Pub Date : 2023-11-12DOI: 10.33795/elkolind.v10i3.3677
Azizah dian sukowati Sukowati
Kemajuan dalam pengukuran yang dahulunya konvensional menjadi digital akan membantu dalam melakukan pengukuran. Kemudahan yang di dapat dalam pengukuran secara digital yaitu pada pembacaan hasil nilai pengukuran dapat lebih stabil dan mengurangi error seperti pengukuran pada debit aliran air. Maka dari itu pada penelitian ini membuat mini plant yang mengatur debit aliran air menggunakan sensor water flow YF-S201 yang akan di monitoring melalui PC dengan software Matlab dan digunakan untuk memasukkan nilai set point dan nilai Kp, Ki, dan Kd serta menampilkan grafik respon sistem, lalu terdapat LCD 16×2 yang berguna untuk menampilkan hasil parameter yang diinginkan oleh Set point dan Debit . Kontroler yang digunakan adalah mikrokontroler Arduino Uno. Untuk mengalirkan air menggunakan pompa air DC dan driver motor DC L298N. Untuk mengatur debit aliran air agar tetap stabil maka digunnakan kontrol PID dimana untuk menentukan parameter nilai Kp, Ki, dan Kd dapat menggunakan metode Ziegler Nichols dan Tuning Manual. Dengan menggunakan metode Ziegler Nichols didapatkan nilai parameter Kp = 9.6, Ki= 3.2 dan Kd=7.296 sedangkan menggunakan metode Tuning Manual didapatkan nilai parameter Kp=15.36, Ki=5.12 dan Kd=11.672 . Hasil dari metode Ziegler Nichols dan Tunning Manual memiliki rata-rata error steady state yang sama besar yaitu 4 %. Tetapi metode Tunning Manual mempunyai keunggulan pada delay time (Td) sebesar 19.106s, rise time (Tr) sebesar 43.912s , dan settling time (Ts) sebesar 58.358s lebih cepat dari pada Ziegler Nichols.
{"title":"Sistem Kendali PID Aplikasi Mini Plant Water Flow Berbasis Arduino","authors":"Azizah dian sukowati Sukowati","doi":"10.33795/elkolind.v10i3.3677","DOIUrl":"https://doi.org/10.33795/elkolind.v10i3.3677","url":null,"abstract":"Kemajuan dalam pengukuran yang dahulunya konvensional menjadi digital akan membantu dalam melakukan pengukuran. Kemudahan yang di dapat dalam pengukuran secara digital yaitu pada pembacaan hasil nilai pengukuran dapat lebih stabil dan mengurangi error seperti pengukuran pada debit aliran air. Maka dari itu pada penelitian ini membuat mini plant yang mengatur debit aliran air menggunakan sensor water flow YF-S201 yang akan di monitoring melalui PC dengan software Matlab dan digunakan untuk memasukkan nilai set point dan nilai Kp, Ki, dan Kd serta menampilkan grafik respon sistem, lalu terdapat LCD 16×2 yang berguna untuk menampilkan hasil parameter yang diinginkan oleh Set point dan Debit . Kontroler yang digunakan adalah mikrokontroler Arduino Uno. Untuk mengalirkan air menggunakan pompa air DC dan driver motor DC L298N. Untuk mengatur debit aliran air agar tetap stabil maka digunnakan kontrol PID dimana untuk menentukan parameter nilai Kp, Ki, dan Kd dapat menggunakan metode Ziegler Nichols dan Tuning Manual. Dengan menggunakan metode Ziegler Nichols didapatkan nilai parameter Kp = 9.6, Ki= 3.2 dan Kd=7.296 sedangkan menggunakan metode Tuning Manual didapatkan nilai parameter Kp=15.36, Ki=5.12 dan Kd=11.672 . Hasil dari metode Ziegler Nichols dan Tunning Manual memiliki rata-rata error steady state yang sama besar yaitu 4 %. Tetapi metode Tunning Manual mempunyai keunggulan pada delay time (Td) sebesar 19.106s, rise time (Tr) sebesar 43.912s , dan settling time (Ts) sebesar 58.358s lebih cepat dari pada Ziegler Nichols.","PeriodicalId":476770,"journal":{"name":"Elkolind : Jurnal Elektronika Otomasi Industri","volume":"58 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-11-12","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"135037139","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Pub Date : 2023-11-12DOI: 10.33795/elkolind.v10i3.3678
Yunita Happy Putri Nindyaningrum Nindyaningrum
Untuk mempermudah pekerjaan manusia dibutuhkan suatu sistem kontrol. Salah satu hal yang membutuhkan sistem kontrol adalah pada pengontrolan level air yang dapat dimanfaatkan dalam rumah tangga. Dalam penggunaan rumah tangga kontrol level air dapat dimanfaatkan untuk mengisi tandon air dalam rumah. Hal ini dapat menguntungkan pengguna karena meminimalkan penggunaan air, biaya listrik untuk pompa air dan dapat memantau penggunaan air. Maka dari itu pengontrolan level air pada rumah tangga ini dapat dilakukan suatu penelitian agar keuntungan yang di dapat menjadi optimal yaitu dengan membuat mini plant sistem kendali untuk mengatur level air yang dapat di monitoring melalui software MATLAB sehingga dapat ditampilkan dalam bentuk grafik PI yang memperlihatkan respon sistem dari kendali tersebut. Pada mini plant ini menggunakan mikrokontroller Arduino Uno, sensor ultrasonik HC-SR04 sebagai pembacaan level air, driver L298N, pompa DC, serta LCD 16x2 untuk menampilkan set point dan level air secara real time. Pada penelitian ini menggunakan metode Ziegler Nichols dan tuning manual untuk menentukan parameter Kp dan Ki. Pada metode Ziegler Nichols didapatkan nilai Kp = 1,15 dan Ki = 0,01. pada metode tuning manual didapatkan nilai Kp = 1,16 dan Ki = 0,01. Metode Ziegler Nichols dan tuning manual menghasilkan error steady state yang sama yaitu 2,1%. Metode Ziegler Nichols mempunyai keunggulan dalam delay time (Td) = 41,44 s, rise time (Tr) = 77,35 s, peak time (Tp) = 0 s, maximum overshoot (Mp) = 0%, dan settling time (Ts) = 85,94 s yang lebih cepat daripada metode tuning manual.
{"title":"Sistem Kendali PI Aplikasi Mini Plant Level Air Berbasis Arduino","authors":"Yunita Happy Putri Nindyaningrum Nindyaningrum","doi":"10.33795/elkolind.v10i3.3678","DOIUrl":"https://doi.org/10.33795/elkolind.v10i3.3678","url":null,"abstract":"Untuk mempermudah pekerjaan manusia dibutuhkan suatu sistem kontrol. Salah satu hal yang membutuhkan sistem kontrol adalah pada pengontrolan level air yang dapat dimanfaatkan dalam rumah tangga. Dalam penggunaan rumah tangga kontrol level air dapat dimanfaatkan untuk mengisi tandon air dalam rumah. Hal ini dapat menguntungkan pengguna karena meminimalkan penggunaan air, biaya listrik untuk pompa air dan dapat memantau penggunaan air. Maka dari itu pengontrolan level air pada rumah tangga ini dapat dilakukan suatu penelitian agar keuntungan yang di dapat menjadi optimal yaitu dengan membuat mini plant sistem kendali untuk mengatur level air yang dapat di monitoring melalui software MATLAB sehingga dapat ditampilkan dalam bentuk grafik PI yang memperlihatkan respon sistem dari kendali tersebut. Pada mini plant ini menggunakan mikrokontroller Arduino Uno, sensor ultrasonik HC-SR04 sebagai pembacaan level air, driver L298N, pompa DC, serta LCD 16x2 untuk menampilkan set point dan level air secara real time. Pada penelitian ini menggunakan metode Ziegler Nichols dan tuning manual untuk menentukan parameter Kp dan Ki. Pada metode Ziegler Nichols didapatkan nilai Kp = 1,15 dan Ki = 0,01. pada metode tuning manual didapatkan nilai Kp = 1,16 dan Ki = 0,01. Metode Ziegler Nichols dan tuning manual menghasilkan error steady state yang sama yaitu 2,1%. Metode Ziegler Nichols mempunyai keunggulan dalam delay time (Td) = 41,44 s, rise time (Tr) = 77,35 s, peak time (Tp) = 0 s, maximum overshoot (Mp) = 0%, dan settling time (Ts) = 85,94 s yang lebih cepat daripada metode tuning manual.","PeriodicalId":476770,"journal":{"name":"Elkolind : Jurnal Elektronika Otomasi Industri","volume":"60 11","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-11-12","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"135037382","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Pub Date : 2023-11-12DOI: 10.33795/elkolind.v10i3.3810
Rosida Ayu, Donny Radianto, Totok Winarno
Pada Kontes Robot Sepak Bola Indonesia - Beroda (KRSBI-B), robot sepak bola beroda ini bertugas untuk mengoper dan menendang bola selama perlombaan berlangsung. Dengan adanya penendang, robot dapat menendang maupun mengoper bola. Pada sistem penendang ini menggunakan solenoid untuk menghasilkan energi magnetik yang digunakan untuk menarik lengan penendang robot. Energi dari sistem penendang robot sepak bola beroda ini diperoleh dari sebuah kapasitor 4700µF dengan tegangan 450V. Karena robot hanya menggunakan tegangan baterai sebesar 15V, maka diperlukan sebuah konverter untuk menaikkan tegangan menjadi 400V agar dapat mengisi kapasitor. Pada penelitian ini konverter yang akan digunakan yaitu konverter flyback tipe boost. Digunakan konverter flyback karena antara input dan output terdapat isolasi galvanik yang menunjukkan bahwa topologi konverter flyback merupakan topologi terisolasi catu dayanya. Untuk membuat output tegangan pada konverter flyback agar stabil sesuai dengan set point yang ditentukan digunakan kontrol PID. Hasil dari pengujian pada flyback converter diterapkan kontrol PID dengan masing - masing parameter Kp=60, Ki = 1,83 dan Kd = 491,25. Dengan parameter tersebut sistem dapat menuju kondisi stabil pada detik ke 8.5.
在印尼轮式足球比赛中,轮式足球机器人在比赛中负责传球和踢球。有了踢球,机器人可以踢或传球。在这套这套系统中,它使用螺线管来产生磁场能量,用来吸引机器人的递锤臂。这轮踢足球机器人系统的能量来自一个电容器4700µF和450V电压。由于机器人只使用电池电压15V,所以需要转换器将电压提升到400V,以便给电容器充电。在这项研究中,要使用的转换器是助推器型传动转换器。使用的是返回转换器,因为输入和输出之间有镀层分离,这表明归航转换器是电源的孤立拓扑。为了使反射转换器的输出电压保持在规定的集合点上的稳定使用PID控制器。结果,飞行员转换器上的测试结果应用了PID控制,每个参数分别为Kp=60, Ki = 1,83和Kd = 491,25。有了这些参数,系统可以在8.5秒内进入稳定状态。
{"title":"Kontrol Konverter Flyback Tipe Boost Sebagai Sistem Pengisi Kapasitor Untuk Robot Sepak Bola Beroda","authors":"Rosida Ayu, Donny Radianto, Totok Winarno","doi":"10.33795/elkolind.v10i3.3810","DOIUrl":"https://doi.org/10.33795/elkolind.v10i3.3810","url":null,"abstract":"Pada Kontes Robot Sepak Bola Indonesia - Beroda (KRSBI-B), robot sepak bola beroda ini bertugas untuk mengoper dan menendang bola selama perlombaan berlangsung. Dengan adanya penendang, robot dapat menendang maupun mengoper bola. Pada sistem penendang ini menggunakan solenoid untuk menghasilkan energi magnetik yang digunakan untuk menarik lengan penendang robot. Energi dari sistem penendang robot sepak bola beroda ini diperoleh dari sebuah kapasitor 4700µF dengan tegangan 450V. Karena robot hanya menggunakan tegangan baterai sebesar 15V, maka diperlukan sebuah konverter untuk menaikkan tegangan menjadi 400V agar dapat mengisi kapasitor. Pada penelitian ini konverter yang akan digunakan yaitu konverter flyback tipe boost. Digunakan konverter flyback karena antara input dan output terdapat isolasi galvanik yang menunjukkan bahwa topologi konverter flyback merupakan topologi terisolasi catu dayanya. Untuk membuat output tegangan pada konverter flyback agar stabil sesuai dengan set point yang ditentukan digunakan kontrol PID. Hasil dari pengujian pada flyback converter diterapkan kontrol PID dengan masing - masing parameter Kp=60, Ki = 1,83 dan Kd = 491,25. Dengan parameter tersebut sistem dapat menuju kondisi stabil pada detik ke 8.5.","PeriodicalId":476770,"journal":{"name":"Elkolind : Jurnal Elektronika Otomasi Industri","volume":"59 8","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-11-12","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"135037396","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Pub Date : 2023-11-12DOI: 10.33795/elkolind.v10i3.4417
Ifan Azriel Eka, Muhammad Rifai, None Fitri
Perkembangan zaman yang pesat telebih pada bidang industri membuat pekerjaan manusia menjadi lebih mudah dan fleksibel. Seperti pada sistem proses Heating, Ventilation, and Air Conditioning (HVAC), kontrol pada proses pengkondisian suhu dan kelembaban udara dapat dikontrol dan dimonitoring. Metode kontrol yang digunakan pada pengendalian suhu dan kelembaban baiknya bekerja secara linier dan memiliki kestablian kontrol yang baik. Oleh karena itu, pada penelitian ini dirancang miniplant untuk mengatur suhu dan kelembaban ruangan living wall menggunakan sistem HVAC dengan metode Model Predictive Control (MPC) dan LabVIEW sebagai Graphical User Interface (GUI). Pada penelitian ini, didapatkan pengkondisian suhu dan kelembaban ruangan living wall maksimal hingga 24.8°C dengan parameter MPC dengan nilai prediction horizon (Np) = 150 dan control horizon (Nc) = 85. Respon sistem yang dihasilkan memiliki nilai steady state sebesar 83 detik, error steady state sebesar 0,005, overshoot sebesar 28,92 dan rise time sebesar 48,62 detik.
{"title":"Implementasi Monitoring pada Suhu dan Kelembaban Ruangan Living Wall HVAC menggunakan NI LabVIEW","authors":"Ifan Azriel Eka, Muhammad Rifai, None Fitri","doi":"10.33795/elkolind.v10i3.4417","DOIUrl":"https://doi.org/10.33795/elkolind.v10i3.4417","url":null,"abstract":"Perkembangan zaman yang pesat telebih pada bidang industri membuat pekerjaan manusia menjadi lebih mudah dan fleksibel. Seperti pada sistem proses Heating, Ventilation, and Air Conditioning (HVAC), kontrol pada proses pengkondisian suhu dan kelembaban udara dapat dikontrol dan dimonitoring. Metode kontrol yang digunakan pada pengendalian suhu dan kelembaban baiknya bekerja secara linier dan memiliki kestablian kontrol yang baik. Oleh karena itu, pada penelitian ini dirancang miniplant untuk mengatur suhu dan kelembaban ruangan living wall menggunakan sistem HVAC dengan metode Model Predictive Control (MPC) dan LabVIEW sebagai Graphical User Interface (GUI). Pada penelitian ini, didapatkan pengkondisian suhu dan kelembaban ruangan living wall maksimal hingga 24.8°C dengan parameter MPC dengan nilai prediction horizon (Np) = 150 dan control horizon (Nc) = 85. Respon sistem yang dihasilkan memiliki nilai steady state sebesar 83 detik, error steady state sebesar 0,005, overshoot sebesar 28,92 dan rise time sebesar 48,62 detik.","PeriodicalId":476770,"journal":{"name":"Elkolind : Jurnal Elektronika Otomasi Industri","volume":"61 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-11-12","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"135037571","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Pub Date : 2023-11-12DOI: 10.33795/elkolind.v10i3.4398
Mas Nurul Achmadiah, None Yulianto, Ahda ikhlasul Amal
Makanan merupakan kebutuhan pokok manusia yang pasti dikonsumsi setiap hari. Penting untuk diperhatikan kondisi tempat penyimpanan untuk mengkondisikan setiap makanan agar terjaga kesegarannya. Oleh sebab itu, perlu untuk membuat sebuah inovasi untuk menjaga kondisi makanan agar dapat terjaga kesegarannya tetap dapat dikonsumsi meskipun disimpan dalam jangka waktu yang lama. Inovasi yang diusulkan dalam hal ini adalah Smart Food Box yang dibuat menggunakan modul termoelektrik peltier berbasis IoT. Alat ini dapat menjaga kesegaran makanan lebih lama menggunakan modul termoelektrik peltier. Mikrokontroler ESP32 digunakan untuk proses data dari input dan mengontrol output sistem. Seluruh proses dan data pengujian ditampilkan pada LCD 20×4 I2C dan aplikasi Blynk sebagai perangkat IoT untuk kontrol dan monitoring sistem jarak jauh. Kendali histerisis menghasilkan respon yang bagus dengan suhu yang dihasilkan tidak terlalu jauh dari nilai setpoint. Hasil dari penelitian ini diperoleh suhu food box untuk pendingin mencapai 13℃ dan untuk pemanas dapat mencapai 60℃. Daya yang digunakan oleh smart food box ini dapat mencapai 75 watt. Setelah pendinginan makanan selama 3 hari, hasil yang diperoleh yaitu makanan yang disimpan didalam food box lebih terjaga kesegarannya sedangkan makanan yang disimpan pada suhu ruang sudah menurun tingkat kesegarannya dan mengalami proses pembusukan.
{"title":"Perancangan smart food box menggunakan modul termoelektrik peltier berbasis internet of things (IOT)","authors":"Mas Nurul Achmadiah, None Yulianto, Ahda ikhlasul Amal","doi":"10.33795/elkolind.v10i3.4398","DOIUrl":"https://doi.org/10.33795/elkolind.v10i3.4398","url":null,"abstract":"
 
 
 
 Makanan merupakan kebutuhan pokok manusia yang pasti dikonsumsi setiap hari. Penting untuk diperhatikan kondisi tempat penyimpanan untuk mengkondisikan setiap makanan agar terjaga kesegarannya. Oleh sebab itu, perlu untuk membuat sebuah inovasi untuk menjaga kondisi makanan agar dapat terjaga kesegarannya tetap dapat dikonsumsi meskipun disimpan dalam jangka waktu yang lama. Inovasi yang diusulkan dalam hal ini adalah Smart Food Box yang dibuat menggunakan modul termoelektrik peltier berbasis IoT. Alat ini dapat menjaga kesegaran makanan lebih lama menggunakan modul termoelektrik peltier. Mikrokontroler ESP32 digunakan untuk proses data dari input dan mengontrol output sistem. Seluruh proses dan data pengujian ditampilkan pada LCD 20×4 I2C dan aplikasi Blynk sebagai perangkat IoT untuk kontrol dan monitoring sistem jarak jauh. Kendali histerisis menghasilkan respon yang bagus dengan suhu yang dihasilkan tidak terlalu jauh dari nilai setpoint. Hasil dari penelitian ini diperoleh suhu food box untuk pendingin mencapai 13℃ dan untuk pemanas dapat mencapai 60℃. Daya yang digunakan oleh smart food box ini dapat mencapai 75 watt. Setelah pendinginan makanan selama 3 hari, hasil yang diperoleh yaitu makanan yang disimpan didalam food box lebih terjaga kesegarannya sedangkan makanan yang disimpan pada suhu ruang sudah menurun tingkat kesegarannya dan mengalami proses pembusukan.
 
 
 
","PeriodicalId":476770,"journal":{"name":"Elkolind : Jurnal Elektronika Otomasi Industri","volume":"61 6","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-11-12","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"135037566","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Pub Date : 2023-11-12DOI: 10.33795/elkolind.v10i3.4399
Mas Nurul Achmadiah, Edi Sulistyo Budi, Ari Kurniawan
Salah satu jenis unggas yang banyak dipilih oleh para peternak di Indonesia adalah ayam broiler. Umumnya, peternak ayam masih menggunakan sistem konvensional dalam memelihara ayam dengan pemakaian bohlam sebagai penghangat didalam kandang. Sedangkan suhu kandang juga perlu diperhatikan, dikarenakan hal tersebut mudah mengalami perubahan dan akan berdampak pada pertumbuhan ayam, khususnya ayam yang masih dalam masa brooding dengan kondisi fisik ayam yang masih lemah dan organ tubuh masih belum berfungsi secara semestinya, sehingga masih membutuhkan penghangat yang dapat menjaga kestabilan pada kandang di perubahan cuaca yang tiba-tiba. Sehingga alat ini dirancang menggunakan heatersebagai pengganti bohlam dengan menerapkan sistem kendali PI yang mana heater akan menyala dan menstabilkan suhu didalam kandang pada setpoint 33 derajat celcius berdasarkan pembacaan sensor DHT22 sebagai feedback dan heater akan mati ketika suhu melebihi setpoint. Pada penelitian ini didapatkan nilai parameter Kp = 20 dan Ki = 2 dengan rata-rata error stady state sebesar 0,6%. Nilai parameter yang didapatkan digunakan untuk mengendalikan keluaran pada heater. Dan suhu dapat dimonitoring melalui aplikasi blynk pada smartphone.
{"title":"Implementasi sistem kendali pi pada monitoring suhu dan kelembaban kandang ayam broiler","authors":"Mas Nurul Achmadiah, Edi Sulistyo Budi, Ari Kurniawan","doi":"10.33795/elkolind.v10i3.4399","DOIUrl":"https://doi.org/10.33795/elkolind.v10i3.4399","url":null,"abstract":"
 
 
 
 Salah satu jenis unggas yang banyak dipilih oleh para peternak di Indonesia adalah ayam broiler. Umumnya, peternak ayam masih menggunakan sistem konvensional dalam memelihara ayam dengan pemakaian bohlam sebagai penghangat didalam kandang. Sedangkan suhu kandang juga perlu diperhatikan, dikarenakan hal tersebut mudah mengalami perubahan dan akan berdampak pada pertumbuhan ayam, khususnya ayam yang masih dalam masa brooding dengan kondisi fisik ayam yang masih lemah dan organ tubuh masih belum berfungsi secara semestinya, sehingga masih membutuhkan penghangat yang dapat menjaga kestabilan pada kandang di perubahan cuaca yang tiba-tiba. Sehingga alat ini dirancang menggunakan heatersebagai pengganti bohlam dengan menerapkan sistem kendali PI yang mana heater akan menyala dan menstabilkan suhu didalam kandang pada setpoint 33 derajat celcius berdasarkan pembacaan sensor DHT22 sebagai feedback dan heater akan mati ketika suhu melebihi setpoint. Pada penelitian ini didapatkan nilai parameter Kp = 20 dan Ki = 2 dengan rata-rata error stady state sebesar 0,6%. Nilai parameter yang didapatkan digunakan untuk mengendalikan keluaran pada heater. Dan suhu dapat dimonitoring melalui aplikasi blynk pada smartphone.
 
 
 
","PeriodicalId":476770,"journal":{"name":"Elkolind : Jurnal Elektronika Otomasi Industri","volume":"60 5","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-11-12","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"135037387","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Hydroponics is a soilless cultivation method that relies on water and the fulfillment of plant nutritional needs. Nutrient provision is usually done manually, which can be time-consuming. To improve efficiency, an automated system using sensors and an IoT-based application can be implemented. This system utilizes a TDS sensor, pH sensor, and NodeMCU ESP32 to monitor nutrient and pH levels in water. The values are displayed on an LCD screen and sent to the application. If the nutrient content falls below 700 ppm or the pH falls below 5 or above 8, indicating a nutrient deficiency, the nutrient pump can be remotely activated through the application. The pump stops when the nutrient level reaches 1000 ppm or the pH reaches 8. The system provides TDS and pH readings, which have an average error of 3.16% and 2.87%, respectively. This automated system can be used to reading TDS and pH values to assist in providing nutrients to hydroponic plants.
{"title":"Sistem Monitoring Nutrisi dan PH Air pada Tanaman Hidroponik Berbasis Internet of Things (IoT)","authors":"Rivana Risqi Rivana, Made Rahmawaty Made, None Edilla, None Jajang Jaenudin","doi":"10.33795/elkolind.v10i3.3579","DOIUrl":"https://doi.org/10.33795/elkolind.v10i3.3579","url":null,"abstract":"
 
 
 
 Hydroponics is a soilless cultivation method that relies on water and the fulfillment of plant nutritional needs. Nutrient provision is usually done manually, which can be time-consuming. To improve efficiency, an automated system using sensors and an IoT-based application can be implemented. This system utilizes a TDS sensor, pH sensor, and NodeMCU ESP32 to monitor nutrient and pH levels in water. The values are displayed on an LCD screen and sent to the application. If the nutrient content falls below 700 ppm or the pH falls below 5 or above 8, indicating a nutrient deficiency, the nutrient pump can be remotely activated through the application. The pump stops when the nutrient level reaches 1000 ppm or the pH reaches 8. The system provides TDS and pH readings, which have an average error of 3.16% and 2.87%, respectively. This automated system can be used to reading TDS and pH values to assist in providing nutrients to hydroponic plants.
 
 
 
","PeriodicalId":476770,"journal":{"name":"Elkolind : Jurnal Elektronika Otomasi Industri","volume":"58 3","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-11-12","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"135037138","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Pub Date : 2023-11-12DOI: 10.33795/elkolind.v10i3.3674
Brian Alfan Maulidan Brian Alfan Maulidan
Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan membuat filter amonia yang dapat digunakan di dalam kandang ayam semiclose house. Amonia merupakan salah satu zat yang dihasilkan dari kotoran ayam dan dapat berbahaya bagi kesehatan ayam maupun manusia jika terlalu banyak terhirup. Filter amonia ini menggunakan bahan-bahan yang mudah didapatkan dan relatif murah seperti arang aktif dan zeolit. Desain filter dibuat dengan model prototype pada kandang miniatur. Hasil pengujian menunjukkan bahwa filter amonia yang dibuat mampu menurunkan kadar amonia pada kendang ayam. Dengan adanya filter amonia ini diharapkan dapat meningkatkan kesehatan dan kenyamanan ayam serta mencegah pencemaran lingkungan. Selain itu, filter amonia ini juga dapat menjadi alternatif solusi untuk mengurangi bau tidak sedap yang berasal dari kotoran ayam di dalam kandang.
{"title":"PERANCANGAN DAN PEMBUATAN FILTER AMONIA PADA KANDANG AYAM SEMICLOSE HOUSE","authors":"Brian Alfan Maulidan Brian Alfan Maulidan","doi":"10.33795/elkolind.v10i3.3674","DOIUrl":"https://doi.org/10.33795/elkolind.v10i3.3674","url":null,"abstract":"Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan membuat filter amonia yang dapat digunakan di dalam kandang ayam semiclose house. Amonia merupakan salah satu zat yang dihasilkan dari kotoran ayam dan dapat berbahaya bagi kesehatan ayam maupun manusia jika terlalu banyak terhirup. Filter amonia ini menggunakan bahan-bahan yang mudah didapatkan dan relatif murah seperti arang aktif dan zeolit. Desain filter dibuat dengan model prototype pada kandang miniatur. Hasil pengujian menunjukkan bahwa filter amonia yang dibuat mampu menurunkan kadar amonia pada kendang ayam. Dengan adanya filter amonia ini diharapkan dapat meningkatkan kesehatan dan kenyamanan ayam serta mencegah pencemaran lingkungan. Selain itu, filter amonia ini juga dapat menjadi alternatif solusi untuk mengurangi bau tidak sedap yang berasal dari kotoran ayam di dalam kandang.","PeriodicalId":476770,"journal":{"name":"Elkolind : Jurnal Elektronika Otomasi Industri","volume":"61 3","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-11-12","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"135037569","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Pub Date : 2023-11-12DOI: 10.33795/elkolind.v10i3.3835
Richo Richo, Ryan Yudha Adhitya, Muhammad Khoirul Hasin, Mat Syai’in, Edy Setiawan
Kualitas standarisasi kelayakan kemasan menjadi parameter utama pada bidang industri untuk mencapai visi dan misi perusahaan dalam memastikan produk yang dihasilkan telah memenuhi standar yang diharapkan. Sistem pemilahan produk umumnya masih dilakukan dengan cara manual dengan pengamatan visual yang rentan terhadap ketidakakuratan dan interpretasi subjektif oleh operator yang menyebabkan kesalahan dalam mengenali produk. Penelitian ini melakukan perancangan sistem sortir produk dengan penambahan arsitektur UNet-Inception pada model CNN. Arsitektur UNet-Inception yang dikembangkan peneliti memiliki konstruksi layer konvolusi sebanyak 5 layer, pooling layer sebanyak 2 layer, up sampling 1 layer, serta pola concatenate sebanyak 1 layer, penambahan layer inception convolutional (Concv2D) dengan neuron hidden sebanyak 128 neuron. Model dengan penambahan arsitektur UNet-Inception berhasil mencapai tingkat akurasi training yang lebih tinggi daripada model tanpa arsitektur UNet-Inception dengan perbandingan yakni 98,39% berbanding 71,47%. Pada pengujian deteksi real-time didapatkan akurasi sebesar 93,34%. Sistem yang diciptakan mampu melakukan klasifikasi produk dengan sangat baik berdasarkan karakteristik bercak pada panjang bercak 3 cm, 5 cm, dan 7 cm, dengan akurasi keberhasilan mencapai 100%. Sistem integrasi dalam bentuk sortir yang telah diimplementasikan berhasil memberikan respons aksi reject yang sesuai dengan hasil deteksi produk cacat dengan akurasi keberhasilan mencapai 100%.
{"title":"Eksplorasi Keandalan Sistem Sortir dan Klasifikasi Kecacatan Perekat Kemasan Menggunakan Arsitektur UNet-Inception Convolutional Neural Network","authors":"Richo Richo, Ryan Yudha Adhitya, Muhammad Khoirul Hasin, Mat Syai’in, Edy Setiawan","doi":"10.33795/elkolind.v10i3.3835","DOIUrl":"https://doi.org/10.33795/elkolind.v10i3.3835","url":null,"abstract":"Kualitas standarisasi kelayakan kemasan menjadi parameter utama pada bidang industri untuk mencapai visi dan misi perusahaan dalam memastikan produk yang dihasilkan telah memenuhi standar yang diharapkan. Sistem pemilahan produk umumnya masih dilakukan dengan cara manual dengan pengamatan visual yang rentan terhadap ketidakakuratan dan interpretasi subjektif oleh operator yang menyebabkan kesalahan dalam mengenali produk. Penelitian ini melakukan perancangan sistem sortir produk dengan penambahan arsitektur UNet-Inception pada model CNN. Arsitektur UNet-Inception yang dikembangkan peneliti memiliki konstruksi layer konvolusi sebanyak 5 layer, pooling layer sebanyak 2 layer, up sampling 1 layer, serta pola concatenate sebanyak 1 layer, penambahan layer inception convolutional (Concv2D) dengan neuron hidden sebanyak 128 neuron. Model dengan penambahan arsitektur UNet-Inception berhasil mencapai tingkat akurasi training yang lebih tinggi daripada model tanpa arsitektur UNet-Inception dengan perbandingan yakni 98,39% berbanding 71,47%. Pada pengujian deteksi real-time didapatkan akurasi sebesar 93,34%. Sistem yang diciptakan mampu melakukan klasifikasi produk dengan sangat baik berdasarkan karakteristik bercak pada panjang bercak 3 cm, 5 cm, dan 7 cm, dengan akurasi keberhasilan mencapai 100%. Sistem integrasi dalam bentuk sortir yang telah diimplementasikan berhasil memberikan respons aksi reject yang sesuai dengan hasil deteksi produk cacat dengan akurasi keberhasilan mencapai 100%.","PeriodicalId":476770,"journal":{"name":"Elkolind : Jurnal Elektronika Otomasi Industri","volume":"58 8","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-11-12","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"135037250","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Pub Date : 2023-11-12DOI: 10.33795/elkolind.v10i3.3513
Pattria Dwin Cahyawati Pattria, Donny Radianto, Hari Kurnia Safitri
Sumber energi matahari merupakan salah satu energi terbarukan yang ramah lingkungan dan dapat dijadikan sebagai energi alternatif. Dengan menggunakan modul solar panel, maka energi matahari dapat diubah menjadi energi listrik. Terdapat dua parameter yang mempengaruhi keluaran modul solar panel yaitu intensitas radiasi matahari dan temperatur yang mengakibatkan keluaran dari modul solar panel tidak stabil. Pada sistem pengisian aki memerlukan keluaran yang stabil pada 14 V, sehingga ketidak stabilan pada keluaran modul solar panel merupakan masalah yang dapat menyebabkan over voltage pada aki. Untuk itu, sistem ini menggunakan konverter berjenis SEPIC yang dapat menaikkan dan menurunkan tegangan. Agar keluaran lebih optimal, maka sistem menggunakan metode fuzzy logic kontrol. Dengan metode dan rangkaian konverter yang digunakan tersebut diharapkan tegangan output pada solar panel akan stabil untuk melakukan pengisian pada aki. Sedangkan waktu pengisian aki yaitu 3 jam dengan tenganan awal sebesar 11.5 V dan tegangan setelah pengisian sebesar 12.54 V. Pada saat proses pengisian aki, tegangan akan bertambah dan arus akan semakin kecil ketika aki penuh.
{"title":"IMPLEMENTASI KONVERTER BERBASIS SEPIC PADA MODUL SOLAR PANEL DENGAN ALGORITMA FUZZY LOGIC","authors":"Pattria Dwin Cahyawati Pattria, Donny Radianto, Hari Kurnia Safitri","doi":"10.33795/elkolind.v10i3.3513","DOIUrl":"https://doi.org/10.33795/elkolind.v10i3.3513","url":null,"abstract":"Sumber energi matahari merupakan salah satu energi terbarukan yang ramah lingkungan dan dapat dijadikan sebagai energi alternatif. Dengan menggunakan modul solar panel, maka energi matahari dapat diubah menjadi energi listrik. Terdapat dua parameter yang mempengaruhi keluaran modul solar panel yaitu intensitas radiasi matahari dan temperatur yang mengakibatkan keluaran dari modul solar panel tidak stabil. Pada sistem pengisian aki memerlukan keluaran yang stabil pada 14 V, sehingga ketidak stabilan pada keluaran modul solar panel merupakan masalah yang dapat menyebabkan over voltage pada aki. Untuk itu, sistem ini menggunakan konverter berjenis SEPIC yang dapat menaikkan dan menurunkan tegangan. Agar keluaran lebih optimal, maka sistem menggunakan metode fuzzy logic kontrol. Dengan metode dan rangkaian konverter yang digunakan tersebut diharapkan tegangan output pada solar panel akan stabil untuk melakukan pengisian pada aki. Sedangkan waktu pengisian aki yaitu 3 jam dengan tenganan awal sebesar 11.5 V dan tegangan setelah pengisian sebesar 12.54 V. Pada saat proses pengisian aki, tegangan akan bertambah dan arus akan semakin kecil ketika aki penuh.","PeriodicalId":476770,"journal":{"name":"Elkolind : Jurnal Elektronika Otomasi Industri","volume":"61 8","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-11-12","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"135037564","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}