihari Kabupaten Tanah Laut Kalimantan Selatan disimpulkan: (1) Tingkat kesegaran jasmani peserta didik SMP Negeri 5 Pelaihari berkategori Baik Sekali (BS) 0 %, Baik (B) 0 %, Sedang (S) 19,36 %, Kurang (K) 74.19 %, Kurang Sekali (KS) 6.45 %. (2) Tingkat kesegaran jasmani dan pekerjaan orang tua 3 peserta didik atau 9,68 % dengan bekerja sebagai PNS, 10 peserta didik atau 32,26 % orang tua bekerja sebagai Pedagang, 1 peserta didik atau 3,22 % dengan orang tua bekerja sebagai pegawai swasta dan 17 peserta didik atau 54,84 % orang tua bekerja sebagai buruh/petani. (3) ekonomi orang tua, 5 peserta didik dengan latar belakang keluarga yang lebih dari Rp. 3.000.000 dengan persentase 16,13 %, 4 peserta didik dengan latar belakang ekonomi orang tua dengan rentang penghasilan Rp. 2.000.000 – Rp. 3.000.000 dengan persentase 12,90 %, 4 peserta didik dengan latar belakang ekonomi orang tua sebesar Rp. 1000.000 – Rp. 2.000.000 dengan persentase 12,90 % dan 18 peserta didik dengan latar belakang ekonomi orang tua berpenghasilan di bawah Rp. 1.000.000 dengan persentase 58,07 %.","PeriodicalId":325973,"journal":{"name":"STABILITAS: Jurnal Pendidikan Jasmani dan Olahraga","volume":"30 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2021-03-31","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"126594460","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Mardiansyah Mardiansyah, Ma'ruful Kahri, M. Kusaini
Didalam tujuan yang ada pada penelitian ini ialah agar dapat memperoleh hasil peran loncat katak dengan adanya peningkatan pembelajaran lompat jauh gaya jongkok yang dilakukan oleh anak didik pada kelas IV SD Tahfizhul Qur’an Terpadu An-najah Cindai Alus Martapura. Metode yang dipakai ialah PTK dengan cara kolaborasi. Popolasinya ialah Sekolah Dasar Tahfizhul Qur’an Terpadu An-najah Cindai Alaus Martapura pada kelas IV dengan jumlah sampel yaitu 23 peserta didik, dengan Teknik total sampel. Hasilnya yang disimpulkan oleh peneliti disaat terjun langsung kelapangan ialah dengan peningkatan belajar yang dilakukan dengan cara bermain loncat katak pada peserta didik kelas IV SD Tahfizhul Qur’an Terpadu An-najah Cindai Alus Martapura diperolehlah hasil rata-ratanya yaitu sebesar 68 dengan hasil persentase ketuntasan 34,78%. Pada saat dilakukannya siklus I maka ada peninhgkatan hasil rata-ratanya yaitu sebesar 74 dengan hasil persentase ketuntasan 60,87%. Namun akan tetapi ini masih belum bisa mencapai KKM yang sudah ditentukan oleh pihak sekolah yaitu 75 dengan persentasenya 100%. Maka dari itulah bahwa apa yang telah dilakukan selama target masih belum terpenuhihal harus dilakukan peneliti agar dapat menuntaskan dan juga tercapainya tujuan tersebut.
{"title":"PENINGKATAN PEMBELAJARAN LOMPAT JAUH GAYA JONGKOK MELALUI PERMAINAN LONCAT KATAK PADA PESERTA DIDIK KELAS IV SEKOLAH DASAR TAHFIZHUL QUR’AN TERPADU AN-NAJAH CINDAI ALUS MARTAPURA","authors":"Mardiansyah Mardiansyah, Ma'ruful Kahri, M. Kusaini","doi":"10.20527/mpj.v2i1.1052","DOIUrl":"https://doi.org/10.20527/mpj.v2i1.1052","url":null,"abstract":"Didalam tujuan yang ada pada penelitian ini ialah agar dapat memperoleh hasil peran loncat katak dengan adanya peningkatan pembelajaran lompat jauh gaya jongkok yang dilakukan oleh anak didik pada kelas IV SD Tahfizhul Qur’an Terpadu An-najah Cindai Alus Martapura. Metode yang dipakai ialah PTK dengan cara kolaborasi. Popolasinya ialah Sekolah Dasar Tahfizhul Qur’an Terpadu An-najah Cindai Alaus Martapura pada kelas IV dengan jumlah sampel yaitu 23 peserta didik, dengan Teknik total sampel. \u0000Hasilnya yang disimpulkan oleh peneliti disaat terjun langsung kelapangan ialah dengan peningkatan belajar yang dilakukan dengan cara bermain loncat katak pada peserta didik kelas IV SD Tahfizhul Qur’an Terpadu An-najah Cindai Alus Martapura diperolehlah hasil rata-ratanya yaitu sebesar 68 dengan hasil persentase ketuntasan 34,78%. Pada saat dilakukannya siklus I maka ada peninhgkatan hasil rata-ratanya yaitu sebesar 74 dengan hasil persentase ketuntasan 60,87%. Namun akan tetapi ini masih belum bisa mencapai KKM yang sudah ditentukan oleh pihak sekolah yaitu 75 dengan persentasenya 100%. Maka dari itulah bahwa apa yang telah dilakukan selama target masih belum terpenuhihal harus dilakukan peneliti agar dapat menuntaskan dan juga tercapainya tujuan tersebut.","PeriodicalId":325973,"journal":{"name":"STABILITAS: Jurnal Pendidikan Jasmani dan Olahraga","volume":"75 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2021-03-31","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"114746837","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Muhammad Alfian Noor, Mita Erliana, Ramadhan Arifin
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui status gizi dan pengetahuan peserta didik tentang pola hidup sehat, peserta didik Sekolah Dasar Negeri Marabahan 2 Kabupatn Barito Kuala. Metode penelitian ini adalah penelitian deskriptif. Dengan menggunakan instrumen angket dan pengukuran. Populasi dalam penelitian ini peserta didik Sekolah Dasar Negeri Marabahan 2 Kabupatn Barito Kuala dengan jumlah populasi 419 orang dan sampel berjumlah 35 orang dengan teknik purposive sampling. Hasil penelitian status gizi peserta didik Sekolah Dasar Negeri Marabahan 2 Kabupatn Barito Kuala dengan jumlah sampel 35 (100%) orang dengan status gizi baik. Hasil angket pengetahuan pola hidup sehat jumlah sampel 35 orang peserta didik Sekolah Dasar Negeri Marabahan 2 Kabupataen Barito Kuala, kategori sangat baik 0 (0%) orang, kategori baik 18 (51%) orang, kategori cukup 17 (49%) orang, kategori kurang baik 0 (0%) orang, kategori tidak baik 0 (0%). Kesimpulan hasil penelitian status gizi ditinjau dari pengetahuan pola hidup sehat peserta didik Sekolah Dasar Marabahan 2 Kabupatn Barito Kuala dengan jumlah sampel 35 (100%) orang dengan status gizi baik. Sedangkan pengetahuan pola hidup sehat peserta didik Sekolah Dasar Marabahan 2 Kabupatn Barito Kuala dengan dapat disimpulkan dalam ketegori baik.
{"title":"STATUS GIZI DITINJAU DARI PENGETAHUAN POLA HIDUP SEHAT PESERTA DIDIK SEKOLAH DASAR NEGERI MARABAHAN 2 KABUPATEN BARITO KUALA","authors":"Muhammad Alfian Noor, Mita Erliana, Ramadhan Arifin","doi":"10.20527/mpj.v2i1.1049","DOIUrl":"https://doi.org/10.20527/mpj.v2i1.1049","url":null,"abstract":"Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui status gizi dan pengetahuan peserta didik tentang pola hidup sehat, peserta didik Sekolah Dasar Negeri Marabahan 2 Kabupatn Barito Kuala. Metode penelitian ini adalah penelitian deskriptif. Dengan menggunakan instrumen angket dan pengukuran. Populasi dalam penelitian ini peserta didik Sekolah Dasar Negeri Marabahan 2 Kabupatn Barito Kuala dengan jumlah populasi 419 orang dan sampel berjumlah 35 orang dengan teknik purposive sampling. Hasil penelitian status gizi peserta didik Sekolah Dasar Negeri Marabahan 2 Kabupatn Barito Kuala dengan jumlah sampel 35 (100%) orang dengan status gizi baik. Hasil angket pengetahuan pola hidup sehat jumlah sampel 35 orang peserta didik Sekolah Dasar Negeri Marabahan 2 Kabupataen Barito Kuala, kategori sangat baik 0 (0%) orang, kategori baik 18 (51%) orang, kategori cukup 17 (49%) orang, kategori kurang baik 0 (0%) orang, kategori tidak baik 0 (0%). Kesimpulan hasil penelitian status gizi ditinjau dari pengetahuan pola hidup sehat peserta didik Sekolah Dasar Marabahan 2 Kabupatn Barito Kuala dengan jumlah sampel 35 (100%) orang dengan status gizi baik. Sedangkan pengetahuan pola hidup sehat peserta didik Sekolah Dasar Marabahan 2 Kabupatn Barito Kuala dengan dapat disimpulkan dalam ketegori baik.","PeriodicalId":325973,"journal":{"name":"STABILITAS: Jurnal Pendidikan Jasmani dan Olahraga","volume":"21 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2021-03-31","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"115952291","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kesiapan pendidik dalam merencanakan proses pembelajaran, terkhusus pada proses perencaan perangkat pembelajaran yang sesuai dengan kurikulum 2013. Tujuan dalam hal ini ialah agar dapat diketahui apakah Kesiapan Guru Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan (PJOK) Sekolah Dasar Di Kecamatan Liang Anggang sesuai dengan kurikulum 2013 pembelajarannya. Metode yang akan digunakan ialah sebagai berikut yaitu dengan penelitian kuantitatif yang akan dipakai dengan survei dilapangan yaitu dengan cara tekniknya berupa dokumentasi, RPP dan Wawancara. Sampel yang digunakan sebanyak 3 sekolahan yang bekerjasama dengan ULM yaitu di Kecamatan Liang Anggang. Hasil dari Penelitian ini bahwa tidak semua guru olahraga akan selalu memekai dengan perangkat yang ada di sekolahan berupa RPP atau silabus tetapi sebagian juga menggunakan itu, maka dari itulah terkadang guru tidak siap dalam memberikan materi kepada peserta didik karna untuk metode/model bahan untuk mengajar belum tersusun dengan baik, sehingga cara mengajar apa yang guru berikan saja tidak mesti sesuai dengan Kurikulum 2013.
{"title":"KESIAPAN GURU PENDIDIKAN JASMANI OLAHRAGA DAN KESEHATAN (PJOK) SEKOLAH DASAR DI KECAMATAN LIANG ANGGANG DALAM MERENCANAAN PROSES PERANGKAT PEMBELAJARAN","authors":"Okta Rusmaditya Rahim, Herita Warni, Mashud Mashud","doi":"10.20527/mpj.v2i1.1054","DOIUrl":"https://doi.org/10.20527/mpj.v2i1.1054","url":null,"abstract":"Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kesiapan pendidik dalam merencanakan proses pembelajaran, terkhusus pada proses perencaan perangkat pembelajaran yang sesuai dengan kurikulum 2013. Tujuan dalam hal ini ialah agar dapat diketahui apakah Kesiapan Guru Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan (PJOK) Sekolah Dasar Di Kecamatan Liang Anggang sesuai dengan kurikulum 2013 pembelajarannya. \u0000Metode yang akan digunakan ialah sebagai berikut yaitu dengan penelitian kuantitatif yang akan dipakai dengan survei dilapangan yaitu dengan cara tekniknya berupa dokumentasi, RPP dan Wawancara. Sampel yang digunakan sebanyak 3 sekolahan yang bekerjasama dengan ULM yaitu di Kecamatan Liang Anggang. \u0000Hasil dari Penelitian ini bahwa tidak semua guru olahraga akan selalu memekai dengan perangkat yang ada di sekolahan berupa RPP atau silabus tetapi sebagian juga menggunakan itu, maka dari itulah terkadang guru tidak siap dalam memberikan materi kepada peserta didik karna untuk metode/model bahan untuk mengajar belum tersusun dengan baik, sehingga cara mengajar apa yang guru berikan saja tidak mesti sesuai dengan Kurikulum 2013.","PeriodicalId":325973,"journal":{"name":"STABILITAS: Jurnal Pendidikan Jasmani dan Olahraga","volume":"83 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2021-03-31","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"130113126","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Muhammad Budhi Rifani, Herita Warni, Syamsul Arifin
Dalam tujuannya ini penelitian ialah supaya dapat mengetahui Relevansi KI dan KD pada proses pembelajaran PJOK menggunakan Kurikulum 2013 di SMP Negeri 15 Banjarbaru dengan alokasi di kota Banjarbaru. Penelitian yang dilakukan dengan subjek pendidik pendidikan jasmani. Dalam metode yang dipakai menggunakan tekhnik survei. Dengan menggunakan survei ini agar dapat melihat secara langsung dan juga dapat mengukur tercapainya Relevansi KI dan KD pada proses pembelajaran PJOK menggunakan Kurikulum 2013 Di SMP Negeri 15 Banjarbaru. Untuk sampelnya ialah pendidik/guru SMP Negeri 15 Banjarbaru yang masih tidak bermitra/bekerja sama dengan ULM. Untuk pengumpulan datanya berupa dokumentasi dan lembar angket kegiatan pendidik yang dalam melaksanakan pembelajaran pendidikan jasmani. Pada penelitian ini didapatkan data perangkat (RPP) untuk pertemuan pertama sebesar 68% yakni pada katagori kuat, untuk data perangkat (RPP) pertemuan kedua sebesar 68% pada katagori kuat, sedangkan untuk data dilapangan untuk pertemuan pertama sebesar 74% yakni pada katagori kuat, lalu untuk data lapangan yang pertemuan kedua sebesar 77% pada katagori kuat, dalam 2 kali pertemuan dengan pendidik pendidikan jasmani. Dapat diketahui bahwa Relevansi KI dan KD pada proses pembelajaran PJOK menggunakan Kurikulum 2013 Di SMP Negeri 15 Banjarbaru adalah baik katagori kuat.
为了了解KI和KD的学习过程,使用2013年的ubd课程在SMP Negeri 15 Banjarbaru和Banjarbaru城市的分配。与体育教育主题有关的研究。在使用调查技术的方法中。通过这项调查,可以直接观察并测量KI和KD在2013年的SMP Negeri 15 Banjarbaru学习过程中的相关性和相关性。样本包括15个班亚尔巴鲁国家的初级教育工作者/教师,他们仍然没有与乌尔姆合作。用于收集有关用于体育学习的教育工作者活动的文件和预算表。对这项研究得到的设备数据(RPP)高达68%即归为强大,为第一次会议(RPP)第二次会议设备数据高达68%的归为强大,至于数据高达74%的第一次见面就是在归为强壮的草地上,然后第二次会议高达77%的野外数据归为,是一种强烈的两次会议和体育教育家。可以指出,使用2013年公立学校15班加拉巴鲁(Banjarbaru)的课程,基与KD学习过程的相关性是一个强大的类别。
{"title":"RELEVANSI KI DAN KD PADA PROSES PEMBELAJARAN PJOK MENGGUNAKAN KURIKULUM 2013 DI SMP NEGERI 15 BANJARBARU","authors":"Muhammad Budhi Rifani, Herita Warni, Syamsul Arifin","doi":"10.20527/mpj.v2i1.1050","DOIUrl":"https://doi.org/10.20527/mpj.v2i1.1050","url":null,"abstract":"Dalam tujuannya ini penelitian ialah supaya dapat mengetahui Relevansi KI dan KD pada proses pembelajaran PJOK menggunakan Kurikulum 2013 di SMP Negeri 15 Banjarbaru dengan alokasi di kota Banjarbaru. Penelitian yang dilakukan dengan subjek pendidik pendidikan jasmani. Dalam metode yang dipakai menggunakan tekhnik survei. Dengan menggunakan survei ini agar dapat melihat secara langsung dan juga dapat mengukur tercapainya Relevansi KI dan KD pada proses pembelajaran PJOK menggunakan Kurikulum 2013 Di SMP Negeri 15 Banjarbaru. Untuk sampelnya ialah pendidik/guru SMP Negeri 15 Banjarbaru yang masih tidak bermitra/bekerja sama dengan ULM. Untuk pengumpulan datanya berupa dokumentasi dan lembar angket kegiatan pendidik yang dalam melaksanakan pembelajaran pendidikan jasmani. \u0000Pada penelitian ini didapatkan data perangkat (RPP) untuk pertemuan pertama sebesar 68% yakni pada katagori kuat, untuk data perangkat (RPP) pertemuan kedua sebesar 68% pada katagori kuat, sedangkan untuk data dilapangan untuk pertemuan pertama sebesar 74% yakni pada katagori kuat, lalu untuk data lapangan yang pertemuan kedua sebesar 77% pada katagori kuat, dalam 2 kali pertemuan dengan pendidik pendidikan jasmani. Dapat diketahui bahwa Relevansi KI dan KD pada proses pembelajaran PJOK menggunakan Kurikulum 2013 Di SMP Negeri 15 Banjarbaru adalah baik katagori kuat.","PeriodicalId":325973,"journal":{"name":"STABILITAS: Jurnal Pendidikan Jasmani dan Olahraga","volume":"44 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2021-03-31","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"114993081","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}