Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan (1) upaya kepala sekolah dalam memaksimalkan perpustakaan berbasis digital sebagai fungsi edukasi, (2) upaya kepala sekolah dalam memaksimalkan perpustakaan berbasis digital sebagai fungsi infomasi, (3) upaya kepala sekolah dalam memaksimalkan perpustakaan berbasis digital sebagai fungsi riset. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data menggunakan (1) wawancara, (2) observasi, dan (3) dokumentasi. Analisis data menggunakan alur (1) pengumpulan data, (2) reduksi data, (3) penyajian data, (4) penarikan kesimpulan. Pengecekan keabsahan data melalui (1) Kredibilitas. Kredibilitas dilakukan melalui triangulasi sumber dan triangulasi metode. (1) Upaya kepala sekolah dalam memaksimalkan perpustakaan berbasis digital sebagai fungsi edukasi dengan menyediakan tempat belajar yang menyenangkan, menyediakan komputer dan layanan internet sebagai penunjang penggunan perpustakaan digital sehingga menciptakan kondisi belajar yang menyenangkan dalam mencari referensi. (2) Upaya kepala sekolah dalam memaksimalkan perpustakaan digital sebagai fungsi informasi dengan menyediakan referensi dan menambah koleksi buku sehingga mempermudah siswa dalam mencari sumber referensi (3) Upaya kepala sekolah dalam memaksimalkan perpustakaan digital sebagai fungsi riset dengan memotivasi sumber daya manusia yang ada di sekolah dengan menjadikan perpustakaan digital sebagai tempat sumber rujukan dalam menyelesaiakan tugas sekolah sehingga mempermudah siswa dalam mengerjakan tugas sekolah dan lebih optimalnya penggunaan perpustakaan sekolah berbasis digital. untuk itu disarankan kepada: (1) kepala sekolah: dengan adanya strategi pemanfaatan perpustakaan berbasis digital kiranya dapat lebih lagi ditingkatkan kompetensinya sehingga bisa memberikan dampak positif bagi guru dan siswa serta mengembangkan sumber keuangan sekolah dalam menyediakan sarana prasarana kebutuhan perpustakaan untuk di kembangkan lebih lanjut dengan menambahkan inovasi yang lebih menarik lagi. (2) Guru: guru diharapkan menggunakan metode pembelajaran di dalam perpustakaan sehingga siswa dapat terbiasa dan mudah menggunakan perpustakaan berbasis digital (3) siswa: hendaknya terus mengasah, menumbuhkan minat baca dan mengembangkan ilmu pengetahuan selama tersedianya perpustakaan berbasis digital di sekolah yang sumber ilmunya dapat ditemukan dengan secara cepat.
{"title":"Strategi Kepala Sekolah Dalam Pemanfaatan Perpustakaan Sekolah Berbasis Digital","authors":"Sofyan Abas, Sitti roskina Mas, W. T. Sumar","doi":"10.37411/sjem.v2i1.1029","DOIUrl":"https://doi.org/10.37411/sjem.v2i1.1029","url":null,"abstract":"Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan (1) upaya kepala sekolah dalam memaksimalkan perpustakaan berbasis digital sebagai fungsi edukasi, (2) upaya kepala sekolah dalam memaksimalkan perpustakaan berbasis digital sebagai fungsi infomasi, (3) upaya kepala sekolah dalam memaksimalkan perpustakaan berbasis digital sebagai fungsi riset. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data menggunakan (1) wawancara, (2) observasi, dan (3) dokumentasi. Analisis data menggunakan alur (1) pengumpulan data, (2) reduksi data, (3) penyajian data, (4) penarikan kesimpulan. Pengecekan keabsahan data melalui (1) Kredibilitas. Kredibilitas dilakukan melalui triangulasi sumber dan triangulasi metode. (1) Upaya kepala sekolah dalam memaksimalkan perpustakaan berbasis digital sebagai fungsi edukasi dengan menyediakan tempat belajar yang menyenangkan, menyediakan komputer dan layanan internet sebagai penunjang penggunan perpustakaan digital sehingga menciptakan kondisi belajar yang menyenangkan dalam mencari referensi. (2) Upaya kepala sekolah dalam memaksimalkan perpustakaan digital sebagai fungsi informasi dengan menyediakan referensi dan menambah koleksi buku sehingga mempermudah siswa dalam mencari sumber referensi (3) Upaya kepala sekolah dalam memaksimalkan perpustakaan digital sebagai fungsi riset dengan memotivasi sumber daya manusia yang ada di sekolah dengan menjadikan perpustakaan digital sebagai tempat sumber rujukan dalam menyelesaiakan tugas sekolah sehingga mempermudah siswa dalam mengerjakan tugas sekolah dan lebih optimalnya penggunaan perpustakaan sekolah berbasis digital. untuk itu disarankan kepada: (1) kepala sekolah: dengan adanya strategi pemanfaatan perpustakaan berbasis digital kiranya dapat lebih lagi ditingkatkan kompetensinya sehingga bisa memberikan dampak positif bagi guru dan siswa serta mengembangkan sumber keuangan sekolah dalam menyediakan sarana prasarana kebutuhan perpustakaan untuk di kembangkan lebih lanjut dengan menambahkan inovasi yang lebih menarik lagi. (2) Guru: guru diharapkan menggunakan metode pembelajaran di dalam perpustakaan sehingga siswa dapat terbiasa dan mudah menggunakan perpustakaan berbasis digital (3) siswa: hendaknya terus mengasah, menumbuhkan minat baca dan mengembangkan ilmu pengetahuan selama tersedianya perpustakaan berbasis digital di sekolah yang sumber ilmunya dapat ditemukan dengan secara cepat.","PeriodicalId":298768,"journal":{"name":"Student Journal of Educational Management","volume":"46 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2022-06-17","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"126661305","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui : (1) pengaruh gaya kepemimpinan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan kerja Guru di SDN Se Kecamatan Kota Tengah Kota Gorontalo. (2) pengaruh iklim organisasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan kerja guru di SDN Se Kecamatan Kota Tengah Kota Gorontalo. (3) pengaruh motivasi kerja guru berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan kerja Guru di SDN Se Kecamatan Kota Tengah Kota Gorontalo.(4) pengaruh gaya kepemimpinan berpengaruh positif dan signifikan terhadap Motivasi Kerja Guru di SDN Se Kecamatan Kota tengah Kota Gorontalo. (5) pengaruh iklim organisasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap Motivasi Kerja Guru di SDN Se Kecamatan Kota Tengah Kota Gorontalo. Metode yang di gunakan yaitu kuantitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan angket, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa : (1) gaya kepemimpinan dengan kepuasan kerja guru berpengaruh langsung positif dengan nilai keofisien 0,784 atau 78 %. (2) iklim organisasi dengan kepuasan kerja guru berpengaruh langsung positif dengan nilai keofisien 0,73 atau 73%. (3) motivasi kerja guru dengan kepuasan kerja guru berpengaruh langsung positif dengan nilai keofisien 0,12 atau 12%. (4) gaya kepemimpinan dengan motivasi kerja guru berpengauh langsung positif dengan nilai keofisien 0,547 atau 54%. (5) Iklim Organisasi dengan Motivasui Kerja Guru berpengaruh langsung positif dengan nilai keofisien 0,33 atau 33%. Untuk itu di sarankan : (1) bagi kepala sekolah di harapkan melakukan program untuk mencapai gaya kepemimpina dan iklim organisasi serta motivasi kerja guru yang aman nyaman dan disiplin guna mendorong kepuasan kerja guru. (2) bagi guru di harapkan mengembangkan kreativitas dalam pembelajaran guna meningkatkan hasil belajar. (3) baga peneliti lainnya diharapkan dapat lebih memperdalam analisis mengenai gaya kepemimpinan, iklim organisasi, motivasi kerja guru, dengan kepuasan kerja guru dengan menggunakan sampel yang lebih besar, serta mengembangkan perspektif yang diteliti lebih luas
本研究的目的是确定:(1)领导风格的影响对中城Gorontalo SDN Se的教师满意度有积极而重要的影响。(2)本组织的气候影响对中城Gorontalo SDN Se教师的工作满意度产生了积极而重要的影响。(3)教师动力对中城Gorontalo SDN Se街道的教师满意度产生了积极而重要的影响。(5)本组织的气候影响对中城戈隆塔洛区教师就业动机产生了积极而重要的影响。使用的方法是定量的。利用福利、观察和记录来收集数据的技术。这项研究的结果表明:(1)教师满意的领导风格对0.784或78%的正确性产生了直接积极的影响。(2)教师工作满意度的组织环境对0.73或73%的物理价值产生了直接积极的影响。(3)教师工作满意度与教师工作满意度的正面影响,0.12或12%。(4)领导风格与教师工作动机直接正面,得分为0.547或54%。(5)以教师工作为动力的组织气候对健康的0.33或33%具有直接积极影响。建议:(1)期望校长开展一项计划,以获得组织领导风格和气候,以及教师安全、有纪律的工作动力,以促进教师的工作满意度。(2)教师期望在学习中培养创造力,以提高学习成果。(3)其他研究人员希望通过使用更大的样本,发展更广泛研究的视角,加深对领导风格、组织气候、教师工作动机、教师工作满意度的分析
{"title":"Pengaruh Gaya Kepemimpinan, Iklim Organisasi, dan Motivasi Kerja Guru Terhadap Kepuasan Kerja Guru","authors":"Fadrian Lahakim, A. Ansar, Besse Marhawati","doi":"10.37411/sjem.v2i1.980","DOIUrl":"https://doi.org/10.37411/sjem.v2i1.980","url":null,"abstract":"Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui : (1) pengaruh gaya kepemimpinan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan kerja Guru di SDN Se Kecamatan Kota Tengah Kota Gorontalo. (2) pengaruh iklim organisasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan kerja guru di SDN Se Kecamatan Kota Tengah Kota Gorontalo. (3) pengaruh motivasi kerja guru berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan kerja Guru di SDN Se Kecamatan Kota Tengah Kota Gorontalo.(4) pengaruh gaya kepemimpinan berpengaruh positif dan signifikan terhadap Motivasi Kerja Guru di SDN Se Kecamatan Kota tengah Kota Gorontalo. (5) pengaruh iklim organisasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap Motivasi Kerja Guru di SDN Se Kecamatan Kota Tengah Kota Gorontalo. Metode yang di gunakan yaitu kuantitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan angket, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa : (1) gaya kepemimpinan dengan kepuasan kerja guru berpengaruh langsung positif dengan nilai keofisien 0,784 atau 78 %. (2) iklim organisasi dengan kepuasan kerja guru berpengaruh langsung positif dengan nilai keofisien 0,73 atau 73%. (3) motivasi kerja guru dengan kepuasan kerja guru berpengaruh langsung positif dengan nilai keofisien 0,12 atau 12%. (4) gaya kepemimpinan dengan motivasi kerja guru berpengauh langsung positif dengan nilai keofisien 0,547 atau 54%. (5) Iklim Organisasi dengan Motivasui Kerja Guru berpengaruh langsung positif dengan nilai keofisien 0,33 atau 33%. Untuk itu di sarankan : (1) bagi kepala sekolah di harapkan melakukan program untuk mencapai gaya kepemimpina dan iklim organisasi serta motivasi kerja guru yang aman nyaman dan disiplin guna mendorong kepuasan kerja guru. (2) bagi guru di harapkan mengembangkan kreativitas dalam pembelajaran guna meningkatkan hasil belajar. (3) baga peneliti lainnya diharapkan dapat lebih memperdalam analisis mengenai gaya kepemimpinan, iklim organisasi, motivasi kerja guru, dengan kepuasan kerja guru dengan menggunakan sampel yang lebih besar, serta mengembangkan perspektif yang diteliti lebih luas","PeriodicalId":298768,"journal":{"name":"Student Journal of Educational Management","volume":"101 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2022-06-17","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"115245338","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: (1) inovasi kepala sekolah dalam peningkatan mutu pembelajaran di SMA Negeri 3 Gorontalo, (2) inovasi kepala sekolah dalam keterampilan manajerial di SMA Negeri 3 Gorontalo, dan (3) inovasi kepala sekolah dalam pengembangan kewirausahaan di SMA Neger 3 Gorontalo. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan rancangan studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui proses (1) wawancara, (2) observasi, dan (3) dokumentasi. Proses analisis data dilakukan dengan tahap: (1) pengumpulan data, (2) kondensasi data, (3) penyajian data, dan (4) penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan: (1) inovasi kepala sekolah dalam peningkatan mutu pembelajaran di SMA Negeri 3 Gorontalo terdapat inovasi model pembelajaran yang meliputi: pembelajaran tatap muka terbatas dengan model student centered learning, media pembelajaran berupa, LCD, laptop dan cooperative learning menggunakan media gambar, pembelajaran daring menggunakan Google Classroom, Google Meet, video pembelajaran, model pembelajaran berbasis kehidupan nyata, pembelajaran luring dengan model pembelajaran (home visit), dan pembelajaran Hybrid Learning. Dan inovasi strategi pembelajaran yang meliputi, student centered learning, video pembelajaran, diskusi kelompok, ceramah, (2) inovasi kepala sekolah dalam keterampilan manajerial di SMA Negeri 3 Gorontalo terdapat keterampilan konseptual, keterampilan hubungan manusiawi, dan keterampilan tekhnik, (3) inovasi kepala sekolah dalam pengembangan kewirausahaan di SMA Negeri 3 Gorontalo terdapat inovasi pengembangan SDM melalui sosialisasi, workshop, proses pembelajaran, praktik kerajinan tangan dan inovasi pengembangan produk terdapat kantin sekolah, koperasi siswa, karya tulis dalam bentuk buku, short movie, hasil kerajinan tangan, dan tanaman holikultura. Untuk itu disarankan (1) Bagi kepala sekolah, disarankan mampu memotivasi guru dan pegawai dalam peningkatan mutu sekolah, melakukan pengontrolan atau pengawasan disetiap program sekolah, melakukan evaluasi pada setiap program sekolah sehingga mendapatkan feedback dalam peningkatan program sekolah, (2) bagi guru, dalam peningkatan program sekolah guru lebih giat dalam mengikuti rapat atau musyawarah yang diadakan oleh kepala sekolah sehingga dapat mengetahuo setiap program yang akan direncanakan di sekolah, (3) bagi siswa, walau dalam masa pandemi Covid-19 siswa seharusnya tetap lebih giat dalam belajar dalam proses pembelajaran tatap muka terbatas bahkan pembelajaran secara daring, dan (4) bagi peneliti lain, disarankan untuk meneliti tentang kepala sekolah memotivasi dan memimpin guru dalam peningkatan program sekolah.
{"title":"Inovasi Kepala Sekolah dalam Mengembangkan Budaya Mutu Sekolah","authors":"Oktaviani Abzul, Arifin Arifin, Sulkifly Sulkifly","doi":"10.37411/sjem.v2i1.1280","DOIUrl":"https://doi.org/10.37411/sjem.v2i1.1280","url":null,"abstract":"Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: (1) inovasi kepala sekolah dalam peningkatan mutu pembelajaran di SMA Negeri 3 Gorontalo, (2) inovasi kepala sekolah dalam keterampilan manajerial di SMA Negeri 3 Gorontalo, dan (3) inovasi kepala sekolah dalam pengembangan kewirausahaan di SMA Neger 3 Gorontalo. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan rancangan studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui proses (1) wawancara, (2) observasi, dan (3) dokumentasi. Proses analisis data dilakukan dengan tahap: (1) pengumpulan data, (2) kondensasi data, (3) penyajian data, dan (4) penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan: (1) inovasi kepala sekolah dalam peningkatan mutu pembelajaran di SMA Negeri 3 Gorontalo terdapat inovasi model pembelajaran yang meliputi: pembelajaran tatap muka terbatas dengan model student centered learning, media pembelajaran berupa, LCD, laptop dan cooperative learning menggunakan media gambar, pembelajaran daring menggunakan Google Classroom, Google Meet, video pembelajaran, model pembelajaran berbasis kehidupan nyata, pembelajaran luring dengan model pembelajaran (home visit), dan pembelajaran Hybrid Learning. Dan inovasi strategi pembelajaran yang meliputi, student centered learning, video pembelajaran, diskusi kelompok, ceramah, (2) inovasi kepala sekolah dalam keterampilan manajerial di SMA Negeri 3 Gorontalo terdapat keterampilan konseptual, keterampilan hubungan manusiawi, dan keterampilan tekhnik, (3) inovasi kepala sekolah dalam pengembangan kewirausahaan di SMA Negeri 3 Gorontalo terdapat inovasi pengembangan SDM melalui sosialisasi, workshop, proses pembelajaran, praktik kerajinan tangan dan inovasi pengembangan produk terdapat kantin sekolah, koperasi siswa, karya tulis dalam bentuk buku, short movie, hasil kerajinan tangan, dan tanaman holikultura. Untuk itu disarankan (1) Bagi kepala sekolah, disarankan mampu memotivasi guru dan pegawai dalam peningkatan mutu sekolah, melakukan pengontrolan atau pengawasan disetiap program sekolah, melakukan evaluasi pada setiap program sekolah sehingga mendapatkan feedback dalam peningkatan program sekolah, (2) bagi guru, dalam peningkatan program sekolah guru lebih giat dalam mengikuti rapat atau musyawarah yang diadakan oleh kepala sekolah sehingga dapat mengetahuo setiap program yang akan direncanakan di sekolah, (3) bagi siswa, walau dalam masa pandemi Covid-19 siswa seharusnya tetap lebih giat dalam belajar dalam proses pembelajaran tatap muka terbatas bahkan pembelajaran secara daring, dan (4) bagi peneliti lain, disarankan untuk meneliti tentang kepala sekolah memotivasi dan memimpin guru dalam peningkatan program sekolah.","PeriodicalId":298768,"journal":{"name":"Student Journal of Educational Management","volume":"56 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2022-05-30","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"127623558","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Intan Abdul Razak, Besse Marhawati, Sri Wahyuni Husain
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: (1) program inovasi kepala sekolah dalam mengefektifkan pembelajaran di masa pandemic covid-19 di MI Terpadu Al Ishlah Gorontalo, (2) strategi inovasi kepala sekolah dalam mengefektifkan pembelajaran di masa pandemic covid-19 di MI Terpadu Al Ishlah Gorontalo, (3) dampak inovasi kepala sekolah dalam mengefektifkan pembelajaran di masa pandemic covid-19 di MI Terpadu Al Ishlah Gorontalo. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan rancangan studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui proses wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model interaktif terdiri dari kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan (1) program inovasi kepala sekolah dalam mengefektifkan pembelajaran di masa pandemic covid-19 berupa, program pendidikan interaktif berbasis rumah (PIBER) dengan menggunakan zoom dan video pembelajaran sebagai media pembelajaran, kunjungan rumah (Home Visit) memecahkan segala persoalan yang timbul dalam pembelajaran secara virtual atau online dan (School visit) siswa mengunjungi sekolah setiap sepekan sekali, (2) strategi inovasi kepala sekolah dalam mengefektifkan pembelajaran di masa pandemic covid-19 berupa, melakukan pengembangan kurikulum dengan memilih dan memilah kompetensi dasar yang esensialnya wajib didapat oleh anak, pengembangan perangkat pembelajaran dilakukan dengan memadukan teknologi sebagai media penghubung dalam pembelajaran, pengembangan teknologi informasi dalam pembelajaran dilakukan melalui pemberian pelatihan untuk meningkatkan kemampuan guru dalam memanfaatkan teknologi sebagai media pembelajaran, (3) dampak inovasi kepala sekolah dalam mengefektifkan pembelajaran di masa pandemic covid-19, memberikan pengalaman baru bagi siswa dalam mengikuti pembelajaran secara online dan meningkatkan kemampuan guru dalam menggunakan teknologi informasi dalam pembelajaran.
本研究旨在描述:(1)校长在学习地创新项目的流行covid-19 MI Al Ishlah统一,保持创新战略;(2)校长在MI地学习的流行covid-19 Al Ishlah,(3)保持统一地学习中创新校长的影响在综合的流行covid-19 MI Al Ishlah保持。本研究采用定性的案例设计方法。数据收集技术是通过采访、观察和记录过程进行的。使用交互模型进行的数据分析包括数据凝结、数据演示和推论。创新项目研究结果显示:(1)校长在流行的covid-19时期地学习,基于互动教育项目的房子(PIBER)用变焦和视频媒体作为学习学习,家访(Home访问)解决所有问题中出现的虚拟或在线学习和(学校)每隔一周,学校学生参观访问(2)校长在大萧条时期进行学习培养的策略,包括通过选择和选择孩子必须获得的基本能力来进行课程发展,通过将学习技术结合起来作为一种学习媒介,学习中信息技术的迅猛发展是通过训练提高老师的礼物利用技术创新作为媒体学习,(3)影响校长在流行covid-19时期地学习,为学生提供了新的经验跟随老师在网上学习和提高的学习中使用信息技术。
{"title":"Inovasi Kepala Sekolah Dalam Mengefektifkan Pembelajaran Dimasa Pandemi Covid-19","authors":"Intan Abdul Razak, Besse Marhawati, Sri Wahyuni Husain","doi":"10.37411/sjem.v2i1.1279","DOIUrl":"https://doi.org/10.37411/sjem.v2i1.1279","url":null,"abstract":"Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: (1) program inovasi kepala sekolah dalam mengefektifkan pembelajaran di masa pandemic covid-19 di MI Terpadu Al Ishlah Gorontalo, (2) strategi inovasi kepala sekolah dalam mengefektifkan pembelajaran di masa pandemic covid-19 di MI Terpadu Al Ishlah Gorontalo, (3) dampak inovasi kepala sekolah dalam mengefektifkan pembelajaran di masa pandemic covid-19 di MI Terpadu Al Ishlah Gorontalo. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan rancangan studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui proses wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model interaktif terdiri dari kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan (1) program inovasi kepala sekolah dalam mengefektifkan pembelajaran di masa pandemic covid-19 berupa, program pendidikan interaktif berbasis rumah (PIBER) dengan menggunakan zoom dan video pembelajaran sebagai media pembelajaran, kunjungan rumah (Home Visit) memecahkan segala persoalan yang timbul dalam pembelajaran secara virtual atau online dan (School visit) siswa mengunjungi sekolah setiap sepekan sekali, (2) strategi inovasi kepala sekolah dalam mengefektifkan pembelajaran di masa pandemic covid-19 berupa, melakukan pengembangan kurikulum dengan memilih dan memilah kompetensi dasar yang esensialnya wajib didapat oleh anak, pengembangan perangkat pembelajaran dilakukan dengan memadukan teknologi sebagai media penghubung dalam pembelajaran, pengembangan teknologi informasi dalam pembelajaran dilakukan melalui pemberian pelatihan untuk meningkatkan kemampuan guru dalam memanfaatkan teknologi sebagai media pembelajaran, (3) dampak inovasi kepala sekolah dalam mengefektifkan pembelajaran di masa pandemic covid-19, memberikan pengalaman baru bagi siswa dalam mengikuti pembelajaran secara online dan meningkatkan kemampuan guru dalam menggunakan teknologi informasi dalam pembelajaran. \u0000 ","PeriodicalId":298768,"journal":{"name":"Student Journal of Educational Management","volume":"1 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2022-05-30","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"128117262","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
ABSTRAK ZULKIFLI ZUBEDI. 2021. Kepemimpinan Kyai dalam Transformasi Pondok Pesantren (Studi Kasus di Pondok Pesantren Al-Huda Kota Gorontalo). Skripsi Jurusan Manajemen Pendidikan Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Gorontalo. Pembimbing I Dr. Nina Lamatenggo, SE., M.Pd.dan Pembimbing II Dr. Arifin, M.Pd. Penelitian ini membahas tentang kepemimpinan Kyai dalam melakukan proses transformasi di pondok pesantren baik dari segi gaya kepemimpinan, pembelajaran maupun proses kulturisasi nilai-nilai budaya. Adapun tujuan penelitian adalah untuk mendeskripsikan: (1) gaya kepemimpinan Kyai; (2) transformasi peningkatan kualitas pembelajaran; (3) transformasi nilai-nilai budaya di Pondok Pesantren Al-Huda Kota Gorontalo. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan rancangan studi kasus. Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Proses analisis data dilakukan dengan, kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Pengecekan keabsahan data dilakukan dengan triangulasi data dan review informan. Hasil penelitian menunjukkan: (1) Gaya kepemimpinan Kyai di Pondok Pesantren Al-Huda Kota Gorontalo, memiliki karakteristik dan ciri khas masing-masing. Gaya-gaya kepemimpinan tersebut meliputi: gaya religio patrenalistik, gaya moderat, gaya situasional, gaya konvensional tratradisional dan gaya transformasional visioner; (2) Transformasi peningkatan kualitas pembelajaran di Pondok Pesantren Al-Huda Kota Gorontalo dilakukan dengan meningkatkan kapasitas pendidik melalui berbagai kegiatan pengembangan kompetensi. Selain itu, terdapat proses regenerasi pendidik dengan mengirimkan alumni Al-Huda yang berprestasi ke perguruan tinggi yang ada didalam ataupun di luar negeri. Kemudian terdapat proses pengembangan kurikulum dengan melakukan studi keberbagai lembaga pendidikan profesional, melakukan perampingan kurikulum kepesantrenan dan memadukan kurikulum pondok dengan kurikulum Kemenag dan Kemendiknas; (3) Transformasi nilai-nilai budaya di Pondok Pesantren Al-Huda Kota Gorontalo yang di internalisasikan kedalam kehidupan warga pondok pesantren terdiri dari 7 (tujuh) nilai budaya yaitu nilai religius, toleransi, kemandirian, kebersamaan, kepedulian sosial dan nasionalisme. Untuk itu disarankan: (1) Yayasan Pendidikan dan Dakwah Islamiah Pondok Pesantren Al-Huda, diharapkan senantiasa melakukan evaluasi dan monitoring secara berkesinambungan agar kualitas pendidikan yang diberikan kepada para santri semakin baik, sehingga lulusan yang dihasilkan dapat terjamin mutu kualitasnya;(2) Kyai, agar tetap konsisten dan istiqomah dalam melakukan transformasi pondok pesantren dalam berbagai aspek. Sehingga kedepan pondok pesantren Al-Huda dapat melahirkan para generasi ulama dan cendekiawan muslim kelas dunia yang tidak hanya menguasai satu bidang ilmu saja, namun juga dapat menjawab berbagai tantangan di masa kini dan nanti sesuai dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi; (3) Ustaz, Ustazah/Guru, kiranya a
{"title":"Kepemimpinan Kyai Dalam Transformasi Pondok Pesantren","authors":"Zulkifli Zubedi, Nina Lamatenggo, Arifin Arifin","doi":"10.37411/sjem.v2i1.1187","DOIUrl":"https://doi.org/10.37411/sjem.v2i1.1187","url":null,"abstract":"ABSTRAK \u0000 \u0000ZULKIFLI ZUBEDI. 2021. Kepemimpinan Kyai dalam Transformasi Pondok Pesantren (Studi Kasus di Pondok Pesantren Al-Huda Kota Gorontalo). Skripsi Jurusan Manajemen Pendidikan Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Gorontalo. Pembimbing I Dr. Nina Lamatenggo, SE., M.Pd.dan Pembimbing II Dr. Arifin, M.Pd. \u0000 \u0000Penelitian ini membahas tentang kepemimpinan Kyai dalam melakukan proses transformasi di pondok pesantren baik dari segi gaya kepemimpinan, pembelajaran maupun proses kulturisasi nilai-nilai budaya. Adapun tujuan penelitian adalah untuk mendeskripsikan: (1) gaya kepemimpinan Kyai; (2) transformasi peningkatan kualitas pembelajaran; (3) transformasi nilai-nilai budaya di Pondok Pesantren Al-Huda Kota Gorontalo. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan rancangan studi kasus. Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Proses analisis data dilakukan dengan, kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Pengecekan keabsahan data dilakukan dengan triangulasi data dan review informan. Hasil penelitian menunjukkan: (1) Gaya kepemimpinan Kyai di Pondok Pesantren Al-Huda Kota Gorontalo, memiliki karakteristik dan ciri khas masing-masing. Gaya-gaya kepemimpinan tersebut meliputi: gaya religio patrenalistik, gaya moderat, gaya situasional, gaya konvensional tratradisional dan gaya transformasional visioner; (2) Transformasi peningkatan kualitas pembelajaran di Pondok Pesantren Al-Huda Kota Gorontalo dilakukan dengan meningkatkan kapasitas pendidik melalui berbagai kegiatan pengembangan kompetensi. Selain itu, terdapat proses regenerasi pendidik dengan mengirimkan alumni Al-Huda yang berprestasi ke perguruan tinggi yang ada didalam ataupun di luar negeri. Kemudian terdapat proses pengembangan kurikulum dengan melakukan studi keberbagai lembaga pendidikan profesional, melakukan perampingan kurikulum kepesantrenan dan memadukan kurikulum pondok dengan kurikulum Kemenag dan Kemendiknas; (3) Transformasi nilai-nilai budaya di Pondok Pesantren Al-Huda Kota Gorontalo yang di internalisasikan kedalam kehidupan warga pondok pesantren terdiri dari 7 (tujuh) nilai budaya yaitu nilai religius, toleransi, kemandirian, kebersamaan, kepedulian sosial dan nasionalisme. Untuk itu disarankan: (1) Yayasan Pendidikan dan Dakwah Islamiah Pondok Pesantren Al-Huda, diharapkan senantiasa melakukan evaluasi dan monitoring secara berkesinambungan agar kualitas pendidikan yang diberikan kepada para santri semakin baik, sehingga lulusan yang dihasilkan dapat terjamin mutu kualitasnya;(2) Kyai, agar tetap konsisten dan istiqomah dalam melakukan transformasi pondok pesantren dalam berbagai aspek. Sehingga kedepan pondok pesantren Al-Huda dapat melahirkan para generasi ulama dan cendekiawan muslim kelas dunia yang tidak hanya menguasai satu bidang ilmu saja, namun juga dapat menjawab berbagai tantangan di masa kini dan nanti sesuai dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi; (3) Ustaz, Ustazah/Guru, kiranya a","PeriodicalId":298768,"journal":{"name":"Student Journal of Educational Management","volume":"24 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2022-03-09","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"116735554","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Adapun yang menjadi focus penelitian ini yaitu (1) Mekanisme perencanaan perpustakaan di Daerah kab, Gorontalo, (2) Pengorganisasian perpustakaan di Daerah kab, Gorontalo, (3) Layanan pelaksanaan di perpustakaan di Daerah kab, Gorontalo dan (4) Evaluasi layanan perpustakaan pengelolaan perpustaakan Daerah Di kab, Gorontalo. Adapun yang menjadi tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah untuk megnetahui secara mendalam tentang pengelolaan perputakaan daerah kab, Gorontalo. Dalam penelitian ini, penelitian menggunakan metode kuantitatif dimana penlis berpesan sebagai instrument utama dengan Teknik pengumpulan data (a) observasi, (b) kuesioner dan (c) dukumentasi sehingga data ini benar-benra di kumpulkan dengan akurat dan sesuai dengan kebutuhan peneliti. Berdaasarkan hasil penelitian diperoleh hal-hal sebagai berikut: (1) Mekanisme perencanaan perpustakaan di Daerah kab, Gorontalo memiliki hasil yang baik dengan kategori baik dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, mahasiswa dan peesertadidik, (2) Sistem pengorganisasian perpustakaan di Daerah kab, Gorontalo memiliki hasil yang baik dengan kategori baik dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, mahasiswa dan pesertadidik, (3) Layanan pelaksanaan pengadaan bahan pustaka perpustakaan di Daerah kab, Gorontalo memiliki hasil yang baik dengan kategori baik dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, mahasiswa dan peserta didik dan (4) Evaluasi layanan pelaksanaan perpustakaan di Daerah kab, Gorontalo memiliki hasil yang baik dengan kategori baik dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, mahasiswa dan pesertadidik
{"title":"Pengelolaan Perpustakaan Daerah di Kabupaten Gorontalo","authors":"Herlina Olii, Ikhfan Haris, Intan Abdul Razak","doi":"10.37411/sjem.v2i1.1186","DOIUrl":"https://doi.org/10.37411/sjem.v2i1.1186","url":null,"abstract":"Adapun yang menjadi focus penelitian ini yaitu (1) Mekanisme perencanaan perpustakaan di Daerah kab, Gorontalo, (2) Pengorganisasian perpustakaan di Daerah kab, Gorontalo, (3) Layanan pelaksanaan di perpustakaan di Daerah kab, Gorontalo dan (4) Evaluasi layanan perpustakaan pengelolaan perpustaakan Daerah Di kab, Gorontalo. \u0000 \u0000Adapun yang menjadi tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah untuk megnetahui secara mendalam tentang pengelolaan perputakaan daerah kab, Gorontalo. \u0000 \u0000Dalam penelitian ini, penelitian menggunakan metode kuantitatif dimana penlis berpesan sebagai instrument utama dengan Teknik pengumpulan data (a) observasi, (b) kuesioner dan (c) dukumentasi sehingga data ini benar-benra di kumpulkan dengan akurat dan sesuai dengan kebutuhan peneliti. \u0000 \u0000Berdaasarkan hasil penelitian diperoleh hal-hal sebagai berikut: (1) Mekanisme perencanaan perpustakaan di Daerah kab, Gorontalo memiliki hasil yang baik dengan kategori baik dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, mahasiswa dan peesertadidik, (2) Sistem pengorganisasian perpustakaan di Daerah kab, Gorontalo memiliki hasil yang baik dengan kategori baik dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, mahasiswa dan pesertadidik, (3) Layanan pelaksanaan pengadaan bahan pustaka perpustakaan di Daerah kab, Gorontalo memiliki hasil yang baik dengan kategori baik dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, mahasiswa dan peserta didik dan (4) Evaluasi layanan pelaksanaan perpustakaan di Daerah kab, Gorontalo memiliki hasil yang baik dengan kategori baik dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, mahasiswa dan pesertadidik","PeriodicalId":298768,"journal":{"name":"Student Journal of Educational Management","volume":"24 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2022-03-09","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"128589681","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif yang bersifat deskriptif. Teknik pengumpulan data menggunakan angket dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis deskriptif dengan menggunakan formula persentase. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa: 1) Pelayanan bukti fisik berada pada kategori sangat baik, 2) Pelayanan daya tanggap berada pada kategori baik, 3) Pelayanan jaminan berada pada kategori cukup baik, 4) Pelayanan empati berada pada kategori baik. Untuk meningkatkan kualitas mutu pelayanan pegawai penelitian ini menyarankan: 1) Perlu adanya sarana yang menghubungkan antara ruang pelayanan dengan mutu layanan pegawai sehingga apabila mutu layanan pegawai kurang baik dapat dengan cepat diatasi oleh keduanya. 2) Perlu adanya alat komunikasi yang menghubungkan antara pegawai ruang pelayanan dengan pengguna layanan sehingga ketika pengguna layanan membutuhkan dukumen dapat menanyakan keberadaan dokument melalui sarana komunikasi agar dapat meningkatkan mutu layanan pegawai di lembaga kantor Penjaminan Mutu Kota Gorontalo. 3) perlu adanya kualitas pelayanan yang memadai agar pegawai dapat memberikan konstribusi yang optimal sehingga pelayanan yang di berikan oleh kantor tentunya tidak hanya untuk memberikan kepuasan semata. 4) perlu adanya pegawai untuk memperhatikan para pengunjung agar keinginan atau kebutuhan bisa terpenuhi dengan maksimal
{"title":"Analisis Mutu Pelayanan Kearsipan di Kantor Lembaga Penjaminan Mutu","authors":"Rivandi Ilahude, A. Ansar, Intan Abdul Razak","doi":"10.37411/sjem.v2i1.1149","DOIUrl":"https://doi.org/10.37411/sjem.v2i1.1149","url":null,"abstract":"Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif yang bersifat deskriptif. Teknik pengumpulan data menggunakan angket dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis deskriptif dengan menggunakan formula persentase. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa: 1) Pelayanan bukti fisik berada pada kategori sangat baik, 2) Pelayanan daya tanggap berada pada kategori baik, 3) Pelayanan jaminan berada pada kategori cukup baik, 4) Pelayanan empati berada pada kategori baik. Untuk meningkatkan kualitas mutu pelayanan pegawai penelitian ini menyarankan: 1) Perlu adanya sarana yang menghubungkan antara ruang pelayanan dengan mutu layanan pegawai sehingga apabila mutu layanan pegawai kurang baik dapat dengan cepat diatasi oleh keduanya. 2) Perlu adanya alat komunikasi yang menghubungkan antara pegawai ruang pelayanan dengan pengguna layanan sehingga ketika pengguna layanan membutuhkan dukumen dapat menanyakan keberadaan dokument melalui sarana komunikasi agar dapat meningkatkan mutu layanan pegawai di lembaga kantor Penjaminan Mutu Kota Gorontalo. 3) perlu adanya kualitas pelayanan yang memadai agar pegawai dapat memberikan konstribusi yang optimal sehingga pelayanan yang di berikan oleh kantor tentunya tidak hanya untuk memberikan kepuasan semata. 4) perlu adanya pegawai untuk memperhatikan para pengunjung agar keinginan atau kebutuhan bisa terpenuhi dengan maksimal","PeriodicalId":298768,"journal":{"name":"Student Journal of Educational Management","volume":"5 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2022-03-07","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"126820215","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui 1). Pengaruh ketersediaan koleksi bahan pustaka terhadap minat baca siswa di perpustakaan MAN Insan Cendekia Gorontalo, 2). Pengaruh kualitas pelayanan pegawai perpustakaan terhadap minat baca siswa di Man Insan Cendekia Goronatalo. 3). Pengaruh ketersediaan koleksi bahan pustaka dan kualitas pelayanan pegawai perpustakaan terhadap minat baca siswa di perpustakaan MAN Insan Cendekia Gorontalo. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian korelasi. Dengan jumlah sampel 116 dan jumlah populasi sebesar 89. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner atau angket. Adapun hasil penenlitian ini menunjukkan bahwa 1). Terdapat pengaruh yang signifikan atau positif antara koleksi bahan pustaka terhadap minat baca siswa yang ditunjukan dengan 2). Terdapat pengaruh yang signifikan atau positif antara kualitas pelayanan pegawai perpustakaan terhadap minat baca siswa yang ditunjukkan dengan 3). Terdapat pengaruh yang signifikan antara koleksi bahan pustaka dan kualitas pelayanan pegawai perpustakaan terhadap minat baca siswa yang ditujukkan dengan Untuk itu disarankan 1). Bagi pengelola perpustakaan disarankan untuk lebih memilih pegawai perpustakaan yang ahli dibidang perpustakaan dan di tempatkan sesuai dengan kemampuan yang masing-masing. 2). Bagi pengelola Sistem informasi yang ada di perpustakaan lebih baik dikembangkan lebih lanjut dengan menambahkan beberapa fungsionalitas agar peserta didik mudah untuk menjangkau informasi yang dibutuhkan. 3). Bagi peneliti lainnya diharapkan dapat melakukan penelitian yang berkaitan dengan penelitian ini dengan menambahkan beberapa faktor lain, jumlah sampel dan berbagai sumber lain untuk meningkatkan upaya minat baca siswa.
{"title":"Pengaruh Ketersediaan Koleksi Bahan Pustaka Dengan Kualitas Pelayanan Pegawai Perpustakaan Terhadap Minat Baca Siswa","authors":"Sindy Taib, Ikhfan Haris, Fory Armin Naway","doi":"10.37411/sjem.v2i1.1043","DOIUrl":"https://doi.org/10.37411/sjem.v2i1.1043","url":null,"abstract":"Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui 1). Pengaruh ketersediaan koleksi bahan pustaka terhadap minat baca siswa di perpustakaan MAN Insan Cendekia Gorontalo, 2). Pengaruh kualitas pelayanan pegawai perpustakaan terhadap minat baca siswa di Man Insan Cendekia Goronatalo. 3). Pengaruh ketersediaan koleksi bahan pustaka dan kualitas pelayanan pegawai perpustakaan terhadap minat baca siswa di perpustakaan MAN Insan Cendekia Gorontalo. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian korelasi. Dengan jumlah sampel 116 dan jumlah populasi sebesar 89. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner atau angket. Adapun hasil penenlitian ini menunjukkan bahwa 1). Terdapat pengaruh yang signifikan atau positif antara koleksi bahan pustaka terhadap minat baca siswa yang ditunjukan dengan 2). Terdapat pengaruh yang signifikan atau positif antara kualitas pelayanan pegawai perpustakaan terhadap minat baca siswa yang ditunjukkan dengan 3). Terdapat pengaruh yang signifikan antara koleksi bahan pustaka dan kualitas pelayanan pegawai perpustakaan terhadap minat baca siswa yang ditujukkan dengan Untuk itu disarankan 1). Bagi pengelola perpustakaan disarankan untuk lebih memilih pegawai perpustakaan yang ahli dibidang perpustakaan dan di tempatkan sesuai dengan kemampuan yang masing-masing. 2). Bagi pengelola Sistem informasi yang ada di perpustakaan lebih baik dikembangkan lebih lanjut dengan menambahkan beberapa fungsionalitas agar peserta didik mudah untuk menjangkau informasi yang dibutuhkan. 3). Bagi peneliti lainnya diharapkan dapat melakukan penelitian yang berkaitan dengan penelitian ini dengan menambahkan beberapa faktor lain, jumlah sampel dan berbagai sumber lain untuk meningkatkan upaya minat baca siswa. ","PeriodicalId":298768,"journal":{"name":"Student Journal of Educational Management","volume":"1 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2022-03-07","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"129691851","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Azrah R Bioto, Arifin Suking, Zulystiawati Zulystiawati
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui : (1) kesiapan guru dalam menghadapi asesmen kompetensi minimum, (2) kesiapan guru dalam menghadapi survey karakter, (3) kesiapan guru dalam menghadapi survey lingkungan belajar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian deskriptif eksplanatori. Populasi penelitian adalah guru di sekolah SMP di Kecamatan Kota Selatan yang berjumlah 230 orang dengan teknik pengambilan sampel menggunakan tabel Harry King sehingga di peroleh sampel 139 orang. Teknik pengumpulan data menggunakan kuisioner, wawancara, observasi dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan adalah deskripstif persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa : (1) kesiapan guru dalam menghadapi asesmen kompetensi minimum berada pada kategori siap. (2) kesiapan guru dalam menghadapi survey karakter berada pada kategori sangat siap. (3) kesiapan guru dalam menghadapi survey lingkungan belajar pada kategori siap. Untuk itu disarankan : (1) kepala sekolah memberikan edukasi serta latihan kepada seluruh guru-guru yang ada di lingkungan sekolah agar memahami apa yang di inginkan oleh program ini. (2) bagi guru dapat mengikuti dengan cermat latihan baik diklat maupun workshop terkait persiapan asesmen nasional (3) bagi siswa, fokuskan untuk mengikuti pembelajaran dengan cermat serta luangkan waktu untuk membaca buku di perpustakaan untuk meningkatkan minat baca.
{"title":"Analisis Kesiapan Guru Dalam Menghadapi Asesmen Nasional","authors":"Azrah R Bioto, Arifin Suking, Zulystiawati Zulystiawati","doi":"10.37411/sjem.v2i1.1050","DOIUrl":"https://doi.org/10.37411/sjem.v2i1.1050","url":null,"abstract":"Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui : (1) kesiapan guru dalam menghadapi asesmen kompetensi minimum, (2) kesiapan guru dalam menghadapi survey karakter, (3) kesiapan guru dalam menghadapi survey lingkungan belajar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian deskriptif eksplanatori. Populasi penelitian adalah guru di sekolah SMP di Kecamatan Kota Selatan yang berjumlah 230 orang dengan teknik pengambilan sampel menggunakan tabel Harry King sehingga di peroleh sampel 139 orang. Teknik pengumpulan data menggunakan kuisioner, wawancara, observasi dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan adalah deskripstif persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa : (1) kesiapan guru dalam menghadapi asesmen kompetensi minimum berada pada kategori siap. (2) kesiapan guru dalam menghadapi survey karakter berada pada kategori sangat siap. (3) kesiapan guru dalam menghadapi survey lingkungan belajar pada kategori siap. Untuk itu disarankan : (1) kepala sekolah memberikan edukasi serta latihan kepada seluruh guru-guru yang ada di lingkungan sekolah agar memahami apa yang di inginkan oleh program ini. (2) bagi guru dapat mengikuti dengan cermat latihan baik diklat maupun workshop terkait persiapan asesmen nasional (3) bagi siswa, fokuskan untuk mengikuti pembelajaran dengan cermat serta luangkan waktu untuk membaca buku di perpustakaan untuk meningkatkan minat baca.","PeriodicalId":298768,"journal":{"name":"Student Journal of Educational Management","volume":"18 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2022-03-07","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"125398530","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
M. Ishak, Arifin Suking, Zulystiawati Zulystiawati
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: (1) Kepala sekolah perempuan dalam mengarahkan guru menyusun perencanaan pembelajaran pada masa pandemi Covid-19, (2) Kepala sekolah perempuan dalam membimbing guru melaksanakan pembelajaran pada masa Covid-19, (3) Kepala sekolah perempuan dalam membimbing guru mengevaluasi hasil pembelajaran pada masa pandemi Covid-19. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian deskriptif eksplanatori. Jumlah subjek penelitian yaitu 84 orang. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan analisis persentase. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa: (1) kepemimpinan kepala sekolah perempuan mengarahkan guru dalam perencanaan pembelajaran pada masa pandemi Covid-19 berada pada kategori sangat baik (2) kepemimpinan kepala sekolah perempuan membimbing guru dalam pelaksanaan pembelajaran pada masa pandemi Covid-19 berada pada kategori baik (3) kepemimpinan kepala sekolah perempuan membimbing guru dalam evaluasi hasil pembelajaran pada masa pandemi Covid-19 berada pada kategori baik. Untuk itu disarankan kepada: (1) Sekolah; diharapkan agar menyediakan sarana pendukung pembelajaran daring yang lebih memadai. (2) Kepala Sekolah; lebih mengarahkan guru dalam menyusun perencanaan pembelajaran secara operasional dengan menyesuaikan situasi dan kondisi saat ini. (3) Guru; tidak hanya disekolah saja guru juga harus lebih sering berinteraksi dengan siswa diluar jam pelajaran guna untuk mengontrol perkembangan anak.
{"title":"Kepemimpinan Kepala Sekolah Perempuan Pada Masa Pandemi Covid-19","authors":"M. Ishak, Arifin Suking, Zulystiawati Zulystiawati","doi":"10.37411/sjem.v2i1.1038","DOIUrl":"https://doi.org/10.37411/sjem.v2i1.1038","url":null,"abstract":"Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: (1) Kepala sekolah perempuan dalam mengarahkan guru menyusun perencanaan pembelajaran pada masa pandemi Covid-19, (2) Kepala sekolah perempuan dalam membimbing guru melaksanakan pembelajaran pada masa Covid-19, (3) Kepala sekolah perempuan dalam membimbing guru mengevaluasi hasil pembelajaran pada masa pandemi Covid-19. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian deskriptif eksplanatori. Jumlah subjek penelitian yaitu 84 orang. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan analisis persentase. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa: (1) kepemimpinan kepala sekolah perempuan mengarahkan guru dalam perencanaan pembelajaran pada masa pandemi Covid-19 berada pada kategori sangat baik (2) kepemimpinan kepala sekolah perempuan membimbing guru dalam pelaksanaan pembelajaran pada masa pandemi Covid-19 berada pada kategori baik (3) kepemimpinan kepala sekolah perempuan membimbing guru dalam evaluasi hasil pembelajaran pada masa pandemi Covid-19 berada pada kategori baik. Untuk itu disarankan kepada: (1) Sekolah; diharapkan agar menyediakan sarana pendukung pembelajaran daring yang lebih memadai. (2) Kepala Sekolah; lebih mengarahkan guru dalam menyusun perencanaan pembelajaran secara operasional dengan menyesuaikan situasi dan kondisi saat ini. (3) Guru; tidak hanya disekolah saja guru juga harus lebih sering berinteraksi dengan siswa diluar jam pelajaran guna untuk mengontrol perkembangan anak.","PeriodicalId":298768,"journal":{"name":"Student Journal of Educational Management","volume":"4 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2022-02-24","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"133046223","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}