首页 > 最新文献

Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia最新文献

英文 中文
PENCAHAYAAN KANDANG SAPI DI PETERNAKAN SAWALAKSA BUANA DESA CIMAUNG, JAWA BARAT
Pub Date : 2021-09-08 DOI: 10.24912/jbmi.v4i2.12933
Endah Setyaningsih, Yohanes Calvinus, Hadian Satria Utama, Alfina Putri Mulyo
Sawalaksa Buana Farm was established in 2015, in Cimaung village, West Java. The area is about 1200 m2, there are two cages in the area. The first cage was used as a feedlot with a capacity of 24 bulls. The second cage, used as a cow shed for breeding, has a capacity of 20 cows. Another area is a cattle feed warehouse and a fermentation area for making feed. Cow food is the result of processing corn stalk waste by fermentation, and the Sawalaksa Buana farm produces this food. Corn stalk waste is obtained from farmers around the farm. The lighting system in the enclosure and the surrounding environment uses LED bulbs, 28 watts of power. Installation of lights in the area around the cage without using a lamp housing, both for the inside and outside/the environment. In accordance with the shape of this LED lamp, its use is more appropriate for the inside of the room, but in this farm, besides being used for the cage area, it is also used for the outside, namely the environment and around the road. The partners' problems are lack of understanding in the selection and placement of LED lights, already using LED lights, but lack of detailed specifications, selection of shapes and lamp housings that are not appropriate for lighting around the cage and for the area around the road. The solution offered is in the form of retrofitting lights on the cowshed and its environment to optimize the use of LED lights and lamp housings. The method of implementing PKM is in the form of field surveys, analyzing and replacing lamps and lamp houses in cattle pens and their environment. The results obtained from the lighting of the cage can be optimized, namely by using the type of lamp according to its designation, the use of the lamp housing and the selection of the appropriate lamp power. Thus, the purpose of implementing this PKM can be fulfilled.ABSTRAK:Peternakan Sawalaksa Buana berdiri tahun 2015, di desa Cimaung, Jawa Barat. Luas area sekitar 1200 m2, terdapat dua kandang di area tersebut.  Kandang pertama dipakai sebagai kandang penggemukan berkasipasitas 24 ekor sapi jantan. Kandang kedua, dimanfaatkan sebagai kandang sapi betina untuk pembibitan/breeding, berkapasitas 20 ekor sapi betina. Area lain berupa gudang makanan sapi dan area fermentasi pembuatan pakan. Makanan sapi berupa hasil pengolahan limbah batang jagung dengan cara difermentasi, dan makanan ini diproduksi sendiri oleh peternakan Sawalaksa Buana. Limbah batang jagung diperoleh dari petani sekitar peternakan. Sistem pencahayaan pada kandang dan lingkungan sekitarnya menggunakan lampu bohlam LED, daya 28 watt. Pemasangan lampu pada area sekitar kandang tanpa menggunakan rumah lampu, baik untuk bagian dalam dan luar/lingkungan. Sesuai dengan bentuk lampu LED ini, penggunaannya lebih tepat untuk ruangan bagian dalam, namun di peternakan ini, selain digunakan untuk area kandang, juga untuk bagian luar yaitu lingkungan dan sekitar jalan. Permasalahan mitra adalah kurang paham dalam pemilihan dan penemp
Sawalaksa Buana农场成立于2015年,位于西爪哇的Cimaung村。面积约1200平方米,有两个笼子在该区域。第一个笼子用作饲养场,可容纳24头公牛。第二个笼子用作饲养奶牛的牛棚,可容纳20头奶牛。另一个区域是牛饲料仓库和制作饲料的发酵区。牛的食物是通过发酵处理玉米秸秆废料的结果,Sawalaksa Buana农场生产这种食物。玉米秸秆废料是从农场周围的农民那里获得的。在外壳和周围环境的照明系统使用LED灯泡,28瓦的功率。在笼子周围的区域安装灯,不使用灯罩,既适用于内部环境,也适用于外部环境。按照这个LED灯的形状,它的使用更适合在房间的内部,但是在这个农场里,除了用于笼子区域,它也用于外面,即环境和周围的道路。合作伙伴的问题是在LED灯的选择和放置方面缺乏了解,已经使用LED灯,但缺乏详细的规格,形状的选择和灯罩,不适合笼子周围和道路周围的照明区域。提供的解决方案是在牛棚及其环境上改造灯光,以优化LED灯和灯罩的使用。实施PKM的方法是实地调查,分析和更换牛圈及其环境中的灯具和灯箱。从笼的照明得到的结果可以进行优化,即根据其名称使用灯的类型,使用灯罩和选择适当的灯功率。这样,实现这个PKM的目的就可以实现了。摘要:Peternakan Sawalaksa Buana berdiri tahun 2015, di desa Cimaung, Jawa Barat。占地面积约1200平方米,占地面积约1200平方米。Kandang pertama dipakai sebagai Kandang penggemukan berkasipasitas 24 ekor sapi jantan。Kandang kedua, dimanfaatkan sebagai Kandang sapi betina untuk pembibitan/breeding, berkapasitas 20 ekor sapi betina。区域:区域:区域:区域:区域:区域:区域:区域:区域:区域:区域:区域:区域:区域:区域:区域:区域:区域:区域:区域:区域:区域:区域:区域:区域:区域:区域。Makanan sapi berupa hasil pengolahan limbah batang jagung dengan cara差异化,dan Makanan ini diproduksi sendiri oleh peternakan Sawalaksa Buana。林巴batang jagung diperoleh dari petani sekitar peternakan。系统pencahayaan pada kandang dan lingkungan sekitarya menggunakan lampu bohlam LED, daya 28瓦。巴马桑干兰普帕达地区sekitar kandang tanpa menggunakan rumah兰普,baik untuk bagian dalam danluar /lingkungan。Sesuai dengan bentuk lampu LED ini, penggunaannya lebih tepat untuk runangan bagian dalam, namun di peternakan ini, selain digunakan untuk area kandang, juga untuk bagian luyitu lingkungan dan sekitar jalan。Permasalahan mitra adalah kurang paham dalam pemilihan dan penempatan lampu LED, sudah menggunakan lampu LED, namun spesfifikasi kurang detil, pemilihan bentuk dan rumah lampu yang kurang tepat untuk pencahayaaan sekitar kandang dan untuk area sekitar jalan。Solusi, yang ditawarkan berupa,改造灯灯,灯灯,灯灯,灯灯,灯灯,灯灯,灯灯,灯灯,灯灯,灯灯。我的意思是,我的意思是,我的意思是,我的意思是,我的意思是,我的意思是,我的意思是,我的意思是,我的意思是。Hasil yang diperoleh pencahayaan kandang dapat dioptimalkan, yitu dunan penggunaan jenis lampu sesuai peruntukannya, penggunaan rumah lampu dan pemilihan daya lampu yang sesuai。邓加德米基安图胡安pelaksanaan PKM ini dapat terpenuhi
{"title":"PENCAHAYAAN KANDANG SAPI DI PETERNAKAN SAWALAKSA BUANA DESA CIMAUNG, JAWA BARAT","authors":"Endah Setyaningsih, Yohanes Calvinus, Hadian Satria Utama, Alfina Putri Mulyo","doi":"10.24912/jbmi.v4i2.12933","DOIUrl":"https://doi.org/10.24912/jbmi.v4i2.12933","url":null,"abstract":"Sawalaksa Buana Farm was established in 2015, in Cimaung village, West Java. The area is about 1200 m2, there are two cages in the area. The first cage was used as a feedlot with a capacity of 24 bulls. The second cage, used as a cow shed for breeding, has a capacity of 20 cows. Another area is a cattle feed warehouse and a fermentation area for making feed. Cow food is the result of processing corn stalk waste by fermentation, and the Sawalaksa Buana farm produces this food. Corn stalk waste is obtained from farmers around the farm. The lighting system in the enclosure and the surrounding environment uses LED bulbs, 28 watts of power. Installation of lights in the area around the cage without using a lamp housing, both for the inside and outside/the environment. In accordance with the shape of this LED lamp, its use is more appropriate for the inside of the room, but in this farm, besides being used for the cage area, it is also used for the outside, namely the environment and around the road. The partners' problems are lack of understanding in the selection and placement of LED lights, already using LED lights, but lack of detailed specifications, selection of shapes and lamp housings that are not appropriate for lighting around the cage and for the area around the road. The solution offered is in the form of retrofitting lights on the cowshed and its environment to optimize the use of LED lights and lamp housings. The method of implementing PKM is in the form of field surveys, analyzing and replacing lamps and lamp houses in cattle pens and their environment. The results obtained from the lighting of the cage can be optimized, namely by using the type of lamp according to its designation, the use of the lamp housing and the selection of the appropriate lamp power. Thus, the purpose of implementing this PKM can be fulfilled.ABSTRAK:Peternakan Sawalaksa Buana berdiri tahun 2015, di desa Cimaung, Jawa Barat. Luas area sekitar 1200 m2, terdapat dua kandang di area tersebut.  Kandang pertama dipakai sebagai kandang penggemukan berkasipasitas 24 ekor sapi jantan. Kandang kedua, dimanfaatkan sebagai kandang sapi betina untuk pembibitan/breeding, berkapasitas 20 ekor sapi betina. Area lain berupa gudang makanan sapi dan area fermentasi pembuatan pakan. Makanan sapi berupa hasil pengolahan limbah batang jagung dengan cara difermentasi, dan makanan ini diproduksi sendiri oleh peternakan Sawalaksa Buana. Limbah batang jagung diperoleh dari petani sekitar peternakan. Sistem pencahayaan pada kandang dan lingkungan sekitarnya menggunakan lampu bohlam LED, daya 28 watt. Pemasangan lampu pada area sekitar kandang tanpa menggunakan rumah lampu, baik untuk bagian dalam dan luar/lingkungan. Sesuai dengan bentuk lampu LED ini, penggunaannya lebih tepat untuk ruangan bagian dalam, namun di peternakan ini, selain digunakan untuk area kandang, juga untuk bagian luar yaitu lingkungan dan sekitar jalan. Permasalahan mitra adalah kurang paham dalam pemilihan dan penemp","PeriodicalId":127539,"journal":{"name":"Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia","volume":"51 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2021-09-08","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"123063916","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
引用次数: 0
PENGEMBANGAN KETRAMPILAN WIRAUSAHA SOSIAL BAGI SISWA SMP AL JANNAH PONDOK RANGGON, JAKARTA TIMUR 雅加达东部AL JANNAH resi庄RANGGON学生的社交企业家技能发展
Pub Date : 2021-09-08 DOI: 10.24912/jbmi.v4i2.12932
H. Siswanto
The community engagement team of Universitas Tarumanagara so far has been routinely involved in the  entrepreneurship construction program in the ‘Al Jannah’ Junior High School. Several workshop activities that have been conducted by this team are expected to be continually provided to the students in this school. During the organization of these community engagement activities, besides providing the material regarding entrepreneurship, the team also invited some speakers from various fields of entrepreneurship. In the entrepreneurship construction program, the school also attempted to equip the students with various entrepreneurial skills, starting from the delivery of materials about how to seek business opportunities, recognizing the self-potentials, to those about direct knowledge transfer from the real entrepreneurship. During this pandemic, the school attempt to seek entrepreneurs who are willing to be the speakers to share their entrepreneurial experiences to the students, either through online or offline ways. On this occasion, the team of Universitas Tarumanagara was invited to conduct an activity regarding the social entrepreneurship. Besides delivering the material about social entrepreneurship, this kind of activity also involved some speakers experiencing the business in this field. In order to accommodate this necessity, the team invited Ranny Kreasi that produces handicrafts from used-newspaper materials as the speaker.Keywords: social entrepreneurship, SME, creative product, recycled material Tim PKM Universitas Tarumanagara selama ini secara rutin turut terlibat dalam program pembinaan Kewirausahaan di SMP Al Jannah. Beberapa kegiatan workshop yang pernah dilakukan oleh tim PKM Universitas Tarumanagara secara kontinyu diharapkan dapat terus diselenggarakan pada siswa di sekolah ini. Dalam penyelenggaraan kegiatan PKM, tim PKM Universitas Tarumanagara selain memberikan materi seputar Kewirausahaan juga mengundang sejumlah narasumber dari wirausaha di berbagai bidang. Dalam program pembinaan Kewirausahaan ini, pihak sekolah berupaya membekali siswa dengan berbagai ketrampilan berwirausaha, mulai dari penyampaian materi seputar mencari peluang usaha, mengenali potensi diri, hingga materi-materi yang sifatnya transfer knowledge dari wirausaha langsung. Saat pandemi, sekolah mencoba mencari wirausaha yang bersedia menjadi narasumber untuk menularkan pengalaman berwirausaha mereka bagi para siswa baik secara daring maupun luring. Pada kesempatan kali ini, tim PKM Universitas Tarumanagara diminta untuk memberikan kegiatan dengan materi utama berupa Kewirausahaan Sosial. Selain menyampaikan materi mengenai Kewirausahaan Sosial, diharapkan kegiatan PKM juga melibatkan narasumber wirausaha yang menggeluti bisnis di bidang ini. Untuk mengakomodasi kebutuhan ini, tim PKM mengundang narasumber Ranny Kreasi yang memproduksi kerajinan tangan dari bahan baku koran bekas.Kata kunci: kewirausahaan sosial, UKM,  produk kreatif, bahan daur ulang
迄今为止,塔鲁马纳加拉大学的社区参与团队一直定期参与“Al Jannah”初中的创业建设项目。该团队开展的几项工作坊活动将继续提供给该校的学生。在组织这些社区参与活动的过程中,除了提供创业相关的资料外,团队还邀请了一些来自各个创业领域的演讲者。在创业建设项目中,学校还尝试让学生掌握各种创业技能,从传授如何寻找商机、认识自我潜力的材料,到从真正的创业中直接传递知识的材料。在疫情期间,学校试图寻找愿意成为演讲者的企业家,通过线上或线下的方式与学生分享他们的创业经验。借此机会,塔鲁马纳加拉大学的团队应邀开展了一项关于社会企业家精神的活动。除了提供有关社会创业的材料外,这次活动还邀请了一些亲身体验该领域业务的演讲者。为了适应这种需求,团队邀请了用旧报纸材料制作手工艺品的Ranny Kreasi作为演讲者。关键词:社会创业,中小企业,创意产品,再生材料Tim PKM Tarumanagara selama ini secara rutin turut terlibat dalam program pembinaan kewirusahaan di SMP Al Jannah。这是一项重要的科学研究,是一项关于科学研究的研究,也是一项关于科学研究的研究。Dalam penyelenggaraan kegiatan PKM, tim PKM Universitas Tarumanagara selain成员kewirusahaan juga mengundang sejumlah narasumber dari wirusaha di berbagai bidang。Dalam program pembinaan kewirushahanini, pihak sekolah berupaya membekali siswa dengan berbagai ketrampilan berwirusaha, mulai dari penyampaan materii septarmenari peluang usaha, mengenali potensi diri, hinga material - materialyang sifatya transfer knowledge dari wirusaha langsung。大流行,是一种传染病,是一种传染病,是一种传染病,是一种传染病,是一种传染病,是一种传染病。padadesempatan kali ini, tim PKM Universitas Tarumanagara(塔鲁马纳加拉大学)的名誉会员,kegiatan和dendenan的名誉会员,以及kewirushaan社会的名誉会员。Selain menyampaikan material mengenai kewirushaan social, diharapkan kegiatan PKM juga melibatkan narasumber wirausaha yang menggeluti bisnis di bidang ini。Untuk mengakomodasi kebutuhan ini, tim PKM mengundang narasnumber rany Kreasi yang memproduksi kera济南tangan dari bahan baku koran bekas。Kata kunci: kewirusahaan social, UKM, product kreatif, bahan daur ulang
{"title":"PENGEMBANGAN KETRAMPILAN WIRAUSAHA SOSIAL BAGI SISWA SMP AL JANNAH PONDOK RANGGON, JAKARTA TIMUR","authors":"H. Siswanto","doi":"10.24912/jbmi.v4i2.12932","DOIUrl":"https://doi.org/10.24912/jbmi.v4i2.12932","url":null,"abstract":"The community engagement team of Universitas Tarumanagara so far has been routinely involved in the  entrepreneurship construction program in the ‘Al Jannah’ Junior High School. Several workshop activities that have been conducted by this team are expected to be continually provided to the students in this school. During the organization of these community engagement activities, besides providing the material regarding entrepreneurship, the team also invited some speakers from various fields of entrepreneurship. In the entrepreneurship construction program, the school also attempted to equip the students with various entrepreneurial skills, starting from the delivery of materials about how to seek business opportunities, recognizing the self-potentials, to those about direct knowledge transfer from the real entrepreneurship. During this pandemic, the school attempt to seek entrepreneurs who are willing to be the speakers to share their entrepreneurial experiences to the students, either through online or offline ways. On this occasion, the team of Universitas Tarumanagara was invited to conduct an activity regarding the social entrepreneurship. Besides delivering the material about social entrepreneurship, this kind of activity also involved some speakers experiencing the business in this field. In order to accommodate this necessity, the team invited Ranny Kreasi that produces handicrafts from used-newspaper materials as the speaker.Keywords: social entrepreneurship, SME, creative product, recycled material Tim PKM Universitas Tarumanagara selama ini secara rutin turut terlibat dalam program pembinaan Kewirausahaan di SMP Al Jannah. Beberapa kegiatan workshop yang pernah dilakukan oleh tim PKM Universitas Tarumanagara secara kontinyu diharapkan dapat terus diselenggarakan pada siswa di sekolah ini. Dalam penyelenggaraan kegiatan PKM, tim PKM Universitas Tarumanagara selain memberikan materi seputar Kewirausahaan juga mengundang sejumlah narasumber dari wirausaha di berbagai bidang. Dalam program pembinaan Kewirausahaan ini, pihak sekolah berupaya membekali siswa dengan berbagai ketrampilan berwirausaha, mulai dari penyampaian materi seputar mencari peluang usaha, mengenali potensi diri, hingga materi-materi yang sifatnya transfer knowledge dari wirausaha langsung. Saat pandemi, sekolah mencoba mencari wirausaha yang bersedia menjadi narasumber untuk menularkan pengalaman berwirausaha mereka bagi para siswa baik secara daring maupun luring. Pada kesempatan kali ini, tim PKM Universitas Tarumanagara diminta untuk memberikan kegiatan dengan materi utama berupa Kewirausahaan Sosial. Selain menyampaikan materi mengenai Kewirausahaan Sosial, diharapkan kegiatan PKM juga melibatkan narasumber wirausaha yang menggeluti bisnis di bidang ini. Untuk mengakomodasi kebutuhan ini, tim PKM mengundang narasumber Ranny Kreasi yang memproduksi kerajinan tangan dari bahan baku koran bekas.Kata kunci: kewirausahaan sosial, UKM,  produk kreatif, bahan daur ulang","PeriodicalId":127539,"journal":{"name":"Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia","volume":"15 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2021-09-08","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"131386073","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
引用次数: 0
PROGRAM PENDAMPINGAN KEWIRAUSAHAAN BAGI UKM DAY TEA INDONESIA, CIWIDEY, KABUPATEN BANDUNG
Pub Date : 2021-09-08 DOI: 10.24912/jbmi.v4i2.12753
Hetty Karunia Tunjungsari
Di tahun 2020 ini dunia mengalami krisis global sebagai dampak pandemi COVID-19 yang melanda sejumlah besar negara di dunia. Krisis ekonomi yang dipicu oleh krisis kesehatan ini bahkan memunculkan berbagai masalah bagi pelaku UKM di Indonesia, terutama UKM yang selama ini hanya memasarkan produk secara konvensional di pasar fisik. Dorongan untuk beralih dari pasar fisik ke pasar digital tidak hanya terjadi karena adanya pandemi, namun juga karena di era digital ini konsumen cenderung lebih menyukai produk-produk yang dapat diakses di pasar digital. Kegiatan PKM ini dilakukan untuk membantu UKM Day Tea Indonesia yang terletak di Ciwidey, Kabupaten Bandung. Selama ini produk yang dihasilkan oleh UKM dijual di toko oleh-oleh yang biasa dikunjungi oleh wisatawan di Ciwidey, namun karena berkurangnya jumlah wisatawan sejak terjadinya pandemi COVID-19, penjualan di toko fisik menurun drastis. Pemilik UKM sudah mulai mencoba memasarkan produknya di pasar digital seperti di Tokopedia maupun menggunakan media sosial Facebook. Namun demikian pemasarannya dirasakan tidak efektif. Survey yang dilakukan oleh tim PKM menghasilkan kesimpulan bahwa salah satu kendala yang mengakibatkan kurangnya daya tarik produk adalah karena kemasan yang kurang berkualitas. Meskipun produk Day Tea Indonesia merupakan produk teh berkualitas premium, karena konsumen mendapatkan kesan pertama akan kualitas produk melalui tampilan kemasan, maka kemasan yang digunakan saat ini masih kurang memadai. Tim PKM melakukan pendampingan kewirausahaan dengan mengembangkan desain kemasan bagi Day Tea Indonesia sebagai upaya untuk meningkatkan daya tarik produk bagi konsumen. Kata kunci: pendampingan kewirausahaan, kemasan, UKM, pemasaran, kuliner
2020年,由于COVID-19大流行的影响,世界面临着全球危机,影响着世界上许多国家。这种健康危机引发的经济危机甚至给印尼中小企业(UKM)的消费者带来了问题,尤其是那些将传统产品推向物理市场的中小企业。从物理市场转向数字市场的冲动不仅因为大流行,而且因为在这个数字时代,消费者更倾向于在数字市场上获得的产品。这些PKM活动是为了帮助位于万隆区Ciwidey的印尼UKM Day茶而进行的。UKM制作的产品在Ciwidey的传统礼品店销售,但自从COVID-19大流行以来,由于游客人数的减少,物理商店的销售急剧下降。UKM的所有者已经开始尝试在数字市场上销售产品,如在Tokopedia或使用Facebook的社交媒体。然而,市场营销是无效的。PKM团队进行的调查得出结论,导致产品吸引力减少的一个障碍是包装质量差。虽然日茶产品是优质茶叶产品,因为消费者通过包装显示器对产品质量的第一印象,所以目前使用的包装仍然不够。PKM团队正在为印尼日茶开发包装设计,以提高产品对消费者的吸引力。关键词:精简创业,包装,中小企业,营销,烹饪
{"title":"PROGRAM PENDAMPINGAN KEWIRAUSAHAAN BAGI UKM DAY TEA INDONESIA, CIWIDEY, KABUPATEN BANDUNG","authors":"Hetty Karunia Tunjungsari","doi":"10.24912/jbmi.v4i2.12753","DOIUrl":"https://doi.org/10.24912/jbmi.v4i2.12753","url":null,"abstract":"Di tahun 2020 ini dunia mengalami krisis global sebagai dampak pandemi COVID-19 yang melanda sejumlah besar negara di dunia. Krisis ekonomi yang dipicu oleh krisis kesehatan ini bahkan memunculkan berbagai masalah bagi pelaku UKM di Indonesia, terutama UKM yang selama ini hanya memasarkan produk secara konvensional di pasar fisik. Dorongan untuk beralih dari pasar fisik ke pasar digital tidak hanya terjadi karena adanya pandemi, namun juga karena di era digital ini konsumen cenderung lebih menyukai produk-produk yang dapat diakses di pasar digital. Kegiatan PKM ini dilakukan untuk membantu UKM Day Tea Indonesia yang terletak di Ciwidey, Kabupaten Bandung. Selama ini produk yang dihasilkan oleh UKM dijual di toko oleh-oleh yang biasa dikunjungi oleh wisatawan di Ciwidey, namun karena berkurangnya jumlah wisatawan sejak terjadinya pandemi COVID-19, penjualan di toko fisik menurun drastis. Pemilik UKM sudah mulai mencoba memasarkan produknya di pasar digital seperti di Tokopedia maupun menggunakan media sosial Facebook. Namun demikian pemasarannya dirasakan tidak efektif. Survey yang dilakukan oleh tim PKM menghasilkan kesimpulan bahwa salah satu kendala yang mengakibatkan kurangnya daya tarik produk adalah karena kemasan yang kurang berkualitas. Meskipun produk Day Tea Indonesia merupakan produk teh berkualitas premium, karena konsumen mendapatkan kesan pertama akan kualitas produk melalui tampilan kemasan, maka kemasan yang digunakan saat ini masih kurang memadai. Tim PKM melakukan pendampingan kewirausahaan dengan mengembangkan desain kemasan bagi Day Tea Indonesia sebagai upaya untuk meningkatkan daya tarik produk bagi konsumen. Kata kunci: pendampingan kewirausahaan, kemasan, UKM, pemasaran, kuliner","PeriodicalId":127539,"journal":{"name":"Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia","volume":"76 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2021-09-08","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"128234940","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
引用次数: 0
TRANSFER PENGETAHUAN NILAI BARANG RONGSOKAN UNTUK BENGKEL SAMPAHQU - TANGERANG SELATAN 垃圾车间的垃圾价值知识转让qu - 南丹吉尔港
Pub Date : 2021-09-08 DOI: 10.24912/jbmi.v4i2.11821
H. J. Kristina, Rosehan Rosehan, Ahmad Ahmad, Suraidi Suraidi
In the concept of circular economy, paradigm of garbage as something that has a meaning (material recovery) so as to lower production costs and save natural resources that are not renewable and maintain the environment. By using circular economy principle, where the value of products and materials are maintained and utilized for as long as possible, so that landfill can be limited as small as possible. In Indonesia itself, there are several ways of collecting electronic waste from community sources, such as channeled through dropbox and Waste Bank for recycling. In unraveling the problem of waste, there must be social and economic institutions that cooperate with each other in their activities, for the sustainability of the movement in the community, both social movements and social engineers in changing the paradikma of waste management in the community. Because household electronic waste from waste banks is almost always present in every weighing. The knowledge of workers in lapak is very minimal to ascertain whether the goods can still function if repaired or must be channeled for recycling. Therefore, SampahQu intends to set up a small workshop in lapaknya for the management of electronic waste from households, which will try to invite teenagers in their villages and participants of the SampahQu network, to participate in this activity, in the hope as one way to foster environmental concern to them. The solution offered by the PKM team to SampahQu Bp Posma is to make an approach to the participants to build their internal motivation first, that garbage has a high value if it can be managed correctly, while supporting the Reuse and Recovery program, by transferring knowledge of the value of junk goods. This activity is realized in the form of a workshop class program SampahQuABSTRAK:Dalam konsep circular economy, paradigma sampah sebagai sesuatu yang mempunyai arti (material recovery) sehingga mampu menurunkan biaya produksi dan menyelamatkan sumber daya alam yang tidak terbarukan serta menjaga lingkungan. Dengan menggunakan prinsip circular economy, dimana nilai produk dan material dijaga dan dimanfaatkan selama mungkin, sehingga timbunan sampah dapat dibatasi sekecil mungkin. Di Indonesia sendiri, ada beberapa cara pengumpulan sampah elektronik dari sumber masyarakat, seperti disalurkan melalui dropbox dan Bank Sampah untuk di daur ulang. Dalam mengurai masalah sampah harus ada lembaga sosial dan ekonomi yang saling bekerjasama dalam kegiatannya, demi keberlanjutan gerakannya di masyarakat, baik gerakan sosial ataupun perekayasa sosial dalam mengubah paradikma kelola sampah di masyarakat. Dikarenakan sampah elektronik rumah tangga dari bank sampah hampir selalu ada di setiap penimbangan. Pengetahuan pekerja di lapak sangatlah minim untuk memastikan apakah barang – barang rongsok itu masih bisa berfungsi jika diperbaiki ataukah harus disalurkan untuk didaur ulang. Oleh karena itu, SampahQu bermaksud mendirikan bengkel kecil di lapaknya untuk
在循环经济的概念中,垃圾是有意义的东西(材料回收),从而降低生产成本,节约不可再生的自然资源,维护环境。通过使用循环经济原则,产品和材料的价值得到尽可能长时间的保持和利用,从而尽可能减少垃圾填埋场。在印度尼西亚,有几种从社区收集电子废物的方法,如通过投递箱和废物银行进行回收。在解决废弃物问题的过程中,必须有社会和经济机构在活动中相互合作,以确保社区运动的可持续性,无论是社会运动还是社会工程师,都要改变社区的废弃物管理模式。因为来自废物库的家用电子废物几乎总是存在于每一次称重中。Lapak 工作人员的知识非常有限,无法确定这些物品在维修后是否还能继续使用,还是必须进行回收。因此,SampahQu 打算在拉帕克建立一个小型的家庭电子垃圾处理工作室,并尝试邀请村里的青少年和 SampahQu 网络的参与者参与到这项活动中来,希望以此来培养他们对环境的关注。PKM 团队为 SampahQu Bp Posma 提供的解决方案是,首先通过向参与者传授有关垃圾价值的知识,培养他们的内在动力,使他们认识到垃圾如果能够得到正确的管理,也具有很高的价值,同时支持再利用和回收计划。这项活动是以桑帕-夸巴斯特拉(SampahQuABSTRAK)工作坊的形式开展的:在循环经济概念中,废物利用是一种有意义的范式(材料回收),从而降低生产成本,节约不可再生的自然资源,保护环境。利用循环经济原则,尽可能保持和利用产品和材料的价值,从而尽可能减少废物的产生。在印度尼西亚,从社区来源收集电子废物的方式有多种,如通过投递箱和废物银行进行回收。在解决废物问题的过程中,必须有社会和经济机构共同开展活动,以确保社区运动的可持续性,包括社会运动和改变社会废物管理模式的社会工程师。在每次称重时,几乎都会出现来自废品收购站的家用电子垃圾。摊位工作人员的知识非常有限,根本无法确定这些废品在维修后是否还能继续使用,还是应该进行回收再利用。因此,SampahQu 计划在其摊位上设立一个家庭电子垃圾处理小作坊,尝试邀请摊位周围的年轻人和 SampahQu 网络的参与者参与这项活动,希望通过这种方式培养他们的环保意识。 PKM 团队为 Bp Posma's SampahQu 项目提供的解决方案是,首先向参与者传授垃圾价值的知识,使他们认识到如果管理得当,垃圾也有很高的价值,同时支持再利用和回收计划。这项活动是以 SampahQu 研讨班课程的形式开展的。
{"title":"TRANSFER PENGETAHUAN NILAI BARANG RONGSOKAN UNTUK BENGKEL SAMPAHQU - TANGERANG SELATAN","authors":"H. J. Kristina, Rosehan Rosehan, Ahmad Ahmad, Suraidi Suraidi","doi":"10.24912/jbmi.v4i2.11821","DOIUrl":"https://doi.org/10.24912/jbmi.v4i2.11821","url":null,"abstract":"In the concept of circular economy, paradigm of garbage as something that has a meaning (material recovery) so as to lower production costs and save natural resources that are not renewable and maintain the environment. By using circular economy principle, where the value of products and materials are maintained and utilized for as long as possible, so that landfill can be limited as small as possible. In Indonesia itself, there are several ways of collecting electronic waste from community sources, such as channeled through dropbox and Waste Bank for recycling. In unraveling the problem of waste, there must be social and economic institutions that cooperate with each other in their activities, for the sustainability of the movement in the community, both social movements and social engineers in changing the paradikma of waste management in the community. Because household electronic waste from waste banks is almost always present in every weighing. The knowledge of workers in lapak is very minimal to ascertain whether the goods can still function if repaired or must be channeled for recycling. Therefore, SampahQu intends to set up a small workshop in lapaknya for the management of electronic waste from households, which will try to invite teenagers in their villages and participants of the SampahQu network, to participate in this activity, in the hope as one way to foster environmental concern to them. The solution offered by the PKM team to SampahQu Bp Posma is to make an approach to the participants to build their internal motivation first, that garbage has a high value if it can be managed correctly, while supporting the Reuse and Recovery program, by transferring knowledge of the value of junk goods. This activity is realized in the form of a workshop class program SampahQuABSTRAK:Dalam konsep circular economy, paradigma sampah sebagai sesuatu yang mempunyai arti (material recovery) sehingga mampu menurunkan biaya produksi dan menyelamatkan sumber daya alam yang tidak terbarukan serta menjaga lingkungan. Dengan menggunakan prinsip circular economy, dimana nilai produk dan material dijaga dan dimanfaatkan selama mungkin, sehingga timbunan sampah dapat dibatasi sekecil mungkin. Di Indonesia sendiri, ada beberapa cara pengumpulan sampah elektronik dari sumber masyarakat, seperti disalurkan melalui dropbox dan Bank Sampah untuk di daur ulang. Dalam mengurai masalah sampah harus ada lembaga sosial dan ekonomi yang saling bekerjasama dalam kegiatannya, demi keberlanjutan gerakannya di masyarakat, baik gerakan sosial ataupun perekayasa sosial dalam mengubah paradikma kelola sampah di masyarakat. Dikarenakan sampah elektronik rumah tangga dari bank sampah hampir selalu ada di setiap penimbangan. Pengetahuan pekerja di lapak sangatlah minim untuk memastikan apakah barang – barang rongsok itu masih bisa berfungsi jika diperbaiki ataukah harus disalurkan untuk didaur ulang. Oleh karena itu, SampahQu bermaksud mendirikan bengkel kecil di lapaknya untuk ","PeriodicalId":127539,"journal":{"name":"Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia","volume":"61 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2021-09-08","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"129612520","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
引用次数: 0
PENGGUNAAN PERALATAN ELEKTRONIK DENGAN BENAR DAN AMAN BAGI WARGA KELURAHAN WIJAYA KUSUMA JAKARTA BARAT
Pub Date : 2021-09-08 DOI: 10.24912/jbmi.v4i2.12789
Rosalia H. Subrata, Susan Sulaiman, Rudy S. Wahjudi, Sucipto Adi Suwiryo
Electronic equipment, especially those intended for households, can provide convenience for housewives, so it is not surprising that there are various types of household electronic equipment in the market, ranging from unique ones to those that are not really needed. Most of the existing household electronic equipment is in the form of automatic electronic equipment whose control is carried out automatically by an electronic circuit in the equipment. As users of household electronic equipment, housewives should have knowledge of how the equipment works so that it can function properly, be safely used, have a long life and do not cause harm. Therefore, the Community Service (PKM) program which is one of the Tridharma Higher Education activities entitled Training on the Use of Electronic Equipment in the Household is expected to increase public knowledge about the correct and safe use of household electronic equipment. PKM partners are residents of RT 005 RW 010, Wijaya Kusuma sub-district, Grogol Petamburan sub-district, West Jakarta, consisting of housewives and young women. Submission of PKM program material during the COVID-19 pandemic is done online through the TeamLink application. This PKM program is beneficial for participants, as seen from the results of the participant satisfaction survey where 82.4% of participants gave a score of 4 (good) and 17.6% of participants responded that the benefits of this training were very good by giving a score of 5 (very good) on the satisfaction scale. (scale value from 1-5). The results of this activity are in the form of posters and presentation modules registered with intellectual property rights in the form of Copyrights, procedures for applying appropriate technology for partners, and scientific articles published in national journals. ABSTRAK:Peralatan elektronik khususnya yang diperuntukkan bagi rumah tangga dapat memberikan kemudahan bagi ibu-ibu rumah tangga, maka tidak heran jika di pasaran beredar beraneka jenis peralatan elektronik rumah tangga mulai dari yang unik sampai yang tidak terlalu dibutuhkan. Peralatan elektronik rumah tangga yang ada kebanyakan berupa peralatan elektronik otomatis yang pengendaliannya dilakukan secara otomatis oleh suatu rangkaian elektronik di dalam peralatan tersebut. Sebagai pengguna peralatan elektronik rumah tangga hendaknya ibu-ibu mempunyai pengetahuan tentang cara kerja peralatan tersebut sehingga peralatan yang digunakan dapat berfungsi dengan baik, aman dan berumur panjang serta tidak menimbulkan kerugian. Karena itu program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) yang merupakan salah satu kegiatan Tridharma Perguruan Tinggi berjudul Pelatihan Penggunaan Peralatan Elektronik pada Rumah Tangga diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang penggunaan peralatan elektronik rumah tangga dengan benar dan aman. Mitra PKM adalah warga RT 005 RW 010 kelurahan Wijaya Kusuma kecamatan Grogol Petamburan Jakarta Barat yang terdiri dari ibu-ibu rumah tangga da
电子设备,特别是家用电子设备,可以为家庭主妇提供方便,所以市场上有各种各样的家用电子设备也就不足为奇了,从独特的到那些不是真正需要的。现有的家用电子设备大多采用自动电子设备的形式,其控制由设备中的电子电路自动进行。作为家用电子设备的使用者,家庭主妇应该了解设备的工作原理,使其正常工作,安全使用,使用寿命长,不会造成伤害。因此,社区服务计划(PKM)是三达高等教育活动之一,名为“家庭电子设备使用培训”,旨在提高公众对正确和安全使用家用电子设备的认识。PKM的合作伙伴是雅加达西部Wijaya Kusuma街道、Grogol Petamburan街道、r005 RW 010区的居民,包括家庭主妇和年轻妇女。在COVID-19大流行期间,通过TeamLink应用程序在线提交PKM计划材料。这个PKM项目对参与者是有益的,从参与者满意度调查的结果来看,82.4%的参与者给出了4分(好),17.6%的参与者在满意度量表上给出了5分(很好),他们认为这个培训的好处很好。(刻度值从1-5)。这项活动的成果包括以版权形式登记的具有知识产权的海报和演示模块、为合作伙伴应用适当技术的程序以及在国家期刊上发表的科学文章。摘要:Peralatan elektronik khususnya yang diperuntukkan bagi rumah tanga dapat memberiikan kemudahan bagi ibu-ibu rumah tanga, maka tidak heran jika di pasaran beredar beraneka jenis Peralatan elekonik rumah tanga mulai dari yang unik sampai yang tidak terlalu dibutuhkan。Peralatan electronicik rumah tangga yang ada kebanyakan berupa Peralatan electronicik otomatis yang pengendaliannya dilakukan secara otomatis olatu rangkaian electronicik di dalam Peralatan tersebut。新加坡,彭古纳,peralatan,电子商务,澳门,澳门,澳门,澳门,澳门,澳门,澳门,澳门,澳门,澳门,澳门,澳门,澳门,澳门,澳门,澳门,澳门,澳门,澳门,澳门,澳门,澳门,澳门,澳门,澳门,澳门,澳门,澳门,澳门,澳门,澳门,澳门,澳门,澳门,澳门,澳门,澳门,澳门,澳门,澳门,澳门,澳门,澳门,澳门,澳门,澳门,澳门,澳门,澳门。马来语马来语马来语马来语马来语马来语马来语马来语马来语马来语马来语马来语马来语马来语马来语马来语马来语马来语马来语马来语马来语马来语马来语马来语马来语马来语马来语马来语马来语我的意思是,我的意思是我的意思是我的意思是我的意思是我的意思是我的意思是我的意思是我的意思是我的意思是我的意思是我的意思是我的意思是我的意思是我的意思。程序PKM ini bermanfaat bagi peserta, terlihat dari hasil survei kepuasan peserta dimana 82,4% pespeta memberi nilai 4 (baik) dan 17,6% pespeta memberi响应bahwa manfaat pelatihan ini sangat baik dengan memberi nilai 5 (sangat baik) pada skala kepuasan (nilai skala dari 1-5)。Hasil dari kegiatan ini berupa luaran berbentuk海报和模块介绍了日本知识分子berupa hak Cipta,检察官日本技术人员guna bagi mitra, dan artikel ilmiah yang dipublikasikan pada journal national。
{"title":"PENGGUNAAN PERALATAN ELEKTRONIK DENGAN BENAR DAN AMAN BAGI WARGA KELURAHAN WIJAYA KUSUMA JAKARTA BARAT","authors":"Rosalia H. Subrata, Susan Sulaiman, Rudy S. Wahjudi, Sucipto Adi Suwiryo","doi":"10.24912/jbmi.v4i2.12789","DOIUrl":"https://doi.org/10.24912/jbmi.v4i2.12789","url":null,"abstract":"Electronic equipment, especially those intended for households, can provide convenience for housewives, so it is not surprising that there are various types of household electronic equipment in the market, ranging from unique ones to those that are not really needed. Most of the existing household electronic equipment is in the form of automatic electronic equipment whose control is carried out automatically by an electronic circuit in the equipment. As users of household electronic equipment, housewives should have knowledge of how the equipment works so that it can function properly, be safely used, have a long life and do not cause harm. Therefore, the Community Service (PKM) program which is one of the Tridharma Higher Education activities entitled Training on the Use of Electronic Equipment in the Household is expected to increase public knowledge about the correct and safe use of household electronic equipment. PKM partners are residents of RT 005 RW 010, Wijaya Kusuma sub-district, Grogol Petamburan sub-district, West Jakarta, consisting of housewives and young women. Submission of PKM program material during the COVID-19 pandemic is done online through the TeamLink application. This PKM program is beneficial for participants, as seen from the results of the participant satisfaction survey where 82.4% of participants gave a score of 4 (good) and 17.6% of participants responded that the benefits of this training were very good by giving a score of 5 (very good) on the satisfaction scale. (scale value from 1-5). The results of this activity are in the form of posters and presentation modules registered with intellectual property rights in the form of Copyrights, procedures for applying appropriate technology for partners, and scientific articles published in national journals. ABSTRAK:Peralatan elektronik khususnya yang diperuntukkan bagi rumah tangga dapat memberikan kemudahan bagi ibu-ibu rumah tangga, maka tidak heran jika di pasaran beredar beraneka jenis peralatan elektronik rumah tangga mulai dari yang unik sampai yang tidak terlalu dibutuhkan. Peralatan elektronik rumah tangga yang ada kebanyakan berupa peralatan elektronik otomatis yang pengendaliannya dilakukan secara otomatis oleh suatu rangkaian elektronik di dalam peralatan tersebut. Sebagai pengguna peralatan elektronik rumah tangga hendaknya ibu-ibu mempunyai pengetahuan tentang cara kerja peralatan tersebut sehingga peralatan yang digunakan dapat berfungsi dengan baik, aman dan berumur panjang serta tidak menimbulkan kerugian. Karena itu program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) yang merupakan salah satu kegiatan Tridharma Perguruan Tinggi berjudul Pelatihan Penggunaan Peralatan Elektronik pada Rumah Tangga diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang penggunaan peralatan elektronik rumah tangga dengan benar dan aman. Mitra PKM adalah warga RT 005 RW 010 kelurahan Wijaya Kusuma kecamatan Grogol Petamburan Jakarta Barat yang terdiri dari ibu-ibu rumah tangga da","PeriodicalId":127539,"journal":{"name":"Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia","volume":"30 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2021-09-08","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"123268439","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
引用次数: 0
PEMANFAATAN LIMBAH JELANTAH SEBAGAI PROGRAM PENGEMBANGAN PRODUK UMKM DI WILAYAH KAMPUNG KOTA 利用JELANTAH废物作为一个UMKM产品开发项目
Pub Date : 2021-09-08 DOI: 10.24912/jbmi.v4i2.13186
Samsu Hendra Siwi, Fermanto Lianto, Joni Chin
“Jelantah” as household waste produced from kitchen activities is used frying oil that has been used several times. This used cooking oil is harmful to health because it already contains carcinogens. Carcinogens are substances that can trigger cancer. Body cells will be triggered to become cancer cells. Then, how to handle this used cooking oil? Many residents throw used cooking oil into waterways or sewers. This disposal will undoubtedly have an impact. The impact of environmental pollution, especially on water and soil, is being concentrated by environmentalists. The `` jelantahization” movement is one answer to the solution to this problem. Jelantahization is a RW 11 program so that residents are aware of the health and environmental hazards of used cooking oil. The cooking program is carried out from upstream to downstream, meaning from campaigns, mapping the distribution of residents who have collected used cooking oil, deposited used cooking oil, and made products from used cooking oil. , the use of soap produced from used cooking oil to the packaging of soap from used cooking oil and its marketing. The partner's problem is making a planned, structured, and measurable program whose outcome can be seen for its success. Partners also want assistance on the progress of the implementation of waste cooking oil utilization. This program is carried out together in RW 11, Pekayon Jaya Village, South Bekasi. Partner locations are residential areas that can be classified as urban villages. This PKM is carried out for program development and implementation assistance to obtain measurable results in quantity and quality. The stages were carried out from socialization to residents about the dangers of used cooking oil, both health and environmental hazards, awareness socialization of used cooking waste collection, training on the soap making process, packingABSTRAK:Minyak jelantah sebagai limbah rumah tangga yang dihasilkan dari aktivitas dapur yaitu bekas minyak penggorengan yang sudah beberapa kali dipakai. Minyak jelantah ini berbahaya bagi kesehatan karena sudah mengandung karsinogen. Karsinogen adalah zat yang dapat memicu kanker. Sel-sel tubuh akan dipicu menjadi sel-sel kanker. Kemudian, bagaimana penanganan minyak jelantah ini? Banyak warga yang membuang minyak jelantah ke saluran air ataupun ke selokan. Pembuangan ini tentu akan menjadikan dampak. Dampak pencemaran lingkungan terutama pada air dan tanah menjadi konsentrasi oleh pemerhati lingkungan. Gerakan jelantahisasi merupakan satu jawaban untuk solusi permasalahan ini. Jelantahisasi merupakan program RW 11 agar warga sadar akan bahaya kesehatan dan bahaya lingkungan pada minyak jelantah ini. Program Jelantahisasi dilakukan dari hulu ke hilir, artinya dari kampanye, pemetaan sebaran warga yang sudah melakukan pengumpulan minyak jelantah, setor minyak jelantah, pembuatan produk dari minyak jelantah, pemakaian sabun hasil dari minyak jelantah, hingga pengemasan sabun dari minyak jelantah sert
“Jelantah”是厨房活动产生的家庭垃圾,是用过几次的煎炸油。这种用过的食用油对健康有害,因为它已经含有致癌物。致癌物是能引发癌症的物质。身体细胞会被触发变成癌细胞。那么,如何处理这些用过的食用油呢?许多居民把用过的食用油扔进水道或下水道。这一处置无疑会产生影响。环境污染的影响,特别是对水和土壤的影响,正在被环保主义者所关注。“犹太化”运动是解决这个问题的一个答案。jelantahiization是RW 11的一个项目,目的是让居民意识到使用过的食用油对健康和环境的危害。烹饪计划从上游到下游进行,即从活动开始,绘制收集用过的食用油、储存用过的食用油和用过的食用油制作产品的居民的分布。、用废食用油生产肥皂的用途、用废食用油生产肥皂的包装及其销售。合作伙伴的问题是制定一个有计划的、结构化的、可衡量的计划,其结果可以看到它的成功。伙伴们还希望获得关于废弃食用油利用的执行进展的援助。这个项目是在南贝卡西Pekayon Jaya村RW 11一起进行的。合作地点是可归类为城中村的居民区。该PKM用于项目开发和实施协助,以获得数量和质量上可测量的结果。从对居民进行废旧食用油危害、健康和环境危害的社会化、废旧食用油收集的意识社会化、肥皂制作工艺培训、包装等几个阶段进行。Minyak jelantah ini berbahaya bagi kesehatan karena sudah mengandung karsinogen。Karsinogen adalah zat yang dapat memic kanker。self -sel tubuh akan dipicu menjadi self -sel kanker。Kemudian, bagaimana penanganan minyak jelantah ini?Banyak warga yang memhang minyak jelantah ke saluran air ataupun ke selokan。Pembuangan ini tentu akan menjadikan dampak。当pak pencemaran lingkungan terutama pada air danah menjadi konsentrasi oleh pemerhati lingkungan。民粹党:我的祖国,我的祖国,我的祖国,我的祖国。Jelantahisasi merupakan程序RW 11 agar warga sadar akan bahaya kesehatan dan bahaya lingkungan padadminyak jelantah ini。节目Jelantahisasi dilakukan dari hulu ke hilir, artinya dari kampanye, pemetaan sebaran warga yang sudah melakukan pengumpulan minyak jelantah,部门minyak jelantah, pembuatan产品dari minyak jelantah, pemakaian sabun hasil dari minyak jelantah, hinga pengemasan sabun dari minyak jelantah serta pemasarannya。Permasalahan mitra adalah pada pembuatan program yang terencana, terstructur dan terukur yang outcomenya dapat terlihat jelas untuk keberhasilannya。Mitra juga menginginkan pendampingan progress pelaksanaan pmanfaatan limbah minyak jelantah。这个项目是在rw11, Kelurahan Pekayon Jaya, Bekasi Selatan。在甘榜哥打州,我的女儿是我的女儿。PKM ini dilakukan untuk pembuatan程序dan pendampingan和pelaksanaan ingga mendapatkan hasil yang terukur secara kuantitas dan kualitas。tahapan - taakukan dilakukan dari sosialisasi ke warga tentang bahaya jelantah baik bahaya kesehatan dan lingkungan, sosialisasi kesadaran pengumpulan limbah jelantah, pelatihan proses pembuatan sabun, packing
{"title":"PEMANFAATAN LIMBAH JELANTAH SEBAGAI PROGRAM PENGEMBANGAN PRODUK UMKM DI WILAYAH KAMPUNG KOTA","authors":"Samsu Hendra Siwi, Fermanto Lianto, Joni Chin","doi":"10.24912/jbmi.v4i2.13186","DOIUrl":"https://doi.org/10.24912/jbmi.v4i2.13186","url":null,"abstract":"“Jelantah” as household waste produced from kitchen activities is used frying oil that has been used several times. This used cooking oil is harmful to health because it already contains carcinogens. Carcinogens are substances that can trigger cancer. Body cells will be triggered to become cancer cells. Then, how to handle this used cooking oil? Many residents throw used cooking oil into waterways or sewers. This disposal will undoubtedly have an impact. The impact of environmental pollution, especially on water and soil, is being concentrated by environmentalists. The `` jelantahization” movement is one answer to the solution to this problem. Jelantahization is a RW 11 program so that residents are aware of the health and environmental hazards of used cooking oil. The cooking program is carried out from upstream to downstream, meaning from campaigns, mapping the distribution of residents who have collected used cooking oil, deposited used cooking oil, and made products from used cooking oil. , the use of soap produced from used cooking oil to the packaging of soap from used cooking oil and its marketing. The partner's problem is making a planned, structured, and measurable program whose outcome can be seen for its success. Partners also want assistance on the progress of the implementation of waste cooking oil utilization. This program is carried out together in RW 11, Pekayon Jaya Village, South Bekasi. Partner locations are residential areas that can be classified as urban villages. This PKM is carried out for program development and implementation assistance to obtain measurable results in quantity and quality. The stages were carried out from socialization to residents about the dangers of used cooking oil, both health and environmental hazards, awareness socialization of used cooking waste collection, training on the soap making process, packingABSTRAK:Minyak jelantah sebagai limbah rumah tangga yang dihasilkan dari aktivitas dapur yaitu bekas minyak penggorengan yang sudah beberapa kali dipakai. Minyak jelantah ini berbahaya bagi kesehatan karena sudah mengandung karsinogen. Karsinogen adalah zat yang dapat memicu kanker. Sel-sel tubuh akan dipicu menjadi sel-sel kanker. Kemudian, bagaimana penanganan minyak jelantah ini? Banyak warga yang membuang minyak jelantah ke saluran air ataupun ke selokan. Pembuangan ini tentu akan menjadikan dampak. Dampak pencemaran lingkungan terutama pada air dan tanah menjadi konsentrasi oleh pemerhati lingkungan. Gerakan jelantahisasi merupakan satu jawaban untuk solusi permasalahan ini. Jelantahisasi merupakan program RW 11 agar warga sadar akan bahaya kesehatan dan bahaya lingkungan pada minyak jelantah ini. Program Jelantahisasi dilakukan dari hulu ke hilir, artinya dari kampanye, pemetaan sebaran warga yang sudah melakukan pengumpulan minyak jelantah, setor minyak jelantah, pembuatan produk dari minyak jelantah, pemakaian sabun hasil dari minyak jelantah, hingga pengemasan sabun dari minyak jelantah sert","PeriodicalId":127539,"journal":{"name":"Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia","volume":"47 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2021-09-08","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"132310378","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
引用次数: 1
ECO ENZYME PEMBERDAYAAN KELOMPOK PETANI DESA CIRANJANG CIANJUR TAHUN 2021
Pub Date : 2021-09-01 DOI: 10.24912/jbmi.v4i2.12896
Ishak Ramli, Yustina Peniyanti Jap
This is a continuation PKM activity of the PKM carried out in 2016-2020. The PKM have successfully applied organik rice and developing financial institutions to help develop empowerment of farmers’ group in Jatinunggal, Sindangsari village, Ciranjang, Cianjur.West Java. Farmers 'income has increased, but this has not yet made young farmers' return to the village, considering that the increase has not been enough. First, because the farmers’ land is very small since it is distributed as inheritance. The second is it still a difficult and expensive organik fertilizer. In order to attract young human resources to increase their income, we introduced to manufacture, utilize and marketing eco enzyme products as organik fertilizers and as environmentally friendly organik cleaning products. We proposed producing and marketing eco enzyme as a solution to the income problem of the farmers group in Jatinunggal Sindangsari village, Ciranjang, Cianjur. One of the main benefits of this PKM activity is to give a solution to the rare and expensive organik fertilizer and increase understanding of the usefulness of eco enzyme products and market them in order to increase farmers' income. The implementation method is in collaboration with POKTAN in Jatinunggal, Sindangsari village, Ciranjang, Cianjur as a PKM partner through counseling and assistance in making Eco Enzyme, its benefits and how to market it. We have been doing the PKM activities from January to April 2021, in online meeting using WhatsApp group. As a result, in the first harvest POKTAN received additional income from saving organik fertilizer IDR 1,447,500 for one farmer and moreover they have additional income from selling Eco Enzyme products of IDR. 200,000. The total additional income is Rp. 1,647,500, and still they have inventory of 155 liters of Eco Enzyme productsABSTRAK:PKM ini merupakan kelanjutan dari PKM yang sudah dilakukan tahun 2016-2020. Kegiatan PKM sudah berhasil menerapkan padi organik dan Lembaga keuangan untuk membantu pengembangan pemberdayaan kelompok petani di Jatinunggal desa Sindangsari, Ciranjang, Cianjur. Pendapatan petani telah meningkat, namun hal ini belum membuat SDM muda petani kembali ke desa mengingat peningkatan belum mencukupi. Pertama karena tanah sawah milik sudah menjadi sangat kecil karena dibagikan sebagai warisan, kedua masih sulit dan mahalnya pupuk organik. Guna menarik minat SDM muda dalam menambah pendapatan mereka maka pengenalan, pembuatan, pemanfaatan, dan pemasaran produk eco enzyme sebagai pupuk organik dan sebagai produk pembersih organik ramah lingkungan, diusulkan sebagai solusi masalah pendapatan kelompok petani Jatinunggal desa Sindangsari, Ciranjang, Cianjur. Manfaat utama kegiatan PKM ini salah satunya adalah meningkatkan pemahaman kegunaan produk eco enzyme serta memasarkannya guna meningkatkan pendapatan petani.Metode pelaksanaan bekerja sama dengan POKTAN di Jatinunggal desa Sindangsari, Ciranjang, Cianjur sebagai mitra PKM melalui penyulu
这是PKM在2016-2020年开展的PKM活动的延续。PKM成功地应用了有机水稻和发展金融机构,以帮助在察珠尔察兰江的Jatinunggal, Sindangsari村发展赋权农民团体。西爪哇。农民的收入增加了,但这还没有使年轻农民回到农村,认为增加的还不够。首先,因为农民的土地很小,因为它是作为继承分配的。其次,它仍然是一种困难且昂贵的有机肥料。为了吸引年轻的人力资源,增加他们的收入,我们引进了生产、利用和销售生态酶产品作为有机肥料和环保有机清洁产品。我们提出了生产和销售生态酶,以解决慈竹县慈江Jatinunggal Sindangsari村农民群体的收入问题。这项PKM活动的主要好处之一是为稀有和昂贵的有机肥提供解决方案,增加对生态酶产品有用性的了解,并将其推向市场,以增加农民的收入。实施方法是与POKTAN合作,作为PKM合作伙伴,在cianjar Sindangsari村的Jatinunggal合作,通过咨询和协助生产Eco Enzyme,其好处以及如何营销它。我们从2021年1月到4月一直在做PKM活动,使用WhatsApp群进行在线会议。因此,在第一次收获中,POKTAN为一名农民节省了1,447,500印尼盾的有机肥料,此外,他们还通过销售印尼盾的Eco酶产品获得了额外收入。200000年。总额外收入为1,647,500卢比,他们仍然有155升生态酶产品的库存。摘要:PKM ini merupakan kelanjutan dari PKM yang sudah dilakukan tahun 2016-2020。Kegiatan PKM sudah berhasil menerapkan padi organik dan Lembaga keuangan untuk membantu pengembangan pemberdayaan kelompok petani di Jatinunggal desa Sindangsari, Ciranjang, Cianjur。penapatan petani telah mencuupi, namun hal ini belum membubum muda petani kembali ke desa mengingat peningkatan belum mencuupi。我的女儿,我的女儿,我的女儿,我的女儿,我的女儿,我的女儿,我的女儿,我的女儿,我的女儿。Guna menarik minat SDM muda dalam menambah pendapatan mereka maka pengenalan, pembuatan, pmanfaatan, dan pemasaran产品生态酶sebagai pupuk organik dan sebagai产品pembersih organik ramah lingkungan, diusulkan sebagai solusi masalah pendapatan kelompok petani Jatinunggal desa Sindangsari, Ciranjang, Cianjur。Manfaat utama kegiatan PKM ini salah satunya adalah meningkatkan pemahaman kegunaan产品生态酶serta memasarkannya guna meningkatkan pendapatan petani。Metode pelaksanaan bekerja sama dengan POKTAN di Jatinunggal desa Sindangsari, Ciranjang, Cianjur sebagai mitra PKM melalui penyuluhan dan pendampingan and pembuatan生态酶,manfaat serta bagaimana memasarkan nya。Kegiatan PKM secara胆子大,从2021年1月到4月。Hasilnya padpanen pertama POKTAN mendapatkan tambahan pendapatan dari penghematan pupuk organik dari satu petani sebesar Rp.1.447.500,- dan pendapatan dari penjualan产品生态酶sebesar Rp. 1.647.500, - serta masih mempunyai persedian产品生态酶sebanyak 155 l
{"title":"ECO ENZYME PEMBERDAYAAN KELOMPOK PETANI DESA CIRANJANG CIANJUR TAHUN 2021","authors":"Ishak Ramli, Yustina Peniyanti Jap","doi":"10.24912/jbmi.v4i2.12896","DOIUrl":"https://doi.org/10.24912/jbmi.v4i2.12896","url":null,"abstract":"This is a continuation PKM activity of the PKM carried out in 2016-2020. The PKM have successfully applied organik rice and developing financial institutions to help develop empowerment of farmers’ group in Jatinunggal, Sindangsari village, Ciranjang, Cianjur.West Java. Farmers 'income has increased, but this has not yet made young farmers' return to the village, considering that the increase has not been enough. First, because the farmers’ land is very small since it is distributed as inheritance. The second is it still a difficult and expensive organik fertilizer. In order to attract young human resources to increase their income, we introduced to manufacture, utilize and marketing eco enzyme products as organik fertilizers and as environmentally friendly organik cleaning products. We proposed producing and marketing eco enzyme as a solution to the income problem of the farmers group in Jatinunggal Sindangsari village, Ciranjang, Cianjur. One of the main benefits of this PKM activity is to give a solution to the rare and expensive organik fertilizer and increase understanding of the usefulness of eco enzyme products and market them in order to increase farmers' income. The implementation method is in collaboration with POKTAN in Jatinunggal, Sindangsari village, Ciranjang, Cianjur as a PKM partner through counseling and assistance in making Eco Enzyme, its benefits and how to market it. We have been doing the PKM activities from January to April 2021, in online meeting using WhatsApp group. As a result, in the first harvest POKTAN received additional income from saving organik fertilizer IDR 1,447,500 for one farmer and moreover they have additional income from selling Eco Enzyme products of IDR. 200,000. The total additional income is Rp. 1,647,500, and still they have inventory of 155 liters of Eco Enzyme productsABSTRAK:PKM ini merupakan kelanjutan dari PKM yang sudah dilakukan tahun 2016-2020. Kegiatan PKM sudah berhasil menerapkan padi organik dan Lembaga keuangan untuk membantu pengembangan pemberdayaan kelompok petani di Jatinunggal desa Sindangsari, Ciranjang, Cianjur. Pendapatan petani telah meningkat, namun hal ini belum membuat SDM muda petani kembali ke desa mengingat peningkatan belum mencukupi. Pertama karena tanah sawah milik sudah menjadi sangat kecil karena dibagikan sebagai warisan, kedua masih sulit dan mahalnya pupuk organik. Guna menarik minat SDM muda dalam menambah pendapatan mereka maka pengenalan, pembuatan, pemanfaatan, dan pemasaran produk eco enzyme sebagai pupuk organik dan sebagai produk pembersih organik ramah lingkungan, diusulkan sebagai solusi masalah pendapatan kelompok petani Jatinunggal desa Sindangsari, Ciranjang, Cianjur. Manfaat utama kegiatan PKM ini salah satunya adalah meningkatkan pemahaman kegunaan produk eco enzyme serta memasarkannya guna meningkatkan pendapatan petani.Metode pelaksanaan bekerja sama dengan POKTAN di Jatinunggal desa Sindangsari, Ciranjang, Cianjur sebagai mitra PKM melalui penyulu","PeriodicalId":127539,"journal":{"name":"Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia","volume":"264 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2021-09-01","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"115633031","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
引用次数: 2
MEMBANGUN SPIRITUAL WELL-BEING PELAKU UMKM DI JAMBI DI ERA PANDEMI COVID 19 在COVID大流行时代,在JAMBI建立一个UMKM精神罪犯
Pub Date : 2021-09-01 DOI: 10.24912/jbmi.v4i2.12949
Raja Oloan Tumanggor, F. I. Dewi, H. Agatha
This article is the result of training for 4 micro, small and medium businesses in Jambi who are having problems managing their businesses as a result of the Covid 19 pandemic. The training aims to inspire small and medium business actors to continue their business, carried out through zoom with the lecture method , ask questions, and share experiences. The problems they face include lack of customers, declining turnover, which results in decreased income as well. However, various attempts have been made to get rid of this problem. One aspect that can help them rise from adversity is to build spiritual well-being by fostering harmonious relationships with themselves, others, the natural environment and God. Spiritual well-being is not only about a relationship with divine power, but also about a good relationship with oneself, others, and the universe. A person is called spiritually prosperous if he is able to be honest with himself, see the positive in others, maintain the universe and be obedient to worship. All these aspects need to be owned by every business actor. Through real spiritual well-being from the emergence of self-confidence, optimism, and the ability to surrender to God's power, they are then able to see various opportunities that can be done to continue their business such as opening a business in other fields, and changing marketing methods. The important thing is that they can survive even in the difficult atmosphere of the pandemic era.ABSTRAK:Artikel ini merupakan hasil pelatihan terhadap 4 orang pelaku UMKM di Jambi yang mengalami masalah dalam mengelola usahanya sebagai dampak dari pandemi Covid 19. Pelatihan yang bertujuan membangkitkan semangat para pelaku usaha kecil dan menengah melanjutkan usahanya, dilakukan melalui zoom dengan metode ceramah, tanya jawab, dan sharing pengalaman. Masalah yang mereka hadapi antara lain kurangnya pelanggan, omzet menurun, yang berakibat pada pendapatan yang menurun juga. Namun berbagai upaya dilakukan untuk bisa lepas dari persoalan itu. Salah satu aspek yang bisa menolong mereka bangkit dari keterpurukan itu adalah dengan membangun kesejahteraan spiritual dengan cara membina relasi yang harmonis dengan diri sendiri, sesama, alam lingkungan dan Tuhan. Kesejahteraan spiritual bukan hanya menyangkut soal relasi dengan kekuasaan ilahi, tetapi juga menyangkut relasi yang baik dengan diri sendiri, sesama, alam semesta. Seseorang disebut sejahtera secara spiritual bila mampu jujur terhadap diri sendiri, melihat yang positif dalam diri sesama, memelihara alam semesta dan taat beribadah. Semua aspek tersebut perlu dimiliki oleh setiap pelaku usaha. Melalui kesejahteraan spiritual yang nyata dari munculnya kepercayaan diri, optimisme, dan kemampuan berserah kepada kekuasaan Tuhan, mereka kemudian mampu melihat berbagai peluang yang bisa dilakukan untuk melanjutkan usahanya seperti membuka usaha di bidang lain, dan merobah metode pemasaran. Yang penting mereka bisa bertahan kendati dalam suasana
本文是为占碑市的4家微型、小型和中型企业提供培训的结果,这些企业由于Covid - 19大流行而在管理业务方面遇到了问题。该培训旨在激励中小企业参与者继续经营,通过讲座法、提问、分享经验等方式进行放大。他们面临的问题包括缺乏客户,营业额下降,从而导致收入减少。然而,已经做出了各种尝试来摆脱这个问题。帮助他们走出逆境的一个方面是通过培养与自己、他人、自然环境和上帝的和谐关系来建立精神上的幸福。精神上的幸福不仅是与神的力量的关系,也是与自己、他人和宇宙的良好关系。如果一个人能够对自己诚实,看到别人的优点,维护宇宙并服从崇拜,那么他就被称为精神上的繁荣。所有这些方面都需要由每个业务参与者拥有。通过自信、乐观和降服于上帝大能的能力所带来的真正的属灵福祉,他们就能够看到各种各样的机会来继续他们的事业,比如在其他领域开展业务,改变营销方法。重要的是,即使在大流行时代的艰难气氛中,他们也能生存下来。摘要:2019冠状病毒病大流行的病原病原学研究综述。Pelatihan yang bertujuan membangkitkan semangat para pelaku usaha kecil dan menengah melanjutkan usahanya, dilakukan melalui zoom dengan metode ceramah, tanya jawab, dan sharing pengalaman。Masalah yang mereka hadapi antara lain kurangnya pelanggan, omzet menurun, yang berakibat pada pendapatan yang menurun juga。Namun berbagai upaya dilakukan untuk bisa lepas dari personalitu。Salah satu说yang bisa menolong mereka bangkit dari keterpurukan itadalah dengan membanguan kesejahteraan精神dengan cara memina放松yang harmonis dengan dii sendiri, sesama, alam lingkungan dan Tuhan。Kesejahteraan精神,bukan hanya menyangkut soal松绑,tentapi juga menyangkut松绑,tetapi juga menyangkut松绑,yangbaik dengan diri sendiri, sesama, alam semesta。Seseorang disebut sejahtera secara spiritual bila mampu jujur terhadap diri sendiri, melihat yang positif dalam diri sesama, memelihara alam semesta dan taat beribadah。Semua说得很简洁,但她说得很简单,她说得很好。乐观,乐观,乐观,乐观,乐观,乐观,乐观,乐观,乐观,乐观,乐观,乐观,乐观,乐观,乐观,乐观,乐观,乐观,乐观,乐观,乐观,乐观,乐观杨彭婷梅里卡比伯塔汉肯塔基达拉姆苏苏特流行病。
{"title":"MEMBANGUN SPIRITUAL WELL-BEING PELAKU UMKM DI JAMBI DI ERA PANDEMI COVID 19","authors":"Raja Oloan Tumanggor, F. I. Dewi, H. Agatha","doi":"10.24912/jbmi.v4i2.12949","DOIUrl":"https://doi.org/10.24912/jbmi.v4i2.12949","url":null,"abstract":"This article is the result of training for 4 micro, small and medium businesses in Jambi who are having problems managing their businesses as a result of the Covid 19 pandemic. The training aims to inspire small and medium business actors to continue their business, carried out through zoom with the lecture method , ask questions, and share experiences. The problems they face include lack of customers, declining turnover, which results in decreased income as well. However, various attempts have been made to get rid of this problem. One aspect that can help them rise from adversity is to build spiritual well-being by fostering harmonious relationships with themselves, others, the natural environment and God. Spiritual well-being is not only about a relationship with divine power, but also about a good relationship with oneself, others, and the universe. A person is called spiritually prosperous if he is able to be honest with himself, see the positive in others, maintain the universe and be obedient to worship. All these aspects need to be owned by every business actor. Through real spiritual well-being from the emergence of self-confidence, optimism, and the ability to surrender to God's power, they are then able to see various opportunities that can be done to continue their business such as opening a business in other fields, and changing marketing methods. The important thing is that they can survive even in the difficult atmosphere of the pandemic era.ABSTRAK:Artikel ini merupakan hasil pelatihan terhadap 4 orang pelaku UMKM di Jambi yang mengalami masalah dalam mengelola usahanya sebagai dampak dari pandemi Covid 19. Pelatihan yang bertujuan membangkitkan semangat para pelaku usaha kecil dan menengah melanjutkan usahanya, dilakukan melalui zoom dengan metode ceramah, tanya jawab, dan sharing pengalaman. Masalah yang mereka hadapi antara lain kurangnya pelanggan, omzet menurun, yang berakibat pada pendapatan yang menurun juga. Namun berbagai upaya dilakukan untuk bisa lepas dari persoalan itu. Salah satu aspek yang bisa menolong mereka bangkit dari keterpurukan itu adalah dengan membangun kesejahteraan spiritual dengan cara membina relasi yang harmonis dengan diri sendiri, sesama, alam lingkungan dan Tuhan. Kesejahteraan spiritual bukan hanya menyangkut soal relasi dengan kekuasaan ilahi, tetapi juga menyangkut relasi yang baik dengan diri sendiri, sesama, alam semesta. Seseorang disebut sejahtera secara spiritual bila mampu jujur terhadap diri sendiri, melihat yang positif dalam diri sesama, memelihara alam semesta dan taat beribadah. Semua aspek tersebut perlu dimiliki oleh setiap pelaku usaha. Melalui kesejahteraan spiritual yang nyata dari munculnya kepercayaan diri, optimisme, dan kemampuan berserah kepada kekuasaan Tuhan, mereka kemudian mampu melihat berbagai peluang yang bisa dilakukan untuk melanjutkan usahanya seperti membuka usaha di bidang lain, dan merobah metode pemasaran. Yang penting mereka bisa bertahan kendati dalam suasana ","PeriodicalId":127539,"journal":{"name":"Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia","volume":"35 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2021-09-01","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"128479297","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
引用次数: 0
Search Engine Optimization sub-modul Rancangan Gambar untuk Meningkatkan Peringkat Pencarian Secara Online
Pub Date : 2021-09-01 DOI: 10.24912/JBMI.V4I2.12421
Julisar Surjadi, Dicky Supriatna, Aan Marlinah
The purpose of implementing Community Service is to provide knowledge and training in the use of Information Technology. In the current pandemic era, online transactions by using Information Technology are an option for the social community. From the preliminary interviews conducted with the Principal of SMA Muhammadiyah 25 Pamulang, it was found that most of the students had an interest in doing business online. But they don't understand how to run an online business to increase sales. Therefore, the training given to class XI students of SMA Muhammadiyah 25 Pamulang, Tangerang is the use of Search Engine Optimization to optimize online sales. The focus of knowledge and training on Community Service activities is Search Engine Optimization with image design sub-modules. The stages carried out are first, providing knowledge and motivation to students about online sales; second, providing knowledge and how to create a Keyword Planner using Google as one of the ways to optimize Search Engine Optimization, and thirdly providing training on image design based on Keyword Planner that has been made for optimization in online sales. The method used is by sharing, discussion and question and answer. Since it is currently in a pandemic era, the delivery of training activity materials is carried out using Zoom. Evaluation of the results of activities is carried out by distributing questionnaires using Google Form. As a result of this activity, students gained knowledge about using Google Keyword Planner as a Search Engine Optimization to optimize online salesABSTRAK:Tujuan dilaksanakan Pengabdian pada Masyarakat adalah untuk memberikan pengetahuan dan pelatihan penggunaan Teknologi Informasi.Dalam masa pandemi sekarang ini, transaksi secara online dengan menggunakan Teknologi Informasi menjadi pilihan bagi masyarakat. Dari wawancara pendahuluan yang dilakukan dengan Kepala Sekolah SMA Muhammadiyah 25 Pamulang, dijketahui, bahwa sebagian besar murid-murid memiliki ketertarikan dengan berbisnia secara online. Tetapi mereka belum mengerti bagaimana menjalankan bisnis secara online untuk meningkatkan penjualan. Oleh karena itu, pelatihan yang diberikan kepada murid-murid kelas XI SMA Muhammadiyah 25 Pamulang, Tangerang adalah penggunaan Search Engine Optimization untuk mengoptimalisasi penjualan online. Fokus pengetahuan dan pelatihan kegiatan Pengabdian pada Masyarakat adalah Search Engine Optimization dengan sub-modul rancangan gambar. Tahapan-tahapan yang dilakukan adalah pertama, memberikan pengetahuan dan motivasi kepada para siswa tentang penjualan online; kedua, memberikan pengetahuan dan cara membuat Keyword Planner dengan menggunakan Google sebagai salah satu cara meng-optimalisasi Search Engine Optimization, dan ketiga memberikan pelatihan rancangan gambar berdasarkan Keyword Planner yang sudah dibuat untuk optimasi di penjualan online. Metode yang dilakukan adalah dengan cara sharing, diskusi dan tanya-jawab. Karena saat ini sedang dalam masa pandem
实施社区服务的目的是提供使用信息技术的知识和培训。在当前大流行时代,利用信息技术进行网上交易是社会的一种选择。从对SMA 25 Pamulang校长进行的初步访谈中,我们发现大多数学生都对网上做生意感兴趣。但他们不知道如何经营在线业务来增加销售额。社区服务活动的知识和培训重点是搜索引擎优化与图像设计子模块。开展的阶段是:第一阶段,为学生提供有关网上销售的知识和动力;第二,提供知识以及如何使用Google创建一个Keyword Planner作为优化搜索引擎优化的方法之一,第三,提供基于已做的优化在线销售的Keyword Planner的形象设计培训。使用的方法是分享、讨论和问答。由于目前处于大流行时期,培训活动材料的交付使用Zoom进行。活动结果的评估是通过使用谷歌表格分发问卷来进行的。通过这次活动,学生们了解了如何使用Google关键词规划器作为搜索引擎优化来优化在线销售。摘要:Tujuan dilaksanakan Pengabdian paada Masyarakat adalah untuk成员kan pengetahuan dan pelatihan penggunaan Teknologi Informasi。dellam masha流行病研究,transaksi secara在线登甘,孟古纳坎科技信息公司menjadi pilihan bagi masyarakat。Dari wawancara pendahuluan yang dilakukan dengan Kepala Sekolah SMA Muhammadiyah 25 Pamulang, dijketahui, bahwa sebagian besar murid-murid memiliki ketertarikan dengan berbisnia secara online。Tetapi mereka belum mengerti bagaimana menjalankan bisnis secara online untuk meningkatkan penjualan。专注于搜索引擎优化登干子模块rangangan gambar。Tahapan-tahapan yang dilakukan adalah pertama,成员kan pengetahuan dan motivasi kepaada para siswa tentenang penjualan online;关键词规划师dengan menggunakan Google sebagai salah satu cara menggunakan搜索引擎优化,dengan keltiga关键字规划师yang sudah dibuuntuk optimasi di penjualan online。Metode yang dilakukan adalah dengan cara分享,diskusi dan tanya-jawab。Karena saat ini sedang dalam masa流行病,penyampaan材料kegiatan pelatihan dilakukan dengan menggunakan Zoom。评估Google表单,Google表单,Google表单。百度百度百度百度百度百度百度百度百度百度百度百度百度百度百度百度百度百度百度百度百度百度百度百度百度
{"title":"Search Engine Optimization sub-modul Rancangan Gambar untuk Meningkatkan Peringkat Pencarian Secara Online","authors":"Julisar Surjadi, Dicky Supriatna, Aan Marlinah","doi":"10.24912/JBMI.V4I2.12421","DOIUrl":"https://doi.org/10.24912/JBMI.V4I2.12421","url":null,"abstract":"The purpose of implementing Community Service is to provide knowledge and training in the use of Information Technology. In the current pandemic era, online transactions by using Information Technology are an option for the social community. From the preliminary interviews conducted with the Principal of SMA Muhammadiyah 25 Pamulang, it was found that most of the students had an interest in doing business online. But they don't understand how to run an online business to increase sales. Therefore, the training given to class XI students of SMA Muhammadiyah 25 Pamulang, Tangerang is the use of Search Engine Optimization to optimize online sales. The focus of knowledge and training on Community Service activities is Search Engine Optimization with image design sub-modules. The stages carried out are first, providing knowledge and motivation to students about online sales; second, providing knowledge and how to create a Keyword Planner using Google as one of the ways to optimize Search Engine Optimization, and thirdly providing training on image design based on Keyword Planner that has been made for optimization in online sales. The method used is by sharing, discussion and question and answer. Since it is currently in a pandemic era, the delivery of training activity materials is carried out using Zoom. Evaluation of the results of activities is carried out by distributing questionnaires using Google Form. As a result of this activity, students gained knowledge about using Google Keyword Planner as a Search Engine Optimization to optimize online salesABSTRAK:Tujuan dilaksanakan Pengabdian pada Masyarakat adalah untuk memberikan pengetahuan dan pelatihan penggunaan Teknologi Informasi.Dalam masa pandemi sekarang ini, transaksi secara online dengan menggunakan Teknologi Informasi menjadi pilihan bagi masyarakat. Dari wawancara pendahuluan yang dilakukan dengan Kepala Sekolah SMA Muhammadiyah 25 Pamulang, dijketahui, bahwa sebagian besar murid-murid memiliki ketertarikan dengan berbisnia secara online. Tetapi mereka belum mengerti bagaimana menjalankan bisnis secara online untuk meningkatkan penjualan. Oleh karena itu, pelatihan yang diberikan kepada murid-murid kelas XI SMA Muhammadiyah 25 Pamulang, Tangerang adalah penggunaan Search Engine Optimization untuk mengoptimalisasi penjualan online. Fokus pengetahuan dan pelatihan kegiatan Pengabdian pada Masyarakat adalah Search Engine Optimization dengan sub-modul rancangan gambar. Tahapan-tahapan yang dilakukan adalah pertama, memberikan pengetahuan dan motivasi kepada para siswa tentang penjualan online; kedua, memberikan pengetahuan dan cara membuat Keyword Planner dengan menggunakan Google sebagai salah satu cara meng-optimalisasi Search Engine Optimization, dan ketiga memberikan pelatihan rancangan gambar berdasarkan Keyword Planner yang sudah dibuat untuk optimasi di penjualan online. Metode yang dilakukan adalah dengan cara sharing, diskusi dan tanya-jawab. Karena saat ini sedang dalam masa pandem","PeriodicalId":127539,"journal":{"name":"Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia","volume":"1 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2021-09-01","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"129852243","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
引用次数: 1
EDUKASI KANKER PAYUDARA DAN DETEKSI DINI PADA KADER WANITA KELURAHAN TOMANG 乳腺癌的教育和成人病房的早期发现
Pub Date : 2021-09-01 DOI: 10.24912/jbmi.v4i2.12692
Chrismerry Song
Breast cancer is the most common cancer in women. In Indonesia, the incidence of breast cancer is 42.1 per 100,000 population with an average death rate of 17 per 100,000 population. Age is a major risk factor for breast cancer. Incidence will increase as a person ages, but now, breast cancer is starting to be common at young age. Treatment cost is very large, so health promotion and early detection are very important. Early detection can be done with BSE (Breast Self Exam). Health education is one way to increase knowledge and BSE training can make breast cancer found at an early stage so morbidity and mortality can be reduce. There were 47 PKK administrators and female cadres of Tomang Village participated. Respondents ages 22-76 years with a mean of 48 years. Most of the participants thought the material was easy to understand, as expected, information conveyed was clear, speaker mastered the topic and could answer questions well and clearly, discussions helped improve participants' understanding, time allocation was sufficient, and this counseling was useful. Most of the participants also can do BSE after counseling and will teach BSE to other residents. There was an increase in the level of knowledge of participants after the counseling. It is hoped that through this activity, breast cancer cases can be known more quickly so that they can be treated as soon as possibleABSTRAK:Kanker payudara merupakan kanker yang paling banyak ditemukan pada perempuan di dunia dan di Indonesia. Di Indonesia angka kejadian kanker payudara 42,1 per 100.000 penduduk dengan rata-rata kematian 17 per 100.000 penduduk. Usia merupakan faktor risiko mayor terjadinya kanker payudara, dengan meningkatnya usia insiden kanker payudara meningkat, namun makin sering ditemukan penderita kanker payudara berusia muda. Biaya pengobatan kanker payudara sangat besar sehingga promosi kesehatan dan deteksi dini menjadi sangat penting. Deteksi dini kanker payudara dapat dilakukan dengan SADARI. Edukasi kesehatan merupakan salah satu cara untuk meningkatkan pengetahuan tentang kanker payudara dan pelatihan cara melakukan SADARI dapat membuat kanker payudara ditemukan dalam stadium dini sehingga dapat menurunkan morbiditas dan mortalitasnya. Penyuluhan diikuti 47 orang pengurus PKK dan kader wanita Kelurahan Tomang secara daring. Rentang usia responden adalah 22 – 76 tahun dengan rata-rata 48 tahun. Hasil kuesioner didapatkan sebagian besar peserta berpendapat materi mudah dipahami, sesuai harapan, informasi yang disampaikan jelas, pembicara menguasai topik serta dapat menjawab pertanyaan dengan baik dan jelas, diskusi membantu meningkatkan pemahaman peserta, alokasi waktu penyampaian materi maupun diskusi mencukupi, dan penyuluhan ini bermanfaat. Sebagian besar peserta dapat melakukan SADARI setelah penyuluhan dan akan mengajarkan SADARI kepada warga Tomang lainnya. Terlihat adanya peningkatan tingkat pengetahuan peserta setelah penyuluhan. Diharapkan melalui pengenalan tanda-tanda
乳腺癌是女性中最常见的癌症。在印度尼西亚,乳腺癌发病率为每10万人42.1例,平均死亡率为每10万人17例。年龄是乳腺癌的主要风险因素。随着一个人年龄的增长,发病率会增加,但现在,乳腺癌在年轻人中开始变得普遍。治疗费用非常大,因此健康促进和早期发现非常重要。早期发现可以通过BSE(乳房自我检查)来完成。健康教育是增加知识的一种方式,而疯牛病培训可以使乳腺癌在早期被发现,从而降低发病率和死亡率。有47名库尔德工人党行政人员和托曼村的女干部参加。受访者年龄22-76岁,平均48岁。大多数参与者认为材料容易理解,正如预期的那样,传达的信息清晰,演讲者掌握了主题并能很好地回答问题,讨论有助于提高参与者的理解,时间分配充足,这种辅导是有用的。大多数参与者也可以在咨询后做疯牛病,并向其他居民教授疯牛病。在咨询后,参与者的知识水平有所提高。希望通过本次活动,能够更快地了解乳腺癌病例,以便尽早进行治疗。在印度尼西亚,每10万名penduduk中有42,1名是印度尼西亚人,每10万名penduduk中有17名是印度尼西亚人。美国新闻署merupakan faktor risiko市长terjadinya kanker payudara, dengan meningkatnya美国新闻署内线kanker payudara meningkat, namun马金泽林ditemukan penderita kanker payudara berusia穆达。Biaya pengobatan kanker payudara sangat besar seinga promosi kesehatan an deteksi dini menjadi sangat penting。我是说,我是说,我是说,我是说,我是说,我是说,我是说,我是说。Edukasi kesehatan merupakan salah satu kaluntuk meningkatkan pengetahuan tentang kanker payudara dan pelatihan kara melakukan SADARI dalam体育场dini seinga dapat menurunkan morbiditas dan mortalasnya。Penyuluhan diikuti 47猩猩pengurus PKK dan kader wanita Kelurahan Tomang secara大胆。仁堂俄罗斯被调查者达达拉22 - 76塔浑,登干塔浑48塔浑。Hasil kuesioner didapatkan sebagian besar peserta berpendapat materi mudah dipahami, sesuai harapan, informasi yang disampaikan jelas, pembicara menguasai topik serta dapat menjawab pertanyaan dengan baik danjelas, diskusi membantu meningkatkan pemahaman peserta, alokasi waktu penyampaan materi maupun diskusi mencuupi, dan penyuluhan ini bermanfai。西巴吉亚州的州长,他的女儿,她的女儿,她的女儿,她的女儿,她的女儿,她的女儿,她的女儿,她的女儿,她的女儿。Terlihat adanya peningkatan tingkat pengetahuan peserta setelah penyuluhan。Diharapkan melalui pengenalan tanda-tanda kanker payudara, SADARI, dan rujukan yang tepat, kasus kanker payudara dapat diketahui lebih cepat sehinga mendapatkan penanganan seegera mungkin
{"title":"EDUKASI KANKER PAYUDARA DAN DETEKSI DINI PADA KADER WANITA KELURAHAN TOMANG","authors":"Chrismerry Song","doi":"10.24912/jbmi.v4i2.12692","DOIUrl":"https://doi.org/10.24912/jbmi.v4i2.12692","url":null,"abstract":"Breast cancer is the most common cancer in women. In Indonesia, the incidence of breast cancer is 42.1 per 100,000 population with an average death rate of 17 per 100,000 population. Age is a major risk factor for breast cancer. Incidence will increase as a person ages, but now, breast cancer is starting to be common at young age. Treatment cost is very large, so health promotion and early detection are very important. Early detection can be done with BSE (Breast Self Exam). Health education is one way to increase knowledge and BSE training can make breast cancer found at an early stage so morbidity and mortality can be reduce. There were 47 PKK administrators and female cadres of Tomang Village participated. Respondents ages 22-76 years with a mean of 48 years. Most of the participants thought the material was easy to understand, as expected, information conveyed was clear, speaker mastered the topic and could answer questions well and clearly, discussions helped improve participants' understanding, time allocation was sufficient, and this counseling was useful. Most of the participants also can do BSE after counseling and will teach BSE to other residents. There was an increase in the level of knowledge of participants after the counseling. It is hoped that through this activity, breast cancer cases can be known more quickly so that they can be treated as soon as possibleABSTRAK:Kanker payudara merupakan kanker yang paling banyak ditemukan pada perempuan di dunia dan di Indonesia. Di Indonesia angka kejadian kanker payudara 42,1 per 100.000 penduduk dengan rata-rata kematian 17 per 100.000 penduduk. Usia merupakan faktor risiko mayor terjadinya kanker payudara, dengan meningkatnya usia insiden kanker payudara meningkat, namun makin sering ditemukan penderita kanker payudara berusia muda. Biaya pengobatan kanker payudara sangat besar sehingga promosi kesehatan dan deteksi dini menjadi sangat penting. Deteksi dini kanker payudara dapat dilakukan dengan SADARI. Edukasi kesehatan merupakan salah satu cara untuk meningkatkan pengetahuan tentang kanker payudara dan pelatihan cara melakukan SADARI dapat membuat kanker payudara ditemukan dalam stadium dini sehingga dapat menurunkan morbiditas dan mortalitasnya. Penyuluhan diikuti 47 orang pengurus PKK dan kader wanita Kelurahan Tomang secara daring. Rentang usia responden adalah 22 – 76 tahun dengan rata-rata 48 tahun. Hasil kuesioner didapatkan sebagian besar peserta berpendapat materi mudah dipahami, sesuai harapan, informasi yang disampaikan jelas, pembicara menguasai topik serta dapat menjawab pertanyaan dengan baik dan jelas, diskusi membantu meningkatkan pemahaman peserta, alokasi waktu penyampaian materi maupun diskusi mencukupi, dan penyuluhan ini bermanfaat. Sebagian besar peserta dapat melakukan SADARI setelah penyuluhan dan akan mengajarkan SADARI kepada warga Tomang lainnya. Terlihat adanya peningkatan tingkat pengetahuan peserta setelah penyuluhan. Diharapkan melalui pengenalan tanda-tanda","PeriodicalId":127539,"journal":{"name":"Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia","volume":"37 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2021-09-01","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"134591026","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
引用次数: 1
期刊
Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia
全部 Acc. Chem. Res. ACS Applied Bio Materials ACS Appl. Electron. Mater. ACS Appl. Energy Mater. ACS Appl. Mater. Interfaces ACS Appl. Nano Mater. ACS Appl. Polym. Mater. ACS BIOMATER-SCI ENG ACS Catal. ACS Cent. Sci. ACS Chem. Biol. ACS Chemical Health & Safety ACS Chem. Neurosci. ACS Comb. Sci. ACS Earth Space Chem. ACS Energy Lett. ACS Infect. Dis. ACS Macro Lett. ACS Mater. Lett. ACS Med. Chem. Lett. ACS Nano ACS Omega ACS Photonics ACS Sens. ACS Sustainable Chem. Eng. ACS Synth. Biol. Anal. Chem. BIOCHEMISTRY-US Bioconjugate Chem. BIOMACROMOLECULES Chem. Res. Toxicol. Chem. Rev. Chem. Mater. CRYST GROWTH DES ENERG FUEL Environ. Sci. Technol. Environ. Sci. Technol. Lett. Eur. J. Inorg. Chem. IND ENG CHEM RES Inorg. Chem. J. Agric. Food. Chem. J. Chem. Eng. Data J. Chem. Educ. J. Chem. Inf. Model. J. Chem. Theory Comput. J. Med. Chem. J. Nat. Prod. J PROTEOME RES J. Am. Chem. Soc. LANGMUIR MACROMOLECULES Mol. Pharmaceutics Nano Lett. Org. Lett. ORG PROCESS RES DEV ORGANOMETALLICS J. Org. Chem. J. Phys. Chem. J. Phys. Chem. A J. Phys. Chem. B J. Phys. Chem. C J. Phys. Chem. Lett. Analyst Anal. Methods Biomater. Sci. Catal. Sci. Technol. Chem. Commun. Chem. Soc. Rev. CHEM EDUC RES PRACT CRYSTENGCOMM Dalton Trans. Energy Environ. Sci. ENVIRON SCI-NANO ENVIRON SCI-PROC IMP ENVIRON SCI-WAT RES Faraday Discuss. Food Funct. Green Chem. Inorg. Chem. Front. Integr. Biol. J. Anal. At. Spectrom. J. Mater. Chem. A J. Mater. Chem. B J. Mater. Chem. C Lab Chip Mater. Chem. Front. Mater. Horiz. MEDCHEMCOMM Metallomics Mol. Biosyst. Mol. Syst. Des. Eng. Nanoscale Nanoscale Horiz. Nat. Prod. Rep. New J. Chem. Org. Biomol. Chem. Org. Chem. Front. PHOTOCH PHOTOBIO SCI PCCP Polym. Chem.
×
引用
GB/T 7714-2015
复制
MLA
复制
APA
复制
导出至
BibTeX EndNote RefMan NoteFirst NoteExpress
×
0
微信
客服QQ
Book学术公众号 扫码关注我们
反馈
×
意见反馈
请填写您的意见或建议
请填写您的手机或邮箱
×
提示
您的信息不完整,为了账户安全,请先补充。
现在去补充
×
提示
您因"违规操作"
具体请查看互助需知
我知道了
×
提示
现在去查看 取消
×
提示
确定
Book学术官方微信
Book学术文献互助
Book学术文献互助群
群 号:481959085
Book学术
文献互助 智能选刊 最新文献 互助须知 联系我们:info@booksci.cn
Book学术提供免费学术资源搜索服务,方便国内外学者检索中英文文献。致力于提供最便捷和优质的服务体验。
Copyright © 2023 Book学术 All rights reserved.
ghs 京公网安备 11010802042870号 京ICP备2023020795号-1