Pada kurikulum 2013, siswa dituntut untuk menguasai soal-soal HOTS. Tentu saja hal ini menjadi tantangan bagi guru untuk menciptakan pembelajaran yang berkualitas sehingga siswa dapat memahami dan menyelesaikan dengan baik soal-soal HOTS. Namun, kenyataannya, tidak sedikit siswa yang kesulitan dalam menyelesaikan soal-soal HOTS. Pada penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor penyebab kesulitan siswa dalam pemahaman belajar serta penyelesaian soal HOTS pada materi SPLDV khususnya pada soal Pemahaman dan Aplikasi. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif. Subyek penelitiannya adalah siswa VII MTs Muawanatul Islamiyyah Tahun ajaran 2019/2020. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah hasil tes, wawancara, dan dokumentasi. Pengambilan subjek dengan menggunakan tekhnik purposive sampling. Hasil penelitian diperoleh. 1) Kurangnya pemahaman konsep yang digunakan dalam perhitungan, 2) tidak mampu memahami soal berupa narasi, 3) salah mendeskripsikan pertanyaan dari soal, 4) kurangnya berlatih dalam menyelesaikan soal sistem persamaan linier dua variable.
{"title":"ANALISIS KESULITAN SISWA DALAM MENYELESAIKAN SOAL HIGHER ORDER THINKING SKILL (HOTS) SISTEM PERSAMAAN LINEAR DUA VARIABEL","authors":"Arie Purwa Kusuma, Syita Fatih ‘Adna","doi":"10.32493/JSMU.V3I2.8674","DOIUrl":"https://doi.org/10.32493/JSMU.V3I2.8674","url":null,"abstract":"Pada kurikulum 2013, siswa dituntut untuk menguasai soal-soal HOTS. Tentu saja hal ini menjadi tantangan bagi guru untuk menciptakan pembelajaran yang berkualitas sehingga siswa dapat memahami dan menyelesaikan dengan baik soal-soal HOTS. Namun, kenyataannya, tidak sedikit siswa yang kesulitan dalam menyelesaikan soal-soal HOTS. Pada penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor penyebab kesulitan siswa dalam pemahaman belajar serta penyelesaian soal HOTS pada materi SPLDV khususnya pada soal Pemahaman dan Aplikasi. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif. Subyek penelitiannya adalah siswa VII MTs Muawanatul Islamiyyah Tahun ajaran 2019/2020. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah hasil tes, wawancara, dan dokumentasi. Pengambilan subjek dengan menggunakan tekhnik purposive sampling. Hasil penelitian diperoleh. 1) Kurangnya pemahaman konsep yang digunakan dalam perhitungan, 2) tidak mampu memahami soal berupa narasi, 3) salah mendeskripsikan pertanyaan dari soal, 4) kurangnya berlatih dalam menyelesaikan soal sistem persamaan linier dua variable.","PeriodicalId":355964,"journal":{"name":"Jurnal Saintika Unpam : Jurnal Sains dan Matematika Unpam","volume":"15 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2021-01-31","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"115099556","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Lisa Widyarsi, Ivana Yoselin Purba Siboro, Peterson Hamonangan Immanuel Sihotang, S. Dirgantara, Yakobus Natanael Tarigan, Yuniar Putri Awaliyah Risky, Rani Nooraeni
Salah satu faktor yang diperlukan untuk menekan angka kasus COVID-19 adalah tingginya perhatian atau atensi masyarakat. Hal tersebut terlihat dari intensitas pencarian informasi publik mengenai COVID-19 di platform online bernama Google Trend. Makalah ini bertujuan untuk mendeskripsikan kondisi wabah COVID-19 di masyarakat dengan menggunakan data Google Trend dan memprediksi kasus COVID-19 baik dengan metode nowcasting maupun forecasting dengan menggabungkan data atensi publik dari Google Trend dengan data resmi pertumbuhan COVID-19 di Indonesia. Data yang digunakan berupa data time series harian dari tanggal 1 April hingga 30 September 2020. Metode Regresi Linear Berganda juga digunakan untuk membandingkan hasil prediksi dengan LSTM. Hasil regresi time series menghasilkan RMSE 1060,80. Selain metode analisis time series, prediksi penambahan kasus COVID-19 juga dilakukan menggunakan metode LSTM dengan empat skenario, di mana skenario pertama menghasilkan RMSE 526,59, skenario kedua menghasilkan RMSE 528,81, skenario ketiga menghasilkan RMSE 528,81. RMSE 483,25 dan skenario terakhir menghasilkan RMSE 482,21. Prediksi menggunakan metode LSTM dengan scnario keempat menghasilkan RMSE, sehingga metode LSTM merupakan metode keempat dengan prediksi yang cukup baik.
{"title":"PREDIKSI KASUS COVID-19 MELALUI ANALISIS DATA GOOGLE TREND DI INDONESIA: PENDEKATAN METODE LONG SHORT TERM MEMORY (LSTM)","authors":"Lisa Widyarsi, Ivana Yoselin Purba Siboro, Peterson Hamonangan Immanuel Sihotang, S. Dirgantara, Yakobus Natanael Tarigan, Yuniar Putri Awaliyah Risky, Rani Nooraeni","doi":"10.32493/JSMU.V3I2.7786","DOIUrl":"https://doi.org/10.32493/JSMU.V3I2.7786","url":null,"abstract":"Salah satu faktor yang diperlukan untuk menekan angka kasus COVID-19 adalah tingginya perhatian atau atensi masyarakat. Hal tersebut terlihat dari intensitas pencarian informasi publik mengenai COVID-19 di platform online bernama Google Trend. Makalah ini bertujuan untuk mendeskripsikan kondisi wabah COVID-19 di masyarakat dengan menggunakan data Google Trend dan memprediksi kasus COVID-19 baik dengan metode nowcasting maupun forecasting dengan menggabungkan data atensi publik dari Google Trend dengan data resmi pertumbuhan COVID-19 di Indonesia. Data yang digunakan berupa data time series harian dari tanggal 1 April hingga 30 September 2020. Metode Regresi Linear Berganda juga digunakan untuk membandingkan hasil prediksi dengan LSTM. Hasil regresi time series menghasilkan RMSE 1060,80. Selain metode analisis time series, prediksi penambahan kasus COVID-19 juga dilakukan menggunakan metode LSTM dengan empat skenario, di mana skenario pertama menghasilkan RMSE 526,59, skenario kedua menghasilkan RMSE 528,81, skenario ketiga menghasilkan RMSE 528,81. RMSE 483,25 dan skenario terakhir menghasilkan RMSE 482,21. Prediksi menggunakan metode LSTM dengan scnario keempat menghasilkan RMSE, sehingga metode LSTM merupakan metode keempat dengan prediksi yang cukup baik.","PeriodicalId":355964,"journal":{"name":"Jurnal Saintika Unpam : Jurnal Sains dan Matematika Unpam","volume":"85 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2021-01-31","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"124988672","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Investment is the wealth of one or more assets in the hope of future benefits. Things to consider in investing are profit and risk. So investors need to diversify their investments, which means investors need to form a portfolio through the selection of several assets so that risk can be minimized without reducing expected profits. The COVID-19 pandemic period had a big impact on the economy, especially for investors in making optimal portfolio formation. This study aims to determine the optimal portfolio formation during the co-19 pandemic using the Single Index Model. The data used are data of consistent shares included in the Jakarta Islamic Index (JII) shares over the past two years. Furthermore, these stocks are chosen which have an average return that is higher than the profits obtained if investors save their money in the bank. The results showed six JII companies included in the candidate for optimal portfolio formation. After the analysis, two shares were produced, namely BRPT with a proportion of 63.8043% and EXCL 36.1957%. The proportion is expected to provide a profit of 1.57% per week and a risk of 6.06% per week. With the proportions obtained, an investment simulation was then carried out during the COVID-19 pandemic. The results of the simulation obtained a gain of 0.0771504% every week. These results are below the risk-free return of assets (SBIS) during the COVID-19-19 pandemic with an average profit of 0.087445% per week. It was concluded that optimal portfolio formation with the Single Index Model did not provide optimal benefits during the COVID-19 pandemic.
{"title":"ANALISIS PEMBENTUKAN PORTOFOLIO OPTIMAL SAHAM-SAHAM JAKARTA ISLAMIC INDEX (JII) PADA MASA PANDEMI COVID-19","authors":"Sri Istiyarti Uswatun Chasanah, Syarif Abdullah, Nina Valentika, Usfita Kiftiyani, Agusyarif Rezka Nuha","doi":"10.32493/JSMU.V3I1.5649","DOIUrl":"https://doi.org/10.32493/JSMU.V3I1.5649","url":null,"abstract":"Investment is the wealth of one or more assets in the hope of future benefits. Things to consider in investing are profit and risk. So investors need to diversify their investments, which means investors need to form a portfolio through the selection of several assets so that risk can be minimized without reducing expected profits. The COVID-19 pandemic period had a big impact on the economy, especially for investors in making optimal portfolio formation. This study aims to determine the optimal portfolio formation during the co-19 pandemic using the Single Index Model. The data used are data of consistent shares included in the Jakarta Islamic Index (JII) shares over the past two years. Furthermore, these stocks are chosen which have an average return that is higher than the profits obtained if investors save their money in the bank. The results showed six JII companies included in the candidate for optimal portfolio formation. After the analysis, two shares were produced, namely BRPT with a proportion of 63.8043% and EXCL 36.1957%. The proportion is expected to provide a profit of 1.57% per week and a risk of 6.06% per week. With the proportions obtained, an investment simulation was then carried out during the COVID-19 pandemic. The results of the simulation obtained a gain of 0.0771504% every week. These results are below the risk-free return of assets (SBIS) during the COVID-19-19 pandemic with an average profit of 0.087445% per week. It was concluded that optimal portfolio formation with the Single Index Model did not provide optimal benefits during the COVID-19 pandemic.","PeriodicalId":355964,"journal":{"name":"Jurnal Saintika Unpam : Jurnal Sains dan Matematika Unpam","volume":"23 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2020-07-30","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"134302535","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Dalam pembelajaran matematika diperlukan visualisasi dan animasi dari serangkaian obyek-obyek, hal ini dapat dilakukan dengan menggunakan media pembelajaran. Akan tetapi ada beberapa masalah dalam pembelajaran matematika seperti tidak optimalnya penggunaan media pembelajaran, proses belajar matematika dapat menimbulkan rasa jenuh dan membosankan apalagi jika diajarkan pada jam-jam terakhir pembelajaran sehingga minat dan motivasi siswa kurang dalam belajar, kurangnya penguasaan konsep, serta pembelajaran yang hanya berpusat pada guru. Padahal penggunaan media pembelajaran akan sangat membantu efektivitas proses pembelajaran dan penyampaian pesan/isi pelajaran. Tujuan penelitian ini adalah menghasilkan produk berupa media pembelajaran matematika menggunakan Wingeom materi bangun ruang sisi datar untuk SMK kelas XI serta mengetahui keefektifan media pembelajaran menggunakan Wingeom pada materi bangun ruang sisi datar melalui penyebaran angket dan tes. Jenis penelitian ini merupakan penilitian pengembangan. Penelitian ini mengembangakan media pembelajaran menggunakan Wingeom. Sehingga dapat dikatakan bahwa media pembelajaran menggunakan Wingeom materi bangun ruang sisi datar untuk SMK kelas XI masuk dalam kategori efektif.
{"title":"PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN MATERI DIMENSI 2 DAN 3 BERBASIS APLIKASI WINGEOM DI SMKN 3 SIJUNJUNG","authors":"Dewi Sefriyanti","doi":"10.32493/jsmu.v2i2.3315","DOIUrl":"https://doi.org/10.32493/jsmu.v2i2.3315","url":null,"abstract":"Dalam pembelajaran matematika diperlukan visualisasi dan animasi dari serangkaian obyek-obyek, hal ini dapat dilakukan dengan menggunakan media pembelajaran. Akan tetapi ada beberapa masalah dalam pembelajaran matematika seperti tidak optimalnya penggunaan media pembelajaran, proses belajar matematika dapat menimbulkan rasa jenuh dan membosankan apalagi jika diajarkan pada jam-jam terakhir pembelajaran sehingga minat dan motivasi siswa kurang dalam belajar, kurangnya penguasaan konsep, serta pembelajaran yang hanya berpusat pada guru. Padahal penggunaan media pembelajaran akan sangat membantu efektivitas proses pembelajaran dan penyampaian pesan/isi pelajaran. Tujuan penelitian ini adalah menghasilkan produk berupa media pembelajaran matematika menggunakan Wingeom materi bangun ruang sisi datar untuk SMK kelas XI serta mengetahui keefektifan media pembelajaran menggunakan Wingeom pada materi bangun ruang sisi datar melalui penyebaran angket dan tes. Jenis penelitian ini merupakan penilitian pengembangan. Penelitian ini mengembangakan media pembelajaran menggunakan Wingeom. Sehingga dapat dikatakan bahwa media pembelajaran menggunakan Wingeom materi bangun ruang sisi datar untuk SMK kelas XI masuk dalam kategori efektif.","PeriodicalId":355964,"journal":{"name":"Jurnal Saintika Unpam : Jurnal Sains dan Matematika Unpam","volume":"38 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2019-10-03","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"133056379","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Meteorologi skala mikro α adalah meteorologi yang kejadian waktunya < 1 jam dengan wilayah jangkauan radiusnya < 2 km. Penelitian di Staklim Bogor ini menghitung stabillitas skala mikro dengan Bilangan Richardson (Ri) yang mampu mengklasifikasikan stabilitas dan proses konveksi, dengan menghitung stabilitas dinamis berdasarkan data angin dan suhu pada level 4 meter, 7 meter, dan 10 meter untuk tanggal 1 – 10 April 2019. Hasil analisis dari nilai bilangan Ri, dengan 30 kali pengamatan untuk kondisi 1 menurut Stull (1988), terjadi kondisi netral 20 kali, 8 kali unstabil, dan 2 kali stabil. Sedangkan untuk kondisi 2, terjadi konveksi bebas 14 kali, konveksi paksa 10 kali, dan netral 6 kali. Selama 30 periode pengamatan terjadi hujan 9 kali kejadian dengan masa konveksi bebas 3 kali, konveksi paksa 3 kali, dan saat kejadian netral 1 kali.
{"title":"ANALISIS BILANGAN RICHARDSON (Ri) UNTUK STABILITAS ATMOSFER METEOROLOGI MIKRO DI STAKLIM BOGOR","authors":"Dedi Sucahyono Sosaidi, Dzikrullah Akbar, Aris Setyoko","doi":"10.32493/jsmu.v2i2.3314","DOIUrl":"https://doi.org/10.32493/jsmu.v2i2.3314","url":null,"abstract":"Meteorologi skala mikro α adalah meteorologi yang kejadian waktunya < 1 jam dengan wilayah jangkauan radiusnya < 2 km. Penelitian di Staklim Bogor ini menghitung stabillitas skala mikro dengan Bilangan Richardson (Ri) yang mampu mengklasifikasikan stabilitas dan proses konveksi, dengan menghitung stabilitas dinamis berdasarkan data angin dan suhu pada level 4 meter, 7 meter, dan 10 meter untuk tanggal 1 – 10 April 2019. Hasil analisis dari nilai bilangan Ri, dengan 30 kali pengamatan untuk kondisi 1 menurut Stull (1988), terjadi kondisi netral 20 kali, 8 kali unstabil, dan 2 kali stabil. Sedangkan untuk kondisi 2, terjadi konveksi bebas 14 kali, konveksi paksa 10 kali, dan netral 6 kali. Selama 30 periode pengamatan terjadi hujan 9 kali kejadian dengan masa konveksi bebas 3 kali, konveksi paksa 3 kali, dan saat kejadian netral 1 kali.","PeriodicalId":355964,"journal":{"name":"Jurnal Saintika Unpam : Jurnal Sains dan Matematika Unpam","volume":"22 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2019-10-03","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"134283874","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Sumarkantini Sumarkantini, Lili Solihin, W. A. Nurtiyanto
Parkir pintar bertingkat bermetode sms gateway merupakan sistem yang dirancang agar mempermudah dan mempercepat para pengendara untuk memparkirkan kendaraannya di area parkir, tanpa mencari lahan parkir yang tersedia, karena sistem ini sudah dilengkapi dengan program yang mendukung untuk mencari, menempatkan atau mengambil kendaraan dari atau ke tempat lahan parkir yang tersedia secara otomatis untuk disimpan atau diambil. Sistem ini bekerja melalui komunikasi SMS antara Handphone atau Smartphone dengan mikrokontroler Arduino menggunakan modul GSM SIM800L yang berfungsi sebagai menerima SMS dari pengguna parkir. Tujuan dari penelitian ini adalah merancangan dan membangunan miniatur parkir pintar bertingkat berbasis SMS gateway melalui beberapa tahap yaitu : Identifikasi kebutuhan, Analisis kebutuhan, Perancangan perangkat keras, Perancangan perangkat lunak, Pengujian dan Pengoperasian alat. Pada perancangan perangkat keras terdiri dari rancangan elektronika dan rancangan mekanik. Sedangkan perancangan perangkat lunak terdiri dari rancangan pemrograman mikrokontroler Arduino Due dan interface HMI. Berdasarkan hasil pengujian yang telah dilaksanakan, diperoleh hasil bahwa sistem parkir pintar bertingkat membutuhkan waktu yang berbeda-beda, dimana waktu rata-rata selama 38,57 detik untuk proses penyimpanan kendaraan (akses masuk) dan 38,83 detik untuk proses pengambilan kendaraan (akses keluar). Sedangkan untuk respon SMS membutuhkan waktu rata-rata selama 3,35 detik untuk di dalam ruangan dan 3,20 detik untuk diluar ruangan.
{"title":"PERANCANGAN PARKIR PINTAR BERTINGKAT MENGGUNAKAN METODE SMS GATEWAY","authors":"Sumarkantini Sumarkantini, Lili Solihin, W. A. Nurtiyanto","doi":"10.32493/jsmu.v2i2.3319","DOIUrl":"https://doi.org/10.32493/jsmu.v2i2.3319","url":null,"abstract":"Parkir pintar bertingkat bermetode sms gateway merupakan sistem yang dirancang agar mempermudah dan mempercepat para pengendara untuk memparkirkan kendaraannya di area parkir, tanpa mencari lahan parkir yang tersedia, karena sistem ini sudah dilengkapi dengan program yang mendukung untuk mencari, menempatkan atau mengambil kendaraan dari atau ke tempat lahan parkir yang tersedia secara otomatis untuk disimpan atau diambil. Sistem ini bekerja melalui komunikasi SMS antara Handphone atau Smartphone dengan mikrokontroler Arduino menggunakan modul GSM SIM800L yang berfungsi sebagai menerima SMS dari pengguna parkir. Tujuan dari penelitian ini adalah merancangan dan membangunan miniatur parkir pintar bertingkat berbasis SMS gateway melalui beberapa tahap yaitu : Identifikasi kebutuhan, Analisis kebutuhan, Perancangan perangkat keras, Perancangan perangkat lunak, Pengujian dan Pengoperasian alat. Pada perancangan perangkat keras terdiri dari rancangan elektronika dan rancangan mekanik. Sedangkan perancangan perangkat lunak terdiri dari rancangan pemrograman mikrokontroler Arduino Due dan interface HMI. Berdasarkan hasil pengujian yang telah dilaksanakan, diperoleh hasil bahwa sistem parkir pintar bertingkat membutuhkan waktu yang berbeda-beda, dimana waktu rata-rata selama 38,57 detik untuk proses penyimpanan kendaraan (akses masuk) dan 38,83 detik untuk proses pengambilan kendaraan (akses keluar). Sedangkan untuk respon SMS membutuhkan waktu rata-rata selama 3,35 detik untuk di dalam ruangan dan 3,20 detik untuk diluar ruangan.","PeriodicalId":355964,"journal":{"name":"Jurnal Saintika Unpam : Jurnal Sains dan Matematika Unpam","volume":"59 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2019-10-03","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"128461708","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Dhonna Febby Lintang Asri, Tabah Heri Setiawan, Yulianti Rusdiana
PERT dan CPM merupakan suatu metode yang bertujuan untuk meminimalisir adanya gangguan dan penundaan dalam tahap produksi sehingga dapat mengevaluasi penjadwalan waktu dan biaya dalam penyelesaian proyek. Tugas Akhir ini membahas tentang metode PERT dan CPM dalam mengevaluasi waktu dan biaya yang telah ditentukan oleh CV. Mitra Data Perkasa dalam pengerjaan proyek pengelolaan arsip inaktif. Penelitian ini mendapatkan waktu tercepat dalam penyelesaian proyek dengan menggunakan jalur kritis (critical path) selama 80 hari kerja. Hasil evaluasi penjadwalan dengan metode PERT dan CPM memperoleh hasil yang baik dalam mempercepat penyelesaian proyek.
{"title":"ANALISIS JARINGAN KERJA PADA EVALUASI PENJADWALAN WAKTU DAN BIAYA PENYELESAIAN PROYEK DENGAN MENGGUNAKAN METODE PERT & CPM","authors":"Dhonna Febby Lintang Asri, Tabah Heri Setiawan, Yulianti Rusdiana","doi":"10.32493/jsmu.v2i2.3323","DOIUrl":"https://doi.org/10.32493/jsmu.v2i2.3323","url":null,"abstract":"PERT dan CPM merupakan suatu metode yang bertujuan untuk meminimalisir adanya gangguan dan penundaan dalam tahap produksi sehingga dapat mengevaluasi penjadwalan waktu dan biaya dalam penyelesaian proyek. Tugas Akhir ini membahas tentang metode PERT dan CPM dalam mengevaluasi waktu dan biaya yang telah ditentukan oleh CV. Mitra Data Perkasa dalam pengerjaan proyek pengelolaan arsip inaktif. Penelitian ini mendapatkan waktu tercepat dalam penyelesaian proyek dengan menggunakan jalur kritis (critical path) selama 80 hari kerja. Hasil evaluasi penjadwalan dengan metode PERT dan CPM memperoleh hasil yang baik dalam mempercepat penyelesaian proyek.","PeriodicalId":355964,"journal":{"name":"Jurnal Saintika Unpam : Jurnal Sains dan Matematika Unpam","volume":"10 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2019-10-03","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"114745597","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Penelitian ini berdasarkan permasalahan buku ajar yang menjadi referensi pada mata kuliah Metode Numerik belum sesuai dengan kurikulum Jurusan Tadris Matematika. Penyajian pada materi buku ajar tersebut bersifat pemberian informasi sehingga mahasiswa belum terbiasa mengkonstruksi pengetahuannya sendiri. Selain itu, mahasiswa terkendala dengan buku ajar yang sesuai dengan silabus, sehingga mereka belum bisa belajar secara mandiri. Berdasarkan hal tersebut diperlukan buku ajar yang bisa memfasilitasi proses konstruksi pengetahuan mahasiswa secara mandiri. Oleh sebab itu, perlu dilihat efektivitas buku ajar metode numerik berbasis konstruktivisme. Efektivitas buku ajar yang dimaksud yaitu dapat dilihat dari aktivitas, hasil belajar mahasiswa dan respon mahasiswa. Buku ajar ini disajikan dengan pendekatan konstruktivisme sehingga mahasiswa mampu membangun pemahaman secara mandiri dan mengurangi ketergantungan terhadap dosen. Hasil analisis efektivitas menunjukkan bahwa hasil belajar mahasiswa mengalami peningkatan dalam perkuliahan menggunakan buku ajar berbasis konstruktivisme sehingga dapat dikatakan bahwa buku ajar yang dikembangkan sudah efektif.
{"title":"EFEKTIVITAS BUKU AJAR METODE NUMERIK BERBASIS KONSTRUKTIVISME DI IAIN BATUSANGKAR","authors":"Christina Khaidir","doi":"10.32493/jsmu.v2i2.3321","DOIUrl":"https://doi.org/10.32493/jsmu.v2i2.3321","url":null,"abstract":"Penelitian ini berdasarkan permasalahan buku ajar yang menjadi referensi pada mata kuliah Metode Numerik belum sesuai dengan kurikulum Jurusan Tadris Matematika. Penyajian pada materi buku ajar tersebut bersifat pemberian informasi sehingga mahasiswa belum terbiasa mengkonstruksi pengetahuannya sendiri. Selain itu, mahasiswa terkendala dengan buku ajar yang sesuai dengan silabus, sehingga mereka belum bisa belajar secara mandiri. Berdasarkan hal tersebut diperlukan buku ajar yang bisa memfasilitasi proses konstruksi pengetahuan mahasiswa secara mandiri. Oleh sebab itu, perlu dilihat efektivitas buku ajar metode numerik berbasis konstruktivisme. Efektivitas buku ajar yang dimaksud yaitu dapat dilihat dari aktivitas, hasil belajar mahasiswa dan respon mahasiswa. Buku ajar ini disajikan dengan pendekatan konstruktivisme sehingga mahasiswa mampu membangun pemahaman secara mandiri dan mengurangi ketergantungan terhadap dosen. Hasil analisis efektivitas menunjukkan bahwa hasil belajar mahasiswa mengalami peningkatan dalam perkuliahan menggunakan buku ajar berbasis konstruktivisme sehingga dapat dikatakan bahwa buku ajar yang dikembangkan sudah efektif.","PeriodicalId":355964,"journal":{"name":"Jurnal Saintika Unpam : Jurnal Sains dan Matematika Unpam","volume":"1 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2019-10-03","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"128274120","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Anto Susanto, E. Rifkowaty, Rosmalinda Rosmalinda, Tardi Kurniawan, Assorudin Assorudin
Buah pedada (Sonneratia caseolaris) merupakan salah satu penyusun hutan bakau (Mangrove) dan banyak sekali ditemukan di pesisir pantai ketapang. Masyarakat ketapang mengenal buah ini dengan nama buah kedabu. Buah pedada selain vitamin C, juga mengandung karbohidrat (76,56% gram), lemak/gliserol (0,9 gram/buah), protein (4,83 gram) dan zat mineral (Pradipta et al., 2008). Kandungan asam askorbat dapat dijadikan sebagai salah satu zat antioksidan alami yang bermanfaatan untuk produk pangan. Zat antioksidan merupakan senyawa yang dapat melindungi suatu produk, khususnya produk pangan berlemak dari reaksi oksidasi, seperti ketengikan oksidatif. Penelitian bertujuan untuk mendapatkan formulasi dasar yang optimum dalam mendapatkan mutu nanoenkapsulan buah pedada (Sonneratia caseolaris) yang baik secara fisikokimia, diantaranya : kadar air, kadar abu, vitamin C, kadar gula, kadar zat menguap, dan pH nanoenkapsulan selama penyimpanan. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental faktorial dengan rancangan percobaan Rancangan Acak Lengkap (RAL). Faktor yang dicoba dalam penelitian ini adalah : perlakuan proporsi konsentrat buah pedada dengan enkapsulan (b/b) (K), terdiri dari 3 taraf ; K1 = 1:1; K2 = 1:3, dan K3 = 1:5. Perlakuan lama simpan (L), terdiri dari 3 taraf : L1 = Minggu ke-0; L2 = Minggu ke-4; dan L3 = Minggu ke-8. Data yang diperoleh selanjutnya dianalisis dengan uji Fisher (uji F) untuk mengetahui ada tidaknya perbedaan dalam masing-masing faktor perlakuan dan interaksinya terhadap variabel yang diamati. Perlakuan yang menunjukkan perbedaan yang nyata berdasarkan uji Fisher, dilanjutkan dengan uji Duncan’s Multiple Range Test (DMRT). Perlakuan proporsi konsentrat buah pedada dengan enkapsulan (b/b) 1:1 dan periode lama simpan 0 hari memberikan hasil terbaik dengan nilai kadar air 9.68%, kadar abu 7.67%, vitamin C 0.75 mg, kadar gula 13%, kadar zat mudah menguap 1.39%, dan nilai pH 4.2.
{"title":"REKAYASA PEMBUATAN NANOENKAPSULAN EKSTRAK BUAH PEDADA (Sonneratia caseolaris) SEBAGAI ANTIOKSIDAN ALAMI DAN SIFATFISIKOKIMIA YANG DIHASILKAN","authors":"Anto Susanto, E. Rifkowaty, Rosmalinda Rosmalinda, Tardi Kurniawan, Assorudin Assorudin","doi":"10.32493/jsmu.v2i2.3309","DOIUrl":"https://doi.org/10.32493/jsmu.v2i2.3309","url":null,"abstract":"Buah pedada (Sonneratia caseolaris) merupakan salah satu penyusun hutan bakau (Mangrove) dan banyak sekali ditemukan di pesisir pantai ketapang. Masyarakat ketapang mengenal buah ini dengan nama buah kedabu. Buah pedada selain vitamin C, juga mengandung karbohidrat (76,56% gram), lemak/gliserol (0,9 gram/buah), protein (4,83 gram) dan zat mineral (Pradipta et al., 2008). Kandungan asam askorbat dapat dijadikan sebagai salah satu zat antioksidan alami yang bermanfaatan untuk produk pangan. Zat antioksidan merupakan senyawa yang dapat melindungi suatu produk, khususnya produk pangan berlemak dari reaksi oksidasi, seperti ketengikan oksidatif. Penelitian bertujuan untuk mendapatkan formulasi dasar yang optimum dalam mendapatkan mutu nanoenkapsulan buah pedada (Sonneratia caseolaris) yang baik secara fisikokimia, diantaranya : kadar air, kadar abu, vitamin C, kadar gula, kadar zat menguap, dan pH nanoenkapsulan selama penyimpanan. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental faktorial dengan rancangan percobaan Rancangan Acak Lengkap (RAL). Faktor yang dicoba dalam penelitian ini adalah : perlakuan proporsi konsentrat buah pedada dengan enkapsulan (b/b) (K), terdiri dari 3 taraf ; K1 = 1:1; K2 = 1:3, dan K3 = 1:5. Perlakuan lama simpan (L), terdiri dari 3 taraf : L1 = Minggu ke-0; L2 = Minggu ke-4; dan L3 = Minggu ke-8. Data yang diperoleh selanjutnya dianalisis dengan uji Fisher (uji F) untuk mengetahui ada tidaknya perbedaan dalam masing-masing faktor perlakuan dan interaksinya terhadap variabel yang diamati. Perlakuan yang menunjukkan perbedaan yang nyata berdasarkan uji Fisher, dilanjutkan dengan uji Duncan’s Multiple Range Test (DMRT). Perlakuan proporsi konsentrat buah pedada dengan enkapsulan (b/b) 1:1 dan periode lama simpan 0 hari memberikan hasil terbaik dengan nilai kadar air 9.68%, kadar abu 7.67%, vitamin C 0.75 mg, kadar gula 13%, kadar zat mudah menguap 1.39%, dan nilai pH 4.2.","PeriodicalId":355964,"journal":{"name":"Jurnal Saintika Unpam : Jurnal Sains dan Matematika Unpam","volume":"86 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2019-10-03","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"114580339","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Inflasi merupakan indikator makro ekonomi yang penting bagi sebuah negara. Inflasi yang rendah dan terkendali merupakan harapan bagi semua bangsa di dunia. Penelitian ini bertujuan untuk memodelkan inflasi di Pulau Jawa dengan mengguankan pendekatan model spasial durbin. Data yang digunakan adalah data sekunder BPS selama periode 2015-2018. Peubah yang digunakan untuk menduga inflasi adalah tingkat kemiskinan dan UMK. Pada penelitian ini diperoleh nilai , yang berarti model Spasial Durbin yang dibangun mampu menjelaskan variasi pada Inflasi sebanyak 64,92%, pada inflasi terdapat pengaruh spasial autoregresive. Kemudian, ada pengaruh signifikan peubah tingkat kemiskinan dan UMK terhadap inflasi, namun secara spasial keduanya tidak berpengaruh signifikan.
{"title":"SPATIAL DURBIN MODEL UNTUK PERAMALAN INFLASI DI PULAU JAWA","authors":"Hengki Muradi","doi":"10.32493/jsmu.v2i2.3322","DOIUrl":"https://doi.org/10.32493/jsmu.v2i2.3322","url":null,"abstract":"Inflasi merupakan indikator makro ekonomi yang penting bagi sebuah negara. Inflasi yang rendah dan terkendali merupakan harapan bagi semua bangsa di dunia. Penelitian ini bertujuan untuk memodelkan inflasi di Pulau Jawa dengan mengguankan pendekatan model spasial durbin. Data yang digunakan adalah data sekunder BPS selama periode 2015-2018. Peubah yang digunakan untuk menduga inflasi adalah tingkat kemiskinan dan UMK. Pada penelitian ini diperoleh nilai , yang berarti model Spasial Durbin yang dibangun mampu menjelaskan variasi pada Inflasi sebanyak 64,92%, pada inflasi terdapat pengaruh spasial autoregresive. Kemudian, ada pengaruh signifikan peubah tingkat kemiskinan dan UMK terhadap inflasi, namun secara spasial keduanya tidak berpengaruh signifikan.","PeriodicalId":355964,"journal":{"name":"Jurnal Saintika Unpam : Jurnal Sains dan Matematika Unpam","volume":"67 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2019-10-03","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"115925912","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}