Pub Date : 2020-12-23DOI: 10.30595/CIVENG.V1I2.9299
Damasya Haptakirana Sukmaningtyas, Amris Azizi, M. A. S. A. Fathoni
Berbagai penelitian dan percobaan dibidang beton dilakukan sebagai upaya untuk meningkatkan kualitas beton, teknologi bahan dan teknik-teknik pelaksanaan yang diperoleh dari hasil penelitian dan percobaan tersebut dimaksudkan untuk menjawab tuntutan yang semakin tinggi terhadap pemakaian beton serta mengatasi kendala-kendala yang sering terjadi pada pelaksanaan pekerjaan di lapangan. Salah satu cara untuk meningkatkan kekuatan beton adalah meningkatkan pemadatannya, yaitu meminimumkan pori atau rongga yang terbentuk di dalam beton. Penggunaan bahan tambah (admixture) dapat membantu memecahkan permasalahan tersebut. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui kuat tekan beton dengan variasi penambahan Master Glenium Ace 8111 dan mengetahui jumlah optimum bahan tambah Master Glenium 8111 agar mencapai kuat tekan maksimum beton pada umur 7 hari. Komposisi campuran superplasticizer yang digunakan dalam penelitian ini adalah 0%, 0.1%, 0.2%, 0.3% dari berat semen untuk semua variasi Benda uji yang digunakan adalah berbentuk silinder, mutu beton yang direncanakan 45 MPa yang diuji pada umur 28 hari dengan terlebih dahulu dilakukan perawatan sebelum pengujian. Penelitian ini menguji beton dengan benda uji selinder untuk uji tekan ( diameter 150 mm dan tinggi 300 mm ) sebanyak 36 sampel dan terdiri dari 4 variasi dan masing-masing variasi sebanyak 3 sampel. Dari penelitian diperoleh bahwa kuat tekan beton yang tertinggi terdapat pada campuran beton zat additive 0,3% yaitu sebesar 29,09 MPa dan kuat tekan beton yang terendah terdapat pada campuran beton 0% yaitu sebesar 20,13 MPa. Bahwa penambahan zat additive mempunyai kuat tekan lebih tinggi dibandingkan dengan beton variasi campuran zat additive lainnya. Adukan dengan tingkat kelecakan tinggi mempunyai resiko yang besar terhadap terjadinya bleeding, hal ini terjadi pada semua sampel beton
{"title":"ANALISIS KUAT TEKAN BETON FAST TRACK DENGAN BAHAN TAMBAH MASTER GLENIUM ACE 8111","authors":"Damasya Haptakirana Sukmaningtyas, Amris Azizi, M. A. S. A. Fathoni","doi":"10.30595/CIVENG.V1I2.9299","DOIUrl":"https://doi.org/10.30595/CIVENG.V1I2.9299","url":null,"abstract":"Berbagai penelitian dan percobaan dibidang beton dilakukan sebagai upaya untuk meningkatkan kualitas beton, teknologi bahan dan teknik-teknik pelaksanaan yang diperoleh dari hasil penelitian dan percobaan tersebut dimaksudkan untuk menjawab tuntutan yang semakin tinggi terhadap pemakaian beton serta mengatasi kendala-kendala yang sering terjadi pada pelaksanaan pekerjaan di lapangan. Salah satu cara untuk meningkatkan kekuatan beton adalah meningkatkan pemadatannya, yaitu meminimumkan pori atau rongga yang terbentuk di dalam beton. Penggunaan bahan tambah (admixture) dapat membantu memecahkan permasalahan tersebut. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui kuat tekan beton dengan variasi penambahan Master Glenium Ace 8111 dan mengetahui jumlah optimum bahan tambah Master Glenium 8111 agar mencapai kuat tekan maksimum beton pada umur 7 hari. Komposisi campuran superplasticizer yang digunakan dalam penelitian ini adalah 0%, 0.1%, 0.2%, 0.3% dari berat semen untuk semua variasi Benda uji yang digunakan adalah berbentuk silinder, mutu beton yang direncanakan 45 MPa yang diuji pada umur 28 hari dengan terlebih dahulu dilakukan perawatan sebelum pengujian. Penelitian ini menguji beton dengan benda uji selinder untuk uji tekan ( diameter 150 mm dan tinggi 300 mm ) sebanyak 36 sampel dan terdiri dari 4 variasi dan masing-masing variasi sebanyak 3 sampel. Dari penelitian diperoleh bahwa kuat tekan beton yang tertinggi terdapat pada campuran beton zat additive 0,3% yaitu sebesar 29,09 MPa dan kuat tekan beton yang terendah terdapat pada campuran beton 0% yaitu sebesar 20,13 MPa. Bahwa penambahan zat additive mempunyai kuat tekan lebih tinggi dibandingkan dengan beton variasi campuran zat additive lainnya. Adukan dengan tingkat kelecakan tinggi mempunyai resiko yang besar terhadap terjadinya bleeding, hal ini terjadi pada semua sampel beton","PeriodicalId":148093,"journal":{"name":"CIVeng: Jurnal Teknik Sipil dan Lingkungan","volume":"35 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2020-12-23","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"126785936","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Samudera Kulon Village is one of the villages in Gumelar Subdistrict, which is an area of high vulnerability to landslides. This study aims to determine how much the level of landslide hazard in Samudera Kulon, Gumelar District. Data is obtained through direct observation in the field and secondary data from various related agencies. Data analysis was carried out to determine the typology of landslide potential zones and determine the classification of the level of vulnerability to landslides.The results of data analysis showed that the landslide hazard level was between 1.74-2.225, so the level of landslide hazard potential in Samudera Kulon Village was moderate
{"title":"ANALISIS TINGKAT KERAWANAN LONGSOR LERENG DI DESA SAMUDERA KULON KECAMATAN GUMELAR KABUPATEN BANYUMAS","authors":"Iskahar Iskahar, S.SiT. Anjarwati, Windi Febriana Sohebah","doi":"10.30595/CIVENG.V1I1.9286","DOIUrl":"https://doi.org/10.30595/CIVENG.V1I1.9286","url":null,"abstract":"Samudera Kulon Village is one of the villages in Gumelar Subdistrict, which is an area of high vulnerability to landslides. This study aims to determine how much the level of landslide hazard in Samudera Kulon, Gumelar District. Data is obtained through direct observation in the field and secondary data from various related agencies. Data analysis was carried out to determine the typology of landslide potential zones and determine the classification of the level of vulnerability to landslides.The results of data analysis showed that the landslide hazard level was between 1.74-2.225, so the level of landslide hazard potential in Samudera Kulon Village was moderate","PeriodicalId":148093,"journal":{"name":"CIVeng: Jurnal Teknik Sipil dan Lingkungan","volume":"36 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2020-12-22","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"134147492","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Pub Date : 2020-12-22DOI: 10.30595/CIVENG.V1I1.9290
M. Abdilah, Amris Azizi, M. A. S. A. Fathoni
Jembatan Kali Keruh Plompong menggunakan pondasi sumuran. Terdapat 2 sumuran di selatan dan 2 sumuran di utara, masing masing berdiameter 3m dengan tebal dinding sumuran 20cm, untuk tengah sumuran diisi beton cyclop dengan komposisi 60% beton K 175 dan 40% batu belah. Dalam pelaksanaannya ada hal yang tidak sesuai dengan perencanaan, dikarenakan terdapat batu besar dibawah sumuran selatan sehingga ketinggian sumuran dikurangi 1,5 m dari rencana awal 6m menjadi 4,5m. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui besarnya daya dukung pondasi sumuran. Penelitian ini menggunakan Metode Observasi untuk memperoleh data teknis pondasi sumuran yang diperoleh dari hasil survey langsung ke lokasi proyek pembangunan jembatan Kali Keruh Plompong. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa kapasitas dukung masing-masing pondasi di titik S-1 dan S-2 lebih besar dari beban vertikal yang bekerja
{"title":"ANALISIS DAYA DUKUNG PONDASI SUMURAN MENGGUNAKAN METODE AOKI DAN DE ALENCAR (STUDI KASUS : PONDASI SUMURAN PROYEK JEMBATAN KALI KERUH PLOMPONG, SIRAMPOG, BREBES)","authors":"M. Abdilah, Amris Azizi, M. A. S. A. Fathoni","doi":"10.30595/CIVENG.V1I1.9290","DOIUrl":"https://doi.org/10.30595/CIVENG.V1I1.9290","url":null,"abstract":"Jembatan Kali Keruh Plompong menggunakan pondasi sumuran. Terdapat 2 sumuran di selatan dan 2 sumuran di utara, masing masing berdiameter 3m dengan tebal dinding sumuran 20cm, untuk tengah sumuran diisi beton cyclop dengan komposisi 60% beton K 175 dan 40% batu belah. Dalam pelaksanaannya ada hal yang tidak sesuai dengan perencanaan, dikarenakan terdapat batu besar dibawah sumuran selatan sehingga ketinggian sumuran dikurangi 1,5 m dari rencana awal 6m menjadi 4,5m. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui besarnya daya dukung pondasi sumuran. Penelitian ini menggunakan Metode Observasi untuk memperoleh data teknis pondasi sumuran yang diperoleh dari hasil survey langsung ke lokasi proyek pembangunan jembatan Kali Keruh Plompong. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa kapasitas dukung masing-masing pondasi di titik S-1 dan S-2 lebih besar dari beban vertikal yang bekerja","PeriodicalId":148093,"journal":{"name":"CIVeng: Jurnal Teknik Sipil dan Lingkungan","volume":"14 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2020-12-22","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"130885967","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Pub Date : 2020-12-22DOI: 10.30595/CIVENG.V1I1.9289
Teguh Marhendi, Okti Kusuma Ningsih
Bendung Arca atau Bendung Kali Pelus merupakan bendung yang melintasi Desa Arcawinangun Kecamatan Purwokerto Timur. Bendung Arca mempunyai 2 buah pintu pengambilan, ke arah kanan dan kiri. Saluran Induk Kedung Limus Arca sisi kanan mempunyai panjang saluran 1852 m, dengan lebar dasar saluran rata-rata mencapai 2,50 meter dan sebagian besar dinding saluran telah dilinning (pasangan batu kali). Debit yang masuk intake pada saluran induk kanan yaitu 0,7736 m3/dt dengan kebutuhan air pada saluran induk sebesar 34,7 lt/dt. Operasional pintu air pada Bendung Arca dilaksanakan berdasarkan 2 kondisi Elevasi Muka Air yaitu pada saat musim kemarau dan musim penghujan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas pintu-pintu air pada beberapa saluran sekunder. Dari hasil analisis efektivitas irigasi pada beberapa saluran sekunder Daerah Irigasi Kedung Limus, nilai efektivitas tertinggi pada saluran sekunder terdapat pada bulan September periode I dengan nilai efektivitas sebesar 100%, sedangkan nilai efektivitas terendah terjadi pada bulan juni periode I dengan nilai efektifitas sebesar 21
{"title":"EFEKTIVITAS OPERASIONAL PINTU AIR SALURAN SEKUNDER DAERAH IRIGASI KEDUNG LIMUS","authors":"Teguh Marhendi, Okti Kusuma Ningsih","doi":"10.30595/CIVENG.V1I1.9289","DOIUrl":"https://doi.org/10.30595/CIVENG.V1I1.9289","url":null,"abstract":"Bendung Arca atau Bendung Kali Pelus merupakan bendung yang melintasi Desa Arcawinangun Kecamatan Purwokerto Timur. Bendung Arca mempunyai 2 buah pintu pengambilan, ke arah kanan dan kiri. Saluran Induk Kedung Limus Arca sisi kanan mempunyai panjang saluran 1852 m, dengan lebar dasar saluran rata-rata mencapai 2,50 meter dan sebagian besar dinding saluran telah dilinning (pasangan batu kali). Debit yang masuk intake pada saluran induk kanan yaitu 0,7736 m3/dt dengan kebutuhan air pada saluran induk sebesar 34,7 lt/dt. Operasional pintu air pada Bendung Arca dilaksanakan berdasarkan 2 kondisi Elevasi Muka Air yaitu pada saat musim kemarau dan musim penghujan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas pintu-pintu air pada beberapa saluran sekunder. Dari hasil analisis efektivitas irigasi pada beberapa saluran sekunder Daerah Irigasi Kedung Limus, nilai efektivitas tertinggi pada saluran sekunder terdapat pada bulan September periode I dengan nilai efektivitas sebesar 100%, sedangkan nilai efektivitas terendah terjadi pada bulan juni periode I dengan nilai efektifitas sebesar 21","PeriodicalId":148093,"journal":{"name":"CIVeng: Jurnal Teknik Sipil dan Lingkungan","volume":"106 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2020-12-22","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"128101896","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Pub Date : 2020-12-22DOI: 10.30595/CIVENG.V1I1.9287
Anggi Harystama, M. A. S. A. Fathoni, Amris Azizi
Paving block merupakan produk bahan bangunan dari semen yang digunakan sebagai salah satu alternatif penutup atau pengerasan tanah.. Tujuan penelitian untuk mengetahui kuat tekan paving block dengan penambahan abu terbang (fly ash) dengan variasi campuran 5%,10%,15%,20% terhadap berat semen, penelitian ini merupakan penelitian eksperimen yang menggunakan benda uji berbentuk kubus dengan panjang 6 cm dan lebar 6 cm benda uji paving block dengan jumlah benda uji berjumlah 3 sampel setiap varisi. Pengujian kuat tekan paving block dilakukan pada umur 28 hari. Hasil penelitian ini menunjukan data sebagai berikut : a) kuat tekan rata-rata variasi fly ash 5% dengan kuat tekan 7,22 MPa. b) kuat tekan rata-rata variasi fly ash 10% dengan kuat tekan 8,1 MPa. c) kuat tekan rata-rata variasi fly ash 15% dengan kuat tekan 8,42 MPa. d) kuat tekan rata-rata variasi fly ash 20% dengan kuat tekan 9,34 MPa
{"title":"PENGARUH PENAMBAHAN ABU TERBANG (Fly Ash) TERHADAP KUAT TEKAN PAVING BLOCK","authors":"Anggi Harystama, M. A. S. A. Fathoni, Amris Azizi","doi":"10.30595/CIVENG.V1I1.9287","DOIUrl":"https://doi.org/10.30595/CIVENG.V1I1.9287","url":null,"abstract":"Paving block merupakan produk bahan bangunan dari semen yang digunakan sebagai salah satu alternatif penutup atau pengerasan tanah.. Tujuan penelitian untuk mengetahui kuat tekan paving block dengan penambahan abu terbang (fly ash) dengan variasi campuran 5%,10%,15%,20% terhadap berat semen, penelitian ini merupakan penelitian eksperimen yang menggunakan benda uji berbentuk kubus dengan panjang 6 cm dan lebar 6 cm benda uji paving block dengan jumlah benda uji berjumlah 3 sampel setiap varisi. Pengujian kuat tekan paving block dilakukan pada umur 28 hari. Hasil penelitian ini menunjukan data sebagai berikut : a) kuat tekan rata-rata variasi fly ash 5% dengan kuat tekan 7,22 MPa. b) kuat tekan rata-rata variasi fly ash 10% dengan kuat tekan 8,1 MPa. c) kuat tekan rata-rata variasi fly ash 15% dengan kuat tekan 8,42 MPa. d) kuat tekan rata-rata variasi fly ash 20% dengan kuat tekan 9,34 MPa","PeriodicalId":148093,"journal":{"name":"CIVeng: Jurnal Teknik Sipil dan Lingkungan","volume":"1 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2020-12-22","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"126374639","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Pub Date : 2020-12-22DOI: 10.30595/CIVENG.V1I1.9288
Juanita Juanita
Kemacetan di jalan raya akan mengakibatkan kerugian terkait pengeluaran bahan bakar, waktu tempuh dan lain lain. Biaya kerugian yang diakibatkan kemacetan dengan sepeda motor di Jl Raya Dukuhwaluh per trip sebesar Rp 119,5,- arah timur barat, dan arah barat timur Rp 65,-, sedangkan Jl. Kombas Suprapto Rp 112,6,- arah timur barat dan Rp 146,8,- arah barat timur. Biaya kerugian kemacetan dengan mobil di Jl Raya Dukuhwaluh per trip sebesar Rp 656.28,- arah timur barat, sedangkan arah barat timur Rp 929,73,-. Jl. Kombas Suprapto Rp 674,51,- arah timur barat dan Rp 710,97,- arah barat timur. Sedangkan dengan angkot biaya per trip Rp 4000,- Biaya kerugian akibat kemacetan pada kedua ruas jalan yaitu Jl Raya Dukuhwaluh dan Jl Kombas Suprapto dengan pemakaian kendaraan pribadi (sepeda motor dan mobil) lebih rendah dibandingkan penggunaan angkot dengan tarif flat
高速公路拥堵将造成燃料支出、路费等损失。因步行交通堵塞而造成的损失为119.5卢比、东西向和西经65卢比等。西北至东至西总干事在杜瓦瓦杜路(Dukuhwaluh per trip)造成的交通堵塞的成本为$ 656.28,意为东西方,而德卢卡路为929.73。Jl。东西方总干事至于每条旅行$ 4000的车费,则由Dukuhwaluh和Jl Kombas Suprapto有关个人车辆(摩托车和汽车)的loss成本比固定车费低
{"title":"BIAYA KEMACETAN PADA KENDARAAN PRIBADI DI PURWOKERTO","authors":"Juanita Juanita","doi":"10.30595/CIVENG.V1I1.9288","DOIUrl":"https://doi.org/10.30595/CIVENG.V1I1.9288","url":null,"abstract":"Kemacetan di jalan raya akan mengakibatkan kerugian terkait pengeluaran bahan bakar, waktu tempuh dan lain lain. Biaya kerugian yang diakibatkan kemacetan dengan sepeda motor di Jl Raya Dukuhwaluh per trip sebesar Rp 119,5,- arah timur barat, dan arah barat timur Rp 65,-, sedangkan Jl. Kombas Suprapto Rp 112,6,- arah timur barat dan Rp 146,8,- arah barat timur. Biaya kerugian kemacetan dengan mobil di Jl Raya Dukuhwaluh per trip sebesar Rp 656.28,- arah timur barat, sedangkan arah barat timur Rp 929,73,-. Jl. Kombas Suprapto Rp 674,51,- arah timur barat dan Rp 710,97,- arah barat timur. Sedangkan dengan angkot biaya per trip Rp 4000,- Biaya kerugian akibat kemacetan pada kedua ruas jalan yaitu Jl Raya Dukuhwaluh dan Jl Kombas Suprapto dengan pemakaian kendaraan pribadi (sepeda motor dan mobil) lebih rendah dibandingkan penggunaan angkot dengan tarif flat","PeriodicalId":148093,"journal":{"name":"CIVeng: Jurnal Teknik Sipil dan Lingkungan","volume":"113 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2020-12-22","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"116813810","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}