Muhammad Yasin Simargolang, Yulia Imanita, Myra Thasandra
Sistem pendukung keputusan adalah suatu sistem yang dapat memberikan keterampilan, baik keterampilan pemecahan masalah maupun keterampilan komunikasi, untuk masalah semi-terstruktur. Keputusan dibuat secara sistematis, fakta dikumpulkan, kemudian kemungkinan-kemungkinan dianalisis secara menyeluruh, kemudian bertindak berdasarkan perhitungan adalah tindakan yang paling tepat. Memasang Lokasi Wifi.id yang Strategis menjadi salah satu hal yang harus dipertimbangkan oleh Telekom. Selain itu, penelitian ini secara khusus bertujuan untuk mendeskripsikan sistem pendukung keputusan pemasangan Wifi.id di Lokasi Strategis. Kondisi tiap daerah berbeda-beda, sehingga cara pemasangannya harus diperhatikan. Metode keputusan yang digunakan dalam memberikan rekomendasi menggunakan Complex Proportional Assessment (COPRAS). Hasil kajian menunjukkan bahwa jika pemasangan Lokasi Strategis Wifi.id dilakukan dengan benar dan dengan perhitungan yang tepat, pengolahan yang kurang tepat dapat diperbaiki.
{"title":"Rekomendasi Pemasangan Wifi.id di Lokasi Strategis Menggunakan Metode COPRAS","authors":"Muhammad Yasin Simargolang, Yulia Imanita, Myra Thasandra","doi":"10.55537/spk.v2i1.612","DOIUrl":"https://doi.org/10.55537/spk.v2i1.612","url":null,"abstract":"Sistem pendukung keputusan adalah suatu sistem yang dapat memberikan keterampilan, baik keterampilan pemecahan masalah maupun keterampilan komunikasi, untuk masalah semi-terstruktur. Keputusan dibuat secara sistematis, fakta dikumpulkan, kemudian kemungkinan-kemungkinan dianalisis secara menyeluruh, kemudian bertindak berdasarkan perhitungan adalah tindakan yang paling tepat. Memasang Lokasi Wifi.id yang Strategis menjadi salah satu hal yang harus dipertimbangkan oleh Telekom. Selain itu, penelitian ini secara khusus bertujuan untuk mendeskripsikan sistem pendukung keputusan pemasangan Wifi.id di Lokasi Strategis. Kondisi tiap daerah berbeda-beda, sehingga cara pemasangannya harus diperhatikan. Metode keputusan yang digunakan dalam memberikan rekomendasi menggunakan Complex Proportional Assessment (COPRAS). Hasil kajian menunjukkan bahwa jika pemasangan Lokasi Strategis Wifi.id dilakukan dengan benar dan dengan perhitungan yang tepat, pengolahan yang kurang tepat dapat diperbaiki. ","PeriodicalId":233234,"journal":{"name":"Sistem Pendukung Keputusan dengan Aplikasi","volume":"1 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-03-18","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"124345384","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Penting bagi orang tua untuk memastikan bahwa bayi mendapat gizi yang baik sejak usia dini. Tujuannya untuk membantu bayi tumbuh dan berkembang dengan baik. Ukuran status gizi baik bayi adalah terpenuhinya kebutuhan gizi hariannya secara optimal. Hitung tangan masih digunakan untuk menentukan bayi baik dan kurang gizi di Posyandu Cempaka. Cara ini tentu dianggap kurang efektif dan memakan waktu lebih lama. Sistem pendukung keputusan (SPK) digunakan untuk menentukan gizi baik dan buruk pada bayi di Posyandu Cempaka. Tujuan dari penelitian ini adalah menggunakan asesmen untuk mengetahui gizi baik dan buruk pada bayi. Metode penelitian ini menggunakan metode Vikor sebagai metode pemeringkatan menurut kriteria yang digunakan untuk menilai bayi gizi baik dan gizi buruk yaitu. berdasarkan berat badan, tinggi badan, umur (bulan), lingkar kepala dan lingkar pinggang. Sistem Pendukung Keputusan yang dibuat dalam penelitian ini dapat menunjukkan peringkat dan memilih dari beberapa alternatif, mengidentifikasi solusi kompromi untuk masalah dengan kriteria yang bertentangan dan membantu pengambil keputusan membuat keputusan akhir yang tepat.
{"title":"Sistem Pendukung Keputusan Penentuan Bayi Gizi Baik dan Buruk Metode VIKOR","authors":"Ulya Ilhami Arsyah, Anggi Refachriati Nasution, Miana Sweety, Miftahul Jannah Toar","doi":"10.55537/spk.v2i1.611","DOIUrl":"https://doi.org/10.55537/spk.v2i1.611","url":null,"abstract":"Penting bagi orang tua untuk memastikan bahwa bayi mendapat gizi yang baik sejak usia dini. Tujuannya untuk membantu bayi tumbuh dan berkembang dengan baik. Ukuran status gizi baik bayi adalah terpenuhinya kebutuhan gizi hariannya secara optimal. Hitung tangan masih digunakan untuk menentukan bayi baik dan kurang gizi di Posyandu Cempaka. Cara ini tentu dianggap kurang efektif dan memakan waktu lebih lama. Sistem pendukung keputusan (SPK) digunakan untuk menentukan gizi baik dan buruk pada bayi di Posyandu Cempaka. Tujuan dari penelitian ini adalah menggunakan asesmen untuk mengetahui gizi baik dan buruk pada bayi. Metode penelitian ini menggunakan metode Vikor sebagai metode pemeringkatan menurut kriteria yang digunakan untuk menilai bayi gizi baik dan gizi buruk yaitu. berdasarkan berat badan, tinggi badan, umur (bulan), lingkar kepala dan lingkar pinggang. Sistem Pendukung Keputusan yang dibuat dalam penelitian ini dapat menunjukkan peringkat dan memilih dari beberapa alternatif, mengidentifikasi solusi kompromi untuk masalah dengan kriteria yang bertentangan dan membantu pengambil keputusan membuat keputusan akhir yang tepat. ","PeriodicalId":233234,"journal":{"name":"Sistem Pendukung Keputusan dengan Aplikasi","volume":"34 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-03-17","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"127705385","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
R. Putra, Arya Pratama Damanik, Reza Kurnia Lesmana
Dalam dunia olah raga khususnya salah satu olah raga yaitu pencak silat. Banyak atlet bertanding dari berbagai jenis pencak silat di Indonesia. Untuk melaju ke pertandingan, tentunya para atlet akan diseleksi gaya bertarungnya oleh masing-masing pelatih. Dalam melakukan seleksi, terkadang pembina sering melakukan kesalahan dalam menyeleksi siswanya. Penelitian ini bertujuan untuk memudahkan pelatih pencak silat dalam menentukan gaya bertarung yang terbaik bagi siswa PSHT untuk mengikuti PORKOT MEDAN. Sistem yang akan dibangun pada penelitian ini menggunakan Sistem Pendukung Keputusan (SPK) Metode ELECTRE sebagai proses penentuan gaya bertarung terbaik. Penelitian dimulai dengan mengumpulkan data dari para pelatih silat. Data yang diperoleh kemudian dimasukkan ke dalam sistem untuk dihitung dan dinormalisasi. Hasil perhitungan siswa terbaik yaitu Muhammad Aidil dengan nilai stamina dan kecepatan tertinggi sebagai pengambil keputusan terbaik dalam menentukan gaya bertarung siswa PSHT untuk mengikuti PORKOT MEDAN.
{"title":"Rekomendasi Gaya Bertarung Terbaik Siswa PSHT Untuk Mengikuti Porkot Medan Menggunakan Metode ELECTRE","authors":"R. Putra, Arya Pratama Damanik, Reza Kurnia Lesmana","doi":"10.55537/spk.v2i1.610","DOIUrl":"https://doi.org/10.55537/spk.v2i1.610","url":null,"abstract":"Dalam dunia olah raga khususnya salah satu olah raga yaitu pencak silat. Banyak atlet bertanding dari berbagai jenis pencak silat di Indonesia. Untuk melaju ke pertandingan, tentunya para atlet akan diseleksi gaya bertarungnya oleh masing-masing pelatih. Dalam melakukan seleksi, terkadang pembina sering melakukan kesalahan dalam menyeleksi siswanya. Penelitian ini bertujuan untuk memudahkan pelatih pencak silat dalam menentukan gaya bertarung yang terbaik bagi siswa PSHT untuk mengikuti PORKOT MEDAN. Sistem yang akan dibangun pada penelitian ini menggunakan Sistem Pendukung Keputusan (SPK) Metode ELECTRE sebagai proses penentuan gaya bertarung terbaik. Penelitian dimulai dengan mengumpulkan data dari para pelatih silat. Data yang diperoleh kemudian dimasukkan ke dalam sistem untuk dihitung dan dinormalisasi. Hasil perhitungan siswa terbaik yaitu Muhammad Aidil dengan nilai stamina dan kecepatan tertinggi sebagai pengambil keputusan terbaik dalam menentukan gaya bertarung siswa PSHT untuk mengikuti PORKOT MEDAN.","PeriodicalId":233234,"journal":{"name":"Sistem Pendukung Keputusan dengan Aplikasi","volume":"95 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-03-17","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"116101711","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Banyaknya jumlah kafe yang ada di kota Medan khususnya di kawasan pemancingan membuat sebagian orang kesulitan untuk memilih kafe dengan kenyamanan yang baik untuk menghabiskan waktu bersama teman dan keluarga, baik itu untuk mengerjakan tugas maupun menghabiskan waktu bersama orang tersayang. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk membantu pengunjung khususnya di area pemancingan yang kesulitan menemukan kafe terfavorit dengan kriteria dan bobot tertentu dengan melakukan observasi langsung di lapangan. Pada penelitian ini mengembangkan sistem pendukung keputusan yang menerapkan metode Simple Multi-Attribute Rating Technique (SMART) untuk menentukan kafe favorit di area pemancingan, dari hasil wawancara dengan beberapa pengunjung dan pihak terkait, dengan ini peneliti memperoleh beberapa dari data yang akan dibutuhkan seperti, kriteria dan bobot serta alternatif apa yang digunakan melalui penilaian dalam penelitian, sedangkan kriteria dan bobot yang digunakan sudah ditentukan sesuai dengan selera pengunjung, seperti kualitas pelayanan, harga, fasilitas, suasana, dan kepuasan pelanggan serta 25 alternatif yang akan dipertimbangkan dalam pemilihan kafe favorit di area pemancingan. Hasil pemeringkatan yang diperoleh dari penelitian ini adalah kafe Labasta dengan skor tertinggi yaitu 16.00 dipilih dan juga direkomendasikan sebagai kafe terfavorit di kawasan pemancingan. Sehingga penelitian ini dapat membantu menyelesaikan permasalahan di daerah pemancingan dengan menghasilkan keputusan penentuan kafe favorit melalui sistem pendukung keputusan dengan metode SMART.
{"title":"Penerapan Metode Simple Multi Attribute Rating Technique pada Pemilihan Cafe Terfavorit","authors":"Suhardi, Aidil Halim Lubis, Annisa Aprilia, Indri Ayu Ningrum","doi":"10.55537/spk.v2i1.114","DOIUrl":"https://doi.org/10.55537/spk.v2i1.114","url":null,"abstract":"Banyaknya jumlah kafe yang ada di kota Medan khususnya di kawasan pemancingan membuat sebagian orang kesulitan untuk memilih kafe dengan kenyamanan yang baik untuk menghabiskan waktu bersama teman dan keluarga, baik itu untuk mengerjakan tugas maupun menghabiskan waktu bersama orang tersayang. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk membantu pengunjung khususnya di area pemancingan yang kesulitan menemukan kafe terfavorit dengan kriteria dan bobot tertentu dengan melakukan observasi langsung di lapangan. Pada penelitian ini mengembangkan sistem pendukung keputusan yang menerapkan metode Simple Multi-Attribute Rating Technique (SMART) untuk menentukan kafe favorit di area pemancingan, dari hasil wawancara dengan beberapa pengunjung dan pihak terkait, dengan ini peneliti memperoleh beberapa dari data yang akan dibutuhkan seperti, kriteria dan bobot serta alternatif apa yang digunakan melalui penilaian dalam penelitian, sedangkan kriteria dan bobot yang digunakan sudah ditentukan sesuai dengan selera pengunjung, seperti kualitas pelayanan, harga, fasilitas, suasana, dan kepuasan pelanggan serta 25 alternatif yang akan dipertimbangkan dalam pemilihan kafe favorit di area pemancingan. Hasil pemeringkatan yang diperoleh dari penelitian ini adalah kafe Labasta dengan skor tertinggi yaitu 16.00 dipilih dan juga direkomendasikan sebagai kafe terfavorit di kawasan pemancingan. Sehingga penelitian ini dapat membantu menyelesaikan permasalahan di daerah pemancingan dengan menghasilkan keputusan penentuan kafe favorit melalui sistem pendukung keputusan dengan metode SMART.","PeriodicalId":233234,"journal":{"name":"Sistem Pendukung Keputusan dengan Aplikasi","volume":"151 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-03-16","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"115627591","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Di era saat ini, jam tangan merupakan salah satu gaya fashion yang digemari oleh masyarakat saat ini. Jam tangan adalah salah satu aksesoris yang digunakan untuk menunjukkan waktu yang dipantau oleh mesin. Dalam proses pembuatan sistem pendukung keputusan perlu adanya perubahan sistem yang lama menjadi sistem yang diperbaharui. Dalam proses pemilihan jam tangan terbaik di Toko Jul Jam masih menggunakan cara manual dimana pegawai toko mencatat kode jam dan data kriteria dalam buku laporan untuk menentukan jam mana yang terbaik. Hal ini dapat memperlambat proses pemilihan jam tangan terbaik sehingga Jul Jam Store membutuhkan sistem pendukung keputusan. Dalam penelitian ini digunakan metode MOORA dimana metode ini dapat menentukan hasil keputusan dari beberapa kriteria sehingga mudah dipahami dalam proses evaluasi yang bersifat subyektif sehingga menjadi kriteria pembobotan dengan bobot atribut dari suatu keputusan. Analisis data penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan rekomendasi pemilihan jam tangan terbaik. Kriteria dan bobot yang digunakan adalah harga, model, baterai, tipe strap, ketahanan. Dari 25 alternatif yang digunakan, diperoleh hasil penelitian alternatif A13 dengan hasil ranking tertinggi dengan nilai optimasi 0,0016. Penelitian ini menghasilkan keputusan menggunakan metode MOORA untuk menentukan jam tangan.
{"title":"Sistem Pendukung Keputusan Pemilihan Jam Tangan Menggunakan Metode MOORA","authors":"M. Siddik, Putri Ramadhani, Widya Salistiawaty","doi":"10.55537/spk.v2i1.115","DOIUrl":"https://doi.org/10.55537/spk.v2i1.115","url":null,"abstract":"Di era saat ini, jam tangan merupakan salah satu gaya fashion yang digemari oleh masyarakat saat ini. Jam tangan adalah salah satu aksesoris yang digunakan untuk menunjukkan waktu yang dipantau oleh mesin. Dalam proses pembuatan sistem pendukung keputusan perlu adanya perubahan sistem yang lama menjadi sistem yang diperbaharui. Dalam proses pemilihan jam tangan terbaik di Toko Jul Jam masih menggunakan cara manual dimana pegawai toko mencatat kode jam dan data kriteria dalam buku laporan untuk menentukan jam mana yang terbaik. Hal ini dapat memperlambat proses pemilihan jam tangan terbaik sehingga Jul Jam Store membutuhkan sistem pendukung keputusan. Dalam penelitian ini digunakan metode MOORA dimana metode ini dapat menentukan hasil keputusan dari beberapa kriteria sehingga mudah dipahami dalam proses evaluasi yang bersifat subyektif sehingga menjadi kriteria pembobotan dengan bobot atribut dari suatu keputusan. Analisis data penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan rekomendasi pemilihan jam tangan terbaik. Kriteria dan bobot yang digunakan adalah harga, model, baterai, tipe strap, ketahanan. Dari 25 alternatif yang digunakan, diperoleh hasil penelitian alternatif A13 dengan hasil ranking tertinggi dengan nilai optimasi 0,0016. Penelitian ini menghasilkan keputusan menggunakan metode MOORA untuk menentukan jam tangan.","PeriodicalId":233234,"journal":{"name":"Sistem Pendukung Keputusan dengan Aplikasi","volume":"84 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-03-16","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"130356417","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Raissa Amanda Putri, Muhammad Dedi Irawan, Muhammad Imbalo Zaki Hasibuan, Anggreini, Muhammad Hendrik Koto
Peningkatan jumlah penduduk yang signifikan diseluruh dunia menyebabkan meningkatnya jumlah produksi sampah hingga menimbulkan lonjakan yang cukup tinggi. Lonjakan ini disebabkan meningkatnya kebutuhan yang diperlukan manusia sehari-hari, dengan banyaknya kebutuhan maka banyak juga sampah yang dihasilkan, terutama sampah plastik yang dijadikan wadah atau bahan pembungkus berbagai macam barang lainnya. Sehingga membuat lingkungan tercemar akibat sampah plastik. Sudah banyak upaya yang dilakukan dunia dan pemerintah dalam mengurangi sampah salah satunya seperti yang dilakukan PT. Indonesia Bebas Sampah, yaitu memilah limbah kemudian menjualnya kepada pihak-pihak yang mendaur ulang limbah tersebut. Adanya sistem pendukung keputusan (SPK) maka akan membantu PT. Indonesia Bebas Sampah memilih limbah terbaik untuk dibeli kemudian dipilah dan didaur ulang. Menggunakan metode SMART (Simple Multi-Attribute Ratting Technique) akan memperoleh limbah terbaik yang dapat dibeli dengan fleksibel dan sederhana sehingga dapat memenuhi keutuhan pengambilan keputusan dan respons analitis yang cepat. Alternatif yang diambil sebagai acuan penelitian meliputi minyak jelantah, plastik-plastik, botol-botol minuman bekas, dan beberapa sampah rumah tangga yang dapat didaur ulang lainnya. Berdasarkan 25 alternatif yang digunakan, maka didapatkan hasil yakni, minyak jelantah dengan ranking tertinggi 0,85. Penelitian ini menciptkan sebuah keputusan dengan menggunakan metode SMART guna mengetahui limbah apa saja yang dapat dibeli dengan memberikan profit lebih banyak yaitu minyak jelantah dengan hasil nilai 0,85.
世界各地人口的显著增加导致垃圾产量的增加,导致相当高的垃圾数量激增。这些激增是由于人类日常需要的增加,产生了大量的垃圾,特别是用作容器或其他材料的塑料垃圾。从而使环境受到塑料垃圾的污染。世界和各国政府在减少垃圾方面所做的努力,与印尼PT. i . Indonesia所做的一样多。有一个支持系统(SPK),将帮助PT. Indonesia选择最好的废物购买,然后分类和回收。使用智能方法(简单的多功能响尾蛇技术)将获得可以灵活和简单购买的最佳浪费,以满足快速决策和分析反应的完整性。研究替代品包括jelantah石油、塑料塑料、二手瓶装饮料和其他可循环利用的家庭垃圾。根据25种替代方法,它获得了最高0.85的jelantah油。这项研究通过巧妙的方法发现了可以通过给我们更多的利润,也就是价值0.85的jelantah石油,来获得的任何浪费。
{"title":"Pembelian Limbah Yang Dapat Didaur Ulang Menggunakan Metode Simple Multi-Attribute Ratting Technique","authors":"Raissa Amanda Putri, Muhammad Dedi Irawan, Muhammad Imbalo Zaki Hasibuan, Anggreini, Muhammad Hendrik Koto","doi":"10.55537/spk.v1i2.214","DOIUrl":"https://doi.org/10.55537/spk.v1i2.214","url":null,"abstract":"Peningkatan jumlah penduduk yang signifikan diseluruh dunia menyebabkan meningkatnya jumlah produksi sampah hingga menimbulkan lonjakan yang cukup tinggi. Lonjakan ini disebabkan meningkatnya kebutuhan yang diperlukan manusia sehari-hari, dengan banyaknya kebutuhan maka banyak juga sampah yang dihasilkan, terutama sampah plastik yang dijadikan wadah atau bahan pembungkus berbagai macam barang lainnya. Sehingga membuat lingkungan tercemar akibat sampah plastik. Sudah banyak upaya yang dilakukan dunia dan pemerintah dalam mengurangi sampah salah satunya seperti yang dilakukan PT. Indonesia Bebas Sampah, yaitu memilah limbah kemudian menjualnya kepada pihak-pihak yang mendaur ulang limbah tersebut. Adanya sistem pendukung keputusan (SPK) maka akan membantu PT. Indonesia Bebas Sampah memilih limbah terbaik untuk dibeli kemudian dipilah dan didaur ulang. Menggunakan metode SMART (Simple Multi-Attribute Ratting Technique) akan memperoleh limbah terbaik yang dapat dibeli dengan fleksibel dan sederhana sehingga dapat memenuhi keutuhan pengambilan keputusan dan respons analitis yang cepat. Alternatif yang diambil sebagai acuan penelitian meliputi minyak jelantah, plastik-plastik, botol-botol minuman bekas, dan beberapa sampah rumah tangga yang dapat didaur ulang lainnya. Berdasarkan 25 alternatif yang digunakan, maka didapatkan hasil yakni, minyak jelantah dengan ranking tertinggi 0,85. Penelitian ini menciptkan sebuah keputusan dengan menggunakan metode SMART guna mengetahui limbah apa saja yang dapat dibeli dengan memberikan profit lebih banyak yaitu minyak jelantah dengan hasil nilai 0,85.","PeriodicalId":233234,"journal":{"name":"Sistem Pendukung Keputusan dengan Aplikasi","volume":"2 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2022-09-30","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"127960109","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Adnan Buyung Nasution, Della Widyati, Feby Hasanah Ritonga
Buah-buahan memiliki peran penting bagi kesehatan pada tubuh Indonesia adalah negara tropis sehingga menyimpan keanekaragaman jenis tumbuhan tertinggi di dunia terdapat 266 jenis buah-buahan yang dianggap asli Indonesia. Buah memiliki banyak manfaat bagi tubuh selain dapat mencukupi gizi yang kita butuhkan buah juga dapat mencegah penyakit. Menurut badan kesehatan dunia WHO manusia sebaiknya mengkonsumsi buah setidaknya 400g/hari agar tubuh sehat terutama seperti masa pandemi saat ini. Metode MOORA digunakan dalam sistem ini karena untuk menentukan buah buahan apa yang layak untuk dijual agar buah dapat berkualitas baik tentu akan dinilai dari kualitasnya. Begitu banyak kriteria mempengaruhi kualitas dari buah yang baik ini menjadi masalah yang perlu dituntaskan dengan sistem pendukung melalui kriteria dan bobot yang digunakan yaitu warna(25%), kondisi buah(20%), tekstur buah(15%), tingkat kematangan(20%), daya tahan(20%). Lalu digunakan 25 alternatif buah kueni yang menjadi pertimbangan dalam pemilihan buah-buahan layak jual di toko buah ibnu di Desa Pantai Cermin. Dari 25 alternatif yang digunakan hasil yang didapat adalah buah kueni 25 dengan rangking tertinggi karena memiliki nilai bobot yang sempurna di setiap kriteria maka buah kueni 25 menjadi rekomendasi terbaik untuk dipilih sebagai buah yang layak dijual. Perhitungan sistem pendukung keputusan pemilihan buah-buahan layak jual ini juga berlaku untuk buah-buahan lainya yang dijual ditoko buah ibnu di Desa Pantai Cermin seperti buah semangka, buah rambutan, buah salak, buah nanas dan buah buahan lainnya.
这些水果对印尼的健康至关重要,是一个热带国家,储存着世界上最高种类的植物,共有266种被认为是印尼本土的水果。水果不仅能滋养我们的身体,还能预防疾病。根据世界卫生组织(world health organization)的数据,人类应该每天至少摄入400g(水果),以保持健康,特别是像今天的大流行一样。莫拉方法在这个系统中使用,因为确定哪些水果值得出售,以便质量好,必须根据质量来判断。许多标准影响好果实的质量已经成为一个需要通过使用颜色(25%)、水果状况(20%)、水果纹理(15%)、成熟度(20%)、忍耐(20%)等标准和支持系统来解决的问题。然后用了25种不同的kueni水果,这是在选择有价值的水果时考虑到的。在采用的25种替代产品中,高排名25的kueni水果是最有价值的,因为它在每个标准中都具有完美的质量值,因此kueni 25成为选择有价值的水果的最佳推荐。决定是否出售有价值水果的系统计算也适用于在哈塞尔海滩村的伊本水果店出售的其他水果,如西瓜、红糖、沙拉、菠萝和其他水果。
{"title":"Sistem Pendukung Keputusan Pemilihan Buah-Buahan Layak Jual Menggunakan Metode MOORA","authors":"Adnan Buyung Nasution, Della Widyati, Feby Hasanah Ritonga","doi":"10.55537/spk.v1i2.116","DOIUrl":"https://doi.org/10.55537/spk.v1i2.116","url":null,"abstract":"Buah-buahan memiliki peran penting bagi kesehatan pada tubuh Indonesia adalah negara tropis sehingga menyimpan keanekaragaman jenis tumbuhan tertinggi di dunia terdapat 266 jenis buah-buahan yang dianggap asli Indonesia. Buah memiliki banyak manfaat bagi tubuh selain dapat mencukupi gizi yang kita butuhkan buah juga dapat mencegah penyakit. Menurut badan kesehatan dunia WHO manusia sebaiknya mengkonsumsi buah setidaknya 400g/hari agar tubuh sehat terutama seperti masa pandemi saat ini. Metode MOORA digunakan dalam sistem ini karena untuk menentukan buah buahan apa yang layak untuk dijual agar buah dapat berkualitas baik tentu akan dinilai dari kualitasnya. Begitu banyak kriteria mempengaruhi kualitas dari buah yang baik ini menjadi masalah yang perlu dituntaskan dengan sistem pendukung melalui kriteria dan bobot yang digunakan yaitu warna(25%), kondisi buah(20%), tekstur buah(15%), tingkat kematangan(20%), daya tahan(20%). Lalu digunakan 25 alternatif buah kueni yang menjadi pertimbangan dalam pemilihan buah-buahan layak jual di toko buah ibnu di Desa Pantai Cermin. Dari 25 alternatif yang digunakan hasil yang didapat adalah buah kueni 25 dengan rangking tertinggi karena memiliki nilai bobot yang sempurna di setiap kriteria maka buah kueni 25 menjadi rekomendasi terbaik untuk dipilih sebagai buah yang layak dijual. Perhitungan sistem pendukung keputusan pemilihan buah-buahan layak jual ini juga berlaku untuk buah-buahan lainya yang dijual ditoko buah ibnu di Desa Pantai Cermin seperti buah semangka, buah rambutan, buah salak, buah nanas dan buah buahan lainnya.","PeriodicalId":233234,"journal":{"name":"Sistem Pendukung Keputusan dengan Aplikasi","volume":"17 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2022-09-30","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"133834904","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Utara merupakan instansi pemerintah daerah tingkat provinsi yang mengurus bidang Pendidikaan dan perbantuan yang dipimpin oleh kepala dinas yang bertanggung jawab kepada gubernur melalui sekretariat daerah. Didalam dunia kerja memiliki sedikit banyaknya masalah yang dihadapi oleh para karyawan salah satunya ialah bekerja dengan tidak maksimal maka dari itu dibutuhkannya penilaian softskill agar dapat meningkatkan kinerja setiap karyawan. Tujuan penelitian ini ialah untuk membangun suatu sistem penilaian softskill karyawan dan mengapresiasi para karyawan agar dapat bekerja lebih baik lagi dan juga membentuk karakter yang kuat. Proses penelitian menggunakan metode Simple Additive Weighting (SAW) dengan atribut kriteria : kemampuan komunikasi, kemampuan beradaptasi, kemampuan bekerja sama, motivasi, dan ramah. Pembobotan untuk penilaian yaitu ( 0.25, 0.15, 0.3, 0.15, 0.15). Hasil penelitian menunjukkan, Bahwa metode SAW merekomendasikan K5 menghasilkan nilai tertinggi.
{"title":"Penilaian Kompetensi Soft Skill Karyawan Terbaik Berbasis Web Dengan Metode SAW","authors":"M. Irvan, Hanafi Limansyah","doi":"10.55537/spk.v1i2.154","DOIUrl":"https://doi.org/10.55537/spk.v1i2.154","url":null,"abstract":"Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Utara merupakan instansi pemerintah daerah tingkat provinsi yang mengurus bidang Pendidikaan dan perbantuan yang dipimpin oleh kepala dinas yang bertanggung jawab kepada gubernur melalui sekretariat daerah. Didalam dunia kerja memiliki sedikit banyaknya masalah yang dihadapi oleh para karyawan salah satunya ialah bekerja dengan tidak maksimal maka dari itu dibutuhkannya penilaian softskill agar dapat meningkatkan kinerja setiap karyawan. Tujuan penelitian ini ialah untuk membangun suatu sistem penilaian softskill karyawan dan mengapresiasi para karyawan agar dapat bekerja lebih baik lagi dan juga membentuk karakter yang kuat. Proses penelitian menggunakan metode Simple Additive Weighting (SAW) dengan atribut kriteria : kemampuan komunikasi, kemampuan beradaptasi, kemampuan bekerja sama, motivasi, dan ramah. Pembobotan untuk penilaian yaitu ( 0.25, 0.15, 0.3, 0.15, 0.15). Hasil penelitian menunjukkan, Bahwa metode SAW merekomendasikan K5 menghasilkan nilai tertinggi.","PeriodicalId":233234,"journal":{"name":"Sistem Pendukung Keputusan dengan Aplikasi","volume":"81 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2022-09-30","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"132965062","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Untuk membangun kemampuan setiap instansi maupun perusahaan sangat memerlukan Kualitas sumber daya yang berdaya saing tinggi guna meningkatkan produktivitas kerja pada instansi tersebut. Dengan adanya tingkat keahlian dan nilai kompetensi akan mampu meningkatkan sistem pelayanan yang terbaik. Tujuan penelitian ini agar mencakup nilai profesional perlu diterapkan sebuah Website agar dapat membantu dalam proses penerimaan karyawan pada Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Utara. Metode yang digunakan ialah metode Analytical Hierarchy Process (AHP). Metode tersebut dipilih karena untuk memecahkan suatu situasi yang kompleks tidak struktur kedalam beberapa kompenen dalam susunan yang hirarki, dengan memberi nilai subjektif tentang pentingnya setiap variabel secara relatif, dan menetapkan variabel mana yang memiliki prioritas paling tinggi guna mempengaruhi hasil pada situasi tersebut. Proses seleksi digunakan kriteria-kriteria yang merupakan syarat diterima menjadi karyawan baru. Kriteria yang digunakan adalah etika, pendidikan, pengalaman, komunikatif, motivasi. Dan juga pada proses seleksi karyawan dapat dilakukan dengan optimal dari segi waktu yang diperlukan hingga pada proses pengevaluasian pemilihan pelamar menjadi lebih efektif serta efisien. Hasil pada metode AHP menghasilkan rekomendasi P4 dengan nilai 0.237.
{"title":"Perekrutan Karyawan Baru Berbasis Web Dengan Menerapkan Metode Analytical Hierarchy Process (AHP)","authors":"Syahri Wahyu Julhani, Hanafi Limansyah","doi":"10.55537/spk.v1i2.155","DOIUrl":"https://doi.org/10.55537/spk.v1i2.155","url":null,"abstract":"Untuk membangun kemampuan setiap instansi maupun perusahaan sangat memerlukan Kualitas sumber daya yang berdaya saing tinggi guna meningkatkan produktivitas kerja pada instansi tersebut. Dengan adanya tingkat keahlian dan nilai kompetensi akan mampu meningkatkan sistem pelayanan yang terbaik. Tujuan penelitian ini agar mencakup nilai profesional perlu diterapkan sebuah Website agar dapat membantu dalam proses penerimaan karyawan pada Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Utara. Metode yang digunakan ialah metode Analytical Hierarchy Process (AHP). Metode tersebut dipilih karena untuk memecahkan suatu situasi yang kompleks tidak struktur kedalam beberapa kompenen dalam susunan yang hirarki, dengan memberi nilai subjektif tentang pentingnya setiap variabel secara relatif, dan menetapkan variabel mana yang memiliki prioritas paling tinggi guna mempengaruhi hasil pada situasi tersebut. Proses seleksi digunakan kriteria-kriteria yang merupakan syarat diterima menjadi karyawan baru. Kriteria yang digunakan adalah etika, pendidikan, pengalaman, komunikatif, motivasi. Dan juga pada proses seleksi karyawan dapat dilakukan dengan optimal dari segi waktu yang diperlukan hingga pada proses pengevaluasian pemilihan pelamar menjadi lebih efektif serta efisien. Hasil pada metode AHP menghasilkan rekomendasi P4 dengan nilai 0.237.","PeriodicalId":233234,"journal":{"name":"Sistem Pendukung Keputusan dengan Aplikasi","volume":"47 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2022-09-30","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"129988059","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Puspa Ramadhani, Suendri Suendri, Muhammad Dedi Irawan
Ekspor merupakan suatu kegiatan pengiriman dari dalam negeri ke luar negeri. Dalam melakukan ekspor, banyak penilaian yang dilakukan yaitu salah satunya dilihat dari kondisi fisik yang akan dikirim. Pada CV. Rumah Bunga Tamora merupakan tempat pembudidaya tanaman hias salah satunya tanaman anggrek, disana hanya melakukan pengiriman antar pulau saja dan belum melakukan ekspor tanaman anggrek. Sebelum melakukan ekspor tanaman anggrek maka setiap jenis tanaman harus dipilih mana yang layak diekspor dan tidak, untuk dapat mengetahui tanaman anggrek merupakan kualitas ekspor perlu dilakukan penelitian dengan memanfaatkan Sistem Pendukung Keputusan (SPK) sebagai tahapan dari penilaian dan perhitungan pada jenis tanaman yang terkomputerisasi akan menghasilkan rekomendasi jenis tanaman anggrek yang layak dijadikan kualitas ekspor. Dalam penelitian SPK ini menggunakan kombinasi antara metode Weighted Product (WP) dan Multi-Attribute Utility Theory (MAUT) sebagai langkah-langkah perhitungan yaitu menentukan kriteria jenis tanaman terdapat 5 kriteria (1) ketahanan pengiriman, (2) usia tanaman, (3) fungsi tanaman, (4) iklim, dan (5) kesehatan tanaman; menentukan bobot dari masing-masing kriteria dengan ketentuan nilai 5 tingkat kepentingan (1) tidak baik, (2) kurang baik, (3) cukup baik, (4) baik, (5) sangat baik; setelah mendapatkan nilai bobot untuk kriteria lalu dilakukan perhitungan normalisasi agar menghasilkan ranking dari jenis tanaman. Dari hasil perhitungan kedua metode WP dan MAUT menggunakan sistem maka dihasilkan nilai akhir dengan ranking tertinggi 0.667 terdapat pada jenis tanaman Cattleya Dark Lavender sebagai tanaman anggrek kualitas ekspor yang direkomendasikan.
出口是一种从海外运输的活动。在出口方面,许多评估都是通过运输的身体状况进行的。在简历。Tamora之家是一种室内植物,其中一种兰花只在岛上运输,还没有出口兰花。之前做了兰花出口,那么每种植物必须选择哪个值得出口和出口质量,才能不知道兰花是必要的研究利用决策支持系统(SPK)作为评估的阶段和计算机计算的植物会产生推荐值得成为出口质量的兰花。在这一SPK的研究中,将weghted production (WP)和多功能公用事业(die)的方法结合起来,作为确定作物种类标准的计算方法,包括5个标准(1)运输能力,(2)植物的年龄,(3)植物的功能,(4)气候,和(5)植物健康;根据5个基本属性的价值标准(1)不好,(2)不好,(3)足够好,(4)好,(5)非常好,确定每个标准的质量;在获得了标准的重量值后,然后进行规范性计算,以获得作物种类的排名。WP方法和致命方法使用系统的计算结果显示,a0667是Cattleya Dark薰衣草的最终价值,是推荐的出口质量兰花。
{"title":"Kombinasi Metode WP dan MAUT Dalam Pemilihan Tanaman Anggrek Kualitas Ekspor Berbasis WEB","authors":"Puspa Ramadhani, Suendri Suendri, Muhammad Dedi Irawan","doi":"10.55537/spk.v1i1.35","DOIUrl":"https://doi.org/10.55537/spk.v1i1.35","url":null,"abstract":"Ekspor merupakan suatu kegiatan pengiriman dari dalam negeri ke luar negeri. Dalam melakukan ekspor, banyak penilaian yang dilakukan yaitu salah satunya dilihat dari kondisi fisik yang akan dikirim. Pada CV. Rumah Bunga Tamora merupakan tempat pembudidaya tanaman hias salah satunya tanaman anggrek, disana hanya melakukan pengiriman antar pulau saja dan belum melakukan ekspor tanaman anggrek. Sebelum melakukan ekspor tanaman anggrek maka setiap jenis tanaman harus dipilih mana yang layak diekspor dan tidak, untuk dapat mengetahui tanaman anggrek merupakan kualitas ekspor perlu dilakukan penelitian dengan memanfaatkan Sistem Pendukung Keputusan (SPK) sebagai tahapan dari penilaian dan perhitungan pada jenis tanaman yang terkomputerisasi akan menghasilkan rekomendasi jenis tanaman anggrek yang layak dijadikan kualitas ekspor. Dalam penelitian SPK ini menggunakan kombinasi antara metode Weighted Product (WP) dan Multi-Attribute Utility Theory (MAUT) sebagai langkah-langkah perhitungan yaitu menentukan kriteria jenis tanaman terdapat 5 kriteria (1) ketahanan pengiriman, (2) usia tanaman, (3) fungsi tanaman, (4) iklim, dan (5) kesehatan tanaman; menentukan bobot dari masing-masing kriteria dengan ketentuan nilai 5 tingkat kepentingan (1) tidak baik, (2) kurang baik, (3) cukup baik, (4) baik, (5) sangat baik; setelah mendapatkan nilai bobot untuk kriteria lalu dilakukan perhitungan normalisasi agar menghasilkan ranking dari jenis tanaman. Dari hasil perhitungan kedua metode WP dan MAUT menggunakan sistem maka dihasilkan nilai akhir dengan ranking tertinggi 0.667 terdapat pada jenis tanaman Cattleya Dark Lavender sebagai tanaman anggrek kualitas ekspor yang direkomendasikan.","PeriodicalId":233234,"journal":{"name":"Sistem Pendukung Keputusan dengan Aplikasi","volume":"6 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2022-03-27","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"126547991","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}