Kemampuan memahami konsep matematika dan keterampilan komunikasi merupakan tujuan pembelajaran matematika yang dinyatakan oleh Departemen Pendidikan, dan merupakan aspek yang sangat penting dalam pembelajaran matematika. Kurangnya keterampilan komunikasi dan pemahaman konsep matematika siswa akan mempengaruhi kualitas belajar siswa yang mengakibatkan rendahnya prestasi belajar siswa di sekolah, hal itu juga terjadi di SMA N Lembah Gumanti. Koperatif tipe two stay two stray adalah salah satu alternatif untuk meningkatkan keaktifan dan kreativitas siswa dalam belajar. Penelitian ini adalah Eksperimen Kuasi. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa SMA Negeri N Lembah Gumanti. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas X3 SMAN 1 Lembah Gumanti sebagai kelas eksperimen dan siswa kelas X4 SMAN 1 sebagai kelas kontrol yang dipilih secara acak. Instrumen yang digunakan adalah tes tertulis. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan uji u. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan memahami konsep keseluruhan dan kemampuan siswa yang diajar dengan pembelajaran awal rendah mengaktifkan pembelajaran lebih tinggi daripada siswa yang diajarkan dengan pembelajaran konvensional, keterampilan komunikasi dan keseluruhan strategi pembelajaran awal yang mampu tinggi. yang diajar dengan pembelajaran konvensional.
理解数学概念和沟通技能是教育部所陈述的数学学习的目标,是数学学习的一个非常重要的方面。学生沟通技巧的缺乏和对数学概念的理解将影响学生的学习质量,导致学生在学校的学习成绩较差,这也发生在古曼蒂高中。二人组:二人组,是增加学生学习活动和创造力的替代品之一。这项研究是准试验。这项研究的学生是来自N valley Gumanti的高中生。本研究的样本为X3斯曼1班的学生,Gumanti山谷作为实验班,X4斯曼1班作为一个随机选择的控制班。所使用的工具是笔试。从研究结果中获得的数据表明,理解整体概念的能力和低前程学习的学生的能力使学习比传统学习、沟通技巧和整个早期学习策略的学生更有可能。传统的教学方法。
{"title":"PENERAPAN PEMBELAJARAN KOOPERATIF TEKNIK DUA TINGGAL DUA TAMU DENGAN MENGGUNAKAN LKS PADA PEMBELAJARAN MATEMATIKA SISWA KELAS X SMAN 1 LEMBAH GUMANTI","authors":"Nurlev Avana","doi":"10.32493/JSMU.V1I2.2382","DOIUrl":"https://doi.org/10.32493/JSMU.V1I2.2382","url":null,"abstract":"Kemampuan memahami konsep matematika dan keterampilan komunikasi merupakan tujuan pembelajaran matematika yang dinyatakan oleh Departemen Pendidikan, dan merupakan aspek yang sangat penting dalam pembelajaran matematika. Kurangnya keterampilan komunikasi dan pemahaman konsep matematika siswa akan mempengaruhi kualitas belajar siswa yang mengakibatkan rendahnya prestasi belajar siswa di sekolah, hal itu juga terjadi di SMA N Lembah Gumanti. Koperatif tipe two stay two stray adalah salah satu alternatif untuk meningkatkan keaktifan dan kreativitas siswa dalam belajar. Penelitian ini adalah Eksperimen Kuasi. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa SMA Negeri N Lembah Gumanti. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas X3 SMAN 1 Lembah Gumanti sebagai kelas eksperimen dan siswa kelas X4 SMAN 1 sebagai kelas kontrol yang dipilih secara acak. Instrumen yang digunakan adalah tes tertulis. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan uji u. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan memahami konsep keseluruhan dan kemampuan siswa yang diajar dengan pembelajaran awal rendah mengaktifkan pembelajaran lebih tinggi daripada siswa yang diajarkan dengan pembelajaran konvensional, keterampilan komunikasi dan keseluruhan strategi pembelajaran awal yang mampu tinggi. yang diajar dengan pembelajaran konvensional.","PeriodicalId":355964,"journal":{"name":"Jurnal Saintika Unpam : Jurnal Sains dan Matematika Unpam","volume":"27 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2019-02-27","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"115758974","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Femmy Marsitha B, Wendel Jan Pattipeilohy, Rista Hernandi Virgianto
Meningkatnya urbanisasi dan berkurangnya ruang terbuka hijau di wilayah perkotaan menyebabkan permasalahan pemanasan perkotaan, yaitu fenomena Urban Heat Island (UHI) yang akan berimplikasi kepada tingkat kenyamanan termal yang dapat dirasakan penduduk urban di luar ruangan. Penelitian ini mengkaji tingkat kenyamanan termal secara klimatologis serta kecenderungannya di kota-kota besar di Pulau Sulawesi dengan menggunakan indeks THI. Dua variabel iklim digunakan untuk menghitung indeks THI, yaitu suhu udara rata-rata harian dan kelembapan relatif harian selama periode 1985-2012 di 6 titik pengamatan yang mewakili masing-masing kota. Formula THI yang digunakan adalah formula dengan batas kenyamanan yang telah dimodifikasi untuk iklim tropis. Analisis klimatologis menunjukkan Palu dan Mamuju merupakan kota dengan kandungan uap air yang relatif rendah dengan suhu yang relatif tinggi secara klimatologis jika dibandingkan dengan kota lainnya. Sehingga, kedua kota tersebut memiliki tingkat kenyamanan yang paling rendah dirasakan oleh populasi perkotaan secara berturut yaitu 10,2% dan 24,7%, sedangkan Manado dan Minahasa Utara merupakan kota yang paling nyaman dengan prosentase, yaitu 31,6 % dan 31,9%. Indeks THI tersebut cenderung mengalami peningkatan kecuali di Mamuju dengan laju terbesar dialami oleh Makassar sebesar 0,03⁰C per tahun atau 0,3⁰C per 10 tahun dengan koefisien determinasi sebesar 41,6%.
{"title":"KENYAMANAN TERMAL KLIMATOLOGIS KOTA-KOTA BESAR DI PULAU SULAWESI BERDASARKAN TEMPERATURE HUMIDITY INDEX (THI)","authors":"Femmy Marsitha B, Wendel Jan Pattipeilohy, Rista Hernandi Virgianto","doi":"10.32493/JSMU.V1I2.2384","DOIUrl":"https://doi.org/10.32493/JSMU.V1I2.2384","url":null,"abstract":"Meningkatnya urbanisasi dan berkurangnya ruang terbuka hijau di wilayah perkotaan menyebabkan permasalahan pemanasan perkotaan, yaitu fenomena Urban Heat Island (UHI) yang akan berimplikasi kepada tingkat kenyamanan termal yang dapat dirasakan penduduk urban di luar ruangan. Penelitian ini mengkaji tingkat kenyamanan termal secara klimatologis serta kecenderungannya di kota-kota besar di Pulau Sulawesi dengan menggunakan indeks THI. Dua variabel iklim digunakan untuk menghitung indeks THI, yaitu suhu udara rata-rata harian dan kelembapan relatif harian selama periode 1985-2012 di 6 titik pengamatan yang mewakili masing-masing kota. Formula THI yang digunakan adalah formula dengan batas kenyamanan yang telah dimodifikasi untuk iklim tropis. Analisis klimatologis menunjukkan Palu dan Mamuju merupakan kota dengan kandungan uap air yang relatif rendah dengan suhu yang relatif tinggi secara klimatologis jika dibandingkan dengan kota lainnya. Sehingga, kedua kota tersebut memiliki tingkat kenyamanan yang paling rendah dirasakan oleh populasi perkotaan secara berturut yaitu 10,2% dan 24,7%, sedangkan Manado dan Minahasa Utara merupakan kota yang paling nyaman dengan prosentase, yaitu 31,6 % dan 31,9%. Indeks THI tersebut cenderung mengalami peningkatan kecuali di Mamuju dengan laju terbesar dialami oleh Makassar sebesar 0,03⁰C per tahun atau 0,3⁰C per 10 tahun dengan koefisien determinasi sebesar 41,6%.","PeriodicalId":355964,"journal":{"name":"Jurnal Saintika Unpam : Jurnal Sains dan Matematika Unpam","volume":"15 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2019-02-27","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"124683312","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dan bersifat eksploratif yang bertujuan untuk mendeskripsikan konsep diri mahasiswa dalam pengajuan masalah matematika bisnis ditinjau dari perbedaan gaya kognitif, yaitu field dependent dan field independent. Subjek penelitian ini terdiri dari dua mahasiswa , berjenis kelamin perempuan. Penelitian dimulai dengan menentukan subjek penelitian menggunakan instrument GEFT. Perbedaan gaya kognitif, kesamaan jenis kelamin, kemampuan berkomunikasi dan kesediaan mahasiswa juga menjadi pertimbangan peneliti untuk memilih subjek, kemudian dilanjutkan dengan memberikan tugas pemecahan masalah, wawancara dan pengamatan. Pengecekan keabsahan data menggunakan triangulasi waktu. Berdasarkan hasil analisis data, dapat disimpulkan bahwa subjek bergaya kognitif field dependent berusaha dalam memecahkan masalah matematika bisnis walau menghadapi beberapa kesulitan dan merasa tidak yakin dapat memecahkan masalah matematika bisnis dengan benar. Selain itu, subjek bergaya kognitif field dependent merasa gugup, tegang dan khawatir tetapi tidak menunjukan perubahan fisiologis dan menjelaskan secara garis besar tentang pemecahan masalah matematika bisnis. Di sisi lain, subjek bergaya kognitif field independent berusaha terus dalam memecahkan masalah matematika bisnis walau menghadapi kesulitan dan merasa yakin dapat memecahkan masalah matematika bisnis. Subjek bergaya kognitif field independent tidak merasa gugup, tegang dan khawatir tetapi mengeluarkan keringat pada telapak tangan dan menjelaskan secara terperinci tentang pemecahan masalah.
{"title":"STUDENT’S SELF-CONCEPT PROFILES IN PROBLEM POSING ACCORDING TO COGNITIVE STYLES: DEVELOPING AN EVIDENCE BASE FOR BEST PRACTICE OF E-LEARNING IN MATHEMATICAL ECONOMICS COURSE AT PAMULANG UNIVERSITY","authors":"A. Hidayat","doi":"10.32493/JSMU.V1I2.2379","DOIUrl":"https://doi.org/10.32493/JSMU.V1I2.2379","url":null,"abstract":"Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dan bersifat eksploratif yang bertujuan untuk mendeskripsikan konsep diri mahasiswa dalam pengajuan masalah matematika bisnis ditinjau dari perbedaan gaya kognitif, yaitu field dependent dan field independent. Subjek penelitian ini terdiri dari dua mahasiswa , berjenis kelamin perempuan. Penelitian dimulai dengan menentukan subjek penelitian menggunakan instrument GEFT. Perbedaan gaya kognitif, kesamaan jenis kelamin, kemampuan berkomunikasi dan kesediaan mahasiswa juga menjadi pertimbangan peneliti untuk memilih subjek, kemudian dilanjutkan dengan memberikan tugas pemecahan masalah, wawancara dan pengamatan. Pengecekan keabsahan data menggunakan triangulasi waktu. Berdasarkan hasil analisis data, dapat disimpulkan bahwa subjek bergaya kognitif field dependent berusaha dalam memecahkan masalah matematika bisnis walau menghadapi beberapa kesulitan dan merasa tidak yakin dapat memecahkan masalah matematika bisnis dengan benar. Selain itu, subjek bergaya kognitif field dependent merasa gugup, tegang dan khawatir tetapi tidak menunjukan perubahan fisiologis dan menjelaskan secara garis besar tentang pemecahan masalah matematika bisnis. Di sisi lain, subjek bergaya kognitif field independent berusaha terus dalam memecahkan masalah matematika bisnis walau menghadapi kesulitan dan merasa yakin dapat memecahkan masalah matematika bisnis. Subjek bergaya kognitif field independent tidak merasa gugup, tegang dan khawatir tetapi mengeluarkan keringat pada telapak tangan dan menjelaskan secara terperinci tentang pemecahan masalah. ","PeriodicalId":355964,"journal":{"name":"Jurnal Saintika Unpam : Jurnal Sains dan Matematika Unpam","volume":"19 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2019-02-27","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"125703736","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk memetakan posisi relatif, keunggulan serta ciri SD-SD swasta di Kecamatan Bojongsari berdasarkan indikator standar pendidikan dan tenaga kependidikan, standar sarana dan prasarana, standar penilaian pendidikan. Data penelitian ini diperoleh dari sampel 5 SD Swasta di Kecamatan Bojongsari dan UPTP Kecamatan Bojongsari. Peubah yang digunakan adalah peubah standar pendidikan dan tenaga kependidikan, peubah standar sarana dan prasarana, peubah standar penilaian pendidikan. Analisis data dilakukan dengan Metode Biplot yang menggunakan perangkat lunak SAS 9.13. Hasil analisisnya menunjukkan bahwa posisi relatif sekolah-sekolah di Kecamatan Bojongsari sangat bersaing kompetitif dan sekolah yang dikategorikan sudah memiliki keunggulan berdasarkan standar pendidikan dan tenaga kependidikan, standar sarana dan prasarana, standar penilaian pendidikan yaitu SDIT Az-Zahra, SDI Nurul Hidayah, SDIT AMEC. Sedangkan sekolah-sekolah yang belum memiliki keunggulan yang cukup baik yaitu SDI Azmia dan SD Tadikapuri. Hanya satu sekolah yang unggul memiliki penciri tiga SNP, namun 4 sekolah belum memiliki keunggulan tiga SNP dikarenakan keragaman peubah sangat kecil.
{"title":"ANALISIS KEUNGGULAN SEKOLAH DASAR SWASTA BERDASARKAN STANDAR NASIONAL PENDIDIKAN DENGAN MENGGUNAKAN METODE BIPLOT","authors":"U. Rahmat","doi":"10.32493/JSMU.V1I2.2385","DOIUrl":"https://doi.org/10.32493/JSMU.V1I2.2385","url":null,"abstract":"Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk memetakan posisi relatif, keunggulan serta ciri SD-SD swasta di Kecamatan Bojongsari berdasarkan indikator standar pendidikan dan tenaga kependidikan, standar sarana dan prasarana, standar penilaian pendidikan. Data penelitian ini diperoleh dari sampel 5 SD Swasta di Kecamatan Bojongsari dan UPTP Kecamatan Bojongsari. Peubah yang digunakan adalah peubah standar pendidikan dan tenaga kependidikan, peubah standar sarana dan prasarana, peubah standar penilaian pendidikan. Analisis data dilakukan dengan Metode Biplot yang menggunakan perangkat lunak SAS 9.13. Hasil analisisnya menunjukkan bahwa posisi relatif sekolah-sekolah di Kecamatan Bojongsari sangat bersaing kompetitif dan sekolah yang dikategorikan sudah memiliki keunggulan berdasarkan standar pendidikan dan tenaga kependidikan, standar sarana dan prasarana, standar penilaian pendidikan yaitu SDIT Az-Zahra, SDI Nurul Hidayah, SDIT AMEC. Sedangkan sekolah-sekolah yang belum memiliki keunggulan yang cukup baik yaitu SDI Azmia dan SD Tadikapuri. Hanya satu sekolah yang unggul memiliki penciri tiga SNP, namun 4 sekolah belum memiliki keunggulan tiga SNP dikarenakan keragaman peubah sangat kecil.","PeriodicalId":355964,"journal":{"name":"Jurnal Saintika Unpam : Jurnal Sains dan Matematika Unpam","volume":"51 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2019-02-27","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"126613221","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Selulosa, salah satu sumber daya alam terbaharukan yang melimpah di Indonesia. Keberadaan selulosa tidak terlepas dari lignoselulosa. Oleh karena it untuk mendapatkan selulosa harus dilakukan pengisolasian dari lignoselulosa tersebut. Penulisan ini bertujuan untuk mereview tentang isolasi dan karakterisasi selulosa tersebut. Isolasi selulosa dapat dilakukan dengan metode perlakuan hidolisis asam, hidrolisis basa, ledakan uap dan enzimatik. Karakterisasi isolasi dapt menggunakan 4 karakteristik yaitu analisis proxymate terutama kandingan selulosa dan lignin, analisis FTIR, analisis termal, dan analisis morfologi permukaan
{"title":"ISOLASI DAN KARAKTERISASI SELULOSA : REVIEW","authors":"Irwan Mulyadi","doi":"10.32493/jsmu.v1i2.2381","DOIUrl":"https://doi.org/10.32493/jsmu.v1i2.2381","url":null,"abstract":"Selulosa, salah satu sumber daya alam terbaharukan yang melimpah di Indonesia. Keberadaan selulosa tidak terlepas dari lignoselulosa. Oleh karena it untuk mendapatkan selulosa harus dilakukan pengisolasian dari lignoselulosa tersebut. Penulisan ini bertujuan untuk mereview tentang isolasi dan karakterisasi selulosa tersebut. Isolasi selulosa dapat dilakukan dengan metode perlakuan hidolisis asam, hidrolisis basa, ledakan uap dan enzimatik. Karakterisasi isolasi dapt menggunakan 4 karakteristik yaitu analisis proxymate terutama kandingan selulosa dan lignin, analisis FTIR, analisis termal, dan analisis morfologi permukaan ","PeriodicalId":355964,"journal":{"name":"Jurnal Saintika Unpam : Jurnal Sains dan Matematika Unpam","volume":"26 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2019-02-27","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"125141865","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Traffic Assignment merupakan suatu permasalahan untuk mencari pola arus pada rute dari verteks satu ke verteks yang lainnya di suatu area perparkiran yang berpatokan terhadap pencarian rute optimum. Deterministik merupakan suatu metode penyelesaian masalah yang berkaitan dengan linier programming, untuk itu dalam pencarian rute optimum dari verteks satu ke verteks yang lainnya penulis menganalisa dengan metode Algoritma Djikstra secara manual dan metode Algoritma Djikstra dengan menggunakan pemrograman pada program Matlab yang ternyata memperoleh hasil akhir yang sama sebagai implementasi dari Traffic Assignment Deterministik. Dalam pencarian rute optimum pada pemodelan perparkiran bergantung sekali terhadap kapasitas kendaraan perparkiran tersebut dan pelayanan yang meyakinkan. Terlebih dalam traffic Assignment hal kemacetan sangat penting peranannya dalam menentukan rute optimum dan juga model antrian yang dipakai dalam rute tersebut.
{"title":"PENYELESAIAN MASALAH TRAFFIC ASSIGNMENT DETERMINISTIK DAN APLIKASINYA DALAM PEMODELAN PERPARKIRAN","authors":"Aden Aden","doi":"10.32493/jsmu.v1i2.2383","DOIUrl":"https://doi.org/10.32493/jsmu.v1i2.2383","url":null,"abstract":"Traffic Assignment merupakan suatu permasalahan untuk mencari pola arus pada rute dari verteks satu ke verteks yang lainnya di suatu area perparkiran yang berpatokan terhadap pencarian rute optimum. Deterministik merupakan suatu metode penyelesaian masalah yang berkaitan dengan linier programming, untuk itu dalam pencarian rute optimum dari verteks satu ke verteks yang lainnya penulis menganalisa dengan metode Algoritma Djikstra secara manual dan metode Algoritma Djikstra dengan menggunakan pemrograman pada program Matlab yang ternyata memperoleh hasil akhir yang sama sebagai implementasi dari Traffic Assignment Deterministik. Dalam pencarian rute optimum pada pemodelan perparkiran bergantung sekali terhadap kapasitas kendaraan perparkiran tersebut dan pelayanan yang meyakinkan. Terlebih dalam traffic Assignment hal kemacetan sangat penting peranannya dalam menentukan rute optimum dan juga model antrian yang dipakai dalam rute tersebut.","PeriodicalId":355964,"journal":{"name":"Jurnal Saintika Unpam : Jurnal Sains dan Matematika Unpam","volume":"6 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2019-02-27","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"128850924","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh minat belajar terhadap prestasi belajar matematika. Mengetahui pengaruh kecerdasan logik matematik terhadap prestasi belajar matematika. Selanjutnya untuk mengetahui pengaruh minat belajar dan kecerdasan logik matematik terhadap prestasi belajar matematika. Metode penelitian yang digunakan adalah metode survey korelasional. Sampel berukuran 344 siswa kelas X dari 6 Sekolah Menengah Kejuruan yaitu SMKN 18, SMK Averus, SMKN 59, SMK YPM, SMK Respati 3 dan SMK Borobudur, dipilih dengan menggunakan multi stage random sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan teknik penyebaran angket dan teknik tes. Analisa data dengan menggunakan metode analisis korelasi dan regresi ganda. Uji statistik yang digunakan adalah uji t dan uji F. Penelitian ini dilaksanakan pada tanggal 8 Februari 2010 sampai dengan 30 November 2010. Hasil penelitian menunjukkan pengaruh minat belajar dan kecerdasan logik matematik secara bersama-sama terhadap prestasi belajar matematika dengan analisa regresi ganda : Dari persamaan tersebut menunjukkan setiap kenaikan satu unit minat belajar akan meningkatkan prestasi belajar matematika sebesar 0.222 unit secara signifikan. Begitu pula setiap kenaikan satu unit kecerdasan logik matematik akan meningkatkan prestasi belajar matematika sebesar 0.464 unit secara signifikan. Lebih lanjut secara bersama-sama menunjukkan bahwa variabel minat belajar dan kecerdasan logik matematik dapat menentukan peningkatan prestasi belajar matematika sebesar 76.4% dan sangat signifikan.
{"title":"PENGARUH MINAT BELAJAR DAN KECERDASAN LOGIK MATEMATIK SISWA TERHADAP PRESTASI BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS X SMK SE JAKARTA SELATAN","authors":"A. Rahman","doi":"10.32493/JSMU.V1I2.2380","DOIUrl":"https://doi.org/10.32493/JSMU.V1I2.2380","url":null,"abstract":"Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh minat belajar terhadap prestasi belajar matematika. Mengetahui pengaruh kecerdasan logik matematik terhadap prestasi belajar matematika. Selanjutnya untuk mengetahui pengaruh minat belajar dan kecerdasan logik matematik terhadap prestasi belajar matematika. Metode penelitian yang digunakan adalah metode survey korelasional. Sampel berukuran 344 siswa kelas X dari 6 Sekolah Menengah Kejuruan yaitu SMKN 18, SMK Averus, SMKN 59, SMK YPM, SMK Respati 3 dan SMK Borobudur, dipilih dengan menggunakan multi stage random sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan teknik penyebaran angket dan teknik tes. Analisa data dengan menggunakan metode analisis korelasi dan regresi ganda. Uji statistik yang digunakan adalah uji t dan uji F. Penelitian ini dilaksanakan pada tanggal 8 Februari 2010 sampai dengan 30 November 2010. Hasil penelitian menunjukkan pengaruh minat belajar dan kecerdasan logik matematik secara bersama-sama terhadap prestasi belajar matematika dengan analisa regresi ganda : Dari persamaan tersebut menunjukkan setiap kenaikan satu unit minat belajar akan meningkatkan prestasi belajar matematika sebesar 0.222 unit secara signifikan. Begitu pula setiap kenaikan satu unit kecerdasan logik matematik akan meningkatkan prestasi belajar matematika sebesar 0.464 unit secara signifikan. Lebih lanjut secara bersama-sama menunjukkan bahwa variabel minat belajar dan kecerdasan logik matematik dapat menentukan peningkatan prestasi belajar matematika sebesar 76.4% dan sangat signifikan.","PeriodicalId":355964,"journal":{"name":"Jurnal Saintika Unpam : Jurnal Sains dan Matematika Unpam","volume":"14 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2019-02-27","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"130171455","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Pemanfaatan media belajar yang tepat akan mampu meningkatkan prestasi belajar matematika siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh media pembelajaran terhadap kemampuan bernalar dan komunikasi matematika siswa. Analisis data dilakukan dengan statistik MANOVA (Multivariate Analysis of Varians). Hasil penelitian menyimpulkan : (1) Terdapat pengaruh yang signifikan media pembelajaran terhadap kemampuan bernalar dan komunikasi matematika peserta didik secara multivariat, dengan nilai sig. = 0,037. (2) Terdapat pengaruh yang signifikan media pembelajaran terhadap kemampuan bernalar matematika peserta didik, dengan nilai sig. = 0,030. (3) Terdapat pengaruh yang tidak signifikan media pembelajaran terhadap kemampuan komunikasi matematika peserta didik, dengan nilai sig. 0,461. Penggunaan media pembelajaran lebih efektif dalam membangun kemampuan penalaran matematika siswa dibanding kemampuan komunikasi siswa. Dalam membangun kemampuan bernalar dan komunikasi matematika, penggunaan media pembelajaran berupa media berbasis TIK lebih efektif dibanding menggunakan media alat peraga.
{"title":"EFEKTIVITAS MEDIA PEMBELAJARAN TERHADAP PENALARAN DAN KOMUNIKASI MATEMATIKA SISWA (Eksperimen pada SMK Islam se-Kota Tangerang Selatan)","authors":"Tabah Heri Setiawan","doi":"10.32493/JSMU.V1I1.1603","DOIUrl":"https://doi.org/10.32493/JSMU.V1I1.1603","url":null,"abstract":"Pemanfaatan media belajar yang tepat akan mampu meningkatkan prestasi belajar matematika siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh media pembelajaran terhadap kemampuan bernalar dan komunikasi matematika siswa. Analisis data dilakukan dengan statistik MANOVA (Multivariate Analysis of Varians). Hasil penelitian menyimpulkan : (1) Terdapat pengaruh yang signifikan media pembelajaran terhadap kemampuan bernalar dan komunikasi matematika peserta didik secara multivariat, dengan nilai sig. = 0,037. (2) Terdapat pengaruh yang signifikan media pembelajaran terhadap kemampuan bernalar matematika peserta didik, dengan nilai sig. = 0,030. (3) Terdapat pengaruh yang tidak signifikan media pembelajaran terhadap kemampuan komunikasi matematika peserta didik, dengan nilai sig. 0,461. Penggunaan media pembelajaran lebih efektif dalam membangun kemampuan penalaran matematika siswa dibanding kemampuan komunikasi siswa. Dalam membangun kemampuan bernalar dan komunikasi matematika, penggunaan media pembelajaran berupa media berbasis TIK lebih efektif dibanding menggunakan media alat peraga.","PeriodicalId":355964,"journal":{"name":"Jurnal Saintika Unpam : Jurnal Sains dan Matematika Unpam","volume":"23 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2018-08-03","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"130944634","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
PERT (Project Evaluation and Review Technique) adalah suatu tehnik statistik yang berkaitan dengan evaluasi dan prediksi jaringan kerja yang dikarenakan adanya masalah ketidakpastian di dalam pelaksanaan proyek.Tehnik ini memusatkan perhatiannya pada pengelolaan sistem jaringan tersebut,terutama pada kegiatan tertentu yang membutuhkan penanggulangan supaya pelaksanaan keseluruhannya tidak mengalami goncangan yang berarti. Tugas Akhir ini membahas metode PERT yang digunakan dalam mengevaluasi waktu yang diberikan oleh para Planner dalam penyelesaian proyek di PT.ConocoPhillips Indonesia yang berlokasi di Sumatera Selatan.Data yang diperoleh berupa kegiatan-kegiatan proyek dan lama waktu kegiatan,sehingga dapat dihitung dan diketahui kegiatan manakah yang merupakan Critical Path (jalur kritis). Evaluasi pada waktu proyek yang menggunakan metode PERT menghasilkan waktu-waktu atau perkiraan pemberian durasi kegiatan pada proyek tersebut ternyata sangat baik
PERT (Project Evaluation and Review Technique)是由于项目执行的不确定性问题而导致的网络评估和预测的统计技术。该技术将重点放在管理该网络系统,特别是需要进行的某些活动上,以防止总体操作受到重大影响。最后的任务将讨论在位于南苏门答腊南部的PT.ConocoPhillips公司完成项目时使用的首次方法。从项目活动和活动的时间长度中获得的数据可以计算并知道哪些活动是关键路径。对采用第二次方法的项目时间的评估产生该项目的活动时间或估计持续时间被证明是非常好的
{"title":"Evaluasi Waktu Penyelesaian Proyek dengan Metode PERT (Project Evaluation and Review Technique) di PT.ConcoPhillips Indonesia (Suban Tie In,April 1-2,2006)","authors":"Bulan Oktrima","doi":"10.32493/jsmu.v1i1.1606","DOIUrl":"https://doi.org/10.32493/jsmu.v1i1.1606","url":null,"abstract":"PERT (Project Evaluation and Review Technique) adalah suatu tehnik statistik yang berkaitan dengan evaluasi dan prediksi jaringan kerja yang dikarenakan adanya masalah ketidakpastian di dalam pelaksanaan proyek.Tehnik ini memusatkan perhatiannya pada pengelolaan sistem jaringan tersebut,terutama pada kegiatan tertentu yang membutuhkan penanggulangan supaya pelaksanaan keseluruhannya tidak mengalami goncangan yang berarti. Tugas Akhir ini membahas metode PERT yang digunakan dalam mengevaluasi waktu yang diberikan oleh para Planner dalam penyelesaian proyek di PT.ConocoPhillips Indonesia yang berlokasi di Sumatera Selatan.Data yang diperoleh berupa kegiatan-kegiatan proyek dan lama waktu kegiatan,sehingga dapat dihitung dan diketahui kegiatan manakah yang merupakan Critical Path (jalur kritis). Evaluasi pada waktu proyek yang menggunakan metode PERT menghasilkan waktu-waktu atau perkiraan pemberian durasi kegiatan pada proyek tersebut ternyata sangat baik","PeriodicalId":355964,"journal":{"name":"Jurnal Saintika Unpam : Jurnal Sains dan Matematika Unpam","volume":"206 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2018-08-03","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"121913759","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
ABSTRAK“Pengaruh Lingkungan Kerja dan Disiplin Kerja Terhadap Kepuasan kerja Guru SMK di Kecamatan Pondok Aren” . Penelitian ini bermaksud untuk mengetahui, mengkaji dan menganalisis adanya pengaruh lingkungan kerja dan disiplin kerja terhadap kepuasan kerja guru. Hipotesis yang di uji adalah : (1) Pengaruh lingkungan kerja terhadap kepuasan kerja guru, (2) Pengaruh disiplin kerja terhadap kepuasan kerja guru, (3) Pengaruh lingkungan kerja terhadap disiplin kerja guru.Penelitian ini dilakasanakan dengan menggunakan metode survey. Populasi targer sebanyak 135 orang. Selanjutnya populasi tersebut dihomogenkan terlebih dahulu sehingga sampel yang diambil adalah guru sebanyak 101 orang. Dalam menentukan sampel penulis menggunakan teknis acak sederhana (simple random sampling). Untuk uji coba instrumen seampel yang digunakan sebanyak 30 orang guru, yang diambil di luar sampel penelitian. Uji coba dilakukan untuk mengukur tingkat validitas instrumen yang dihitung dengan menggunakan itemen dan mengukur tingkat reliabilitas instrumen yang dihitung menggunakan itemen. Untuk uji validitas kriteria pengujian adalah rhitung > rkritis pada (0,05) = 0,361 maka intrumen dikatakan valid. Sesuai perhitungan hasil uji coba instrumen menunjukan bahwa rhitung yang diperoleh lebih besar dari rkritis sehingga instrumen dikatakan valid, kecuali pada item pernyataan nomor 8 dan 17 pada variabel X1, item nomor 1, 8 dan 17 pada variabel X2 dan item nomor 8 dan 30 pada variabel X3, sehingga item-item tersebut tidak dapat digunakan dalam penelitian selanjutnya. Sedangkan uji coba reliabilitas kriteria yang digunakan nilai Alpha Cronbach yang diperoleh pada rhitung > rtabel maka instrumen dikatakan reliabel. Sesuai hasil uji reliabilitas dapat diketahui bahwa nilai Alpha Cronbach yang diperoleh untuk variabel Lingkungan Kerja rhitung = 0,822, untuk variabel Disiplin Kerja rhitung = 0,714, dan untuk variabel Kepuasan Kerja Guru rhitung = 0,649. berdasarkan hasil pengujian tersebut maka dapat disimpulkan bahwa item-item pada semua variabel dinyatakan reliabel. Untuk hasil penelitian dapat disimpulkan sebagai berikut : Pertama terdapat pengaruh Lingkungan Kerja Guru (X1) terhadap Kepuasan Kerja Guru (X3) dengan persamaan X3 = 8,49 + 0,95X2. Dengan koefisien korelasi r13 = 0,351 serta koefisien jalur p32 = 0,43. Kedua : terdapat pengaruh positif Disiplin Kerja (X2) terhadap Kepuasan Kerja Guru (X3) dengan persamaan regresi X3 = 45,92 + 0,59X1. Dengan koefisien korelasi 0,351, serta koefisien jalur p31 = 0,08. Ketiga : terdapat pengaruh positif Lingkungan Kerja Guru (X1) terhadap Disiplin Kerja Guru (X2) dengan persamaan regresi X2 = 37,42 + 0,64X1dengan koefisien korelasi 0,514 serta koefisien jalur p21 = 0,51. Dengan demikian maka dapat dikatakan bahwa antara lingkungan kerja dan disiplin kerja secara sendiri maupun bersama-sama dapat memberi sumbangan yang sangat berarti dalam upaya meningkatkan kepuasan kerja guru, sehingga diha
{"title":"PENGARUH LINGKUNGAN KERJA DAN DISIPLIN KERJA TERHADAP KEPUASAN KERJA GURU SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN (SMK) SWASTA SEKECAMATAN PONDOK AREN","authors":"D. Purnamasari","doi":"10.32493/jsmu.v1i1.1607","DOIUrl":"https://doi.org/10.32493/jsmu.v1i1.1607","url":null,"abstract":"ABSTRAK“Pengaruh Lingkungan Kerja dan Disiplin Kerja Terhadap Kepuasan kerja Guru SMK di Kecamatan Pondok Aren” . Penelitian ini bermaksud untuk mengetahui, mengkaji dan menganalisis adanya pengaruh lingkungan kerja dan disiplin kerja terhadap kepuasan kerja guru. Hipotesis yang di uji adalah : (1) Pengaruh lingkungan kerja terhadap kepuasan kerja guru, (2) Pengaruh disiplin kerja terhadap kepuasan kerja guru, (3) Pengaruh lingkungan kerja terhadap disiplin kerja guru.Penelitian ini dilakasanakan dengan menggunakan metode survey. Populasi targer sebanyak 135 orang. Selanjutnya populasi tersebut dihomogenkan terlebih dahulu sehingga sampel yang diambil adalah guru sebanyak 101 orang. Dalam menentukan sampel penulis menggunakan teknis acak sederhana (simple random sampling). Untuk uji coba instrumen seampel yang digunakan sebanyak 30 orang guru, yang diambil di luar sampel penelitian. Uji coba dilakukan untuk mengukur tingkat validitas instrumen yang dihitung dengan menggunakan itemen dan mengukur tingkat reliabilitas instrumen yang dihitung menggunakan itemen. Untuk uji validitas kriteria pengujian adalah rhitung > rkritis pada (0,05) = 0,361 maka intrumen dikatakan valid. Sesuai perhitungan hasil uji coba instrumen menunjukan bahwa rhitung yang diperoleh lebih besar dari rkritis sehingga instrumen dikatakan valid, kecuali pada item pernyataan nomor 8 dan 17 pada variabel X1, item nomor 1, 8 dan 17 pada variabel X2 dan item nomor 8 dan 30 pada variabel X3, sehingga item-item tersebut tidak dapat digunakan dalam penelitian selanjutnya. Sedangkan uji coba reliabilitas kriteria yang digunakan nilai Alpha Cronbach yang diperoleh pada rhitung > rtabel maka instrumen dikatakan reliabel. Sesuai hasil uji reliabilitas dapat diketahui bahwa nilai Alpha Cronbach yang diperoleh untuk variabel Lingkungan Kerja rhitung = 0,822, untuk variabel Disiplin Kerja rhitung = 0,714, dan untuk variabel Kepuasan Kerja Guru rhitung = 0,649. berdasarkan hasil pengujian tersebut maka dapat disimpulkan bahwa item-item pada semua variabel dinyatakan reliabel. Untuk hasil penelitian dapat disimpulkan sebagai berikut : Pertama terdapat pengaruh Lingkungan Kerja Guru (X1) terhadap Kepuasan Kerja Guru (X3) dengan persamaan X3 = 8,49 + 0,95X2. Dengan koefisien korelasi r13 = 0,351 serta koefisien jalur p32 = 0,43. Kedua : terdapat pengaruh positif Disiplin Kerja (X2) terhadap Kepuasan Kerja Guru (X3) dengan persamaan regresi X3 = 45,92 + 0,59X1. Dengan koefisien korelasi 0,351, serta koefisien jalur p31 = 0,08. Ketiga : terdapat pengaruh positif Lingkungan Kerja Guru (X1) terhadap Disiplin Kerja Guru (X2) dengan persamaan regresi X2 = 37,42 + 0,64X1dengan koefisien korelasi 0,514 serta koefisien jalur p21 = 0,51. Dengan demikian maka dapat dikatakan bahwa antara lingkungan kerja dan disiplin kerja secara sendiri maupun bersama-sama dapat memberi sumbangan yang sangat berarti dalam upaya meningkatkan kepuasan kerja guru, sehingga diha","PeriodicalId":355964,"journal":{"name":"Jurnal Saintika Unpam : Jurnal Sains dan Matematika Unpam","volume":"12 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2018-08-03","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"128638057","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}