Abstrak Penelitian ini adalah penelitian deskriptif kuantitatif yang mendeskripsikan perilaku konsumtif siswa kelas IX di SMP Negeri 3 Kota Gorontalo. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perilaku konsumtif siswa kelas IX di SMP Negeri 3 Kota Gorontalo yang berjumlah 150 siswa sedangkan pengambilan sampel penelitian dengan teknik random sampling berjumlah 60 siswa. Berdasarkan hasil penelitian yang dianalisis dengan analisis persentase menunjukkan bahwa dari perilaku konsumtif siswa diperoleh hasil sebagai berikut: membeli barang karena hadiah yang menarik (65,25%), membeli produk karena kemasan menarik (78,12%), membeli produk untuk menjaga penampilan diri dan gengsi (70,96%), membeli produk karena potongan harga (81,17%), membeli barang untuk menjaga status sosial (80,06%), unsur konformitas terhadap model yang mengiklankan produk (75,9%), menimbulkan rasa percaya diri tinggi (83,34%), dan membeli barang dari dua barang sejenis dengan merk yang berbeda (89,52%). Hal ini menunjukkan bahwa Perilaku Konsumtif Kelas IX SMP Negeri 3 Gorontalo termasuk pada kategori tinggi. Kata kunci: Deskripsi, Perilaku Konsumtif, Siswa Abstract This quantitative descriptive study elaborates consumptive behavior of ninth grade students at SMP 3 State Junior High School in Gorontalo, with the purpose of examining said behavior in 150 students by using random sampling to obtain 60 students as samples. Based on the findings analyzed by percentage from the students' consumptive behavior revealed the tendencies to buy items are as follows: additional attractive merchandise (65,25%), attractive packaging (78,12%), maintain self-appearance and prestigiousness (70,96%), discount (81,17%), social status (80,06%), conformity to the endorser (75,9%), establishment of great confidence (83,34%), and having two similar items with different brands (89,52%). This reveals the consumptive behavior to be in high category. Keywords: Description, Consumptive Behavior, Students.
摘要本研究是一项定量描述性研究,描述九年级学生在SMP Negeri 3 Gorontalo的消费行为。这项研究的目的是确定在Gorontalo state SMP 3班的九年级学生行为,其中150人是学生,而在随机抽样技术上的研究样本是60名学生。根据百分比分析的研究结果,学生的消费行为得出以下结果:购买商品,因为有趣的礼物(65,25%),因为包装吸引(78,12%)购买产品,购买产品来保护自己的外表和威望70,96%),因为折扣购买产品(81,17%),买东西来维持他们的社会地位(80,06%),因循守旧的产品做广告(75,9%)建立的模型元素,引发了许多高(83,34%)的自信,和买东西的两种不同的品牌(89,52%)。这表明,国九、国三、哥伦塔洛的消费行为属于高类别。关键词:描述,消费行为,学生忽视了九年级在Gorontalo的初三初中培养行为,研究的目的是用随机抽样来清除60名学生。改编自《findings analyzed由percentage从《tendencies学生对肺病患者社会行为出来到买items are as follows: attractive商品(65,25%措施)、attractive packaging (78,12%), maintain self-appearance和prestigiousness 70,96%),折扣(81,17%)、社会地位(80,06%)conformity endorser》(75,9%)体制of great广(83,34%),和不同的品牌在一起玩得两个相似的items(89,52%)。这篇文章揭示了过度放纵行为的后果。键盘:描述、结论性行为、学生。
{"title":"Deskripsi Perilaku Konsumtif Siswa Kelas IX SMP Negeri 3 Gorontalo","authors":"Eka Prasetya Wati Eka, Tuti Wantu, S. N. Botutihe","doi":"10.37411/sjgc.v2i1.1342","DOIUrl":"https://doi.org/10.37411/sjgc.v2i1.1342","url":null,"abstract":"Abstrak \u0000Penelitian ini adalah penelitian deskriptif kuantitatif yang mendeskripsikan perilaku konsumtif siswa kelas IX di SMP Negeri 3 Kota Gorontalo. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perilaku konsumtif siswa kelas IX di SMP Negeri 3 Kota Gorontalo yang berjumlah 150 siswa sedangkan pengambilan sampel penelitian dengan teknik random sampling berjumlah 60 siswa. Berdasarkan hasil penelitian yang dianalisis dengan analisis persentase menunjukkan bahwa dari perilaku konsumtif siswa diperoleh hasil sebagai berikut: membeli barang karena hadiah yang menarik (65,25%), membeli produk karena kemasan menarik (78,12%), membeli produk untuk menjaga penampilan diri dan gengsi (70,96%), membeli produk karena potongan harga (81,17%), membeli barang untuk menjaga status sosial (80,06%), unsur konformitas terhadap model yang mengiklankan produk (75,9%), menimbulkan rasa percaya diri tinggi (83,34%), dan membeli barang dari dua barang sejenis dengan merk yang berbeda (89,52%). Hal ini menunjukkan bahwa Perilaku Konsumtif Kelas IX SMP Negeri 3 Gorontalo termasuk pada kategori tinggi. \u0000Kata kunci: Deskripsi, Perilaku Konsumtif, Siswa \u0000Abstract \u0000This quantitative descriptive study elaborates consumptive behavior of ninth grade students at SMP 3 State Junior High School in Gorontalo, with the purpose of examining said behavior in 150 students by using random sampling to obtain 60 students as samples. Based on the findings analyzed by percentage from the students' consumptive behavior revealed the tendencies to buy items are as follows: additional attractive merchandise (65,25%), attractive packaging (78,12%), maintain self-appearance and prestigiousness (70,96%), discount (81,17%), social status (80,06%), conformity to the endorser (75,9%), establishment of great confidence (83,34%), and having two similar items with different brands (89,52%). This reveals the consumptive behavior to be in high category. \u0000Keywords: Description, Consumptive Behavior, Students.","PeriodicalId":415903,"journal":{"name":"Student Journal of Guidance and Counseling","volume":"3 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2022-10-31","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"133534336","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Abstrak Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa besar Hubungan Kecerdasan Emosional Dengan Kemampuan Berkomunikasi Pada Siswa Kelas VIII SMP Negeri 1 Telaga Biru Kabupaten Gorontalo. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode yang digunakan adalah metode kuantitatif kolerasional dengan jumlah sampel 20 siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah angket, serta teknik analisis data pada penelitian ini menggunakan regresi sederhana. Hasil Penelitian menunjukan bahwa terdapat Hubungan Kecerdasan Emosional Dengan Kemampuan Berkomunikasi Pada Siswa Kelas VIII SMP Negeri 1 Telaga Biru Kabupaten Gorontalo. Besar Hubungan Kecerdasan Emosional dengan Kemampuan Berkomunikasi siswa mencapai 58.9% sedangkan sisanya sebesar 41.1% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak diteliti. Selanjutnya Koefisien regresi X sebesar 0,967 menyatakan bahwa setiap penambahan nilai variabel X (Kecerdasan Emosional), maka nilai partisipasi variabel Y (Kemampuan Berkomunikasi) meningkat sebesar 0,967. Koefisien regresi tersebut bernilai positif, sehingga dapat dikatakan bahwa arah pengaruh variabel X terhadap Y adalah positif. Kata Kunci : Kecerdasan Emosional, Kemampuan Berkomunikasi, Siswa Abstract This study aims to determine the correlation between emotional intellingence and communication skills of Class VIII students of SMPN 1 Telaga Biru, Gorontalo District. This study employs a quantitative approach with a sample of 20 students. Data were collected through questionnaires and analyzed using a simple regression technique. The results showed a correlation between emotional intelligence and the communication skills of class VIII students of SMPN 1 Telaga Biru, Gorontalo District by 58.9%. The remaining 41.1% is influenced by other variables not examined. The regression coefficient of X is 0.967. It means that for every additional value of variable X (Emotional Intelligence), the value of the participation of variable Y (Communication Ability) increases by 0.967. The regression coefficient is positive, which means that the direction of the influence of the variable X on Y is positive. Keywords: Emotional Intelligence, Communication Skill, Students
摘要本研究的目的是了解情商和沟通能力的关系有多大VIII全国初中1年级学生水塘地区保持蓝色。用定量的方法使用的方法是研究kolerasional定量的方法,而不是20学生样本数量。研究中使用的技术和数据收集和数据分析技术的研究,这是angket是使用简单的回归。研究结果显示,有情商的关系VIII全国初中1年级学生的沟通能力水塘地区保持蓝色。大情商与学生沟通能力达到58 9%,而剩下的41万。1%受到其他变量的不研究。接下来回归系数X大0,967指出,每增加价值变量X(情商),所以Y变量(参与)增加了0,967交流的能力。积极回归系数的值,所以我们可以说X对Y变量的影响是积极的方向。关键词:情商,沟通能力,学生抽象这个study aims to个重大之相关情感intellingence和通信技能之间的阶层VIII分析1蓝色的水塘,保持地区的学生。这个研究employs a quantitative进近和样品的20个学生。数据是用一个简单collected无论是questionnaires and analyzed regression技巧。《results那里a相关的情绪之间的情报与通信技能分析1蓝色水塘之八班的学生,由58区保持9%。41《步骑,1%是influenced by其他variables examined音符。《regression coefficient of X是0.967。这意味着那为每价值措施可变X的价值》(Intelligence)的情绪,参与的可变Y (Communication increases由0.967不在乎)。《regression coefficient是阳性,这意味着那个方向》之影响可变X在Y是阳性。安装有情报通信技能,学生的情绪:
{"title":"Hubungan Kecerdasan Emosional Dengan Kemampuan Berkomunikasi Siswa Kelas VIII SMP Negeri 1 Telaga Biru","authors":"Fatma Husa, Tuti Wantu, Mardia Bin Smith","doi":"10.37411/sjgc.v2i1.1180","DOIUrl":"https://doi.org/10.37411/sjgc.v2i1.1180","url":null,"abstract":"Abstrak \u0000Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa besar Hubungan Kecerdasan Emosional Dengan Kemampuan Berkomunikasi Pada Siswa Kelas VIII SMP Negeri 1 Telaga Biru Kabupaten Gorontalo. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode yang digunakan adalah metode kuantitatif kolerasional dengan jumlah sampel 20 siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah angket, serta teknik analisis data pada penelitian ini menggunakan regresi sederhana. Hasil Penelitian menunjukan bahwa terdapat Hubungan Kecerdasan Emosional Dengan Kemampuan Berkomunikasi Pada Siswa Kelas VIII SMP Negeri 1 Telaga Biru Kabupaten Gorontalo. Besar Hubungan Kecerdasan Emosional dengan Kemampuan Berkomunikasi siswa mencapai 58.9% sedangkan sisanya sebesar 41.1% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak diteliti. Selanjutnya Koefisien regresi X sebesar 0,967 menyatakan bahwa setiap penambahan nilai variabel X (Kecerdasan Emosional), maka nilai partisipasi variabel Y (Kemampuan Berkomunikasi) meningkat sebesar 0,967. Koefisien regresi tersebut bernilai positif, sehingga dapat dikatakan bahwa arah pengaruh variabel X terhadap Y adalah positif. \u0000Kata Kunci : Kecerdasan Emosional, Kemampuan Berkomunikasi, Siswa \u0000Abstract \u0000This study aims to determine the correlation between emotional intellingence and communication skills of Class VIII students of SMPN 1 Telaga Biru, Gorontalo District. This study employs a quantitative approach with a sample of 20 students. Data were collected through questionnaires and analyzed using a simple regression technique. The results showed a correlation between emotional intelligence and the communication skills of class VIII students of SMPN 1 Telaga Biru, Gorontalo District by 58.9%. The remaining 41.1% is influenced by other variables not examined. The regression coefficient of X is 0.967. It means that for every additional value of variable X (Emotional Intelligence), the value of the participation of variable Y (Communication Ability) increases by 0.967. The regression coefficient is positive, which means that the direction of the influence of the variable X on Y is positive. \u0000Keywords: Emotional Intelligence, Communication Skill, Students \u0000 ","PeriodicalId":415903,"journal":{"name":"Student Journal of Guidance and Counseling","volume":"11 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2022-10-31","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"116785064","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Abstrak Penelitian ini adalah penelitian deskriptif kuantitatif yang mendeskripsikan faktor-faktor yang mempengaruhi perencanaan Karir siswa di SMA Negeri 1 Tilamuta. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi perencanaan karir siswa. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas X SMA Negeri 1 Tilamuta yang berjumlah 150 siswa sedangkan pengambilan sampel penelitian dengan teknik random sampling berjumlah 30 siswa. Berdasarkan hasil penelitian yang dianalisis dengan analisis persentase menunjukkan bahwa dari faktor yang mempengaruhi perencanaan karir di kelas X SMA Negeri 1 Tilamuta diperoleh hasil sebagai berikut: faktor internal yaitu nilai-nilai kehidupan, bakat, minat, sifat, pengetahuan, dan keadaan jasmani memiliki persentase sebesar (75,7%), dan faktor eksternal yaitu masyarakat, taraf sosial ekonomi kehidupan keluarga, orang-orang yang tinggal serumah, pendidikan sekolah, dan pergaulan dengan teman sebaya memiliki persentase sebesar (78,68%), faktor yang mempengaruhi perencanaan karir yang paling dominan adalah faktor eksternal yang memperoleh persentase tertinggi. Kata kunci: Perencanaan Karir, Faktor Mempengaruhi, Siswa Abstract This descriptive quantitative study explores the factors affecting tenth grade students’ career planning. It was conducted in SMA 1 state senior high school in Tilamuta. The objective of this research was to explore contributing factors of students’ career planning. Among 150 students of the total population, 30 were selected as the sample randomly. The study shows two affecting factors: internal and external factors. The internal factors include life values, talents, interests, traits, knowledge, and physical condition (75.7%). In addition to that, the external factors consist of the community, socioeconomic level of family life, people who live in the same house, school education, and association with peers (78.68%). The most dominant factor influencing career planning is the external factor, which is the highest percentage Keywords: Career Planning, Affecting Factors, Students
摘要本研究是一项量化描述性研究,描述影响蒂拉穆塔州立高中(SMA 1 Tilamuta)学生职业规划的因素。本研究的目的是确定影响学生职业规划的因素。该研究的人口是一名X高中公立高中1年级学生,共有150名学生,而采用随机抽样技术进行的研究样本共有30名学生。根据百分比分析的研究结果,影响SMA Negeri 1 Tilamuta X班职业规划的因素如下:生活就是价值观的内部因素,天赋、兴趣的性格、知识和拥有大比例的身体状况(75,7%)、社区和外部因素就是家庭生活,而那些住在社会经济水平、学校教育和与同龄人拥有大比例(78,68%),影响职业生涯规划的最主要的因素是获得比例最高的外部因素。关键字:职业规划、影响因素、学生不愿参加这个描述的定量学习由蒂拉穆塔的一所高中高中预修。这项研究的目的是探索学生就业计划的对象。在总数的150个学生中,有30个像兰多姆利样本那样受欢迎。研究显示有两个外部因素:内部和外部因素。内部因素包括生命价值、才能、兴趣、特点、知识和生理条件(75.7%)。除此之外,社会生活的外部因素、家庭生活水平的社会经济、与peers生活在同一家、学校教育和协会的人(78.68%)。最主要的统治因素是外部因素,最令人惊讶的是:精心策划,影响因素,学生
{"title":"Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Perencanaan Karir Siswa","authors":"A. Ibrahim, Maryam Rahim, Irpan a Kasan","doi":"10.37411/sjgc.v2i1.1341","DOIUrl":"https://doi.org/10.37411/sjgc.v2i1.1341","url":null,"abstract":"Abstrak \u0000Penelitian ini adalah penelitian deskriptif kuantitatif yang mendeskripsikan faktor-faktor yang mempengaruhi perencanaan Karir siswa di SMA Negeri 1 Tilamuta. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi perencanaan karir siswa. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas X SMA Negeri 1 Tilamuta yang berjumlah 150 siswa sedangkan pengambilan sampel penelitian dengan teknik random sampling berjumlah 30 siswa. Berdasarkan hasil penelitian yang dianalisis dengan analisis persentase menunjukkan bahwa dari faktor yang mempengaruhi perencanaan karir di kelas X SMA Negeri 1 Tilamuta diperoleh hasil sebagai berikut: faktor internal yaitu nilai-nilai kehidupan, bakat, minat, sifat, pengetahuan, dan keadaan jasmani memiliki persentase sebesar (75,7%), dan faktor eksternal yaitu masyarakat, taraf sosial ekonomi kehidupan keluarga, orang-orang yang tinggal serumah, pendidikan sekolah, dan pergaulan dengan teman sebaya memiliki persentase sebesar (78,68%), faktor yang mempengaruhi perencanaan karir yang paling dominan adalah faktor eksternal yang memperoleh persentase tertinggi. \u0000Kata kunci: Perencanaan Karir, Faktor Mempengaruhi, Siswa \u0000Abstract \u0000This descriptive quantitative study explores the factors affecting tenth grade students’ career planning. It was conducted in SMA 1 state senior high school in Tilamuta. The objective of this research was to explore contributing factors of students’ career planning. Among 150 students of the total population, 30 were selected as the sample randomly. The study shows two affecting factors: internal and external factors. The internal factors include life values, talents, interests, traits, knowledge, and physical condition (75.7%). In addition to that, the external factors consist of the community, socioeconomic level of family life, people who live in the same house, school education, and association with peers (78.68%). The most dominant factor influencing career planning is the external factor, which is the highest percentage \u0000Keywords: Career Planning, Affecting Factors, Students","PeriodicalId":415903,"journal":{"name":"Student Journal of Guidance and Counseling","volume":"31 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2022-10-31","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"125863373","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
ABSTRAK Penelitian ini adalah penelitian deskriptif kuantitatif yang mendeskripsikan faktor-faktor yang mempengaruhi prestasi belajar siswa kelas VIII di SMP Negeri 2 Kota Gorontalo. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi prestasi belajar siswa kelas VIII di SMP Negeri 2 Kota Gorontalo yang berjumlah 422 siswa sedangkan pengambilan sampel penelitian dengan teknik random sampling berjumlah 81 siswa. Berdasarkan hasil penelitian yang dideskripsikan dengan analisis persentase menunjukkan bahwa dari faktor-faktor yang mempengaruhi prestasi belajar siswa diperoleh hasil sebagai berikut: faktor internal meliputi fisiologis dan psikologis dengan nilai presentase sebesar (75,02%), dan faktor eksternal meliputi fasilitas, perhatian, keluarga, masyarakat, sekolah dan teman sebaya dengan nilai presentase sebesar (77,22%) serta secara keseluruhan dari kedua indikator memiliki persentase sebesar 76,14%. Hal ini menunjukkan bahwa faktor-faktor yang mempengaruhi prestasi belajar siswa kelas VIII di SMP Negeri 2 Kota Gorontalo termasuk pada kategori sedang. Kata kunci: Faktor-faktor yang mempengaruhi, Prestasi Belajar, Siswa ABSTRAC This quantitative descriptive research describes the factors affecting students’ learning outcomes in Class VIII of SMP Negeri 2 Kota Gorontalo. Thus, the research aims to determine the factors affecting students’ learning outcomes in Class VIII of SMP Negeri 2 Kota Gorontalo, amounting to 422 students. At the same time, the samples are 81 students taken by random sampling. The finding describe by percentage analysis signifies that the factors affecting students’ learning outcomes are divided into internal and external factors. In detail, the internal factors include physiological and psychological with a percentage value of 75.02%, and external factors include facilities, attention, family, community, school, and peers with a percentage value of 77.22%. Overall, both indicators have a percentage value of 76.14%. This denotes that the factors affecting students’ learning outcomes in Class VIII of SMP Negeri 2 Kota Gorontaloare in the medium category. Keywords: Affecting Factors, Learning Outcomes, Students
本研究是一项量化描述性研究,描述了影响8年级学生在Gorontalo Negeri 2的学习成绩的因素。该研究的目的是确定影响8年级学生在Gorontalo 2市学习成绩的因素,其中422名学生,而以随机抽样技术进行的研究样本有81名学生。根据百分比分析所描述的研究结果,影响学生学习成绩的因素得出如下:内部因素包括心理和生理上的比例(75.02%),外部因素包括资产、注意力、家庭、社区、学校和同龄人的百分比为77.22%(77.22%),以及这两种指标的总百分比为76.14%。这表明,影响8年级学生在Gorontalo 2州初中学习成绩的因素属于中等水平。关键字:影响因素、学习成绩、学生ABSTRAC这个量量研究描述的因素影响学生学习的结果是在高隆塔洛市初中八年级。因此,研究先验学生对学习的影响最大的学生在2个州的高隆塔洛市以422名学生的成绩获得了第8级的成绩。与此同时,81名学生接受了随机抽样。事实分析的有效分析表明,事实影响学生学习的结果出现在内部和外部因素中。具体地说,包括身体和心理因素在内的内部因素为75.02%,外部因素包括注意力、家庭、社区、学校和皮尔斯,分数为77.22%。总的来说,每个参与者都有76.14%的percentage值。这篇文章的教长影响学习的文章是在国立初中八年级的一次会议上发表的。影响因素,学习结果,学生
{"title":"Deskripsi Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Prestasi Belajar Siswa Kelas VIII di SMP Negeri 2 Kota Gorontalo","authors":"Rahman Panggi, Rena Madina, Idriani Idris","doi":"10.37411/sjgc.v2i1.1439","DOIUrl":"https://doi.org/10.37411/sjgc.v2i1.1439","url":null,"abstract":"ABSTRAK \u0000Penelitian ini adalah penelitian deskriptif kuantitatif yang mendeskripsikan faktor-faktor yang mempengaruhi prestasi belajar siswa kelas VIII di SMP Negeri 2 Kota Gorontalo. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi prestasi belajar siswa kelas VIII di SMP Negeri 2 Kota Gorontalo yang berjumlah 422 siswa sedangkan pengambilan sampel penelitian dengan teknik random sampling berjumlah 81 siswa. \u0000Berdasarkan hasil penelitian yang dideskripsikan dengan analisis persentase menunjukkan bahwa dari faktor-faktor yang mempengaruhi prestasi belajar siswa diperoleh hasil sebagai berikut: faktor internal meliputi fisiologis dan psikologis dengan nilai presentase sebesar (75,02%), dan faktor eksternal meliputi fasilitas, perhatian, keluarga, masyarakat, sekolah dan teman sebaya dengan nilai presentase sebesar (77,22%) serta secara keseluruhan dari kedua indikator memiliki persentase sebesar 76,14%. Hal ini menunjukkan bahwa faktor-faktor yang mempengaruhi prestasi belajar siswa kelas VIII di SMP Negeri 2 Kota Gorontalo termasuk pada kategori sedang. \u0000Kata kunci: Faktor-faktor yang mempengaruhi, Prestasi Belajar, Siswa \u0000ABSTRAC \u0000This quantitative descriptive research describes the factors affecting students’ learning outcomes in Class VIII of SMP Negeri 2 Kota Gorontalo. Thus, the research aims to determine the factors affecting students’ learning outcomes in Class VIII of SMP Negeri 2 Kota Gorontalo, amounting to 422 students. At the same time, the samples are 81 students taken by random sampling. \u0000The finding describe by percentage analysis signifies that the factors affecting students’ learning outcomes are divided into internal and external factors. In detail, the internal factors include physiological and psychological with a percentage value of 75.02%, and external factors include facilities, attention, family, community, school, and peers with a percentage value of 77.22%. Overall, both indicators have a percentage value of 76.14%. This denotes that the factors affecting students’ learning outcomes in Class VIII of SMP Negeri 2 Kota Gorontaloare in the medium category. \u0000Keywords: Affecting Factors, Learning Outcomes, Students \u0000 ","PeriodicalId":415903,"journal":{"name":"Student Journal of Guidance and Counseling","volume":"20 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2022-10-31","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"124947742","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Abstrak Penelitian ini di latar belakangi oleh banyaknya siswa yang ingin mencari kerja ketika siswa itu lulus, banyak siswa yang sulit merencakanan pekerjaan menuju karir yang mereka harapkan, siswa bingung dalam memilih arah pekerjaan. Peneliti melakukan penelitian pada siswa kelas XI di SMK Negeri 1 Limboto. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara self esteem dengan kematangan pemilihan karir. Penelitian ini menghubungkan diantara variabel X Self esteem dan variabel Y kematangan pemilihan karir. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan, maka diperoleh hubungan yang signifikan antara self esteem dengan kematangan pemilihan karir siswa kelas XI SMK Negeri 1 Limboto ditunjukkan oleh nilai koefisien determinasi sebesar 73.7%. Hasil ini berdasarkan perhitungan model persamaan regresi yang telah dilakukan diperoleh nilai koefisien determinasi R2 sebesar 0,737. Nilai ini berarti bahwa sebesar 73.7% variabel kematangan pemilihan karir Siswa dipengaruhi oleh Self esteem, sedangkan sisanya sebesar 26.3% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak diteliti. Kata Kunci: Self-esteem, Kematangan Pemilihan Karir, Siswa Abstract This research was motivated by the number of students who want to find a job after graduation. Many students face difficulties in planning their desired jobs and careers; they are confused in choosing a job.This study was conducted at eleventh-grade students of SMK 1 State Vocational School in Limboto. The purpose of this study was to determine the correlation between self-esteem and career selection maturity. Further, this study connected the variable X (self-esteem) and variable Y (career selection maturity). Based on the results, it was found that there was a significant correlation between self-esteem and the maturity of career choice at students in the site area, indicated by the coefficient of determination of 73.7%. This result was based on the calculation of theregression equation model that had been carried out; the coefficient of determination R2 was 0.737. This value means that 73.7% of students' career selection maturity variables were influenced by self-esteem, while the remaining 26.3% were influenced by other unexamined variables. Keywords: Self-esteem, Career Selection Maturity, Students
本研究的背景是,学生毕业后想找工作的人数众多,许多学生难以将工作规划到他们所期望的职业,学生在选择工作的方向上迷失了方向。研究人员对SMK Negeri 1 Limboto的大二学生进行了研究。本研究的目的是确定自我审美与职业选择的成熟度之间的关系。本研究将变量X自技术和变量Y成熟度职业选择联系起来。根据所进行的研究,self - esteem与国家初一Limboto学生选择职业选择的成功率之间建立了显著的联系,其确定性系数为73.7%。此结果基于所作回归方程模型R2确定性系数为0.737的计算结果。这个值意味着学生职业选择的73.7%的成长型变量受到自我激励,而剩下的26.3%受到未研究的其他变量的影响。关键词:自读,职业选择的成熟,本研究的学生被一群想在毕业后找到工作的学生所激励。许多学生面临着规划失业和就业的困难;他们对选择一份工作感到困惑。这项研究是根据SMK 1州立语言学院的11年级学生进行的。这项研究的目的是确定自我和职业选择之间的相关性。此外,这个研究与变量X和变量有关。基于结果,人们发现,在该地区的学生基础上,以73.7%的决心为基础,自我和职业选择之间存在着重要的关系。这一结果是基于瑟格计算模型的计算结果;决心支持R2是0737。这一价值是73.7%的学生自我保证变种会影响这种情况,年轻时26.3%的人受到未检查变量的影响。重点词:自我美学,职业塑造,学生
{"title":"Hubungan Self-esteem dengan Kematangan Pemilihan Karir Siswa Kelas XI SMK Negeri 1 Limboto","authors":"Mirtan Mohamad, Rena Madina, Salim Korompot","doi":"10.37411/sjgc.v2i1.1012","DOIUrl":"https://doi.org/10.37411/sjgc.v2i1.1012","url":null,"abstract":"Abstrak \u0000Penelitian ini di latar belakangi oleh banyaknya siswa yang ingin mencari kerja ketika siswa itu lulus, banyak siswa yang sulit merencakanan pekerjaan menuju karir yang mereka harapkan, siswa bingung dalam memilih arah pekerjaan. Peneliti melakukan penelitian pada siswa kelas XI di SMK Negeri 1 Limboto. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara self esteem dengan kematangan pemilihan karir. Penelitian ini menghubungkan diantara variabel X Self esteem dan variabel Y kematangan pemilihan karir. \u0000Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan, maka diperoleh hubungan yang signifikan antara self esteem dengan kematangan pemilihan karir siswa kelas XI SMK Negeri 1 Limboto ditunjukkan oleh nilai koefisien determinasi sebesar 73.7%. Hasil ini berdasarkan perhitungan model persamaan regresi yang telah dilakukan diperoleh nilai koefisien determinasi R2 sebesar 0,737. Nilai ini berarti bahwa sebesar 73.7% variabel kematangan pemilihan karir Siswa dipengaruhi oleh Self esteem, sedangkan sisanya sebesar 26.3% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak diteliti. \u0000Kata Kunci: Self-esteem, Kematangan Pemilihan Karir, Siswa \u0000Abstract \u0000This research was motivated by the number of students who want to find a job after graduation. Many students face difficulties in planning their desired jobs and careers; they are confused in choosing a job.This study was conducted at eleventh-grade students of SMK 1 State Vocational School in Limboto. The purpose of this study was to determine the correlation between self-esteem and career selection maturity. Further, this study connected the variable X (self-esteem) and variable Y (career selection maturity). \u0000Based on the results, it was found that there was a significant correlation between self-esteem and the maturity of career choice at students in the site area, indicated by the coefficient of determination of 73.7%. This result was based on the calculation of theregression equation model that had been carried out; the coefficient of determination R2 was 0.737. This value means that 73.7% of students' career selection maturity variables were influenced by self-esteem, while the remaining 26.3% were influenced by other unexamined variables. \u0000Keywords: Self-esteem, Career Selection Maturity, Students","PeriodicalId":415903,"journal":{"name":"Student Journal of Guidance and Counseling","volume":"142 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2022-10-31","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"123237700","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Abstrak Permasalahan dalam penelitian ini adalah interaksi sosial siswa SMA se-kota Gorontalo di masa pandemi covid-19, sehingga dalam penelitian ini bertujuan untuk mengetahui interaksi sosial siswa SMA se-kota Gorontalo di masa pandemi covid-19. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif yaitu mengkaji interaksi sosial siswa SMA se-kota Gorontalo di masa pandemi covid-19. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa SMA se-kota Gorontalo kelas X dengan anggota populasi 1764 siswa yang dijadikan anggota sampel sebanyak 10% atau 209 siswa, teknik pengumpulan data menggunakan angket, data dianalisis dengan menggunakan analisis persentase Berdasarkan hasil penelitian diperoleh data bahwa interaksi sosial siswa SMA se-kota di masa pandemi covid-19 menunjukkan 19,14% pada kategori tinggi, 73,21% pada kategori sedang, 7,66% pada kategori rendah. Rata-rata persentase interaksi sosial SMA se-kota gorontalo di masa pandemi covid-19 67.61%. Dengan demikian interaksi sosial siswa SMA se-kota Gorontalo dikategorikan dalam kategori sedang. Kata Kunci: Interaksi Sosial, Masa Pandemi Covid-19, Siswa ABSTRACT The Problem addressed in this study is the social interaction of senior high school students throughout Gorontalo City during the covid-19 pandemic. Thus, this present study aims to determine the social interaction of senior high school students throughout Gorontalo City during the covid-19 pandemic. This quantitative descriptive study examines the social interactions of senior high school students throughout Gorontalo City during the covid-19 pandemic. Therefore, the population in this study is senior high school students throughout Gorontalo Coty in class X, amounting to 1764 students, with a sampel of 209 students taken from 10% of the population. The data collection technique used in this stdy is questionnaires, while the data analysis is done through percentage analysis. The finding of this study is the social interaction of senior high school students throughout Gorontalo City during the COVID-19 pandemic obtains a perentage of 19.14% in the high category, 73.21% in the medium category, and 7.66% in the lo category. The average percentage of this study is the social interaction of senior high school students throughout Gorontalo City during the covid-19 pandemic is 67.61%. Thus, the social interaction of senior high school students throughout Gorontalo City is included in the medium category. Keywords: Social Interaction, Covid-19 pandemi Period, Students
{"title":"Deskripsi Interaksi Sosial Siswa SMA Se-Kota Gorontalo di Masa Pandemi Covid-19","authors":"Firman Taki, Maryam Rahim, Meiske Puluhulawa","doi":"10.37411/sjgc.v2i1.1426","DOIUrl":"https://doi.org/10.37411/sjgc.v2i1.1426","url":null,"abstract":"Abstrak \u0000Permasalahan dalam penelitian ini adalah interaksi sosial siswa SMA se-kota Gorontalo di masa pandemi covid-19, sehingga dalam penelitian ini bertujuan untuk mengetahui interaksi sosial siswa SMA se-kota Gorontalo di masa pandemi covid-19. \u0000Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif yaitu mengkaji interaksi sosial siswa SMA se-kota Gorontalo di masa pandemi covid-19. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa SMA se-kota Gorontalo kelas X dengan anggota populasi 1764 siswa yang dijadikan anggota sampel sebanyak 10% atau 209 siswa, teknik pengumpulan data menggunakan angket, data dianalisis dengan menggunakan analisis persentase \u0000Berdasarkan hasil penelitian diperoleh data bahwa interaksi sosial siswa SMA se-kota di masa pandemi covid-19 menunjukkan 19,14% pada kategori tinggi, 73,21% pada kategori sedang, 7,66% pada kategori rendah. Rata-rata persentase interaksi sosial SMA se-kota gorontalo di masa pandemi covid-19 67.61%. Dengan demikian interaksi sosial siswa SMA se-kota Gorontalo dikategorikan dalam kategori sedang. \u0000Kata Kunci: Interaksi Sosial, Masa Pandemi Covid-19, Siswa \u0000 \u0000ABSTRACT \u0000The Problem addressed in this study is the social interaction of senior high school students throughout Gorontalo City during the covid-19 pandemic. Thus, this present study aims to determine the social interaction of senior high school students throughout Gorontalo City during the covid-19 pandemic. \u0000This quantitative descriptive study examines the social interactions of senior high school students throughout Gorontalo City during the covid-19 pandemic. Therefore, the population in this study is senior high school students throughout Gorontalo Coty in class X, amounting to 1764 students, with a sampel of 209 students taken from 10% of the population. The data collection technique used in this stdy is questionnaires, while the data analysis is done through percentage analysis. \u0000The finding of this study is the social interaction of senior high school students throughout Gorontalo City during the COVID-19 pandemic obtains a perentage of 19.14% in the high category, 73.21% in the medium category, and 7.66% in the lo category. The average percentage of this study is the social interaction of senior high school students throughout Gorontalo City during the covid-19 pandemic is 67.61%. Thus, the social interaction of senior high school students throughout Gorontalo City is included in the medium category. \u0000Keywords: Social Interaction, Covid-19 pandemi Period, Students \u0000 \u0000 ","PeriodicalId":415903,"journal":{"name":"Student Journal of Guidance and Counseling","volume":"1 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2022-10-31","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"131066383","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Abstrak Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor penyebab menjadi anak jalanan di Kota Gorontalo dan untuk mengetahui faktor apa yang paling dominan penyebab menjadi anak jalanan di Kota Gorontalo. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kuantitatif. Jenis penelitian yang dilakukan adalah jenis penelitian kualitatif dengan prosedur pengumpulan data dengan observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data terdiri dari reduksi data, penyajian dan verifikasi. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa terdapat dua hal penting yang mendorong anak menjadi anak jalanan yaitu: keinginan anak untuk membantu orang tua; dan kemiskinan atau kondisi ekonomi keluarga di bawah. Faktor yang paling dominan mendorong anak untuk menjadi anak jalanan adalah faktor kemiskinan. Kata Kunci :Deskripsi, Faktor Penyebab, Anak Jalanan Abstract The purpose of this study is to determine the factors that cause street children in Gorontalo City and to find out what factors are the most dominant causes of street children in Gorontalo City. The research method used is quantitative research methods. This type of research is a qualitative research with data collection procedures by observation, interviews and documentation. Based on the results of the study, it can be concluded that there are two important things that encourage children to become street children, namely: the desire of children to help their parents; and poverty or the economic condition of the family below. The most dominant factor encouraging children to become street children is poverty. Keywords: Description, Causing Factors, Being a Street Child
{"title":"Faktor-faktor Penyebab Menjadi Anak Jalanan di Kota Gorontalo","authors":"Dhea Claudia Bertus, Wenny Hulukati, Irvan Usman","doi":"10.37411/sjgc.v2i1.1343","DOIUrl":"https://doi.org/10.37411/sjgc.v2i1.1343","url":null,"abstract":"Abstrak \u0000Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor penyebab menjadi anak jalanan di Kota Gorontalo dan untuk mengetahui faktor apa yang paling dominan penyebab menjadi anak jalanan di Kota Gorontalo. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kuantitatif. Jenis penelitian yang dilakukan adalah jenis penelitian kualitatif dengan prosedur pengumpulan data dengan observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data terdiri dari reduksi data, penyajian dan verifikasi. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa terdapat dua hal penting yang mendorong anak menjadi anak jalanan yaitu: keinginan anak untuk membantu orang tua; dan kemiskinan atau kondisi ekonomi keluarga di bawah. Faktor yang paling dominan mendorong anak untuk menjadi anak jalanan adalah faktor kemiskinan. \u0000Kata Kunci :Deskripsi, Faktor Penyebab, Anak Jalanan \u0000Abstract \u0000The purpose of this study is to determine the factors that cause street children in Gorontalo City and to find out what factors are the most dominant causes of street children in Gorontalo City. The research method used is quantitative research methods. This type of research is a qualitative research with data collection procedures by observation, interviews and documentation. Based on the results of the study, it can be concluded that there are two important things that encourage children to become street children, namely: the desire of children to help their parents; and poverty or the economic condition of the family below. The most dominant factor encouraging children to become street children is poverty. \u0000Keywords: Description, Causing Factors, Being a Street Child \u0000 \u0000 \u0000 ","PeriodicalId":415903,"journal":{"name":"Student Journal of Guidance and Counseling","volume":"214 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2022-10-31","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"115749361","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Indra Zulfikar Malii, Mohamad Rizal Pautina, J. S. M. Tuasikal
Abstrak Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui gambaran konsep diri siswa SMA Negeri Suwawa Kabupaten Bone Bolango. Penelitian ini adalah deskripsi kuantitaf yang menguji/menilai konsep diri siswa. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 60 siswa yang dibagi dalam 2 kelas, setiap kelas terdiri 30 siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi dan pertanyaan kuisioner. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis presentase. Hasil dari analisis data yang digunakan analisis presntase menunjukan bahwa indikator aspek fisik memperoleh data persentase sebesar 65.67% dikategori sedang. Indikator aspek sosial memperoleh data persentase sebesar 50.10%. dikategorikan sedang. Indikator aspek moral memperoleh data persentase sebesar 53,98%. dikategorikan sedang. Sedangkan indikator psikis memperoleh persentase sebesar 49.33% dikategorikan rendah. Berdasarkan hasil persentase jumlah rata-rata sebesar 54,77% konsep diri dapat disimpulkan bahwa siswa SMA Negeri Suwawa Kabupaten Bone Bolango Memiliki konsep diri dikategorikan sedang.
{"title":"Bagaimana Siswa Menggambarkan Dirinya?","authors":"Indra Zulfikar Malii, Mohamad Rizal Pautina, J. S. M. Tuasikal","doi":"10.37411/sjgc.v2i1.1192","DOIUrl":"https://doi.org/10.37411/sjgc.v2i1.1192","url":null,"abstract":"Abstrak \u0000Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui gambaran konsep diri siswa SMA Negeri Suwawa Kabupaten Bone Bolango. Penelitian ini adalah deskripsi kuantitaf yang menguji/menilai konsep diri siswa. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 60 siswa yang dibagi dalam 2 kelas, setiap kelas terdiri 30 siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi dan pertanyaan kuisioner. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis presentase. Hasil dari analisis data yang digunakan analisis presntase menunjukan bahwa indikator aspek fisik memperoleh data persentase sebesar 65.67% dikategori sedang. Indikator aspek sosial memperoleh data persentase sebesar 50.10%. dikategorikan sedang. Indikator aspek moral memperoleh data persentase sebesar 53,98%. dikategorikan sedang. Sedangkan indikator psikis memperoleh persentase sebesar 49.33% dikategorikan rendah. Berdasarkan hasil persentase jumlah rata-rata sebesar 54,77% konsep diri dapat disimpulkan bahwa siswa SMA Negeri Suwawa Kabupaten Bone Bolango Memiliki konsep diri dikategorikan sedang. \u0000 ","PeriodicalId":415903,"journal":{"name":"Student Journal of Guidance and Counseling","volume":"13 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2022-10-31","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"116965121","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Abstrak Permasalahan yang menjadi fokus dalam penelitian ini adalah rendahnya perilaku empati siswa. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui adakah Pengaruh Bimbingan Kelompok Terhadap Perilaku Empati Siswa Kelas VIII di SMP Negeri 1 Telaga Kabupaten Gorontalo. Pelaksanaan penelitian ini menggunakan eksperimen semu yang menggunakan “one group pre-test and post-test design”. Penelitian ini terdiri dari dua variabel yaitu variabel X (bimbingan kelompok) dan variabel Y (oerilaku empati siswa). Perlakuan diberikan 8 kali terhadap siswa kelas VIII yang berjumlah 15 orang. Populasi dalam penelitian ini adalah sebagaian kelas VIII SMP Negeri 1 Telaga Kabupaten Gorontalo yang berjumlah 15 siswa. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah total sampling. Total sampling adalah teknik pengambilan sampel dimana jumlah sampel sama dengan populasi. Teknik pengumpulan data berupa teknik angket yang berfungsi sebagai pre-test dan post-test. Data yang terkumpul selanjutnya dianalisis dan diuji hipotesis menggunakan Uji t. Dari hasil perhitungan diperoleh thitung = sebesar 13,7513. Sedangkan dari daftar distribusi t pada taraf nyata 5% Diperoleh t (dk = n₁ + n₂ - 2 = 15 + 15 – 2 = 28) = 1.701. artinya thitung > tdaftar. Dengan demikian hipotesis yang berbunyi “Terdapat pengaruh Bimbingan Kelompok Terhadap Perilaku Empati Siswa Kelas VIII SMP Negeri 1 Telaga Kabupaten Gorontalo”, dapat diterima. Maka untuk meningkatkan perilaku empati siswa, hendaknya digunakan layanan bimbingan kelompok. Abstract The problem that is the focus of this study is the low empathy behavior of students. The purpose of this study was to determine whether there is an Influence of Group Guidance on the Empathetic Behavior of Class VIII Students at SMP Negeri 1 Telaga, Gorontalo Regency. The implementation of this study used pseudo-experiments using "one group pre-test and post-test design". This study consists of two variables, namely variable X (group guidance) and variable Y (students' empathy). The treatment was given 8 times to class VIII students totaling 15 people. The population in this study was class VIII of SMP Negeri 1 Telaga, Gorontalo Regency, which amounted to 15 students. The sampling technique in this study was total sampling. Total sampling is a sampling technique where the number of samples is equal to the population. The data collection technique is in the form of a questionnaire technique that functions as a pre-test and post-test. The collected data are then analyzed and hypothesized using the t Test. From the calculation results obtained thitung = by 13.7513. Whereas from the distribution list t at the real level 5% Obtained t (dk = n₁ + n₂ - 2 = 15 + 15 – 2 = 28) = 1.701. it means counting > the list. Thus the hypothesis that reads "There is an influence of Group Guidance on the Empathy Behavior of Class VIII Students of SMP Negeri 1 Telaga, Gorontalo Regency", can be accepted. So to improve students' empathetic behavior, group guidance serv
本研究的重点是学生缺乏同理心行为。本研究的目的是确定八年级学生的移情行为是否会受到小组指导。这项研究采用了一种名为“一组预试验和后试验设计”的伪实验。该研究包括两个变量,即变量X(组导)和变量Y(学生的同理心)。八年级学生被罚了8次,其中15人被罚了8次。这项研究的人口为八年级国家初中1班,戈隆塔洛县有15名学生。本研究采用的样本技术为全抽样。总抽样是一种抽样技术,样本的数量等于总体。数据收集技术是一种前期技术和后现代技术。收集的数据随后通过计算得出的thitung = 13,7513进行分析和测试的假设。而从名单上划掉t分布程度真的获得了5%的t (dk = n₁n₂- 2 = 15 + 15—2 = 28)= 1.701。这是thitung > tlist。因此,一个假设是可以接受的,“小组指导学生的移情行为对他们的同胞同胞行为产生影响”。因此,为了提高学生的同理心行为,应使用小组指导服务。忽视这个研究的重点是学生缺乏良好的判断力。这项研究的目的是确定,是否有团体指导行为的影响,在国立中学,高隆塔洛摄行。这项研究的实现使用了“一组预试验和post设计”。这种研究是两种变量的研究、两种变量的研究、两种变量的研究。治疗被授予8倍于15个八年级学生的成绩。这项研究的人口是一所公立中学的八年级学生,Gorontalo Regency,这一课增加了15名学生。这项研究的技术样本全部是样本。总样本是一种技术样本,样本的数量等于人口。数据收集技术在提问技术的形式中,功能就像预科技一样。然后用t测试对数据进行分析和验证。来自计算结果的结论= 13.7513。Whereas从《distribution list t at the real 5%获得t级(dk = n₁n₂- 2 = 15 + 15—2 = 28)= 1.701。这意味着计数>清单。因此,最近的假设“针对公立中学八年级学生的四年级行为有影响”可以接受。为了鼓励学生们的独立行为,团队指导服务应该被使用。
{"title":"Pengaruh Bimbingan Kelompok Terhadap Perilaku Empati Siswa","authors":"Eka Wahyuni Siombiwi Siombiwi, Irvan Usman, Salim Korompot","doi":"10.37411/sjgc.v1i2.1256","DOIUrl":"https://doi.org/10.37411/sjgc.v1i2.1256","url":null,"abstract":"Abstrak \u0000Permasalahan yang menjadi fokus dalam penelitian ini adalah rendahnya perilaku empati siswa. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui adakah Pengaruh Bimbingan Kelompok Terhadap Perilaku Empati Siswa Kelas VIII di SMP Negeri 1 Telaga Kabupaten Gorontalo. Pelaksanaan penelitian ini menggunakan eksperimen semu yang menggunakan “one group pre-test and post-test design”. Penelitian ini terdiri dari dua variabel yaitu variabel X (bimbingan kelompok) dan variabel Y (oerilaku empati siswa). Perlakuan diberikan 8 kali terhadap siswa kelas VIII yang berjumlah 15 orang. Populasi dalam penelitian ini adalah sebagaian kelas VIII SMP Negeri 1 Telaga Kabupaten Gorontalo yang berjumlah 15 siswa. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah total sampling. Total sampling adalah teknik pengambilan sampel dimana jumlah sampel sama dengan populasi. Teknik pengumpulan data berupa teknik angket yang berfungsi sebagai pre-test dan post-test. \u0000Data yang terkumpul selanjutnya dianalisis dan diuji hipotesis menggunakan Uji t. Dari hasil perhitungan diperoleh thitung = sebesar 13,7513. Sedangkan dari daftar distribusi t pada taraf nyata 5% Diperoleh t (dk = n₁ + n₂ - 2 = 15 + 15 – 2 = 28) = 1.701. artinya thitung > tdaftar. Dengan demikian hipotesis yang berbunyi “Terdapat pengaruh Bimbingan Kelompok Terhadap Perilaku Empati Siswa Kelas VIII SMP Negeri 1 Telaga Kabupaten Gorontalo”, dapat diterima. Maka untuk meningkatkan perilaku empati siswa, hendaknya digunakan layanan bimbingan kelompok. \u0000 \u0000Abstract \u0000The problem that is the focus of this study is the low empathy behavior of students. The purpose of this study was to determine whether there is an Influence of Group Guidance on the Empathetic Behavior of Class VIII Students at SMP Negeri 1 Telaga, Gorontalo Regency. The implementation of this study used pseudo-experiments using \"one group pre-test and post-test design\". This study consists of two variables, namely variable X (group guidance) and variable Y (students' empathy). The treatment was given 8 times to class VIII students totaling 15 people. The population in this study was class VIII of SMP Negeri 1 Telaga, Gorontalo Regency, which amounted to 15 students. The sampling technique in this study was total sampling. Total sampling is a sampling technique where the number of samples is equal to the population. \u0000The data collection technique is in the form of a questionnaire technique that functions as a pre-test and post-test. The collected data are then analyzed and hypothesized using the t Test. From the calculation results obtained thitung = by 13.7513. Whereas from the distribution list t at the real level 5% Obtained t (dk = n₁ + n₂ - 2 = 15 + 15 – 2 = 28) = 1.701. it means counting > the list. Thus the hypothesis that reads \"There is an influence of Group Guidance on the Empathy Behavior of Class VIII Students of SMP Negeri 1 Telaga, Gorontalo Regency\", can be accepted. So to improve students' empathetic behavior, group guidance serv","PeriodicalId":415903,"journal":{"name":"Student Journal of Guidance and Counseling","volume":"71 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2022-05-30","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"130881139","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Abstrak Penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif, yakni menganalisis untuk mengetahui faktor-faktor penyebab kenakalan siswa kelas VIII SMP negeri 2 Limboto Kabupaten Gorontalo. Anggota populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII yang berjumlah 175 orang siswa. Teknik pengambilan sampel adalah secara random sampling sehingga mendapatkan 44 orang (25%) siswa. Teknik pengumpulan data adalah instrumen angket. Beradasarkan hasil penelitian dan pembahasan bahwa yang sudah dijabarkan mengenai faktor-faktor penyebab kenakalan remaja siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Limboto Kabupaten Gorontalo memperoleh data hasil persentase yaitu indikator (1) faktor di dalam diri anak menunjukan nilai rata-rata persentase senilai 58%, indikator (2) faktor di rumah tangga menunjukkan nilai rata-rata persentase senilai 56%, indikator (3) faktor di masyarakat menunjukan nilai rata-rata persentase senilai 61%, dan indikator (4) faktor berasal dari sekolah menunjukan nilai rata-rata persentase senilai 60%.
{"title":"Faktor-faktor Penyebab Kenalakan Siswa","authors":"Moh. Rizki Djibran","doi":"10.37411/sjgc.v1i2.1312","DOIUrl":"https://doi.org/10.37411/sjgc.v1i2.1312","url":null,"abstract":"Abstrak \u0000Penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif, yakni menganalisis untuk mengetahui faktor-faktor penyebab kenakalan siswa kelas VIII SMP negeri 2 Limboto Kabupaten Gorontalo. Anggota populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII yang berjumlah 175 orang siswa. Teknik pengambilan sampel adalah secara random sampling sehingga mendapatkan 44 orang (25%) siswa. Teknik pengumpulan data adalah instrumen angket. Beradasarkan hasil penelitian dan pembahasan bahwa yang sudah dijabarkan mengenai faktor-faktor penyebab kenakalan remaja siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Limboto Kabupaten Gorontalo memperoleh data hasil persentase yaitu indikator (1) faktor di dalam diri anak menunjukan nilai rata-rata persentase senilai 58%, indikator (2) faktor di rumah tangga menunjukkan nilai rata-rata persentase senilai 56%, indikator (3) faktor di masyarakat menunjukan nilai rata-rata persentase senilai 61%, dan indikator (4) faktor berasal dari sekolah menunjukan nilai rata-rata persentase senilai 60%.","PeriodicalId":415903,"journal":{"name":"Student Journal of Guidance and Counseling","volume":"11 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2022-04-29","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"124398748","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}