Pub Date : 2022-08-03DOI: 10.59106/attahsin.v1i1.8
Siti Masyarafatul Manna Wassalwa, Husnul Fadilatus Syarafah
Manajemen kurikulum merupakan suatu sistem pengelolaan kurikulum yang kooperatif, komprehensif, sistemik dan sistemati dalam rangka mewujudkan tercapainya tujuan kurikulum. Manajemen kurikulun dapat kita pahami sebagai pertanggung jawaban (Akuntabilitas) lembaga pendidikan terhadap masyarakat luas dan pemerintah agar outcomes yang dihasilkan dapat bermanfaat. Selama ini manajemen kurikulum pendidikan pesantren hanya dikenal sebagai lembaga pendidikan yang hanya mengandalkan manajemen kurikulum tradisional dan sangat menghindari terhadap kurikulum pendidikan modern. Namun faktanya, banyak lulusan pesantren yang mampu bersaing dengan lulusan pendidikan modern dalam segala bidang. Salah satu keberhasilan pesantren tidak terlepas dari peran kiai sebagai hidden curriculum (kurikulum tersembunyi) yang mengedepankan nilai-nilai pendidikan karakter sekaligus menjadi reference personbagi para santri. Belakangan pesantren mulai menerapkan kurikulum baru tanpa meninggalkan kurikulum sebelumnya yang dikelola (manaj) secara berkesinambungan. Keterpaduan antara kurikulum lama dan baru memperkuat pendidikan pesantren sebagai lembaga pendidikan yang unik dan mempunyai kekhasan tersendiri. Secara rinci tujuan pendidikan pesantren meliputi meninggikan budi pekerti, melatih dan mempertinggi semangat, menghargai nilai-nilai spiritual dan kemanusiaan, mengajarkan tingkah-laku yang jujur dan bermoral, dan mempersiapkan para santri untuk hidup sederhana dan bersih hati.
{"title":"Manajemen Kurikulum Pesantren","authors":"Siti Masyarafatul Manna Wassalwa, Husnul Fadilatus Syarafah","doi":"10.59106/attahsin.v1i1.8","DOIUrl":"https://doi.org/10.59106/attahsin.v1i1.8","url":null,"abstract":"Manajemen kurikulum merupakan suatu sistem pengelolaan kurikulum yang kooperatif, komprehensif, sistemik dan sistemati dalam rangka mewujudkan tercapainya tujuan kurikulum. Manajemen kurikulun dapat kita pahami sebagai pertanggung jawaban (Akuntabilitas) lembaga pendidikan terhadap masyarakat luas dan pemerintah agar outcomes yang dihasilkan dapat bermanfaat. Selama ini manajemen kurikulum pendidikan pesantren hanya dikenal sebagai lembaga pendidikan yang hanya mengandalkan manajemen kurikulum tradisional dan sangat menghindari terhadap kurikulum pendidikan modern. Namun faktanya, banyak lulusan pesantren yang mampu bersaing dengan lulusan pendidikan modern dalam segala bidang. Salah satu keberhasilan pesantren tidak terlepas dari peran kiai sebagai hidden curriculum (kurikulum tersembunyi) yang mengedepankan nilai-nilai pendidikan karakter sekaligus menjadi reference personbagi para santri. Belakangan pesantren mulai menerapkan kurikulum baru tanpa meninggalkan kurikulum sebelumnya yang dikelola (manaj) secara berkesinambungan. Keterpaduan antara kurikulum lama dan baru memperkuat pendidikan pesantren sebagai lembaga pendidikan yang unik dan mempunyai kekhasan tersendiri. Secara rinci tujuan pendidikan pesantren meliputi meninggikan budi pekerti, melatih dan mempertinggi semangat, menghargai nilai-nilai spiritual dan kemanusiaan, mengajarkan tingkah-laku yang jujur dan bermoral, dan mempersiapkan para santri untuk hidup sederhana dan bersih hati.","PeriodicalId":247704,"journal":{"name":"At-tahsin : Jurnal Manajemen Pendidikan","volume":"24 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2022-08-03","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"131545401","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Pub Date : 2022-08-03DOI: 10.59106/attahsin.v1i1.12
Luthfiyatun Nawiroh, Misbahul Munir
Manajemen kewirausahaan merupakan bagian dari salah satu subsistem manajemen pendidikan yang menginternalisasikan jiwa kewirausahaan melalui institusi pendidikan. Program-program dalam manajemen kewirausahaan yang diaplikasikan dalam Lembaga pendidikan memiliki peran besar dalam memberikan bekal kepada seluruh warga sekolah untuk mengembangkan skill kewirausahaan yang mereka miliki. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif-deskriptif dengan wawancara, observasi dan dokumentasi. Adapun hasil daripenelitian ini diataranya kegiatan manajemen kewirausahaan di SMK Nahdlatul Ulama’ dilakukan melalui beberapa kegiatan, diantaranya ; kegiatan perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan pengawasan.
{"title":"Implementasi Manajemen Kewirausahaan di SMK NU Kabupaten Bondowoso","authors":"Luthfiyatun Nawiroh, Misbahul Munir","doi":"10.59106/attahsin.v1i1.12","DOIUrl":"https://doi.org/10.59106/attahsin.v1i1.12","url":null,"abstract":"Manajemen kewirausahaan merupakan bagian dari salah satu subsistem manajemen pendidikan yang menginternalisasikan jiwa kewirausahaan melalui institusi pendidikan. Program-program dalam manajemen kewirausahaan yang diaplikasikan dalam Lembaga pendidikan memiliki peran besar dalam memberikan bekal kepada seluruh warga sekolah untuk mengembangkan skill kewirausahaan yang mereka miliki. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif-deskriptif dengan wawancara, observasi dan dokumentasi. Adapun hasil daripenelitian ini diataranya kegiatan manajemen kewirausahaan di SMK Nahdlatul Ulama’ dilakukan melalui beberapa kegiatan, diantaranya ; kegiatan perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan pengawasan.","PeriodicalId":247704,"journal":{"name":"At-tahsin : Jurnal Manajemen Pendidikan","volume":"95 27 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2022-08-03","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"129183779","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Pub Date : 2022-08-03DOI: 10.59106/attahsin.v1i1.9
Nursahida Kamil, Desi Susanti
Salah satu unsur yang dapat meningkatkan kualitas/mutu pendidikan di madrasah adalah kepemimpinan kepala madrasah. Kepemimpinan kepala madrasah merupakan salah satu faktor yang dapat mempengaruhi profesionalisme guru dalam melaksanakan tugasnya.Profesionalisme guru akan menjadi optimal, jika diintegrasikan dengan komponen Madrasah.Oleh karena itu, guru yang merupakan salah satu unsur di bidang kependidikan harus berperan secara aktif dan menempatkan kedudukannya sebagai tenaga professional.Jika kita amati, salah satu ciri krisis pendidikan di Indonesia adalah guru belum mampu menunjukkan profesionalismeyang memadai. Hal ini menunjukkan bahwa profesionalisme guru belum sepenuhnya ditopang oleh derajat penguasaan kompetensi yang memadai. Oleh karena itu, perlu adanya upaya yang komprehensif guna meningkatkan kompetensi profesional guru khususnya guru PAI. Atas dasar itulah, penelitian ini difokuskan kepemimpinan kepala madrasah dalam upaya meningkatkan kompetensi profesional guru PAI.
{"title":"Kepemimpinan Kepala Madrasah dalam Upaya Meningkatkan Kompetensi Profesional Guru PAI di MTS an-Najahiyah Pakistaji","authors":"Nursahida Kamil, Desi Susanti","doi":"10.59106/attahsin.v1i1.9","DOIUrl":"https://doi.org/10.59106/attahsin.v1i1.9","url":null,"abstract":"Salah satu unsur yang dapat meningkatkan kualitas/mutu pendidikan di madrasah adalah kepemimpinan kepala madrasah. Kepemimpinan kepala madrasah merupakan salah satu faktor yang dapat mempengaruhi profesionalisme guru dalam melaksanakan tugasnya.Profesionalisme guru akan menjadi optimal, jika diintegrasikan dengan komponen Madrasah.Oleh karena itu, guru yang merupakan salah satu unsur di bidang kependidikan harus berperan secara aktif dan menempatkan kedudukannya sebagai tenaga professional.Jika kita amati, salah satu ciri krisis pendidikan di Indonesia adalah guru belum mampu menunjukkan profesionalismeyang memadai. Hal ini menunjukkan bahwa profesionalisme guru belum sepenuhnya ditopang oleh derajat penguasaan kompetensi yang memadai. Oleh karena itu, perlu adanya upaya yang komprehensif guna meningkatkan kompetensi profesional guru khususnya guru PAI. Atas dasar itulah, penelitian ini difokuskan kepemimpinan kepala madrasah dalam upaya meningkatkan kompetensi profesional guru PAI.","PeriodicalId":247704,"journal":{"name":"At-tahsin : Jurnal Manajemen Pendidikan","volume":"40 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2022-08-03","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"133644598","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Pub Date : 2022-08-03DOI: 10.59106/attahsin.v1i1.10
Akhmad Ghasi Pathollah, Iffatul Kamilah
Pada abad 21 dimana persaingan dan perbaikan setiap saat secara terus menerus merupakan sebuah tuntutan, maka pesantren sebagai salah satu lembaga pendidikan Islam harus menghadapi persaingan dan perbaikan itu. Salah satunya dengan strategi implementasi Total Quality Management model PFDCAD dengan tujuan meningkakan mutu pendidikannya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif-deskriptif dengan wawancara, observasi dan dokumentasi sebagai instrumen pengumpul datanya. Dan adapun hasil penelitiannya dalam konteks pondok pesantren Manbaul Ulum, Total Quality Management model PFDCAD diimplementasikan dengan kriteria fokus pada customer, manajemen berdasar fakta, melibatkan semua orang dan perbaikan secara terus-menerus.
{"title":"Implementasi TQM model PFDCAD dalam meningkatkan Mutu Pendidikan Pesantren di PP Manbaul Ulum","authors":"Akhmad Ghasi Pathollah, Iffatul Kamilah","doi":"10.59106/attahsin.v1i1.10","DOIUrl":"https://doi.org/10.59106/attahsin.v1i1.10","url":null,"abstract":"Pada abad 21 dimana persaingan dan perbaikan setiap saat secara terus menerus merupakan sebuah tuntutan, maka pesantren sebagai salah satu lembaga pendidikan Islam harus menghadapi persaingan dan perbaikan itu. Salah satunya dengan strategi implementasi Total Quality Management model PFDCAD dengan tujuan meningkakan mutu pendidikannya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif-deskriptif dengan wawancara, observasi dan dokumentasi sebagai instrumen pengumpul datanya. Dan adapun hasil penelitiannya dalam konteks pondok pesantren Manbaul Ulum, Total Quality Management model PFDCAD diimplementasikan dengan kriteria fokus pada customer, manajemen berdasar fakta, melibatkan semua orang dan perbaikan secara terus-menerus.","PeriodicalId":247704,"journal":{"name":"At-tahsin : Jurnal Manajemen Pendidikan","volume":"17 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2022-08-03","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"129533143","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Pub Date : 2022-08-03DOI: 10.59106/attahsin.v1i1.11
Ali Wafi, Hayi Abdus Syukur
Ditinjau secara objektif, SD Plus Miftahul Ulum yang ada di wilayah Kecamatan Kaliwates Kabupaten Jember, merupakan lembaga pendidikan Islam yang berciri khas Islam. Dalam hal ini dapat diketahui pula upaya-upaya kepala sekolah dalam meningkatkan kualitas dan mutu pendidikan di lembaga yang dipimpinnya, penulis juga dapat sepintas mengidentifikasi adanya hubungan baik pihak sekolah dan masyarakat sekitar sekolah. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif. Di mana dalam penelitian kualitatif penjabaran hasilnya tidak berupa angka-angka tapi penjelasan-penjelasan ilmiah. Dalam pengumpulan data mengunakan metode observasi, interview, dan dokumenter. Data-data yang sudah didapatkan kemudian dianalisa dengan menggunakan analisis data deskriptif . Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan dapat disimpulkan sebagai berikut: 1) Pelaksanaan supervisi akademik oleh kepala sekolah dengan teknik individu untuk meningkatkan kinerja guru di Madrasah Ibtidaiyah Sempolan Kaliwates yaitu menggunakan teknik orientasi bagi guru baru, classroom observation dan individual converence sudah dilakukan namun dalam prakteknya masih belum berjalan secara optimal. 2) Pelaksanaan supervisi akademik oleh kepala sekolah dengan teknik kelompok untuk meningkatkan kinerja guru di Madrasah Ibtidaiyah Sempolan Kaliwates Jember yaitu menggunakan teknik rapat dewan guru, workshop/ lokakarya, bacaan terpimpin, buletin board dan karyawisata. 3) Hambatan-hambatan pelaksanaan supervisi akademik dalam meningkatkan kinerja guru di SD Plus Miftahul Ulum Kaliwates Jember ialah karena kesibukan kepala madrasah sebagai supervisor dengan pekerjaan lain yang lebih mendesak dan lebih penting.
从客观的角度来看,位于jaber区Kaliwates选区的SD Plus mif知l Ulum是伊斯兰教育机构的标志。据了解,校长在提高学校质量和教育质量方面所作的努力,作者也可以在几分钟内确定学校和学校周边社区之间的良好关系。本研究采用定性研究方法。在定性研究中,结果不是数字,而是科学解释。在数据收集中使用观察、采访和记录方法。通过描述性数据分析分析获得的数据。根据所进行的研究结果,我们可以得出以下结论:1)学校校长在Ibtidaiyah semwates中实施的学术监督工作,其方法是利用新教师、教室观察和个人意识训练,但实际上还没有取得最佳进展。2)使用教师会议技术、工作坊/工作坊、指导阅读、公告板和实地考察等项目,由校长实施的学术监督项目,以提高教师的绩效。3)在提高小学教师表现方面的学术监督障碍,尤勒姆·卡利瓦提斯·嘉伯(Ulum Kaliwates Jember)的工作受到限制,原因是马德拉斯校长一直在为其他更紧迫、更重要的工作提供指导。
{"title":"Supervisi Akademik oleh Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Kinerja Guru di SD Plus Miftahul Ulum Kaliwates","authors":"Ali Wafi, Hayi Abdus Syukur","doi":"10.59106/attahsin.v1i1.11","DOIUrl":"https://doi.org/10.59106/attahsin.v1i1.11","url":null,"abstract":"Ditinjau secara objektif, SD Plus Miftahul Ulum yang ada di wilayah Kecamatan Kaliwates Kabupaten Jember, merupakan lembaga pendidikan Islam yang berciri khas Islam. Dalam hal ini dapat diketahui pula upaya-upaya kepala sekolah dalam meningkatkan kualitas dan mutu pendidikan di lembaga yang dipimpinnya, penulis juga dapat sepintas mengidentifikasi adanya hubungan baik pihak sekolah dan masyarakat sekitar sekolah. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif. Di mana dalam penelitian kualitatif penjabaran hasilnya tidak berupa angka-angka tapi penjelasan-penjelasan ilmiah. Dalam pengumpulan data mengunakan metode observasi, interview, dan dokumenter. Data-data yang sudah didapatkan kemudian dianalisa dengan menggunakan analisis data deskriptif . Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan dapat disimpulkan sebagai berikut: 1) Pelaksanaan supervisi akademik oleh kepala sekolah dengan teknik individu untuk meningkatkan kinerja guru di Madrasah Ibtidaiyah Sempolan Kaliwates yaitu menggunakan teknik orientasi bagi guru baru, classroom observation dan individual converence sudah dilakukan namun dalam prakteknya masih belum berjalan secara optimal. 2) Pelaksanaan supervisi akademik oleh kepala sekolah dengan teknik kelompok untuk meningkatkan kinerja guru di Madrasah Ibtidaiyah Sempolan Kaliwates Jember yaitu menggunakan teknik rapat dewan guru, workshop/ lokakarya, bacaan terpimpin, buletin board dan karyawisata. 3) Hambatan-hambatan pelaksanaan supervisi akademik dalam meningkatkan kinerja guru di SD Plus Miftahul Ulum Kaliwates Jember ialah karena kesibukan kepala madrasah sebagai supervisor dengan pekerjaan lain yang lebih mendesak dan lebih penting.","PeriodicalId":247704,"journal":{"name":"At-tahsin : Jurnal Manajemen Pendidikan","volume":"83 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2022-08-03","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"125425311","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Pub Date : 2022-03-09DOI: 10.59106/attahsin.v2i1.59
I. Tabroni, Rini Purnama Sari, Rahmat Apendi, Deden Kurnia Adam
The history of Islamic civilization has contributed a lot to Islamic values which are very influential, especially in social science and education which if an education is not accompanied by good character, then an education is not perfect. Therefore, Islam has provided a role model in the form of Aklhalkul karimah that we can emulate and make the form of implementation of an education and educational process. We find many books with character matching as the main capital of education, even the Al-Qur’an explains a lot about the character and personality of Rasulullah SAW. Thus, with the power of the Al-Qur’an itself, it becomes a symbol that character is indeed a tool, media and model that can be used in interacting, socializing, organizing and leading the community or family. Character is a process or never ending process as long as humans live in a social environment (Thomas lickona), character is also one of the most important communication tools in the social and social world, social itself has the meaning of life that is in contact with groups or community interactions. 'Indonesian Dictionary'', Looking at the history of Islamic civilization, we can find all the characters in the Al-Qur’an from the role models of the Prophet's companions during his leadership. The history of Islamic civilization during the time of Abu Bakr Assiddiq has made a number of great achievements of the Muslims because there are also many characters that can be taken from the leadership of this khlifatul Rasullulah Saw, from the character of discipline, firmness, honesty, courage, tenacity, patience, discipline, toleranc , loving, responsible.
{"title":"CHARACTER EDUCATION OF THE HISTORY OF ISLAMIC CIVILIZATION","authors":"I. Tabroni, Rini Purnama Sari, Rahmat Apendi, Deden Kurnia Adam","doi":"10.59106/attahsin.v2i1.59","DOIUrl":"https://doi.org/10.59106/attahsin.v2i1.59","url":null,"abstract":"The history of Islamic civilization has contributed a lot to Islamic values which are very influential, especially in social science and education which if an education is not accompanied by good character, then an education is not perfect. Therefore, Islam has provided a role model in the form of Aklhalkul karimah that we can emulate and make the form of implementation of an education and educational process. We find many books with character matching as the main capital of education, even the Al-Qur’an explains a lot about the character and personality of Rasulullah SAW. Thus, with the power of the Al-Qur’an itself, it becomes a symbol that character is indeed a tool, media and model that can be used in interacting, socializing, organizing and leading the community or family. Character is a process or never ending process as long as humans live in a social environment (Thomas lickona), character is also one of the most important communication tools in the social and social world, social itself has the meaning of life that is in contact with groups or community interactions. 'Indonesian Dictionary'', Looking at the history of Islamic civilization, we can find all the characters in the Al-Qur’an from the role models of the Prophet's companions during his leadership. The history of Islamic civilization during the time of Abu Bakr Assiddiq has made a number of great achievements of the Muslims because there are also many characters that can be taken from the leadership of this khlifatul Rasullulah Saw, from the character of discipline, firmness, honesty, courage, tenacity, patience, discipline, toleranc , loving, responsible.","PeriodicalId":247704,"journal":{"name":"At-tahsin : Jurnal Manajemen Pendidikan","volume":"5 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2022-03-09","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"129954142","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Pub Date : 2022-03-09DOI: 10.59106/attahsin.v2i1.58
I. Tabroni, Muhammad Naafi'ul, Nur Azizah, Puja Fauzia Rizqita
This study describes a title of "Contemporary Islamic Education" which begins the important issue of why instruction. Contemporary Islam as far as its origins and its application to the objectives of this study the training needs of Islam are being considered with its Conception and Application. While this examination can provide hypothetical commitments and commitments where hypothetical commitments can be used as another worldview to lead the investigation of contemporary Islamic Education. While grounded commitment, that Islamic schools are very important and agents to be recognized in its origins and contemporary applications today, where this information discipline is consistently advanced, original, created, and at all times and ages. Moreover, this research is a library research. By looking at various literary works related to “Contemporary Islamic Education”, with a focus on writings compiled by specialists of traditional and contemporary Islamic schools. Although the strategy to be used in this examination of course and investigation. These two strategies are not introduced independently, but will be solved independently of the integrated technique used, because in the show it will provide a general representation of the problem to be pondered, then, at that time, of the far-reaching translation information will be held. For a while, scientific strategies are used to see the basic problems that lie behind the problems seen. Information handling methodology using inquiry content.
{"title":"CONTEMPORARY ISLAMIC EDUCATION: OPPORTUNITIES AND CHALLENGES IN SOCIETY ERA 5.0","authors":"I. Tabroni, Muhammad Naafi'ul, Nur Azizah, Puja Fauzia Rizqita","doi":"10.59106/attahsin.v2i1.58","DOIUrl":"https://doi.org/10.59106/attahsin.v2i1.58","url":null,"abstract":"This study describes a title of \"Contemporary Islamic Education\" which begins the important issue of why instruction. Contemporary Islam as far as its origins and its application to the objectives of this study the training needs of Islam are being considered with its Conception and Application. While this examination can provide hypothetical commitments and commitments where hypothetical commitments can be used as another worldview to lead the investigation of contemporary Islamic Education. While grounded commitment, that Islamic schools are very important and agents to be recognized in its origins and contemporary applications today, where this information discipline is consistently advanced, original, created, and at all times and ages. Moreover, this research is a library research. By looking at various literary works related to “Contemporary Islamic Education”, with a focus on writings compiled by specialists of traditional and contemporary Islamic schools. Although the strategy to be used in this examination of course and investigation. These two strategies are not introduced independently, but will be solved independently of the integrated technique used, because in the show it will provide a general representation of the problem to be pondered, then, at that time, of the far-reaching translation information will be held. For a while, scientific strategies are used to see the basic problems that lie behind the problems seen. Information handling methodology using inquiry content.","PeriodicalId":247704,"journal":{"name":"At-tahsin : Jurnal Manajemen Pendidikan","volume":"18 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2022-03-09","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"124784525","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Pub Date : 2022-03-09DOI: 10.59106/attahsin.v2i1.56
I. Tabroni, Rini Purnama Sari
During the education period in Medina, it was a continuation of the struggle in Mecca, in Medina the Prophet had experienced ease in the Islamic struggle because previously the people of Medina always waited for the arrival of the Prophet Muhammad, at that time in Medina there were indeed many groups such as Aus , Khazraj , people of Muslims, Jews, Christians, but the Messenger of Allah easily united all these groups under the command of the Messenger of Allah. In various ways, it is done in order to conquer them including using the Qur'an as an educational curriculum, Aqidah as the basis for the material being taught, then using mau'izah hasanah as the method. While in Medina the mosque was very active as a central institution of Islamic education. which is no less important than the achievement of education in Medina, namely the close brotherhood between Muslims and non-Muslims.
{"title":"IMPLEMENTATION OF ISLAMIC CHARACTER EDUCATION AT THE TIME OF THE PROPHET MUHAMMAD IN MADINAH","authors":"I. Tabroni, Rini Purnama Sari","doi":"10.59106/attahsin.v2i1.56","DOIUrl":"https://doi.org/10.59106/attahsin.v2i1.56","url":null,"abstract":"During the education period in Medina, it was a continuation of the struggle in Mecca, in Medina the Prophet had experienced ease in the Islamic struggle because previously the people of Medina always waited for the arrival of the Prophet Muhammad, at that time in Medina there were indeed many groups such as Aus , Khazraj , people of Muslims, Jews, Christians, but the Messenger of Allah easily united all these groups under the command of the Messenger of Allah. In various ways, it is done in order to conquer them including using the Qur'an as an educational curriculum, Aqidah as the basis for the material being taught, then using mau'izah hasanah as the method. While in Medina the mosque was very active as a central institution of Islamic education. which is no less important than the achievement of education in Medina, namely the close brotherhood between Muslims and non-Muslims.","PeriodicalId":247704,"journal":{"name":"At-tahsin : Jurnal Manajemen Pendidikan","volume":"101 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2022-03-09","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"134411281","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Pub Date : 2022-03-09DOI: 10.59106/attahsin.v2i1.57
Suparjo Adi Suwarno, Iffah Nur Aeni
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui impelentasi pembelajaran multikultural dan moderasai beragama. Dalam penelitian ini terungkap bahwa Pembelajaran berbasis multikultural berusaha memberdayakan peserta didik untuk mengembangkan rasa hormat kepada orang berbeda, membantu peserta didik memilki kebanggaan akan warisan budaya serta menyadarkan peserta didik bahwa konflik nilai sering menjadi penyebab konflik antar masyarakat. Pendidikan multikultural diselenggarakan dalam upaya mengembangkan kemampuan peserta didik dalam memandang kehidupan dari berbagai perspektif budaya yang berbeda mengintegrasian ke setiap mata pelajaran mempunyai tujuan untuk memperkenalkan nilai – nilai pendidikan multikultural di setiap mata pelajaran yang dipelajari oleh peserta didik sehingga menyadari pentingnya nilai – nilai tersebut dan penginternalisasian nilai – nilai tersebut ke dalam tingkah laku peserta didik sehari –hari melalui proses belajar secara langsung maupun tidak langsung di dalam maupun di luar kelas. Secara substantif, setidaknya ada beberapa mata pelajaran yang bisa langsung diintegrasikan misalnya mata pelajaran fiqih dan akhlaq
{"title":"MODEL IMPELEMENTASI PENDIDIKAN MULTIKULTURAL (Upaya Membangun Kurikulum Berbasis Moderasi Agama)","authors":"Suparjo Adi Suwarno, Iffah Nur Aeni","doi":"10.59106/attahsin.v2i1.57","DOIUrl":"https://doi.org/10.59106/attahsin.v2i1.57","url":null,"abstract":"Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui impelentasi pembelajaran multikultural dan moderasai beragama. Dalam penelitian ini terungkap bahwa Pembelajaran berbasis multikultural berusaha memberdayakan peserta didik untuk mengembangkan rasa hormat kepada orang berbeda, membantu peserta didik memilki kebanggaan akan warisan budaya serta menyadarkan peserta didik bahwa konflik nilai sering menjadi penyebab konflik antar masyarakat. Pendidikan multikultural diselenggarakan dalam upaya mengembangkan kemampuan peserta didik dalam memandang kehidupan dari berbagai perspektif budaya yang berbeda mengintegrasian ke setiap mata pelajaran mempunyai tujuan untuk memperkenalkan nilai – nilai pendidikan multikultural di setiap mata pelajaran yang dipelajari oleh peserta didik sehingga menyadari pentingnya nilai – nilai tersebut dan penginternalisasian nilai – nilai tersebut ke dalam tingkah laku peserta didik sehari –hari melalui proses belajar secara langsung maupun tidak langsung di dalam maupun di luar kelas. Secara substantif, setidaknya ada beberapa mata pelajaran yang bisa langsung diintegrasikan misalnya mata pelajaran fiqih dan akhlaq","PeriodicalId":247704,"journal":{"name":"At-tahsin : Jurnal Manajemen Pendidikan","volume":"208 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2022-03-09","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"116863033","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Pub Date : 2022-03-09DOI: 10.59106/attahsin.v2i1.62
Sobri Washil
Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi Manajemen Peserta Didik dalam meningkatkan Kemampuan Literasi Peserta Didik. Adapun jenis penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif. Sedangkan teknik pengumpulan datanya menggunakan wawancara (interview), pengamatan (observasi) dan dokumentasi. Kemudian untuk teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan analisis data yang meliputi analisis induktif dan deduktif. Adapun hasil dari penelitian ini adalah adanya indikator perencanaan untuk mencapai suatu target atau sasaran, adanya arahan, bimbingan dan pelayanan sesuai dengan tupoksi masing-masing guna mencapai tujuan yang sesuai dengan manajemen peserta didik, yang di dalamnya menyangkut kemampuan literasi masa pandemi bagi peserta didik serta.
{"title":"MANAJEMEN PESERTA DIDIK DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN LITERASI PADA MASA PANDEMI","authors":"Sobri Washil","doi":"10.59106/attahsin.v2i1.62","DOIUrl":"https://doi.org/10.59106/attahsin.v2i1.62","url":null,"abstract":"Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi Manajemen Peserta Didik dalam meningkatkan Kemampuan Literasi Peserta Didik. Adapun jenis penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif. Sedangkan teknik pengumpulan datanya menggunakan wawancara (interview), pengamatan (observasi) dan dokumentasi. Kemudian untuk teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan analisis data yang meliputi analisis induktif dan deduktif. Adapun hasil dari penelitian ini adalah adanya indikator perencanaan untuk mencapai suatu target atau sasaran, adanya arahan, bimbingan dan pelayanan sesuai dengan tupoksi masing-masing guna mencapai tujuan yang sesuai dengan manajemen peserta didik, yang di dalamnya menyangkut kemampuan literasi masa pandemi bagi peserta didik serta.","PeriodicalId":247704,"journal":{"name":"At-tahsin : Jurnal Manajemen Pendidikan","volume":"93 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2022-03-09","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"127146379","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}